logo agrodana futures official
Buka Akun

Shutdown Resmi Berakhir, Investor Emas Semangat Tunggu Data BLS!

  -  13-Nov-2025
emas komoditas

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

US Treasury Yield tenor 10 tahun kembali turun sehingga dolar pun kembali melemah meski sempat naik. Pagi ini Yield AS sempat dibuka gap up meski pada akhirnya cenderung melemah bersama dolar. Emas diuntungkan dari situasi tersebut dan kenaikan masih berlanjut saat artikel ditulis. 

Dolar sempat menguat di awal sesi NY, tapi kemudian melemah bertahap hingga penutupan. Pasar cukup antusias dengan kemungkinan reopening pemerintah AS setelah shutdown 43 hari terakhir. Kesempatan itu muncul sejak akhir pekan, dan sejak itu market menunggu hasil voting DPR AS yang baru dilakukan sore hari waktu Washington (Kamis pagi hari ini). 

RUU Resmi Ditandatangani Trump

DPR AS berhasil mencapai suara yang dibutuhkan untuk mengesahkan RUU Pendanaan Sementara untuk mendanai pemerintah sampai akhir Januari 2026. Hal ini menjadi kabar positif bagi pasar, termasuk juga emas yang sempat sideways dalam 1 minggu terakhir. Senat butuh waktu sampai 43 hari untuk mendapatkan kesepakatan tersebut dan diakhiri dengan penandatanganan RUU menjadi UU oleh Presiden Trump.

Dengan demikian pegawai Federal akan kembali bekerja dalam beberapa hari ke depan. Semua penerbangan yang sempat ditunda kemungkinan juga akan kembali aktif, dan Senat setidaknya berhasil “menyelamatkan” libur Thanksgiving dan Natal semua warga AS.

Tapi Senat dari Demokrat mengatakan bahwa perjuangan mereka untuk memperpanjang subsidi kesehatan belum berakhir. Demokrat akan tetap menagih hal itu setelah pemerintah resmi dibuka kembali, sesuai janji dari para petinggi Republik.

banner youtube agrodana1

Investor Antusias Tunggu Data Ekonomi

Ini mungkin satu hal yang ditunggu-tunggu investor global, yaitu data ekonomi AS resmi yang bisa mengungkap kondisi ekonomi AS sesungguhnya sekaligus menjadi panduan ke depan terhadap kebijakan Federal Reserve.

Seperti diketahui, Fed memangkas suku bunga 25 bps di bulan Oktober, kedua kalinya setelah pemangkasan September 2025, tapi pidato Powell terakhir mengindikasikan ketidakpastian atau keengganan Fed untuk lanjutkan pemangkasan suku bunga karena minimnya data ekonomi. Terjadi perpecahan di antara para pejabat Fed, di mana beberapa lebih mengkhawatirkan kondisi inflasi akibat tarif dan tidak melihat risiko di pasar tenaga kerja karena data ADP (swasta) menunjukkan angka pemulihan yang meyakinkan di bulan lalu. 

Sedangkan beberapa pejabat Fed lainnya melihat risiko inflasi cenderung stabil dan cenderung melihat pasar tenaga kerja yang berisiko melemah lebih lanjut karena melemahnya permintaan tenaga kerja dan sikap hati-hati para pemberi kerja dalam melakukan perekrutan.

Dengan shutdown resmi berakhir di hari ke-43, maka pasar bisa kembali mencermati data-data penting yang akan dirilis meskipun ada penundaan. Ini seperti yang disampaikan Austan Goolsbee dari Fed yang mengatakan bahwa jika sampai FOMC Desember tidak ada data CPI, maka dirinya akan melewatkan pemangkasan Desember.

Gedung Putih mengatakan BLS akan merilis laporan NFP dan CPI September setelah pemerintah resmi dibuka. Sebelumnya mereka menyebut bahwa tidak akan ada data CPI Oktober karena shutdown yang masih berlanjut. Kalimat tersebut sepertinya dilontarkan karena sempat ada keraguan bahwa Demokrat di DPR akan menyetujui pembukaan kembali pemerintah. Dengan konfirmasi reopening pemerintah AS, maka investor akan kembali menunggu laporan terdekat.

Rumor menyebut NFP paling cepat dirilis Jumat. Tapi hal ini masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut dari BLS, demikian juga data CPI selanjutnya. Namun, satu hal yang pasti, ekspektasi penurunan suku bunga Fed masih tetap terbuka karena pasar setidaknya bisa melihat dari laporan resmi pemerintah daripada mengandalkan data swasta yang kadang berbeda dari hasil resmi pemerintah.

Fokus Minggu ini

Kita masih tetap harus  menunggu kepastian rilis data ekonomi besar dari BLS dan beberapa Biro pemerintah lainnya jika shutdown benar-benar berakhir minggu ini. 

Di periode shutdown 2018-2019 yang lalu, BLS baru merilis NFP 1 minggu setelah beroperasi kembali, lalu Biro Sensus tunda data kunci sekitar 2-3 minggu, dan BEA akan menggabungkan beberapa data GDP dan PCE dalam 1 minggu setelah pembukaan. Untuk pastinya, tunggu perkembangan terbaru dan laporan dari biro-biro survey pemerintah!

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

banner youtube agrodana2

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bullish setelah sempat turun, tapi penurunan tertahan di 4198, sedikit diatas low sehari sebelumnya. Sedangkan kenaikan berlanjut hingga tembus 4186 yang merupakan resistance psikologis yang ditandai sebelumnya. Meski demikian tantangan ke depan masih cukup berliku. Emas saat ini sedang berada di zona resistance lainnya yang merupakan zona kuat, kisaran 4161-4219. Pagi ini harga berada di 4202 dan tertinggi sejak tadi malam tertahan di 4211. Artinya hanya menyisakan 1 tantangan di 4219 untuk membuatnya nyaman lanjutkan kenaikan.

Di sisi lain, area 4186 dan 4161 tentunya akan menjadi support psikologis baru. Swing low pagi ini tertahan di 4179, dan kemudian naik kembali di atas 4200-an setelah DPR AS mencapai kesepakatan untuk mengakhiri shutdown di hari ke-43, rekor terlama sejak shutdown 2018 (35 hari). Selama support psikologis tidak ditembus, maka peluang bullish tetap dominan, dengan proyeksi berikutnya 4272, 4330 dan 4381. Sedangkan risiko penurunan terjadi jika tekanan turun tembus 4161, dan proyeksi support 4129-4135 sebagai zona potensial penurunan, termasuk low 2 hari terakhir di 4097 dan 4098.

slide20

Di H4, kenaikan sempat terhenti di 4211 tadi malam, dan swing low pagi tadi di sesi Asia sempat sentuh 4179 sebelum akhirnya DPR AS dikabarkan mencapai kesepakatan untuk mengakhiri shutdown pemerintah dengan voting yang meyakinkan. Harga saat ini beranjak naik dan menunjukkan penurunan ke zona biru 4140-4190 hanya berlangsung singkat, tapi setidaknya mengindikasikan bahwa zona tersebut cukup efektif sebagai support dan demand langsung mendorong harga kembali naik.

Dengan demikian wave 3 diperkirakan extend dengan perkiraan area 4231 (FE 61.8%) atau zona merah kisaran 4272-4313 sebagai potensi target kenaikan. Ini artinya, skema buy masih dominan dan penembusan di atas 4211 membuat proyeksi kenaikan semakin terbuka.

Meski demikian trader juga harus mulai waspada jika harga mulai mendekati atau bahkan sentuh zona merah. Wave 3 bisa saja terhenti sejenak, lalu diikuti dengan koreksi wave 4. Jika ini yang terjadi, maka buyer sebaiknya menahan diri lebih dulu dan biarkan harga terkoreksi turun. 

Jika memungkinkan, maka seller bisa memanfaatkan koreksi turun tersebut meskipun terbatas, dan zona biru 4140-4190 atau 4200-4215 nantinya akan menjadi support koreksi terdekat. Sell tidak disarankan untuk menahan terlalu lama karena tren utama saat ini kembali dalam kenaikan atau uptren. Segera exit, terutama jika kenaikan berlanjut tembus zona merah.

Opsi yang paling utama dan logis berdasarkan tren utama adalah tetap mengincar buy meskipun nantinya terjadi koreksi wave 4 seperti yang diharapkan. 

Sedangkan opsi sell yang disarankan hanya jika terjadi penurunan di bawah 4140. Ini berarti koreksi tajam harus dipicu oleh kekecewaan market terhadap hasil voting DPR atau hal lain yang bisa menekan emas lebih kuat. Sementara koreksi yang kami maksud dimungkinkan sebagai koreksi terbatas karena RSI yang diperkirakan mulai memasuki fase overbought jika harga sentuh atau dekati zona merah.

slide21

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4211.00, dengan high 4212.60, dan low 4179.84. Koreksi pagi ini di sesi Asia cenderung terbatas dan tertahan sementara waktu di 4179 karena hasil voting DPR AS membuat market merespon positif dan emas lanjutkan kenaikan. Meski demikian penurunan juga sempat sentuh 4179, area yang juga termasuk dalam zona hijau 4140-4180 yang dianggap area support ideal untuk koreksi turun terbatas sebelum lanjutkan kenaikannya.

Ada 2 skenario yang mungkin terjadi ke depan. Skenario #1, memungkinkan extension ke atas dari wave e yang merupakan bagian dari wave 3. Ini berarti ada peluang kenaikan berlanjut ke FE 61.8% 4232 atau bahkan zona abu-abu 4245-4272 atau bahkan zona biru 4177-4293. Berarti juga strategi “follow buy” saat tembus 4211 bisa dilakukan dan punya alasan kuat untuk hal itu terjadi. Target terdekat bisa memanfaatkan di kisaran 4220-4230 karena dikhawatirkan terhambat sewaktu-waktu. Atau maksimalkan area sampai zona abu-abu maupun biru.

Skenario #1 nantinya diikuti oleh koreksi wave 4 yang diperkirakan akan kembali menguji area-area yang sebelumnya sebagai resistance, menjadi support kedepannya jika kenaikan sesuai skenario #1. Koreksi ini hanya diharapkan terbatas sehingga opsi sell kalaupun dilakukan hanya memiliki ruang terbatas. Buy tetap disarankan saat terjadi koreksi yang dimaksud.

Skenario #2 mengindikasikan bahwa kenaikan sudah selesai, sehingga koreksi turun terjauh bisa sentuh zona orange 4124-4140 atau zona merah 4098-4111. SELL bisa dilakukan jika harga turun di bawah 4140, dengan target terdekat zona merah atau paling jauh support trendline.

Meski demikian, kedua skenario juga tetap menunjukkan indikasi kenaikan emas yang masih cukup kuat sehingga peluang buy tetap dominan, hanya saja perbedaan area koreksi akan membuat perbedaan yang signifikan untuk target kenaikan berikutnya.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!  

Trading Strategy: 
Opsi BUY on Dip (updated jam 11.00 WIB)
Entry: 4195.00 – 4197.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward :  4209.00 ($12 - $14) 
(Alternatif Follow buy jika tembus 4211, target terdekat 4220, terjauh 4240, 
Sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4189.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4188.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika support ditembus 
Entry : 4140.00 – 4142.00 
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4128.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4148.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 4146)
Risk Reward: 1: 2

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

1 PIP Fixed Spread

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down