Moving Average adalah alat analisa teknikal yang sederhana. Digunakan untuk mengidentifikasi arah trend atau untuk menentukan level support dan resistance. Ini adalah indikator yang mengikuti trend atau tertinggal karena didasarkan pada harga masa lalu.
Moving Average merupakan indikator yang dapat disesuaikan. Trader dapat dengan bebas memilih jangka waktu berapapun yang ingin digunakan. Periode waktu yang paling umum digunakan dalam Moving Average adalah 15, 20, 30, 50, 100 dan 200. Semakin pendek rentang waktu yang digunakan, semakin sensitif moving average terhadap perubahan harga. Semakin panjang rentang waktu, semakin tidak sensitif.
Moving Average yang lebih pendek biasanya digunakan untuk trading jangka pendek, sedangkan Moving Average yang lebih panjang digunakan untuk trading jangka Panjang.
2 Tipe Moving Average yang paling banyak digunakan adalah Simple Moving Average (SMA) dan Exponential Moving Average (EMA).

MA periode 15 grafik H1

MA periode 200 pada grafik D1
Moving Average dengan periode waktu yang lebih pendek, akan menghasilkan lebih banyak signal trading, dibandingkan periode waktu yang panjang.
Dalam gambar dapat terlihat, penggunaan MA lebih pendek dapat digunakan dalam Time Frame lebih pendek, sehingga target yang didapatkan dapat sesuai dengan kondisi tujuan trading jangka pendek. Sementara dalam gambar kedua, MA(200) digunakan sebagai indikator untuk menangkap peluang lebih besar dalam Time Frame lebih lama. Dan ini lebih cocok untuk trader yang bertujuan trading jangka panjang.
BUY saat harga memotong naik di atas Moving Average. SELL saat harga memotong turun di bawah Moving Average. Stop loss di tempatkan di bawah/atas low/high terakhir. Pilihan periode waktu untuk Moving Average bergantung pada pilihan time frame yang akan digunakan. Time frame yang lebih kecil seperti M15, akan menggunakan periode waktu yang lebih kecil dibandingkan time frame yang lebih besar seperti D1 (harian).

BUY pada pembukaan bar/candle berikutnya saat harga memotong naik di atas moving average, dengan stop loss di bawah low terakhir, seperti yang ditunjukkan oleh panah biru dan bar oranye di bawahnya.
SELL pada pembukaan bar/candle berikutnya saat harga memotong turun di bawah moving average, dengan stop loss di atas high terakhir, seperti yang ditunjukkan oleh panah merah dan bar oranye di atasnya.
BUY saat harga di atas Moving Average jangka pendek dan Moving Average jangka pendek memotong naik di atas Moving Average jangka panjang.
SELL saat harga di bawah Moving Average jangka pendek dan Moving Average jangka pendek memotong turun di bawah Moving Average jangka panjang.
Moving Average jangka pendek adalah Moving Average dengan periode waktu yang lebih pendek. Moving Average jangka panjang adalah Moving Average dengan jangka waktu yang lebih panjang.

MA(10) adalah moving average jangka pendek dan MA(50) adalah moving average jangka panjang.
BUY pada pembukaan bar/candle berikutnya saat harga berada di atas moving average jangka pendek (MA (10)) dan moving average jangka pendek memotong naik di atas moving average jangka panjang (MA(50)), dengan stop loss di bawah low terakhir, seperti yang nampak pada panah biru dan bar oranye di bawahnya.
SELL pada pembukaan bar/candle berikutnya saat harga berada di bawah Moving Average jangka pendek dan Moving Average jangka pendek memotong turun di bawah Moving Average jangka panjang, dengan stop loss di atas high terakhir, seperti yang nampak pada panah merah dan bar oranye di atasnya.



