logo agrodana futures official
Buka Akun

Sektor Tenaga Kerja Mereda, Pasar Mata Uang Menunggu Data Inflasi CPI - AS Pekan Depan

  -  09-Aug-2024
euro inflation interest

Dolar bergerak variatif terhadap mata uang lainnya meskipun data di sektor tenaga kerja yang cukup positif. Laporan mingguan berupa data Klaim Pengangguran di AS berkurang dari periode sebelumnya 250K menjadi hanya sebanyak 233K yang lebih rendah dari perkiraan hanya turun 241K. Data ini merupakan penurunan terbanyak dalam 11 bulan terakhir sehingga ikut mengurangi kekhawatiran akan terjadinya resesi di AS dalam waktu dekat ini paska data NFP yang turun tajam pekan lalu. Sebelumnya data PMI di sektor jasa yang positif dengan komponen tenaga kerja sudah meredakan kekhawatiran tersebut. Selain itu sejumlah pejabat Fed juga menepis akan potensi terjadinya resesi hanya karena 1 data NFP tersebut. Semalam Gubernur Fed Richmond - Thomas Barkin memberikan komentar terhadap sektor tenaga kerja dengan mengatakan pertumbuhan sektor tenaga kerja memang menurun namun masih terjadi penambahan terisinya lapangan kerja. Meskipun penambahan tersebut tidak banyak namun juga tidak terjadi pemutusan hubungan kerja. Dan penurunan upah juga merupakan langkah normalisasi di bursa lapangan kerja. Hal senada juga disampaikan oleh Gubernur Fed Chicago - Austan Goolsbee kembali berkomentar dengan mengatakan situasi saat ini menunjukkan keadaan dimana ekonomi kembali ke kondisi normal. Sedangkan Gubernur Fed Kansas City - Jefferson Schmid mengatakan laporan di sektor tenaga kerja menguji ketahanan ekonomi namun indikator ekonomi lainnya masih menunjukkan tingkat konsumsi masih kuat yang akan memicu pertumbuhan ekonomi. Selain itu Schmid juga menambahkan bahwa inflasi sudah turun namun belum mencapai target yang diinginkan. Data inflasi berikutnya baru akan dirilis pekan depan dengan data inflasi dari sisi konsumen CPI. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Yen masih berlanjut melemah terhadap dolar menyusul komentar dari pejabat Bank Sentral Jepang (BOJ) yang menyatakan tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat ini. Wakil Gubernur BOJ - Shinichi Uchida mengakan hal tersebut dalam sebuah wawancara dan memicu reaksi negatif pasar sehingga mata uang Yen kembali melemah. Hal ini bertentangan dengan konferensi pers Gubernur BOJ - Kazuo Ueda juga mengindikasikan BOJ bisa kembali menaikkan suku bunga acuan jika inflasi terus naik. Mata uang Yen menguat beberapa waktu berturut-turut sebelumnya menyusul langkah moneter dari BOJ yang bisa dibilang cukup agresif dengan menaikkan suku bunga acuan sebanyak 15 bps yang melampaui ekspektasi pasar dengan hanya kenaikan 10 bps. Dalam ringkasan pertemuan moneter tersebut yang baru dirilis kemarin juga menunjukkan sejumlah pejabat BOJ menganjurkan untuk terus melanjutkan kenaikan suku bunga acuan hingga dianggap normal di level 1.0% dari suku bunga acuan saat ini 0.25%. Meski demikian ekspektasi pasar masih belum berubah bahwa BOJ tidak akan menaikkan suku bunga acuannya dalam waktu dekat ini terlebih karena baru saja menaikkan seperti yang disebut diatas. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Euro cenderung melemah terhadap dolar dengan absennya data fundamental ekonomi. Ekspektasi pasar akan langkah Bank Sentral Eropa (ECB) akan mengikuti langkah kebijakan moneter Fed yang lebih agresif dengan memangkas 50 bps pada pertemuan moneter selanjutnya menjadi sentimen negatif untuk mata uang Euro. Data inflasi data inflasi CPI untuk Uni Eropa secara keseluruhan yang baru akan dirilis pekan depan akan ditunggu pasar untuk mengetahui langkah moneter apa yang disiapkan oleh ECB pada pertemuan moneter di bulan September mendatang. Hari ini akan dirilis data inflasi CPI di Jerman dengan perkiraan masih stabil 0.3% sama seperti periode sebelumnya. Dan juga data neraca perdagangan di Italia.

Poundsterling rebound terhadap dolar seiring dengan kondisi pasar mata uang yang lebih stabil dari gejolak yang terjadi sebelumnya. Sebelumnya poundsterling sempat melemah setelah Bank Sentral Inggris (BOE) memangkas suku bunga acuan untuk pertama kali pekan lalu. Tapi karena sepertinya BOE masih akan mempertahankan suku bunga acuannya untuk lebih lama membuat perbedaan tingkat suku bunga masih lebih tinggi dibandingkan dengan negara lainnya dan rencana Fed yang akan memangkas secara lebih agresif membuat suku bunga di Inggris menjadi lebih menarik. Fed bahkan diperkirakan akan memangkas 100 bps hingga akhir tahun ini dibandingkan dengan BOE yang hanya 45 bps. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Cek info lain di
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial


Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down