logo agrodana futures official
Buka Akun

Presiden Trump Berencana Menandatangani Kenaikan Tarif Baru Malam Ini

  -  13-Feb-2025
finance budget

Dolar kembali menguat terhadap sejumlah mata uang utama pasca data inflasi menunjukkan kecenderungan yang meningkat. Inflasi di AS mengalami kenaikan tertinggi dalam 1.5 tahun terakhir seiring dengan tingginya harga barang dan jasa. Data inflasi CPI di AS bulanan meningkat melampaui perkiraan dari 0.4% menjadi 0.5% jauh dari perkiraan menurun 0.3%. Dengan data Core CPI juga meningkat dari 0.2% menjadi 0.4% yang lebih tinggi dari perkiraan naik 0.3%. Sedangkan jika dibandingkan dengan periode setahun yang lalu juga meningkat menjadi 3.0%, lebih tinggi dari perkiraan stabil di angka 2.9%. Dengan Core CPI year-on-year juga meningkat dari 3.2% menjadi 3.3%, terbalik dari perkiraan turun 3.1%. Hal ini akan semakin meningkatkan peluang Fed untuk mempertahankan suku bunga acuan lebih lama dari yang diperkirakan selama ini. Bahkan ekspektasi untuk pemangkasan suku bunga acuan di tahun ini berkurang dari 2 kali menjadi hanya 1 kali di tahun ini. Terlihat dari spekulasi akan pemangkasan suku bunga acuan pasca rilis data ini yang menurun dari 37 bps menjadi hanya 27 bps sehingga hanya memungkinkan 1 kali pemangkasan sebanyak 25 bps yang terdekat. Fed sendiri tidak akan memangkas suku bunga selama angka inflasi tidak mendekati target 2%. Meski data inflasi di bulan Januari ini banyak anomali yang menjadi penyebabnya dan tidak bisa dijadikan acuan untuk perkiraan sepanjang tahun nanti. Ketua Fed - Jerome Powell dalam pidato di hari kedua masih menyatakan Fed tidak akan buru-buru untuk memangkas suku bunga acuannya. Hal senada disampaikan oleh Gubernur Fed Atlanta - Raphael Bostic yang menilai data inflasi ini mendorong Fed untuk lebih cermat lagi dalam mengambil keputusan. Sementara itu pasar juga menunggu agenda kenaikan tarif yang baru terhadap negara selain Mexico, Kanada dan China dari Presiden Trump, seperti yang diucapkan pada akhir pekan lalu. Dalam pidato pagi ini Presiden Trump mengatakan mungkin akan menandatangani kenaikan tarif malam nanti. Sebelumnya sudah ada kenaikan tarif produk logam berat yang baru akan efektif pada 4 Maret mendatang. Kenaikan tarif impor dinilai berpotensi besar akan memicu kenaikan angka inflasi. Hari ini akan dirilis data inflasi dari sisi produsen PPI dan juga laporan mingguan klaim pengangguran.

Yen berlanjut melemah terhadap dolar setelah data inflasi di AS semakin memperkuat peluang Fed untuk mempertahankan suku bunga acuan lebih lama dari yang diperkirakan. Mata uang Yen sangat sensitif terhadap perbedaan suku bunga antara kedua negara ini. Meskipun dalam waktu dekat Bank Sentral Jepang (BOJ) akan kembali menaikkan suku bunga acuannya. Data inflasi yang terus meningkat menjadi alasan kenaikan tersebut. Salah satunya dari sisi produsen (PPI) yang dirilis pagi ini yang naik dari 3.9% menjadi 4.2% yang lebih tinggi dari perkiraan hanya naik 4.0%. Hampir semua pejabat BOJ mendukung kenaikan tersebut mulai dari Gubernur Ueda, Wakil Gubernur Himino dan juga pejabat senior BOJ - Tamura yang cukup vokal dalam mendorong kenaikan suku bunga di Jepang dalam waktu dekat ini. Sementara ini Jepang juga masih terhindar dari kenaikan tarif impor Presiden Trump seiring dengan nilai investasi Jepang yang dinilai cukup banyak membantu perekonomian di AS. Terlebih setelah terjadi pertemuan langsung kedua pemimpin negara yaitu Perdana Menteri Jepang - Shigeru Ishiba dengan Presiden Trump pekan lalu.

Euro cenderung melemah setelah sebelumnya sempat menguat terhadap dolar seiring dengan campur tangan Presiden Trump dalam usaha untuk mengakhiri perang di Ukarina. Presiden Trump memberikan perintah kepada pejabat tinggi AS untuk mulai bernegosiasi dengan pihak Rusia mencari jalan keluar agar perang di Ukraina segara berakhir. Pelemahan terjadi setelah Gubernur Bank Sentral Jerman (Bundesbank) sekaligus pejabat Bank Sentral Eropa (ECB) - Joachim Nagel yang mengatakan ECB masih perlu melanjutkan pelonggaran kebijakan moneternya secara bertahap dengan tidak menargetkan adanya level yang dianggap netral yang sulit ditentukan. Komentar ini menunjukkan ECB tidak perlu menargetkan seberapa banyak pemangkasan suku bunga acuan akan dilakukan selama kondisi ekonomi masih belum pulih. Hari ini akan dirilis proyeksi ekonomi dari ECB bersamaan dengan buletin ekonomi. Selain itu juga ada data inflasi CPI di Jerman.

Poundsterling mulai terkoreksi terhadap dolar menjelang data pertumbuhan ekonomi GDP yang akan dirilis malam ini. Dengan perkiraan pertumbuhan masih stagnan bahkan cenderung menurun membuat prospek investasi di Inggris menjadi tidak menarik. Meskipun kemungkinan besar Inggris juga dapat terhindar dari kenaikan tarif impor baru yang rencananya akan diumumkan malam ini oleh Presiden Trump. Langkah Inggris untuk mendahului melakukan negosiasi dapat menghindarkan hal tersebut. Juru bicara Perdana Menteri Inggris mengatakan Inggris akan terus bernegosiasi dengan Gedung Putih untuk mencapai kesepakatan yang akan menguntungkan kedua belah pihak. Selain data GDP malam ini juga akan dirilis data Industrial/Manufakturing Production.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://t.me/AGROdanaOFFICIAL
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial


Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down