Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk Euro
Uni Eropa tidak terlepas dari tarif resiprokal Trump dan sejauh ini tidak ada rencana untuk negosiasi, cenderung menyiapkan tarif balasan -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
Dolar menguat dibanding Euro sehingga menekan Euro-> negatif untuk Euro
Uni Eropa mengancam akan balas tarif Trump, memicu kekhawatiran ketidakpastian ekonomi global -> berpotensi menekan Euro
Data Industrial Production Jerman dirilis lebih rendah dari ekspektasi, -1.3% vs -0.9%, dan turun dibanding sebelumnya 2.0% -> negatif untuk Euro
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.09000
Switch to BUY jika tembus 1.10800
Suggest : SELL on Rally Area : 1.10000– 1.10200 Target : 1) 1.09400 2) 1.08800 SL : 1.10800
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.09000 Switch to BUY jika tembus 1.10800
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan
Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk GBP
MA 200 Daily saat ini di 1.28111 ditembus sehingga downtrend kemungkinan berbalik mendominasi
Dolar menguat dibanding GBP sehingga menekan GBP-> negatif untuk GBP
Pasar masih menunggu negosiasi Inggris dengan AS terkait tarif -> wait and see untuk GBP, positif jika disetujui, negatif jika tidak disetujui
Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Switch to BUY jika harga tembus 1.30000
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 1.27000
Suggest : SELL on Rally Area : 1.28400– 1.28600 Target : 1) 1.27800 2) 1.27200 SL : 1.29200
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.27000 Switch to BUY jika tembus 1.30000
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan
US Treasury yield naik, dolar ditutup menguat -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
Candle daily USDJPY ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk USDJPY
Secara teknis, ada peluang untuk rebound dan diperkuat dengan kenaikan imbal hasil Treasury AS yang masih berlanjut untuk sementara waktu-> positif untuk USDJPY
gara-gara tarif resiprokal, ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ berkurang untuk saat ini, sehingga potensi melemahkan Yen terhadap dolar
Tarif Trump memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi global dan membuat permintaan safe haven menguat, dan Yen diuntungkan dalam posisi tersebut (menguat terhadap dolar)-> negatif untuk USDJPY
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 148.200
Switch to SELL jika tembus 146.000
Suggest : BUY on Dip Area : 146.800 – 147.000 Target : 1) 147.600 2) 148.200 SL : 146.200
Alternatif : Switch to SELL jika tembus 146.000 Pertahankan/Follow BUY jika tembus 148.200
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD
Keterangan
Pendukung bullish saat ini : a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
Di H4, secara garis besar : a. zona coklat 3076-3107 saat ini menjadi resistance psikologis-> jika ditembus, bullish akan kembali lebih kuat b. Elliott wave kemungkinan diperkirakan sudah selesai dengan penurunan wave C sehingga penurunan saat ini berpotensi mulai terbatas-> ada peluang naik meski masih relatif terbatas c. Area hijau 2939-2952 kemungkinan support kuat, potensi demand kuat di area tersebut -> sejauh ini masih efektif, termasuk penurunan yang tertahan di 2956 tadi malam sehingga bisa dipertimbangkan mulai buy dekat zona tersebut
Di H1, ada potensi untuk naik bertahap didukung potensi bullish divergence, tapi harus waspada kenaikan yang terbatas karena profit taking untuk tutupi kerugian margin call di saham masih dominan a. Area Merah (3054-3063) diperkirakan sebagai zona supply saat ini sehingga sell masih bisa dilakukan di zona ini selama tidak ditembus b. Penurunan jangka pendek diharapkan terbatas di zona support 2954-2973, ekspektasi double bottom didukung RSI mulai oversold, tapi konfirmasi baru valid jika tembus di atas 3055 -> bertahap bisa mulai incar buy, tapi dengan target kenaikan masih terbatas
Tarif resiprokal menyebabkan kekhawatiran perang dagang meluas secara global, safe haven masih berpihak pada emas
Penurunan disebabkan profit taking dan likuidasi emas untuk tutupi kerugian di pasar saham sehingga kenaikan diperkirakan masih terbatas. Jika saham mulai stabil, maka emas akan kembali berpeluang naik bertahap
Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh ekspektasi 4 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
Short term SELL masih bisa dilakukan selama tidak naik di atas 3060-3070, potensi target terdekat 3050, terjauh 3000
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2978, target terdekat 2970, terjauh 2956
Opsi BUY jika tembus 3086 (atau dekat support 2956-2970, lebih lower risk), potensi terdekat 3092, terjauh 3105
Suggest : SELL on Rally Area : 3026.00 – 3028.00 Target : 1) 3020 .00 2) 3014.00 SL : 3034.00 (ideal 3-5 points di atas 3035.00)
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2978 Short term SELL selama harga di bawah 3060-3070 Opsi buy di 2956-2970 atau jika tembus di atas 3085
Dolar masih cenderung menguat terhadap mata uang lainnya kecuali terhadap Swiss Franc seiring dengan meningkatnya permintaan akan aset safe haven karena kekhawatiran akan resesi dunia akibat kenaikan tarif impor AS. Pekan lalu Presiden Trump mengumumkan kenaikan tarif impor reciprocal terhadap semua mitra dagangnya dan akan segera efektif berlaku pada 9 April nanti. Sejumlah mitra dagang sudah memberikan respon dengan meminta negosiasi dan ada juga yang melakukan pelawanan. Uni Eropa memberikan perlawanan dengan menaikkan tarif impor produk AS sebanyak 25%. Presiden Trump belum menunjukkan indikasi surut, bahkan memberikan ancaman kepada China akan menaikkan tarif impor hingga 50% jika China tidak membatalkan perlawanan kenaikan tarif sebanyak 34%-nya. Dan lebih dari 50 mitra dagang AS lebih memilih melakukan pendekatan negosiasi dengan Gedung Putih. Perang dagang ini dikhawatirkan akan memicu inflasi tinggi dan dapat menjadi ancaman akan terjadi resesi ekonomi secara global. JPMorgan Chase memperingatkan akan efek kenaikan tarif impor ini akan berdampak permanen dan manajer investasi Bill Ackman menyebut sebagai nuklir ekonomi di musim dingin. Di sisi lain dengan adanya potensi pelambatan ekonomi membuat spekulasi di pasar menunjukkan peluang Fed untuk lebih agresif memangkas suku bunga acuan guna mengantisipasi potensi pelambatan ekonomi akibat kenaikan tarif impor tersebut. Ekspektasi Fed akan kembali memangkas suku bunga acuan pada pertemuan moneter di bulan Mei meningkat hingga mendekati 65% dan spekulasi akan akumulasi pemangkasan hingga 100 bps atau 1.0% penuh hingga akhir tahun ini di bulan Desember mendatang. Meskipun ketua Fed – Jerome Powell pada hari Jumat lalu mengatakan masih terlalu dini bagi Fed untuk merespon agenda ekonomi Presiden Trump tersebut. Namun diakui bahwa kebijakan fiskal tersebut berpotensi akan memicu inflasi kembali naik dan menahan laju pertumbuhan ekonomi. Dengan menyebutkan meningkatnya resiko pengangguran dan naiknya inflasi akan mempersulit target inflasi Fed 2%. Gubernur Fed - Adriana Kugler dalam pidato semalam mengatakan kenaikan tarif menjadi indikasi kenaikan inflasi walaupun untuk jangka pendek sedangkan untuk jangka panjang masih belum terukur.  Data inflasi CPI baru akan dirilis esok hari yang masih belum menggambarkan dampak dari kebijakan kenaikan tarif yang baru pekan lalu. Hari ini tidak ada data ekonomi hanya pidato dari Gubernur Fed San Fransisco – Mary Daly yang juga merupakan anggota voting FOMC yang akan dicermati oleh pasar.
Yen juga berlanjut melemah terhadap dolar setelah sehari sebelumnya melemah cukup tajam hingga lebih dari 1.4%. Di luar perkiraan, Jepang yang sebelumnya dinilai akan terhindar dari kenaikan tarif impor ternyata tetap dikenakan kenaikan tarif sebanyak 24%. Pemerintah Jepang memberikan respon, namun diduga akan ada negosiasi ulang setelah Presiden Trump dalam telepon dengan Perdana Menteri Jepang - Shigeru Ishiba sepakat akan menunjuk menterinya untuk bernegosiasi. Bahkan Menteri Keuangan AS - Scott Bessent sendiri secara khusus diutus untuk melakukan negosiasi termasuk pembahasan pergerakan mata uang dolar terhadap Yen. Biasanya yang menjadi utusan hanya perwakilan dari Menteri Perdagangan, namun dengan Besset menjadi indikasi akan lebih tertuju pada pergerakan mata uang Yen. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis, namun pasar mengantisipasi perundingan dagang tersebut diatas dan juga pidato dari Gubernur Bank Sentral Jepang - Kazuo Ueda esok hari.
Euro terus tertekan terhadap dolar meskipun mendapat kenaikan tarif impor dari AS tidak sebanyak perkiraan. Dengan hanya dikenakan sebanyak 20% bahkan Uni Eropa tetap memberikan perlawanan kenaikan tarif yang lebih tinggi yaitu sebanyak 25%. Namun tarif tersebut masih fleksibel dan belum final dengan Uni Eropa terus terbuka untuk bernegosiasi seperti yang disampaikan oleh Presiden Komisi Eropa - Ursula von der Leyen. Seperti halnya Fed, ancaman akan resesi akibat kenaikan tarif ini membuat spekulasi Bank Sentral Eropa (ECB) untuk lebih agresif lagi dalam memangkas suku bunga acuan sehingga spekulasi di pasar menyebutkan akan ada 3 kali hingga 4 kali pemangkasan suku bunga acuan hingga akhir tahun nanti. Dengan pemangkasan terdekat pada 2 kali pertemuan berturut-turut dalam waktu dekat ini. Sejumlah pejabat ECB termasuk Gubernur Bank Sentral Italia - Pierro Cipollone, Gubernur Bank Sentral Prancis - Francois Villeroy de Galhau dan Gubernur Bank Sentral Yunani - Yannis Stournaras meminta ECB untuk segera memangkas suku bunga acuan di tengah kondisi ekonomi saat ini dan tidak satupun yang menarik pendapatnya ketika kenaikan tarif Presiden Trump diumumkan. Sementara itu data industrial production di Jerman mengalami penurunan lebih dalam ke -1.3% yang lebih rendah dari perkiraan -0.9% dari periode sebelumnya 0.9%. Sedangkan surplus neraca perdagangan Jerman meningkat dari 16.2B menjadi 17.7B, namun tidak sebanyak perkiraan naik hingga 18.4B. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.
Poundsterling juga masih melemah terhadap dolar hingga level terendah dalam sebulan terakhir seiring dengan pengalihan aset menjadi safe haven. Kekhawatiran akan terjadinya resesi akibat perang dagang AS membuat pengalihan aset ini menjadi meningkat. Termasuk peluang Bank Sentral Inggris (BOE) untuk memangkas suku bunga acuan guna mengantisipasi pelambatan ekonomi secara global seperti halnya bank sentral dunia lainnya. Data penting di Inggris pekan ini baru akan dirilis pada hari Jumat nanti berupa pertumbuhan ekonomi GDP, neraca perdagangan dan industrial production dan manufacturing production.
CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD
Keterangan
Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk Euro
Kenaikan terhambat karena tidak banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama pasca pengumuman tarif resiprokal Trump minggu lalu -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
Dolar menguat dibanding Euro sehingga menekan Euro-> negatif untuk Euro
Uni Eropa mengancam akan balas tarif Trump, memicu kekhawatiran ketidakpastian ekonomi global -> berpotensi menekan Euro
Fokus data Industrial Production Jerman jam 13.00 WIB a. Act > Exp = Euro naik -> switch to BUY b. Act < Exp = Euro turun -> pertahankan SELL
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.09000
Switch to BUY jika tembus 1.10800
Suggest : SELL on Rally Area : 1.09800– 1.10000 Target : 1) 1.09200 2) 1.08600 SL : 1.10600
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.09000 Switch to BUY jika tembus 1.10800
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan
Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk GBP
MA 200 Daily saat ini di 1.28111, potensi naik masih dominan selama tidak tembus kembali di bawah MA 200, tapi akan turun jika tembus di bawah MA 200
Dolar menguat dibanding GBP sehingga menekan GBP-> negatif untuk GBP
Pasar masih menunggu negosiasi Inggris dengan AS terkait tarif -> wait and see untuk GBP, positif jika disetujui, negatif jika tidak disetujui
Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Switch to BUY jika harga tembus 1.30000
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 1.28400
Suggest : SELL on Rally Area : 1.29000– 1.29200 Target : 1) 1.28400 2) 1.27800 SL : 1.29800
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.28400 Switch to BUY jika tembus 1.30000
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan
US Treasury yield turun, dolar ditutup menguat -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
Candle daily USDJPY ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk USDJPY
Secara teknis, daily dibuka gap down seiring permintaan safe haven yang saat ini menguntungkan Yen-> limited upside untuk USDJPY
Tarif Trump memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi global dan membuat permintaan safe haven menguat, dan Yen diuntungkan dalam posisi tersebut (menguat terhadap dolar)-> negatif untuk USDJPY
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 145.500
Switch to BUY jika tembus 148.000
Suggest : SELL on Rally Area : 146.800 – 147.000 Target : 1) 146.200 2) 145.600 SL : 147.600
Alternatif : Switch to BUY jika tembus 148.000 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 145.500
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD
Keterangan
Pendukung bullish saat ini : a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
Di H4, secara garis besar : a. zona coklat 3076-3107 ditembus dan tren jangka pendek berubah turun, saat ini menjadi resistance penentu kenaikan kembali-> jika ditembus, bisa pertimbangkan untuk switch to BUY kembali b. Elliott wave kemungkinan langsung berubah drastis sejak tembus area coklat, dan penurunan wave ABC (correction wave) sudah terjadi, dan diperkirakan penurunan wave C sudah selesai -> ada potensi penurunan mulai terbatas c. Area hijau 2939-2952 kemungkinan support kuat, potensi demand kuat di area tersebut -> bisa dipertimbangkan mulai buy dekat zona tersebut
Di H1, Elliott wave kemungkinan sudah memasuki koreksi ABC dan penurunan wave C cukup tajam sehingga ada potensi untuk siap-siap kembali naik bertahap a. Area Merah (3054-3063) diperkirakan sebagai zona supply saat ini sehingga sell masih bisa dilakukan di zona ini selama tidak ditembus b. Penurunan jangka pendek diharapkan terbatas di zona support 2954-2973, ekspektasi double bottom atau kembali rebound sebagai tren baru yang lebih kuat untuk kenaikan berikutnya karena RSI mulai oversold -> bertahap bisa mulai incar buy, tapi dengan target kenaikan masih terbatas
Tarif resiprokal menyebabkan kekhawatiran perang dagang meluas secara global, safe haven masih berpihak pada emas
Penurunan disebabkan profit taking dan likuidasi emas untuk tutupi kerugian di pasar saham, jika saham mulai stabil, maka emas akan kembali berpeluang naik bertahap
Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh ekspektasi 4 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
Short term SELL selama tidak naik di atas 3060-3070, potensi target terdekat 3050, terjauh 3000
Switch to BUY jika tembus 3086 (atau dekat support 2956-2970), potensi terdekat 3092, terjauh 3105
Suggest : SELL on Rally Area : 3060.00 – 3062.00 Target : 1) 3054 .00 2) 3048.00 SL : 3068.00 (ideal 3-5 points di atas 3068.00)
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 3025 Short term SELL selama harga di bawah 3060-3070 Opsi buy di 2956-2970 atau jika tembus di atas 3085
CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD
Keterangan
Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk Euro
Belum banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
Dolar melemah dibanding Euro sehingga mendorong Euro-> positif untuk Euro
Uni Eropa mengancam akan balas tarif Trump, memicu kekhawatiran ketidakpastian ekonomi global -> berpotensi batasi kenaikan Euro
Data PMI services Jerman dan zona Euro sedikit lebih baik dibanding ekspektasi -> positif untuk Euro
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.10900
Switch to SELL jika tembus 1.09000
Suggest : BUY on Dip Area : 1.09800– 1.10000 Target : 1) 1.10600 2) 1.11200 SL : 1.09200
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.10900 Switch to SELL jika tembus 1.09000
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan
Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk GBP
MA 200 Daily saat ini di 1.28110, potensi naik masih dominan selama tidak tembus kembali di bawah MA 200, tapi akan turun jika tembus di bawah MA 200
Dolar melemah dibanding GBP sehingga mendorong GBP-> positif untuk GBP
Pemerintah AS memberi indikasi pada Inggris bahwa mereka terbuka untuk membahas proposal Inggris untuk mengurangi tarif di bawah 10% -> positif untuk GBP
Data PMI services Inggris dirilis lebih rendah dari ekspektasi, tapi masih lebih tinggi dibanding sebelumnya, dan tetap di atas 50 (ekspansi) -> positif untuk GBP
Fokus data Construction PMI Inggris jam 15.30 WIB a. Act > Exp = GBP menguat -> pertahankan BUY b. Act < Exp = GBP melemah -> switch to SELL
Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Pertahankan/follow BUY jika harga tembus 1.31500
Switch to SELL jika tembus 1.29400
Suggest : BUY on Dip Area : 1.30200– 1.30400 Target : 1) 1.31000 2) 1.31600 SL : 1.29600
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.31500 Switch to SELL jika tembus 1.29400
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan
US Treasury yield dan dolar ditutup melemah -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
Candle daily USDJPY ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk USDJPY
Secara teknis, daily menunjukkan penurunan yang masih dominan sehingga sampai saat ini kenaikan masih terbatas-> limited upside untuk USDJPY
Tarif Trump memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi global dan membuat permintaan safe haven menguat, dan Yen diuntungkan dalam posisi tersebut (menguat terhadap dolar)-> negatif untuk USDJPY
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 145.500
Switch to BUY jika tembus 148.400
Suggest : SELL on Rally Area : 147.000 – 147.200 Target : 1) 146.400 2) 145.800 SL : 147.800
Alternatif : Switch to BUY jika tembus 148.400 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 145.500
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD
Keterangan
Pendukung bullish saat ini : a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
Di H4, secara garis besar : a. zona coklat 3076-3107 terbukti masih efektif sebagai support psikologis dan area buy yang relatif lower risk -> kemungkinan masih bisa kembali dipertimbangkan sebagai area demand yang lebih baik jika terjadi koreksi kembali ke zona tersebut b. Elliott wave masih proses kelanjutan kenaikan dari wave 5 (tren utama di H4) c. Proyeksi berikutnya FE 100% di 3176 (small trend) atau FE 161.8% 3200 (big trend)
Di H1, Elliott wave kemungkinan sudah memasuki koreksi ABC dengan peluang penurunan terakhir wave C masih bisa terjadi hari ini a. Area Merah (3054-3063) diperkirakan sebagai zona stronger demand, lebih ideal buy di zona ini (jika terjadi swing low saat data NFP) b. Penurunan di bawah 3115 diperkirakan hanya koreksi singkat dan terbatas dan memicu reversal jangka pendek -> terbukti kembali rebound dengan cepat setelah turun ke 3054, menandakan uptren yang masih kuat dan koreksi turun kemungkinan sudah mulai berkurang c. Jangka pendek masih bisa sell selama tidak naik di atas 3125, tapi waspada dengan support 3054-3063 atau terdekat support 3080-3085!
Tarif resiprokal menyebabkan kekhawatiran perang dagang meluas secara global -> safe haven lebih kuat sehingga penurunan kemungkinan hanya bersifat sementara
Pasar akan menunggu reaksi dan respon negara-negara yang dikenakan resiprokal, terutama respon China yang paling ditunggu
Fokus data NFP dan Unemployment rate jam 19.30 WIB dan ISM services PMI jam 21.00 WIB a. Act > Exp = Emas turun -> switch to SELL b. Act < Exp = Emas naik -> pertahankan/follow BUY
Fokus Pidato Powell jam 22.25 WIB a. Hawkish (tidak ada penurunan suku bunga/tidak melihat tanda-tanda resesi) = emas turun -> switch to SELL, tapi kemungkinan terbatas, karena kekhawatiran resesi menahan penurunan lebih lanjut b. Dovish (mengakui melambatnya ekonomi, tetap bergantung data ekonomi) = emas naik -> pertahankan BUY
Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
Short term SELL selama tidak naik di atas 3120-3125, potensi target terdekat 3110, terjauh 3095
Suggest : BUY on Dip Area : 3083.00 – 3085.00 Target : 1) 3091 .00 2) 3097.00 SL : 3077.00 (ideal 3-5 points di bawah 3075.00)
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3126 Short term SELL selama harga di bawah 3120-3125 Area ideal buy di zona merah (3054-3063)
CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD
Keterangan
Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk Euro
Belum banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
Dolar melemah dibanding Euro sehingga mendorong Euro-> positif untuk Euro
Trump berlakukan tarif resiprokal 20% untuk Uni Eropa, memicu kekhawatiran perang dagang meluas secara global, seharusnya tekanan untuk Euro, tapi dolar melemah seiring penurunan imbal hasil Treasury AS dan menguntungkan Euro -> positif untuk Euro, tapi waspada kemungkinan kenaikan yang masih terbatas
Fokus data PMI services Jerman dan zona Euro jam 14.55 WIB dan 15.00 WIB a. Act > Exp = EUR menguat -> pertahankan BUY b. Act < Exp = EUR melemah -> switch to SELL
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.09500
Switch to SELL jika tembus 1.07500
Suggest : BUY on Dip Area : 1.08400– 1.08600 Target : 1) 1.09200 2) 1.09800 SL : 1.07800
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.09500 Switch to SELL jika tembus 1.07500
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan
Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk GBP
MA 200 Daily saat ini di 1.28084, potensi naik masih dominan selama tidak tembus kembali di bawah MA 200, tapi akan turun jika tembus di bawah MA 200
Dolar melemah dibanding GBP sehingga mendorong GBP-> positif untuk GBP
Trump berlakukan tarif resiprokal 10% untuk Inggris, termasuk rendah jika dibanding Uni Eropa dan negara-negara sekutu lain -> positif untuk GBP
Fokus data PMI services Inggris jam 15.30 WIB a. Act > Exp = GBP menguat -> pertahankan BUY b. Act < Exp = GBP melemah -> switch to SELL
Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Pertahankan/follow SELL jika harga tembus 1.28600
Switch to BUY jika tembus 1.30200
Suggest : BUY on Dip Area : 1.29900– 1.30100 Target : 1) 1.30700 2) 1.31300 SL : 1.29300
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.30700 Switch to SELL jika tembus 1.29000
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan
US Treasury yield ditutup bearish, dolar ditutup melemah -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
Candle daily USDJPY ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk USDJPY
Secara teknis, daily menunjukkan penurunan yang masih dominan sehingga sampai saat ini kenaikan masih terbatas-> limited upside untuk USDJPY
Trump umumkan tarif resiprokal, membuat pasar cemas pada perang dagang yang meluas secara global, yen menguat sebagai safe haven juga karena ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ -> negatif untuk USDJPY
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 147.100
Switch to BUY jika tembus 150.000
Suggest : SELL on Rally Area : 148.200 – 148.400 Target : 1) 147.600 2) 147.000 SL : 149.000
Alternatif : Switch to BUY jika tembus 150.000 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 147.100
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD
Keterangan
Pendukung bullish saat ini : a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
Di H4, secara garis besar : a. zona coklat 3076-3107 terbukti efektif sebagai support psikologis dan area buy yang relatif lower risk -> kemungkinan bisa kembali dipertimbangkan sebagai area demand yang lebih baik jika terjadi koreksi kembali ke zona tersebut b. Elliott wave masih proses kelanjutan kenaikan dari wave 5 c. Proyeksi berikutnya FE 100% di 3176 (small trend) atau FE 161.8% 3200 (big trend)
Di H1, Elliott wave mulai masuk ke tren naik berikutnya (wave 5, naik bertahap) a. Kemungkinan memasuki wave 5 big trend, cenderung naik, dan jauh lebih kuat selama tetap di atas 3148 -> tetap prefer buy b. Area hijau (3115-3120) diperkirakan sebagai zona stronger demand, lebih ideal buy di zona ini (jika terjadi swing low saat data ISM Services) c. Penurunan di bawah 3115 diperkirakan hanya koreksi singkat dan terbatas dan memicu reversal jangka pendek
Tarif resiprokal menyebabkan kekhawatiran perang dagang meluas secara global -> safe haven lebih kuat
Pasar akan menunggu reaksi dan respon negara-negara yang dikenakan resiprokal, terutama respon China yang paling ditunggu
Fokus data Jobless claims jam 19.30 WIB dan ISM services PMI jam 21.00 WIB a. Act > Exp = Emas turun -> switch to SELL b. Act < Exp = Emas naik -> pertahankan/follow BUY
Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
Switch to SELL jika tembus 3115, potensi target terdekat 3105, terjauh 3095
Suggest : BUY on Dip Area : 3142.00 – 3144.00 Target : 1) 3150.00 2) 3156.00 SL : 3136.00 (ideal 3-5 points di bawah 3135.00)
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3167 (higher risk) Switch to SELL hanya jika tembus 3115 Area ideal buy di zona hijau (3115-3120)
CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD
Keterangan
Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk Euro
Belum banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
Dolar masih lebih kuat dibanding Euro sehingga menekan Euro-> negatif untuk Euro
Pasar menunggu pengumuman tarif resiprokal yang akan diberlakukan untuk semua negara, pengumuman diharapkan Hari Kamis dinihari jam 04.00 WIB-> waspada volatilitas melebar saat pengumuman!
Ancaman perang dagang karena tarif semakin meningkat -> negatif untuk Euro
Tapi jika tarif yang diumumkan relatif lebih lunak, maka Euro berpotensi berbalik naik -> switch to BUY jika konfirm!
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.07500
Switch to BUY jika tembus 1.08800
Suggest : SELL on Rally Area : 1.07900– 1.08100 Target : 1) 1.07300 2) 1.06700 SL : 1.08700
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.07500 Switch to BUY jika tembus 1.08800
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan
Daily candle ditutup doji, secara teori cenderung turun-> negatif untuk GBP
MA 200 Daily saat ini di 1.28060, potensi naik masih dominan selama tidak tembus kembali di bawah MA 200, tapi akan turun jika tembus di bawah MA 200
Sampai saat ini, belum ada terdengar tarif diberlakukan untuk Inggris sehingga Inggris diuntungkan karena minim dampak dari kebijakan tarif Trump-> penurunan relatif masih terbatas
Dolar masih lebih kuat dibanding GBP sehingga menekan GBP-> kemungkinan masih akan pengaruhi GBP di malam hari terutama setelah data AS nanti malam dan juga pengumuman atrif resiprokal
Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Pertahankan/follow SELL jika harga tembus 1.28600
Switch to BUY jika tembus 1.30200
Suggest : SELL on Rally Area : 1.29200– 1.29400 Target : 1) 1.28600 2) 1.28000 SL : 1.30000
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.28600 Switch to BUY jika tembus 1.30200
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan
US Treasury yield ditutup bearish, dolar ditutup doji -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
Candle daily USDJPY ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk USDJPY
Secara teknis, daily menunjukkan kenaikan masih di dalam zona orange resistance maksimal 151.20, MA 200 cukup dekat di 151.372 sehingga sampai saat ini kenaikan masih terbatas-> limited upside untuk USDJPY
Pasar masih menunggu pengumuman tarif, dan Yen berpotensi kembali diincar sebagai safe haven bersama emas ataupun obligasi -> negatif untuk USDJPY
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 149.400
Switch to BUY jika tembus 150.800
Suggest : SELL on Rally Area : 150.000 – 150.200 Target : 1) 149.400 2) 148.800 SL : 150.800
Alternatif : Switch to BUY jika tembus 150.800 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 149.400
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD
Keterangan
Pendukung bullish saat ini : a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
Di H4, secara garis besar : a. zona coklat 3076-3107 sebagai support psikologis dan area buy yang relatif lower risk-> opsi buy di zona ini lebih ideal karena lebih rendah risiko b. Elliott wave masih proses kelanjutan kenaikan dari wave 5 c. Proyeksi berikutnya FE 100% di 3176
Di H1, Elliott wave mulai masuk ke tren naik berikutnya (wave 5, naik bertahap) a. Kemungkinan memasuki wave 5 big trend, cenderung naik, dan jauh lebih kuat jika berhasil tembus 3148 -> follow/pertahankan buy jika tembus 3148 b. Area hijau (3076-3095) diperkirakan sebagai zona stronger demand, lebih ideal buy di zona ini (jika terjadi swing low saat data ADP) c. Penurunan di bawah 3000 diperkirakan hanya koreksi singkat dan terbatas d. Penurunan di bawah FR 61.8% 3058 atau di bawah zona merah 3047-3053 diperkirakan reversal bearish jangka pendek
Ketidakpastian seputar tarif dan geopolitik masih positif untuk safe haven emas, dan pasar menunggu pengumuman tarif resiprokal jam 04.00 WIB (Kamis dinihari)
Tarif resiprokal (yang diantisipasi pasar 9-10%): a. jika tarif lebih besar dari yang diantisipasi (20%), maka Emas berpotensi naik -> pertahankan BUY b. jika tarif lebih kecil dari yang diantisipasi (9-10%), maka Emas berpotensi turun -> switch to SELL
Fokus data ADP jam 19.15 WIB a. Act > Exp = Emas turun -> switch to SELL b. Act < Exp = Emas naik -> pertahankan/follow BUY
Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
Switch to SELL jika tembus 3100, potensi target terdekat 3092, terjauh 3085
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3138, potensi terdekat 3145, terjauh 3160
Suggest : BUY on Dip Area : 3110.00 – 3112.00 Target : 1) 3118.00 2) 3124.00 SL : 3104.00 (ideal 3-5 points di bawah 3100.00)
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3138 (higher risk) Switch to SELL hanya jika tembus 3100 Area ideal buy di zona hijau (3076-3095)
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.