Dolar bergerak melemah di sesi NY, tidak terpengaruh dengan pernyataan para pejabat FED yang cenderung hawkish. Imbal hasil Treasury AS 10 tahun tetap naik, namun kenaikan ini masih dipertanyakan seberapa jauh di tengah gelombang tekanan yang terjadi pasca pemangkasan suku bunga FED September.
Permintaan yang stabil di Amerika kelihatannya mendukung emas terus cetak rekor baru di hari tersebut. Kombinasi antara kebijakan fiskal yang sembarang dan politik yang bergejolak menjadi angin segar bagi emas.
Politik Jepang
Seperti yang diulas sebelumnya, kondisi di Jepang sebenarnya tidak secara langsung mempengaruhi pergerakan emas. Tapi apa yang terjadi pada Yen setidaknya akan berdampak pada dolar AS sehingga hal ini bisa pengaruhi emas.
Persaingan kandidat pengganti PM Ishiba yang mundur menjadi sorotan utama setidaknya sampai 4 Oktober mendatang, agenda pemilu yang disepakati. Takaichi dikenal sebagai sosok yang mendukung stimulus fiskal dan moneter yang agresif. Dia lebih mengedepankan pendapatan pajak tambahan yang nantinya digunakan untuk meredakan kenaikan biaya hidup sambil menambahkan penerbitan obligasi jika diperlukan.
Koizumi kandidat lainnya lebih menekankan disiplin fiskal. Dia berargumen bahwa pengeluaran baru harus didanai oleh pendapatan yang lebih tinggi dan melakukan pemotongan pengeluaran yang tidak efisien. Koizumi menekankan bahwa kebijakan fiskal yang sehat bergantung pada pertumbuhan ekonomi yang kokoh.
Saat ini BOJ dalam mode menunggu, tapi sejak memutuskan untuk mulai mengurangi kepemilikan ETF sebesar 75 triliun yen secara bertahap, pasar menangkap sinyal bahwa BOJ sedang mempersiapkan alasan dasar untuk mulai menaikkan kembali suku bunga, dan itu berarti pengetatan moneter. Meski masih 50-50 peluang kenaikan suku bunga di bulan Oktober, tapi perhatian juga terpecah pada hasil pemilu nantinya.
Pemerintahan yang pro kepada pelonggaran fiskal akan mempersulit langkah BOJ untuk mengetatkan moneter. Yen akan melemah terhadap dolar sehingga emas akan relatif turun.
Sedangkan pemerintahan yang mendukung fiskal yang ketat akan mempermudah langkah BOJ menaikkan suku bunga. Yen akan menguat terhadap dolar, secara tidak langsung akan membuat emas mudah naik memanfaatkan pelemahan dolar.

Fokus Malam Ini
Data PMI manufaktur dan services akan dirilis jam 20.45 WIB. Karena tidak ada data versi ISM, maka kali ini pasar harus mencermati data PMi versi S&P Global tersebut. Data yang lebih lemah dari ekspektasi akan mendorong emas kembali naik. Sebaliknya data yang lebih kuat dari ekspektasi akan membuat emas turun (meskipun masih relatif terbatas).
Di malam hari, pasar akan mencermati pidato Powell dan para pejabat FED lainnya. Namun fokus akan tertuju pada Powell setelah minggu lalu di press conference pasca pengumuman FOMC, Powell menyebut bahwa pemangkasan suku bunga sebagai bagian dari manajemen risiko terhadap lemahnya data tenaga kerja.
Hawkish statement akan membuat emas terkoreksi, tapi tidak membatalkan potensi pemangkasan berikutnya yang diantisipasi 2 kali di Oktober dan Desember 2025. Dan dovish statement akan mempermudah laju kenaikan emas lebih lanjut. Tapi semua itu akan dikembalikan lagi pada data ekonomi, seperti kata Powell bahwa kebijakan ke depan cenderung bergantung pada perkembangan data ekonomi.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish, lanjutkan kenaikan hari Jumat dan kembali cetak rekor tertinggi 3748, bahkan new all time high pagi ini tercatat di 3759.21. Emas tampaknya belum menyerah dengan koreksi yang terjadi saat FOMC Meeting dianggap kurang dovish. Penurunan tersebut justru menjadi bahan bakar baru bagi bullish untuk lanjutkan kenaikan dan cetak rekor baru dalam 2 hari berturut-turut.
Secara umum sentiment utama masih bullish, didorong oleh pemangkasan suku bunga Fed di mana pasar sudah mulai memperhitungkan 3 kali pemangkasan sampai Desember 2025. Resistance terdekat 3750 pun sudah relatif disentuh sehingga area 3800 semakin dekat. Sedangkan support kemungkinan melirik area terdekat 3728-3742 dan juga psikologis 3700.

Di H4, ascending broadening wedges cukup ampuh, meskipun pergerakan relatif dipersingkat tanpa mengalami swing low yang terlalu signifikan (f), melainkan langsung tembus resistance 3720. Dengan demikian zona merah kisaran 3728-3742 kemungkinan menjadi area yang diperhitungkan sebagai zona buy saat terjadi koreksi singkat.
Alternatif lainnya adalah jika kenaikan (e) terhenti di 3759, maka swing low (f) dianggap potensial terjadi, maka area biru 3696-3708 atau area 3664-3678 (jika terjadi penurunan lebih rendah) bisa menjadi area buy. Area orange di kisaran 3632-3651 juga cenderung menjadi opsi buy terakhir jika diasumsikan bahwa swing low (f) terjadi lebih ekstrim sampai zona support tersebut.
Sedangkan skenario SELL bisa dipertimbangkan dengan 2 hal, yaitu 1) asumsi swing low (f) sampai zona orange, maka sell jangka pendek bisa dilakukan jika terjadi penurunan di bawah 3696, dengan target terdekat 3664-3678 atau maksimum terjauh 3632-3651, atau 20 penurunan lebih kuat jika tembus 3628 (low Kamis, 18 Sep 2025).
Sementara Elliott wave saat ini dicurigai kembali menjadi kecurigaan kami terhadap kemungkinan WAVE 3 yang ternyata belum selesai, sehingga konsekuensinya adalah swing low nantinya masih bagian dari koreksi WAVE 4 sebelum lanjutkan rally WAVE 5. Atau, kecurigaan kedua (#2) adalah jika ternyata WAVE 4 kemarin singkat, sehingga kenaikan 2 hari terakhir sampai hari ini merupakan bagian dari WAVE 5. Jika WAVE 5 yang dianggap sedang berjalan, maka risiko koreksi ABC adalah yang potensial ditunggu berikutnya, yang sekaligus menandakan fase koreksi moderat setelah rally panjang sejak 22 Agustus 2025.

Per jam 10.35 WIB, harga berada di 3743.12, dengan high di 3759.21 dan low 3736.61. Jika menggunakan gelombang kenaikan terakhir sebagai acuan (dimulai dari 3628 sampai kenaikan terakhir 3759), maka area merah di kisaran 3716-3735 merupakan zona buy terdekat yang bisa dipertimbangkan. Alternatif lainnya buy bisa dilakukan di zona kuning 3700-3708 sebagai pertimbangan, gunakan stop loss beberapa poin di bawah support 3700..
Sedangkan SELL jangka pendek bisa dipertimbangkan jika penurunan ekstrim terjadi di bawah zona kuning, dengan target potensial yang dianggap maksimum diperkirakan berada di zona biru 3666-3673. Asumsi penurunan akan lebih konfirm jika tembus di bawah 3690-3696.
Namun yang perlu diwaspadai dan dicermati adalah koreksi turun bisa terjadi kapanpun karena rally impresif sejak 22 Agustus 2025 yang belum terlihat koreksi signifikan. Tapi mengingat fundamental yang mendasari masih cukup kuat bullish, maka peluang buy saat ini lebih diutamakan daripada sell.
Data ekonomi malam nanti akan memantau data PMI di jam 20.45 WIB dan juga pidato dari ketua Fed Jerome Powell di jam 23.35 WIB. Waspada dengan potensi volatilitas di saat pidato tersebut. Pernyataan hawkish akan membuat emas berpeluang koreksi turun, dan sangat mungkin mewujudkan koreksi WAVE 4 yang dinantikan. Namun pidato yang tidak terlalu hawkish, bahkan tetap menekankan tentang lemahnya pasar tenaga kerja akan cenderung membuat emas memiliki pondasi untuk kembali naik.
Secara teori, penurunan atau koreksi WAVE 4 pada Elliott Wave sebenarnya hanya untuk mengindikasikan koreksi yang terbatas, dan bersiap untuk kenaikan berikutnya WAVE 5 sehingga koreksi WAVE 4 secara umum adalah kesempatan untuk kembali mengincar buy di harga yang lebih rendah.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:Â
Opsi BUY dekat support
Entry: 3728.00 – 3730.00Â
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward :Â 3742.00 ($12 - $14)Â
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3755.00,
Target terdekat 3765, terjauh 3780, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3722.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3720.00)
Risk Reward: 1: 2Â
Opsi BUY jika support tidak ditembusÂ
Entry : 3700.00 – 3702.00Â
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3718.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3694.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3694)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



