Secara umum, dolar bergerak lebih rendah seiring penurunan yang juga terjadi pada imbal hasil obligasi AS tenor 10-tahun. Hal ini dikarenakan rumor tentang penurunan suku bunga agresif yang semakin kuat di akhir pekan hingga Senin malam.
Pembahasan tentang 25 vs 50 bps cukup ramai dengan probabilitas terbaru menunjukkan 63% untuk 50 bps. Bahkan pagi ini CME Fed Watch tools menunjukkan peluang 67% untuk penurunan suku bunga 50 bps dibandingkan 33% peluang untuk 25 bps. Angka ini mengalami lonjakan dibandingkan per 9 Sep 2024 yang memperkirakan peluang 70% untuk penurunan 25 bps dan 30% untuk penurunan 50 bps, termasuk juga lebih tinggi dibandingkan per 13 Sep 2024 yang memperkirakan peluang 50%-50% untuk penurunan 25 dan 50 bps.
Pandangan tertuju pada pernyataan reporter WSJ Nick Timiraos sejak akhir pekan lalu yang menulis bahwa Fed dalam kondisi dilema untuk mengawali penurunan suku bunga antara penurunan yang agresif 50 bps atau cukup penurunan standar 25 bps. Dan saat ini pasar akan menunggu sampai pengumuman dan pernyataan dari FOMC di hari Rabu malam waktu AS atau Kamis dinihari waktu Indonesia.
Rumor Suku Bunga Agresif Makin Kuat
Setidaknya ada 3 senator AS yang menyerukan pemangkasan suku bunga Fed sebesar 75 bps di hari Rabu. Ketiganya beralasan bahwa Fed sudah menunda terlalu lama. Elizabeth Warren, Sheldon Whitehouse dan John Hickenlooper (ketiganya dari Demokrat) berkirim surat kepada Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Mereka menulis “ini jelas waktu yang tepat bagi Fed untuk menurunkan suku bunga. Faktanya, mungkin sudah terlambat, penundaan Fed sudah mengancam perekonomian dan membuat Fed tertinggal di belakang”.
Mereka juga menyoroti kondisi pasar tenaga kerja yang terlihat mulai melambat sehingga mendesak Fed untuk segera menurunkan suku bunga untuk menghindari tergelincir ke arah potensi krisis.
Mantan pejabat Fed Dudley juga menyerukan hal yang sama sejak akhir pekan lalu dengan alasan bahwa dirinya sudah mengingatkan Fed untuk mulai menurunkan di pertemuan Juli, tapi diabaikan sehingga September diperkirakan akan menjadi pemangkasan yang agresif dari Fed.
Sementara penasihat ekonomi Gedung Putih Lael Brainard, yang juga mantan wakil ketua Fed di era Powell, menyebutkan bahwa saat ini cukup penting untuk menjaga momentum kemajuan di pasar tenaga kerja AS. Brainard menegaskan bahwa ekonomi AS sudah mencapai titik balik yang penting dalam memerangi inflasi. Inflasi kembali turun mendekati tingkat normal sehingga sangat penting untuk melanjutkan upaya mengatasi tantangan keterjangkauan dan menciptakan peluang bagi keluarga yang bekerja.
Dan terakhir adalah report WSJ yang juga sebelumnya sempat dikenal sebagai Fed Watcher (pengamat Fed) sebelum Nick Timiraos, Jon Hilsenrath. Dia mengatakan bahwa Fed kemungkinan akan memangkas 50 bps di hari Rabu. Menurut Hilsenrath, Fed berada dalam apa yang disebutnya sebagai “Kereta Cepat” untuk menuju suku bunga netral. Dia juga memperkirakan Fed akan memangkas suku bunga sekitar 2 poin persentase (2%) sepanjang tahun depan. Sementara minggu ini sebagai langkah pembuka cukup masuk akal untuk bergerak paling agresif (50 bps). Hilsenrath menambahkan bahwa jika Fed tidak memberikan penurunan 50 bps, maka akan memberikan dampak negatif pada pasar yang bisa merugikan perekonomian AS.

Hari ini adalah hari pertama Fed melakukan pertemuan selama 2 hari, dan diakhiri besok dengan pengumuman suku bunga September dan juga proyeksi ekonomi ke depan. Pasar akan menantikan pengumuman Fed disertai press conference besok malam waktu setempat atau Kamis dinihari waktu Indonesia.
Sementara malam nanti, pasar akan mencermati data retail sales AS di jam 19.30 WIB yang diperkirakan menunjukkan penurunan dari 1.0% menjadi -0.2% m/m, dan core retail sales melemah dari 0.4% menjadi 0.2%.
Jika data dirilis sesuai ekspektasi atau bahkan lebih rendah, maka dolar kembali melemah, dan emas berpeluang kembali naik. Sebaliknya, jika data lebih kuat dari ekspektasi, maka dolar berpeluang menguat, dan emas berpeluang terkoreksi turun.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick kembali ditutup bullish dengan real body putih yang pendek dan tail atas cenderung lebih panjang dari tail bawah. Biasanya ini menjadi pertanda akan terjadinya koreksi turun karena candle menyerupai shooting star yang muncul setelah bullish panjang sebelumnya. Tapi penurunan bisa gagal jika harga berhasil tembus dan tutup lebih tinggi dari high sebelumnya 2589.58.
Resistance saat ini berada di 2589.58 dan 2600 yang terdekat berikutnya. Jika gagal tembus, maka koreksi turun diperkirakan bisa kembali terjadi dengan peluang support kisaran 2575.31 (low 16 Sep 2024), dan 2561.78 (FR 23.6% Daily). Di sisi lain, target utama dari ascending triangle yang cenderung cukup jauh, kemungkinan baru akan terlihat setelah pengumuman FOMC besok malam. Namun secara umum market cenderung bullish seiring ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan September.

Di H4, FR ditarik dari bottom 2500.47 ke puncak 2589.58. Koreksi turun diperkirakan lebih dominan di sesi Asia hingga memasuki sesi Eropa ke depan. Ini didukung juga oleh posisi RSI yang cenderung overbought sehingga peluang koreksi turun bisa diharapkan terjadi hingga kisaran terdekat FR 23.6% 2568.55 atau FR 38.2% 2555.54, dan terjauh ke kisaran FR 50% 2545.02.
Jika benar koreksi tersebut terjadi, maka opsi buy seharusnya bisa diincar di kisaran FR 23.6%, FR 38.2% atau FR50% tersebut. Atau area yang cukup ideal berada di antara FR 61.8% 2534.51 sampai FR 50% 2545.02 (misal 2535-2540), dengan SL idealnya ditempatkan di bawah 2534.
Sementara jangka pendek opsi SELL masih bisa dilakukan dengan potensi target terjauh adalah zona FR 50% 2545, dan terdekat FR 23.6% 2568 atau low tadi malam di kisaran 2575. Namun, untuk SELL, sebaiknya tempatkan SL di atas FR 0% 2589.58 karena saat terjadi penembusan FR 0%, maka uptren akan berlanjut dan harga kembali mengikuti tren utamanya.
Waspadai juga data retail sales di malam hari yang akan dirilis di jam 19.30 WIB. Data yang kuat akan membuat emas lanjut terkoreksi turun. Sebaliknya, data yang lemah, akan membuat emas kembali naik dan berada di jalur utamanya.

Per jam 09.55 WIB, harga berada di 2581.29, dengan high di 2586.25 dan low 2578.30. FR ditarik dari bottom 2512.96 ke puncak 2589.58 (FR 0%). Areanya sedikit lebih sempit dibanding penarikan FR di H4. Secara umum, ekspektasi skenario jangka pendek penurunan terjadi lebih dulu dengan catatan bahwa penurunan tersebut bersifat jangka pendek dengan mengacu ke area FR 23.6%, FR 38.2% atau FR 50%.
RSI mulai menunjukkan area berada lebih rendah, meskipun tidak oversold. Namun dengan kondisi yang sudah mulai melandai, artinya dalam waktu dekat penurunan tersebut kemungkinan akan mulai terbatas. Ini berarti zona FR 23.6% (2571.50) ataupun 38.2% (2560.31). Atau bahkan area FR 50% yang juga cukup dekat dengan trendline support, kemungkinan akan menjadi strong support area.
Secara keseluruhan, kami masih melihat peluang untuk kenaikan seiring ekspektasi penurunan suku bunga yang semakin kuat sehingga penurunan dianggap sebagai peluang untuk mengicar zona buy, dan area demand yang cukup kuat diperkirakan akan berada di zona violet yang merupakan Golden Area, area yang diapit antara FR 61.8% 2542.23 dan FR 50% 2551.27.
Sementara strategi jangka pendek masih diperkenankan untuk SELL, tapi target pendek dengan jarak terdekat di 2571-2573 (FR 23.6%) dan terjauh 2551-2554 (dekat FR 50%). Tapi, waspada sebaiknya gunakan SL karena Anda sedang melawan sentimen pasar bullish yang cukup kuat!.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 2560.00 – 2562.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2574.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2590.00,
Target terdekat 2596, terjauh 2610, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2554.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2555.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 2540.00 – 2542.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2528.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2548.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2545)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!



