logo agrodana futures official
Buka Akun

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bearish dan 2 candle terakhir membentuk pola bearish engulfing, secara teori cenderung turun-> negatif untuk Euro
  • Dolar kembali menguat sehingga menekan Euro -> negatif untuk Euro
  • Dua pernyataan Trump meredakan ketegangan :
    a. Tidak berencana pecat Powell -> dolar AS rebound/menguat
    b. Akan bersikap lunak pada China, dan menunggu respon China untuk bertemu -> dolar AS rebound/menguat
  • Bullish tetap dominan selama belum tembus di bawah 1.11400 -> ada kemungkinan penurunan terbatas
  • Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.13000
  • Switch to BUY jika tembus 1.15500
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.14400– 1.14600
Target : 1) 1.13800 2) 1.13200
SL : 1.15200

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.13000
Switch to BUY jika tembus 1.15500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup bearish dan 2 candle terakhir bearish engulfing, secara teori cenderung melemah-> negatif untuk GBP
  • MA 200 Daily saat ini di 1.28300, dan harga semakin menjauh di atas MA 2000. Selama di atas MA, maka tren utama cenderung naik. Jika tembus di bawah MA, maka tren berbalik turun
  • Dolar kembali menguat sehingga menekan GBP -> negatif untuk GBP
  • Dua pernyataan Trump meredakan ketegangan :
    a. Tidak berencana pecat Powell -> dolar AS rebound/menguat
    b. Akan bersikap lunak pada China, dan menunggu respon China untuk bertemu -> dolar AS rebound/menguat
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
    target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Switch to BUY jika harga tembus 1.35000
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 1.32300
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.33400– 1.33600
Target : 1) 1.32800 2) 1.32200
SL : 1.34200

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.32300
Switch to BUY jika tembus 1.35000

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • US Treasury yield ditutup turun, dolar ditutup menguat -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Status safe haven yen mereda setelah pernyataan Trump tentang tidak ada rencana memecat Powell dan juga akan bersikap lunak kepada China dan menunggu respon China untuk pertemuan -> USDJPY naik (=Yen melemah terhadap dolar)
  • Candle daily USDJPY ditutup bullish dan 2 candle terakhir bullish engulfing-> positif untuk USDJPY
  • Waspada kenaikan yang masih terbatas mengingat konfirmasi dari China masih dibutuhkan terkait pernyataan Trump!
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 142.300
  • Switch to SELL jika tembus 140.500
Suggest : BUY on Dip
Area : 141.200 – 141.400
Target : 1) 142.000 2) 142.600
SL : 140.600

Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 140.500
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 142.300

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
  • Di H4, secara garis besar :
    a. Zona orange 3310-3328 sebagai support terjauh -> sejauh ini cukup efektif menahan penurunan meski dibantu gap down
    b. Penurunan pasca sentuh 3500 termasuk koreksi yang dibutuhkan, sebagai bagian dari wave 4 dari pola kenaikan besar di H4
    c. Tren utama masih naik sehingga penurunan diperkirakan bagian dari wave 4, diperkirakan tertahan di FR 38.2% 3297 atau maksimal FR 50% 3235
    d. Selama tidak tembus FR 61.8% 3172, maka area FR 38.2% atau FR 50% layak dipertimbangkan sebagai zona buy berikutnya dari tren naik
  • Di H1, berhasil tembus support trendline, dan pagi ini dibuka gap down
    a. Penurunan tadi malam dan gap down pagi ini dianggap koreksi wave A
    b. pantulan pagi ini di sesi Asia diperkirakan sebagai bagian dari koreksi wave B (diharapkan tidak tembus trendline resistance 3410)
    c. Selanjutnya penurunan yang ditunggu adalah bagian dari correction wave C, diperkirakan bisa sejajar wave A (3315) atau bisa lebih rendah -> potensi 3283 atau 3245 sebagai area target koreksi wave C -> sekaligus juga bisa dipertimbangkan untuk incar buy kembali setelah koreksi selesai
  • Pernyataan Trump tentang tidak akan memecat Powell dan juga akan melunak pada China meredam ketegangan pasar sehingga safe haven reda (melemah) sementara waktu
  • Tapi jika China tetap belum merespon ataupun tidak ada konfirmasi untuk pertemuan dengan AS (klaim AS akan bertemu awal Mei), maka emas siap-siap kembali naik
  • tarif dasar diperkirakan tetap berlaku meskipun AS dan China bertemu -> potensi perang dagang masih ada
  • Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh ekspektasi 4 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 3360 target terdekat 3352, terjauh 3330
  • Opsi SELL idealnya di zona 3386-3407 (lebih lower risk)
  • Switch to BUY hanya jika tembus 3430 (atau jika tidak tembus 3280), target terdekat 3440, terjauh 3460
Suggest : SELL on Rally
Area : 3382.00 – 3384.00
Target : 1) 3376.00 2) 3370.00
SL : 3390.00 (ideal 3-5 points di atas 3392.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 3360
Opsi SELL : 3386, 3407 (lower risk)
Switch to BUY hanya jika tembus 3430 (FR 61.8%)

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

channels4 banner
bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Dolar sedikit pulih setelah beberapa hari terakhir terus melemah terhadap mata uang lainnya seiring dengan sedikit optimisme akan terjadinya perundingan dagang antara AS dengan China. Dan didukung oleh rebound di bursa saham karena laporan keuangan sejumlah emiten blue chip yang lebih baik dari perkiraan. Sementara isu seputar usaha Presiden Trump untuk melengserkan Jerome Powell dari posisi jabatan Ketua Fed semakin santer. Tindakan yang akan mempengaruhi kepercayaan dunia keuangan terhadap independensi Fed di masa depan. Trump sudah sejak lama menginginkan suku bunga rendah bahkan sejak menjadi Presiden pada periode pertamanya dahulu. Trump mengkritik langkah yang diambil oleh Powell dengan menyebutnya sebagai "pecundang besar" dan menuntut Fed untuk segera menurunkan suku bunga. Seperti diketahui Fed baru memangkas suku bunga acuannya sebanyak 3 kali mulai September dan berhenti di bulan Desember tahun lalu. Sejak itu Fed belum melanjutkan pemangkasan bertepatan dengan dimulainya periode kedua masa kepemimpinan Trump sebagai Presiden untuk kedua kalinya. Penurunan suku bunga acuan diharapkan akan sangat membantu perusahaan dalam membayar hutang dan menekan harga jual sehingga diharapkan dapat memicu kembali serta meningkatkan aktifitas ekonomi. Dengan demikian akan mengurangi beban dari agenda kenaikan tarif impor AS yang dilancarkan oleh AS terhadap mitra dagangnya. Namun langkah ini direspon negatif oleh pasar karena dianggap mencederai kepercayaan pasar akan independensi Federal Reserve dan campur tangan politik ini akan terus membayangi keputusan Fed di masa yang akan datang. Atas kemungkinan hilangnya kepercayaan ini membuat investor mengalihkan investasi di AS menjadi aset safe haven mulai dari Swiss Franc, Yen dan komoditas Emas. Kekhawatiran yang sama juga dirasakan oleh pejabat Fed sendiri dengan Gubernur Fed Chicago – Austan Goolsbee mengatakan independensi Fed dalam memerangi inflasi amat sangat kritis sehingga mengharapkan AS tidak beralih membatasi independensi Fed untuk memutuskan kebijakan moneter dan bebas dari tekanan politik sama sekali. Soal inflasi, Goolsbee mengatakan jangka pendek ekspektasi inflasi cenderung naik, namun yang lebih penting adalah untuk jangka panjang diharapkan tidak naik lagi. Gubernur Fed Mineapolis – Neel Kashkari dalam pidato semalam juga menekankan pentingnya independensi Fed untuk memberikan keputusan moneter yang tepat pada ekonomi. Sementara itu perang dagang dengan China semakin memanas dengan AS pada akhirnya menaikkan kenaikan tarif impor sebanyak 245%. Pihak China sendiri masih terus menyatakan sikap siap berperang dan tidak akan menyerah hingga akhir. Terlebih setelah Wakil Presiden - JD Vance menyebut China sebagai orang udik yang berkonotasi terbelakang secara ekonomi. China mengkritisi ucapan tersebut karena dianggap menghina martabat China dan meminta AS untuk menunjukkan sikap saling menghormati. Kabar terakhir dari Menteri Keuangan - Scott Bessent dalam pertemuan tertutup masih yakin bahwa perang dagang dengan China masih bisa diredakan walau perlu usaha yang lebih keras karena belum ada tanda-tanda akan dimulainya perundingan antara keduanya. Sedangkan data ekonomi berupa indeks manufaktur di negara bagian Richmond relatif masih menurun dari -4 menjadi -13 yang lebih buruk dari perkiraan turun -6. Hari ini ada data PMI di sektor manufaktur dan jasa.

Yen juga kembali terkoreksi terhadap dolar setelah sebelumnya sempat menembus di bawah level 141. Bank Sentral Jepang (BOJ) diperkirakan masih akan melanjutkan kenaikan suku bunga acuannya dengan inflasi yang terus cenderung naik. Namun dengan adanya ketidakpastian akan kenaikan tarif impor dari AS membuat kenaikan tersebut sepertinya tidak akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Pertemuan moneter BOJ terdekat dijadwalkan pada pekan depan tepatnya pada 1 Mei nanti. Dampak ekonomi global akibat kenaikan tarif impor AS masih belum bisa diprediksi, namun diperkiran tidak akan banyak mengganggu siklus kenaikan upah dan inflasi di Jepang. Pekan ini Perdana Menteri - Shigeru Ishiba dan Menteri Keuangan - Katsunobu Kato akan berada di AS untuk berunding dengan Presiden Trump dan Menteri Keuangan AS - Scott Bessent bersamaan dengan pertemuan Menteri Keuangan G20 disela-sela pertemuan musim semi IMF. Jepang sendiri sebenarnya bisa menggunakan obligasi untuk negosiasi, sebagai pemegang terbesar surat berharga AS tersebut yang mencapai lebih dari $1triliun. Namun Jepang tidak menggunakannya karena menghargai negosiasi harus berdasarkan kepercayaan kedua belah pihak untuk menciptakan stabilitas baik bilateral maupun secara global. Jepang berencana akan membeli lebih banyak energi dari AS berupa LNG yang masih menjadi pertanyaan kemampuan AS dalam menghantarkannya. Dan melonggarkan aturan keamanan kendaraan yang selama ini menjadi kendala non-tarif bagi produk otomotif AS karena tidak memenuhi standar keamanan dan jalan di Jepang.

Euro juga sama mengalami koreksi terhadap dolar setelah sebelumnya sempat menembus level 1.15. Pekan lalu Bank Sental Eropa (ECB) memangkas suku bunga acuan pada pertemuan moneter pekan lalu dari 2.65% menjadi 2.40%. Dengan suara bulat pejabat ECB memangkas suku bunga acuan untuk ke 7 kalinya sejak berakhirnya pandemi lalu. Dalam konferensi pers Presiden ECB - Christine Lagarde secara tegas mengatakan ECB masih akan memangkas suku bunga acuan berikutnya. Hal sama juga disampaikan oleh pejabat ECB lainnya pasca berakhirnya pertemuan moneter tersebut. Sementara negosiasi dagang dengan AS sepertinya akan berjalan lancar seiring dengan kenaikan tarif impor yang tidak sebanyak perkiraan pasar dan diharapkan tidak akan memperburuk kondisi ekonomi di kawasan ini. Kepercayaan Konsumen di kawasan ini juga memburuk seiring dengan kekhawatiran akan dampak kenaikan tarif impor AS. Hari ini ada data PMI di sektor manufaktur dan jasa.

Poundsterling juga ikut terkoreksi terhadap dolar meskipun kondisi ekonomi di Inggris mulai pulih dengan pertumbuhan ekonomi yang meningkat. Sedangkan tekanan inflasi mulai menurun yang merupakan kondisi ideal bagi Bank Sentral Inggris (BOE) untuk kembali memangkas suku bunga acuannya. Ditambah dengan upah pekerja di Inggris juga masih cenderung meningkat sebanyak 3% dalam triwulan terakhir. Selain itu Inggris juga tidak terancam oleh kenaikan tarif impor AS kecuali di sektor otomobil. Hari ini ada data PMI di sektor manufaktur dan jasa serta pidato dari Gubernur BOE - Andrew Bailey.

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk Euro
  • Dolar kembali melemah sehingga menguntungkan bagi Euro -> positif untuk Euro
  • Dolar mengalami tekanan akibat kekhawatiran tarif yang dominan dan juga rumor Trump akan memecat Powell memicu kekhawatiran berkurangnya independensi bank sentral -> positif untuk Euro
  • Bullish tetap dominan selama belum tembus di bawah 1.11400
  • Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.15000
  • Switch to SELL jika tembus 1.13400
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.14000– 1.14200
Target : 1) 1.14800 2) 1.15400
SL : 1.13400

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.15000
Switch to SELL jika tembus 1.13400

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung menguat-> positif untuk GBP
  • MA 200 Daily saat ini di 1.28286, dan harga semakin menjauh di atas MA 2000. Selama di atas MA, maka tren utama cenderung naik. Jika tembus di bawah MA, maka tren berbalik turun
  • Ketidakpastian seputar tarif dan rumor tentang Trump ingin memecat Powell memicu kekhawatiran berkurangnya independensi bank sentral sehingga memicu aksi jual dolar -> positif untuk GBP
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
    target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Switch to SELL jika harga tembus 1.32000
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 1.34000
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.33100– 1.33300
Target : 1) 1.33900 2) 1.34500
SL : 1.32500

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.34000
Switch to SELL jika tembus 1.32000

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • US Treasury yield ditutup naik, dolar ditutup melemah -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Sentimen belum ada perubahan signifikan, status yen sebagai safe haven berlanjut, membuat USDJPY bergerak berlawanan dengan US Treasury Yield sehingga USDJPY tetap cenderung turun
  • Candle daily USDJPY ditutup bearish -> negatif untuk USDJPY
  • Waspada potensi rebound jika tidak terjadi penurunan di bawah 139 mengingat area H4 menunjukkan harga sudah memasuki area support psikologis!
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 140.400
  • Switch to BUY jika tembus 142.500
Suggest : SELL on Rally
Area : 141.200 – 141.400
Target : 1) 140.600 2) 140.000
SL : 142.000

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 142.500
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 140.400

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21 (1)
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
  • Di H4, secara garis besar :
    a. Zona orange 3310-3328 sebagai support terjauh
    b. Bullish masih cukup kuat meskipun RSI overbought
    c. Tembus FE 100% 3466 berpeluang lanjut kenaikan dan area 3500 berpeluang muncul lebih cepat
    d. FE 61.8% 3362 sebagai support psikologis terdekat, selama tidak ditembus, maka cenderung bullish
  • Di H1, berhasil tembus 3357 dan lanjutkan kenaikan, sehingga zona ini menjadi support psikologis (area 3357-3362)
    a. swing low kemungkinan terbatas, support trendline 3385-3389 kemungkinan masih cukup kuat -> area buy idealnya di area ini, lebih lower risk (tetap pasang SL di bawah trendline)
    b. penurunan kemungkinan masih bersifat koreksi terbatas, dan saat ini lanjut dengan wave 5 tren besar lainnya -> tetap incar buy saat koreksi terbatas
    c. Tembus FE100% 3389 berpeluang lanjutkan tren naik, dan FE 161.8% 3511 jadi target berikutnya -> tetap pertahankan BUY selama harga terus berada di atas 3389
  • Kekhawatiran tarif, hubungan dagang AS-China yang masih panas dan Trump dirumorkan ingin memecat Powell membuat dolar semakin tertekan, dan emas diuntungkan sebagai safe haven
  • Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh ekspektasi 4 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3466, target terdekat 3472, terjauh 3490
  • Opsi BUY idealnya di zona 3388-3400 (lebih lower risk)
  • Switch to SELL hanya jika tembus 3380 (jangka pendek), target terdekat 3372, terjauh 3260
Suggest : BUY on Dip
Area : 3412.00 – 3414.00
Target : 1) 3420.00 2) 3426.00
SL : 3406.00 (ideal 3-5 points di bawah 3405.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3466 (high risk)
Opsi buy : 3388-3400 (lower risk)
Switch to SELL hanya jika tembus 3380 (short term)

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

channels4 banner
bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Dolar masih cenderung melemah terhadap mata uang lainnya setelah libur panjang Paskah di akhir pekan, akibat kekhawatiran akan buruknya ekonomi domestik AS akibat agenda kenaikan tarif impor terhadap mitra dagangnya terutama dengan China yang melambung hingga 245%. Hal ini akan berdampak tidak hanya dalam skala bilateral, namun juga dipastikan akan berdampak secara global. IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global akan menurun akibat kenaikan tarif impor ini, meski tidak sampai terjadi resesi. Kondisi ini juga mempersulit langkah Fed dimana konsekuensi langsung akan pelambatan ekonomi. Seharusnya Fed menurunkan suku bunga, namun potensi terjadinya kenaikan inflasi juga meningkat sehingga Fed perlu menaikkan atau setidaknya mempertahankan suku bunga acuan yang masih tinggi saat ini. Dalam beberapa pidato Ketua Fed - Jerome Powell juga masih menahan diri dan belum secara tegas mengatakan langkah apa yang akan diambil dalam waktu dekat ini. Presiden Trump sudah sejak lama menginginkan suku bunga rendah guna mendongkrak ekonomi sehingga sikap Ketua Fed tersebut tidak terlalu disukai. Trump secara terbuka menyerang Powell di media sosial miliknya dengan menuduh Powell menjalankan misi politiknya sendiri dan berharap dapat segera diturunkan dari jabatannya. Penasehat ekonomi Gedung Putih - Kevin Hassett mengatakan Presiden Trump dan timnya sedang berusaha mencari jalan untuk melengserkan Powell jika memungkinkan. Langkah ini dinilai sangat beresiko di tengah wacana kenaikan tarif yang masih mengambang karena tiba-tiba mengalami penundaan selama 90 hari setelah 2 hari diumumkan. Kepercayaan akan independensi bank sentral dan kepercayaan akan pengganti Powell nantinya akan menjadi pertanyaan besar jika Powell dilengserkan sebelum masa jabatannya berakhir. Kekacauan akan tarif impor ditambah dengan pelengseran Ketua Fed akan berdampak buruk bagi dunia keuangan karena merusak kepercayaan akan independensi bank sentral dan juga kepercayaan akan kepemimpinan Presiden Trump sekaligus. Kondisi ini mengakibatkan investor mengalihkan asetnya menjauh dari mata uang dolar, bursa saham AS dan juga surat berharga lainnya. Gubernur Fed Chicago - Austan Goolsbee kemarin menyatakan kepeduliannya dengan mengatakan harapannya agar AS tidak mengubah independensi bank sentral dalam menentukan kebijakan moneter ditunggangi oleh kepentingan politik. Pekan ini ada data PMI di sektor manufaktur dan jasa, data Durable Goods Order dan hasil survey dari University of Michigan.

Yen juga bergerak menguat seiring dengan melemahnya dolar setelah perundingan dagang dengan AS sepertinya berjalan lancar. Presiden Trump yang di luar perkiraan ikut hadir dalam negosiasi mengatakan negosiasi menghasilkan kemajuan besar. Terkait dengan tuduhan manipulasi mata uang, Perdana Menteri Jepang - Shigeru Ishiba mengatakan tetap mengedepankan asas keadilan. Diskusi masalah mata uang akan dilanjutkan oleh Menteri Keuangan - Katsunobu Kato bersama Menteri Keuangan AS - Scott Bessent pekan ini bersamaan dengan pertemuan Menteri Keuangan G20 disela-sela pertemuan musim semi IMF. Trump mengenakan kenaikan tarif impor sebanyak 24% terhadap Jepang, namun seperti sudah disebutkan sebelumnya ditunda hingga awal Juli mendatang. Kenaikan awal sebanyak 10% tetap berlaku dan kenaikan sebanyak 25% terhadap produk kendaraan masih diberlakukan yang merupakan ekspor utama Jepang. Jepang juga akan melonggarkan aturan keselamatan sebagai hasil dari negosiasi dagang yang selama ini dianggap sebagai kendala non-tarif terhadap produk otomobil AS. Menurut Jepang dan pakar otomobil mengatakan produsen mobil Detroit selama ini tidak memenuhi standar jalan dan pengemudi di Jepang. Jepang sendiri sebenarnya bisa menggunakan obligasi untuk negosiasi, sebagai pemegang terbesar surat berharga AS tersebut yang mencapai lebih dari $1triliun. Namun Jepang tidak menggunakannya karena menghargai negosiasi harus berdasarkan kepercayaan kedua belah pihak untuk menciptakan stabilitas bilateral dan secara global. Jepang berencana akan membeli lebih banyak energi dari AS berupa LNG yang masih menjadi pertanyaan kemampuan AS dalam menghantarkannya.

Euro juga menguat hingga level tertinggi dalam 3 tahun terakhir terhadap dolar meski sebelumnya sempat melemah setelah Bank Sental Eropa (ECB) memangkas suku bunga acuan pada pertemuan moneter pekan lalu. Dengan suara bulat pejabat ECB memangkas suku bunga acuan untuk kali ke-7 sejak berakhirnya pandemi lalu. Dalam konferensi pers Presiden ECB - Christine Lagarde secara tegas mengatakan ECB masih akan memangkas suku bunga acuan berikutnya. Hal sama juga disampaikan oleh pejabat ECB lainnya paska berakhirnya pertemuan moneter tersebut. Sementara negosiasi dagang dengan AS sepertinya akan berjalan lancar seiring dengan kenaikan tarif impor yang tidak sebanyak perkiraan pasar yang diharapkan tidak akan memperburuk kondisi ekonomi di kawasan ini. Pekan ini ada data PMI di sektor manufaktur dan jasa, data kepercayaan konsumen dan pidato dari Presiden ECB Lagarde pada esok hari.

Poundsterling juga menguat terhadap dolar seiring melemahnya mata uang dolar. Sementara kondisi ekonomi di Inggris mulai pulih dengan pertumbuhan ekonomi yang meningkat. Sedangkan tekanan inflasi mulai menurun yang merupakan kondisi ideal bagi Bank Sentral Inggris (BOE) untuk kembali memangkas suku bunga acuannya. Selain itu Inggris juga tidak terancam oleh kenaikan tarif impor AS kecuali di sektor otomobil. Namun yang masih perlu dipertimbangkan adalah menurunnya permintaan global akibat kenaikan tarif impor AS setelah berakhirnya penundaan 90 hari atau di awal Juli mendatang. Sehingga perkiraan pasar masih belum terlalu jelas akan langkah yang akan diambil oleh BOE dalam pertemuan moneter yang dijadwalkan pada awal bulan depan nanti. Pekan ini ada data PMI di sektor manufaktur dan jasa serta pidato dari Gubernur BOE - Andrew Bailey pada hari Rabu lewat tengah malam.

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk Euro
  • Dolar kembali melemah sehingga menguntungkan bagi Euro -> positif untuk Euro
  • Ketidakpastian seputar tarif dan meningkatnya hubungan dagang AS-China menjadi penyebab melemahnya dolar sehingga kemungkinan akan tetap membatasi kenaikan dolar -> positif untuk Euro
  • ECB pangkas suku bunga 25 bps dan Lagarde mengatakan terbuka untuk pemangkasan lebih lanjut di pertemuan mendatang -> negatif untuk Euro
  • Euro sempat turun/melemah setelah keputusan ECB hari Kamis, tapi kemudian naik karena di sisi lain dolar terus melemah
  • Bullish tetap dominan selama belum tembus di bawah 1.11400
  • Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.14800
  • Switch to SELL jika tembus 1.12700
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.13700– 1.13900
Target : 1) 1.14500 2) 1.15100
SL : 1.13100

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.14800
Switch to SELL jika tembus 1.12700

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung menguat-> positif untuk GBP
  • MA 200 Daily saat ini di 1.28263, dan harga semakin menjauh di atas MA 2000. Selama di atas MA, maka tren utama cenderung naik. Jika tembus di bawah MA, maka tren berbalik turun
  • Indeks Dolar kembali melemah, menguntungkan bagi GBP-> Positif untuk GBP
  • Ketidakpastian seputar tarif dan meningkatnya hubungan dagang AS-China menjadi penyebab melemahnya dolar sehingga menguntungkan bagi GBP -> positif untuk GBP
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
    target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Switch to SELL jika harga tembus 1.31500
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 1.33700
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.32500– 1.32700
Target : 1) 1.33300 2) 1.33900
SL : 1.31900

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.33700
Switch to SELL jika tembus 1.31500

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • US Treasury yield ditutup naik, dolar ditutup melemah -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Statusnya sebagai safe haven belakangan ini membuat USDJPY bergerak berlawanan dengan US Treasury Yield, tapi biasanya hanya bersifat sementara
  • Candle daily USDJPY ditutup bearish dan pembukaan hari ini gap down, menandakan status safe haven yang masih kuat sehingga cenderung turun-> negatif untuk USDJPY
  • Status Yen sebagai safe haven mendukung penurunan USDJPY sehingga Yen diperkirakan masih cenderung menguat terhadap USD-> negatif untuk USDJPY, berpotensi batasi kenaikan USDJPY
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 140.900
  • Switch to BUY jika tembus 143.000
Suggest : SELL on Rally
Area : 141.500 – 141.700
Target : 1) 140.900 2) 140.300
SL : 142.300

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 143.000
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 140.900

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
  • Di H4, secara garis besar :
    a. Zona orange 3310-3328 sekarang berperan sebagai support psikologis terdekat, selama tidak ditembus berarti cenderung tetap naik -> area ideal (lower risk) untuk buy
    b. Tren naik masih kuat karena 3357 sudah ditembus-> menjadi support baru, dan dipertimbangkan sebagai area buy terdekat
    c. Sell jangka pendek bisa dilakukan jika terjadi penurunan di bawah zona orange 3310-3328, tapi selama tidak tembus, maka uptren akan tetap lebih dominan
  • Di H1, berhasil tembus 3357, sehingga zona ini menjadi support terdekat
    a. Penurunan sebelumnya berhasil tertahan di area yang diperkirakan sebagai area buy ideal di kisaran 3284-3300, zona ini akan kembali menjadi area ideal buy jika terjadi penurunan di bawah 3314-3320
    b. penurunan kemungkinan masih bersifat koreksi terbatas, dan saat ini lanjut dengan wave 5 tren besar lainnya -> tetap incar buy saat koreksi terbatas
    c. Tembus FE100% 3389 berpeluang lanjutkan tren naik -> follow/pertahankan BUY jika konfirm tembus
  • Sentimen tetap sama, belum ada tanda-tanda pertemuan Trump dan Xi Jinping, hubungan dagang AS-China belum menunjukkan perubahan signifikan sehingga status safe haven emas tetap dominan
  • Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh ekspektasi 4 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3389, target terdekat 3395, terjauh 3420
  • Opsi BUY idealnya di zona 3314-3327 (lebih lower risk, tutup gap)
  • Switch to SELL hanya jika tembus 3310 (jangka pendek), target terdekat 3300, terjauh 3290
Suggest : BUY on Dip
Area : 3340.00 – 3342.00
Target : 1) 3348.00 2) 3354.00
SL : 3334.00 (ideal 3-5 points di bawah 3330.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3389
Opsi buy : 3314-3327 (lower risk, tutup gap)
Switch to SELL hanya jika tembus 3310 (short term)

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

channels4 banner
bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk Euro
  • Dolar menunjukkan tanda-tanda rebound yang lemah sehingga kembali ditutup turun-> positif untuk Euro
  • Ketidakpastian seputar tarif dan meningkatnya hubungan dagang AS-China menjadi penyebab melemahnya dolar sehingga kemungkinan akan tetap membatasi kenaikan dolar -> positif untuk Euro
  • Sementara kesepakatan tarif AS-Euro tidak mengalami kemajuan, AS meminta Eropa memilih antara teknologi AS atau China, diartikan terhambat sehingga berdampak negatif pada Euro
  • Fokus keputusan suku bunga ECB dan presscon Lagarde jam 19.14 WIB dan 19.45 WIB
    a. Cut 25 bps + hawkish = EUR menguat -> positif untuk Euro
    b. Cut 25 bps + dovish = EUR melemah -> negatif untuk Euro
  • Bullish tetap dominan selama belum tembus di bawah 1.11400
  • Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.13000
  • Switch to BUY jika tembus 1.14600
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.13600– 1.13800
Target : 1) 1.13000 2) 1.12400
SL : 1.14400

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.13000
Switch to BUY jika tembus 1.14600

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup shooting star, secara teori cenderung mengisyaratkan kenaikan yang mulai melemah-> negatif untuk GBP
  • MA 200 Daily saat ini di 1.28224. Selama di atas MA, maka tren utama cenderung naik. Jika tembus di bawah MA, maka tren berbalik turun
  • Indeks Dolar kembali melemah, menguntungkan bagi GBP-> Positif untuk GBP
  • Ketidakpastian seputar tarif dan meningkatnya hubungan dagang AS-China menjadi penyebab melemahnya dolar sehingga menguntungkan bagi GBP -> positif untuk GBP
  • Data CPI Inggris kemarin dirilis melemah sehingga membuka peluang untuk penurunan suku bunga BOE lebih lanjut
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
    target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Switch to BUY jika harga tembus 1.33500
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 1.32000
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.32500– 1.32700
Target : 1) 1.31900 2) 1.31300
SL : 1.33300

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.32000
Switch to BUY jika tembus 1.33500

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • US Treasury yield ditutup turun, dolar ditutup melemah -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Statusnya sebagai safe haven belakangan ini membuat USDJPY bergerak berlawanan dengan US Treasury Yield, tapi biasanya hanya bersifat sementara
  • Candle daily USDJPY ditutup bearish, tren akan ditentukan dari penutupan candle hari ini -> imbang antara bullish dan bearish untuk USDJPY (kenaikan terbatas)
  • Status Yen sebagai safe haven mendukung penurunan USDJPY sehingga Yen diperkirakan masih cenderung menguat terhadap USD-> negatif untuk USDJPY, berpotensi batasi kenaikan USDJPY
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 142.400
  • Switch to BUY jika tembus 143.800
Suggest : SELL on Rally
Area : 142.800 – 143.000
Target : 1) 142.100 2) 141.500
SL : 143.600

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 143.800
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 142.400

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
  • Di H4, secara garis besar :
    a. Zona orange 3212-3230 sekarang berperan sebagai support psikologis, selama tidak ditembus berarti cenderung tetap naik -> area ideal (lower risk) untuk buy
    b. Tren naik masih kuat karena 3314 sudah ditembus-> menjadi support baru, dan dipertimbangkan sebagai area buy terdekat
    c. Sell jangka pendek bisa dilakukan selama tidak tembus 3362
  • Di H1, berhasil tembus 3315, sehingga zona ini menjadi support
    a. Area FE 61.8% 3362 sebagai resistance sekaligus target terdekat _ jika tembus lanjut naik
    b. Opsi buy bisa juga dilakukan di kisaran 3284-3300 (lebih lower risk)
    c. penurunan nantinya hanya bersifat koreksi terbatas, dan diperkirakan bagian dari koreksi wave 4 tren besar sebelum lanjut dengan wave 5 tren besar lainnya
  • Hubungan dagang AS-China belum menunjukkan perubahan signifikan karena belum ada agenda pertemuan Trump dan Xi Jinping sehingga status safe haven emas tetap dominan
  • Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh ekspektasi 4 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3362, target terdekat 3370, terjauh 3390
  • Opsi BUY idealnya di zona 3284-3300 (lebih lower risk)
  • Switch to SELL hanya jika tembus 3315 (jangka pendek)
Suggest : BUY on Dip
Area : 3320.00 – 3322.00
Target : 1) 3328.00 2) 3334.00
SL : 3314.00 (ideal 3-5 points di bawah 3314.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3362
Opsi buy : 3284-3300 (lebih lower risk)
Switch to SELL hanya jika tembus 3314 (short term)

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

channels4 banner
bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down