logo agrodana futures official
Buka Akun

Setelah CPI, Data Retail Sales Bisa Jadi Penggerak Forex Malam Ini

  -  15-Aug-2024
inflation UK & retail sales US

Dolar berlanjut melemah terhadap mata uang lainnya seiring dengan peluang Fed untuk segera menurunkan suku bunga acuannya semakin besar seiring dengan tekanan inflasi yang sudah semakin menurun. Data inflasi dari sisi konsumen CPI yang dirilis semalam menunjukkan meski terjadi kenaikan dari bulan sebelumnya dari -0.1% menjadi 0.2% dan data Core CPI yang tidak menyertakan komponen BBM dan bahan pangan sama-sama naik dari 0.1% menjadi 0.2%, keduanya sesuai perkiraan. Namun jika dibandingkan dengan periode setahun sebelumnya, data CPI terjadi penurunan menjadi 2.9% yang lebih rendah dari perkiraan masih stagnan sama seperti periode sebelumnya 3.0%. Ini merupakan penurunan di bawah 3.0% untuk pertama kali sejak awal tahun 2021 yang lalu. Begitu pula dengan data Core CPI year-on-year yang turun dari 3.3% menjadi 3.2% sesuai perkiraan. Dengan inflasi yang sudah semakin menurun maka peluang Fed untuk segera memangkas suku bunga acuan semakin terbuka. Sehari sebelumnya data inflasi dari sisi produsen PPI juga memperkuat peluang tersebut. Namun jika melihat angka inflasi bulanannya kemungkinan besar Fed tidak akan memangkas secara agresif seperti yang pasar harapkan sebelumnya. Pejabat Fed sendiri masih belum cukup yakin akan hal ini seperti yang disampaikan oleh Gubernur Fed Atlanta - Raphael Bostic yang mengatakan masih diperlukan data lebih banyak lagi untuk memastikan langkah yang harus dibuat. Meski demikian Bostic memperkirakan Fed baru akan memangkas suku bunga acuannya menjelang akhir tahun nanti sesudah memastikan bahwa inflasi benar-benar terkendali dan tidak akan kembali berbalik menaikkan suku bunga acuan lagi. Ekspektasi akan langkah Fed agresif menurunkan suku bunga acuan sebanyak 50 bps semakin berkurang dari sebelumnya mencapai 53% menjadi hanya 36% dan peluang untuk pemangkasan 25 bps semakin meningkat dari 47% menjadi 64% menurut CME Fed WacthTool. Hari ini akan dirilis sejumlah data penting yaitu data Retail Sales dan laporan mingguan klaim pengangguran serta data indeks manufaktur negara bagian New York dan Philadelphia. Sementara itu di luar perkiraan Bank Sentral New Zealand (RBNZ) memangkas suku bunga acuannya sebanyak 25 bps. Ini merupakan pemangkasan pertama kali dalam 4 tahun terakhir dan masih berencana untuk melanjutkan penurunan suku bunga berikutnya.

Yen kembali melemah terhadap dolar merespon berita Perdana Menteri - Fumio Kishida mengatakan akan mengundurkan diri dan tidak akan kembali mencalonkan diri kembali pada pemilu bulan depan. Meski demikian reaksi pasar tidak terlalu berdampak karena pasar lebih memberati kebijakan moneter dari BOJ dan juga kebijakan dari Kementerian Keuangan. Dengan BOJ yang berencana untuk mengetatkan kebijakan moneter sedangkan bank sentral lainnya masih mulai melonggarkan maka hal ini semakin mempersempit gerak pelaku carry trade. Fundamental ekonomi di Jepang sendiri mulai membaik dengan data pertumbuhan ekonomi GDP meningkat dari -0.5% menjadi 0.8% yang lebih baik dari perkiraan hanya meningkat 0.6%. Meskipun data indeks harga dari GDP mengalami penurunan 3.0% namun masih lebih tinggi dari perkiraan turun sampai 2.6%. Sedangkan data periode sebelumnya direvisi turun dari 3.6% menjadi 3.4%.

Euro sedikit menguat terhadap dolar seiring dengan kondisi ekonomi di kawasan ini yang relatif stabil. Data pertumbuhan ekonomi GDP kuartal lalu masih stabil sesuai perkiraan sama seperti periode sebelumnya 0.3% . Data di sektor tenaga kerja yang sedikit menurun dari 0.3% menjadi 0.2% masih sesuai perkiraan. Hanya data Industrial Production yang mengalami penurunan -0.1% yang meleset dari perkiraan naik 0.4% tapi data periode sebelumnya juga mengalami revisi menurun dari -0.6% menjadi -0.9%. Yang menjadikan data bulan lalu relatif masih meningkat. Hari ini Prancis dan Italia libur merayakan Assumption Day sehingga bursa saham dan perbankan di 2 negara ini tutup. Tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Poundsterling melemah meskipun dolar secara umum cenderung melemah dipicu oleh data inflasi yang kembali meningkat walau tidak sebanyak perkiraan. CPI di Inggris meningkat dari 2.0% menjadi 2.2% yang lebih rendah dari perkiraan naik hingga 2.3%. Namun data Core  CPI yang tidak menyertakan komponen BBM, bahan pangan, tembakau dan alkohol mengalami penurunan dari 3.5% menjadi 3.3% yang lebih rendah dari perkiraan hanya turun 3.4%. Inflasi kembali meningkat seiring dengan kenaikan dari sektor jasa yang dicermati oleh Bank Sentral Inggris (BOE) dalam memangkas suku bunga acuan pada pertemuan moneter terdahulu. Dengan data inflasi ini, ekspektasi akan langkah BOE kembali memangkas suku bunga pada pertemuan moneter di bulan September semakin meningkat dari 36% menjadi 44%. Hari ini akan dirilis data penting lainnya berupa pertumbuhan ekonomi GDP dengan perkiraan mengalami penurunan dari 0.4% menjadi hanya 0.0%.

Cek info lain di
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial


Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down