| Suggest : BUY on Dip Area : 98.80 – 99.00 Target : 1) 100.00 2) 101.00 SL : 97.80 Alternatif : Alternative buy @ 95.80-97.80 Switch to SELL jika tembus 95.00 Tetap waspadai perkembangan geopolitik, terutama memasuki akhir pekan! |



| Suggest : BUY on Dip (updated!) Area : 4470.00 – 4472.00 Target : 1) 4478.00 2) 4484.00 SL : 4464.00 (ideal 3-5 points di bawah 4463) Alternatif : (updated!) Pertahankan/follow BUY jika tembus 4528 (updated!) Switch to SELL jika tembus 4400 Opsi buy : 4350-4360 (zona low 26 Mar 2026), 4241-4281 (hijau), 4111 (MA 200 daily), 4022 (low 21 Nov 2025) |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10 tahun kembali rebound, demikian juga dolar yang statusnya kembali menguat karena safe haven. Kondisi ini membuat emas relatif kesulitan bangkit kembali, meskipun dengan catatan penurunan juga relatif terbatas. Bahkan sempat beberapa kali memberikan perlawanan dengan rebound yang terjadi di beberapa waktu di sesi NY tadi malam.
Harga minyak kembali naik dekati $95 di malam hari, dan mulai stabil saat ini di zona $93. Namun, kondisi ini menunjukkan bahwa pasar relatif memperhitungkan premi risiko geopolitik di akhir pekan sehingga memicu kecemasan pasar terhadap inflasi, dan hasilnya relatif direspon negatif oleh pasar emas.
Setelah sebelumnya menunda rencana serangan terhadap fasilitas listrik Iran sampai akhir pekan ini, tadi malam Trump memutuskan untuk memperpanjang penundaan tersebut sampai 6 April 2026. Secara teori, seharusnya ini menjadi pertanda bagus yang cenderung meredam kekhawatiran pasar terhadap risiko geopolitik. Tapi pasar justru memperhitungkan ini sebagai risiko premi geopolitik yang lebih berbahaya. Semakin lama penundaan, semakin lama ketidakpastian membayangi pasar.
Di sisi lain, diplomasi AS dan Iran kelihatannya tidak berjalan mulus. Bahkan beberapa kali Trump mengklaim bahwa Iran yang meminta bahkan memohon untuk perpanjangan penundaan, lalu juga klaim bahwa Iran yang memohon untuk gencatan senjata, dan keduanya dibantah oleh Iran. Pasar semakin sulit untuk mempercayai perkembangan geopolitik mana yang harus dipercaya. Oleh karena itu pasar cenderung mewaspadai premi risiko di akhir pekan.
Situasinya tidak membaik sama sekali. AS diketahui sudah mengirim pasukan tambahan ke kawasan konflik untuk mempersiapkan serangan darat. Meski Trump berdalih bahwa ini adalah untuk mengamankan jalur kesepakatan gencatan senjata, tapi pasar melihat pola yang sama dengan sebelum serangan 28 Februari di mana AS selalu mengulur-ulur waktu sambil menumpuk armada militernya di perairan Teluk.

Data Michigan consumer sentiment dan inflation expectation di jam 21.00 WIB menjadi data yang paling dicermati saat ini. Tapi dampaknya mungkin tidak akan terlalu signifikan mengingat pasar terpecah dengan status risiko geopolitik memasuki akhir pekan.
Mary Daly dari SF Fed akan memberi pernyataan di jam 22.30 WIB. Kemungkinan dia akan memberi pandangannya terkait suku bunga dan situasi geopolitik. Perkiraan kami Daly akan menekankan pentingnya penundaan pelonggaran kebijakan moneter karena situasi geopolitik yang belum jelas dampaknya terhadap inflasi. Selama bukan hal yang baru, seharusnya dampaknya juga relatif minim, sehingga prioritas utama fundamental saat ini cenderung mengarah ke geopolitik dan juga harga minyak.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup bearish setelah kenaikan tertahan di 4545 di sesi Asia, diikuti penurunan bertahap hingga malam hari sentuh level terendah 4350. Kondisi ini dipicu oleh ketidakpastian proses negosiasi AS dan Iran yang membuat pasar kembali dilanda kecemasan menuju akhir pekan. Meskipun Trump memperpanjang penundaan rencana serangan AS ke fasilitas listrik Iran sampai 6 April, hal itu tidak membuat pasar tenang karena di sisi lain pasukan tambahan AS dijadwalkan tiba di kawasan konflik di akhir pekan ini untuk rencana invasi darat.
Secara teknis, support daily di 4309 terancam. Dan jika tekanan kembali muncul dan tembus 4350 (low tadi malam), maka peluang penurunan berpotensi menguji area 4300-4309, dan bahkan risiko lebih lanjut menguji area 4270-4274 area low 31 Des 2025. Dan risiko terjauh MA 200 daily yang saat ini ada di 4111 juga terancam. Sebaliknya, demand mungkin juga cukup efektif menahan di kisaran 3274-4300 sehingga peluang rebound saja bisa terjadi di malam hari jika geopolitik mereda.

Di H4, penurunan bertahap lanjut hingga tembus 4370 saat itu, dan terhenti di 4350. Meski ditutup rebound hingga 4400, dan saat artikel ditulis di sesi Asia pagi ini harga juga rebound sampai 4440, tapi kondisi ini tidak membuat bullish kembali menguat. Setidaknya untuk beberapa waktu ke depan, rebound mungkin terjadi, tapi diperkirakan masih terbatas. Kami mempertimbangkan juga risiko geopolitik jelang akhir pekan yang memicu kekhawatiran lonjakan harga minyak sehingga lebih melihat rebound sebagai peluang sell jangka pendek.
Zona ungu 4463-4489 sebagai resistance terdekat, dan potensi supply bisa menekan harga kembali turun. Atau zona orange kisaran 4489-4543 yang juga berpotensi bertindak sebagai zona supply. Salah satu dari kedua zona tersebut dianggap area sell yang cukup ideal.
Jika sesuai ekspektasi, maka penurunan berikutnya kemungkinan melirik kembali zona 4410 atau bahkan 4370. Dan jika risiko geopolitik terus menjadi tema di akhir pekan, maka bukan tidak mungkin tekanan berlanjut hingga mengancam zona support panjang di zona pink, kisaran 4099-4309.
Sebaliknya, peluang kenaikan juga cukup terbuka’ “Bounty hunter” di sesi Asia mungkin mendorong harga dekati zona orange atau bahkan lebih sebelum akhirnya turun. Tapi jika sentiment pasar akibat geopolitik akhir pekan mulai reda, maka kenaikan di atas 4550 akan mendukung kenaikan yang lebih kuat dan kembali ke struktur bullish.
Tapi di sisi lain, ekspektasi kami, demand lebih kuat kemungkinan di zona 4274-4310, atau bahkan jauh lebih kuat di kisaran zona pink karena diasumsikan membentuk double bottom besar di zona tersebut.
Terlepas dari ancaman geopolitik di akhir pekan yang meningkat, tapi alur utama secara teknis tidak diharapkan terjadi penurunan yang terlalu signifikan sehingga zona 4274, 4300 dan 4350 diharapkan tetap menjadi zona support kuat sebelum akhirnya mendorong kembali ke jalur kenaikan utama.

Per jam 10.40 WIB, harga berada di 4440.00 dengan high 4445.63, dan low 4375.56. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 27 Maret 2026 | PT. Agrodana Futures, saat artikel ditulis, area sell di strategy pagi ini gagal karena sentuh stop loss 4433/4435. Secara teknis, bearish masih membayangi sehingga kami belum merekomendasikan ubah strategi menjadi buy selama harga tetap di bawah 4489.
Area 4489 merupakan support kuat yang sempat terbentuk di sesi Asia kemarin, sebelum akhirnya dijebol sehingga kali ini kami melihat area bullish baru dianggap kembali menguat jika minimal harga mampu tembus di atas 4489 yang menjadi resistance psikologis baru untuk hari ini.
Secara teknis, area yang ditandai seperti zona biru kisaran 4402-4434, zona orange 4459-4511, dan bahkan zona merah kisaran 4522-4543, merupakan area yang dianggap sebagai zona supply yang potensial. Artinya, zona sell bisa dipertimbangkan kembali jika harga berada di salah satu zona tersebut.
Sedangkan untuk buy, kami lebih melihat peluang yang lebih baik jika harga berada di zona terdekat 4300-4312, atau alternatif lebih baik di zona hijau kisaran 4241-4241, atau bahkan jika tekanan berlanjut sampai paling tajam ke zona 4100, maka zona 4111 (MA 200 daily saat ini) akan menjadi pilihan yang relatif dianggap lebih aman atau lower risk di tengah ancaman risiko geopolitik akhir pekan.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL on Rally (update jam 10.50 WIB)
Entry: 4453.00 – 4455.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4441 ($12 - $14)
(Alternatif Follow SELL jika tembus 4420, target terdekat 44410, terjauh 4390, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4461.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 4463.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 4248.00 – 4250.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4262.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4242.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4240)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.15400 – 1.15600 Target : 1) 1.14800 2) 1.14200 SL : 1.16200 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.15000 - Switch to BUY jika tembus 1.16500 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.33500– 1.33700 Target : 1) 1.32900 2) 1.32300 SL : 1.34300 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.33000 - Switch to BUY jika tembus 1.34600 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 159.50 – 159.700 Target : 1) 158.900 2) 158.300 SL : 160.300 Alternatif : - Pertahankan/Follow SELL jika tembus 159.200 - Switch to BUY jika tembus 160.500 - Waspada zona 160-161 rawan intervensi! |


| Suggest : SELL on Rally Area : 46340 - 46360 Target : 1) 46240 2) 46140 SL : 46460 Alternatif : Follow SELL jika tembus 46300 Switch to BUY jika tembus 46550 Cermati harga minyak dan waspada risiko geopolitik akhir pekan! |
| Suggest : SELL on Rally Area : 23840.00 – 23860.00 Target : 1) 23740.00 2) 23640.00 SL : 23960.00 Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 23800 Switch to BUY jika tembus 24020 Waspada risiko geopolitik akhir pekan dan cermati harga minyak! |
| Suggest : SELL on Rally Area : 6560.00 – 6580.00 Target : 1) 6530.00 2) 6500.00 SL : 6610.00 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 6520 Switch to BUY jika tembus 6620 Waspada risiko geopolitik akhir pekan dan cermati harga minyak! |
| Suggest : SELL on Rally Area : 52750 - 52770 Target : 1) 52650 2) 52550 SL : 52870 Alternatif : Follow SELL jika tembus 52550 Switch to BUY jika tembus 53150 Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen juga risiko geopolitik! |
| Suggest : SELL on Rally Area : 24900 - 24920 Target : 1) 24800 2) 24700 SL : 25020 Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 24600 Switch to BUY jika tembus 25050 |
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
| Suggest : BUY on Dip Area : 91.50 – 91.70 Target : 1) 92.70 2) 93.70 SL : 90.50 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 95.40 Switch to SELL jika tembus 88.00 Tetap waspadai perkembangan geopolitik, terutama memasuki akhir pekan! |



| Suggest : SELL on Rally Area : 4425.00 – 4427.00 Target : 1) 4419.00 2) 4413.00 SL : 4433.00 (ideal 3-5 points di atas 4434) Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 4370 Switch to BUY jika tembus 4489 Opsi buy : 4300-4312 (zona low 2 Jan 2026), 4241-4281 (hijau), 4111 (MA 200 daily), 4022 (low 21 Nov 2025) |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10 tahun ditutup turun, tapi USD justru menguat. Kondisi ini membuat pasar cenderung berhati-hati dengan situasi geopolitik yang sampai detik ini juga belum menunjukkan kejelasan. Pasar optimis akhir dari perang segera mendekat, tapi mereka juga tidak terlalu yakin mengingat progress yang terlihat saat ini cenderung stagnan, atau bahkan bisa dibilang tidak menunjukkan tanda-tanda positif sama sekali.
Harga minyak tetap bertahan di kisaran $90-$92 setelah sebelumnya sempat turun sampai $86. Kondisi ini yang diperkirakan membuat investor pun belum berani terlalu agresif dalam menyikapi perkembangan geopolitik yang ada.
Terlihat dari harga minyak yang kembali merangkak naik dari $86 per barel ke $92 per barel. Meski tidak lebih tinggi dari kenaikan di awal serangan AS dan Israel ke Iran yang sempat mendorong minyak WTI sentuh $119 per barel, tapi pasar sepertinya kembali memperhitungkan premi risiko geopolitik karena ketegangan dalam konflik AS-Iran kemungkinan tidak menunjukkan tanda-tanda akan mereda, melainkan justru semakin memanas.
Pernyataan seputar negosiasi masih tidak konsisten. Pihak AS mengatakan bahwa pembicaraan Iran dan AS sedang berlangsung, sedangkan pihak Iran membantah ada pembicaraan, meskipun di sisi lain Menteri Luar Negeri Iran Araghchi mengakui ada pertukaran pesan yang dilakukan melalui perantara. Tapi Araghchi menekankan bahwa hal itu tidak berarti negosiasi. Trump berkali-kali mengatakan bahwa Iran sedang bernegosiasi dan sangat menginginkan kesepakatan, tapi tidak mengakui secara terbuka.
Kedua pihak saat ini masih berkutat dengan proposal gencatan senjata yang diajukan. AS mengajukan 15 poin proposal untuk tercapainya gencatan senjata, dan Iran di sisi lain menolak proposal AS sambil mengajukan 5 syarat utama untuk mengakhiri perang. Bahkan Menteri Luar Negeri Iran menyebut Iran tidak menginginkan perang, tapi mengincar solusi akhir untuk jangka panjang, dan memastikan tidak ada lagi serangan yang mengarah ke Iran.
Investor global kemungkinan akan terus memantau situasi tersebut sampai akhir pekan, mengingat penundaan serangan fasilitas energi Iran oleh AS berakhir 5 hari, dan itu berarti di hari Sabtu. Ini berarti trader wajib waspada kembali saat pasar mulai mendekati dan memasuki akhir pekan untuk segala kemungkinan terburuk.

Data ekonomi terfokus pada initial jobless claims di jam 19.30 WIB. Data diperkirakan naik dari 205K minggu lalu ke 211K. Angka yang lebih tinggi menunjukkan klaim pengangguran yang naik, dan emas berpotensi diuntungkan jika angka lebih tinggi. Sebaliknya, angka yang lebih rendah menunjukkan klaim yang berkurang, dan emas berpotensi turun jika rilis data lebih rendah.
Lepas dari data, trader disarankan untuk tetap memantau proses pembicaraan AS dan Iran (jika memang ada), dan juga pergerakan harga minyak sebagai petunjuk paling utama saat ini. Semua perkembangan terkait dibukanya Selat Hormuz akan menjadi pertanda positif bagi sentimen pasar, yang berdampak pada penurunan harga minyak dan redanya kekhawatiran inflasi sehingga emas berpotensi naik. Sebaliknya, jika Selat Hormuz tetap ditutup, maka minyak kembali terancam naik, dan hal itu berarti negatif bagi emas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup bullish, tapi dengan catatan yang perlu diperhatikan bahwa kondisi bullish tidak sempurna, dan cenderung mirip shooting star yang menunjukkan adanya rejection saat mencoba mendekati atau menguji MA 100 daily 4614 saat itu. Level tertinggi bertahan di 4602 sejak tercapai di sesi Asia kemarin, dan tidak pernah disentuh kembali hingga penutupan sesi NY. Tapi di sisi lain, penurunan juga tidak menyentuh ataupun menembus level terendah 4455 yang terjadi di sesi Asia saat itu.
Ini berarti juga bahwa pergerakan di malam hari cenderung melandai, tapi secara keseluruhan tidak mengubah tren yang terjadi di hari itu karena range cenderung terbatas. Pasar masih mencermati perkembangan pembicaraan gencatan senjata AS-Iran dimana keduanya masih menunjukkan upaya memaksakan poin-poin syarat yang diajukan masing-masing pihak. Deadline untuk hal tersebut kemungkinan baru diketahui sekitar Jumat atau Sabtu pekan ini.

Di H4, zona abu-abu kisaran 4577-4613 terbukti efektif di sesi perdagangan kemarin sehingga high tertahan di 4602 sepanjang sesi hari Rabu. Tapi penurunan juga terlihat tertahan di zona terendah saat itu 4487, dan ditutup rebound di 4506. Secara area, zona orange (saat ini 4484-4549) dan juga zona ungu (saat ini 4433-4455) diperkirakan sebagai zona demand yang kemungkinan cukup efektif untuk beberapa waktu ke depan. Artinya, buy bisa dilakukan di salah satu antara kedua zona tersebut.
Ini berarti jika skenario buy hari ini 4505 gagal karena tekanan menyentuh stop loss 4498 atau pun turun tajam lebih dari 4492, maka alternatif buy bisa dilakukan di zona ungu. Tapi kabar baiknya, saat artikel ditulis di jam 10.40 WIB, tercatat emas sudah sekitar 2 kali sempat sentuh zona 4500, diikuti rebound hingga 4518. Artinya, strategi yang direkomendasikan pagi ini cukup berhasil hingga mendekati TP 2 4519.
Skenario berikutnya, dalam 4-6 jam ke depan (asumsi saat pergantian candle H4 berikutnya), diharapkan level terendah tidak tembus support zona orange ataupun ungu. Jika kondisi ini terpenuhi, maka peluang kenaikan berikutnya diharapkan kembali dekati zona abu-abu, atau bahkan saatnya untuk tembus dan naik lebih tinggi sehingga kemungkinan 4602 high kemarin terlewati, dan juga 4619 (saat ini MA 100 Daily) juga berhasil dijangkau atau bahkan ditembus. Dalam skenario tersebut, buy tetap dianggap dominan dan direkomendasikan.
Sebaliknya, penurunan akan mendominasi dan berpotensi menekan lebih lanjut jika emas tertekan hingga di bawah zona ungu. Tapi pemicu penurunan diperkirakan akan lebih kuat hanya jika terjadi penembusan support 4372-4382. Ini artinya, buy masih bisa dilakukan selama tidak terjadi penembusan di bawah 4372.
Jika tembus 4372, maka saatnya ubah strategi menjadi sell dengan proyeksi penurunan akan lebih kuat jika diikuti tekanan di bawah 4342. Target potensial diperkirakan berlanjut ke 4274-4300, dan akan jauh lebih kuat jika didukung oleh kenaikan harga minyak di atas $95-$98 per barel.

Per jam 11.00 WIB, harga berada di 4517.00 dengan high 4543.86, dan low 4489.09. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 26 Maret 2026, saat artikel ditulis, area buy sempat disentuh bahkan sampai 2 kali, dan juga sempat rebound juga sebanyak 2 kali menuju level TP 2 4519. Secara umum, tidak ada perubahan signifikan terkait strategi yang direkomendasikan karena kondisi pergerakan harga yang relatif stabil saat artikel ditulis.
Dan jika dalam 2-4 jam ke depan harga tetap berada di atas 4480-an, maka strategi buy pun tetap bisa dilakukan di zona yang sama, dengan proyeksi target beranjak naik hingga dekati 4590-4600, atau bahkan lebih tinggi jika harga minyak tetap di bawah $90 per barel. Tapi, jika harga cenderung turun lebih rendah, maka jangan lagi incar buy di zona 4500-4505, tapi gunakan area alternatif yang lebih rendah. Zona biru kisaran 4411-4455 kemungkinan area demand berikutnya yang bisa dipertimbangkan dengan asumsi bahwa saat penurunan itu terjadi diperkirakan rsi sudah mulai memasuki zona oversold sehingga pantulan/rebound naik kemungkinan mendapat dukungan lebih kuat.
Sebaliknya, sell bisa dipertimbangkan jika penurunan terus menekan hingga tembus 4372-4380. Baiknya switch strategi menjadi sell hanya jika tembus 4370 karena area 4372-4380 dikhawatirkan masih cenderung dianggap demand alternatif yang mungkin mendorong harga kembali rebound. Potensi penurunan lebih lanjut (jika tembus 4370) diperkirakan melirik zona terdekat 4340, atau terjauh 4274-4300an sehingga masih ada cukup ruang untuk memastikan penembusan support benar-benar valid.
Secara keseluruhan, trader disarankan tetap memantau harga minyak WTI! Selama harga minyak berada di bawah $90 per barel, atau jauh lebih baik jika di bawah $84-$86, maka emas tetap punya peluang untuk naik. Sebaliknya, jika harga minyak tembus di atas $95-$98, atau bahkan tembus di atas $100 per barel, maka emas berpeluang kembali tertekan. Sedangkan zona $91-$94 seperti yang terjadi saat artikel ditulis siang ini cenderung dianggap area tengah yang masih bisa ditolerir pasar sehingga tidak menimbulkan tekanan serius bagi emas untuk sementara waktu.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi BUY on Dip (update jam 11.10 WIB)
Entry: 4505.00 – 4507.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4519 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4542, target terdekat 4552, terjauh 4570, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4499.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4498.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 4410.00 – 4412.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4424.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4404.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4400)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



