Imbal hasil Treasury AS 10 tahun kembali rebound, demikian juga dolar yang statusnya kembali menguat karena safe haven. Kondisi ini membuat emas relatif kesulitan bangkit kembali, meskipun dengan catatan penurunan juga relatif terbatas. Bahkan sempat beberapa kali memberikan perlawanan dengan rebound yang terjadi di beberapa waktu di sesi NY tadi malam.
Harga minyak kembali naik dekati $95 di malam hari, dan mulai stabil saat ini di zona $93. Namun, kondisi ini menunjukkan bahwa pasar relatif memperhitungkan premi risiko geopolitik di akhir pekan sehingga memicu kecemasan pasar terhadap inflasi, dan hasilnya relatif direspon negatif oleh pasar emas.
Setelah sebelumnya menunda rencana serangan terhadap fasilitas listrik Iran sampai akhir pekan ini, tadi malam Trump memutuskan untuk memperpanjang penundaan tersebut sampai 6 April 2026. Secara teori, seharusnya ini menjadi pertanda bagus yang cenderung meredam kekhawatiran pasar terhadap risiko geopolitik. Tapi pasar justru memperhitungkan ini sebagai risiko premi geopolitik yang lebih berbahaya. Semakin lama penundaan, semakin lama ketidakpastian membayangi pasar.
Di sisi lain, diplomasi AS dan Iran kelihatannya tidak berjalan mulus. Bahkan beberapa kali Trump mengklaim bahwa Iran yang meminta bahkan memohon untuk perpanjangan penundaan, lalu juga klaim bahwa Iran yang memohon untuk gencatan senjata, dan keduanya dibantah oleh Iran. Pasar semakin sulit untuk mempercayai perkembangan geopolitik mana yang harus dipercaya. Oleh karena itu pasar cenderung mewaspadai premi risiko di akhir pekan.
Situasinya tidak membaik sama sekali. AS diketahui sudah mengirim pasukan tambahan ke kawasan konflik untuk mempersiapkan serangan darat. Meski Trump berdalih bahwa ini adalah untuk mengamankan jalur kesepakatan gencatan senjata, tapi pasar melihat pola yang sama dengan sebelum serangan 28 Februari di mana AS selalu mengulur-ulur waktu sambil menumpuk armada militernya di perairan Teluk.

Data Michigan consumer sentiment dan inflation expectation di jam 21.00 WIB menjadi data yang paling dicermati saat ini. Tapi dampaknya mungkin tidak akan terlalu signifikan mengingat pasar terpecah dengan status risiko geopolitik memasuki akhir pekan.
Mary Daly dari SF Fed akan memberi pernyataan di jam 22.30 WIB. Kemungkinan dia akan memberi pandangannya terkait suku bunga dan situasi geopolitik. Perkiraan kami Daly akan menekankan pentingnya penundaan pelonggaran kebijakan moneter karena situasi geopolitik yang belum jelas dampaknya terhadap inflasi. Selama bukan hal yang baru, seharusnya dampaknya juga relatif minim, sehingga prioritas utama fundamental saat ini cenderung mengarah ke geopolitik dan juga harga minyak.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup bearish setelah kenaikan tertahan di 4545 di sesi Asia, diikuti penurunan bertahap hingga malam hari sentuh level terendah 4350. Kondisi ini dipicu oleh ketidakpastian proses negosiasi AS dan Iran yang membuat pasar kembali dilanda kecemasan menuju akhir pekan. Meskipun Trump memperpanjang penundaan rencana serangan AS ke fasilitas listrik Iran sampai 6 April, hal itu tidak membuat pasar tenang karena di sisi lain pasukan tambahan AS dijadwalkan tiba di kawasan konflik di akhir pekan ini untuk rencana invasi darat.
Secara teknis, support daily di 4309 terancam. Dan jika tekanan kembali muncul dan tembus 4350 (low tadi malam), maka peluang penurunan berpotensi menguji area 4300-4309, dan bahkan risiko lebih lanjut menguji area 4270-4274 area low 31 Des 2025. Dan risiko terjauh MA 200 daily yang saat ini ada di 4111 juga terancam. Sebaliknya, demand mungkin juga cukup efektif menahan di kisaran 3274-4300 sehingga peluang rebound saja bisa terjadi di malam hari jika geopolitik mereda.

Di H4, penurunan bertahap lanjut hingga tembus 4370 saat itu, dan terhenti di 4350. Meski ditutup rebound hingga 4400, dan saat artikel ditulis di sesi Asia pagi ini harga juga rebound sampai 4440, tapi kondisi ini tidak membuat bullish kembali menguat. Setidaknya untuk beberapa waktu ke depan, rebound mungkin terjadi, tapi diperkirakan masih terbatas. Kami mempertimbangkan juga risiko geopolitik jelang akhir pekan yang memicu kekhawatiran lonjakan harga minyak sehingga lebih melihat rebound sebagai peluang sell jangka pendek.
Zona ungu 4463-4489 sebagai resistance terdekat, dan potensi supply bisa menekan harga kembali turun. Atau zona orange kisaran 4489-4543 yang juga berpotensi bertindak sebagai zona supply. Salah satu dari kedua zona tersebut dianggap area sell yang cukup ideal.
Jika sesuai ekspektasi, maka penurunan berikutnya kemungkinan melirik kembali zona 4410 atau bahkan 4370. Dan jika risiko geopolitik terus menjadi tema di akhir pekan, maka bukan tidak mungkin tekanan berlanjut hingga mengancam zona support panjang di zona pink, kisaran 4099-4309.
Sebaliknya, peluang kenaikan juga cukup terbuka’ “Bounty hunter” di sesi Asia mungkin mendorong harga dekati zona orange atau bahkan lebih sebelum akhirnya turun. Tapi jika sentiment pasar akibat geopolitik akhir pekan mulai reda, maka kenaikan di atas 4550 akan mendukung kenaikan yang lebih kuat dan kembali ke struktur bullish.
Tapi di sisi lain, ekspektasi kami, demand lebih kuat kemungkinan di zona 4274-4310, atau bahkan jauh lebih kuat di kisaran zona pink karena diasumsikan membentuk double bottom besar di zona tersebut.
Terlepas dari ancaman geopolitik di akhir pekan yang meningkat, tapi alur utama secara teknis tidak diharapkan terjadi penurunan yang terlalu signifikan sehingga zona 4274, 4300 dan 4350 diharapkan tetap menjadi zona support kuat sebelum akhirnya mendorong kembali ke jalur kenaikan utama.

Per jam 10.40 WIB, harga berada di 4440.00 dengan high 4445.63, dan low 4375.56. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 27 Maret 2026 | PT. Agrodana Futures, saat artikel ditulis, area sell di strategy pagi ini gagal karena sentuh stop loss 4433/4435. Secara teknis, bearish masih membayangi sehingga kami belum merekomendasikan ubah strategi menjadi buy selama harga tetap di bawah 4489.
Area 4489 merupakan support kuat yang sempat terbentuk di sesi Asia kemarin, sebelum akhirnya dijebol sehingga kali ini kami melihat area bullish baru dianggap kembali menguat jika minimal harga mampu tembus di atas 4489 yang menjadi resistance psikologis baru untuk hari ini.
Secara teknis, area yang ditandai seperti zona biru kisaran 4402-4434, zona orange 4459-4511, dan bahkan zona merah kisaran 4522-4543, merupakan area yang dianggap sebagai zona supply yang potensial. Artinya, zona sell bisa dipertimbangkan kembali jika harga berada di salah satu zona tersebut.
Sedangkan untuk buy, kami lebih melihat peluang yang lebih baik jika harga berada di zona terdekat 4300-4312, atau alternatif lebih baik di zona hijau kisaran 4241-4241, atau bahkan jika tekanan berlanjut sampai paling tajam ke zona 4100, maka zona 4111 (MA 200 daily saat ini) akan menjadi pilihan yang relatif dianggap lebih aman atau lower risk di tengah ancaman risiko geopolitik akhir pekan.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL on Rally (update jam 10.50 WIB)
Entry: 4453.00 – 4455.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4441 ($12 - $14)
(Alternatif Follow SELL jika tembus 4420, target terdekat 44410, terjauh 4390, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4461.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 4463.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 4248.00 – 4250.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4262.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4242.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4240)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



