logo agrodana futures official
Buka Akun

Dolar kembali melemah terhadap mata uang lainnya menjelang long weekend di AS merayakan libur Paskah di hari Jumat esok hari. Sejumlah negosiasi dagang kenaikan tarif impor juga mulai terjadi kesepakatan dengan mitra dagang. Presiden Trump secara pribadi akan bertemu dengan perwakilan dari Jepang yaitu Menteri Ekonomi - Ryosei Akazawa. Selain itu Menteri Keuangan Scott Bessent berencana bertemu dengan Menteri Keuangan Korea Selatan - Choi Sang-Mok dalam waktu dekat. Pemerintah AS juga menyatakan akan segera mencapai kesepatan dagang dengan Inggris. Kecuali perang tarif terhadap China yang justru semakin meruncing dengan Presiden Trump mengancam akan menaikkan tarif impor hingga 245% atas tindakan perlawanan yang dilakukan China. Selain itu Presiden Trump berencana membuat tarif impor baru terhadap produk mineral dengan tujuan untuk menekan China. Pihak China menyatakan tidak bersedia bernegosiasi jika syarat yang diminta tidak diterima oleh AS. Syarat yang diajukan oleh pemerintah China adalah sikap menghormati dari anggota kabinet Presiden Trump yang dinilai melakukan penghinaan dan juga konsistensi terhadap sanksi dagang yang sudah diberlakukan sebelumnya serta yang lebih sulit untuk diterima adalah China terhadap Taiwan yang terus dibenturkan oleh kepentingan AS. Meski tidak secara spesifik disebutkan nama anggota kabinet Presiden Trump, namun belakangan ini Wakil Presiden - JD Vance menyebut China sebagai orang desa yang berkonotasi terbelakang. Pasar masih menunggu terjadinya kesepakatan dagang dengan China tersebut, namun diperkirakan akan memakan waktu lebih lama dibandingkan dengan pihak Uni Eropa yang kemungkinan akan lebih mudah tercapai. Kekhawatiran akan dampak ekonomi dari kenaikan tarif impor baru sehingga terjadi pengalihan aset-aset besar-besaran ditambah dengan ketidakpastian akibat penundaannya. Ketua Fed - Jerome Powell semalam mengatakan pertumbuhan ekonomi AS sepertinya akan melambat dengan daya beli yang menurun, GDP akan terbebani oleh impor yang meningkat dan juga menurunnya kepercayaan konsumen. Powell menambahkan Fed akan mengambil tindakan untuk menahan terjadinya volatilitas yang terjadi di pasar. Gubernur Fed Cleveland - Beth Hammack mengatakan Fed perlu waktu lebih lama untuk mengevaluasi kondisi ekonomi sehingga kemungkinan Fed akan mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan moneter terdekat di awal bulan depan. Untuk mencapai target inflasi 2% masih perlu waktu lebih lama. Sementara data Retail Sales meningkat tajam dari 0.2% menjadi 1.4% meskipun sedikit di bawah perkiraan 1.5% dan data Core Retail Sales yang tidak menyertakan sektor otomotif juga meningkat 0.5% melampaui perkiraan 0.4% dan data periode sebelumnya direvisi meningkat dari 0.3% menjadi 0.7%. Kenaikan ini didorong oleh tindakan menumpuk persediaan komponen otomotif sebelum diberlakukannya kenaikan tarif impor. Sedangkan di sektor manufaktur masih cenderung menurun dengan data industrial/manufacturing production lebih rendah dari perkiraan. Malam ini ada laporan mingguan klaim pengangguran dan indeks manufaktur negara bagian Philadelphia serta data di sektor perumahan.

Yen berlanjut menguat terhadap dolar seiring dengan akan tercapainya kesepakatan dagang baru antara Jepang dengan AS. Setelah Presiden Trump sendiri yang akan menemui utusan dagang Jepang yaitu Menteri Ekonomi - Ryosei Akazawa. Investasi Jepang di AS yang cukup signifikan dan kenaikan tarif impor yang hanya 10% akan membuat kesepakatan tersebut lebih mudah tercapai. Sementara pembahasan perubahan nilai tukar juga sedang dibahas oleh Menteri Keuangan - Katsunobu Kato dengan Menteri Keuangan AS - Scott Bessent. Sementara Gubernur Bank Sentral Jepang (BOJ) - Kazuo Ueda dalam wawancara dengan koran Sankei mengatakan BOJ perlu mengubah kebijakan moneter jika kenaikan tarif impor terbukti memberikan dampak negatif terhadap ekonomi domestik Jepang. Hal ini mengindikasikan masih adanya peluang BOJ menaikkan suku bunga acuan kembali dalam waktu tidak lama lagi. Dan kondisi ekonomi domestik juga membaik dengan data Core Machinery Order yang meningkat melampaui perkiraan.

Euro juga kembali menguat terhadap dolar menjelang pertemuan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) dan mendekati level tertinggi dalam 3 tahun terakhir. ECB diperkirakan akan kembali memangkas suku bunga acuannya sebanyak 25 bps dari 2.50% menjadi 2.25% guna mengantisipasi pelambatan ekonomi global akibat kenaikan tarif impor AS. Hal ini ditegaskan oleh Presiden ECB - Christine Lagarde yang menyatakan ECB yang siap melakukan apa saja untuk mempertahankan stabilitas finansial di kawasan ini. Yang ditunggu oleh pasar adalah peluang ECB akan memangkas berikutnya dalam konferensi pers dari Lagarde yang akan disampaikan dalam konferensi pers 30 menit setelah pengumuman hasil pertemuan moneter pada pukul 19:15 WIB.

Poundsterling masih cenderung melemah terhadap dolar seiring dengan inflasi di Inggris yang lebih menurun dari perkiraan. Data CPI di Inggris menurun dari 2.8% menjadi 2.6% lebih rendah dari perkiraan hanya turun 2.7%. Dan juga data Core CPI yang tidak menyertakan BBM, bahan pangan, tembakau dan konsumsi alkohol juga menurun dari 3.5% menjadi 3.4% sesuai perkiraan. Dengan inflasi yang semakin menurun membuat Bank Sentral Inggris (BOE) semakin terbuka untuk kembali melanjutkan pemangkasan suku bunga acuannya. Ditambah dengan data pertumbuhan ekonomi GDP yang lebih baik dari yang diperkirakan membuat pemulihan ekonomi diharapkan akan terus berlanjut. Hari ini tidak ada data ekonomi yang dirilis.

Dolar mulai pulih dan bergerak menguat terhadap mata uang lainnya dan menjauh dari level terendah akibat merosot tajam pekan lalu. Penundaan kenaikan tarif impor oleh Presiden Trump memberikan sedikit nafas lega di tengah kekhawatiran akan terjadinya resesi global yang akan terjadi jika agenda tersebut dijalankan. Setelah menunda kenaikan tarif, Presiden Trump berencana merombak lagi kenaikan tarif impor dengan pengecualian produk-produk semikonduktor. Ditambah lagi dengan rencana untuk mengubah kenaikan tarif produk otomotif yang saat ini diberlakukan kenaikan tarif impor sebanyak 25% terutama dari Kanada, Mexico dan sejumlah negara mitra dagang AS. Sementara dalam menghadapi perang tarif terhadap China yang meruncing, juru bicara Gedung Putih - Karoline Leavitt mengatakan Trump terbuka untuk bernegosiasi dengan China, tapi harus pihak China dulu yang memulai. Seperti diketahui AS pertama kali mengenakan kenaikan tarif impor kepada China sebanyak 34% kemudian dibalas China dengan kenaikan tarif sebanyak 84% dan diancam dengan kenaikan sebanyak 125% oleh AS dan dibalas lagi dengan kenaikan yang sama 125% dan untuk sementara diakhiri dengan kenaikan sebanyak 145%. Setelah itu China mulai melarang ekspor suku cadang untuk perusahaan Boeing dan sejumlah perusahaan AS lainnya sebagai langkah perlawanan terhadap perang tarif tersebut. Sejauh ini belum ada respon dari pihak China terkait dengan negosiasi tarif impor. Sementara perubahan sikap yang tiba-tiba dan tidak menentu dari Presiden Trump mengurangi kepercayaan pasar terhadap kemampuan mengelola pemerintahan. Meskipun Menteri Keungan AS - Scott Bessent kembali mengingatkan kebijakan pemerintah AS adalah strong dolar. Sama seperti yang disuarakan oleh 9 menteri keuangan pendahulunya sejak tahun 1995 lalu. Dengan strong dolar diharapkan inflasi akan dapat ditekan dan suku bunga menjadi rendah. Hal ini menggambarkan kepercayaan dunia atas pemerintahan AS. Namun saat ini kepercayaan tersebut mulai memudar bahwa AS bukan lagi poros ekonomi dunia seperti beberapa waktu silam. Gubernur Fed - Christopher Waller mengakui kebijakan tarif impor Presiden Trump merupakan goncangan terhadap ekonomi AS sehingga Fed perlu bertindak guna mengantisipasi mendahului potensi terjadinya resesi dengan memangkas suku bunga acauan lebih lanjut. Sementara Gubernur Fed Atlanta - Raphael Bostic menyarankan Fed untuk mempertahankan suku bunga acuan untuk sementara waktu sembari menunggu dampak langsung dari kenaikan tarif impor terhadap ekonomi di AS. Ekspektasi akan langkah pemangkasan suku bunga acuan Fed meningkat dari sebelumnya hanya di kisaran 60 bps menjadi mendekati 85 bps hingga akhir tahun nanti. Sementara untuk pertemuan moneter terdekat yang dijadwalkan pada awal Mei mendatang, Fed akan tetap mempertahankan suku bunganya karena belum ada kejelasan akan dampak kenaikan tarif impor tersebut. Setelah data indeks manufaktur di negara bagian New York yang membaik, hari ini akan dirilis data Retail Sales dengan perkiraan meningkat. Dan US Market akan libur pada hari Jumat nanti merayakan libur Good Friday.

Yen mengalami koreksi terhadap dolar meski masih belum terlalu jauh dari level tertinggi dalam 6 bulan terakhir. Pembahasan nilai tukar mata uang Yen menjadi pemicu penguatan setelah dibahas oleh Menteri Keuangan Jepang - Katsunobu Kato dengan Menteri Keuangan AS - Scott Bessent. Sementara Perdana Menteri Jepang - Shigeru Ishiba mengutus Menteri Ekonomi - Ryosei Akazawa berangkat ke Washington untuk melakukan negosiasi kenaikan tarif impor yang diterapkan oleh pemerintahan Presiden Trump. Jepang berharap AS mau menghapus kenaikan tarif tersebut dengan negosiasi kali ini. Meskipun Ishiba sebelumnya sempat mengatakan pemerintah Jepang tidak terburu-buru ingin melakukan negosiasi.

Euro juga mulai kembali melemah terhadap dolar, namun masih tidak terlalu jauh dari level tertinggi sejak Februari tahun 2022 yang terjadi pada pekan lalu. Pertemuan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) akan dijadwalkan pada hari Kamis esok hari dengan perkiraan ECB akan kembali memangkas suku bunga acuannya guna mengantisipasi pelambatan ekonomi global akibat kenaikan tarif impor AS. Presiden ECB - Christine Lagarde menyatakan ECB siap melakukan apa saja untuk mempertahankan stabilitas finansial di kawasan ini. Data ekonomi cukup mixed dengan Industrial Production Uni Eropa mengalami peningkatan melampaui perkiraan, namun sentimen konsumen ZEW di Jerman justru menurun. Hari ini tidak ada data ekonomi yang dirilis.

Poundsterling masih tertahan terhadap dolar menjelang rilis data inflasi CPI siang ini. Sebelumnya data pertumbuhan ekonomi GDP di Inggris ternyata lebih baik dari yang diperkirakan membuat pemulihan ekonomi diharapkan akan terus berlanjut. Data inflasi siang ini diperkirakan akan mengalami penurunan sehingga terbuka peluang bagi Bank Sentral Inggris (BOE) untuk kembali melanjutkan pemangkasan suku bunga acuannya. Inggris hanya mendapat kenaikan tarif impor dengan nilai paling sedikit yaitu hanya 10% sehingga sepertinya tidak perlu membuat negosiasi lagi.

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk Euro
  • Dolar menunjukkan tanda-tanda rebound dan ditutup sedikit lebih tinggi dari low sebelumnya -> tekanan untuk Euro
  • Ketidakpastian seputar tarif dan meningkatnya hubungan dagang AS-China menjadi penyebab melemahnya dolar sehingga kemungkinan akan tetap membatasi kenaikan dolar -> positif untuk Euro
  • Sementara kesepakatan tarif AS-Euro tidak mengalami kemajuan, AS meminta Eropa memilih antara teknologi AS atau China, diartikan terhambat sehingga berdampak negatif pada Euro
  • Di sisi lain, Euro juga terfokus pada CPI dan keputusan suku bunga ECB yang diharapkan memangkas suku bunga 25 bps minggu ini-> cenderung negatif untuk Euro
  • Fokus data CPI zona euro jam 16.00 WIB
    a. Act > Exp = EUR menguat -> positif untuk Euro
    b. Act < Exp = EUR melemah -> negatif untuk Euro
  • Bullish tetap dominan selama belum tembus di bawah 1.11400
  • Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.12800
  • Switch to BUY jika tembus 1.14500
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.13400– 1.13600
Target : 1) 1.12800 2) 1.12200
SL : 1.14200

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.12800
Switch to BUY jika tembus 1.14500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk GBP
  • MA 200 Daily saat ini di 1.28206. Selama di atas MA, maka tren utama cenderung naik. Jika tembus di bawah MA, maka tren berbalik turun
  • Indeks Dolar menunjukkan tanda-tanda berkurangnya tekanan, tapi masih lebih lemah terhadap GBP-> Positif untuk GBP
  • Ketidakpastian seputar tarif dan meningkatnya hubungan dagang AS-China menjadi penyebab melemahnya dolar sehingga menguntungkan bagi GBP -> positif untuk GBP
  • Fokus minggu ini data Inggris : CPI
  • Fokus CPI Inggris jam 13.00 WIB
    a. Act > Exp = GBP menguat -> pertahankan BUY
    b. Act < Exp = GBP melemah -> switch to SELL
  • Waspada jika dolar menguat malam hari karena data ekonomi dan pidato Powell, maka GBP berpeluang balik turun!
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
    target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Switch to SELL jika harga tembus 1.31000
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 1.32800
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.31800– 1.32000
Target : 1) 1.32600 2) 1.33200
SL : 1.31200

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.32800
Switch to SELL jika tembus 1.31000

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • US Treasury yield ditutup turun, dolar ditutup menguat -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Statusnya sebagai safe haven belakangan ini membuat USDJPY bergerak berlawanan dengan US Treasury Yield, tapi biasanya hanya bersifat sementara
  • Candle daily USDJPY ditutup spinning tops, tren akan ditentukan dari penutupan candle hari ini -> imbang antara bullish dan bearish untuk USDJPY (kenaikan terbatas)
  • Status Yen sebagai safe haven mendukung penurunan USDJPY sehingga Yen diperkirakan masih cenderung menguat terhadap USD-> negatif untuk USDJPY, berpotensi batasi kenaikan USDJPY
  • Pernyataan Ueda tetap menekankan bahwa BOJ tetap akan menaikkan suku bunga jika pertumbuhan ekonomi sesuai proyeksi bank sentral, dan juga menambahkan akan merespon dampak tarif dengan kebijakan yang sesuai-> negatif untuk USDJPY, menahan kenaikan terlalu tinggi
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 142.400
  • Switch to BUY jika tembus 143.800
Suggest : SELL on Rally
Area : 142.800 – 143.000
Target : 1) 142.100 2) 141.500
SL : 143.600

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 143.800
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 142.400

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
  • Di H4, secara garis besar :
    a. Zona orange 3212-3230 sekarang berperan sebagai support psikologis, selama tidak ditembus berarti cenderung tetap naik -> area ideal (lower risk) untuk buy
    b. Tren naik masih kuat karena 3245 sudah ditembus-> menjadi support baru, dan dipertimbangkan sebagai area buy terdekat
    c. Alternatif area BUY : dekat zona orange 3212-3230, atau dekat low kemarin 3209
    c. Sell hanya disarankan jika terjadi penembusan di bawah area arsir orange 3212 -> lebih konfirm saat tembus 3200 (support psikologis)
  • Di H1, berhasil tembus 3245, sehingga zona ini menjadi support
    a. Area 3243-3245 sebagai potensi support, sekaligus area buy terdekat jika terjadi swing low
    b. Opsi buy bisa juga dilakukan di kisaran 3206-3210 (lebih lower risk) dekat low kemarin 3209
    c. Kita sedang di tahap wave 5 kenaikan (tren kecil) sehingga kenaikan diperkirakan lanjut ke kisaran 3280-3300 -> terlalu berisiko untuk beli di zona 3280
    d. Jika sudah sentuh 3280 atau bahkan 3300, maka bisa pertimbangkan sell jangka pendek untuk memanfaatkan potensi koreksi -> pasang Stop Loss karena tren utama masih naik
    e. penurunan nantinya hanya bersifat koreksi terbatas, dan diperkirakan bagian dari koreksi wave 4 tren besar sebelum lanjut dengan wave 5 tren besar lainnya (simak di penjelasan Youtube nanti sore!)
  • Hubungan dagang AS-China belum menunjukkan perubahan signifikan karena belum ada agenda pertemuan Trump dan Xi Jinping sehingga status safe haven emas tetap dominan
  • Fokus minggu ini : perkembangan hubungan dagang AS-China, data retail sales, dan pidato Powell
  • Fokus retail sales AS jam 19.30 WIB dan Powell speaks 00.15 WIB
    a. Act > Exp = emas turun -> switch to SELL (short term correction expected)
    b. Act < Exp = emas naik -> pertahankan/follow buy
  • Fokus pidato Powell jam 00.15 WIB
    a. Hawkish (= belum/tidak ada urgensi turunkan suku bunga) = emas turun ->
    switch to SELL (kemungkinan juga koreksi jangka pendek)
    b. Dovish (= terbuka untuk penurunan suku bunga) = emas naik -> pertahankan BUY
  • Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh ekspektasi 4 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3275, target terdekat 3282, terjauh 3300
  • Opsi BUY idealnya di zona 3206-3210 (lebih lower risk)
  • Switch to SELL hanya jika tembus 3235 (jangka pendek)
Suggest : BUY on Dip
Area : 3245.00 – 3247.00
Target : 1) 3253.00 2) 3259.00
SL : 3239.00 (ideal 3-5 points di bawah 3240.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3275
Opsi buy : 3206-3210 (lebih lower risk)
Switch to SELL hanya jika tembus 3235 (short term)

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

channels4 banner
bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Dolar masih cenderung melemah terhadap mata uang lainnya setelah sebelumnya turun tajam terhadap mata uang lainnya seiring dengan perubahan-perubahan cepat dari kebijakan kenaikan tarif Presiden Trump. Setelah menunda kenaikan tarif reciprocal pekan lalu, Trump mengatakan akan meluncurkan kenaikan tarif terhadap produk semikonduktor pekan depan dengan beberapa pengecualian terhadap sejumlah perusahaan di sektor ini. Pada Jumat lalu, Gedung Putih membuat pengecualian kenaikan tarif impor terhadap produk telepon pintar, komputer dan sejumlah elektronik lainnya yang sebagian besar berasal dari China yang kemungkinan akan berubah lagi disesuaikan dengan kebijakan kenaikan tarif impor produk semikonduktor tersebut. Sebelumnya perang tarif antara AS dan China memuncak dengan saling menaikkan hingga mencapai puncaknya setelah AS menaikkan hingga 145% dan dibalas oleh China yang menaikkan tarif impor ke 125%. Akibatnya kekhawatiran akan terjadinya pelambatan global yang berpeluang terjadinya resesi semakin meningkat. Presiden Trump pada Senin kemarin mengatakan berencana untuk mengubah kebijakan dengan pengecualian pada produk otomotif yang sudah ditetapkan beberapa waktu lalu. Tidak konsistennya kebijakan kenaikan tarif membuat pasar menjadi semakin kehilangan kepercayaan. Meskipun rencana pengecualian terhadap produk teknologi sempat disambut baik di bursa saham-saham teknologi. Penundaan kenaikan tarif impor AS selama 90 hari juga diperkirakan masih berpotensi mendorong inflasi dan menahan laju pertumbuhan ekonomi. Dengan asumsi tersebut dan data inflasi yang dirilis pekan lalu, kemungkinan besar Fed akan memangkas suku bunga acuan dalam waktu dekat ini. Gubernur Fed - Christopher Waller semalam juga menyebut hal tersebut perlu dilakukan untuk mengantispasi kemungkinan resesi meski inflasi diperkirakan masih sulit turun. Fed New York melaporkan ekspektasi inflasi jangka pendek diperkirakan akan naik ke level tertinggi sejak musim gugur tahun 2023 lalu seiring dengan peluang mendapatkan pekerjaan layak yang semakin sulit dan pendapatan pribadi yang terus berkurang. Pasar masih menunggu data Retail Sales yang akan dirilis esok hari untuk mengetahui daya beli rakyat AS.

Yen juga masih cenderung menguat terhadap dolar bahkan sempat mencapai level tertinggi sejak September tahun lalu pada pekan lalu. Pembahasan nilai tukar mata uang Yen menjadi pemicu penguatan setelah Menteri Ekonomi - Ryosei Akazawa mengatakan persoalan nilai tukar ini akan dibahas oleh Menteri Keuangan Jepang - Katsunobu Kato dengan Menteri Keuangan AS - Scott Bessent. Sementara Perdana Menteri Jepang - Shigeru Ishiba mengatakan Jepang tidak terburu-buru menyelesaikan negosiasi kenaikan tarif impor yang diterapkan oleh pemerintahan Presiden Trump. Jepang mengajak kerjasama dengan negara G7 dan IMF untuk menciptakan stabilitas keuangan global yang tergoncang akibat kenaikan tarif impor AS.

Euro relatif flat terhadap dolar setelah sempat menguat tajam ke level tertinggi sejak Februari tahun 2022 pada pekan lalu, menjelang pertemuan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) yang dijadwalkan pada hari Kamis ini. Diperkirakan ECB akan kembali memangkas suku bunga acuannya guna mengantisipasi pelambatan ekonomi global akibat kenaikan tarif impor AS. Meskipun kenaikan tarif impor dari AS yang lebih sedikit dari perkiraan membuat kondisi ekonomi di kawasan ini memberi dampak relatif tidak seburuk mitra dagang AS lainnya. ECB juga siap melakukan apa saja untuk mempertahankan stabilitas finansial di kawasan ini. Didukung oleh pernyataan Presiden ECB - Christine Lagarde pada Jumat lalu yang mengatakan siap mengeluarkan instrumen keuangan untuk menjaga stabilitas tersebut dan mempunyai catatan panjang keberhasilan mengatasi kesulitan saat kondisi ekonomi tidak menentu.

Poundsterling masih berlanjut menguat terhadap dolar setelah pertumbuhan ekonomi GDP di Inggris ternyata lebih baik dari yang diperkirakan sehingga pemulihan ekonomi diharapkan akan terus berlanjut. Meskipun demikian, Bank Sentral Inggris (BOE) masih belum yakin untuk melanjutkan pemangkasan suku bunga acuannya. Data inflasi CPI kemungkinan akan memberikan kejelasan langkah BOE selanjutnya. Hari ini akan dirilis data dari sektor tenaga kerja berupa klaim pengangguran, tingkat pengangguran dan upah rata-rata.

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish tapi dengan tail atas lebih panjang dari tail bawah, mirip shooting star, secara teori cenderung turun-> negatif untuk Euro
  • Dolar menunjukkan tanda-tanda berkurangnya tekanan terhadap Euro meskipun secara umum masih relatif ditutup lebih rendah dibanding hari sebelumnya-> masih ada harapan untuk kenaikan Euro jika dolar kembali melemah
  • Ketidakpastian seputar tarif dan meningkatnya hubungan dagang AS-China menjadi penyebab melemahnya dolar sehingga menguntungkan bagi Euro -> positif untuk Euro
  • Di sisi lain, Euro juga terfokus pada CPI dan keputusan suku bunga ECB yang diharapkan memangkas suku bunga 25 bps minggu ini-> cenderung negatif untuk Euro
  • Fokus data German ZEW Economic sentiment jam 16.00 WIB
    a. Act > Exp = EUR menguat -> positif untuk Euro
    b. Act < Exp = EUR melemah -> negatif untuk Euro
  • Bullish tetap dominan selama tidak tembus di bawah 1.11400
  • Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.12800
  • Switch to BUY jika tembus 1.14500
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.13400– 1.13600
Target : 1) 1.12800 2) 1.12200
SL : 1.14200

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.12800
Switch to BUY jika tembus 1.14500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk GBP
  • MA 200 Daily saat ini di 1.28180. Selama di atas MA, maka tren utama cenderung naik. Jika tembus di bawah MA, maka tren berbalik turun
  • Indeks Dolar menunjukkan tanda-tanda berkurangnya tekanan, tapi masih lebih lemah terhadap GBP-> Positif untuk GBP
  • Ketidakpastian seputar tarif dan meningkatnya hubungan dagang AS-China menjadi penyebab melemahnya dolar sehingga menguntungkan bagi GBP -> positif untuk GBP
  • Fokus minggu ini data Inggris : Unemployment rate, CPI
  • Fokus data tenaga kerja Inggris jam 13.00 WIB (Claimant count change, unemployment rate, average earnings include bonus)
    a. Act > Exp = GBP menguat -> pertahankan BUY
    b. Act < Exp = GBP melemah -> switch to SELL
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
    target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Switch to SELL jika harga tembus 1.30000
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 1.32100
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.30800– 1.31000
Target : 1) 1.31600 2) 1.32200
SL : 1.30200

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.32100
Switch to SELL jika tembus 1.30000

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • US Treasury yield ditutup turun, dolar ditutup melemah -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Statusnya sebagai safe haven belakangan ini membuat USDJPY bergerak berlawanan dengan US Treasury Yield, tapi biasanya hanya bersifat sementara
  • Candle daily USDJPY ditutup bearish, tapi ada kecenderungan mirip hammer karena muncul di zona support 142, secara teori ada potensi rebound -> positif untuk USDJPY (kenaikan sementara)
  • Status Yen sebagai safe haven mendukung penurunan USDJPY sehingga Yen diperkirakan masih cenderung menguat terhadap USD-> negatif untuk USDJPY, berpotensi batasi kenaikan USDJPY
  • Target Double Top selesai, ekspektasi terjadi rebound lebih dulu meskipun diperkirakan hanya jangka pendek
  • BOJ tetap akan menaikkan suku bunga jika pertumbuhan ekonomi sesuai proyeksi bank sentral-> negatif untuk USDJPY, menahan kenaikan terlalu tinggi
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 143.500
  • Switch to SELL jika tembus 142.000
Suggest : BUY on Dip
Area : 142.700 – 142.900
Target : 1) 143.500 2) 144.100
SL : 142.100

Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 142.000
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 143.500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
  • Di H4, secara garis besar :
    a. Zona orange 3122-3155 sekarang berperan sebagai support psikologis, selama tidak ditembus berarti cenderung tetap naik -> area ideal (lower risk) untuk buy
    b. Tren naik masih kuat dan resistance 3205 daily sudah ditembus-> bisa menjadi opsi buy terdekat
    c. Alternatif area BUY : dekat FR 23.6% 3180, dekat zona orange 3155 atau FR 38.2% 3840
    c. Sell hanya disarankan jika terjadi penembusan di bawah trendline atau di bawah area arsir orange 3122-3155 -> lebih konfirm saat tembus 3122
  • Di H1, berhasil tembus 3167, sehingga zona ini menjadi support
    a. Area 3167-3174 sebagai potensi support, sekaligus area buy ideal jika terjadi swing low -> ekspektasi koreksi maksimum wave 4
    b. penurunan wave 4 bisa juga tertahan di FR 23.6% 3198 (mirip dengan penjelasan live streaming Senin, 14 Apr 2025) -> bisa jadi opsi lain untuk area buy
    c. Tembus 3245 bisa pertimbangkan follow/pertahankan buy, meskipun relatif high risk -> tetap naik karena didukung fundamental
    d. Sell jangka pendek bisa dilakukan selama tidak tembus 3245, tapi koreksi jangka pendek diperkirakan terbatas, sehingga cenderung lebih aman buy daripada Sell untuk saat ini
  • Hubungan dagang AS-China belum menunjukkan perubahan signifikan karena belum ada agenda pertemuan Trump dan Xi Jinping sehingga status safe haven emas tetap dominan
  • Fokus minggu ini : perkembangan hubungan dagang AS-China, data retail sales, dan pidato Powell
  • Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh ekspektasi 4 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3245, target terdekat 3252, terjauh 3265
  • Opsi BUY idealnya di zona 3167-3174 (lebih lower risk)
  • Opsi area buy : 3193 (low kemarin), 3180 (FR 23.6% H4), 3170 (FR 38.2% H1)
  • Switch to SELL hanya jika tembus 3125
Suggest : BUY on Dip
Area : 3185.00 – 3187.00
Target : 1) 3193.00 2) 3199.00
SL : 3179.00 (ideal 3-5 points di bawah 3178.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3245
Opsi buy : 3193, 3180, 3170
Switch to SELL hanya jika tembus 3125

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

channels4 banner
bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk Euro
  • Dolar melemah dibanding Euro sehingga mendorong Euro-> positif untuk Euro
  • Ketidakpastian seputar tarif dan meningkatnya hubungan dagang AS-China menjadi penyebab melemahnya dolar sehingga menguntungkan bagi Euro -> positif untuk Euro
  • Pasar akan fokus pada inflasi zona Euro dan keputusan suku bunga ECB minggu ini
  • Bullish tetap dominan selama tidak tembus di bawah 1.11400
  • Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.14000
  • Switch to SELL jika tembus 1.12000
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.13000– 1.13200
Target : 1) 1.13800 2) 1.14400
SL : 1.12400

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.14000
Switch to SELL jika tembus 1.12000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk GBP
  • MA 200 Daily saat ini di 1.28158 bertahan, dan saat ini menjadi support. Jika tetap di atas MA, maka tren cenderung lanjut naik. Jika gagal tetap di atas MA, maka tren kembali turun
  • Dolar melemah dibanding GBP sehingga mendorong GBP-> positif untuk GBP
  • Ketidakpastian seputar tarif dan meningkatnya hubungan dagang AS-China menjadi penyebab melemahnya dolar sehingga menguntungkan bagi GBP -> positif untuk GBP
  • Fokus minggu ini data Inggris : Unemployment rate, CPI
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
    target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Switch to SELL jika harga tembus 1.31448
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 1.30000
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.30500– 1.30700
Target : 1) 1.31300 2) 1.31900
SL : 1.30700

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.31448
Switch to SELL jika tembus 1.30000

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • US Treasury yield ditutup naik, dolar ditutup melemah -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Candle daily USDJPY ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk USDJPY
  • Status Yen sebagai safe haven mendukung penurunan USDJPY-> negatif untuk USDJPY
  • Target Double Top selesai, waspada potensi rebound meskipun diperkirakan hanya jangka pendek
  • BOJ tetap akan menaikkan suku bunga jika pertumbuhan ekonomi sesuai proyeksi bank sentral-> negatif untuk USDJPY
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 143.500
  • Switch to SELL jika tembus 141.000
Suggest : BUY on Dip
Area : 142.000 – 142.200
Target : 1) 142.600 2) 143.200
SL : 141.400

Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 141.000
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 143.500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
  • Di H4, secara garis besar :
    a. Zona orange 3122-3155 sekarang berperan sebagai support psikologis, selama tidak ditembus berarti cenderung tetap naik -> area ideal (lower risk) untuk buy
    b. Tren naik masih kuat dan resistance 3205 daily sudah ditembus-> bisa menjadi opsi buy terdekat
    c. Sell hanya disarankan jika terjadi penembusan di bawah trendline atau di bawah area arsir orange 3122-3155
  • Di H1, berhasil tembus 3167, sehingga zona ini menjadi support
    a. Area 3167-3174 sebagai potensi support, sekaligus area buy ideal jika terjadi swing low -> ekspektasi wave 4
    b. Tembus 3245 bisa pertimbangkan follow/pertahankan buy, meskipun relatif high risk -> tetap naik karena didukung fundamental
    c. Sell jangka pendek bisa dilakukan selama tidak tembus 3245, tapi koreksi jangka pendek diperkirakan terbatas, sehingga cenderung lebih aman buy daripada Sell untuk saat ini
  • Ketegangan AS-China masih berlanjut, data CPI AS dirilis lebih rendah, status safe haven emas tetap dominan
  • Fokus minggu ini : perkembangan hubungan dagang AS-China, data retail sales, dan pidato Powell
  • Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh ekspektasi 4 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3245, target terdekat 3252, terjauh 3265
  • Opsi BUY idealnya di zona 3167-3174 (lebih lower risk)
  • Switch to SELL hanya jika tembus 3125
Suggest : BUY on Dip
Area : 3178.00 – 3180.00
Target : 1) 3186.00 2) 3192.00
SL : 3172.00 (ideal 3-5 points di bawah 3170.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3245
Switch to SELL jika tembus 3125

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

channels4 banner
bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down