Dolar bergerak variatif yang cenderung melemah terhadap mata uang lainnya, meski untuk sementara menguat terhadap mata uang dolar Kanada dan peso Mexico hingga ke level tertinggi sejak 3 Februari yang lalu. Seiring dengan keputusan Presiden Trump yang tidak akan menunda kenaikan tarif impor terhadap Kanada, Mexico dan China yang efektif berlaku mulai hari ini. Presiden Trump mengatakan "sudah tidak ada lagi ruang untuk negosiasi" yang memungkinkan untuk menunda lagi hal tersebut dan kenaikan lainnya tetap akan berlaku mulai 2 April mendatang. Pernyataan tidak adanya ruang negosiasi merupakan pernyataan yang keras dan tegas sehingga peluang akan dimulainya krisis perdagangan global yang berpotensi memperlambat perekonomian dunia akan segera terjadi. Dari data ekonomi, dari ISM berupa PMI manufaktur kembali mengalami penurunan dari 50.9 menjadi 50.3 yang lebih rendah dari perkiraan hanya turun 50.6. Dengan angka yang mendekati ambang batas 50 membuat kekhawatiran sektor manufaktur akan kembali masuk dalam zona kontraksi, terlebih dengan adanya pembatasan barang impor dari agenda ekonomi pemerintahan Presiden Trump. Terlihat dari komponen harga yang meningkat tajam dari 54.9 menjadi 62.4 yang jauh melampaui perkiraan hanya naik 56.3. Sementara komponen tenaga kerja mengalami penurunan tajam dari 50.3 menjadi 47.6 yang jauh lebih jelek dari perkiraan hanya turun 50.1. Meskipun data yang sama dari S&P relatif masih menguat 52.7 yang lebih tinggi dari perkiraan stabil sama seperti periode sebelumnya 51.6. Dampak dari kenaikan tarif impor terhadap sektor manufaktur baru akan diketahui pada rilis data berikutnya pada bulan depan. Namun kemungkinan terbesar sepertinya masih akan terus cenderung menurun. Dengan data-data yang cenderung menurun ini kembali memperkuat peluang Fed untuk memangkas suku bunga acuan lebih lanjut. Walaupun di sisi lain potensi akan terjadinya kenaikan inflasi kembali akan menahan Fed untuk terlalu agresif dalam mengambil kebijakan moneter tersebut. Masih ada data ekonomi penting yang akan dirilis pekan ini yaitu Non-Farm Payroll di penghujung pekan ini dan hari ini tidak ada data yang akan dirilis.
Yen kembali menguat terhadap dolar seiring dengan peluang akan Bank Sentral Jepang (BOJ) menaikkan suku bunga acuannya masih cukup tinggi. BOJ dijadwalkan akan mengadakan pertemuan moneter pekan depan dengan ekspektasi tersebut meskipun akhir-akhir ini pejabat BOJ mulai mengulur waktu pelaksanaannya seperti yang diucapkan oleh Gubernur BOJ - Kazuo Ueda di akhir pekan lalu yang mengkhawatiran akan terjadinya pelambatan ekonomi secara global akibat kenaikan tarif dari AS. Ada peluang BOJ akan menunda kenaikan tersebut sampai langkah antisipasi dampak ekonomi tersebut dapat dikendalikan. Meski demikian BOJ terus akan mengawasi pergerakan mata uang Yen dengan lebih ketat lagi dan menjaga agar menguatnya yen searah dengan dengan positifnya ekonomi terkini. Sementara itu investasi baru di Jepang mengalami penurunan tajam walaupun BOJ masih terus meningkatkan neraca keuangannya.
Euro rebound terhadap dolar seiring kesepakatan pimpinan di Eropa untuk merancang perjanjian damai di Ukraina setelah perundingan Presiden Ukraina - Volodymyr Zelensky dengan Presiden Trump sehari sebelumnya berakhir sama sekali bertolak belakang dengan yang diharapkan mulus. Sepulang dari AS, Zelensky disambut hangat oleh Perdana Menteri Inggris - Keir Starmer dan memberitakan pemimpin Eropa sepakat untuk membantu membuat rancangan perdamaian yang akan disampaikan ke Washington. Selain itu Presiden Komisi Eropa - Ursula von der Leyen juga akan meminta anggota Uni Eropa untuk meningkatkan industri pertahanan dan meningkatkan kapabilitas militer Uni Eropa guna memperkuat pertahanan di daratan Eropa. Pemerintahan baru Jerman juga akan segera merencanakan membuat 2 dana darurat senilai lebih dari ratusan juta euro yang 1 ditujukan untuk meningkatkan pertahanan militer dan 1 lagi untuk infrastruktur. Pihak Kremlin sendiri meminta semua pihak untuk mendorong Presiden Ukraina untuk segera duduk dalam perundingan perdamaian. Harapan akan tercapainya perdamaian di Ukraina menjadi sentimen positif setelah pertemuan di Washington mengalami kebuntuan. Dari data ekonomi meski indeks manufaktur di kawasan ini mengalami penurunan, namun tekanan inflasi juga semakin menurun sehingga Bank Sentral Eropa (ECB) sedikit terkurangi beban untuk terus melakukan pemangkasan suku bunga acuan. Meskipun dalam pertemuan moneter ECB yang dijadwalkan pada Kamis nanti diperkirakan masih akan memangkas suku bunga acuannya lebih lanjut. Data CPI untuk Uni Eropa secara keseluruhan mengalami penurunan dari 2.5% menjadi 2.4% yang belum mencapai perkiraan turun 2.3%. Namun sudah searah dan semakin mendekati dengan target 2% yang diharapkan. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.
Poundsterling juga berbalik arah menguat terhadap dolar seiring dengan optimisme akan segera tercapainya perdamaian di Ukraina. Perdana Menteri - Keir Starmer dan pimpinan Uni Eropa sepakat untuk membantu Presiden Ukraina - Volodymyr Zelensky untuk merancang rencana perdamaian yang akan diajukan kembali ke Washington. Sementara itu juga sedang mempersiapkan anggaran untuk meningkatkan pertahan militer di masing-masing negara guna memperkuat posisi tawar dalam perundingan damai nantinya. Secara domestik kemungkinan Inggris akan mendapat pengecualian dari kenaikan tarif impor Presiden Trump setelah hasil kunjungan ke AS beberapa waktu lalu seiring dengan neraca perdagangan yang seimbang dan kebanyakan eskpor dari Inggris lebih banyak berupa jasa. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.
Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures
Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk Euro
Belum banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
Dihentikannya bantuan militer AS untuk Ukraina membuat proses perdamaian Rusia-Ukraina kemungkinan kembali tertunda -> negatif untuk Euro, membatasi kenaikan
Inflasi zona Euro dirilis lebih baik dari ekspektasi, 2.4% vs 2.3% -> positif untuk Euro
Pasar masih menunggu keputusan suku bunga ECB hari Kamis!
Ancaman tekanan mendekati level 'parity' masih bisa terjadi sehingga kenaikan diperkirakan masih relatif terbatas
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.04200
Switch to BUY jika tembus 1.05800
Suggest : SELL on Rally Area : 1.05000– 1.05200 Target : 1) 1.04400 2) 1.03800 SL : 1.05800
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.04200 Switch to BUY jika tembus 1.05800
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan
Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk GBP
Secara keseluruhan, terjadi rejection kuat pada MA 200 Weekly sehingga peluang penurunan kembali membayangi -> MA 200 Weekly jadi patokan untuk kenaikan lebih kuat, jika berhasil tembus
Secara global, Inggris diuntungkan karena minim dampak dari kebijakan tarif Trump, tapi secara umum kondisi fundamental domestik belum suportif dengan meningkatnya biaya energi di Inggris -> kenaikan relatif masih terbatas
AS hentikan bantuan militer untuk Ukraina, proses perdamaian Rusia-Ukraina tertunda -> negatif untuk GBP
Dolar melemah pasca data ekonomi tadi malam sehingga untungkan GBP -> positif untuk GBP
Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Pertahankan/follow BUY jika harga tembus 1.27400
Switch to SELL jika tembus 1.26000
Suggest : BUY on Dip Area : 1.26600 – 1.26800 Target : 1) 1.27400 2) 1.28000 SL : 1.26000 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.27400 Switch to SELL jika tembus 1.26000
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan
US Treasury yield dan dolar ditutup turun -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
Candle daily USDJPY ditutup bearish, secara teori berpeluang turun-> negatif untuk USDJPY
Peluang kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat, para pejabat BOJ cenderung hawkish sehingga Yen lebih dominan menguat (USDJPY turun) -> secara fundamental potensi kenaikan terbatas, cenderung turun untuk USDJPY
Faktor penguatan Yen (USDJPY turun) didukung oleh : 1) Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat, 2) US Treasury Yield Turun
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 148.400 atau selama tidak ada kenaikan di atas 151
Switch to BUY jika tembus 151.000
Suggest : SELL on Rally Area : 149.200 – 149.400 Target : 1) 148.600 2) 148.000 SL : 150.000
Alternatif : Switch to BUY jika tembus 151.000 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 148.400 atau selama tidak ada kenaikan di atas 151
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD
Keterangan
Pendukung bullish saat ini : a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik -> tarif Trump, potensi perang dagang
Di H4, secara garis besar : a. zona ungu 2877-2857 diperkirakan sebagai area resistance psikologis, butuh penembusan ke atas untuk perkuat bullish, termasuk juga harus tembus trendline resistance -> pertahankan/follow buy jika tembus => Berhasil tembus, dan kini jadi support b. Switch to SELL jika kembali tembus di bawah zona ungu
Di H1, zona hijau kisaran 2891-2899 jadi resistance psikologis a. Pertahankan/follow buy jika tembus zona hijau b. potensi wave C berhasil, dan kenaikan kini butuh pemicu untuk tembus zona hijau
Di sisi lain geopolitik reda = oil turun -> inflasi bisa tetap rendah -> suku bunga jangka panjang (US Treasury Yield) cenderung turun -> diikuti dengan ekspektasi penurunan suku bunga Fed -> negatif untuk emas jangka pendek, tapi positif untuk emas medium term
Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
Switch to SELL jika tembus 2870 (atau jika gagal tembus 2905), potensi target terdekat 2864, terjauh 2854
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2895, potensi terdekat 2905, terjauh 2915
Suggest : BUY on Dip Area : 2880.00– 2882.00 Target : 1) 2888.00 2) 2894.00 SL : 2874.00 (ideal 3-5 points di bawah 2875.00)
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2895 Switch to SELL jika tembus 2870 Area hijau sebagai resistance psikologis 2891-2905 wajib tembus
CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD
Keterangan
Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk Euro
Belum banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
Pagi ini dibuka gap up, tapi kenaikan diperkirakan terbatas
Opitimisme perdamaian Rusia-Ukraina berkurang setelah Zelinsky berdebat dengan Trump, merugikan bagi Euro -> potensi negatif untuk Euro (menunggu realisasi)
Dolar mungkin bisa menjadi petunjuk berikutnya, jika tetap menguat, maka negatif untuk Euro dan sebaliknya jika berbalik turun, maka positif untuk Euro
Ancaman tekanan mendekati level 'parity' masih bisa terjadi sehingga kenaikan diperkirakan masih relatif terbatas
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.03600
Switch to BUY jika tembus 1.05300
Suggest : SELL on Rally Area : 1.04200– 1.04400 Target : 1) 1.03600 2) 1.03000 SL : 1.05000
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.03600 Switch to BUY jika tembus 1.05300
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan
Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk GBP
Secara keseluruhan, terjadi rejection kuat pada MA 200 Weekly sehingga peluang penurunan kembali membayangi
Secara global, Inggris diuntungkan karena minim dampak dari kebijakan tarif Trump, tapi secara umum kondisi fundamental domestik belum suportif dengan meningkatnya biaya energi di Inggris -> kenaikan relatif masih terbatas
Optimisme perdamaian Rusia-Ukraina berkurang pasca diusirnya Zelinsky dari Gedung Oval AS-> negatif untuk GBP (masih menunggu realisasi)
Di sisi lain, kabar baik bahwa Inggris dan AS melakukan kesepakatan dagang, hanya saja dampaknya belum terlihat dalam jangka pendek
Perhatikan data AS di jam 22.00 WIB a. Jika Dolar bergerak turun pasca data, maka GBP berpotensi naik -> pertahankan BUY jika konfirm b. Jika Dolar bergerak naik pasca data, maka GBP berpotensi berbalik turun -> switch to SELL jika konfirm
Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Pertahankan/follow SELL jika harga tembus 1.25600
Switch to BUY jika tembus 1.27000
Suggest : SELL on Rally Area : 1.26100 – 1.26300 Target : 1) 1.25500 2) 1.24900 SL : 1.26900
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.25600 Switch to BUY jika tembus 1.27000
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan
US Treasury yield ditutup turun dan USD ditutup rebound -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
Candle daily USDJPY ditutup bullish, secara teori berpeluang naik-> positif untuk USDJPY
Tapi kenaikan kemungkinan terbatas karena sentimen kenaikan suku bunga BOJ yang semakin kuat dan US Treasury Yield cenderung turun
Peluang kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat, para pejabat BOJ cenderung hawkish sehingga Yen lebih dominan menguat (USDJPY turun) -> secara fundamental potensi kenaikan terbatas, cenderung turun untuk USDJPY
Faktor penguatan Yen (USDJPY turun) didukung oleh : 1) Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat, 2) US Treasury Yield Turun
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 150.000 atau selama tidak ada kenaikan di atas 152
Switch to BUY jika tembus 151.500
Suggest : SELL on Rally Area : 150.500 – 150.700 Target : 1) 149.900 2) 149.300 SL : 151.300
Alternatif : Switch to BUY jika tembus 151.500 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 150.000 atau selama tidak ada kenaikan di atas 152
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD
Keterangan
Pendukung bullish saat ini : a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik -> tarif Trump, potensi perang dagang
Di H4, secara garis besar : a. zona ungu 2877-2857 diperkirakan sebagai area resistance psikologis, butuh penembusan ke atas untuk perkuat bullish, termasuk juga harus tembus trendline resistance -> pertahankan/follow buy jika tembus b. zona coklat sejauh ini cukup kuat, penurunan kemarin tertahan di MA 200 sehingga peluang retest zona tersebut akan menajdi area buy yang lebih baik (jika terjadi penurunan/swing low kembali)
Di H1, zona hijau kisaran 2891-2899 jadi resistance psikologis a. Pertahankan/follow buy jika tembus zona hijau b. kemungkinan penurunan sudah selesai sesuai itungan wave elliott, dan saat ini pantulan naik wave ABC -> buy saat terjadi swing low B atau follow buy saat tembus di atas area hijau
Fokus data ISM Manufacture jam 22.00 WIB a. Act > Exp = Emas turun -> switch to SELL b. Act < Exp = Emas naik -> pertahankan BUY
Di sisi lain geopolitik reda = oil turun -> inflasi bisa tetap rendah -> suku bunga jangka panjang (US Treasury Yield) cenderung turun -> diikuti dengan ekspektasi penurunan suku bunga Fed -> negatif untuk emas jangka pendek, tapi positif untuk emas medium term
Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
Switch to SELL jika tembus 2835 (atau jika gagal tembus 2890), potensi target terdekat 2828, terjauh 2810
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2890, potensi terdekat 2897, terjauh 2911
Suggest : BUY on Dip Area : 2855.00– 2857.00 Target : 1) 2863.00 2) 2869.00 SL : 2849.00 (ideal 3-5 points di bawah 2845.00)
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2890 Switch to SELL jika tembus 2835 Area hijau sebagai resistance psikologis
CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD
Keterangan
Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk Euro
Belum banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
Dolar kembali rebound sehingga menekan Euro-> negatif untuk Euro
Opitimisme perdamaian Rusia-Ukraina semakin tumbuh, menguntungkan bagi Euro -> potensi positif untuk Euro (menunggu realisasi)
Malam hari kemungkinan bisa berbalik kembali jika dolar kembali melemah pasca data ekonomi, waspadai data PCE AS di jam 20.30 WIB! -> switch to BUY jika USD melemah pasca data
Ancaman tekanan mendekati level 'parity' masih bisa terjadi sehingga kenaikan diperkirakan masih relatif terbatas
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.03600
Switch to BUY jika tembus 1.05500
Suggest : SELL on Rally Area : 1.04200– 1.04400 Target : 1) 1.03600 2) 1.03000 SL : 1.05000
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.03600 Switch to BUY jika tembus 1.05500
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan
Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk GBP
Secara global, Inggris diuntungkan karena minim dampak dari kebijakan tarif Trump, tapi secara umum kondisi fundamental domestik belum suportif dengan meningkatnya biaya energi di Inggris -> kenaikan relatif masih terbatas
Kondisi dolar kembali rebound sehingga menekan GBP -> negatif untuk GBP
Optimisme perdamaian Rusia-Ukraina semakin kuat-> positif untuk GBP (masih menunggu realisasi)
Di sisi lain, kabar baik bahwa Inggris dan AS melakukan kesepakatan dagang, hanya saja dampaknya belum terlihat dalam jangka pendek
Perhatikan data AS di jam 20.30 WIB, terutama PCE. a. Jika Dolar bergerak turun pasca data, maka GBP berpotensi naik -> pertahankan BUY jika konfirm b. Jika Dolar bergerak naik pasca data, maka GBP berpotensi berbalik turun -> switch to SELL jika konfirm
Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Pertahankan/follow SELL jika harga tembus 1.25700
Switch to BUY jika tembus 1.26900
Suggest : SELL on Rally Area : 1.26100 – 1.26300 Target : 1) 1.25500 2) 1.24900 SL : 1.26900
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.25700 Switch to BUY jika tembus 1.26900
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan
US Treasury yield ditutup turun dan USD ditutup rebound -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
Candle daily USDJPY ditutup bullish, secara teori berpeluang rebound-> positif untuk USDJPY, tapi kenaikan kemungkinan terbatas karena sentimen kenaikan suku bunga BOJ yang semakin kuat dan US Treasury Yield cenderung turun
Peluang kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat, para pejabat BOJ cenderung hawkish sehingga Yen lebih dominan menguat (USDJPY turun) -> secara fundamental potensi kenaikan terbatas, cenderung turun untuk USDJPY
Waspadai data AS di malam hari, terutama PCE di jam 20.30 WIB! Lihat reaksi US Treasury Yield, dan sesuaikan pergerakan USDJPY!
Faktor penguatan Yen (USDJPY turun) didukung oleh : 1) Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat, 2) US Treasury Yield Turun
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 148.800
Switch to BUY jika tembus 151.000
Suggest : SELL on Rally Area : 149.500 – 149.700 Target : 1) 148.900 2) 148.300 SL : 150.300
Alternatif : Switch to BUY jika tembus 151.000 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 148.800
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD
Keterangan
Pendukung bullish saat ini : a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik -> tarif Trump, potensi perang dagang
Di H4, secara garis besar : a. Area orange 2891-2905 ditembus, kini menjadi resistance baru dan juga level psikologis -> bullish kembali dominan jika berhasil tembus b. zona ungu 2877-2857 diperkirakan sebagai area demand yang lebih kuat jika terjadi gelombang koreksi berikutnya, sehingga plan Buy berikutnya masih bisa dipertimbangkan juga jika terjadi penurunan di bawah 2888 -> stop loss di bawah 2857 karena masih ada potensi tembus jika data PCE lebih tinggi dari ekspektasi
Di H1, zona hijau kisaran 2891-2899 ditembus, sekarang jadi resistance baru, area coklat 2856-2876 support psikologis, dan 2836-2840 potensi stronger demand a. tetap sell selama tidak tembus zona hijau -> switch to BUY jika tembus hijau b. Potensi buy kemungkinan bisa dipertimbangkan jika support psikologis tidak ditembus, atau incar zona coklat sebagai area yang diperkirakan lebih kuat sebagai demand -> pastikan sesuaikan dengan data PCE nanti malam!
Fokus data PCE jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Emas turun -> switch to SELL b. Act < Exp = Emas naik -> pertahankan BUY
Di sisi lain geopolitik reda = oil turun -> inflasi bisa tetap rendah -> suku bunga jangka panjang (US Treasury Yield) cenderung turun -> diikuti dengan ekspektasi penurunan suku bunga Fed -> negatif untuk emas jangka pendek, tapi positif untuk emas medium term
Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
Switch to BUY jika tembus 2902 (atau jika gagal tembus 2840), potensi target terdekat 2910, terjauh 2920
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2868, potensi terdekat 2860, terjauh 2852
Suggest : SELL on Rally Area : 2884.00– 2886.00 Target : 1) 2878.00 2) 2872.00 SL : 2892.00 (ideal 3-5 points di atas 2895.00)
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2868 Switch to BUY jika tembus 2902 atau jika gagal tembus 2840 Potential Stronger demand 2836-2840
Dolar melonjak tajam terhadap mata uang lainnya dengan persentase kenaikan terbanyak dalam 2 bulan terakhir setelah Presiden Trump mengkonfirmasi akan diberlakukannya kenaikan tarif terhadap Kanada dan Mexico pekan depan. Trump mengatakan tidak ada penundaan lagi karena membanjirnya narkoba yang masuk AS dari 2 negara tersebut. Perdana Menteri Kanada - Justin Trudeau merespon kenaikan tersebut dengan mengatakan akan bertindak tegas dan segera terhadap kebijakan AS tersebut. Trump juga mengindikasikan kenaikan tarif yang sama sebanyak 25% terhadap kendaraan dan barang lainnya dari Eropa. Selain itu, Trump melakukan langkah yang tidak terduga berupa pembatalan izin operasi perusahaan minyak AS Chevron di Venezuela yang membuat kekhawatiran akan terkendalanya suplai minyak mentah. Ketidakpastian dan masih simpang siurnya informasi akan dampak dari kenaikan tarif tersebut membuat permintaan akan aset safe haven meningkat termasuk mata uang dolar. Sebelumnya dolar sempat tertekan setelah data di sektor tenaga kerja menunjukkan peningkatan sebanyak 242K yang melampaui perkiraan 221K dan data periode sebelumnya direvisi sedikit naik dari 219K menjadi 220K. Sementara data pertumbuhan ekonomi GDP hanya meningkat 2.3% sesuai perkiraan dari periode sebelumnya 2.8%. Dengan indikasi inflasi atau indeks harga dari data GDP mengalami kenaikan menjadi 2.4% yang lebih tinggi dari perkiraan sama seperti periode sebelumnya 2.2%. Sedangkan data Durable Goods Order naik dari 3.1% melampaui perkiraan naik 2.0% dari periode sebelumnya yang juga direvisi membaik dari -2.2% menjadi -1.8%. Data-data ini semakin mempersempit peluang akan langkah pemangkasan suku bunga acuan oleh Fed meskipun ekspektasi akan langkah tersebut masih sama seperti sebelumnya. Gubernur Fed Cleveland - Beth Hammack juga menegaskan kebijakan moneter yang tepat saat ini adalah untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan. Begitu pula pendapat Gubernur Fed Philadelphia - Patrick Harker untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan untuk sementara waktu sampai terdapat kejelasan arah laju inflasi. Hari ini akan dirilis data indikator inflasi personal/rumah tangga yang lebih sering dipakai oleh Fed dalam pengambilan keputusan moneternya yaitu Personal Consumption Expenditure (PCE) dengan perkiraan mengalami kenaikan yang semakin mempertebal peluang Fed untuk mempertahankan suku bunga acuan untuk beberapa waktu lebih lama lagi. Selain itu juga ada data Personal Income/Spending dan data Chicago PMI.
Yen mengalami koreksi terhadap dolar seiring komentar dari Gubernur Bank Sentral Jepang (BOJ) - Kazuo Ueda yang memperingatkan akan ketidakpastian ekonomi global yang semakin meningkat akan dihadapi oleh sejumlah negara. Meskipun peluang semakin besar BOJ akan menaikkan suku bunga acuan lebih lanjut dan BOJ juga akan mengawasi pergerakan mata uang Yen dengan lebih ketat lagi. BOJ juga cukup yakin jika tidak terjadi pertentangan antara menguatnya yen dengan positifnya data ekonomi. Hal ini dimaksudkan bahwa penguatan mata yen disertai dengan kondisi ekonomi yang semakin membaik sehingga sangat memungkinkan kenaikan suku bunga acuan berikutnya di Jepang. BOJ diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan kembali pada kuartal 3 tahun ini sebanyak 25 bps.
Euro melemah terhadap dolar dengan penurunan terbanyak sejak 2 Januari lalu seiring dengan rencana Presiden Trump akan mengenakan penambahan tarif impor produk dari Eropa dengan kenaikan yang fleksibel di kisaran 25% terutama terhadap produk otomotif. Belum ada tanggapan dari pihak Uni Eropa perihal tindakan yang akan diambil untuk antisipasi agenda tersebut. Sementara itu terjadinya galat teknis dalam sistem penyelesaian perdagangan yang cukup mengganggu transaksi senilai triliunan Euro juga menjadi sentimen negatif di pasar. Bank Sentral Eropa (ECB) diperkirakan akan memangkas suku bunga acuan pada pertemuan moneter mereka pada pekan depan. Seiring dengan kondisi ekonomi yang masih buruk dan potensi kenaikan inflasi akibat dari agenda ekonomi Presiden Trump tersebut. Dalam nota pertemuan moneter ECB bulan lalu disebutkan meskipun kecenderungan inflasi yang tinggi saat ini akan bertahan lebih lama dari yang perkirakan dan ECB masih optimis bahwa inflasi masih dalam toleransi yang dapat diterima. Hari ini ada data inflasi CPI, Retail Sales dan data dari sektor tenaga kerja di Jerman.
Poundsterling juga terkoreksi seiring dengan rencana kenaikan tarif Presiden Trump terhadap Eropa dengan kemungkinan Inggris juga tidak akan terkecuali. Meski belum ada kepastian akan hal tersebut sebelum ada hasil dari kunjungan Perdana Menteri - Keir Starmer ke AS dalam pekan ini. Pasar juga masih menunggu kebijakan ekonomi dan fiskal baru dari Menteri Keuangan - Rachel Reeves yang baru akan diumumkan pada 26 Maret mendatang. Bank Sentral Inggris (BOE) diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga acuannya dan menunggu data ekonomi yang lebih banyak lagi dan juga mempertimbangkan dampak dari kenaikan tarif AS terhadap ekonomi global. Hari ini ada data indeks harga perumahan.
Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures
Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk Euro
Belum banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
Dolar kembali rebound sehingga menekan Euro-> negatif untuk Euro
Opitimisme perdamaian Rusia-Ukraina semakin tumbuh, menguntungkan bagi Euro -> potensi positif untuk Euro
Malam hari kemungkinan bisa berbalik kembali jika dolar kembali melemah pasca data ekonomi, jadi waspadai data AS di malam hari, terutama GDP di jam 20.30 WIB! -> switch to BUY jika USD melemah pasca data
Ancaman tekanan mendekati level 'parity' masih bisa terjadi sehingga kenaikan diperkirakan masih relatif terbatas
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.04000
Switch to BUY jika tembus 1.05800
Suggest : SELL on Rally Area : 1.04800– 1.05000 Target : 1) 1.04200 2) 1.03600 SL : 1.05600
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.04000 Switch to BUY jika tembus 1.05800 Ascending Triangle berpotensi gagal karena support ditembus
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan
Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik, tapi waspada karena candle berbentuk doji-> positif untuk GBP, dengan catatan waspada kenaikan terbatas!
Secara global, Inggris diuntungkan karena minim dampak dari kebijakan tarif Trump, tapi secara umum kondisi fundamental domestik belum suportif dengan meningkatnya biaya energi di Inggris -> kenaikan relatif masih terbatas
Kondisi dolar kembali rebound sehingga menekan GBP -> negatif untuk GBP
Optimisme perdamaian Rusia-Ukraina semakin kuat-> positif untuk GBP
Perhatikan data AS di jam 20.30 WIB, terutama GDP. a. Jika Dolar bergerak turun pasca data, maka GBP berpotensi naik -> pertahankan BUY jika konfirm b. Jika Dolar bergerak naik pasca data, maka GBP berpotensi berbalik turun -> switch to SELL jika konfirm
Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Pertahankan/follow BUY jika harga tembus 1.26900
Switch to SELL jika tembus 1.25000
Suggest : BUY on Dip Area : 1.26100 – 1.26300 Target : 1) 1.26900 2) 1.27500 SL : 1.25500
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.26900 Switch to SELL jika tembus 1.25000
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan
US Treasury yield ditutup turun dan USD ditutup rebound -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
Candle daily USDJPY ditutup bearish, tapi candle membentuk inverted hammer, secara teori berpeluang rebound-> positif untuk USDJPY, tapi kenaikan kemungkinan terbatas
Peluang kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat, para pejabat BOJ cenderung hawkish sehingga Yen lebih dominan menguat (USDJPY turun) -> secara fundamental potensi kenaikan terbatas, cenderung turun untuk USDJPY
Fokus minggu ini tertuju pada inflasi Tokyo dan inflasi PCE AS
Waspadai data AS di malam hari, terutama GDP di jam 20.30 WIB! Lihat reaksi US Treasury Yield, dan sesuaikan pergerakan USDJPY!
Faktor penguatan Yen (USDJPY turun) didukung oleh : 1) Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat, 2) US Treasury Yield Turun
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 148.800
Switch to BUY jika tembus 151.000
Suggest : SELL on Rally Area : 149.500 – 149.700 Target : 1) 148.900 2) 148.300 SL : 150.300
Alternatif : Switch to BUY jika tembus 151.000 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 148.800
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD
Keterangan
Pendukung bullish saat ini : a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik -> tarif Trump, potensi perang dagang
Di H4, secara garis besar : a. Area orange 2891-2905 kemungkinan zona buy lebih rendah risiko -> kembali terbukti bertahan dan rebound saat penutupan, dan berlanjut naik di sesi Asia (masih bisa digunakan acuan) b. zona ungu 2877-2857 diperkirakan sebagai area demand yang lebih kuat jika terjadi gelombang koreksi berikutnya, sehingga plan Buy berikutnya masih bisa dipertimbangkan juga jika terjadi penurunan di bawah 2888
Di H1, zona ungu kisaran 2939-2944 perlu dicermati, ada potensi kenaikan terhambat lebih dulu di zona tersebut, tapi jika berhasil tembus, maka uptren lebih kuat a. bisa sell, tapi hanya jangka pendek karena tren utama masih bullish -> Stop loss wajib di atas 2944 b. Potensi buy lebih relevan dengan tren utama, sehingga koreksi dekat zona hijau 2891-2905 adalah area ideal untuk buy -> SL di bawah 2891 => TERBUKTI efektif tadi malam sentuh 2890 dan rebound hingga 2915 (secara area, kemungkinan masih sama, bisa dipertimbangkan untuk potensi triple bottom) c. tembus area 2944 lanjut naik, tembus di bawah 2888 koreksi turun berlanjut -> sesuaikan plan dengan konfirmasi penembusan salah satu area!
Fokus minggu ini data GDP dan PCE AS
Fokus data Durable Goods, GDP dan JObless claims jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Emas turun -> switch to SELL b. Act < Exp = Emas naik -> pertahankan BUY
Di sisi lain geopolitik reda = oil turun -> inflasi bisa tetap rendah -> suku bunga jangka panjang (US Treasury Yield) cenderung turun -> diikuti dengan ekspektasi penurunan suku bunga Fed -> negatif untuk emas jangka pendek, tapi positif untuk emas medium term
Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
Switch to SELL jika tembus 2888, potensi target terdekat 2880, terjauh 2872
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2930, potensi terdekat 2938, terjauh 2945
Suggest : BUY on Dip Area : 2901.00– 2903.00 Target : 1) 2909.00 2) 2915.00 SL : 2895.00 (ideal 3-5 points di bawah 2893.00)
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2930 Switch to SELL jika tembus 2888 Area hijau masih efektif!
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.