‘Black Monday’ yang sempat menekan pasar global mulai sedikit mereda, meskipun emas belum kembali ke sifat dasarnya sebagai safe haven di saat pasar mulai mengkhawatirkan potensi resesi ekonomi AS akibat data yang melemah di hari Jumat. Namun demikian, penurunan relatif tertahan lebih tinggi dibanding low sebelumnya di hari Senin yang tercatat di 2364.19.
Pasar ekuitas bergerak lebih tinggi di sesi NY, meski akhirnya aksi jual menjelang akhir sesi perdagangan membuat kenaikan tersebut kembali redup. Namun tanda-tanda rebound tersebut memberi tanda bahwa pasar mulai memperhitungkan ulang laporan pekerjaan AS yang lemah, dan beberapa pejabat Fed yang mencoba meyakinkan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda mengarah ke resesi yang dimaksud.
Emas relatif stabil dan mulai menemukan support pasca volatilitas tajam di hari Senin karena mayoritas investor melakukan aksi profit taking untuk menutupi kerugiannya di pasar saham. Namun secara umum emas belum menemukan dukungan yang lebih kuat untuk mendorongnya kembali ke tren bullish yang utama. Dolar rebound seiring kenaikan imbal hasil treasury yang juga rebound pasca tekanan turun sebelumnya. Tapi kenaikan dolar juga relatif terbatas.
Di sisi lain, ada hal positif yang didapatkan dari kepanikan di hari Senin. Turunnya harga minyak hingga berada di kisaran $72-$73 per barel berpotensi positif untuk proses disinflasi yang diinginkan Fed. Hal ini akan membantu ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed di pertemuan mendatang.
Sebelumnya, dalam kondisi market panik, para trader bereaksi dengan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed yang lebih agresif. Mereka bertaruh tentang pemangkasan darurat yang mungkin dilakukan Fed. Bahkan Profesor Wartin dan Jeremy Siegel dalam wawancaranya di CNBC sempat menyarankan tentang pemangkasan darurat 75 bps diikuti dengan 75 bps lainnya di bulan September karena kekhawatiran pasar yang memuncak.
Namun reaksi berlebihan tersebut reda seiring rilis data pelacak GDP Q3 dari Fed Atlanta yang menunjukkan angka +2.9%, juga dengan ISM Services di hari Senin yang berada di atas angka 50 (menandakan ekspansi, dari sebelumnya 48).

Reporter WSJ yang juga dikenal sebagai Fed Watcher, Nick Timiraos, mengatakan sebagian besar ekonom dan pengamat Fed professional lainnya memperkirakan Fed akan memangkas suku bunga 0.25% masing-masing di 3 pertemuan kebijakan yang tersisa tahun 2024. Tapi ada kecenderungan yang lebih besar saat ini karena beberapa orang melihat kemungkinan pergerakan yang lebih besar.
Citigroup, JP Morgan dan Wells Fargo melihat peluang pemangkasan 50 bps di bulan September, dan total 125 bps pemangkasan di sisa tahun 2024, dilanjutkan dengan 100 bps di 2025. Sementara Goldman Sachs melihat pemangkasan 25 bps di bulan September, dan total 75 bps di sisa 2024, dilanjutkan dengan 100 bps di 2025. Pandangan ini sejalan dengan pandangan dari Morgan Stanley dan Nomura.
Investor belum akan mendapatkan data ekonomi AS yang signifikan hari ini. Tapi besok malam kemungkinan akan mencermati klaim pengangguran mingguan untuk mendapatkan gambaran tentang situasi pasar tenaga kerja AS berikutnya. Dan inflasi CPI AS baru akan dirilis 14 Agustus adalah acuan terbesar untuk ekspektasi selanjutnya.
Di sisi lain, pasar tetap akan mencermati kondisi pasar ekuitas untuk melihat indikasi apakah suasana sudah kembali stabil dengan ketakutan resesi yang mereda, atau bank gagal memberi keyakinan sehingga kekhawatiran resesi kembali mencuat. Sejauh ini, pasar ekuitas berhasil rebound dan menunjukkan tanda-tanda yang relatif stabil dibanding 2 hari lalu.
Dengan demikian, penurunan emas hari ini diperkirakan akan relatif mulai terbatas, dan ekspektasi swing low terakhir untuk menguji kembali area support, bisa saja menunggu waktu untuk mulai rebound bertahap.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick ditutup bearish dengan real body hitam, tapi level terendah yang lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya, 2381 vs 2364. Ini menjadi salah satu hal positif yang bisa terlihat sehingga penurunan kemungkinan mulai terbatas. Di sisi lain, penutupan harga juga tetap berada di atas trendline support daily 2378 sehingga peluang untuk rebound/naik cukup terbuka. FR 61.8% Daily di 2366.10 akan tetap dicermati. Selama tidak terjadi penembusan ataupun penutupan di bawah FR 61.8%, maka peluang rebound tetap terbuka.
Sementara resistance kuat untuk saat ini akan berada di kisaran 2410.95 (FR 38.2% Daily) dan juga area 2422 yang sejauh ini masih tetap efektif. Bullish diperkirakan akan membuka peluang lebih lanjut jika kedua level tersebut mampu ditembus.

Di H4, Fibonacci retracement (FR) ditarik dari puncak 2477.56 (FR 100%) ke bottom 2364.19 (FR 0%). Saat ini di sesi Asia, harga tertahan di MA 200 H4 yang ada di 2380.00. Level terendah 2378.90, dan harga berada di 2387. FR 23.6% 2390.95 kemungkinan akan menjadi salah satu resistance yang juga diuji. Jika tembus, maka kenaikan bisa lanjut melirik zona 2400 kembali, dengan resistance 2407.50 (FR 38.2%) adalah area yang berpeluang diincar.
Tapi bullish kemungkinan masih harus berusaha untuk menembus zona orange kisaran 2418-2424 yang juga terdapat FR 50% H4 di 2420.88. Dengan kata lain, jika zona ini gagal ditembus, kita mungkin akan melihat kembali penurunan. Tapi jika ditembus, kenaikan belum bisa bernafas lega karena resistance FR 61.8% 2434 berpeluang kembali menjegal. Strong reversal bullish bisa diharapkan terjadi jika berhasil tembus FR 61.8%.
Sebaliknya, jika FR 50% 2420.88 dan zona orange gagal ditembus, maka emas berpeluang kembali terkoreksi turun. Dan penurunan kembali akan melirik zona di bawah 2400-an. Bahkan FR 0% 2364.19 akan menjadi penentu yang memperkuat penurunan lanjutan jika sampai ditembus.

Per jam 10.20 WIB, harga berada di 2386.29, dengan high di 2392.38 dan low 2378.90. Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari puncak 2458.64 sampai ke bottom 2364.19 (FR 0%). Kenaikan tertahan di zona FR 50% 2411.41 sehingga penurunan mendominasi sejak tadi malam. Namun, di sesi Asia harga tertahan di FR 23.6% 2386.48.
Secara keseluruhan, opsi SELL kemungkinan masih dominan dalam waktu dekat karena pasar masih mewaspadai gelombang kekhawatiran lanjutan dari pasar ekuitas. Di sisi lain, fundamental seharusnya tetap positif untuk emas karena ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed yang semakin terbuka.
Secara teknis, kenaikan diatas FR 61.8% 2422.56 diperlukan untuk merubah tren turun menjadi naik. Tapi area 2400 dan juga 2380 akan menentukan dalam waktu dekat. Ekspektasi kami skenario penurunan hari ini diharapkan menjadi penurunan terakhir, dengan peluang support 2364 menjadi area double bottom, dan neckline di zona 2418/2420. Perlu konfirmasi penembusan neckline untuk membuat double bottom tersebut dikatakan konfirm.
Sebaliknya, jika FR 0% 2364 ditembus, yang berarti juga double bottom gagal, ekspektasi kami penurunan akan relatif tertahan di zona hijau kisaran 2350-2355, yang juga bisa saja dikategorikan wave 5 dari pola penurunan Elliott wave. Dan selanjutnya rebound mulai bertahap membentuk pola pantulan ABC untuk kenaikan. Demand kuat juga diperkirakan muncul di zona hijau tersebut.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:Â
Opsi BUY on Dip
Entry: 2356.00 – 2358.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :Â 2370.00 ($12 - $14)Â
(bisa follow/pertahankan BUY jika tembus 2391 (FR 23.6% H4),
Target terdekat 2398, terjauh 2410, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2350.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2350)
Risk Reward: 1: 2Â
Opsi SELL jika resistance tidak ditembus
Entry : 2436.00 – 2438.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2424.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2444.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2442)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!



