Dolar terus menguat terhadap terhadap mata uang Yen yang kembali membuat rekor tertinggi baru dalam 38 tahun terakhir seiring dengan belum adanya pernyataan dari pejabat BOJ. Sementara pasar mulai mencerna sisi baik dari kondisi politik di Eropa dengan pemilu yang sedang berlangsung hingga pekan depan. Fundamental ekonomi relatif masih bervariasi dengan data dari ISM di sektor manufaktur masih cenderung menurun dari 48.7 menjadi 48.5 yang lebih jelek dari perkiraan meningkat 49.2. Dengan komponen indeks price yang cenderung turun dari 57.0 menjadi 52.1 yang lebih rendah dari perkiraan hanya turun hingga 55.8. Hal ini mendukung angka-angka inflasi yang sudah dirilis sebelumnya yang semakin menurun walau dengan laju yang perlahan. Dan ini semakin membuka peluang bagi Fed untuk dapat menurunkan suku bunga acuannya. Spekulasi di pasar memperkirakan Fed akan memangkas suku bunga acunnya sebanyak 25 bps pada pertemuan moneter FOMC di bulan September dengan peluang 63% yang lebih tinggi dari perkiraan di bulan lalu sebesar 55% menurut CME FedWatch tool. Hari ini Ketua Fed - Jerome Powell dijadwalkan akan memberikan pidato yang akan dicermati pasar untuk mengetahui pendapatnya terhadap peluang Fed menurunkan suku bunga acuannya setelah sejumlah data inflasi menunjukan penurunan. Selain Powell, data ekonomi di sektor tenaga kerja juga akan menjadi perhatian pasar mengingat indikasi di sektor tenaga kerja juga menjadi tolak ukur ekonomi yang dijadikan pedoman Fed selain angka inflasi. Laporan jumlah lowongan tersedia dan perputaran tenaga kerja dari JOLTS akan dirilis malam ini yang akan menggambarkan laporan terpenting di sektor tenaga kerja yaitu Non-Farm Payroll (NFP) di hari Jumat penghujung pekan ini.
Yen terus melemah terhadap dolar hingga level terendah sejak tahun 1986 atau 38 tahun yang lalu meskipun data ekonomi yang dirilis kemarin cenderung positif. Data indeks manufaktur dari Tankan meningkat menjadi 13 yang lebih baik dari perkiraan stagnan sama seperti periode sebelumnya 11. Dan data kepercayaan konsumen yang juga meningkat dari 36.2 menjadi 36.4 sesuai perkiraan. Hanya data di sektor non-manufaktur yang sedikit menurun dari 34 menjadi 33. Sedangkan data PMI manufaktur juga sedikit menurun dari 50.1 menjadi 50 yang tepat di ambang batas ekspansif. Absennya komentar dari pejabat otoritas keuangn perihal melemahnya mata uang Yen membuat pelaku pasar terus menekan mata uang Yen. Hari ini tidak ada data yang akan dirilis.
Euro masih cenderung menguat seiring dengan kemenangan partai oposisi Reli Nasional (RN) pada putaran pertama pemilu di Prancis. Setelah sebelumnya pasar pesimis hal ini akan memberikan dukungan ekonomi paska peralihan mayoritas di parlemen. Perkembangan terakhir membuktikan hal tersebut tidak selamanya benar. Dengan partai oposisi semakin dominan dengan menguasai mayoritas tidak saja di parlemen Prancis namun juga di parlemen Uni Eropa membuat program dan anggaran yang dijalankan akan semakin ringkas dan mudah diajukan. Namun pemilu masih ada putaran kedua yang memungkinkan untuk terjadinya koalisi dari partai Renaissance dukungan Presiden Macron dengan partai-partai yang mendapat suara minoritas pada pemilu 30 Juni lalu. Koalisi yang terbentuk masih memungkinkan untuk menghentikan langkah partai RN untuk meraih suara mayoritas dalam voting pekan depan tersebut. Terlebih setelah RN menurunkan kekhawatiran tersebut dengan menyampaikan rencana anggaran yang akan diajukan tetap akan menghormati aturan fiskal Uni Eropa dengan mengurangi defisit anggaran. Sebelumnya Bank Sentral Eropa (ECB) memasukkan Prancis dalam daftar negara yang perlu tindakan disipliner karena defisit anggaran yang melampaui ambang batas yang sudah ditetapkan. Data ekonomi di sektor manufaktur di Uni Eropa masih terus berlanjut berada di zona kontraksi di bawah ambang batas 50, kecuali di negara Spanyol. Sedangkan inflasi di Jerman relatif stabil. Hari ini akan dirilis data inflasi CPI untuk Uni Eropa secara keseluruhan dengan perkiraan mengalami penurunan yang mendukung langkah ECB untuk melanjutkan pemangkasan suku bunga acuan berikutnya. Presiden ECB - Christine Lagarde juga dijadwalkan akan memberikan pidato malam ini.
Poundsterling juga cenderung menguat terhadap dolar dengan semakin dekatnya pemilu di Inggris yang dijadwalkan pada 4 Juli pekan ini. Peluang oposisi Partai Buruh untuk menggantikan Partai Konservatif yang sudah mengelola pemerintahan dalam 14 tahun terakhir ini semakin besar. Dan optimisme akan pergantian mayoritas pada panggung politik di Inggris diharapkan akan membawa stabilitas fiskal dan politik di Inggris yang lebih stabil serta hubungan dagang lebih baik dengan Uni Eropa menjadi sentimen positif bagi mata uang GBP. Dan hasil pemilu juga diperkirakan tidak akan mempengaruhi independensi Bank Sentral Inggris (BOE) dalam pengambilan keputusan di bidang moneter yang menjadi mandatnya. BOE diperkirakan akan menurunkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter di bulan Agustus atau September mendatang. Data ekonomi masih cenderung negatif dengan data PMI di sektor manufaktur mengalami penurunan menjadi 50.9 yang lebih rendah dari perkiraan stabil seperti periode sebelumnya 51.4. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.



