logo agrodana futures official
Buka Akun

Dolar masih cenderung terkoreksi terhadap mata uang lainnya, meskipun berhasil menghindar dari kemungkinan penutupan pemerintahan AS menjelang akhir pekan kemarin dan peluang Fed untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan untuk waktu yang lebih lama lagi. Dengan data inflasi yang sudah dirilis pekan lalu menunjukkan tanda-tanda inflasi cenderung menurun, namun kekhawatiran akan dampak negatif dari agenda kenaikan tarif impor pemerintah AS yang memicu perlawanan dari mitra dagangnya menjadikan perang dagang kembali memanas. Pemerintah AS menaikkan tarif impor produk logam dan aluminum dari Eropa sebanyak 25% hari Rabu pekan lalu dan Uni Eropa membalas dengan rencana kenaikan tarif impor produk-produk dari AS senilai $28 juta pada bulan depan. Dan Trump bereaksi dengan rencana membalas dengan mengenakan kenaikan tarif impor produk miras dari Eropa sebanyak 200%. Jika perang dagang meningkat, maka hampir dapat dipastikan akan mengganggu pertumbuhan ekonomi global dan bahkan bisa menjadi pemicu terjadinya resesi. Data ekonomi yang dirilis di akhir pekan lalu berupa sentimen konsumen mengalami penurunan mendekati level terendah dalam 2.5 tahun terakhir dan ekspektasi inflasi juga diperkirakan melonjak akibat agenda ekonomi Presiden Trump tersebut diatas. Pekan ini Federal Reserve dijadwalkan akan mengadakan pertemuan moneter FOMC 2 hari yang akan berakhir pada hari Kamis nanti. Meski diperkirakan Fed masih akan mempertahankan suku bunga acuannya, tapi pasar akan mencermati peluang kapan pemangkasan berikutnya akan dilakukan. Dan juga update proyeksi ekonomi yang akan dirilis nanti. Sebelum itu hari ini akan dirilis data Retail Sales dengan perkiraan meningkat dan indeks manufaktur di negara bagian New York.

Yen stabil terhadap dolar seiring dengan rencana Bank Sentral Jepang (BOJ) yang masih berpeluang akan menaikan suku bunga acuan. Walaupun dalam pertemuan moneter yang dijadwalkan pada pekan ini juga diperkirakan BOJ masih akan mempertahankan suku bunga acuan. Seperti yang diungkapkan oleh Gubernur BOJ - Kazuo Ueda yang mengkhawatirkan akan dampak global dari agenda kenaikan tarif impor AS yang baru akan efektif pada bulan depan sehingga dampaknya saat ini belum dirasakan atau belum terdampak. Meskipun inflasi masih terus meningkat karena Ueda juga memperkirakan upah akan terus naik. Hal ini dikonfirmasi oleh perusahaan besar di Jepang yang sudah sepakat dengan serikat pekerja sebelumnya.

Euro terus menguat terhadap dolar setelah pemerintahan baru Jerman berhasil mendapatkan dukungan dari Partai Hijau dan mengamankan rencana anggaran untuk militer dan infrastruktur. Sebelumnya Partai Hijau berencana menghalangi rancangan tersebut dan berhasil diyakinkan oleh partai konservatif bahwa anggaran tersebut diperlukan untuk memicu pertumbuhan di Uni Eropa sebagai bagian dari penggerak ekonomi global. Dengan demikian rancangan militer dan infrastruktur senilai €500 juta dipastikan akan lolos pada pertemuan parlemen pekan depan. Data inflasi CPI di Jerman masih stagnan. Pekan ini hanya ada data minor yang mungkin kurang berpengaruh pada pergerakan pasar.

Poundsterling masih tertekan terhadap dolar seiring dengan fundamental ekonomi yang masih cenderung menurun. Data GDP yang dirilis di penghujung pekan ini menunjukkan penurunan dari 0.4% menjadi -0.1% yang lebih rendah dari perkiraan hanya turun 0.1%. Hal ini semakin memperkuat peluang Bank Sentral Inggris (BOE) akan tetap mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan moneter MPC pekan ini. Setelah itu ada juga data hutang sektor publik yang dirilis setelah pertemuan moneter tersebut.

Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures

https://agrodana-futures.com/

https://t.me/AGROdanaOFFICIAL

https://instagram.com/agrodanafuturesofficial

https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk Euro
  • Belum banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
  • Dolar kembali tertahan, ada peluang kembali turun sehingga untungkan Euro -> positif untuk Euro
  • H4 kemungkinan masih berpeluang turun lebih dulu menyelesaikan target penurunan sebelumnya sebelum kembali rebound -> potensi turun terbatas untuk Euro
  • Ekspektasi perdamaian Rusia-Ukraina menguntungkan Euro, tapi masih tunggu realisasi lebih dulu untuk memastikan penguatan Euro tersebut
  • Ancaman tekanan mendekati level 'parity' untuk saat ini relatif berkurang
  • Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.09400
  • Switch to SELL jika tembus 1.07000
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.07800– 1.08000
Target : 1) 1.08600 2) 1.09200
SL : 1.07200

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.09400
Switch to SELL jika tembus 1.07000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup hanging man, secara teori berpeluang turun-> potensi negatif untuk GBP
  • MA 200 Daily saat ini di 1.27910, potensi naik masih dominan selama tidak tembus kembali di bawah MA 200, tapi akan turun jika tembus di bawah MA 200
  • Sampai saat ini, belum ada terdengar tarif diberlakukan untuk Inggris sehingga Inggris diuntungkan karena minim dampak dari kebijakan tarif Trump-> penurunan relatif masih terbatas
  • Dolar ada potensi turun karena kenaikan yang mulai terhambat di hari Jumat -> switch to BUY jika dolar terus melemah di malam hari!
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
    target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Pertahankan/follow SELL jika harga tembus 1.28800
  • Switch to BUY jika tembus 1.30500 atau gagal tembus 1.28000
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.29400– 1.29600
Target : 1) 1.28800 2) 1.28200
SL : 1.30200

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.28800
Switch to BUY jika tembus 1.30500 atau gagal tembus 1.28000

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • US Treasury yield ditutup bullish, dan dolar ditutup doji -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Candle daily USDJPY ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk USDJPY
  • Secara teknis, daily menunjukkan kenaikan berpotensi tertahan di zona resistance 149/150, sedangkan H4 sejak tembus trendline support saat ini sedang menguji kembali resistance sebelum kembali turun sehingga kemungkinan kenaikan diperkirakan masih terbatas -> incar sell on rally lebih baik daripada follow buy karena fundamental yang mendukung
  • Meskipun BOJ diperkirakan mempertahankan suku bunga 19 Maret, tapi pernyataan Kazuo Ueda diharapkan tetap hawkish (=membuka peluang kenaikan suku bunga) sehingga bisa berbalik memukul USDJPY kembali-> kemungkinan membatasi kenaikan
  • Faktor penguatan Yen (USDJPY turun) didukung oleh :
    1) Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat, 2) US Treasury Yield Turun
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 148.200
  • Switch to BUY jika tembus 150.200
Suggest : SELL on Rally
Area : 149.200 – 149.400
Target : 1) 148.600 2) 148.000
SL : 150.000

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 150.200
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 148.200

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
  • Di H4, secara garis besar :
    a. zona coklat 2939-2952 sebagai support psikologis terdekat -> opsi buy idealnya di zona ini (lebih lower risk), stop loss di bawah 2935
    b. Jika area coklat tembus, maka reversal bearish jangka pendek bisa terjadi, target potensial 2900-2905-> bisa ubah strategi menjadi SELL (jika tembus zona coklat), tapi penurunan hanya sesaat/terbatas karena fundamental masih kuat bullish
  • Di H1, zona hijau kisaran 2966-2978 sebagai support terdekat, dan area 2943 FR 61.8% sebagai support terjauh
    a. Opsi buy bisa dilakukan di zona hijau atau dekat zona hijau (risiko lebih rendah)
    b. zona coklat 2932-2944 adalah support psikologis terbaru -> jika tembus, reversal bearish jangka pendek bisa terjadi -> switch to SELL hanya jika tembus zona ini, selama tidak tembus, maka masih ada peluang naik kembali
    c. Pola kenaikan juga diperkirakan ikut Elliott wave, dan koreksi wave 4 diperkirakan FR 38.2% 2967 area maksimal koreksi -> ideal buy di sini, atau dekat FR 23.6% 2981 yang terdekat
  • Di sisi lain geopolitik reda = oil turun -> inflasi bisa tetap rendah -> suku bunga jangka panjang (US Treasury Yield) cenderung turun -> diikuti dengan ekspektasi penurunan suku bunga Fed -> negatif untuk emas jangka pendek, tapi positif untuk emas medium term
  • Fokus minggu ini : Tarif Trump, Retail Sales AS, FOMC Meeting (fokus dot plot dan Powell speaks)
  • Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
  • Switch to SELL jika tembus 2943, potensi target terdekat 2932, terjauh 2915
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3004, potensi terdekat 3012, terjauh 3028
Suggest : BUY on Dip
Area : 2975.00 – 2977.00
Target : 1) 2983.00 2) 2989.00
SL : 2969.00 (ideal 3-5 points di bawah 2967.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3004
Switch to SELL jika tembus 2943
channels4 banner
bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Dolar masih berlanjut menguat terhadap mata uang lainnya kecuali terhadap Yen seiring dengan kekhawatiran akan eskalasi ketegangan perang dagang yang semakin memanas akibat agenda kenaikan tarif impor AS. Setelah AS menaikkan tarif impor produk logam dan aluminum sebanyak 25% pada hari Rabu lalu, Uni Eropa membalas dengan rencana kenaikan tarif impor produk-produk dari AS senilai $28 juta pada bulan depan. Trump membalas lagi dengan berencana mengenakan kenaikan tarif impor produk miras dari Eropa sebanyak 200%. Dengan saling serang dengan kenaikan tarif ini membuat potensi akan terjadinya pelambatan ekonomi dan kenaikan inflasi global semakin meningkat. Jika hal ini semakin berlanjut dengan saling serang dengan mitra dagang AS lainnya, bukan tidak mungkin akan mengarah pada ancaman terjadinya resesi. Hal ini membuat investor mengalihkan asetnya kepada instrumen safe haven yaitu dolar, yen dan emas. Sementara itu data inflasi dari sisi produsen PPI yang dirilis semalam juga sama menunjukkan penurunan dari 0.6% menjadi 0.0% yang lebih rendah dari perkiraan turun 0.3% dibandingkan bulan sebelumnya. Dengan data Core PPI turun menjadi -0.1% yang jauh lebih rendah dari perkiraan stagnan sama seperti periode sebelumnya 0.3%. Dan jika dibandingkan dengan data yang sama setahun sebelumnya, PPI mengalami penurunan dari 3.7% menjadi 3.2% yang juga lebih redah dari perkiraan turun 3.3%. Dengan data Core PPI mengalami penurunan dari 3.4% menjadi 3.2 yang lebih rendah dari perkiraan turun 3.3%. Sedangkan data inflasi CPI yang turun sehari sebelumnya tidak terlalu mendapat respon dari pasar karena seperti halnya data PPI kali ini belum sepenuhnya mencakup dampak dari kenaikan tarif impor yang baru akan berlaku pada 2 April mendatang. Data lain berupa laporan mingguan klaim pengangguran mengalami penurunan dari 222K menjadi 220K terbalik dari perkiraan meningkat. Hal ini menunjukkan sektor tenaga kerja masih cukup positif di AS. Namun rencana pengurangan pegawai Federal dari kebijakan dari Departemen Efisiensi Pemerintahan di bawah Elon Musk berpotensi akan meningkatkan data ini dalam bulan-bulan mendatang. Hari ini ada data University of Michigan berupa data preliminary ekspektasi inflasi dan sentimen konsumen.

Yen rebound terhadap dolar seiring dengan meningkatnya permintaan akan aset safe haven di tengah kekhawatiran akan potensi terjadinya resesi yang meningkat. Ketegangan akan agenda kenaikan tarif Presiden Trump menjadi sumber kekhawatiran utama karena akan menyebabkan pelambatan ekonomi dan kenaikan inflasi lagi secara global. Tidak adanya indikasi akan melunak maupun negosiasi dari ketegangan tersebut membuat investor menjadi semakin khawatir. Prospek akan kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Sentral Jepang (BOJ) juga menjadi sentimen positif terhadap mata uang Yen. Pertemuan moneter BOJ dijadwalkan pekan depan dengan agenda masih akan tetap mempertahankan suku bunga acuannya untuk sementara waktu sembari mengawasi dampak dari agenda kenaikan tarif impor AS. Hampir 2/3 dari analis pasar memperkirakan BOJ masih akan menaikkan suku bunga acuan sebanyak 25 bps pada kuartal ketiga mendatang.

Euro terus tertekan terhadap dolar seiring dengan kenaikan tarif yang dikenakan oleh Presiden AS yang semakin mengkhawatirkan. Setelah menaikkan tarif impor produk logam dan aluminium, Presiden Trump kembali mengincar kenaikan tarif produk miras dari Uni Eropa dengan kenaikan yang lebih fantastis sebanyak 200%. Agenda ini dipercaya akan membuat ekonomi global akan melambat dan inflasi akan kembali naik sehingga berpotensi terpicu menjadi resesi yang lebih luas lagi. Di tengah kondisi fundamental ekonomi yang belum pulih saat ini, membuat posisi Uni Eropa semakin tertekan. Sementara itu rancangan anggaran pemerintahan baru Jerman senilai €500 juta unutuk pertahanan dan infrastruktur akan dibahas hari ini di parlemen. Sebelumnya Partai Hijau bersumpah akan mengganti rencana ini dengan rancangan yang baru. Masih belum pasti apakah anggaran tersebut akan disetujui ataukah tidak sementara belum ada rancangan cadangan yang dibuat jika rencana tersebut gagal disetujui. Hari ini ada data inflasi CPI di Jerman.

Poundsterling juga masih cenderung melemah terhadap dolar menjelang rilis data pertumbuhan ekonomi GDP yang akan dirilis malam ini. Diperkirakan GDP mengalami penurunan dari 0.4% menjadi hanya 0.1%. Sedangkan data GDP yang sama dari NIESR masih tidak ada perkiraan. Selain itu juga ada data Industrial/Manufaktur Production dan juga Ekspektasi inflasi dari Konsumen di Inggris. Dengan data fundamental ekonomi yang cenderung menurun, membuat perkiraan Bank Sentral Inggris (BOE) masih akan mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan moneter yang dijadwalkan pekan depan.

Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures

https://agrodana-futures.com/

https://t.me/AGROdanaOFFICIAL

https://instagram.com/agrodanafuturesofficial

https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk Euro
  • Belum banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
  • Dolar sedikit rebound, membebani Euro -> negatif untuk Euro
  • H4 berhasil tembus support dari pola yang dicurigai sebagai rising wedge, indikasi reversal bearish jangka pendek -> potensi turun untuk Euro
  • AS kenakan tarif 200% terhadap anggur/wine dan minuman sejenisnya dari Euro, memicu ketegangan dagang AS-Uni Eropa lebih lanjut-> ketegangan dagang AS-Uni Eropa cenderung membebani Euro
  • Ekspektasi perdamaian Rusia-Ukraina menguntungkan Euro, tapi masih tunggu realisasi lebih dulu untuk memastikan penguatan Euro tersebut
  • Minggu ini relatif sepi data ekonomi high impact dari zona Euro sehingga akan bergantung pada dolar AS
  • Ancaman tekanan mendekati level 'parity' untuk saat ini relatif berkurang
  • Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.08000
  • Switch to BUY jika tembus 1.10000
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.08800– 1.09000
Target : 1) 1.08200 2) 1.07600
SL : 1.09600

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.08000
Switch to BUY jika tembus 1.10000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup hanging man, secara teori kenaikan mulai terbatas-> potensi negatif untuk GBP jika tembus support/low kemarin 1.29120
  • MA 200 Daily saat ini di 1.27910, potensi naik masih dominan selama tidak tembus kembali di bawah MA 200, tapi akan turun jika tembus di bawah MA 200
  • Sampai saat ini, belum ada terdengar tarif diberlakukan untuk Inggris sehingga Inggris diuntungkan karena minim dampak dari kebijakan tarif Trump-> kenaikan relatif masih terbatas
  • Tapi di sisi lain kenaikan saat ini juga berpotensi terbatas mengingat pemicu belum terlalu kuat selain dari dolar AS
  • Fokus data GDP Inggris jam 14.00 WIB
    a. Act > Exp = GBP naik -> pertahankan BUY
    b. Act < Exp = GBP turun -> switch to SELL
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
    target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Pertahankan/follow BUY jika harga tembus 1.30000
  • Switch to SELL jika tembus 1.28000 atau gagal tembus 1.30500
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.29000– 1.29200
Target : 1) 1.29800 2) 1.30400
SL : 1.28400

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.30000
Switch to SELL jika tembus 1.28000 atau gagal tembus 1.30500

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • US Treasury yield ditutup bearish, dan dolar ditutup rebound -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Candle daily USDJPY ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk USDJPY
  • Secara teknis, daily menunjukkan kenaikan tertahan di zona resistance 149/150, dan H4 berhasil tembus support trendline, saat ini swing high dianggap pullup sebelum lanjut turun -> incar sell on rally lebih baik daripada follow buy karena fundamental yang mendukung
  • Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ tetap kuat sehingga membatasi kenaikan USDJPY -> cenderung negatif untuk USDJPY, kemungkinan membatasi kenaikan
  • Faktor penguatan Yen (USDJPY turun) didukung oleh :
    1) Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat, 2) US Treasury Yield Turun
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 147.800
  • Switch to BUY jika tembus 149.500
Suggest : SELL on Rally
Area : 148.400 – 148.600
Target : 1) 147.800 2) 147.200
SL : 149.200

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 149.500
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 147.800

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
  • Di H4, secara garis besar :
    a. zona coklat 2939-2952 sebagai support psikologis terdekat -> opsi buy idealnya di zona ini (lebih lower risk), stop loss di bawah 2935
    b. Jika area coklat tembus, maka reversal bearish jangka pendek bisa terjadi, target potensial 2900-2905-> bisa ubah strategi menjadi SELL (jika tembus zona coklat), tapi penurunan hanya sesaat/terbatas karena fundamental masih kuat bullish
  • Di H1, zona hijau kisaran 2939-2952 sebagai support terdekat, dan area 2906 support terjauh
    a. Opsi buy bisa dilakukan di zona hijau atau dekat zona hijau (risiko lebih rendah)
    b. zona coklat 2932-2944 adalah support psikologis terbaru -> jika tembus, reversal bearish jangka pendek bisa terjadi
    c. Pola kenaikan juga diperkirakan ikut Elliott wave, dan koreksi wave 4 diperkirakan FR 38.2% 2957 area maksimal koreksi -> ideal buy di sini, atau dekat FR 23.6% 2970 yang terdekat
  • Di sisi lain geopolitik reda = oil turun -> inflasi bisa tetap rendah -> suku bunga jangka panjang (US Treasury Yield) cenderung turun -> diikuti dengan ekspektasi penurunan suku bunga Fed -> negatif untuk emas jangka pendek, tapi positif untuk emas medium term
  • Fokus minggu ini : Tarif Trump
  • Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
  • Switch to SELL jika tembus 2940, potensi target terdekat 2932, terjauh 2915
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2990, potensi terdekat 3000, terjauh 3020
Suggest : BUY on Dip
Area : 2968.00 – 2970.00
Target : 1) 2976.00 2) 2982.00
SL : 2962.00 (ideal 3-5 points di bawah 2960.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2990
Switch to SELL jika tembus 2940
channels4 banner
bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Dolar ditutup naik meskipun dalam kondisi kenaikan yang terbatas. Sedangkan imbal hasil Treasury AS 10-tahun lanjutkan rebound untuk hari ke-2 secara berturut-turut. Meski demikian hal ini tidak menghambat kenaikan emas sebagai safe haven. Bahkan kenaikan imbal hasil masih sesuai ekspektasi dan juga ulasan kami di channel youtube @AgrodanaFuturesOfficial kemarin. Artinya, jika kenaikan tersebut hanya technical rebound, maka peluang penurunan akan kembali terjadi sehingga memudahkan jalur emas untuk kembali naik lebih tinggi. 

Data CPI AS dirilis lebih rendah dari ekspektasi. CPI memberi indikasi berlanjutnya penurunan inflasi, hal yang ditunggu-tunggu oleh para pembuat kebijakan bank sentral. CPI inti dirilis 3.1% y/y, turun dari bulan sebelumnya 3.3%, dan CPI utama di 2.8% y/y turun dari 3.0%. Sementara basis bulanan juga menunjukkan penurunan untuk Core CPI dan CPI utama ke 0.2% m/m. 

Tarif Trump 

Tarif alumunium dan baja tetap berjalan sesuai rencana, dan kali ini juga mengincar Uni Eropa. Tak lama Uni Eropa pun langsung merespon dengan sejumlah tarif senilai 26 miliar euro. 

Trump dikabarkan akan menanggapi tarif balasan Uni Eropa tersebut. Trump menyebut masih ada defisit besar-besaran yang akan diselesaikan sehingga tarif diberlakukan. Tanggal 2 April menjadi agenda utama diberlakukannya tarif resiprokal dan Trump dijadwalkan akan umumkan hal tersebut dalam waktu dekat. 

Terkait Rusia, Trump berpikir bisa saja menekan Rusia dengan tarif, tapi dia berpikir itu tidak diperlukan. Trump mengincar hal lain yang bisa dilakukan dalam hal keuangan yang akan sangat buruk bagi Rusia. Hal ini direncanakan untuk menekan Rusia agar menerima gencatan senjata dan mengakhiri perang. 

Kekhawatiran Resesi

Data ekonomi AS yang melemah baru-baru ini menimbulkan kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan resesi. Dolar mengalami tekanan, saham AS anjlok sejak 20 Februari 2025, bahkan penurunan lebih intens dalam 1 minggu terakhir secara berturut-turut. Hal ini membuat emas kokoh sebagai safe haven sehingga penurunan dari ekspektasi damainya Rusia-Ukraina tidak terlalu tajam, setidaknya untuk saat ini karena pasar masih tunggu realisasi.

Commerzbank mengatakan dolar bisa kembali naik jika resesi terhindar. Tapi saat ini ketidakpastian kebijakan perdagangan AS sedang meningkat karena Trump bolak-balik menerapkan tarif. Pasar condong melihat ke arah resesi di mana setiap tambahan tarif yang diberlakukan semakin membebani ekuitas, imbal hasil Treasury AS dan juga USD. 

Fokus Hari Ini

Pasar akan fokus dengan data PPI AS yang dirilis jam 19.30 WIB bersama klaim pengangguran mingguan. PPI diperkirakan turun dari 0.4% menjadi 0.3% m/m, dan core PPI stabil di 0.3% m/m. Sedangkan klaim pengangguran diperkirakan kembali naik dari 221K menjadi 226K. Tapi kami memperkirakan klaim pengangguran tidak akan pengaruh banyak pada pergerakan selama laporan tidak terlalu jauh dari kisaran 215K – 225K sehingga cenderung melihat PPI lebih menggerakkan sentimen seperti halnya CPI kemarin. Data PPI ini nantinya akan menjadi acuan untuk data inflasi PCE yang akan dirilis akhir bulan.

Jika data sesuai ekspektasi atau menunjukkan angka lebih rendah dari perkiraan, maka emas mendapat dorongan untuk naik lebih tinggi, dan terbuka untuk menciptakan rekor tertinggi baru, yang juga berarti semakin dekat dengan area $3000/oz yang ditunggu-tunggu.

Sebaliknya, jika data dirilis secara mengejutkan jauh lebih tinggi dari ekspektasi, maka emas berpotensi koreksi turun kembali

Secara umum, kami tetap melihat 3 faktor yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bullish, dan kenaikan berhasil setahap lebih tinggi melewati zona 2926-2930 yang bertahan sebagai resistance dalam 1 minggu terakhir. Namun strong bullish kelihatannya masih harus bersabar dan menunggu konfirmasi penembusan 2956 untuk mencetak rekor tertinggi baru, sekaligus membuka jalan untuk melirik $3000-an.

Sebaliknya, posisi bearish juga masih bisa mengancam jika emas gagal naik di atas 2950-an tersebut. Support terdekat 2906 yang merupakan low 12 Mar 2025 akan menjadi pemicu penurunan jika ditembus, dengan proyeksi target kisaran 2880-2885 (area low 10 dan 11 Mar 2025). 

slide21

Di H4, zona ungu kini di kisaran 2906-2923. Zona ini diperkirakan menjadi area buy yang cukup ideal (rendah risiko) sehingga ekspektasi penurunan atau swing low diharapkan terbatas sebelum kembali lanjut naik. Sedangkan kenaikan dikhawatirkan masih akan terhambat lebih dulu di zona coklat 2945-2953 sehingga secara teknis wajar jika terjadi tekanan turun lebih dulu maksimal ke zona ungu, dan demand nantinya mendorong kembali naik dan tren naik berlanjut dengan penembusan zona coklat tersebut. 

Secara teknis, kita masih harus bersabar untuk mendapatkan momentum penembusan resistance 2956. Tapi secara umum, arah ke sana sudah cukup terbuka didukung data CPI tadi malam dirilis lebih rendah dari ekspektasi dan mengindikasikan proses disinflasi yang berlanjut. Selain itu juga didukung fundamental di mana emas bertindak sebagai safe haven. 

Satu-satunya sentimen negatif untuk safe haven adalah perundingan damai Rusia-Ukraina. Ini kemungkinan bisa menjadi hambatan sehingga potensi koreksi turun bisa kembali membayangi di bawah 2900. Jika ini yang terjadi, maka switch strategi menjadi sell hanya disarankan jika terjadi penurunan di bawah zona ungu 2906-2923 atau mudahnya tembus di bawah 2906. Target potensial 2880-2885, atau maksimal MA 200 H4 yang kini berada di 2878. 

Yang harus dicermati saat sell adalah, potensi penurunan kemungkinan bersifat terbatas sehingga perlu waspada jika harga sudah turun mendekati MA 200, sebaiknya exit sebelum sentuh, dan tunggu sinyal pembalikan naik untuk kembali incar buy. Jadi, sell hanya jangka pendek saja dan target terbatas, dan hanya disarankan jika terjadi penembusan di bawah 2906.Fundamental yang mendasari bullish emas : pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, kekhawatiran perang dagang, ketidakpastian geopolitik dan kekhawatiran resesi, diperkirakan masih mendukung status emas sebagai safe haven sehingga penurunan diperkirakan tidak berlanjut terlalu tajam.

slide13

Per jam 9.45 WIB, harga berada di 2941.37, dengan high di 2942.21 dan low 2933.44. FR diperbarui, ditarik dari bottom 2880.32 (FR 100%) ke puncak 2940.35 (FR 0%). Dan saat ini harga sedang mencoba menembus FR 0% 2940 tersebut. Jika dalam 2 jam ke depan, 2 candle H1 tetap berada di atas 2940, maka uptren berpeluang berlanjut, dan dengan demikian zona coklat 2932-2944 terbuka untuk langsung ditembus. 

Jika penembusan FR 0% terjadi, maka Anda memiliki opsi untuk buy dengan 2 cara: 1) follow buy saat benar-benar tembus 2942-2944 (zona coklat), atau 2) tunggu swing low, kurang lebih zona 2932-2944 masih dalam area tersebut. 

Atau skenario ideal yang diharapkan adalah terjadi swing low lebih dulu hingga terdekat area 2924-2926, atau terjauh zona hijau 2914-2922 sebelum mendapat dorongan kenaikan yang lebih kuat berikutnya. 

Sebaliknya, penurunan di bawah FR 61.8% 2903 akan memicu reversal bearish jangka pendek sehingga rekomendasi sell hanya disarankan saat konfirm tembus di bawah FR 61.8% tersebut. Dengan demikian, Anda bisa switch strategi saat harga mulai turun di bawah 2903 dengan potensi target kisaran 2880-2885 sebagai area maksimal mengingat kondisi fundamental yang saat ini masih mendukung bullish. Kekhawatiran market saat ini beralih dari kekhawatiran inflasi ke kekhawatiran melambatnya pertumbuhan yang menyebabkan resesi sehingga status safe haven kemungkinan lebih kuat untuk mendorong penembusan resistance daripada support. Waspadai data PPI AS di malam hari jam 10.30 WIB, karena bisa saja terjadi perubahan trend!

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!  

Trading Strategy: 
Opsi BUY dekat support
Entry: 2924.00 – 2926.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2938.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2944.00,
Target terdekat 2950, terjauh 2970, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2918.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2917.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL  jika Support ditembus
Entry : 2900.00 – 2902.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2888.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2908.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2907)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

live akun agro

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk Euro
  • Belum banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
  • Dolar sedikit rebound, membebani Euro -> negatif untuk Euro
  • H4 ada kemungkinan membentuk rising wedge sehingga kenaikan diperkirakan terbatas, dan lanjut dengan penurunan di bawah support -> potensi turun
  • AS berlakukan tarif alumunium dan baja untuk Uni Eropa, dan Uni Eropa langsung merespon dengan tarif balasan -> ketegangan dagang AS-Uni Eropa cenderung membebani Euro
  • Ekspektasi perdamaian Rusia-Ukraina menguntungkan Euro, tapi perlu tunggu realisasi lebih dulu untuk memastikan penguatan Euro tersebut
  • Minggu ini relatif sepi data ekonomi high impact dari zona Euro sehingga akan bergantung pada dolar AS
  • Ancaman tekanan mendekati level 'parity' untuk saat ini relatif berkurang
  • Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.08400
  • Switch to BUY jika tembus 1.10400
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.09400– 1.09600
Target : 1) 1.08800 2) 1.08200
SL : 1.10200

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.08400
Switch to BUY jika tembus 1.10400

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk GBP
  • MA 200 Daily saat ini di 1.27900, potensi naik masih dominan selama tidak tembus kembali di bawah MA 200, tapi akan turun jika tembus di bawah MA 200
  • Sampai saat ini, belum ada terdengar tarif diberlakukan untuk Inggris sehingga Inggris diuntungkan karena minim dampak dari kebijakan tarif Trump, tapi secara umum kondisi fundamental domestik belum suportif dengan meningkatnya biaya energi di Inggris -> kenaikan relatif masih terbatas
  • Minimnya data Inggris yang signifikan membuat GBP bergantung pada USD sepanjang minggu ini
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
    target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Pertahankan/follow BUY jika harga tembus 1.30000
  • Switch to SELL jika tembus 1.28000
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.29000– 1.29200
Target : 1) 1.29800 2) 1.30400
SL : 1.28400

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.30000
Switch to SELL jika tembus 1.28000

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • US Treasury yield dolar ditutup rebound -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Candle daily USDJPY ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk USDJPY
  • Secara teknis, daily menunjukkan kenaikan tertahan di zona resistance 149/150, demikian juga dengan H4 sehingga kenaikan berikutnya diperkirakan hanya menguji kembali (retest) resistance sebelum berbalik turun
  • Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ tetap kuat sehingga membatasi kenaikan USDJPY -> cenderung negatif untuk USDJPY, kemungkinan membatasi kenaikan
  • Faktor penguatan Yen (USDJPY turun) didukung oleh :
    1) Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat, 2) US Treasury Yield Turun
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 147.800
  • Switch to BUY jika tembus 150.000
Suggest : SELL on Rally
Area : 148.900 – 149.100
Target : 1) 148.300 2) 147.700
SL : 149.700

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 150.000
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 147.800

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
  • Di H4, secara garis besar :
    a. zona ungu 2906-2923 sebagai support psikologis terdekat -> opsi buy idealnya di zona ini (lebih lower risk), stop loss di bawah 2906
    b. Jika ungu tembus, maka MA200 H4 2878 akan menjadi target terjauh atau area 2880-2885-> bisa ubah strategi menjadi SELL (jika tembus zona ungu), tapi mendekati MA 200 segera exit karena dikhawatirkan demand lebih kuat
  • Di H1, zona hijau kisaran 2914-2922 sebagai support terdekat, dan area 2880-2885 support terjauh
    a. Opsi buy bisa dilakukan di zona hijau atau dekat zona hijau (risiko lebih rendah)
    b. zona coklat 2932-2944 adalah resistance psikologis -> jika tembus, bullish lebih kuat, tapi jika gagal tembus, maka kenaikan akan kembali tertahan
    c. Penurunan di bawah zona hijau berpotensi lirik zona 2880-2885 yang diperkirakan sebagai area demand yang lebih kuat -> bisa kembali pertimbangkan buy di zona ini (jika terjadi penurunan tajam di bawah zona hijau)
  • Di sisi lain geopolitik reda = oil turun -> inflasi bisa tetap rendah -> suku bunga jangka panjang (US Treasury Yield) cenderung turun -> diikuti dengan ekspektasi penurunan suku bunga Fed -> negatif untuk emas jangka pendek, tapi positif untuk emas medium term
  • Fokus minggu ini : Tarif Trump, data PPI
  • Fokus PPI jam 19.30 WIB
    a. Act > Exp = Emas turun -> switch to SELL
    b. Act < Exp = Emas naik -> pertahankan BUY
  • Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
  • Switch to SELL jika tembus 2905, potensi target terdekat 2898, terjauh 2888
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2944, potensi terdekat 2950, terjauh 2970
Suggest : BUY on Dip
Area : 2924.00 – 2926.00
Target : 1) 2932.00 2) 2938.00
SL : 2918.00 (ideal 3-5 points di bawah 2917.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2944
Switch to SELL jika tembus 2905
channels4 banner
bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down