logo agrodana futures official
Buka Akun

Pertemuan Moneter 2 Hari BOJ dan Fed Akan Dimulai Hari Ini

  -  30-Jul-2024
financial-banking-sector

Dolar kembali bergerak menguat terhadap mata uang lainnya seiring dengan  permintaan akan mata uang dolar yang meningkat menjelang pertemuan 3 bank sentral yang paling berpengaruh yaitu Fed, BOJ dan BOE serta menjelang data penting di sektor tenaga kerja di AS. Selain itu di bursa saham juga menunggu laporan keuangan dari saham blue chip perusahaan mega teknologi seperti Amazon.com, Apple, Meta dan Microsoft di pekan ini juga menjadi pemicu meningkatnya pembelian mata uang dolar. Federal Reserve akan memulai pertemuan moneter FOMC 2 hari malam ini dan hasilnya akan diumumkan pada esok lewat tengah malam WIB. Pada pertemuan kali ini Fed diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga acuan  dan yang ditunggu oleh pasar adalah sinyal akan peluang pemangkasan suku bunga pada pertemuan moneter berikutnya di bulan September mendatang. Hampir semua pelaku pasar memperkirakan Fed baru akan memangkas suku bunga acuan pada pertemuan moneter di bulan September tersebut sebanyak 25 bps dan masih akan melanjutkan pemangkasan 1 kali lagi menjelang akhir tahun nanti. Fed tidak ada pertemuan moneter di bulan Agustus karena ada pertemuan petinggi dari negara maju di Jackson Hole Wyoming pada akhir bulan depan. Jeda ini dapat digunakan oleh Fed untuk mempersiapkan pasar untuk pemangkasan suku bunga sekaligus ada data inflasi yang ditambah data di sektor tenaga kerja yang akan dirilis pekan ini akan semakin menguatkan langkah moneter yang akan diambil oleh Fed tersebut. Hari ini akan dirilis data dari sektor tenaga kerja berupa jumlah lowongan kerja yang tersedia dari JOLTS dengan perkiraan mengalami sedikit penurunan dari 8.14M menjadi hanya 8.02M dan data Kepercayaan konsumen yang juga turun dari 100.4 menjadi hanya 99.7.  Sejumlah data dari sektor tenaga kerja juga akan dirilis pekan ini sampai hari Jumat nanti dengan data terpenting yaitu Non-Farm Payroll.

Yen sedikit melemah terhadap dolar menjelang pertemuan moneter Bank Sentral Jepang (BOJ) yang akan berakhir esok hari. Ekspekasi pasar memperkirakan BOJ akan kembali menaikkan suku bunga acuan untuk kedua kalinya sebanyak 10 bps dengan peluang mencapai 70% pada pertemuan kali ini. Ada juga yang memperkirakan akan menaikkan sebanyak 15 bps seiring dengan tekanan dari petinggi pemerintahan yang mengatakan pemerintah Jepang dan BOJ harus mengambil kebijakan dengan berdasarkan pergerakan mata uang Yen akhir-akhir ini yang akan berdampak tinggi pada konsumsi. Pejabat tersebut menambahkan pemulihan konsumsi yang terus turun dalam 4 kuartal berturut-turut menjadi kebijakan ekonomi jangka pendek yang harus segera diatasi. Dengan komentar tersebut membuat peluang BOJ akan menaikkan suku bunga lebih tinggi dari perkiraan pasar. Namun tidak sedikit juga yang meragukan BOJ akan melakukan hal tersebut dan akan tetap dovish seperti sikap BOJ yang selalu ditunjukkan dalam pertemuan moneter sebelumnya. Selain itu BOJ juga akan memulai program tapering. Data ekonomi yang dirilis menunjukkan tingkat pengangguran di Jepang mengalami penurunan menjadi 2.5% yang lebih baik dari perkiraan stagnan sama seperti periode sebelumnya 2.6%.

Euro masih cenderung tertekan terhadap dolar di tengah pengalihan aset ke mata uang dolar, yen dan GPB menjelang pertemuan moneter ketiga bank sentral masing-masing mata uang tersebut. Bank Sentral Eropa (ECB) bulan Juni lalu sudah memangkas suku bunga acuannya namun kondisi ekonomi belum juga membaik dan tanda-tanda inflasi masih cenderung tertahan. Meski demikian sejumlah pejabat ECB tetap optimis bahwa ECB masih akan menurunkan suku bunga acuannya sekali lagi di tahun ini dan inflasi akan mencapai target yang diinginkan. Data inflasi CPI baru akan dirilis pada esok hari sedangkan data inflasi partial di beberapa negara akan mulai dirilis malam ini diantaranya data inflasi di Jerman dan Spanyol. Selain itu juga akan dirilis data pertumbuhan ekonomi GDP di 4 negara utama yaitu Jerman, Prancis, Italia dan Spanyol serta untuk Uni Eropa secara menyeluruh.

Poundsterling relatif masih tertahan terhadap dolar seiring dengan data ekonomi yang mixed. Data ekonomi di sektor perumahan yang relatif stabil dengan angka persetujuan KPR yang konsisten 60K sesuai perkiraan sama seperti periode sebelumnya. Tapi data kredit individual mengalami peningkatan lumayan signifikan dari 2.8B menjadi 3.8B yang lebih baik dari perkiraan menurun 2.2B. Sementara di sektor ritel terjadi penurunan data dari CBI berupa Realized Sales turun dari -24 menjadi -40 yang jauh lebih buruk dari perkiraan meningkat -20. Diluar data ekonomi pelaku pasar juga menunggu hasil pertemuan moneter MPC - Bank Sentral Inggris (BOE) yang dijadwalkan pada hari Rabu lusa. Meski diperkirakan BOE akan mulai memangkas suku bunga acuan untuk pertama kali namun tidak sedikit juga yang meragukan akan terjadi mengingat inflasi yang masih membandel dan sejumlah data ekonomi belum pulih sepenuhnya. Sementara itu pengumuman menteri keuangan yang baru - Rachel Reeves dalam kabinet Perdana Menteri - Keir Starmer yang berencana memangkas anggaran sebanyak £13.5 milyar ($17.3 miliar) dalam jangka waktu 2 tahun mendatang seiring dengan anggaran yang over dari pemerintahan sebelumnya. Keputusan ini disambut baik oleh pasar dan diharapkan masih akan ada kebijakan lainnya yang lebih produktif dari pemerintahan Perdana Menteri Starmer. Hari ini tidak ada data penting yang akan dirilis.  

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial


Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down