logo agrodana futures official
Buka Akun

Perundingan Damai Ukraina - Rusia Terancam Gagal Dengan Kedua Belah Pihak Tetap Bersikukuh

  -  19-Feb-2025

Dolar kembali menguat terhadap mata uang lainnya karena permintaan akan asset safe haven yang meningkat seiring dengan kekhawatiran yang meningkat dalam perundingan damai antara Rusia dan Ukraina. Pertemuan yang diadakan di Riyadh – Arab Saudi antara wakil dari AS dan Rusia masih belum tuntas. Pihak Rusia bersikeras dengan meminta agar NATO untuk menepati perjanjian yang dibuat di Bukares pada tahun 2008 lalu untuk menolak permintaan Ukraina untuk bergabung di kemudian hari. Namun Presiden Ukraina – Volodymyr Zelensky menolak untuk mengalah dalam pertemuan yang akan datang setelah menunda kepergian ke perundingan di Arab yang rencananya dijadwalkan hari Rabu ini dan menjadwalkan ulang hingga 10 Maret mendatang. Sepertinya negosiasi awal perdamaian masih cukup sulit untuk mendapatkan jalan tengah. Sementara itu Presiden Trump mengumumkan akan mengeluarkan ancaman kenaikan tarif impor terhadap Uni Eropa karena neraca perdagangan yang semakin tidak seimbang. Dalam laporan neraca perdagangan yang dirilis kemarin, ekspor Uni Eropa ke AS meningkat cukup signifikan sedangkan impor produk AS terus mengalami penurunan. Kenaikan tarif impor diperkirakan akan memicu kenaikan inflasi dan membuat potensi melambatnya pertumbuhan ekonomi global. Data ekonomi berupa indeks manufaktur di negara bagian New York menunjukkan peningkatan dari -12.6 menjadi +5.7 yang lebih baik dari perkiraan membaik -1.9. Sehari sebelumnya, inflasi di AS kembali meningkat dengan laju tercepat dalam 18 bulan terakhir yang semakin mempersempit peluang Fed untuk memangkas suku bunga acuan lebih lanjut dalam waktu dekat. Diperkirakan Fed baru akan melanjutkan pemangkasan suku bunga acuan paling cepat pada bulan September atau Oktober mendatang. Fokus pasar malam ini adalah nota minuta pertemuan moneter FOMC bulan lalu. Bank Sentral Australian (RBA) kemarin memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps sesuai perkiraan. Hari ini Bank Sentral New Zealand (RBNZ) dijadwalkan akan mengadakan pertemuan moneter dengan agenda memangkas suku bunga acuan lebih lanjut dengan pemangkasan jumbo sebanyak 50 bps.

Yen terus berlanjut menguat terhadap dolar masih dikarenakan sentimen akan kembali dinaikkannya suku bunga acuan oleh Bank Sentral Jepang (BOJ) dalam waktu tidak lama lagi. Selain data inflasi yang terus cenderung naik dan data upah yang mencapai level tertinggi, disusul data pertumbuhan ekonomi GDP yang dirilis awal pekan ini semakin memperlebar jalan bagi BOJ untuk kembali menaikkan suku bunga acuannya. Sementara itu Presiden Trump sepertinya akan membuat pengecualian kenaikan tarif impor terhadap Jepang seiring dengan nilai investasi Jepang di AS yang cukup signifikan sekaligus membuka lapangan kerja bagi rakyat AS. Pekan lalu Perdana Menteri Jepang mengadakan pertemuan empat mata dengan Presiden Trump dan menyampaikan optimisme tersebut. Meski sebagian pelaku pasar agak meragukan hal tersebut. Data defisit neraca perdagangan Jepang juga semakin membesar dari -0.86T di atas perkiraan naik -0.26T dan data periode sebelumnya juga direvisi menurun dari -0.03T menjadi -0.22T. Hal ini menunjukkan impor Jepang masih lebih banyak daripada ekspor.

Euro semakin melemah terhadap mata uang dolar seiring dengan komentar dari Presiden Trump yang secara terbuka mengancam Uni Eropa di Florida. Selain itu prospek perdamaian di Ukraina menghadapi tantangan yang berat dengan pihak Rusia menagih janji NATO untuk mengabaikan permintaan Ukraina untuk bergabung yang tertuang dalam perjanjian di Bukares pada tahun 2008 yang lalu. Sementara Presiden Ukraina juga menyatakan tidak akan mengkhianati negara sendiri dengan mentaati permintaan Rusia tersebut. Bahkan Presiden Volodymyr menunda kepergian ke Riyadh - Arab Saudi untuk bernegosiasi dengan Rusia dengan perantara perwakilan AS. Penundaan ini semakin memperkeruh suasana perundingan damai tersebut. Prospek Bank Sentral Eropa (ECB) akan kembali memangkas suku bunga acuan juga menjadi sentimen negatif bagi Euro. Data inflasi di Prancis meningkat 0.2% jauh lebih tinggi dari perkiraan stabil di angka 0.1% sama seperti periode sebelumnya. Sedangkan sentimen konsumen meski meningkat baik di Jerman maupun untuk Uni Eropa secara keseluruhan. Hari ini ada data neraca keuangan dan Proyeksi Ekonomi dari Komite Eropa.

Poundsterling juga melemah terhadap dolar seiring dengan data di sektor tenaga yang relatif mixed. Laporan klaim pengangguran dari Claimant mengalami peningkatan menjadi 22.0K lebih tinggi dari perkiraan hanya naik 10K dan data periode sebelumnya direvisi membaik dari 0.7K menjadi -15.1K. Sementara tingkat pengangguran relatif stabil 4.4% sama seperti periode sebelumnya yang lebih rendah dari perkiraan sedikit meningkat 4.5%. Sedangkan upah rata-rata justru mengalami peningkatan menjadi 6.0% yang lebih tinggi dari perkiraan naik 5.9%, meski data periode sebelumnya mengalami penurunan dari 5.6% menjadi hanya 5.5%. Gubernur Bank Sentral Inggris (BOE) - Andrew Bailey dalam pidato semalam di Brussels menyampaikan tingkat ketidakpastian saat ini menjadi tinggi terutama terhadap kenaikan tarif impor AS sementara Inggris dihadapkan dengan melemahnya pertumbuhan ekonomi. Di tengah ketidakpastian ini, inflasi di Inggris diharapkan akan terus turun hingga terjadi deflasi. Hari ini akan dirilis data inflasi CPI yang akan menjadi pedoman bagi BOE untuk menentukan langkah moneter berikutnya. BOE juga akan merilis laporan kuartalan.

Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures:

https://agrodana-futures.com/

https://t.me/AGROdanaOFFICIAL

https://instagram.com/agrodanafuturesofficial

https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial


Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down