Ancaman risiko geopolitik masih membayangi sehingga perlu tetap waspada, tapi selama tidak ada kontak senjata secara fisik dan massive, maka kenaikan cenderung terbatas
Rumor OPEC+ akan menaikkan produksi 500K bph dalam 3 bulan ke depan, tapi kabar tersebut sempat dibantah, namun peluang kenaikan produksi 140K-160K bph mengindikasikan jika OPEC+ tetap dalam sikap menaikkan produksi -> negatif untuk harga minyak
Fundamental tetap menjadi landasan utama selama tidak ada perang/geopolitik yang memanas berlarut-larut: a. Keputusan OPEC+ mempercepat kenaikan produksi sampai Oktober -> negatif untuk minyak b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Secara teknis, area 61.60 sudah beberapa kali diuji dan selalu gagal tembus a. Pertahankan SELL jika kali ini berhasil tembus b. segera exit dari SELL, dan pertimbangkan buy bertahap jika area support kembali gagal tembus
Penurunan di bawah 60 berpotensi memicu penurunan lebih lanjut
Area 65-66 kemungkinan resistance psikologis yang menentukan
Suggest : SELL on Rally Area : 62.60 – 62.80 Target : 1) 61.60 2) 60.60 SL : 63.80
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 61.60 Switch to BUY jika tembus 64.20
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candle ditutup doji, secara teori peluang imbang antara naik dan turun
Risiko Penurunan kemungkinan masih membayangi dalam waktu dekat terkait beberapa isu:
kebijakan tarif farmasi untuk obat-obatan bermerk naik 100% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif alat rumah tangga (kitchen dan furnitur) masing-masing 50 dan 30% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif untuk truck besar naik 25% per 1 Oktober 2025
potensi government shutdown per awal Oktober, termasuk ancaman PHK di lingkungan pemerintah Federal
Wall Street menunggu kepastian apakah akan terjadi shutdown atau tidak, deadline di jam 11.00 WIB, jadi trader wajib waspadai! Dalam jangka pendek : a. shutdown = saham turun -> pertahankan sell b. tidak shutdown = saham rebound -> switch to buy
Fokus data ADP jam 19.15 WIB dan ISM Manufacture PMI jam 21.00 WIB (jika dirilis dan jika tidak ada shutdown) a. Act > Exp = saham turun -> pertahankan sell b. Act < Exp = saham naik -> switch to buy
Bullish lebih kuat jika tembus 46750 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 46500 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 46580 -46600 Target : 1) 46480 2) 46380 SL : 46700
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 46500 Switch to BUY jika tembus 46750 atau jika tidak ada shutdown -Waspada lebih dulu di jam 11.00 WIB untuk kejelasan shutdown atau tidak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candle ditutup doji, secara teori peluang imbang antara naik dan turun
Risiko Penurunan kemungkinan masih membayangi dalam waktu dekat terkait beberapa isu:
kebijakan tarif farmasi untuk obat-obatan bermerk naik 100% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif alat rumah tangga (kitchen dan furnitur) masing-masing 50 dan 30% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif untuk truck besar naik 25% per 1 Oktober 2025
potensi government shutdown per awal Oktober, termasuk ancaman PHK di lingkungan pemerintah Federal
Wall Street menunggu kepastian apakah akan terjadi shutdown atau tidak, deadline di jam 11.00 WIB, jadi trader wajib waspadai! Dalam jangka pendek : a. shutdown = saham turun -> pertahankan sell b. tidak shutdown = saham rebound -> switch to buy
Fokus data ADP jam 19.15 WIB dan ISM Manufacture PMI jam 21.00 WIB (jika dirilis dan jika tidak ada shutdown) a. Act > Exp = saham turun -> pertahankan sell b. Act < Exp = saham naik -> switch to buy
Bullish lebih kuat jika tembus 24950 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 24780 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 24800.00 - 24820.00 Target : 1) 24700.00 2) 24600.00 SL : 24920.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 24780 Switch to BUY jika tembus 24950 atau jika shutdown tidak terjadi -Waspada lebih dulu di jam 11.00 WIB untuk kejelasan shutdown atau tidak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candle ditutup doji, secara teori peluang imbang antara naik dan turun
Risiko Penurunan kemungkinan masih membayangi dalam waktu dekat terkait beberapa isu:
kebijakan tarif farmasi untuk obat-obatan bermerk naik 100% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif alat rumah tangga (kitchen dan furnitur) masing-masing 50 dan 30% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif untuk truck besar naik 25% per 1 Oktober 2025
potensi government shutdown per awal Oktober, termasuk ancaman PHK di lingkungan pemerintah Federal
Wall Street menunggu kepastian apakah akan terjadi shutdown atau tidak, deadline di jam 11.00 WIB, jadi trader wajib waspadai! Dalam jangka pendek : a. shutdown = saham turun -> pertahankan sell b. tidak shutdown = saham rebound -> switch to buy
Fokus data ADP jam 19.15 WIB dan ISM Manufacture PMI jam 21.00 WIB (jika dirilis dan jika tidak ada shutdown) a. Act > Exp = saham turun -> pertahankan sell b. Act < Exp = saham naik -> switch to buy
Bullish lebih kuat jika tembus 6780 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 6700 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 6720.00 – 6740.00 Target : 1) 6690.00 2) 6660.00 SL : 6770.00
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 6700 Switch to BUY jika tembus 6780 atau tidak terjadi shutdown Waspada lebih dulu di jam 11.00 WIB untuk kejelasan shutdown atau tidak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Wall Street ditutup turun karena kekhawatiran government shutdown -> Nikkei kemungkinan mirip dengan Nasdaq
Secara internal Jepang, belum ada perubahan, Jepang masih menunggu pemilu Jepang 4 Oktober sehingga ketidakpastian tetap akan mendominasi
Secara teknis, support 44170 akan menentukan. Penurunan bisa mengincar zona ini jika sentimen negatif Wall Street berlanjut. Dan jika tembus, maka lanjut turun. Jika gagal tembus, waspada pembalikan ke atas.
Wall Street menunggu kepastian apakah akan terjadi shutdown atau tidak, deadline di jam 11.00 WIB, jadi trader wajib waspadai! Dalam jangka pendek : a. shutdown = saham turun -> pertahankan sell b. tidak shutdown = saham rebound -> switch to buy
Fokus utama Nikkei masih pada Ketidakpastian politik Jepang yang masih membayangi NIKKEI, dampaknya cenderung 2 sisi: a. ekspektasi pemimpin baru lebih pro pelonggaran fiskal -> positif untuk saham b. ketidakpastian arah kebijakan -> negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 45000 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 44500 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 44720 - 44740 Target : 1) 44620 2) 44520 SL : 44840
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 44500 Switch to BUY jika tembus 45000
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
GOLDEN WEEK : Hang Seng libur 1 Oktober dan 7 Oktober, China Libur 1-8 Oktober
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus XXXX Switch to SELL jika tembus XXXX
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Candle ditutup bearish candle panjang, cenderung peluang turun yang kuat
Ancaman risiko geopolitkk masih membayangi sehingga perlu tetap waspada, tapi selama tidak ada kontak senjata secara fisik dan massive, maka kenaikan cenderung terbatas
Kemungkinan pasar akan menunggu pertemuan OPEC+ yang akan bertemu minggu ini (awal bulan) dan diperkirakan lanjutkan kenaikan produksi -> biasanya market merespon lebih dulu sehingga penurunan diperkirakan dominan
Fundamental tetap menjadi landasan utama selama tidak ada perang/geopolitik yang memanas berlarut-larut: a. Keputusan OPEC+ mempercepat kenaikan produksi sampai Oktober -> negatif untuk minyak b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Penurunan di bawah 60 berpotensi memicu penurunan lebih lanjut
Area 65-66 kemungkinan resistance psikologis yang menentukann
Suggest : SELL on Rally Area : 63.80 – 64.00 Target : 1) 62.80 2) 61.80 SL : 65.00
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 62.80 Switch to BUY jika tembus 65.20
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candle ditutup doji, secara teori peluang imbang antara naik dan turun
Risiko Penurunan kemungkinan masih membayangi dalam waktu dekat terkait beberapa isu:
kebijakan tarif farmasi untuk obat-obatan bermerk naik 100% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif alat rumah tangga (kitchen dan furnitur) masing-masing 50 dan 30% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif untuk truck besar naik 25% per 1 Oktober 2025
potensi government shutdown per awal Oktober, termasuk ancaman PHK di lingkungan pemerintah Federal
Pasar sejauh ini belum terlalu merespon tentang kekhawatiran Government Shutdown, kemungkinan karena menganggap akan terjadi kesepakatan. Tapi tetap waspada sampai menit terakhir 30 September di jam 12 a.m waktu Washington (Rabu 1 Okt, jam 11.00 WIB), jika tidak sepakat, maka risiko shutdown bisa terjadi -> potensi negatif untuk saham
Fokus data JOLTS job openings a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan buy b. Act < Exp = saham turun -> switch to sell
Bullish lebih kuat jika tembus 46650 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 46250 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 46530 -46550 Target : 1) 46650 2) 46750 SL : 46430
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 46650 Switch to SELL jika tembus 46250 Fokus utama data JOLTS, tapi waspadai juga voting Senat untuk RUU Anggaran Pemerintah
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candle ditutup doji, secara teori peluang imbang antara naik dan turun
Risiko Penurunan kemungkinan masih membayangi dalam waktu dekat terkait beberapa isu:
kebijakan tarif farmasi untuk obat-obatan bermerk naik 100% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif alat rumah tangga (kitchen dan furnitur) masing-masing 50 dan 30% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif untuk truck besar naik 25% per 1 Oktober 2025
potensi government shutdown per awal Oktober, termasuk ancaman PHK di lingkungan pemerintah Federal
Pasar sejauh ini belum terlalu merespon tentang kekhawatiran Government Shutdown, kemungkinan karena menganggap akan terjadi kesepakatan. Tapi tetap waspada sampai menit terakhir 30 September di jam 12 a.m waktu Washington (Rabu 1 Okt, jam 11.00 WIB), jika tidak sepakat, maka risiko shutdown bisa terjadi -> potensi negatif untuk saham
Fokus data JOLTS job openings a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan buy b. Act < Exp = saham turun -> switch to sell
Bullish lebih kuat jika tembus 24850 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 24500 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 24750.00 - 24770.00 Target : 1) 24870.00 2) 24970.00 SL : 24650.00
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 24850 Switch to SELL jika tembus 24500 Fokus utama data JOLTS, tapi waspadai juga voting Senat untuk RUU Anggaran Pemerintah
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candle ditutup doji, secara teori peluang imbang antara naik dan turun
Risiko Penurunan kemungkinan masih membayangi dalam waktu dekat terkait beberapa isu:
kebijakan tarif farmasi untuk obat-obatan bermerk naik 100% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif alat rumah tangga (kitchen dan furnitur) masing-masing 50 dan 30% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif untuk truck besar naik 25% per 1 Oktober 2025
potensi government shutdown per awal Oktober, termasuk ancaman PHK di lingkungan pemerintah Federal
Pasar sejauh ini belum terlalu merespon tentang kekhawatiran Government Shutdown, kemungkinan karena menganggap akan terjadi kesepakatan. Tapi tetap waspada sampai menit terakhir 30 September di jam 12 a.m waktu Washington (Rabu 1 Okt, jam 11.00 WIB), jika tidak sepakat, maka risiko shutdown bisa terjadi -> potensi negatif untuk saham
Fokus data JOLTS job openings a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan buy b. Act < Exp = saham turun -> switch to sell
Bullish lebih kuat jika tembus 6730 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 6650 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 6680.00 – 6700.00 Target : 1) 6730.00 2) 6760.00 SL : 6650.00
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6730 Switch to SELL jika tembus 6650 Fokus utama data JOLTS, tapi waspadai juga voting Senat untuk RUU Anggaran Pemerintah
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Wall Street ditutup mix, tapi Nasdaq tetap naik meski terbatas -> Nikkei kemungkinan mirip dengan Nasdaq
Belum ada perubahan, Jepang masih menunggu pemilu Jepang 4 Oktober sehingga ketidakpastian tetap akan mendominasi
Secara teknis, support 44760 akan menentukan. Jika tembus, lanjut turun. Jika gagal tembus, waspada pembalikan ke atas.
Perhatikan Nasdaq di malam hari, jika naik, maka Nikkei ada peluang kembali rebound
Fokus masih pada Ketidakpastian politik Jepang yang masih membayangi NIKKEI, dampaknya cenderung 2 sisi: a. ekspektasi pemimpin baru lebih pro pelonggaran fiskal -> positif untuk saham b. ketidakpastian arah kebijakan -> negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 45250 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 44900 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 45000 - 45020 Target : 1) 44900 2) 44800 SL : 45120
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 44900 Switch to BUY jika tembus 45250
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori peluang naik
Secara teknis tidak banyak berubah, selama tidak tembus di bawah 26000, maka trend utama masih cenderung naik. Jika tembus, maka akan ada peluang turun lebih lanjut, cermati support berikutnya 25700-25800 -> bisa kembali incar buy jika penurunan tertahan di zona ini
Ada peluang dari potensi double bottom dan saat ini neckline 26640 sudah ditembus sehingga buy lebih dominan selama tidak turun di bawah zona tersebut, target optimal di 27275
Pasar masih menunggu rencana pelonggaran kebijakan pemerintah dan bank sentral China untuk membantu ekonomi mencapai target pertumbuhan 5% yang diinginkan -> positif untuk saham medium term, menahan penurunan tidak terlalu tajam
Bullish lebih kuat jika tembus 267000-> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 26300-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 26600 - 26620 Target : 1) 26640 2) 26740 SL : 26420
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 26700 Switch to SELL jika tembus 26300
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Candle ditutup shooting star, menandakan rejection kuat di zona 65-66 (sesuai ekspektasi)
Ada risiko geopolitik meningkat setelah Trump dikabarkan longgarkan larangan senjata jarak jauh untuk Ukraina menyerang fasilitas energi Rusia menggunakan rudal jarak jauh dari AS -> sejauh ini belum terbukti benar, tapi jika terjadi, maka waspada kenaikan cepat pada harga minyak, switch to BUY jika tembus 66.50, target maksimal 68-70
OPEC+ akan bertemu minggu ini (awal bulan) dan diperkirakan lanjutkan kenaikan produksi -> biasanya market merespon lebih dulu sehingga penurunan diperkirakan dominan
Fundamental tetap menjadi landasan utama selama tidak ada perang/geopolitik yang memanas berlarut-larut: a. Keputusan OPEC+ mempercepat kenaikan produksi sampai Oktober -> negatif untuk minyak b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Penurunan di bawah 60 berpotensi memicu penurunan lebih lanjut
Area 65-66 kemungkinan resistance psikologis yang menentukan
Suggest : SELL on Rally Area : 65.50 – 65.70 Target : 1) 64.50 2) 63.50 SL : 66.70
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 64.60 Switch to BUY jika tembus 66.40
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori peluang cenderung naik
Data inflasi PCE di hari Jumat dirilis sesuai ekspektasi sehingga meredam kekhawatiran pasar tentang kenaikan inflasi -> positif untuk saham
Risiko Penurunan kemungkinan masih membayangi dalam waktu dekat terkait beberapa isu:
kebijakan tarif farmasi untuk obat-obatan bermerk naik 100% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif alat rumah tangga (kitchen dan furnitur) masing-masing 50 dan 30% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif untuk truck besar naik 25% per 1 Oktober 2025
potensi government shutdown per awal Oktober, termasuk ancaman PHK di lingkungan pemerintah Federal
Fokus data Pending Home Sales a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan buy b. Act < Exp = saham turun -> switch to sell
Bullish lebih kuat jika tembus 46650 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 46250 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 46530 -46550 Target : 1) 46650 2) 46750 SL : 46430
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 46650 Switch to SELL jika tembus 46250
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori peluang cenderung naik
Data inflasi PCE di hari Jumat dirilis sesuai ekspektasi sehingga meredam kekhawatiran pasar tentang kenaikan inflasi -> positif untuk saham
Risiko Penurunan kemungkinan masih membayangi dalam waktu dekat terkait beberapa isu:
kebijakan tarif farmasi untuk obat-obatan bermerk naik 100% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif alat rumah tangga (kitchen dan furnitur) masing-masing 50 dan 30% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif untuk truck besar naik 25% per 1 Oktober 2025
potensi government shutdown per awal Oktober, termasuk ancaman PHK di lingkungan pemerintah Federal
Fokus data Pending Home Sales a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan buy b. Act < Exp = saham turun -> switch to sell
Bullish lebih kuat jika tembus 24850 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 24500 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 24700.00 - 24720.00 Target : 1) 24820.00 2) 24920.00 SL : 24600.00
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 24850 Switch to SELL jika tembus 24500
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori peluang cenderung naik
Data inflasi PCE di hari Jumat dirilis sesuai ekspektasi sehingga meredam kekhawatiran pasar tentang kenaikan inflasi -> positif untuk saham
Risiko Penurunan kemungkinan masih membayangi dalam waktu dekat terkait beberapa isu:
kebijakan tarif farmasi untuk obat-obatan bermerk naik 100% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif alat rumah tangga (kitchen dan furnitur) masing-masing 50 dan 30% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif untuk truck besar naik 25% per 1 Oktober 2025
potensi government shutdown per awal Oktober, termasuk ancaman PHK di lingkungan pemerintah Federal
Fokus data Pending Home Sales a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan buy b. Act < Exp = saham turun -> switch to sell
Bullish lebih kuat jika tembus 6730 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 6650 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 6680.00 – 6700.00 Target : 1) 6730.00 2) 6760.00 SL : 6650.00
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6730 Switch to SELL jika tembus 6650
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Wall Street ditutup naik -> Indeks saham Asia juga kemungkinan ikut naik
Pasar Jepang masih menunggu pemilu Jepang 4 Oktober sehingga ketidakpastian tetap akan mendominasi
Kandidat calon Ketua LDP sekaligus PM Jepang Takaichi sejauh ini memimpin, dikabarkan jika Takaichi lebih pro kepada pelonggaran daripada pengetatan -> positif untuk indeks Nikkei
Fokus masih pada Ketidakpastian politik Jepang yang masih membayangi NIKKEI, dampaknya cenderung 2 sisi: a. ekspektasi pemimpin baru lebih pro pelonggaran fiskal -> positif untuk saham b. ketidakpastian arah kebijakan -> negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 45300 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 44680 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 44830 - 44850 Target : 1) 44950 2) 45050 SL : 44730
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 45300 Switch to SELL jika tembus 44680
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
Hari ini dibuka gap up dipicu oleh kenaikan saham-saham AS -> kemungkinan Asia ikut positif
Secara teknis tidak banyak berubah, selama tidak tembus di bawah 26000, maka trend utama masih cenderung naik. Jika tembus, maka akan ada peluang turun lebih lanjut, cermati support berikutnya 25700-25800 -> bisa kembali incar buy jika penurunan tertahan di zona ini
Pasar masih menunggu rencana pelonggaran kebijakan pemerintah dan bank sentral China untuk membantu ekonomi mencapai target pertumbuhan 5% yang diinginkan -> positif untuk saham medium term, menahan penurunan tidak terlalu tajam
Bullish lebih kuat jika tembus 26420-> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25900-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 26180 - 26200 Target : 1) 26300 2) 26400 SL : 26080
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 26420 Switch to SELL jika tembus 25900
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Candle ditutup bullish, resistance 65 kembali diuji, waspada saat mendekati zona 65.50-66.50!
Sejauh ini belum ada perubahan di kisaran geopolitik maupun kebijakan OPEC+
Kenaikan masih diwarnai oleh tekanan demi tekanan pada Rusia dari negara-negara Barat
Trump mendorong Turki hentikan pembelian minyak Rusia
Uni Eropa mengatakan pada Rusia siap menembak jatuh pesawat tempur
Drone laut Ukraina menyerang kompleks pompa minyak dan terminal Transneft Rusia
Produsen minyak AS dirumorkan semakin frustasi dengan kebijakan Trump dan mengancam akan kurangi produksi
Fundamental tetap menjadi landasan utama selama tidak ada perang/geopolitik yang memanas berlarut-larut: a. Keputusan OPEC+ mempercepat kenaikan produksi sampai Oktober -> negatif untuk minyak b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Penurunan di bawah 60 berpotensi memicu penurunan lebih lanjut
Area 65-66 kemungkinan resistance psikologis yang menentukan
Suggest : BUY on Dip Area : 64.50 – 64.70 Target : 1) 65.70 2) 66.70 SL : 63.50
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 65.50 Switch to SELL jika tembus 63.30 atau gagal tembus 66.50
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori peluang cenderung turun
Data ekonomi AS dirilis lebih kuat dari ekspektasi, mendorong dolar dan US Treasury Yield naik sehingga direspon negatif oleh saham -> data yang kuat mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut
Penurunan juga diperkirakan respon market terhadap beberapa kabar terkait :
kebijakan tarif farmasi untuk obat-obatan bermerk naik 100% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif alat rumah tangga (kitchen dan furnitur) masing-masing 50 dan 30% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif untuk truck besar naik 25% per 1 Oktober 2025
potensi government shutdown per awal Oktober, termasuk ancaman PHK di lingkungan pemerintah Federal
Fokus data PCE a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan buy b. Act < Exp = saham turun -> switch to sell
Bullish lebih kuat jika tembus 46500 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 46200 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 46300 -46320 Target : 1) 46200 2) 46100 SL : 46420
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 46200 Switch to BUY jika tembus 46500
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori peluang cenderung turun
Data ekonomi AS dirilis lebih kuat dari ekspektasi, mendorong dolar dan US Treasury Yield naik sehingga direspon negatif oleh saham -> data yang kuat mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut
Penurunan juga diperkirakan respon market terhadap beberapa kabar terkait :
kebijakan tarif farmasi untuk obat-obatan bermerk naik 100% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif alat rumah tangga (kitchen dan furnitur) masing-masing 50 dan 30% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif untuk truck besar naik 25% per 1 Oktober 2025
potensi government shutdown per awal Oktober, termasuk ancaman PHK di lingkungan pemerintah Federal
Fokus data PCE a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan buy b. Act < Exp = saham turun -> switch to sell
Bullish lebih kuat jika tembus 24770 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 24600 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 24650.00 - 24670.00 Target : 1) 24550.00 2) 24450.00 SL : 24770.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 24600 Switch to BUY jika tembus 24770
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori peluang cenderung turun
Data ekonomi AS dirilis lebih kuat dari ekspektasi, mendorong dolar dan US Treasury Yield naik sehingga direspon negatif oleh saham -> data yang kuat mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut
Penurunan juga diperkirakan respon market terhadap beberapa kabar terkait :
kebijakan tarif farmasi untuk obat-obatan bermerk naik 100% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif alat rumah tangga (kitchen dan furnitur) masing-masing 50 dan 30% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif untuk truck besar naik 25% per 1 Oktober 2025
potensi government shutdown per awal Oktober, termasuk ancaman PHK di lingkungan pemerintah Federal
Fokus data PCE a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan buy b. Act < Exp = saham turun -> switch to sell
Bullish lebih kuat jika tembus 6730 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 6630 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 6670.00 – 6690.00 Target : 1) 6640.00 2) 6610.00 SL : 6720.00
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 6630 Switch to BUY jika tembus 6730
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup doji, secara teori cenderung imbang peluang turun dan naik
Wall Street ditutup turun -> Indeks saham Asia juga ikut turun
Pasar Jepang masih menunggu pemilu Jepang 4 Oktober sehingga ketidakpastian tetap akan mendominasi
Data inflasi Tokyo dirilis 2.5% vs exp 2.8%, dan core CPI 2.0% vs exp 2.8%, ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ Oktober masih 50-50, meskipun data meleset dari ekspektasi, tapi masih berada di atas 2% target bank sentral
Fokus masih pada Ketidakpastian politik Jepang yang masih membayangi NIKKEI, dampaknya cenderung 2 sisi: a. ekspektasi pemimpin baru lebih pro pelonggaran fiskal -> positif untuk saham b. ketidakpastian arah kebijakan -> negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 45560 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 45000 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 45280 - 45300 Target : 1) 45400 2) 45500 SL : 45180
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 45560 Switch to SELL jika tembus 45000
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori peluang naik
Hari ini dibuka gap down dipicu oleh penurunan saham-saham AS -> diharapkan efeknya terbatas
Selama tidak tembus di bawah 26000, maka trend utama masih cenderung naik. Jika tembus, maka akan ada peluang turun lebih lanjut, cermati support berikutnya 25700-25800 -> bisa kembali incar buy jika penurunan tertahan di zona ini
Pasar masih optimis dengan rencana pelonggaran kebijakan pemerintah dan bank sentral China untuk membantu ekonomi mencapai target pertumbuhan 5% yang diinginkan -> positif untuk saham medium term, menahan penurunan tidak terlalu tajam
Bullish lebih kuat jika tembus 26420-> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25800-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 25980 - 26000 Target : 1) 26100 2) 26200 SL : 25880
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 26420 Switch to SELL jika tembus 25800
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Candle ditutup bullish, resistance 65 kembali diuji setelah gagal turun di bawah 61.60
Kenaikan karena geopolitik sejauh ini masih relatif terbatas, kecuali geopolitik terjadi ketegangan baru yang meningkat, seperti perang (selama hanya sekedar ketegangan berbentuk ancaman, maka cenderung diabaikan)
Data inventori minyak versi EIA dirilis -0.6M vs exp 0.8M, tapi berkurang lebih banyak dari bulan sebelumnya -9.28M, menandakan pemakaian atau konsumsi yang meningkat -> positif untuk harga minyak
Efek data inventori kemungkinan terbatas karena laporan dirilis mingguan sehingga secara fundamental utama belum banyak perubahan, berarti waspada untuk kenaikan yang kemungkinan kembali terbatas -> waspada zona 65-66, jika gagal tembus, bisa pertimbangkan kembali sell
Fundamental tetap menjadi landasan utama selama tidak ada perang/geopolitik yang memanas berlarut-larut: a. Keputusan OPEC+ mempercepat kenaikan produksi sampai Oktober -> negatif untuk minyak b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Penurunan di bawah 60 berpotensi memicu penurunan lebih lanjut
Area 65-66 kemungkinan resistance psikologis yang menentukan
Suggest : BUY on Dip Area : 63.80 – 64.00 Target : 1) 65.00 2) 66.00 SL : 62.80
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 65.00 Switch to SELL jika tembus 63.00 atau gagal tembus 66.50
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Suggest : BUY on Dip
Area : 46480 -46500
Target : 1) 46600 2) 46700
SL : 46380
Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 46650
Switch to SELL jika tembus 46300
Suggest : BUY on Dip Area : 46480 -46500 Target : 1) 46600 2) 46700 SL : 46380
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 46650 Switch to SELL jika tembus 46300
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori peluang cenderung turun
Pasar saham mengalami penurunan seiring dengan aksi ambil untung pada beberapa saham teknologi unggulan seperti Oracle. Saham-saham teknologi besar mengalami penurunan -> kemungkinan penurunan terbatas dan sementara
Fokus data GDP, durable goods dan Initial jobless claims a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan buy b. Act < Exp = saham turun -> switch to sell
Jobless claims kemungkinan bisa menggerakkan market jika terjadi rilis "mengejutkan" seperti 2 minggu lalu yang tiba-tiba melonjak, jadi tetap waspadai juga angka-angka klaim tersebut
Pasar kemungkinan masih tunggu GDP dan PCE minggu ini
Bullish lebih kuat jika tembus 24900 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 24300 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 24650.00 - 24670.00 Target : 1) 24770.00 2) 25870.00 SL : 24550.00
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 24900 Switch to SELL jika tembus 24350
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori peluang cenderung turun
Pasar saham mengalami penurunan seiring dengan aksi ambil untung pada beberapa saham teknologi unggulan seperti Oracle. Saham-saham teknologi besar mengalami penurunan -> kemungkinan penurunan terbatas dan sementara
Fokus data GDP, durable goods dan Initial jobless claims a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan buy b. Act < Exp = saham turun -> switch to sell
Jobless claims kemungkinan bisa menggerakkan market jika terjadi rilis "mengejutkan" seperti 2 minggu lalu yang tiba-tiba melonjak, jadi tetap waspadai juga angka-angka klaim tersebut
Pasar kemungkinan masih tunggu GDP dan PCE minggu ini
Bullish lebih kuat jika tembus 6730 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika 6600 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 6650.00 – 6670.00 Target : 1) 6700.00 2) 6730.00 SL : 6620.00
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6730 Switch to SELL jika tembus 6600
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup doji, secara teori cenderung imbang peluang turun dan naik
Wall Street ditutup turun, aksi profit taking saham teknologi mendominasi -> Indeks saham Asia juga ikut turun
Pasar Jepang masih menunggu pemilu Jepang 4 Oktober sehingga ketidakpastian tetap akan mendominasi
Fokus masih pada Ketidakpastian politik Jepang yang masih membayangi NIKKEI, dampaknya cenderung 2 sisi: a. ekspektasi pemimpin baru lebih pro pelonggaran fiskal -> positif untuk saham b. ketidakpastian arah kebijakan -> negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 45560 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 44900 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 45080 - 45100 Target : 1) 45200 2) 45300 SL : 44980
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 45560 Switch to SELL jika tembus 44900
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori peluang naik
Secara teknis, zona 26000 masih menjadi support psikologis, dan sejauh ini cukup efektif setelah penurunan 2 hari berturut-turut tertahan di atas 26000.
Selama tidak tembus di bawah 26000, maka trend utama masih cenderung naik. Jika tembus, maka akan ada peluang turun lebih lanjut, cermati support berikutnya 25700-25800 -> bisa kembali incar buy jika penurunan tertahan di zona ini
Pasar masih optimis dengan rencana pelonggaran kebijakan pemerintah dan bank sentral China untuk membantu ekonomi mencapai target pertumbuhan 5% yang diinginkan -> positif untuk saham medium term, menahan penurunan tidak terlalu tajam
Bullish lebih kuat jika tembus 26560-> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 26000-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 26260 - 26280 Target : 1) 26380 2) 26480 SL : 26160
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 26560 Switch to SELL jika tembus 26000
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Candle ditutup bullish, penurunan kembali tertahan di zona support 61.60
Kenaikan sejauh ini masih relatif terbatas, kecuali geopolitik terjadi ketegangan baru yang meningkat, seperti perang (selama hanya sekedar ketegangan berbentuk ancaman, maka cenderung diabaikan)
Data inventori minyak swasta (versi API) cenderung sesuai ekspektasi -3.821M, naik tipis dari sebelumnya -3.420M, kemungkinan pasar harus tunggu data versi EIA yang akan dirilis nanti malam -> stok melimpah menandakan konsumsi yang rendah (=negatif untuk minyak), stok yang sedikit menandakan konsumsi lebih banyak (=positif untuk minyak)
Fundamental tetap menjadi landasan utama selama tidak ada perang/geopolitik yang memanas berlarut-larut: a. Keputusan OPEC+ mempercepat kenaikan produksi sampai Oktober -> negatif untuk minyak b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Penurunan di bawah 60 berpotensi memicu penurunan lebih lanjut
Area 65-66 kemungkinan resistance psikologis yang menentukan
Suggest : SELL on Rally Area : 63.70 – 63.90 Target : 1) 62.70 2) 61.70 SL : 64.90
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 63.00 Switch to BUY jika tembus 65.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candle ditutup shooting star, secara teori peluang cenderung turun
Tidak ada rekor baru yang tercipta dibanding hari sebelumnya, kemungkinan profit taking pasca rally, dipimpin oleh Nasdaq, diikuti S&P 500 dan Dow Jones
Pidato Powell menyoroti tentang inflasi tarif yang diperkirakan akan terus terlihat sampai akhir tahun. Tapi juga beberapa kali menekankan risiko terhadap pasar tenaga kerja. Bahkan pernyataannya bisa dibilang lebih dovish ibanding pernyataan waktu presscon FOMC, meskipun Powell juga mengatakan bahwa pemangkasan berikutnya "not done deal", masih bergantung data -> limited correction potential
Pasar kemungkinan masih tunggu GDP dan PCE minggu ini
Bullish lebih kuat jika tembus 46720 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 46300 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 46540 -46560 Target : 1) 46660 2) 46760 SL : 46440
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 46720 Switch to SELL jika tembus 46300
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori peluang cenderung turun
Tidak ada rekor baru yang tercipta dibanding hari sebelumnya, kemungkinan profit taking pasca rally, dipimpin oleh Nasdaq, diikuti S&P 500 dan Dow Jones
Pidato Powell menyoroti tentang inflasi tarif yang diperkirakan akan terus terlihat sampai akhir tahun. Tapi juga beberapa kali menekankan risiko terhadap pasar tenaga kerja. Bahkan pernyataannya bisa dibilang lebih dovish ibanding pernyataan waktu presscon FOMC, meskipun Powell juga mengatakan bahwa pemangkasan berikutnya "not done deal", masih bergantung data -> limited correction potential
Pasar kemungkinan masih tunggu GDP dan PCE minggu ini
Bullish lebih kuat jika tembus 24960 atau jika penurunan tertahan di zona 24500-24650 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 24800 -> pertahankan SELL (limited correction)
Suggest : SELL on Rally Area : 24850.00 - 24860.00 Target : 1) 24750.00 2) 25650.00 SL : 24960.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 24800 Switch to BUY jika tembus 24960 atau jika penurunan tertahan di kisaran 24500-24650 Limited correction
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candle ditutup shooting star, secara teori peluang cenderung turun
Tidak ada rekor baru yang tercipta dibanding hari sebelumnya, kemungkinan profit taking pasca rally, dipimpin oleh Nasdaq, diikuti S&P 500 dan Dow Jones
Pidato Powell menyoroti tentang inflasi tarif yang diperkirakan akan terus terlihat sampai akhir tahun. Tapi juga beberapa kali menekankan risiko terhadap pasar tenaga kerja. Bahkan pernyataannya bisa dibilang lebih dovish ibanding pernyataan waktu presscon FOMC, meskipun Powell juga mengatakan bahwa pemangkasan berikutnya "not done deal", masih bergantung data -> limited correction potential
Pasar kemungkinan masih tunggu GDP dan PCE minggu ini
Bullish lebih kuat jika tembus 6790 atau jika penurunan tertahan di zona 6650-6670 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 6700 -> pertahankan SELL (limited correction)
Suggest : SELL on Rally Area : 6720.00 – 6740.00 Target : 1) 6690.00 2) 6630.00 SL : 6770.00
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 6700 Switch to BUY jika tembus 6790 atau jika penurunan tertahan di 6650-6670
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung peluang turun
Wall Street ditutup turun -> Indeks saham Asia juga ikut turun
Pasar Jepang masih menunggu pemilu Jepang 4 Oktober
Fokus masih pada Ketidakpastian politik Jepang yang masih membayangi NIKKEI, dampaknya cenderung 2 sisi: a. ekspektasi pemimpin baru lebih pro pelonggaran fiskal -> positif untuk saham b. ketidakpastian arah kebijakan -> negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 45450 atau jika gagal tembus 44800-> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 45000 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 45200 - 45220 Target : 1) 45100 2) 45000 SL : 45320
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 45000 Switch to BUY jika tembus 45450 atau jika gagal tembus 44800
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
Secara teknis, zona 26000 masih menjadi support psikologis, dan saat ini area tersebut berpotensi diuji. Selama tidak tembus di bawah 26000, maka trend utama masih cenderung naik. Jika tembus, maka akan ada peluang turun lebih lanjut, cermati support berikutnya 25700-25800 -> bisa kembali incar buy jika penurunan tertahan di zona ini
Pasar masih optimis dengan rencana pelonggaran kebijakan pemerintah dan bank sentral China untuk membantu ekonomi mencapai target pertumbuhan 5% yang diinginkan -> positif untuk saham medium term, menahan penurunan tidak terlalu tajam
Bullish lebih kuat jika tembus 26260-> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25700-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 25800 - 25820 Target : 1) 25920 2) 26020 SL : 25700
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 26260 Switch to SELL jika tembus 25700
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.