logo agrodana futures official
Buka Akun

Presiden Trump Tidak Akan Menunda Lagi Kenaikan Tarif Impor Kanada & Mexico

  -  26-Feb-2025

Dollar kembali melemah terhadap sejumlah mata uang lainnya seiring dengan data ekonomi menunjukkan sentiment konsumen mengalami penurunan ke level terendah dalam 3.5 tahun terakhir atau sejak Agustus 2021 seiring dengan pesimisme rakyat AS akan agenda ekonomi Presiden Trump. Indeks kepercayaan konsumen turun dari 104.1 menjadi 98.3 yang lebih rendah dari perkiraan hanya turun 102.7. Kekhawatiran akan pelambatan ekonomi dan kenaikan inflasi semakin meningkat seiring dengan berakhirnya masa tenggang kenaikan tarif impor yang diberikan kepada Kanada dan Mexico pada pekan depan. Presiden Trump mengatakan tidak ada lagi penundaan kenaikan tarif terhadap Kanada dan Mexico yang akan efektif pada 1 Maret nanti. Dengan kenaikan tarif impor ini harga barang yang berasal dari 2 negara ini akan mengalami kenaikan di pasar domestik AS. Yang dapat berdampak pada kenaikan barang substitusi yang serupa. Selain itu juga ada kekhawatiran baru berupa kemungkinan dilakukannya pengurangan pegawai pemerintahan federal atas inisiasi dari Departemen Efisiensi Pemerintahan di bawah pimpinan oleh Elon Musk. Menteri Keuangan - Scott Bessent menyampaikan argumentasi bahwa saat ini kondisi ekonomi dalam keadaan rapuh daripada sekedar data ekonomi seiring dengan suku bunga yang masih volatile, inflasi yang tetap membandel dan prospek tenaga kerja di sektor pemerintahan yang sedang bereformasi meskipun mendukung kenaikan tarif impor sebagai sumber pendapatan yang penting bagi negara. Dengan kondisi ini akan semakin mempersempit ruang gerak bagi Fed untuk kembali memangkas suku bunga acuan. Gubernur Fed Richmond- Tom Barkin mengatakan kondisi yang tidak menentu saat ini akan membuat Fed semakin berhati-hati dan akan memantau dengan pendekatan wait-n-see hingga inflasi betul-betul sudah searah dengan yang diharapkan yaitu mendekati target 2% baru kemudian Fed akan mengambil keputusan moneter. Meski demikian spekulasi akan langkah pemangkasan Fed sepanjang tahun ini semakin meningkat dari sebelumnya hanya 40 bps meningkat menjadi 50 bps. Sementara itu Presiden Trump kembali menyampaikan akan membatasi investasi China pada sektor yang strategis seperti semikonduktor, kecerdasan buatan dan studi luar angkasa. Awal Januari tahun lalu China meluncurkan kecerdasan buatan DeepSeek yang berhasil melampaui kecerdasan buatan milik AS ChatGPT dengan anggaran yang jauh lebih rendah. Hal ini membuat investor mempertanyakan anggaran yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah AS untuk pengembangan kecerdasan buatan dinilai tidak maksimal. Sementara itu perdamaian di Ukraina sepertinya dimanfaatkan oleh AS untuk mendapatkan konsesi atas hasil mineral negara ini. Hal ini membuat ketegangan diantara pihak-pihak yang bertikai yang sudah berjalan selama 3 tahun terakhir. Hari ini hanya ada data di sektor perumahan.

Yen kembali menguat terhadap dolar hingga level terendah dalam 4.5 tahun terakhir di 148.56 setelah pelaku pasar Jepang kembali ke pasar setelah sehari sebelumnya libur. Prospek kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Sentral Jepang (BOJ) masih menjadi pemicu penguatan mata uang Yen dalam beberapa waktu belakangan ini. Sejumlah pejabat BOJ juga sudah menyuarakan perluanya kenaikan suku bunga acuan guna menahan laju inflasi di Jepang yang terus cenderung meningkat. Data inflasi terakhir di Jepang melonjak hingga mencapai 4.0% dari periode sebelumnya 3.7%. Siang ini BOJ akan merilis data inflasi internal dengan perkiraan 1,9% menjadi 2.0% masih dalam target, namun juga cenderung meningkat. Gubernur BOJ – Kazuo Ueda menegaskan bahwa BOJ memungkinkan untuk terus menaikkan suku bunga acuan dalam jangka panjang.

Euro masih cenderung melemah terhadap dolar meski optimisme masih mewarnai pasar setelah pemilu di Jerman di akhir pekan lalu sesuai dengan ekspektas pasar. Kekhawatiran akan kenaikan tarif impor oleh AS menjadi sentimen negatif karena Uni Eropa menjadi target utama oleh Presiden Trump terlebih setelah masa tenggang di negara Kanada dan Mexico berakhir dan tidak ada lagi penundaan sehingga perhatian selanjutnya akan tertuju pada Uni Eropa. Neraca perdagangan yang tidak seimbang antara AS dan Uni Eropa membuat Presiden Trump merasa harus mengambil tindakan. Meskipun masih belum ada wacana seberapa banyak tambahan kenaikan tarif yang akan dikenakan. Ditambah lagi dengan pemenang pemilu yang akan menjadi Kanselir Jerman yang baru - Friedrich Merz mengesampingkan pembatasan limit hutang atau dikenal dengan “debt brake” yang selama ini menjadi kendala dalam mengelola anggaran pemerintahan. Merz juga mengatakan masih terlalu dini untuk meminta parlemen yang sedang berjalan saat ini untuk meloloskan permintaan kenaikan anggaran militer yang cukup masif. Sebelumnya pasar menantikan kebijakan fiscal yang baru termasuk penghapusan debt brake dan juga potensi penambahan dana untuk pertahanan militer. Dari data ekonomi pertumbuhan GDP di Jerman masih stagnan -0.2% sesuai perkiraan sama seperti periode sebelumnya. Hari ini akan dirilis data sentiment konsumen dari GfK.

Poundsterling menguat terhadap dolar maupun Euro seiring dengan rencana Perdana Menteri - Keir Starmer yang akan menaikan anggaran militer sebanyak 2.5% dari GDP pada tahun 2027 mendatang dan menargetkan selanjutnya di angka 3% GDP. Dengan harapan kenaikan anggaran ini akan memperkuat stabilitas keamanan di Eropa. Presiden Trump mensyaratkan stabilitas keamanan bagi mitra dagangnya untuk menjaga keberlangsungan tersedianya pasokan barang dan jasa yang dibutuhkan. Sekaligus rencana berkunjung ke AS bertemu dengan Presiden Trump untuk berunding perihal tersebut. Data Realized Sales meski mengalami peningkatan dari -24 menjadi -23, namun tidak sebagus yang diharapkan -21. Sementara Ketua ahli ekonomi BOE - Huw Pill tidak membahas perihal kebijakan moneter dalam pidato semalam. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures:

https://agrodana-futures.com/

https://t.me/AGROdanaOFFICIAL

https://instagram.com/agrodanafuturesofficial

https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial


Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down