logo agrodana futures official
Buka Akun

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk Euro
  • Belum banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
  • Dolar melemah sehingga mendorong Euro-> kemungkinan Euro masih akan bergantung dari dolar di malam hari, terutama saat data AS nanti malam
  • H4 potensi double top masih bisa berlanjut jika gagal tembus 1.08200, tapi saat ini resistance 1.07800 berhasil ditembus-> waspada kenaikan yang masih terbatas
  • Tarif Trump cukup keras untuk zona Euro, dan Prancis maupun Jerman berpotensi membalas sehingga ketidakpastian perdagangan cenderung berdampak negatif pada Euro -> waspada kenaikan terbatas
  • Tetap cermati dolar untuk potensi pergerakan berikutnya!
  • Tren bisa lanjut naik jika dolar lanjut melemah -> pertahankan BUY
  • Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.08100
  • Switch to SELL jika tembus 1.06800
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.07500– 1.07700
Target : 1) 1.08300 2) 1.08900
SL : 1.06900

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.08100
Switch to SELL jika tembus 1.06800

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk GBP
  • MA 200 Daily saat ini di 1.28022, potensi naik masih dominan selama tidak tembus kembali di bawah MA 200, tapi akan turun jika tembus di bawah MA 200
  • Sampai saat ini, belum ada terdengar tarif diberlakukan untuk Inggris sehingga Inggris diuntungkan karena minim dampak dari kebijakan tarif Trump-> penurunan relatif masih terbatas
  • Dolar kembali melemah sehingga mendorong GBP-> kemungkinan masih akan pengaruhi GBP di malam hari terutama setelah data AS nanti malam
  • Fokus data retail sales Inggris dan GDP jam 14.00 WIB
    a. Act > Exp = GBP naik -> pertahankan buy
    b. Act < Exp = GBP turun -> switch to sell
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
    target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Pertahankan/follow BUY jika harga tembus 1.29700
  • Switch to SELL jika tembus 1.28000 atau jika gagal tembus 1.30200
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.28800– 1.29000
Target : 1) 1.29600 2) 1.30200
SL : 1.28200

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.29700
Switch to SELL jika tembus 1.28000 atau jika gagal tembus 1.30200

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • US Treasury yield ditutup bullish, dolar ditutup melemah -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Candle daily USDJPY ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk USDJPY
  • Secara teknis, daily menunjukkan kenaikan masih di dalam zona orange resistance maksimal 151.20, MA 200 cukup dekat di 151.600 sehingga sampai saat ini kenaikan masih terbatas-> limited upside untuk USDJPY
  • Data inflasi menunjukkan kenaikan 2.9% y/y vs exp 2.7%, secara umum mendukung kenaikan suku bunga BOJ -> kemungkinan membatasi kenaikan USDJPY
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 151.600
  • Switch to SELL jika tembus 149.500
Suggest : BUY on Dip
Area : 150.300 – 150.500
Target : 1) 151.100 2) 151.700
SL : 149.700

Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 149.500
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 151.600

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
  • Di H4, secara garis besar :
    a. zona coklat 2984-3001 sebagai support terjauh sampai sejauh ini masih cukup efektif -> Bisa jadi opsi buy berikutnya jika terjadi koreksi tajam hingga zona 3000-an
    b. Pola bullish penant konfirm sejak tembus resistance 3036 dan kenaikan juga mencerminkan kenaikan wave 5 pada small trend yang ada di grafik H4 -> area 3036-3040 area ideal untuk buy (lower risk)
    c. Ekspektasi wave 5 di kisaran 3100-an, asalkan tembus 3077 dan bullish tetap kuat selama harga bertahan di atas 3036-3040
  • Di H1, Elliott wave mulai masuk ke tren naik berikutnya (wave 5, naik bertahap)
    a. Dalam small trend (tahapan wave 5 big trend)saat ini diperkirakan berada pada wave 3 small trend sehingga bisa saja koreksi wave 4 lebih dulu (terbatas) sebelum akhirnya naik wave 5 -> cenderung naik, tetap incar buy
    b. Area terdekat 3055-2056 sebagai area support terdekat, bisa pertimbangan buy di sini, atau ideal (lower risk) di area 3036-3040
    c. Kenaikan di atas 3077 menandakan tren naik lebih lanjut, membuka peluang 3100-an
  • Ketidakpastian seputar tarif dan geopolitik masih positif untuk safe haven emas, setidaknya bertahan sampai 2 April saat pengumuman resiprokal
  • Fokus data PCE dan personal spending jam 19.30 WIB
    a. Act > Exp = Emas turun -> switch to SELL
    b. Act < Exp = Emas naik -> pertahankan/follow BUY
  • Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
  • Switch to SELL jika tembus 3035, potensi target terdekat 3025, terjauh 3015
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3077, potensi terdekat 3085, terjauh 3100
Suggest : BUY on Dip
Area : 3050.00 – 3052.00
Target : 1) 3058.00 2) 3064.00
SL : 3044.00 (ideal 3-5 points di bawah 3042.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3077 (higher risk)
Switch to SELL hanya jika tembus 3035
Uptren lebih kuat selama bertahan di atas 3055/3056
channels4 banner
bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Dolar bergerak mixed seiring dengan kekhawatiran akan dampak dari agenda kenaikan tarif impor AS secara umum dan terutama di sektor otomobil yang baru saja diumumkan Presiden Trump sehari sebelumnya. Setelah sebelumnya sempat sedikit optimis akan perubahan sikap Trump yang mengatakan akan lebih fleksibel dalam kenaikan tarif impor. Presiden Trump mengumumkan akan mengenakan kenaikan impor sebanyak 25% terhadap kendaraan bermotor yang tidak diproduksi di AS dan akan segera diberlakukan bersamaan dengan kenaikan tarif impor produk lainnya yang sudah diumumkan sebelumnya. Tahun 2024 lalu AS mengimpor produk otomotif senilai $474 miliar termasuk mobil penumpang di dalamnya senilai $220 milyar. Dengan Mexico, Jepang, Korea Selatan. Kanada dan Jerman sebagai supplier terbesar bagi AS. Mitra dagang AS mulai dari Kanada hingga Prancis mengancam akan melakukan perlawanan, Perdana Menteri Kanada – Mark Carney mengatakan akan melawan kenaikan tarif impor otomobil ini, namun tidak menyebutkan secara spesifik tindakan apa yang akan diambil. Menteri Perdagangan Kanada – Doug Ford menghubungi Menteri Perdagangan AS - Howard Lutnick berharap untuk medapatkan keringanan dari kebijakan tersebut. Menteri Ekonomi Mexico juga sejak kemarin mencari jalan keluar dari agenda AS tersebut. Sedangkan pemerintah Inggris terus bernegosiasi secara intensif dengan pihak AS sebelum waktu pelaksanaan mulai dijalankan pekan depan. Jika tidak ada keringanan dari hasil pertemuan AS dengan mitra dagang, bukan tidak mungkin akan terjadi perang tarif yang lebih buruk dari yang diperkirakan. Yang berpotensi memicu kembali kenaikan inflasi dan akan berdampak terhadap pelambatan ekonomi secara global. Dan dipastikan Fed akan menahan suku bunga acuan saat ini untuk lebih lama lagi. Fundamental ekonomi domestik AS sendiri masih solid dengan data pertumbuhan ekonomi GDP mengalami kenaikan untuk kuartalan menjadi 2.4% yang lebih baik dari perkiraan stabil 2.3% sama seperti pada kuartal sebelumnya. Dan tekanan harga juga malah turun menjadi 2.3% yang lebih rendah dari perkiraan stagnan 2.4%. Sedangkan di sektor tenaga kerja angka klaim pengangguran mengalami sedikit penurunan menjadi 224K yang lebih rendah dari perkiraan sama seperti pekan sebelumnya 225K. Hal ini menunjukkan sektor tenaga kerja relatif masih solid meskipun dampak dari pengurangan pegawai federal yang direncanakan departemen efisiensi pemerintahan di bawah Elon Musk belum terlaksana. Begitu juga dampak dari agenda kenaikan tarif impor belum sampai di sektor tenaga kerja. Hari ini ada data indikasi inflasi dari sisi personal/rumah tangga yaitu Personal Consumption Expenditure (PCE) dan hasil survey dari University of Michigan.

Yen masih cenderung melemah terhadap dolar hingga level terendah dalam 3 pekan terakhir. Kekhawatiran akan kenaikan tarif impor sepertinya tidak terlalu berpengaruh terhadap Jepang karena nilai investasi Jepang di AS yang cukup signifikan. Namun kekhawatiran akan dampak dari agenda tersebut secara global membuat Bank Sentral Jepang (BOJ) menunda menaikkan suku bunga acuannya. Meski pada dasarnya pejabat BOJ masih berencana untuk kembali menaikkan suku bunga acuan. Data inflasi terakhir yang dirilis pagi ini oleh BOJ menunjukkan indikasi masih cenderung meningkat lebih tinggi 2.4% dari perkiraan stabil sama seperti periode sebelumnya 2.2%. Spekulasi di pasar memperkirakan BOJ akan menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter di bulan Juli mendatang.

Euro rebound terhadap dolar setelah sempat melemah dalam 6 hari berturut-turut seiring dengan rencana pemerintah Jerman menaikkan anggaran dan meningkatkan limit hutang. Sementara perang dagang dengan AS sepertinya tidak akan terhindarkan karena neraca perdagangan yang tidak seimbang. Dan dipastikan akan berdampak pada inflasi, namun diperkirakan hanya akan terbatas pada pertumbuhan di kawasan ini. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Bank Sentral Prancis sekaligus Wakil Presiden ECB - Luis de Guindos. Dengan asumsi tersebut, ECB diperkirakan akan menurunkan laju pemangkasan suku bunga acuan. ECB diperkirakan hanya akan menurunkan suku bunga acuan hanya sampai 2.0% di bulan September mendatang yang lebih tinggi dari perkiraan semula hingga 1.75%. Pemulihan ekonomi di kawasan ini sepertinya akan tertunda karena faktor berbagai ketidakpastian yang berlangsung secara global menurut pejabat ECB - Isabel Schnabel. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Poundsterling juga bergerak menguat seiring revisi anggaran dari Menteri Keuangan - Rachel Reeves agar tidak melampaui batas atas anggaran yang diijinkan. Selain itu Reeves juga mengusahakan perundingan dengan AS guna mendapat pengecualian dari kebijakan kenaikan tarif impor AS. Dengan mengajukan pemberian subsidi pada Tesla guna mendukung industri mobil listrik. Inggris merupakan pengekspor terbesar kedua ke AS setelah Uni Eropa dengan memasok mobil penumpang premium dan mewah senilai $9.8 miliar di tahun 2024 lalu. Hari ini ada data pertumbuhan ekonomi GDP, neraca perdagangan dan retail sales.

Dolar bergerak menguat terhadap mata uang lainnya setelah Presiden Trump mengumumkan akan menaikkan tarif impor produk otomotif sebanyak 25% pagi ini. Kenaikan tarif ini akan segera efektif bersamaan dengan kenaikan tarif impor lainnya yaitu pada 2 April pekan depan. Keputusan ini semakin meningkatkan ketegangan perang tarif global di sektor industri otomobil yang akan berdampak akan menaikkan harga mobil dan menurunkan produksi. Dengan kenaikan tarif impor ini diharapkan akan meningkatkan pendapatan negara seiring dengan tidak seimbangnya neraca perdagangan dengan mitranya. AS diketahui mengimpor produk otomotif di tahun 2024 senilai $474 miliar dengan senilai $220 miliar merupakan mobil penumpang. Dengan mitra penyedia terbesarnya yaitu Mexico, Jepang, Korea Selatan, Kanada dan Jerman. Presiden Trump memberi pengecualian jika produsen membuat kendaraan secara domestik maka tidak akan dikenakan tarif impor. Pasar masih mengharapkan pemberlakuan kenaikan tarif impor yang sebelumnya akan berubah dengan aturan yang lebih fleksibel pada saat diberlakukan 2 April nanti. Namun perlu diingat juga bahwa Presiden Trump yang dulu disebut Tariff Man tidak mudah menyerah sehingga bisa saja harapan pasar tersebut akan berakhir kecewa. Dan agenda kenaikan tarif impor ini akan memperlambat pertumbuhan ekonomi dan memicu inflasi kembali meningkat. Sehingga sebagian investor memilih untuk mengantisipasi dengan mengalihkan asetnya pada safe haven termasuk mata uang dolar. Gubernur Fed Minneapolis – Neel Kashkari semalam mengatakan ketidakpastian seputar kenaikan tarif impor berpotensi menaikkan harga-harga dan memicu inflasi sehingga Fed perlu untuk mempertahankan suku bunga acuannya lebih lama lagi. Sejawatnya Gubernur Fed St. Louis - Alberto Musalem di tempat berbeda mengatakan resiko inflasi akan terus di atas target 2% Fed semakin tinggi dan bahwa bisa naik lagi seiring dengan kenaikan tarif impor AS. Spekulasi akan pemangkasan suku bunga acuan semakin menurun hingga di bawah 15% dengan hanya 13.6% dari pekan lalu yang mendekati 20% menurut CME FedWatch Tools. Data ekonomi berupa Durable Goods Order meski menurun dari periode sebelumnya 3.2% menjadi hanya 0.9%, namun masih lebih baik dari perkiraan turun -1.1%. Sedangkan data Core Durable Goods Order yang tidak menyertakan komponen dari sektor transportasi yang menyumbangkan persentasi terbesar mengalami peningkatan tajam dari 0.1% menjadi 0.7% yang jauh lebih baik dari perkiraan hanya naik 0.2%. Peningkatan tajam ini disebabkan oleh pesanan yang melimpah untuk menghindari rencana kenaikan tarif impor Presiden Trump yang baru saja diumumkan tadi pagi. Hari ini ada data pertumbuhan ekonomi GDP kuartalan dan neraca perdagangan serta laporan mingguan klaim pengangguran.

Yen terus melemah terhadap dolar meskipun Bank Sentral Jepang (BOJ) masih berencana untuk kembali menaikkan suku bunga acuan. Dalam nota pertemuan moneter sebelumnya hal ini juga menjadi bahasan utama. Dan Gubernur BOJ - Kazuo Ueda kemarin mengatakan ada kewajiban untuk menaikkan lagi suku bunga acuan jika inflasi terus naik. Meskipun menurut Ueda ekspektasi inflasi dari sisi konsumen merupakan indikator yang lemah dari angka inflasi yang sesungguhnya, namun BOJ tidak mudah mengabaikan angka tersebut. Pejabat BOJ yang baru - Junko Koeda mengatakan suku bunga acuan saat ini terlalu rendah guna mengimbangi kenaikan inflasi yang didukung oleh upah yang meningkat tajam. Meski demikian kedua pejabat BOJ tersebut tidak menjelaskan kapan akan menaikkan suku bunga acuan. Spekulasi di pasar memperkirakan BOJ akan menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter di bulan Juli mendatang.

Euro terus melemah terhadap dolar menjelang diberlakukannya kenaikan tarif impor AS pekan depan. Uni Eropa menjadi target utama Presiden Trump karena neraca perdagangan yang tidak seimbang dengan menguntungkan pihak Uni Eropa. Presiden Trump menargetkan kenaikan tarif impor sebanyak 25%. Utusan dari komisi perdagangan Uni Eropa - Maros Sefcovic bertemu dengan Presiden Trump pada hari Selasa kemarin untuk menghindari kenaikan tarif impor yang terlalu banyak. Uni Eropa melakukan perlawanan akan kenaikan tarif impor AS dengan akan mengenakan kenaikan serupa terhadap produk-produk dari AS. Namun hingga saat ini masih belum ada hasil dari pertemuan tersebut. Hari ini ada data prakiraan ekonomi dari Komite Eropa.

Poundsterling juga melemah terhadap dolar setelah Menteri Keuangan - Rachel Reeves memangkas anggaran belanja agar tidak melampaui batas anggaran yang diperbolehkan. Sebelum itu data inflasi di Inggris mengalami penurunan menjadi 2.8% yang lebih rendah dari perkiraan stabil 3.0% sama seperti periode sebelumnya. Dengan suku bunga acuan yang menurun, maka Bank Sentral Inggris (BOE) semakin tidak perlu menurunkan suku bunga acuannya. Terlebih dalam pemaparan proyeksi ekonomi Menteri Reeves menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi GDP tahun ini hanya menjadi 1.0%. Meskipun diperkirakan inflasi bisa naik lagi secara global akibat dari agenda kenaikan tarif impor AS. Hari ini tidak ada data ekonomi.

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk Euro
  • Belum banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
  • Dolar kembali menguat sehingga menekan Euro-> kemungkinan Euro masih akan bergantung dari dolar di malam hari, terutama saat data AS nanti malam
  • H4 potensi double top berlanjut dengan penurunan di bawah neckline sehingga bearish masih dominan-> negatif untuk Euro
  • Uni Eropa telah meminta rumah tangga untuk menimbun makanan selama 72 jam di tengah risiko perang -> negatif untuk EUR
  • Tetap cermati dolar untuk potensi pergerakan berikutnya!
  • Tren bisa berbalik naik jika dolar lanjut melemah -> switch to BUY
  • Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.07200
  • Switch to BUY jika tembus 1.09000
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.07800– 1.08000
Target : 1) 1.07200 2) 1.06600
SL : 1.08600

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.07200
Switch to BUY jika tembus 1.09000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk GBP
  • MA 200 Daily saat ini di 1.28005, potensi naik masih dominan selama tidak tembus kembali di bawah MA 200, tapi akan turun jika tembus di bawah MA 200
  • Sampai saat ini, belum ada terdengar tarif diberlakukan untuk Inggris sehingga Inggris diuntungkan karena minim dampak dari kebijakan tarif Trump-> penurunan relatif masih terbatas
  • Dolar kembali rebound sehingga menekan GBP-> kemungkinan masih akan pengaruhi GBP di malam hari terutama setelah data AS nanti malam
  • Data CPI Inggris dirilis lebih rendah dari ekspektasi, 2.8% vs 3.0%, mengindikasikan proses disinflasi Inggris masih berlanjut, mendukung penurunan suku bunga BOE berikutnya -> negatif untuk GBP
  • Menteri Keuangan Reeves mengatakan prospek fiskal yang mendasari memburuk sejak Oktober, akan menaikkan 1 miliar dolar AS untuk mengatasi penghindaran pajak, tapi tidak menaikkan pajak lebih lanjut -> kenaikan GBP tidak terlalu kuat, bisa juga dipengaruhi oleh menguatnya USD
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
    target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Pertahankan/follow SELL jika harga tembus 1.28500
  • Switch to BUY jika tembus 1.30200
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.29100– 1.29300
Target : 1) 1.28500 2) 1.27900
SL : 1.29900

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.28500
Switch to BUY jika tembus 1.30200

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • US Treasury yield ditutup bullish, dolar ditutup menguat -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Candle daily USDJPY ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk USDJPY
  • Secara teknis, daily menunjukkan kenaikan masih di dalam zona orange resistance maksimal 151.20, MA 200 cukup dekat di 151.600 sehingga sampai saat ini kenaikan masih terbatas-> limited upside untuk USDJPY
  • Jepang tunggu data inflasi Jepang dan kesepakatan upah musim semi yang diharapkan rilis di akhir bulan Maret untuk mendukung kenaikan suku bunga BOJ di pertemuan berikutnya
  • Faktor penguatan Yen (USDJPY turun) didukung oleh :
    1) Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat, 2) US Treasury Yield Turun
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 149.400
  • Switch to BUY jika tembus 151.500
Suggest : SELL on Rally
Area : 150.300 – 150.500
Target : 1) 149.700 2) 149.100
SL : 151.100

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 151.500
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 149.400

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
  • Di H4, secara garis besar :
    a. zona coklat 2984-3001 sebagai support terjauh diyakini sampai sejauh ini masih cukup efektif -> opsi buy idealnya di zona ini (lebih lower risk), stop loss di bawah 2980
    b. Jika area coklat tembus, maka koreksi berpotensi berlanjut lebih tajam, target potensial 2973 atau terjauh 2956-> switch to SELL jika tembus di bawah 2981
    c. Selama area coklat tidak tembus, maka demand diperkirakan memulai kenaikan kembali dengan target kenaikan lebih tinggi berikutnya -> ideal didukung oleh fundamental yang secara utuh masih dukung bullish jangka menengah
    d, Ada kecenderungan membentuk bullish penant dan kenaikan juga mencerminkan kenaikan wave 5 pada small trend yang ada di grafik H4 (butuh konfirmasi tembus neckline 3033/3036) -> follow/pertahankan buy jika tembus
  • Di H1, Elliott wave untuk tahapan wave 4 big tren diperkirakan sudah selesai sehingga penurunan diperkirakan mulai terbatas, dan mulai masuk ke tren naik berikutnya (wave 5, naik bertahap)
    a. Dalam small trend (tahapan wave 5 big trend) kemungkinan mengikuti elliott wave kembali dan saat ini diperkirakan mulai wave 3 small trend -> cenderung naik
    b. Kenaikan lebih konfirm jika tembus 3036, berarti Buy bisa juga dilakukan/dipertahankan saat tembus 3036 (high dari long bearish candle terdekat saat terjadinya koreksi Jumat) -> follow/pertahankan buy jika tembus
  • Trump umumkan tarif otomotif berlaku April, semakin menambah ketidakpastian seputar tarif dan perdagangan global-> ketidakpastian tentang tarif membayangi, safe haven tetap kuat
  • Fokus data GDP jam 19.30 WIB
    a. Act > Exp = Emas turun -> switch to SELL
    b. Act < Exp = Emas naik -> pertahankan/follow BUY
  • Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
  • Switch to SELL jika tembus 2978, potensi target terdekat 2965, terjauh 2956
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3036, potensi terdekat 3045, terjauh 3060
Suggest : BUY on Dip
Area : 3015 – 3017.00
Target : 1) 3023.00 2) 3029.00
SL : 3009.00 (ideal 3-5 points di bawah 3008.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3036
Switch to SELL hanya jika tembus 2978
Koreksi turun diperkirakan mulai terbatas
channels4 banner
bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Dolar kembali melemah terhadap mata uang lainnya kecuali terhadap Euro seiring dengan fundamental ekonomi yang menurun dan juga masih tidak pastinya agenda kenaikan tarif impor AS yang akan segera diberlakukan. Presiden Trump Senin lalu menyatakan tidak akan menerapkan kenaikan tarif impor pada semua sektor industri dan bahkan akan dibebaskan untuk negara-negara tertentu pada 2 April mendatang. Namun dengan belum dijelaskannya secara rinci membuat kekhawatiran tersebut masih ada. Meski demikian optimisme akan perubahan sikap Presiden Trump yang melunak diharapkan tidak akan berdampak banyak pada indikator ekonomi lainnya terutama inflasi. Sementara itu data kepercayaan konsumen mengalami penurunan menjadi 92.9 yang lebih rendah dari perkiraan 94.2 meskipun data periode sebelumnya direvisi meningkat dari 98.3 menjadi 100.1. Konsumen sepertinya masih pesimis akan prospek ekonomi dengan diterapkannya kenaikan tarif impor pekan depan. Ini merupakan penurunan dalam 4 bulan terakhir berturut-turut sejak terpilihnya Trump menjadi pemenang pemilu di bulan November tahun lalu. Kekhawatiran akan dampak dari kenaikan tarif impor yang mengarah pada pelambatan pertumbuhan ekonomi dan inflasi dikhawatirkan akan mengarah pada resesi. Biro peringkat Moody memperkirakan kekuatan fiskal AS akan berlanjut turun meneruskan tren beberapa tahun sebelumnya seiring dengan defisit anggaran yang semakin membesar dan hutang yang semakin membengkak sehingga sulit dikelola. Dengan asumsi ini di pasar membuat spekulasi bahwa Fed masih akan mempertahankan suku bunga acuannya untuk waktu yang lebih lama. Sebelumnya Gubenur Fed Atlanta – Raphael Bostic yang memperkirakan Fed hanya akan memangkas suku bunga acuannya hanya 1 kali sebanyak 25 bps di tahun ini. Hal senada dinyatakan oleh Gubernur Fed - Adriana Kugler yang mengatakan kebijakan moneter dalam hal ini suku bunga acuan saat ini sudah yang terbaik, namun untuk menuju target inflasi 2% sepertinya akan berjalan lambat dan data inflasi masih belum menunjukkan akan mencapai target tersebut. Gubernur Fed New York - John Williams di tempat lain mengatakan perusahaan dan rumah tangga saat ini menghadapi ketidakpastian yang sangat tinggi akan prospek ekonomi ke depan. Hal ini mengacu pada potensi dampak negatif dari agenda kenaikan tarif impor Presiden Trump. Yang mengalihkan perhatian dari agenda ekonomi lainnya seperti pengurangan dan kemudahan regulasi yang sempat dikampanyekan pada pemilu lalu. Hal yang kemungkinan akan kembali membuat dolar menguat yaitu repatriasi dolar menjelang akhir bulan dan akhir kuartal pertama tahun ini. Hari ini ada data Durable Goods Order.

Yen bergerak menguat terhadap dolar setelah sempat melemah hingga nilai terendah dalam 3 pekan terakhir. Dalam nota pertemuan moneter Bank Sentral Jepang (BOJ) pekan lalu yang dirilis semalam menunjukkan adanya diskusi mengenai laju kelanjutan kenaikan suku bunga acuan. BOJ pada pertemuan moneter pekan lalu menetapkan untuk mempertahankan suku bunga. Dalam pertemuan moneter sebelumnya BOJ sudah menaikkan suku bunga yang merupakan kenaikan tertinggi dalam 17 tahun terakhir. BOJ mengkhawatirkan ketidakpastian akan ekonomi global akibat agenda kenaikan tarif impor AS. Meskipun Jepang sepertinya akan dibebaskan dari agenda ini karena nilai investasi Jepang di AS yang cukup masif. Fundamental ekonomi berupa data inflasi dari BOJ masih relatif stabil 2.2% sesuai perkiraan sama seperti periode sebelumnya.

Euro terkoreksi terhadap dolar setelah sempat menguat oleh data sentimen bisnis IFO di Jerman yang menunjukan peningkatan dari 85.3 menjadi 86.7 yang hanya sedikit beda dari perkiraan naik 86.8. Sementara itu pejabat Bank Sentral Eropa (ECB) sekaligus gubernur bank sentral Prancis - Francois Villeroy de Galhau mengatakan ECB masih bisa menurunkan suku bunga acuan lebih lanjut dan memungkinkan untuk menurunkan suku bunga acuan dari 2.5% saat ini hingga 2.0% di akhir musim panas tahun ini. Hal ini mengindikasikan ECB yang masih agresif menurunkan suku bunga acuan mengantisipasi pelambatan ekonomi akibat kebijakan kenaikan tarif impor dari AS. Hari ini tidak ada data ekonomi.

Poundsterling masih bergerak menguat terhadap dolar meskipun data di sektor ritel masih cenderung menurun dalam 8 bulan terakhir. Penguatan GBP mengantisipasi rilis data inflasi CPI dan juga pemaparan anggaran dari Menteri Keuangan - Rachel Reeves di depan parlemen malam ini. Diperkirakan inflasi relatif masih sama seperti periode sebelumnya sehingga Bank Sentral Inggris (BOE) tidak perlu agresif melakukan perubahan suku bunga untuk sementara waktu. Sedangkan dalam pemaparan anggaran, Reeves diharapkan akan memangkas pengeluaran pemerintah agar tidak melampaui aturan anggaran yang sudah ditetapkan. Jika hal ini terjadi maka GBP akan terus menguat dan jika sebaliknya akan membalikkan arah GBP menjadi lemah kembali.

Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures

https://agrodana-futures.com/

https://t.me/AGROdanaOFFICIAL

https://instagram.com/agrodanafuturesofficial

https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk Euro
  • Belum banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
  • Dolar mulai tertahan, tapi butuh konfirmasi lebih lanjut untuk penurunan-> kemungkinan Euro akan bergantung dari dolar di malam hari
  • H4 potensi double top konfirm tembus neckline, dan rebound kemarin tetap tertahan di bawah neckline tersebut sehingga bearish masih dominan-> negatif untuk Euro
  • Data Jerman ifo business climate dirilis lebih lemah dari ekspektasi, membebani Euro -> negatif untuk EUR
  • Tetap cermati dolar untuk potensi pergerakan berikutnya!
  • Tren bisa berbalik naik jika dolar lanjut melemah -> switch to BUY
  • Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.07600
  • Switch to BUY jika tembus 1.09200
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.08000– 1.08200
Target : 1) 1.07400 2) 1.06800
SL : 1.08800

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.07600
Switch to BUY jika tembus 1.09200

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori ada peluang rebound-> positif untuk GBP
  • MA 200 Daily saat ini di 1.28000, potensi naik masih dominan selama tidak tembus kembali di bawah MA 200, tapi akan turun jika tembus di bawah MA 200
  • Sampai saat ini, belum ada terdengar tarif diberlakukan untuk Inggris sehingga Inggris diuntungkan karena minim dampak dari kebijakan tarif Trump-> penurunan relatif masih terbatas
  • Dolar mulai tunjukkan kenaikan terbatas, tapi butuh konfirmasi lebih lanjut untuk penurunan-> kemungkinan akan pengaruhi GBP di malam hari setelah data AS
  • Fokus data CPI Inggris jam 14.00 WIB
    a. Act > Exp = GBP menguat -> switch to BUY
    b. Act < Exp = GBP melemah -> pertahankan SELL
  • Fokus Spring Budget jam 17.00 WIB
    a. pemangkasan budget/ pesimisme = GBP melemah -> pertahankan SELL
    b. tidak ada pemangkasan/optimis pertumbuhan = GBP menguat -> switch to BUY
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
    target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Pertahankan/follow SELL jika harga tembus 1.28900
  • Switch to BUY jika tembus 1.30500 atau jika tidak tembus 1.28000
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.29400– 1.29600
Target : 1) 1.28800 2) 1.28200
SL : 1.30200

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.28900
Switch to BUY jika tembus 1.30500 atau jika tidak tembus 1.28000

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • US Treasury yield ditutup bearish, dolar ditutup doji -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Candle daily USDJPY ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk USDJPY
  • Secara teknis, daily menunjukkan kenaikan masih di dalam zona orange resistance maksimal 151.20, MA 200 cukup dekat di 151.600 sehingga sampai saat ini kenaikan masih terbatas-> limited upside untuk USDJPY
  • Ekspektasi kenaikan suku bunga tetap bertahan, tapi masih harus dikonfirmasi lebih lanjut dengan data inflasi Jepang dan kesepakatan upah musim semi yang diharapkan rilis di akhir bulan Maret
  • Pasar menunggu Tokyo CPI minggu ini (Jumat)
  • Faktor penguatan Yen (USDJPY turun) didukung oleh :
    1) Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat, 2) US Treasury Yield Turun
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 149.400
  • Switch to BUY jika tembus 151.500
Suggest : SELL on Rally
Area : 150.500 – 150.700
Target : 1) 149.900 2) 149.300
SL : 151.300

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 151.500
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 149.400

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
  • Di H4, secara garis besar :
    a. zona coklat 2984-3001 sebagai support terjauh diyakini sampai sejauh ini masih cukup efektif -> opsi buy idealnya di zona ini (lebih lower risk), stop loss di bawah 2980
    b. Jika area coklat tembus, maka koreksi berpotensi berlanjut lebih tajam, target potensial 2973 atau terjauh 2956-> switch to SELL jika tembus di bawah 2981
    c. Selama area coklat tidak tembus, maka demand diperkirakan memulai kenaikan kembali dengan target kenaikan lebih tinggi berikutnya -> ideal didukung oleh fundamental yang secara utuh masih dukung bullish jangka menengah
    d, ada peluang juga membentuk double bottom, tapi butuh konfirmasi tembus neckline 3033/3035 -> follow/pertahankan buy jika tembus
  • Di H1, Elliott wave untuk tahapan wave 4 big tren diperkirakan sudah selesai sehingga penurunan diperkirakan mulai terbatas, dan mulai masuk ke tren naik berikutnya (wave 5, naik bertahap)
    a. Opsi buy bisa dipertimbangkan di zona low Jumat (29999) atau sedikit lebih rendah, atau dekat zona coklat (lebih ideal/lower risk)
    b. Opsi lain, buy bisa dilakukan saat tembus 3036 (high dari long bearish candle terdekat saat terjadinya koreksi Jumat) -> follow/pertahankan buy jika tembus
  • Trump akan terapkan tarif untuk tembaga dalam minggu-minggu mendatang, juga kembali ingatkan tentang tarif resiprokal 2 April mendatang -> ketidakpastian tentang tarif membayangi, safe haven tetap kuat
  • Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
  • Switch to SELL jika tembus 2978, potensi target terdekat 2965, terjauh 2956
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3036, potensi terdekat 3045, terjauh 3060
Suggest : BUY on Dip
Area : 3008.00 – 3010.00
Target : 1) 3016.00 2) 3022.00
SL : 3002.00 (ideal 3-5 points di bawah 2999.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3036
Switch to SELL jika tembus 2978
Koreksi turun diperkirakan mulai terbatas
channels4 banner
bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down