logo agrodana futures official
Buka Akun

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide1

slide2

Keterangan :

  • Candlestick ditutup bullish, secara teori peluang naik
  • Zona 47830-48000 bertindak sebagai support psikologis. Selama tidak ditembus, maka kenaikan berpotensi lanjut. Tapi resistance 48500 saat ini menghambat kenaikan. Perlu tembus untuk membuat kenaikan lebih kuat
  • H4 ada resistance di zona 48500-48900 sehingga jika gagal tembus, maka ada ancaman pembalikan turun.
  • Faktor yang mendorong kenaikan :
    • a. optimis gencatan senjata tetap berlanjut sesuai agenda 2 minggu
    • b. ekspektasi negosiasi AS dan Iran di akhir pekan
    • c. Israel menyebut bersedia melakukan gencatan senjata dengan Lebanon
    • d. data PCE cenderung stabil, 2.8% y/y dan GDP 0.5% (lebih lemah dari ekspektasi 0.7%)
  • Faktor yang mengancam penurunan :
    • a. Iran batal hadiri negosiasi dengan AS di Pakistan karena Israel gagal gencatan senjata dengan Lebanon -> potensi memicu eskalasi geopolitik di akhir pekan
    • b. jika data CPI dirilis "jauh lebih kuat" dari ekspektasi -> rilis nanti malam, diperkirakan terjadi lonjakan dari 2.4% menjadi 3.4% y/y -> waspada tekanan turun jika benar CPI melonjak
  • Fokus data CPI AS jam 19.30 WIB
    • a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL
    • b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
    • Note : data inflasi CPI yang tinggi dianggap mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga sehingga berpotensi menekan saham
  • Harga minyak tetap menjadi fokus utama
    • a. Jika harga turun = risiko geopolitik reda -> saham rebound/naik -> pertahankan BUY
    • b. Jika harga naik = risiko geopolitik meningkat -> saham turun -> switch to SELL
  • Bearish lebih kuat jika tembus 48000 -> switch to SELL
  • Bullish lebih kuat jika tembus 48420-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip
Area : 48230 - 48250
Target : 1) 48350 2) 48450
SL : 48130
Alternatif :
Follow BUY jika tembus 48420
Alternative buy : 47640-47800, 47200-47300
Switch to SELL jika tembus 48000
Fokus CPI dan waspada geopolitik akhir pekan!

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide3

slide4

Keterangan :

  • Candlestick ditutup bullish, secara teori peluang naik
  • Secara teknis, rsi daily ada di 61%, secara teori cenderung masih mendukung naik
  • Di H4, ada ancaman double top jika resistance 25300 gagal ditembus. Potensi turun didukung oleh peluang bearish divergence yang terdeteksi. Tapi pola ini gagal jika harga lanjut tembus resistance
  • Faktor yang mendorong kenaikan :
    • a. optimis gencatan senjata tetap berlanjut sesuai agenda 2 minggu
    • b. ekspektasi negosiasi AS dan Iran di akhir pekan
    • c. Israel menyebut bersedia melakukan gencatan senjata dengan Lebanon
    • d. data PCE cenderung stabil, 2.8% y/y dan GDP 0.5% (lebih lemah dari ekspektasi 0.7%)
  • Faktor yang mengancam penurunan :
    • a. Iran batal hadiri negosiasi dengan AS di Pakistan karena Israel gagal gencatan senjata dengan Lebanon -> potensi memicu eskalasi geopolitik di akhir pekan
    • b. jika data CPI dirilis "jauh lebih kuat" dari ekspektasi -> rilis nanti malam, diperkirakan terjadi lonjakan dari 2.4% menjadi 3.4% y/y -> waspada tekanan turun jika benar CPI melonjak
  • Fokus data CPI AS jam 19.30 WIB
    • a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL
    • b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
    • Note : data inflasi CPI yang tinggi dianggap mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga sehingga berpotensi menekan saham
  • Harga minyak tetap menjadi fokus utama
    • a. Jika harga turun = risiko geopolitik reda -> saham rebound/naik -> pertahankan BUY
    • b. Jika harga naik = risiko geopolitik meningkat -> saham turun -> switch to SELL
  • Bearish lebih kuat jika tembus 24900 -> switch to SELL
  • Bullish lebih kuat jika tembus 25300-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip
Area : 25190.00 – 25210.00
Target : 1) 25310.00 2) 25410.00
SL : 25090.00

Alternatif :
Pertahankan BUY jika tembus 25300
Switch to SELL jika tembus 24900
Fokus CPI dan waspada risiko geopolitik akhir pekan!

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Keterangan :

  • Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
  • RSI daily kini di 61%, secara teori cenderung masih mendukung kenaikan
  • Di H4, koreksi turun kemungkinan berpeluang terjadi didukung kondisi rsi yang masuk area overbought dengan puncak kedua lebih rendah dari puncak pertama (lower high), sedangkan harga justru membuat puncak kedua lebih tinggi dari puncak pertama (higher high). Kondisi tersebut merupakan pola bearish divergence sehingga perlu waspadai potensi turun jika resistance 6880 gagal ditembus
  • Faktor yang mendorong kenaikan :
    • a. optimis gencatan senjata tetap berlanjut sesuai agenda 2 minggu
    • b. ekspektasi negosiasi AS dan Iran di akhir pekan
    • c. Israel menyebut bersedia melakukan gencatan senjata dengan Lebanon
    • d. data PCE cenderung stabil, 2.8% y/y dan GDP 0.5% (lebih lemah dari ekspektasi 0.7%)
  • Faktor yang mengancam penurunan :
    • a. Iran batal hadiri negosiasi dengan AS di Pakistan karena Israel gagal gencatan senjata dengan Lebanon -> potensi memicu eskalasi geopolitik di akhir pekan
    • b. jika data CPI dirilis "jauh lebih kuat" dari ekspektasi -> rilis nanti malam, diperkirakan terjadi lonjakan dari 2.4% menjadi 3.4% y/y -> waspada tekanan turun jika benar CPI melonjak
  • Fokus data CPI AS jam 19.30 WIB
    • a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL
    • b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
    • Note : data inflasi CPI yang tinggi dianggap mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga sehingga berpotensi menekan saham
  • Harga minyak tetap menjadi fokus utama
    • a. Jika harga turun = risiko geopolitik reda -> saham rebound/naik -> pertahankan BUY
    • b. Jika harga naik = risiko geopolitik meningkat -> saham turun -> switch to SELL
  • Bearish lebih kuat jika tembus 6750 -> switch to SELL
  • Bullish lebih kuat jika tembus 6880-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip
Area : 6820.00 – 6840.00
Target : 1) 6870.00 2) 6900.00
SL : 6790.00

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 6880
Switch to SELL jika tembus 6750
Fokus CPI dan waspada risiko geopolitik akhir pekan!

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide7

slide8

Keterangan :

  • Candle ditutup doji, secara teori cenderung naik, tapi waspada jika gagal tembus resistance 57350 dalam waktu dekat
  • Secara struktur, area 53775-55085 kini bertindak sebagai support psikologis, sedangkan area 58160-59405 kemungkinan zona resistance yang dituju dalam jalur kenaikan. RSI 60%, menandakan kenaikan yang cenderung masih dominan, tapi sewaktu-waktu juga bisa kembali terjadi penurunan
  • H4 ada ancaman dari potensi double top jika kenaikan gagal tembus 57350, dengan neckline di 55740. Tapi pola ini hanya akan valid jika tembus neckline 55740 -> switch to SELL jika terjadi!
  • Faktor lain yang berpotensi kembali menekan:
    • a. potensi intervensi yen masih membayangi -> belum terlihat, tapi otoritas setempat kembali sebut mencermati "dengan rasa urgensi"
    • b. geopolitik global -> risiko geopolitik saat ini reda, tapi perlu tetap waspada, terutama memasuki akhir pekan
  • Bullish lebih dominan jika tembus 57000-> pertahankan BUY
  • Bearish lebih dominan jika tembus 56100-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip
Area : 56600 - 56620
Target : 1) 56720 2) 56820
SL : 56500

Alternatif :
Follow BUY jika tembus 57000
Switch to SELL jika tembus 56100
Alternative buy : 55388, 55740
Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen juga risiko geopolitik akhir pekan!

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG

slide9

slide10

Keterangan :

  • Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
  • Secara teknis, kenaikan lebih kuat jika berhasil tembus 26150. Dan saat ini harga masih bertahan sedikit di bawah, tapi pembukaan hari ini gap up sehingga kembali mendekat ke zona resistance
  • Di H4, potensi support 25709-25846 menahan penurunan. buy tetap dominan, dan lebih kuat jika berhasil tembus resistance 26088 dalam waktu dekat
  • Di sisi domestik, pasar masih tunggu kejelasan stimulus sehingga rentan penurunan selama belum ada kejelasan dari Pemerintah China dan PBOC
  • Bullish lebih kuat jika tembus 26080 -> pertahankan BUY
  • Bearish lebih dominan jika tembus 25200-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip
Area : 25750 - 25770
Target : 1) 25870 2) 25970
SL : 25650
Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 26080
Alternatif buy : 25200-25400
Switch to SELL jika tembus 25200

Research & Analysis PT Agrodana Futures

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

1 PIP Fixed Spread

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide1

slide2

Keterangan :

  • Candlestick ditutup bullish, secara teori peluang naik
  • Zona resistance daily di 47830-48000 berhasil ditembus sehingga secara teori membuka peluang naik lebih lanjut
  • H4 menunjukkan resistance 48160-48200 yang cukup kuat. Koreksi jangka pendek kemungkinan terjadi, didukung rsi yang overbought. Namun, penurunan diperkirakan masih relatif terbatas
  • Zona 47227-47311 sebagai support psikologis. Selama tidak ada penurunan di bawah zona tersebut, maka tren cenderung naik
  • Israel dikabarkan ikuti arahan AS tentang gencatan senjata yang kemarin diumumkan. Namun, Iran menuding Israel terus menyerang Lebanon dan dianggap melanggar gencatan senjata, sedangkan pihak AS maupun Israel tidak menganggap Lebanon sebagai bagian dari gencatan senjata -> waspada jika ketegangan geopolitik kembali memanas, saham berpotensi balik turun
  • Untuk sementara waktu, mendinginnya geopolitik bisa mendorong optimisme di pasar ekuitas, setidaknya sampai data PCE dan CPI dirilis (Kamis dan Jumat)
  • Fokus data GDP dan PCE AS jam 19.30 WIB
    • a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL
    • b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
    • Note : data inflasi PCE yang tinggi dianggap mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga sehingga berpotensi menekan saham
  • Harga minyak tetap menjadi fokus utama
    • a. Jika harga turun = risiko geopolitik reda -> saham rebound/naik -> pertahankan BUY
    • b. Jika harga naik = risiko geopolitik meningkat -> saham turun -> switch to SELL
  • Bearish lebih kuat jika tembus 47600 -> switch to SELL
  • Bullish lebih kuat jika tembus 48250-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip
Area : 48090 - 48100
Target : 1) 48200 2) 48300
SL : 47990

Alternatif :
Follow BUY jika tembus 48250
Alternative buy : 47640-47800, 47200-47300
Switch to SELL jika tembus 47600

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide3

slide4

Keterangan :

  • Candlestick ditutup bullish, secara teori peluang naik
  • Secara teknis, rsi daily ada di 58%, secara teori cenderung masih mendukung naik
  • Di H4, koreksi turun diperkirakan dominan di awal sesi Asia didukung rsi yang overbought. Area 24944 (FR 23.6%) koreksi terdekat, dan area 24597 (FR 50%) koreksi terjauh
  • Sedangkan zona 24231-24418 saat ini bertindak sebagai support psikologis. Selama tidak ada penurunan di bawah zona tersebut, maka tren cenderung naik sehingga penurunan dianggap koreksi terbatas
  • Israel dikabarkan ikuti arahan AS tentang gencatan senjata yang kemarin diumumkan. Namun, Iran menuding Israel terus menyerang Lebanon dan dianggap melanggar gencatan senjata, sedangkan pihak AS maupun Israel tidak menganggap Lebanon sebagai bagian dari gencatan senjata -> waspada jika ketegangan geopolitik kembali memanas, saham berpotensi balik turun
  • Untuk sementara waktu, mendinginnya geopolitik bisa mendorong optimisme di pasar ekuitas, setidaknya sampai data PCE dan CPI dirilis (Kamis dan Jumat)
  • Fokus data GDP dan PCE AS jam 19.30 WIB
    • a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL
    • b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
    • Note : data inflasi PCE yang tinggi dianggap mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga sehingga berpotensi menekan saham
  • Harga minyak tetap menjadi fokus utama
    • a. Jika harga turun = risiko geopolitik reda -> saham rebound/naik -> pertahankan BUY
    • b. Jika harga naik = risiko geopolitik meningkat -> saham turun -> switch to SELL
  • Bearish lebih kuat jika tembus 24700 -> switch to SELL
  • Bullish lebih kuat jika tembus 25100-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip
Area : 24900.00 – 24920.00
Target : 1) 25020.00 2) 25120.00
SL : 24800.00

Alternatif :
Pertahankan BUY jika tembus 25100
Switch to SELL jika tembus 24700

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Keterangan :

  • Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
  • RSI daily kini di 58%, secara teori cenderung masih mendukung kenaikan
  • Di H4, koreksi turun kemungkinan terbatas, zona 6765 dan 6715 diharapkan sebagai support terdekat yang cukup kuat sehingga demand terbuka untuk kembali mendorong ke atas
  • Area 6630-6685 yang sebelumnya resistance, kini diharapkan menjadi support psikologis. Selama tidak ada penurunan di bawah zona tersebut, maka penurunan dianggap koreksi terbatas, dan kenaikan tetap dominan
  • Israel dikabarkan ikuti arahan AS tentang gencatan senjata yang kemarin diumumkan. Namun, Iran menuding Israel terus menyerang Lebanon dan dianggap melanggar gencatan senjata, sedangkan pihak AS maupun Israel tidak menganggap Lebanon sebagai bagian dari gencatan senjata -> waspada jika ketegangan geopolitik kembali memanas, saham berpotensi balik turun
  • Untuk sementara waktu, mendinginnya geopolitik bisa mendorong optimisme di pasar ekuitas, setidaknya sampai data PCE dan CPI dirilis (Kamis dan Jumat)
  • Fokus data GDP dan PCE AS jam 19.30 WIB
    • a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL
    • b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
    • Note : data inflasi PCE yang tinggi dianggap mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga sehingga berpotensi menekan saham
  • Harga minyak tetap menjadi fokus utama
    • a. Jika harga turun = risiko geopolitik reda -> saham rebound/naik -> pertahankan BUY
    • b. Jika harga naik = risiko geopolitik meningkat -> saham turun -> switch to SELL
  • Bearish lebih kuat jika tembus 6700 -> switch to SELL
  • Bullish lebih kuat jika tembus 6820-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip
Area : 6770.00 – 6790.00
Target : 1) 6820.00 2) 6850.00
SL : 6740.00

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 6820
Switch to SELL jika tembus 6700

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide7

slide8

Keterangan :

  • Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
  • Secara struktur, area 53775-55085 kini bertindak sebagai support psikologis. Pasca gap up kemarin, secara teori ada kemungkinan menutup gap, tapi belum tentu singkat/cepat karena gap yang terjadi kemarin cukup besar
  • H4 kemungkinan mengalami koreksi turun karena rsi sudah overbought. Zona koreksi 55388 (FR 38.2%) potensi koreksi terdekat. Namun, area 55780 (high 10 Mar 2026) diharapkan menahan penurunan dalam waktu dekat sehingga demand terdekat kemungkinan berada di zona tersebut
  • Faktor lain yang berpotensi kembali menekan:
  • a. potensi intervensi yen masih membayangi -> belum terlihat, tapi otoritas setempat kembali sebut mencermati "dengan rasa urgensi"
  • b. geopolitik global -> risiko geopolitik saat ini reda, meskipun gencatan senjata yang baru diumumkan kemarin relatif rapuh
  • Bullish lebih dominan jika tembus 56900-> pertahankan BUY
  • Bearish lebih dominan jika tembus 55600-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip
Area : 55780 - 55800
Target : 1) 55900 2) 56000
SL : 55680

Alternatif :
Follow BUY jika tembus 56900
Switch to SELL jika tembus 55600
Alternative buy : 55388, 54780
Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG

slide9

slide10

Keterangan :

  • Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
  • Secara teknis, kenaikan lebih kuat jika berhasil tembus 26150. Sedangkan penurunan akan lebih kuat jika kembali turun di bawah 25100.
  • Di H4, potensi support 25709-25846 menahan penurunan. Bisa dipertimbangkan buy di zona ini. Tapi alternatif lain bisa juga pertimbangkan 25500-25600. Namun, demand ideal diperkirakan ada di zona 25200-25400. Sedangkan tekanan turun akan dominan jika lanjut turun di bawah 25100
  • Di sisi domestik, pasar masih tunggu kejelasan stimulus sehingga rentan penurunan selama belum ada kejelasan dari Pemerintah China dan PBOC
  • Bullish lebih kuat jika tembus 25850 -> pertahankan BUY
  • Bearish lebih dominan jika tembus 25200-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip
Area : 25550 - 25570
Target : 1) 25670 2) 25770
SL : 25450

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 25850
Alternatif buy : 25200-25400
Switch to SELL jika tembus 25200

Research & Analysis PT Agrodana Futures

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

1 PIP Fixed Spread

Selama tiga tahun terakhir, Indeks Saham S&P 500 terus mencatatkan imbal hasil yang luar biasa dengan kenaikan di tahun 2023 sebesar 26,3%, tahun 2024 sebesar 25,0%, dan tahun 2025 sebesar 17,9%. Namun, memasuki tahun 2026, memilih saham dengan cermat akan menjadi semakin krusial bagi para investor.

Valuasi saat ini—dengan rasio harga terhadap laba (P/E Ratio) S&P 500 yang berada di angka 21,6, jauh di atas rata-rata sepuluh tahun yang hanya 18,8—menandakan bahwa potensi kenaikan tidak lagi seleluasa tahun-tahun sebelumnya. Di sisi lain, beberapa saham yang selama ini menjadi juara mulai menunjukkan tanda-tanda perlambatan. Investor kini mulai mengalihkan dana mereka ke sektor-sektor yang sebelumnya kurang dilirik. Pola investasi sedikit berubah, dan situasinya kini jauh lebih dinamis dari sebelumnya. Namun, di tengah rotasi sektor yang terjadi, satu prinsip investasi tetap tidak berubah: Quality over Quantity. Sepuluh saham yang kami rekomendasikan berikut ini adalah 'pemain elit' yang tidak hanya mampu mengikuti dinamika pasar, tetapi justru menjadi mesin penggerak di balik perubahan pola investasi tersebut.

1. NVIDIA Corporation (#NVDA)

nvidia

Company Name: NVIDIA Corporation
Ticker & Market: $NVDA - NASDAQ
Sector & Industry: Technology - Semiconductors
Headquarters: Santa Clara, California, USA
Market Cap: $4.38 T
Today's Price: $178.03 (7 April 2026)

nvidia (1)

Nvidia menarik perhatian investor bukan cuma karena arsitektur Blackwell atau tren Sovereign AI, tapi karena posisinya yang benar-benar sentral dalam ekosistem AI global. Mereka tidak cuma jual chip—Nvidia juga punya CUDA, platform software yang sudah jadi standar buat pengembangan dan pelatihan AI. Banyak perusahaan teknologi akhirnya bergantung pada ekosistem Nvidia, bukan hanya barangnya. Permintaan GPU untuk data center makin kencang, didorong investasi AI dari korporasi besar dan pemerintah. Margin keuntungan mereka juga tetap tebal karena teknologi Nvidia masih di depan dan mereka bisa mengatur harga. Dengan model bisnis fabless—mereka mendesain chip, produksi dikerjakan oleh TSMC—dan kepemimpinan visioner dari Jensen Huang, Nvidia sekarang dilihat investor sebagai tulang punggung infrastruktur ekonomi AI masa depan.

Optimisme institusional terhadap dominasi ekosistem AI Nvidia tercermin sangat jelas dari pandangan para analis di Wall Street. Mengacu pada data konsensus yang dihimpun dari 43 analis dalam tiga bulan terakhir, saham NVDA mencatatkan peringkat yang sangat solid pada kategori "Strong Buy" dengan rata-rata target harga 12 bulan ke depan dipatok pada $273.57, mengimplikasikan potensi apresiasi (upside) masif sebesar 54.22% dari level saat ini. Tingkat risiko penurunannya pun terlihat sangat terbatas, di mana proyeksi paling pesimistis sekalipun masih mematok target harga terendah di level $220.00—memberikan sinyal kuat bahwa saham Nvidia dinilai masih undervalued dan menawarkan margin of safety yang menarik. Sinyal positif ini semakin diperkokoh oleh keyakinan deretan bank investasi raksasa sepanjang kuartal pertama 2026; JPMorgan mempertahankan peringkat Overweight dengan target $265 berkat tangguhnya permintaan infrastruktur AI, disusul Morgan Stanley yang menobatkannya sebagai pilihan utama di sektor semikonduktor dengan target $260, serta pandangan highly bullish dari Goldman Sachs yang mematok target $250 pasca rilis laba dan konferensi GTC. Kekompakan pandangan institusional ini memberikan validasi kuat bahwa posisi Nvidia sebagai tulang punggung masa depan ekonomi AI sangat sulit untuk digoyahkan.

2. Microsoft Corporation (#MSFT)

Microsoft

Company Name: Microsoft Corporation
Ticker & Market: $MSFT - NASDAQ
Sector & Industry: Technology - Software Infrastructure
Headquarters: Redmond, Washington, USA
Market Cap: $3.88 T
Today's Price: $372.37 (7 April 2026)

microsoft

Meskipun adopsi Copilot berbayar masih dalam tahap awal dengan hanya 3,3% dari pengguna Microsoft 365, perusahaan tetap menunjukkan kekuatan finansial yang sangat solid dengan pendapatan mencapai ~$212 miliar dan margin operasi ~42% hingga Maret 2026, didukung oleh dominasi Azure dan Office 365. Restrukturisasi kepemimpinan AI di bawah Mustafa Suleyman fokus pada pengembangan model AI khusus untuk kebutuhan bisnis perusahaan, mengubah investasi besar menjadi nilai nyata sebagai katalis jangka panjang untuk meningkatkan monetisasi dan efisiensi produk secara keseluruhan. Potensi tindakan hukum terkait perjanjian cloud Amazon-OpenAI menegaskan posisi penting Microsoft sebagai pemain utama di pasar AI dan cloud global. Integrasi AI mendalam di seluruh ekosistemnya akan terus mendorong pertumbuhan dan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.

3. Amazon.com, Inc. (#AMZN)

amazon logo 1280x300

Company Name: Amazon.com, Inc.
Ticker & Market: $AMZN - NASDAQ
Sector & Industry: Consumer Cyclical - Internet Retail
Headquarters: Seattle, Washington, USA
Market Cap: $2.40 T
Today's Price: $213.76 (7 April 2026)

amazon

Dengan investasi capex $200 miliar per tahun, pembelian 1 juta chip NVIDIA hingga 2027, dan peluncuran AI tools seperti Creative Agent dan Ads Agent, Amazon mempercepat dominasi infrastruktur AI global. AWS mencapai $128.7 miliar revenue pada 2025 (naik 19% YoY) dengan pertumbuhan 24% di Q4 2025—pace tercepat dalam 3 tahun. CEO Andy Jassy memproyeksikan AWS akan mencapai $600 miliar annual revenue by 2036, didorong oleh AI workloads dan cloud adoption. Meskipun strategi ini menempatkan Amazon sebagai pemain utama dalam ekonomi AI, valuasi saat ini ($160.16 per DCF) menunjukkan pasar belum sepenuhnya menyadari potensi pertumbuhan AWS yang transformatif, terutama dengan kontribusi custom chips mencapai $10 miliar dan momentum advertising yang diperkuat teknologi AI.

4. Alphabet Inc. (#GOOGL)

google logo 1280x300

Company Name: Alphabet Inc.
Ticker & Market: $GOOGL - NASDAQ
Sector & Industry: Communication Services - Interactive Media
Headquarters: Mountain View, California, USA
Market Cap: $3.77 T
Today's Price: $303.94 (7 April 2026)

google

Alphabet (induk perusahaan Google) kini semakin kokoh di puncak berkat Gemini AI yang terbukti mampu mengubah cara kita mencari informasi menjadi ladang keuntungan yang sangat besar. Bukan hanya sekadar memberikan jawaban otomatis yang pintar, teknologi ini juga membantu para pengiklan jualan jauh lebih laku dengan cara yang jauh lebih efisien dan otomatis. Bisnis pendukung lainnya seperti layanan penyimpanan data (Cloud) dan mobil tanpa sopir (Waymo) juga sudah mulai menunjukkan hasil yang sangat menguntungkan secara finansial. Dengan pemasukan dan laba yang tumbuh pesat, para ahli keuangan sepakat bahwa Google adalah pemimpin sejati di era kecerdasan buatan, menjadikannya perusahaan yang sangat menjanjikan bagi masa depan ekonomi digital.

5. Eli Lilly and Company. (#LLY)

eli lilly logo 1280x300

Company Name: Eli Lilly and Company
Ticker & Market: $LLY - NYSE
Sector & Industry: Healthcare - Drug Manufacturers
Headquarters: Indianapolis, Indiana, USA
Market Cap: $810 B
Today's Price: $929.83 (7 April 2026)

eli lilly

Eli Lilly kini tengah memimpin revolusi obat pelangsing dan diabetes dalam bentuk pil, bukan lagi hanya sekadar suntikan. Produk andalan terbaru mereka terbukti jauh lebih ampuh dalam menurunkan berat badan dan kadar gula darah dibandingkan pesaing utamanya, sehingga perusahaan ini berani mengucurkan dana miliaran dolar untuk membangun pabrik raksasa di berbagai negara demi memenuhi permintaan dunia yang meledak. Tidak berhenti di situ, mereka juga memiliki calon obat masa depan yang kekuatannya lebih dahsyat dan berpotensi mengobati penyakit berat lainnya seperti Alzheimer. Meskipun keuntungan dan nilai perusahaannya sudah sangat tinggi, para ahli menilai Eli Lilly tetap merupakan "tambang emas" bagi masa depan kesehatan karena mereka berhasil menguasai pasar obat yang paling dicari orang saat ini.

6. JPMorgan Chase & Co. (#JPM)

jp morgan logo 1280x300

Company Name: JPMorgan Chase & Co.
Ticker & Market: $JPM - NYSE
Sector & Industry: Financial Services - Diversified Banks
Headquarters: New York, New York, USA
Market Cap: $580 B
Today's Price: $297.49 (7 April 2026)

jp morgan

Bukan hanya sekedar bank tradisional, JPMorgan kini telah menjelma menjadi raksasa teknologi yang mengucurkan dana fantastis demi membangun sistem keamanan digital dan kecerdasan buatan (AI) paling canggih di dunia. Mereka menggunakan asisten digital pintar untuk mempercepat pekerjaan rumit—seperti mengecek dokumen nasabah hingga memprediksi pergerakan pasar—yang membuat operasional mereka jauh lebih efisien dibandingkan bank-bank lainnya. Dengan tumpukan aset yang sangat besar dan keuntungan yang terus melimpah, JPMorgan memiliki pondasi keuangan yang sangat kokoh namun tetap inovatif layaknya perusahaan teknologi modern. Meskipun posisinya sangat dominan, banyak pengamat menilai harga sahamnya saat ini masih tergolong "murah" karena pasar belum sepenuhnya menyadari betapa besarnya potensi keuntungan dari transformasi teknologi yang mereka lakukan.

7. Meta Platforms, Inc. (#META)

meta logo 1280x300

Company Name: Meta Platforms, Inc.
Ticker & Market: $META - NASDAQ
Sector & Industry: Communication Services - Interactive Media
Headquarters: Menlo Park, California, USA
Market Cap: $1.25 T
Today's Price: $575.24 (7 April 2026)

meta

Meta kini sedang berada di atas angin karena berhasil memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membuat video Reels semakin membuat ketagihan, yang ujung-ujungnya membuat pemasukan dari iklan meroket. Selain Instagram yang penggunanya sudah mencapai miliaran, Meta juga mulai serius menjadikan WhatsApp sebagai ladang uang baru bagi para pelaku bisnis untuk berkomunikasi dengan pelanggan. Tak hanya soal aplikasi, produk fisik mereka seperti kacamata pintar hasil kolaborasi dengan Ray-Ban pun laku keras di pasaran, membuktikan bahwa mereka siap memimpin teknologi masa depan. Secara finansial, perusahaan ini sangat sehat dengan utang yang sangat minim dan keuntungan melimpah, bahkan banyak ahli menilai harga sahamnya saat ini masih tergolong "murah" atau sedang diskon jika dibandingkan dengan potensi pertumbuhan aslinya.

8. Visa Inc. (#V)

visa logo 1280x300

Company Name: Visa Inc.
Ticker & Market: $V - NYSE
Sector & Industry: Financial Services - Credit Services
Headquarters: San Francisco, California, USA
Market Cap: $560 B
Today's Price: $301.74 (7 April 2026)

visa

Visa kini bukan lagi sekadar penyedia kartu gesek, melainkan telah berevolusi menjadi "jalan tol" digital raksasa yang mengatur lalu lintas uang di seluruh dunia. Mereka sedang gencar mengubah kebiasaan masyarakat di berbagai negara berkembang yang dulunya bergantung pada uang tunai menjadi sistem pembayaran digital yang serba cepat dan aman. Lewat teknologi canggihnya, Visa tidak hanya memproses transaksi belanja, tetapi juga membangun sistem pengiriman uang instan dan layanan keamanan data yang sangat modern. Dengan margin keuntungan yang sangat besar dan kondisi keuangan yang sangat sehat, perusahaan ini berada dalam posisi yang sangat kuat dan stabil. Singkatnya, Visa adalah infrastruktur utama yang memastikan ekonomi digital dunia tetap berputar dengan lancar, menjadikannya bisnis yang sangat kokoh sekaligus terus berkembang.

9. Walmart Inc. (#WMT)

walmart logo 1280x300

Company Name: Walmart Inc.
Ticker & Market: $WMT - NYSE
Sector & Industry: Consumer Defensive - Discount Stores
Headquarters: Bentonville, Arkansas, USA
Market Cap: $600 B
Today's Price: $122.58 (7 April 2026)

walmart

Walmart kini telah bertransformasi dari sekadar toko ritel fisik menjadi raksasa teknologi yang meraup keuntungan besar dari iklan dan sistem keanggotaan. Berkat penggunaan robot otomatis di gudang dan kecerdasan buatan (AI) yang pintar, mereka kini bisa mengirimkan barang pesanan online dalam waktu sangat singkat sekaligus menekan biaya operasional secara drastis. Strategi mereka merambah dunia iklan digital dan layanan langganan seperti "Walmart+" membuat bisnisnya tumbuh pesat dan lebih modern layaknya perusahaan teknologi. Dengan kondisi keuangan yang sangat stabil dan harga saham yang dinilai masih cukup murah dibandingkan potensi aslinya, Walmart menawarkan paket lengkap bagi investor: perusahaan yang aman namun memiliki mesin pertumbuhan baru yang sangat kencang dari inovasi teknologinya.

10. Salesforce, Inc. (CRM)

salesforce logo 1280x300

Company Name: Salesforce, Inc.
Ticker & Market: $CRM - NYSE
Sector & Industry: Technology - Software Application
Headquarters: San Francisco, California, USA
Market Cap: $290 B
Today's Price: $182.91 (7 April 2026)

salesforce

Salesforce kini bukan lagi sekadar aplikasi pengelola data pelanggan biasa, melainkan telah berevolusi menjadi pusat kecerdasan buatan (AI) yang bisa bekerja secara mandiri untuk membantu urusan bisnis. Produk AI terbaru mereka sangat laris manis karena kemampuannya mengolah data raksasa menjadi asisten digital yang pintar, sehingga banyak perusahaan besar mulai mengandalkannya. Meski harus bersaing ketat dengan raksasa teknologi lain, Salesforce terus memperkuat posisinya dengan rutin membeli perusahaan teknologi canggih dan menargetkan pertumbuhan pendapatan yang sangat besar hingga tahun 2030. Walaupun saat ini harga investasinya tergolong cukup mahal di pasar, masa depan perusahaan ini terlihat sangat cerah karena mereka berhasil mengubah cara perusahaan bekerja menjadi jauh lebih otomatis dan modern.

cfd saham us 1920x1080 (1)

1. Bank of America Corp. (#BAC)

Company Name: Bank of America Corp.
Ticker & Market: $BAC - NYSE
Sector & Industry: Financial
Headquarters: Charlotte, NC, USA
Market Cap: $357.71B
Today's Price: $50.34 (8 April 2026)

Wall Street Analyst Consensus (April 2026 Update)
Morgan Stanley (Target: $61 | Overweight)
Goldman Sachs (Target: $57 | Buy)
JPMorgan (Target: $61.50 | -)

Prospek saham Bank of America (BAC) tetap sangat menarik di mata para analis Wall Street. Berdasarkan data dari 20 analis, saham BAC diperkirakan masih memiliki ruang untuk naik sekitar 20% menuju rata-rata target harga $60.45 dari posisinya saat ini di $50.11. Optimisme ini didorong oleh inti bisnis perusahaan yang terbukti kuat, terutama dari pendapatan bunga pinjaman yang stabil dan layanan pengelolaan dana nasabah yang terus mencetak untung. Institusi besar seperti JPMorgan dan Morgan Stanley merekomendasikan BAC sebagai pilihan utama di sektor perbankan karena tingginya permintaan kredit nasabah. Goldman Sachs juga tetap menyarankan beli dengan target harga $57.00, meyakini bahwa bisnis perbankan konsumen BAC akan terus bertahan kuat dalam jangka panjang.

whatsapp image 2026 04 08 at 09.46.04

Meski bisnisnya kokoh, investor tetap perlu memperhatikan beberapa risiko jangka pendek. Meningkatnya biaya operasional bank dan situasi ekonomi global seperti inflasi dan ketegangan di Timur Tengah membuat pasar sedikit berhati-hati, yang memicu Goldman Sachs dan Morgan Stanley untuk sedikit memangkas target harga awal mereka. Di sisi lain, JPMorgan juga mengingatkan adanya ancaman kenaikan kredit macet dan aturan pembatasan biaya kartu kredit yang bisa menekan keuntungan bank. Namun, karena target harga paling pesimis dari analis sekalipun masih berada di angka $55.00 yang artinya masih lebih tinggi dari harga saham saat ini, saham Bank of America secara keseluruhan dinilai tetap aman dan menguntungkan untuk disimpan dalam jangka panjang.

CHART TECHNICAL ANALYSIS BANK OF AMERICA (BAC)

whatsapp image 2026 04 08 at 09.46.03

Keterangan :

Skenario Intraday / Jangka Pendek (Swing Trade)
Fokus pada pemanfaatan momentum pemulihan yang didukung oleh MA jangka pendek, dengan mengincar penembusan (breakout) ke atas MA 200.

Suggest: Buy on Dip / Buy on Breakout
Area Entry: Pantau area support terdekat di kisaran 49.50 - 50.00 (Alternatif Buy on Dip memanfaatkan koreksi wajar intraday). Buy jika harga tembus kuat di atas 51.00.
Target: 1) 50.95 (Area resisten krusial MA 200) 2) 51.50
(Target penembusan menuju sekitar MA 60)
Stop Loss (SL): 48.50 (Cut loss jika harga kembali ditutup di bawah MA 10)

Alternatif:
Switch to Sell secara spekulatif hanya jika harga mengalami rejection (penolakan) tajam di area MA 200 (50.95) dan berbalik turun ditutup di bawah MA 20 (48.00).
Skenario Jangka Panjang (3 Bulan ke Atas)
Berdasarkan kombinasi grafik Daily ini dan optimisme target Wall Street, area di bawah MA 200 ini merupakan "zona akumulasi" rasional sebelum tren bullish sektoral kembali berlanjut.

Suggest: Accumulate (Akumulasi Beli)
Area Akumulasi: 48.50 – 50.30 (Manfaatkan harga saat ini yang sudah mendapat dukungan persilangan positif dari MA 10 dan MA 20).
Target Investasi: Target jangka menengah kembali menembus level resisten major di 55.00. Untuk horizon 12 bulan, target menyelaraskan dengan rata-rata konsensus analis Wall Street di $60.45.
Katalis Penahan (Risk Limit): Investor disarankan untuk mengevaluasi ulang porsi portofolionya hanya jika terjadi perubahan sentimen makro perbankan drastis atau harga breakdown menembus level support kuat di bawah 46.00.
Transaksi makin cuan dengan 1 PIP Fixed Spread

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide1

slide2

Keterangan :

  • Candlestick ditutup doji, secara teori peluang turun
  • Pagi ini dibuka gap up karena situasi geopolitik yang membawa angin segar bagi pasar global
  • Zona resistance daily di 47830-48000 cukup dekat, kenaikan akan lebih kuat jika berhasil tembus resistance tersebut
  • Geopolitik reda, Trump setuju menunda sekaligus pertanda gencatan senjata 2 minggu untuk menuntaskan negosiasi. Pihak Iran juga sepakat gencatan senjata 2 minggu, dan kekhawatiran inflasi relatif reda karena Iran mengizinkan penggunaan Selat Hormuz asalkan koordinasi dengan angkatan bersenjata Iran -> positif untuk risk asset/saham
  • Untuk sementara waktu, mendinginnya geopolitik bisa mendorong optimisme di pasar ekuitas, setidaknya sampai data PCE dan CPI dirilis (Kamis dan Jumat)
  • Harga minyak tetap menjadi fokus utama
    • a. Jika harga turun = risiko geopolitik reda -> saham rebound/naik -> pertahankan BUY
    • b. Jika harga naik = risiko geopolitik meningkat -> saham turun -> switch to SELL
  • Bearish lebih kuat jika tembus 24800 -> switch to SELL
  • Bullish lebih kuat jika tembus 25150-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip
Area : 47580 - 47600
Target : 1) 47700 2) 47800
SL : 47480

Alternatif :
Follow BUY jika tembus 47820
Switch to SELL jika tembus 47400

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide3

slide4

Keterangan :

  • Candlestick ditutup bullish, secara teori peluang naik
  • Secara teknis, rsi daily ada di 58%, secara teori cenderung mendukung naik
  • Di H4, resistance 25044 sedang diuji dan jika berhasil ditembus, maka kenaikan berpeluang berlanjut
  • Geopolitik reda, Trump setuju menunda sekaligus pertanda gencatan senjata 2 minggu untuk menuntaskan negosiasi. Pihak Iran juga sepakat gencatan senjata 2 minggu, dan kekhawatiran inflasi relatif reda karena Iran mengizinkan penggunaan Selat Hormuz asalkan koordinasi dengan angkatan bersenjata Iran -> positif untuk risk asset/saham
  • Untuk sementara waktu, mendinginnya geopolitik bisa mendorong optimisme di pasar ekuitas, setidaknya sampai data PCE dan CPI dirilis (Kamis dan Jumat)
  • Harga minyak tetap menjadi fokus utama
    • a. Jika harga turun = risiko geopolitik reda -> saham rebound/naik -> pertahankan BUY
    • b. Jika harga naik = risiko geopolitik meningkat -> saham turun -> switch to SELL
  • Bearish lebih kuat jika tembus 24800 -> switch to SELL
  • Bullish lebih kuat jika tembus 25150-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip
Area : 24980.00 – 25000.00
Target : 1) 25100.00 2) 25200.00
SL : 24880.00

Alternatif :
Pertahankan BUY jika tembus 25150
Switch to SELL jika tembus 24800

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Keterangan :

  • Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
  • RSI daily kini di 58%, secara teori cenderung mendukung kenaikan
  • Di H4, zona 6630-6685 berhasil ditembus. Potensi kenaikan diperkirakan berlanjut. Area 6850 resistance terdekat, jika tembus, berpeluang lanjut ke 6980
  • Geopolitik reda, Trump setuju menunda sekaligus pertanda gencatan senjata 2 minggu untuk menuntaskan negosiasi. Pihak Iran juga sepakat gencatan senjata 2 minggu, dan kekhawatiran inflasi relatif reda karena Iran mengizinkan penggunaan Selat Hormuz asalkan koordinasi dengan angkatan bersenjata Iran -> positif untuk risk asset/saham
  • Untuk sementara waktu, mendinginnya geopolitik bisa mendorong optimisme di pasar ekuitas, setidaknya sampai data PCE dan CPI dirilis (Kamis dan Jumat)
  • Harga minyak tetap menjadi fokus utama
    • a. Jika harga turun = risiko geopolitik reda -> saham rebound/naik -> pertahankan BUY
    • b. Jika harga naik = risiko geopolitik meningkat -> saham turun -> switch to SELL
  • Bearish lebih kuat jika tembus 6700 -> switch to SELL
  • Bullish lebih kuat jika tembus 6820-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip
Area : 6760.00 – 6780.00
Target : 1) 6810.00 2) 6840.00
SL : 6730.00
Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 68200
Switch to SELL jika tembus 6700

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide7

slide8

Keterangan :

  • Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
  • Pagi ini dibuka gap up setelah AS dan Iran sepakat untuk gencatan senjata selama 2 minggu untuk melanjutkan proses diplomasi
  • Secara struktur, resistance daily 53775-55085 berhasil ditembus sehingga kenaikan berpeluang berlanjut. Peluang menutupi gap bisa terjadi bertahap, tapi bisa lebih cepat jika terjadi ancaman intervensi yen
  • H4 menunjukkan pola falling wedge sebelumnya berhasil sentuh target utama 56400. Kemungkinan peluang koreksi turun bisa terjadi, sekaligus juga membuka peluang menutupi gap separuh atau pun sepenuhnya -> sejauh ini gap ditutup setengahnya dan harga tetap bertahan di dekat resistance
  • Faktor lain yang berpotensi kembali menekan:
    • a. potensi intervensi yen masih membayangi -> belum terlihat, tapi otoritas setempat kembali sebut mencermati "dengan rasa urgensi"
    • b. geopolitik global -> risiko geopolitik saat ini reda karena gencatan senjata 2minggu
  • Bullish lebih dominan jika tembus 56400-> pertahankan BUY
  • Bearish lebih dominan jika tembus 55380-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip
Area : 55850 - 55870
Target : 1) 55970 2) 56070
SL : 55750

Alternatif :
Follow BUY jika tembus 56400
Switch to SELL jika tembus 55380
Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG

slide9

slide10

Keterangan :

  • Candle terakhir 2 April ditutup bearish, secara teori cenderung turun
  • Pembukaan pagi ini gap up dipicu oleh kenaikan di Wall Street yang didukung oleh gencatan senjata AS dan Iran 2 minggu ke depan
  • Secara teknis, kenaikan lebih kuat jika berhasil tembus 26150. Sedangkan penurunan akan lebih kuat jika kembali turun di bawah 25100.
  • Di sisi domestik, pasar masih tunggu kejelasan stimulus sehingga rentan penurunan selama belum ada kejelasan dari Pemerintah China dan PBOC
  • Bullish lebih kuat jika tembus 26100 -> pertahankan BUY
  • Bearish lebih dominan jika tembus 25400-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip
Area : 25720 - 25740
Target : 1) 25840 2) 25940
SL : 25620
Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 26100
Switch to SELL jika tembus 25400

Research & Analysis PT Agrodana Futures

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

1 PIP Fixed Spread

1. NVIDIA Corporation. (#NVDA)

Nama Perusahaan : NVIDIA Corporation.
Symbol Perusahaan : #NVDA
Sector & Industry: Technology - Semiconductors
Headquarters: Santa Clara, California, USA
Market Cap: $4.38 T
Today's Price: $177.50 (6 April 2026)

Wall Street Analyst Consensus (April 2026 Update)
JPMorgan (Target: $265 | Overweight)
Morgan Stanley (Target: $260 | Top Pick)
Goldman Sachs (Target: $250 | Highly Bullish)

Optimisme institusional terhadap dominasi ekosistem AI Nvidia tercermin sangat jelas dari pandangan para analis di Wall Street. Mengacu pada data konsensus yang dihimpun dari 43 analis dalam tiga bulan terakhir, saham NVDA mencatatkan peringkat yang sangat solid pada kategori "Strong Buy". Kepercayaan diri pasar ini divalidasi oleh rata-rata target harga 12 bulan ke depan yang dipatok pada $273.57, mengimplikasikan potensi apresiasi (upside) harga yang masif sebesar 54.22% dari level saat ini. Hal yang paling menarik adalah tingkat risiko penurunannya yang terlihat sangat terbatas; bahkan dalam proyeksi paling pesimistis sekalipun, target harga terendah (low forecast) masih berada di level $220.00—jauh melampaui harga trading terakhirnya.

nvidia suggest

Sinyal kuat bahwa saham Nvidia dinilai masih undervalued dengan margin of safety yang menarik ini semakin diperkokoh oleh sikap jajaran bank investasi raksasa. Pada awal hingga pertengahan kuartal pertama 2026, JPMorgan mempertahankan peringkat Overweight dan menaikkan target harga mereka menjadi $265 per saham, didorong oleh proyeksi permintaan infrastruktur AI yang sangat tangguh. Senada dengan hal tersebut, Morgan Stanley pada Maret 2026 menobatkan Nvidia sebagai pilihan utama (top pick) di sektor semikonduktor dengan target harga $260, mengutip dominasi chip AI perseroan yang belum tertandingi. Optimisme ini berpuncak pada pandangan highly bullish dari Goldman Sachs pada akhir Maret 2026 pasca konferensi GTC dan rilis laba kuartal keempat, yang menetapkan target harga $250. Kekompakan pandangan institusional ini memberikan validasi kuat bahwa posisi Nvidia sebagai tulang punggung masa depan ekonomi AI sangat sulit untuk digoyahkan.

CHART TECHNICAL ANALYSIS NVIDIA (NVDA)

nvidia chart

Keterangan :

Suggest : BUY on Dip
Area : 174.00 – 176.00
Target : 1) 179.50 (Resisten MA 200) 2) 182.50 (Resisten MA 60)
SL : 169.50

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus dengan volume kuat di atas 180.00
Switch to SELL jika tembus dan close candle harian di bawah 169.50

2. Eli Lilly and Company. (#LLY)

Company Name: Eli Lilly and Company
Ticker & Market: $LLY - NYSE
Sector & Industry: Healthcare - Drug Manufacturers
Headquarters: Indianapolis, Indiana, USA
Market Cap: $810 B
Today's Price: $926.83 (6 April 2026)

Wall Street Analyst Consensus (April 2026 Update)
Morgan Stanley (Target: $1,313 | Overweight)
Goldman Sachs (Target: $1,260 | Buy)
JPMorgan (Target: $1,300 | Most Preferred)

Dari data 21 analis dalam tiga bulan terakhir, saham LLY berhasil mempertahankan peringkat "Strong Buy". Optimisme institusional ini divalidasi oleh rata-rata target harga 12 bulan ke depan yang diproyeksikan menyentuh level $1,249.83, merefleksikan potensi apresiasi (upside) yang sangat solid sebesar 33.59% dari level harga terakhirnya di $935.58. Meskipun terdapat proyeksi terendah (low forecast) yang membatasi risiko di level $850.00, proyeksi tertingginya (high forecast) yang berani menembus angka $1,500.00 memberikan indikasi kuat bahwa Wall Street melihat ruang pertumbuhan yang masih sangat masif bagi pergerakan saham raksasa farmasi ini kedepannya.

eli lilly suggest

Sinyal positif yang mengkonfirmasi potensi fundamental ini semakin diperkokoh oleh keyakinan deretan bank investasi raksasa di awal hingga pertengahan kuartal pertama 2026. JPMorgan secara lugas menempatkan LLY sebagai saham biopharma berkapitalisasi besar yang paling difavoritkan (most preferred) berkat momentum kuat waralaba terapi obesitas dan diabetes (GLP-1). Pandangan bullish ini diamini oleh Goldman Sachs yang mematok target harga $1,260 dengan peringkat Buy, didorong oleh kinerja impresif Mounjaro dan Zepbound serta hasil positif uji coba fase 3 untuk obat oral Orforglipron. Senada dengan hal tersebut, Morgan Stanley menetapkan target yang lebih agresif di level $1,313 dengan peringkat Overweight, menyoroti tingginya permintaan obat obesitas dan peluncuran platform Employer Connect sebagai katalis pendorong utama. Kekompakan pandangan institusional ini memberikan afirmasi kuat bahwa dominasi Eli Lilly di pasar kesehatan global memiliki pijakan fundamental yang sangat solid untuk terus mencetak pertumbuhan di masa depan.

CHART TECHNICAL ANALYSIS ELI LILLY & CO (LLY)

eli lilly chart

Keterangan :

Suggest : BUY on Dip
Area : 915.00 – 920.00
Target : 1) 975.00 (Resisten Psikologis) 2) 1009.00 (Resisten MA 60)
SL : 895.00

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus dengan volume kuat di atas 942.00
Switch to SELL jika tembus dan close candle harian di bawah 895.00
Transaksi makin cuan dengan 1 PIP Fixed Spread

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down