Daily candle ditutup doji, secara teori cenderung rebound Pagi ini dibuka gap down karena konflik militer di Iran yang kembali memanas di akhir pekan Tekanan turun diperkirakan masih dominan karena harga masih berada di bawah MA 200 Daily. MA 200 saat ini berada di 1.16670. Situasi geopolitik masih tidak menentu sehingga tekanan turun masih dominan Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Bullish lebih kuat jika tembus 1.16500-> switch to BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 1.15000-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 1.15400 – 1.15600 Target : 1) 1.14800 2) 1.14200 SL : 1.16200
Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.15000 - Switch to BUY jika tembus 1.16500
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan :
Daily candle ditutup bullish, secara teori potensi naik Pagi ini dibuka gap down karena konflik militer di Iran yang kembali memanas di akhir pekan Secara teknis, belum banyak perubahan, harga masih berada di bawah MA 200 daily (saat ini 1.34380), sehingga secara umum masih cenderung dominan turun. H4 menunjukkan rebound yang juga masih terbatas. Selama tidak mampu naik di atas 1.34500, maka tren cenderung turun. Waspadai situasi geopolitik, terutama memasuki akhir pekan!
Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Bullish lebih kuat jika tembus 1.35000-> switch to BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 1.32800-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 1.33300– 1.33500 Target : 1) 1.32700 2) 1.32100 SL : 1.34100
Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.32800 - Switch to BUY jika tembus 1.35000
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan :
US Treasury yield ditutup bullish, dan dolar kembali menguat-> USDJPY biasanya mirip dengan US Yield Secara teknis, daily USDJPY ditutup bullish, secara teori cenderung naik Harga masih berada di dalam trend channel naik sehingga peluang kenaikan berpotensi berlanjut dan melirik zona 159-160. Di sisi lain, ancaman intervensi kemungkinan muncul di zona tersebut sehingga sell bisa dipertimbangkan di dekat resistance Intervensi yen kemungkinan muncul jika terjadi kenaikan agresif pada USDJPY -> waspada zona 160-161! Bearish lebih kuat jika tembus 157.300 -> switch to SELL Bullish lebih kuat jika tembus 158.800 -> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 158.100 – 158.300 Target : 1) 158.900 2) 159.500 SL : 157.500
Alternatif : - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 158.800 - Switch to SELL jika tembus 157.300 - Waspada zona 160-161 rawan intervensi!
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Pagi ini dibuka gap down, dipicu konflik militer di Timur Tengah yang berlanjut
Laporan pekerjaan hari Jumat dirilis lebih rendah dari perkiraan, -92K vs 58K. Tingkat pengangguran naik menjadi 4.4% dari 4.3%, mengindikasikan adanya pelemahan dalam kondisi pasar tenaga kerja. Sebagian kelemahan dikaitkan dengan mogok kerja di sektor kesehatan serta gangguan cuaca yang mungkin mempengaruhi perekrutan -> secara teori masih mendukung Fed untuk penurunan suku bunga
Di sisi lain, situasi geopolitik yang semakin memanas membuat kekhawatiran pasar terhadap lonjakan harga minyak kembali membuat pasar khawatir inflasi akan naik sehingga mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga Fed -> negatif untuk saham
Pasar mungkin akan pulih, tapi butuh waktu, dan sejauh ini belum terlihat reaksi terhadap NFP Jumat. Mungkin saja di malam hari rebound untuk merespon, atau menunggu data CPI Rabu untuk meredam kekhawatiran (tergantung data CPI nanti!)
Skenario geopolitik
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 46560 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 47000-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 46740 - 46760 Target : 1) 46660 2) 46560 SL : 46860
Alternatif : Follow SELL jika tembus 46560 Switch to BUY jika tembus 47000 Cermati perkembangan situasi geopolitik!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
H4 memasuki zona 23903-24214, jika zona ini tetap ditembus, maka penurunan cenderung berlanjut. Jika zona ini efektif, maka peluang rebound bertahap
Pagi ini dibuka gap down, dipicu konflik militer di Timur Tengah yang berlanjut dan sejauh ini belum menunjukkan tanda-tanda mereda
Laporan pekerjaan hari Jumat dirilis lebih rendah dari perkiraan, -92K vs 58K. Tingkat pengangguran naik menjadi 4.4% dari 4.3%, mengindikasikan adanya pelemahan dalam kondisi pasar tenaga kerja. Sebagian kelemahan dikaitkan dengan mogok kerja di sektor kesehatan serta gangguan cuaca yang mungkin mempengaruhi perekrutan -> secara teori masih mendukung Fed untuk penurunan suku bunga
Di sisi lain, situasi geopolitik yang semakin memanas membuat kekhawatiran pasar terhadap lonjakan harga minyak kembali membuat pasar khawatir inflasi akan naik sehingga mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga Fed -> negatif untuk saham
Pasar mungkin akan pulih, tapi butuh waktu, dan sejauh ini belum terlihat reaksi terhadap NFP Jumat. Mungkin saja di malam hari rebound untuk merespon, atau menunggu data CPI Rabu untuk meredam kekhawatiran (tergantung data CPI nanti!)
Skenario geopolitik
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 24100 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 24400-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 24220.00 – 24240.00 Target : 1) 24120.00 2) 24020.00 SL : 24340.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 24100 Switch to BUY jika tembus 24400 Fokus perkembangan geopolitik
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
H4 berada di bawah zona support 6645-6661. Jika 4 jam ke depan tetap di bawah zona ini, maka tren cenderung berlanjut turun. Sebaliknya, jika berhasil naik di atas 6660, maka ada peluang untuk rebound
Pagi ini dibuka gap down, dipicu konflik militer di Timur Tengah yang berlanjut
Laporan pekerjaan hari Jumat dirilis lebih rendah dari perkiraan, -92K vs 58K. Tingkat pengangguran naik menjadi 4.4% dari 4.3%, mengindikasikan adanya pelemahan dalam kondisi pasar tenaga kerja. Sebagian kelemahan dikaitkan dengan mogok kerja di sektor kesehatan serta gangguan cuaca yang mungkin mempengaruhi perekrutan -> secara teori masih mendukung Fed untuk penurunan suku bunga
Di sisi lain, situasi geopolitik yang semakin memanas membuat kekhawatiran pasar terhadap lonjakan harga minyak kembali membuat pasar khawatir inflasi akan naik sehingga mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga Fed -> negatif untuk saham
Pasar mungkin akan pulih, tapi butuh waktu, dan sejauh ini belum terlihat reaksi terhadap NFP Jumat. Mungkin saja di malam hari rebound untuk merespon, atau menunggu data CPI Rabu untuk meredam kekhawatiran (tergantung data CPI nanti!)
Skenario geopolitik
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 6600 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 6700 -> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 6630.00 – 6650.00 Target : 1) 6600.00 2) 6770.00 SL : 6680.00
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 6600 Switch to BUY jika tembus 6700 - Fokus perkembangan geopolitik!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Support daily di zona 52910-53795 ditembus, didukung dengan gap down pagi ini karena Wall Street tertekan akibat ketegangan geopolitik
Double bottom gagal di H4 karena pembukaan pagi ini lebih rendah dari 53600. Potensi rebound diperkirakan masih terbatas, dan selama tidak ada kenaikan di atas 52860, maka kenaikan saat ini cenderung terbatas. Waspada penurunan melirik zona 50500!
Belum ada perubahan signifikan dari domestik, ekspektasi stimulus fiskal pemerintah semakin kuat sehingga mendorong kinerja saham-saham utama Jepang -> fundamental utama pendukung bullish medium term
Faktor lain yang berpotensi menekan:
a. potensi intervensi yen masih membayangi -> belum terlihat, tapi otoritas setempat mulai mencermati "dengan rasa urgensi"
b. geopolitik global -> saat ini masih mendominasi
Bullish lebih dominan jika tembus 52700-> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 51800-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 52300 - 52320 Target : 1) 52200 2) 52100 SL : 52420 Alternatif : Follow SELL jika tembus 51800 Switch to BUY jika tembus 52700 Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen + geopolitik
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori peluang naik
Secara teknis, area support 24880 ditembus karena mayoritas indeks saham global dibuka gap down akibat konflik militer di Iran yang memanas. Secara teori, pullback kemungkinan terbatas, dan tekanan turun cenderung dominan
Jika tidak ada kenaikan di atas 25150-25200, maka tren dominan turun. Jika terjadi penembusan resistance tersebut, maka switch strategi menjadi buy, dengan peluang terdekat 25480, terjauh 25600
Pasar masih tunggu kejelasan stimulus sehingga rentan penurunan selama belum ada kejelasan
Bullish lebih kuat jika tembus 25150 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 24700-> switch to SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 24900 - 24920 Target : 1) 24800 2) 24700 SL : 25020
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 24700 Switch to BUY jika tembus 25150
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Pagi ini harga dibuka gap up di 106.87 karena serangan AS dan Israel ke Iran berlanjut, menyasar kilang minyak Iran di akhir pekan
Secara struktur, tren utama masih bullish. Resistance terdekat di 114 kemungkinan berpeluang dikejar, tapi juga perlu waspada situasi sebaliknya bisa menekan harga kembali di bawah 100 jika tembus 105
H4 menunjukkan FE 261.8% di kisaran 109.25 sehingga perlu waspada jika harga mulai mendekat zona tersebut atau kisaran 109-110. Meski situasi geopolitik berpeluang membuat harga naik ke 130 (high 2022) atau 147 (high 2008), tapi situasi ini belum tentu akan membuat minyak stabil lanjutkan kenaikan
Eskalasi berlanjut, serangan AS dan Israel direspon serangan balasan oleh AS. Dalam waktu dekat, waspadai serangan besar yang dijanjikan Trump seiring pengiriman armada tambahan ke Iran. Trump menyebut harga minyak baru akan turun drastis jika ancaman nuklir Iran selesai!
a. Eskalasi serangan = oil lanjut naik -> pertahankan BUY
b. Ketegangan mereda atau mengarah ke mediasi = oil koreksi turun -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 109.20 -> pertahankan BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 105.00 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 106.90 – 107.10 Target : 1) 108.10 2) 109.10 SL : 105.90
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 109.20 Switch to SELL jika tembus 105.00 Waspada jika harga sudah sentuh/di atas 110, terlalu berisiko!
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD
Keterangan :
Pendukung bullish medium term:
a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
c. Ketidakpastian inflasi tarif
d. ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed
e. ketidakpastian geopolitik masih membayangi
Di H4, Kenaikan gagal tembus di atas zona ungu 5137-5180, tertahan di 5168 di hari Jumat, diikuti gap down di hari Senin dan lanjut turun tembus di bawah support triangle 5063. Saat ini menguji MA 200 di 5054. Jika tembus, maka cenderung lanjut tes 4996-5016 atau ke zona pink 4854-4907
a. Skenario #1 : tekanan tertahan di MA 200, diikuti rebound dan berbalik uji zona ungu, rebound bertahap tembus minim 5100, atau lebih kuat jika tembus 5141 -> buy on dip lebih disarankan menunggu tekanan mulai melemah, atau jika MA 200 di 5054 tidak ditembus
b. Skenario #2: Tekanan berlanjut di bawah MA 200, melirik zona pink 4854-4907, paling ekstrim tekanan berpeluang incar zona 4680-4700 sebelum rebound -> penurunan lebih dominan karena kekhawatiran lonjakan minyak pada inflasi
Di H1, area 5180-5200 kembali gagal ditembus di hari Jumat, dan kekhawatiran lonjakan minyak pada inflasi menekan harga hingga dibuka gap down pagi ini. Namun, reaksi pasar terhadap data NFP yang lemah di hari Jumat belum direspon, kemungkinan malam hari situasi bisa berbalik rebound dengan asumsi kecemasan pada inflasi mulai mereda.
a. Skenario bullish: tekanan tertahan di zona 5020-5050, rebound bertahap dan tembus 5085. Skenario alternatif tunggu zona abu-abu 4961-4975 potensi terdekat, atau paling ekstrim zona biru 4842-4882 -> "buy on dip" lebih baik tunggu kekhawatiran geopolitik mereda. kemungkinan rebound lebih baik di malam hari, asumsi respon market terhadap dampak geopolitik akhir pekan mereda
b. Skenario Bearish: next candle dibuka di bawah support triangle, rebound terbatas tidak tembus 5080, lanjut turun ke zona 4996-5000 atau zona abu-abu 4961-4975, maksimum zona biru 4842-4882 jika tekanan terus mendominasi (tapi waspada rebound malam hari!) -> Saat ini pasar dominan turun karena kecemasan lonjakan minyak berdampak pada inflasi. Waspada jika kecemasan ini mereda!
Fundamental utama : ekspektasi 2x penurunan suku bunga Fed di 2026, Fed, pembelian bank sentral global masih kuat, pembelian China masih aktif, aliran dana ETF, de-dolarisasi semakin kuat
Fundamental tambahan : AS dan Israel gencar serang Iran, terutama fasilitas kilang minyak Iran. Dan Iran membalas serangan. Ketegangan berlanjut membuat harga minyak melonjak naik dan memicu kecemasan lonjakan inflasi. Pasar kemungkinan juga melikuidasi untuk menutupi kerugian di pasar saham lebih dulu, tapi setelah itu ada peluang untuk rebound di malam hari
a. ketegangan berlanjut dan harga minyak terus naik tembus di atas $115 -> pertahankan SELL
b. ketegangan mereda, harga minyak pulih/turun -> switch to BUY
Suggest : BUY on Dip (updated!) Area : 5078.00 – 5080.00 Target : 1) 5086.00 2) 5092.00 SL : 5072.00 (ideal 3-5 points di bawah 5070)
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 5095 Switch to SELL jika tembus 5020 Opsi buy : 4996-5016 (last low 3 Mar 2026), 4961-4975 (abu), 4842-4882 (biru), tembus 5095-5100
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Gold (Emas)
Penggerak Pasar
Imbal hasil Treasury AS 10 kembali lanjutkan kenaikan untuk hari ke-4 secara beruntun, dan membuat dolar tetap menguat. Hal ini membuat emas mengalami tekanan karena emas dalam denominasi dolar dianggap mahal saat dolar menguat. Status safe haven emas saat ini relatif lebih lemah dibanding dolar AS.
Kekhawatiran inflasi melonjak dan membuat Fed batal turunkan suku bunga mungkin sedikit diredam dari pernyataan pejabat Fed Michelle Bowman yang menyebut terlalu dini untuk menilai dampak perang mempengaruhi inflasi dan membuat Fed harus menaikkan suku bunga. Tapi spekulasi penjualan emas oleh bank sentral Polandia memicu aksi jual cepat di malam hari sehingga membuat emas rontok hingga 5050 dari 5170 saat itu.
Kekhawatiran Inflasi
Awalnya pasar merespon positif pada situasi geopolitik yang dipicu serangan Israel dan AS ke Iran di akhir pekan, 28 Februari 2026. Tapi kekhawatiran mulai muncul setelah isu Selat Hormuz ditutup selama perang berlangsung sehingga gangguan pasokan berpotensi mendorong harga minyak mentah global tembus $100 per barel.
Hal ini dikarenakan jika harga minyak melonjak naik, maka inflasi pun akan kembali melonjak tinggi. Situasi ini yang tidak disukai pasar dan memicu kekhawatiran bahwa jika perang terus berlanjut dan penutupan Selat Hormuz berjalan lama, maka inflasi yang melonjak akan membuat Fed hentikan penurunan suku bunga, dan berbalik menaikkan suku bunga. Kondisi ini tidak menguntungkan bagi emas yang cenderung turun di saat suku bunga naik.
Namun, kondisi tersebut relatif reda setelah Michelle Bowman dari Fed menyebut terlalu dini untuk menilai dampak perang pada inflasi. Meski tidak menyebutkan bahwa Fed tetap di jalur pemangkasan, setidaknya pasar mendapat ketenangan bahwa Fed masih akan bertindak tergantung data ekonomi.
Trump Tidak Suka Minyak Naik
Di sisi lain, pernyataan Trump juga bisa dianggap menenangkan kekhawatiran pasar terhadap lonjakan minyak dan inflasi. Trump mengatakan tidak suka jika harga minyak tinggi, saham turun dan pasar mengecilkan peluang pemangkasan suku bunga. Pernyataan ini mencerminkan bahwa Trump tetap dalam tujuan awal : minyak murah, inflasi rendah, suku bunga rendah. Ini seperti yang pernah kami ulas sejak Trump dilantik 20 Januari 2025 dan nampaknya tetap konsisten.
Terlepas dari situasi perang yang dipicu oleh Trump sendiri bersama Israel, Trump tidak menginginkan terjadinya lonjakan harga minyak karena dia tahu jika itu terjadi, maka inflasi akan kembali naik sehingga targetnya untuk meminta Fed turunkan suku bunga tidak akan tercapai. Meski sudah mengganti Powell dengan Warsh di bulan Mei nanti, belum tentu hal itu mudah untuk Warsh menurunkan suku bunga karena para pejabat lainnya berpotensi menentang jika inflasi tetap tinggi, atau bahkan melonjak drastis setelah perang.
Itu sebabnya Trump berusaha meyakinkan pasar minyak dan memberi jaminan untuk pasokan tetap melewati Selat Hormuz, dan bahkan memberi pengawalan melalui armada militernya jika diperlukan. Hal ini tentunya untuk menjamin pasokan minyak mentah tidak terganggu sehingga inflasi masih bisa ditekan.
Arab Saudi dan OPEC+ juga di pertemuan terakhir 1 Maret 2026 menyebut akan kembali menaikkan produksi 206K barel per hari mulai bulan April, dan kuota sukarela yang mungkin bisa dikerahkan untuk menstabilkan harga.
Fokus Malam ini
Sebelum fokus dengan geopolitik akhir pekan, pasar akan memantau data Non Farm Payrolls dan retail sales AS di jam 20.30 WIB. NFP diperkirakan turun dari 130K ke 58K, sedangkan unemployment rate diperkirakan tetap 4.3%, dan retail sales diperkirakan turun dari 0% ke -0.3%. Berarti kita punya base yang cenderung mendukung pelemahan dolar sehingga berdampak positif pada emas. Ini bisa terjadi jika data “sesuai ekspektasi” atau “lebih rendah dari perkiraan”. Tapi tidak berlaku jika data secara mengejutkan “jauh lebih baik dari ekspektasi”.
Beberapa skenario :
Act > Exp (asumsi : 65K-80K)
Dolar naik 1-2 resistance, emas turun 1-2 support. Tekanan kemungkinan terbatas selama data rilis.
Act >> Exp (asumsi : di atas 85K)
Dolar naik 3 resistance atau lebih, emas turun 3 support atau lebih. Tekanan kemungkinan berlanjut pasca data untuk beberapa waktu.
Act < Exp (asumsi : 40K-50K)
Dolar turun 1-2 support, emas naik 1-2 resistance.
Act << Exp (asumsi : di bawah 38K)
Dolar turun 3 support atau lebih, emas naik 3 resistance atau lebih. Dorongan naik kemungkinan berlanjut pasca data untuk beberapa waktu ke depan
Sekitar ekspektasi (asumsi : 53K – 60K)
Dolar naik terbatas, emas turun terbatas.
Khusus skenario 5, bisa saja pasar akan cenderung mengabaikan sehingga tidak terlihat pergerakan signifikan. Khusus skenario 2 maupun 4, emas berpotensi bergerak volatile lebih lanjut, bahkan mungkin berlanjut di atas 15 menit pasca data rilis. Tapi karena memasuki akhir pekan, perlu juga mewaspadai risiko geopolitik yang bisa membuat pasar cemas seperti pekan sebelumnya. Jadi, sebaiknya disarankan merespon data NFP hanya maksimal jam 21.00 WIB, karena di malam hari dikhawatirkan pasar akan fokus dengan risiko geopolitik!
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Analisis Teknikal Gold
Candlestick daily ditutup bearish setelah gagal tembus resistance 5200, kenaikan saat itu tertahan di 5194 dan turun cepat di malam hari hingga 5050, meskipun akhirnya ditutup rebound di 5080. Hal ini masih disebabkan kekhawatiran pasar tentang lonjakan harga minyak yang bisa membuat Fed batal menurunkan suku bunga di 2026.
Secara struktural, tren utama masih bullish. Tapi area support 4996-5016 kemungkinan terancam seandainya data NFP nanti malam memberi kejutan lebih tinggi, dan pasar tetap dalam kekhawatiran lonjakan inflasi. Sementara resistance akan berada di zona 5194-5200. Jika dalam waktu dekat mampu bangkit di atas zona tersebut, maka bisa membuka peluang untuk kembali ke jalur bullish, terutama jika NFP nanti malam dirilis lebih rendah dari ekspektasi.
Di H4, support 5120 saat itu berhasil ditembus, dan emas tergelincir sampai 5050. Area terbaru menunjukkan zona trend channel hijau, dengan area support yang berhimpitan dengan MA 200 H4 di 5044. Dan dari area terakhir tersebut terlihat membuka peluang untuk membentuk double bottom, meski dengan bottom ke-2 yang lebih tinggi dari bottom ke-1. Alternatif lain, bisa saja membentuk triangle jika harga tetap tertahan di bawah resistance zona ungu dan juga di atas support trend channel.
Secara hitungan, peluang tahap kenaikan wave (v) tetap terbuka, meski dengan pergerakan bertahap. Asumsi penurunan tadi malam sebagai koreksi wave 2, maka kenaikan berikutnya tahap wave 3 naik, ini berlaku jika zona ungu 5137-5180 berhasil ditembus. Setelah itu diikuti kenaikan bertahap lainnya menyempurnakan Elliott Wave 12345 untuk rangkaian wave (v) secara keseluruhan. Skenario ini relatif paling bullish. Syaratnya mutlak : tidak boleh tembus support 5050, atau di bawah MA 200 5044, dan wajib tembus zona ungu 5137-5180.
Skenario bullish lainnya masih bisa terjadi, tapi melewati fase bearish lebih dulu. Ini berarti skenario bearish yang berjalan lebih dulu. Bisa terjadi jika support 5044 ditembus, pola double bottom gagal, dan harga lanjut turun hingga support terdekat 4996-5016, Hal ini bisa terjadi jika NFP dirilis lebih baik dari ekspektasi sehingga menekan emas di bawah low sebelumnya 5050, dan tembus MA 200 H4 di 5044.
Atau paling jauh zona pink 4854-4907. Hal ini bisa terjadi jika NFP dirilis mengejutkan “jauh lebih baik dari ekspektasi:, asumsi di atas 130K, sehingga menekan emas di hingga zonan pink 4854-4907.
Dan skenario bullish lainnya kemungkinan demand akan kembali muncul di antara zona 4996-4016 (jika NFP “lebih baik dari ekspektasi), atau jauh lebih kuat jika berada di zona pink 4854-4907 (jika NFP mengejutkan “jauh lebih baik dari ekspektasi”). Hal ini mempertimbangkan risiko geopolitik di akhir pekan di mana AS dan Israel masih membuka peluang untuk melakukan serangan besar ke Iran, meskipun perkembangan terbaru menyebut Trump tidak terpikir untuk serangan tersebut.
Per jam 10.53 WIB, harga berada di 5132.08 dengan high 5143.62, dan low 5066.50. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 6 Maret 2026, strategi buy masih dipertahankan di zona yang sama, bahkan saat ini tercatat sudah 2 kali diuji resistance sekaligus zona sell yang disarankan di 5138-5140, dan harga pun di tes pertama berhasil langsung turun sampai 5122, yang berarti melewati TP 2 yang direferensikan di 5126. Saat artikel ditulis, retest kedua kalinya juga tetap tertahan di 5141, dan harga turun ke 5130 (TP1 @5132).
Secara selintas, zona resistance ungu 5129-5160 masih efektif, dan sell tetap dipertahankan. Swing low berikutnya diharapkan kembali menguji zona 5100 atau 5085. Dan jika tekanan akibat kekhawatiran lonjakan inflasi tetap dominan, maka kemungkinan tembus di bawah 5060 untuk lanjut lebih rendah.
Tapi kami memperkirakan akan sedikit kokoh di zona 5065-5085 tersebut sehingga emas berpeluang sideways di kisaran bawah 5065-5085 dan atas 5120-5140 sampai saat rilis NFP malam nanti. Jika ini sesuai, maka penentu sentiment berikutnya datang dari NFP.
Jika NFP dirilis lebih baik dari ekspektasi, maka penurunan terbuka untuk menguji 5060-5085. Jika data “jauh lebih baik dari ekspektasi” (asumsi 100-130K), maka tekanan berlanjut di bawah 5050. Sebaliknya, jika data NFP sesuai atau lebih lemah dari ekspektasi, maka ini akan membuka peluang untuk naik di atas 5160, dan berlanjut di atas 5200 di pertengahan malam pasca data NFP karena pasar juga tetap mewaspadai risiko geopolitik di akhir pekan.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy: Opsi SELL on Rally Entry: 5138.00 – 5140.00 (atau cek di artikel untuk opsi lainnya) Target/Reward : 5126 ($12 - $14) (Alternatif Follow SELL jika tembus 5060, target terdekat 5050, terjauh 5030, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing) Stop Loss: 5146.00 ($6 - $8) (ideal 3-5 poin di atas 5148.00) Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip Entry : 5018.00 – 5020.00 (atau cek di artikel untuk area alternatif ) Target/Reward: 5032.00 ($12 - $14) Stop Loss: 5012.00 ($6 - $8) (ideal SL 3-5 poin di bawah 5010) Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun Tekanan turun masih dominan karena harga masih berada di bawah MA 200 Daily. MA 200 saat ini berada di 1.16670. Jika berhasil ditutup di atas MA 200, maka euro berpeluang kembali bangkit Secara teknis, H4 membuka peluang untuk membentuk double bottom, tapi validasi baru terjadi jika tembus 1.16540 (neckline). Tapi pola akan gagal jika tembus 1.15300. Di sisi lain, kenaikan diperkirakan masih terbatas selama tidak mampu tembus resistance trendline 1.17500-1.17600 Situasi geopolitik masih tidak menentu sehingga tekanan turun masih dominan Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Bullish lebih kuat jika tembus 1.17500-> switch to BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 1.16000-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 1.16500 – 1.16700 Target : 1) 1.15900 2) 1.15300 SL : 1.17300
Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.16000 - Switch to BUY jika tembus 1.17500
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan :
Daily candle ditutup hammer, secara teori potensi naik Secara teknis, belum banyak perubahan, harga masih berada di bawah MA 200 daily (saat ini 1.34390), sehingga secara umum masih cenderung dominan turun. H4 menunjukkan rebound yang juga masih terbatas. Selama tidak mampu naik di atas 1.34500, maka tren cenderung turun. Waspadai situasi geopolitik, terutama memasuki akhir pekan!
Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Bullish lebih kuat jika tembus 1.35000-> switch to BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 1.33300-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 1.34100– 1.34300 Target : 1) 1.33500 2) 1.32900 SL : 1.34900
Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.33300 - Switch to BUY jika tembus 1.35000
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan :
US Treasury yield ditutup bullish, dan dolar kembali menguat-> USDJPY biasanya mirip dengan US Yield Secara teknis, daily USDJPY ditutup bullish, secara teori cenderung naik Trend channel bullish di H4 gagal lanjutkan penurunan, dan harga tetap stay di dalam channel. Ada peluang membentuk double top jika tidak tembus 157.900, dengan neckline 156.400. Tapi gagal jika tembus 157.900. Di sisi lain, trend channel berpotensi dorong naik dan terbuka untuk ke zona 158-159. Tapi ancaman intervensi kemungkinan muncul di zona tersebut sehingga sell bisa dipertimbangkan di dekat resistance Intervensi yen kemungkinan muncul jika terjadi kenaikan agresif pada USDJPY -> waspada zona 157-158! Bearish lebih kuat jika tembus 157.300 -> switch to SELL Bullish lebih kuat jika tembus 159.500 -> pertahankan BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 158.500 – 158.700 Target : 1) 157.900 2) 157.300 SL : 159.300
Alternatif : - Pertahankan/Follow SELL jika tembus 157.300 - Switch to BUY jika tembus 159.500
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Kenaikan gagal berlanjut, sesuai perkiraan bahwa kenaikan relatif terbatas karena situasi geopolitik tetap menjadi pemicu pergerakan. Secara teknis, area 47600 sejauh ini support efektif. Tapi untuk menjadi double bottom di H4, perlu validasi tembus neckline 48884. Ancaman turun juga membayangi, dan penembusan di bawah 47600 berpeluang lanjut turun
Saham-saham utama AS ditutup lebih rendah, meskipun sempat pulih jelang penutupan. Pemicu utama datang dari redanya harga minyak dari $82 ke $79, sedikit meredam kekhawatiran tentang lonjakan minyak terhadap inflasi
Secara umum, sektor energi terdorong optimisme karena kenaikan harga minyak, sedangkan kekhawatiran di sektor teknologi tetap ada karena regulasi dan volatilitas pasar. Investor masih menunggu sinyal lebih jelas dari laporan kinerja keuangan yang akan datang
Fokus data NFP, Retail Sales dan Unemployment rate:
a. Act > Exp = saham turun -> pertahankan sell
b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Note : Pasar masih butuh data lemah untuk mendukung ekspektasi penurunan suku bunga. Semakin kuat data, semakin kecil ekspektasi penurunan suku bunga
Situasi geopolitik akhir pekan juga risiko yang membayangi. Belum ada tanda-tanda adanya gencatan senjata, tapi jika ada, maka skenarionya:
a. gencatan senjata = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 47900 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 48530-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 48150 - 48170 Target : 1) 48050 2) 47950 SL : 48270
Alternatif : Follow SELL jika tembus 47900 Switch to BUY jika tembus 48530 Fokus data NFP + situasi geopolitik jelang akhir pekan
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup hanging man, secara teori cenderung turun
H4 masih mencoba dekati resistance 25200. Selama tidak tembus, maka cenderung turun. Tapi jika berhasil tembus, masih harus menghadapi resistance 25300-25400. Butuh trigger kuat untuk tembus lebih lanjut
Saham-saham utama AS ditutup lebih rendah, meskipun sempat pulih jelang penutupan. Pemicu utama datang dari redanya harga minyak dari $82 ke $79, sedikit meredam kekhawatiran tentang lonjakan minyak terhadap inflasi
Secara umum, sektor energi terdorong optimisme karena kenaikan harga minyak, sedangkan kekhawatiran di sektor teknologi tetap ada karena regulasi dan volatilitas pasar. Investor masih menunggu sinyal lebih jelas dari laporan kinerja keuangan yang akan datang
Fokus data NFP, Retail Sales dan Unemployment rate:
a. Act > Exp = saham turun -> pertahankan sell
b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Note : Pasar masih butuh data lemah untuk mendukung ekspektasi penurunan suku bunga. Semakin kuat data, semakin kecil ekspektasi penurunan suku bunga
Situasi geopolitik akhir pekan juga risiko yang membayangi. Belum ada tanda-tanda adanya gencatan senjata, tapi jika ada, maka skenarionya:
a. gencatan senjata = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 25000 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 25350-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 25120.00 – 25140.00 Target : 1) 25020.00 2) 24920.00 SL : 25240.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 25000 Switch to BUY jika tembus 25350 Fokus data NFP + geopolitik jelang akhir pekan
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
H4 menunjukkan kenaikan kembali menguji zona resistance 6870-6910 dan sejauh ini gagal tembbus sehingga cenderung kembali tertekan turun
Saham-saham utama AS ditutup lebih rendah, meskipun sempat pulih jelang penutupan. Pemicu utama datang dari redanya harga minyak dari $82 ke $79, sedikit meredam kekhawatiran tentang lonjakan minyak terhadap inflasi
Secara umum, sektor energi terdorong optimisme karena kenaikan harga minyak, sedangkan kekhawatiran di sektor teknologi tetap ada karena regulasi dan volatilitas pasar. Investor masih menunggu sinyal lebih jelas dari laporan kinerja keuangan yang akan datang
Fokus data NFP, Retail Sales dan Unemployment rate:
a. Act > Exp = saham turun -> pertahankan sell
b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Note : Pasar masih butuh data lemah untuk mendukung ekspektasi penurunan suku bunga. Semakin kuat data, semakin kecil ekspektasi penurunan suku bunga
Situasi geopolitik akhir pekan juga risiko yang membayangi. Belum ada tanda-tanda adanya gencatan senjata, tapi jika ada, maka skenarionya:
a. gencatan senjata = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 6820 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 6920-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 6850.00 – 6870.00 Target : 1) 6820.00 2) 6790.00 SL : 6900.00
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 6820 Switch to BUY jika tembus 6920 - Fokus data NFP + geopolitik jelang akhir pekan!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Support daily di zona 52910-53795 terancam kembali diuji. Jika tetap kuat, maka potensi rebound di zona ini bisa pertimbangkan buy. Jika tembus, maka penurunan akan lebih dominan, bisa pertahankan sell
H4 berpeluang double bottom selama tidak tembus 53500. Tapi validasi baru terjadi jika tembus neckline 56640. Pola ini gagal jika tembus 53500
Belum ada perubahan signifikan dari domestik, ekspektasi stimulus fiskal pemerintah semakin kuat sehingga mendorong kinerja saham-saham utama Jepang -> fundamental utama pendukung bullish medium term
Faktor lain yang berpotensi menekan:
a. potensi intervensi yen masih membayangi -> belum terlihat, tapi otoritas setempat mulai mencermati "dengan rasa urgensi"
b. geopolitik global -> saat ini masih mendominasi, terutama jelang akhir pekan
Bullish lebih dominan jika tembus 55400-> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 54800-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 55220 - 55240 Target : 1) 55120 2) 55020 SL : 55340
Alternatif : Follow SELL jika tembus 54800 Switch to BUY jika tembus 55400 - Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen + geopolitik jelang akhir pekan
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
Secara teknis, area support 24880-25212 sejauh ini menahan penurunan. Jika tetap efektif, maka demand berpeluang mendorong kenaikan, dan lebih kuat jika berhasil tembus 25480. Sebaliknya, berpotensi tertekan jika gagal tembus 25480, dan lebih kuat turun jika tembus 24880
Ada komitmen dari pemerintah China dan bank sentral PBOC untuk terus mendukung ekonomi. Tapi pasar masih butuh kejelasan stimulus sehingga rentan penurunan selama belum ada kejelasan
Bullish lebih kuat jika tembus 25350 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 24800-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 25150 - 25170 Target : 1) 25270 2) 25370 SL : 25050
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 25350 Switch to SELL jika tembus 24800
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.