logo agrodana futures official
Buka Akun


Dolar masih terus menguat terhadap mata uang lain menjelang rilis data penting di sektor tenaga kerja yaitu laporan Non-Farm Payroll (NFP) malam ini. Dengan perkiraan terjadinya penurunan yang cukup signifikan jumlah lowongan kerja yang terisi, dari 227K menjadi hanya 164K. Karena data ini untuk bulan Desember bertepatan dengan libur natal dan tahun baru, merupakan hal yang wajar. Sama seperti data yang sama di sektor swasta dari ADP yang sudah dirilis 2 hari sebelumnya. Namun data dari Challenger yang dirilis semalam justru menunjukkan kebalikan dengan jumlah PHK berkurang drastis dari 26.8% menjadi hanya 11.4%. Selain inflasi, Fed juga menjadikan sektor tenaga kerja sebagai pedoman dalam mengambil keputusan moneter. Sehingga data yang akan dirilis nanti malam akan memberikan gambaran yang lebih jelas keputusan yang akan diambil oleh Fed pada pertemuan moneter FOMC berikutnya yang dijadwalkan pada 30 Januari mendatang. Dalam nota minuta pertemuan moneter lalu yang baru dirilis hari Rabu lalu menunjukkan pejabat Fed mengkhawatirkan akan agenda ekonomi presiden Trump nanti berpotensi akan menahan laju inflasi yang sudah turun mendekati target Fed. Semalam Gubernur Fed Boston - Susan Collins mengatakan ketidakpastian yang signifikan akan potensi yang akan terjadi nanti membuat Fed harus berhati-hati dalam memangkas suku bunga acuan berikutnya. Gubernur Fed Philadelphia - tetap optimis bahwa suku bunga masih akan dipangkas, namun tidak dalam waktu dekat ini karena ketidakpastian akan prospek ekonomi mendatang. Gubernur Fed Kansas City - Jeff Schmid meyakini suku bunga acuan saat ini sudah mendekati titik dimana ekonomi tidak perlu lagi diperketat maupun didukung. Hal ini dikarenakan performa ekonomi di AS yang masih cukup solid. Sedangkan Gubernur Fed - Michelle Bowman mengatakan jangan terlalu dini menilai pemerintahan yang baru nanti. Sehari sebelumnya Trump mempertimbangkan untuk memberlakukan darurat ekonomi secara nasional yang akan mengubah seluruh tatanan ekonomi yang sudah ada. Dikhawatirkan hal tersebut akan memicu pertumbuhan ekonomi lebih laju, namun di sisi lain juga akan memicu inflasi kembali meningkat. Sehingga Fed mungkin akan mempertahankan suku bunga acuan lebih lama lagi. Spekulasi di pasar bahkan memperkirakan Fed hanya akan memangkas suku bunga acuan 1 kali yang lebih sedikit dari penurunan proyeksi Fed di bulan Desember lalu sebanyak 2 kali dari sebelumnya sebanyak 4 kali hingga akhir tahun nanti. Laporan NFP akan dirilis pada pukul 20:30 WIB bersamaan dengan data upah rata-rata dan tingkat pengangguran. Selanjutnya ada data dari University of Michigan berupa sentimen konsumen dan ekspektasi inflasi.

Yen mengalami rebound terhadap dolar seiring dengan analisa dari Goldman Sachs yang memperkirakan Bank Sentral Jepang (BOJ) akan segera menaikkan suku bunga acuan pertemuan moneter di bulan ini juga. BOJ dijadwalkan akan mengadakan pertemuan moneter pada 24 Januari mendatang. Data upah yang meningkat dengan kenaikan terbanyak dalam lebih dari 3 dekade membuka jalan bagi BOJ untuk kembali menaikkan suku bunga acuannya. Selain itu juga karena mata uang yen sudah mendekati level psikologis 160 per 1 USD dimana pemerintah Jepang diperkirakan akan melakukan intervensi. Hari ini ada data Leading Indicator.

Euro masih cenderung melemah terhadap dolar meskipun data fundamental di sektor ritel cukup menjanjikan. Data Retail Sales untuk Uni Eropa meningkat menjadi 0.1%, namun masih di bawah perkiraan naik 0.3% dari periode sebelumnya yang direvisi membaik dari -0.5% menjadi hanya -0.3%. Begitu pula dengan data Industrial Production di Jerman meningkat tajam menjadi 1.5% yang lebih baik dari perkiraan hanya naik 0.5% dan data periode sebelumnya juga direvisi membaik dari -1.0% menjadi -0.4%. Sedangkan surplus neraca perdagangan juga meningkat dari 13.4B menjadi 19.7B lebih baik dari perkiraan naik 14.7B. Kenaikan surplus ini dikarenakan eksportir melakukan pengiriman barang sebanyak-banyaknya sebelum diberlakukannya kenaikan tarif impor dari AS nanti. Hari ini akan dirilis data Industrial Production di Prancis dan data Retail Sales di Italia.

Poundsterling merosot tajam terhadap dolar ke level terendah dalam 14 bulan terakhir setelah Wakil Gubernur Bank Sentral Inggris (BOE) - Sarah Breeden mendukung untuk kembali memangkas suku bunga acuan seiring dengan fundamental ekonomi yang ada. Meskipun kemudian Breeden tidak mengatakan kapan BOE akan melakukannya. Sementara itu Menteri Keuangan Inggris juga dalam tekanan di tengah kekhawatiran akan agenda ekonomi AS yang akan datang terhadap Inggris yang dapat memicu hutang pemerintahan semakin meningkat. Dengan anggaran yang membengkak, kemungkinan pemerintah akan menaikkan pajak yang akan semakin memperburuk ekonomi karena daya beli yang semakin berkurang. Sementara ekspor ke AS diperkirakan akan berkurang seiring dengan kenaikan tarif dari AS. Sehingga BOE harus menurunkan suku bunga acuannya. Hari ini ada data GDP estimate dari NIESR.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://t.me/AGROdanaOFFICIAL
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bearish, secara teori peluang turun-> negatif untuk Euro
  • Secara fundamental, belum banyak berubah, ekonomi zona Euro masih melambat dan ECB berpeluang pangkas suku bunga kembali -> negatif untuk Euro
  • Data retail sales Jerman melemah, dari -0.3% menjadi -0.6%, menunjukkan kondisi daya beli warga Jerman yang melambat -> negatif untuk Euro
  • Penurunan juga disebabkan kembali menguatnya dolar karena permintaan safe haven
  • Selama tidak tembus 1.04600, maka cenderung turun secara teknis
  • Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.03000
  • Switch to BUY jika tembus 1.04600!
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.03500 – 1.03700
Target : 1) 1.02900 2) 1.02300
SL : 1.04300
Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.03000
Switch to BUY jika tembus 1.04600

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup bearish -> secara teori seharusnya negatif untuk GBP
  • Secara teknis, pola penurunan kemungkinan belum selesai sehingga correction wave ABC belum bisa terwujud-> negatif untuk GBP
  • Tekanan negatif juga dari penguatan dolar karena permintaan safe haven menguat pada dolar, dipicu kekhawatiran pasar tentang kebijakan tarif Trump
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Switch to BUY jika harga tembus 1.25500
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 1.23200
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.24300 – 1.24500
Target : 1) 1.23700 2) 1.23100
SL : 1.25100
Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.23200
Switch to BUY jika tembus 1.25500

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • Dolar AS dan US Treasury yield rebound naik-> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Candle daily USDJPY ditutup shooting star, secara teori harusnya kenaikan tetap terbatas dan buka peluang untuk turun-> negatif untuk USDJPY
  • Ada kekhawatiran tentang potensi intervensi mata uang oleh pihak berwenang Jepang sehingga mata uang cenderung membuat kenaikan terbatas, dan terjebak sideway di zona 156.800 -158.500
  • Data gaji pokok Jepang naik dengan laju tercepat dalam 32 tahun terakhir sehingga mendukung kenaikan suku bunga BOJ -> negatif untuk USDJPY
  • Peluang bullish rectangle juga cukup terbuka untuk mengkonfirmasi bullish/naik lebih lanjut jika tembus resistance 158.800
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 157.600
  • Switch to BUY jika tembus 159.200 atau jika US Treasury Yield terus naik
Suggest : SELL on Rally
Area : 158.300 – 158.500
Target : 1) 157.700 2) 157.100
SL : 159.100
Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 157.600
Switch to BUY jika tembus 159.200

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Seasonal/Musiman -> Januari biasanya positif
    b. PBOC kembali lanjutkan pembelian emas & demand bank sentral masih kuat
    c. Penurunan suku bunga Fed dan bank sentral global masih berlanjut
    d. Kebijakan longgar dan stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    e. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik
  • Support terdekat 2633-2635, terjauh 2602-2605, resistance psikologis 2666-2669
  • Di H4, MA 200 kini berada di 2645, dan FR 61.8% di 2622 menjadi support
    a. peluang SELL lebih kuat jika tembus FR 61.8% -> switch to SELL jika konfirm
    tembus, tapi kemungkinan potensi target pendek ke 2610-2615
    b. Selama tetap di atas MA 200 2645, maka peluang naik, tapi kenaikan kemungkinan
    masih terbatas di resistance 2652 dan 2660an-> peluang buy masih relatif
    terbatas
    c. Butuh tembus 2666-2669 untuk naik lebih kuat -> pertahankan/follow BUY jika
    konfirm
  • Di H1, penurunan diharapkan terbatas, peluang retest support trend channel zona 2645-2650 sebelum kembali naik-> incar buy di zona ini lebih lower risk
  • Stronger demand kemungkinan bisa muncul di antara 2602-2605 atau 2610-2614
  • Peluang January effect masih bisa terjadi
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, dan kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024
  • Switch to SELL jika tembus 2635, potensi target terdekat 2628, terjauh 2618 (atau jika safe haven kembali melemah)
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2669 (potensi terdekat 2675, terjauh 2690)
Suggest : BUY on Dip
Area : 2646.00 – 2648.00
Target : 1) 2654.00 2) 2660.00
SL : 2640.00 (ideal 3-5 points di bawah 2638.00)
Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2669
Switch to SELL jika tembus 2635
CEK KETERANGAN!
channels4 banner
img 1571

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bearish, secara teori peluang turun-> negatif untuk Euro
  • Secara fundamental, belum banyak berubah, ekonomi zona Euro masih melambat dan ECB berpeluang pangkas suku bunga kembali -> negatif untuk Euro
  • Data inflasi zona Euro dirilis sesuai ekspektasi, 2.4% y/y, sedikit naik dari 2.2%, sedikit meredakan tekanan terhadap ECB, tapi kenaikan tetap terbatas
  • "Buy on Rumor, Sell on Fact" konfirm terjadi (naik sebelum data, turun setelah data)
  • Penurunan juga disebabkan kembali menguatnya dolar pasca data ekonomi AS
  • Selama tidak tembus 1.04600, maka cenderung turun secara teknis
  • Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.03000
  • Switch to BUY jika tembus 1.04600!
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.03500 – 1.03700
Target : 1) 1.02900 2) 1.02300
SL : 1.04300

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.03000
Switch to BUY jika tembus 1.04600

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup bearish -> secara teori seharusnya negatif untuk GBP
  • Secara teknis, correction wave ABC sedang dalam proses di grafik Daily dan saat ini berada di fase wave B (turun) -> negatif untuk GBP
  • Tidak ada data ekonomi dari Inggris yang signifikan sehingga fundamental domestik masih belum berubah dan cenderung bergantung pada dolar AS
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Switch to BUY jika harga tembus 1.26000
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 1.24300
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.25000 – 1.25200
Target : 1) 1.24400 2) 1.23800
SL : 1.25800

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.24300
Switch to BUY jika tembus 1.26000

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • Dolar AS dan US Treasury yield rebound naik-> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Candle daily USDJPY ditutup shooting star, secara teori harusnya kenaikan cenderung terbatas dan potensi turun-> potensi turun
  • Ada kekhawatiran tentang potensi intervensi mata uang oleh pihak berwenang Jepang sehingga mata uang cenderung membuat kenaikan terbatas, dan terjebak sideway di zona 156.800 -158.500
  • Peluang bullish rectangle juga cukup terbuka untuk mengkonfirmasi bullish/naik lebih lanjut jika tembus resistance 158.800
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 157.600
  • Switch to BUY jika tembus 159.000 atau jika US Treasury Yield terus naik
Suggest : SELL on Rally
Area : 158.200 – 158.400
Target : 1) 157.600 2) 157.000
SL : 159.000

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 157.600
Switch to BUY jika tembus 159.000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Seasonal/Musiman -> Januari biasanya positif
    b. PBOC kembali lanjutkan pembelian emas & demand bank sentral masih kuat
    c. Penurunan suku bunga Fed dan bank sentral global masih berlanjut
    d. Kebijakan longgar dan stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    e. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik
  • Support terdekat 2633-2635, terjauh 2602-2605, resistance psikologis 2665-2666
  • Di H4, MA 200 kini berada di 2644, dan FR 61.8% di 2622 menjadi support
    a. peluang SELL lebih kuat jika tembus FR 61.8% -> switch to SELL jika konfirm
    tembus, tapi kemungkinan potensi target pendek ke 2610-2615
    b. Jika tetap di atas MA 200 2644, maka peluang naik, tapi kenaikan kemungkinan
    masih terbatas di resistance 2652 dan 2660an-> peluang buy masih relatif
    terbatas
    c. Tembus 2665-2666 berpotensi lanjut naik lebih kuat -> pertahankan/follow BUY
  • Di H1, penurunan diperkirakan terbatas, peluang retest support trend channel zona 2625-2630 sebelum kembali naik-> incar buy di zona ini lebih lower risk
  • Stronger demand kemungkinan bisa muncul di antara 2602-2605 atau 2610-2614
  • Peluang January effect masih bisa terjadi
  • Fokus ADP jam 20.15 WIB dan initial jobless claims jam 20.30 WIB
    a. Act > Exp = Emas turun -> switch to SELL
    b. Act < Exp = Emas naik -> pertahankan BUY
  • Khusus jobless claims, angka yang naik akan positif untuk emas
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, dan kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024
  • Switch to SELL jika tembus 2620, potensi target terdekat 2615, terjauh 2606 (atau jika data AS sangat kuat)
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2666 (potensi terdekat 2672, terjauh 2685)
Suggest : BUY on Dip
Area : 2628.00 – 2630.00
Target : 1) 2636.00 2) 2642.00
SL : 2622.00 (ideal 3-5 points di bawah 2620.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2666
Switch to SELL jika tembus 2620
CEK KETERANGAN!
channels4 banner
Ayo Belajar Trading

Dolar rebound terhadap mata uang lainnya seiring dengan data ekonomi di sektor tenaga kerja maupun di sektor jasa di AS yang relatif membaik mendukung langkah Fed untuk tidak terburu-buru untuk memangkas suku bunga acuan lebih lanjut. Data tersedianya lowongan kerja dari JOLTS meningkat 8.10M yang lebih baik dari perkiraan 7.73M dan data periode sebelumnya juga direvisi membaik dari 7.74 menjadi 7.84M. Data ini menandakan perusahaan di AS masih melakukan rekrutmen karena optimisme menyambut agenda ekonomi dari Trump yang tidak lama lagi akan dilantik menjadi presiden AS untuk kedua kalinya. Selain itu data PMI dari ISM di sektor jasa juga meningkat dari 52.1 menjadi 54.1 yang lebih baik dari perkiraan hanya naik 53.5 juga menunjukkan sektor ini masih terus ekspansif semakin menjauh dari ambang batas 50. Data-data tersebut menunjukkan bahwa aktifitas ekonomi di AS masih cukup solid sehingga Fed tidak perlu khawatir dengan menurunkan suku bunga acuan lebih lanjut. Sehari sebelumnya Gubernur Fed - Lisa Cook juga memberikan saran bahwa Fed perlu lebih berhati-hati untuk kembali memangkas suku bunga acuan, mengacu pada potensi inflasi yang akan datang. Sedangkan Gubernur Fed Richmond - Thomas Barkin dalam pidato semalam bahkan membuka kemungkinan kenaikan suku bunga dengan mengatakan suku bunga saat ini sudah cukup normal jika dibandingkan dengan era suku bunga rendah sebelumnya dan Fed siap untuk menaikkan lagi jika memang diperlukan. Dengan komentar tersebut ekspektasi akan langkah Fed untuk kembali memangkas suku bunga acuan menjadi semakin berkurang dengan perkiraan hanya akan memangkas suku bunga hanya 1 kali di tahun ini. Atau lebih rendah dari proyeksi Fed pada pertemuan moneter di bulan Desember lalu sebanyak 2 kali. Pelaku pasar masih menunggu data ekonomi di sektor tenaga kerja sepanjang pekan ini dengan laporan Non-Farm Payroll di hari Jumat nanti yang paling ditunggu. Hari ini akan dirilis data penambahan terisinya lapangan kerja swasta ADP dan juga laporan mingguan klaim pengangguran.

Yen semakin melemah terhadap dolar hingga sempat menyentuh level tertinggi sejak Juli tahun lalu di 158.425. Menteri Keuangan Jepang - Katsunobu Kato kembali memberikan peringatan bahwa pergerakan mata uang Yen tidak mencerminkan fundamental ekonomi di Jepang saat ini. Komentar tersebut membuat pelaku pasar kembali menahan laju pergerakan mata uang Yen. Diperkirakan pemerintah Jepang melalui Bank Sentral Jepang (BOJ) akan melakukan intervensi jika mata uang Yen menyentuh level psikologi di angka 160 yang tidak terlalu jauh lagi dari level saat ini. Hari ini ada data Kepercayaan Konsumen di Jepang dengan perkiraan sedikit meningkat dari 36.4 menjadi 36.6.

Euro kembali melemah seiring dengan mata uang dolar yang rebound. Data ekonomi berupa inflasi di Uni Eropa mengalami kenaikan dari 2.2% menjadi 2.4% sehingga hampir dapat dipastikan Bank Sentral Eropa (ECB) akan melanjutkan pemangkasan suku bunga acuan pada pertemuan moneter mendatang. Sementara tingkat pengangguran relatif stagnan di angka 6.3% sesuai perkiraan sama seperti periode sebelumnya. Diantara mitra dagang AS, Uni Eropa merupakan yang paling rentan terhadap kenaikan tarif impor yang akan diimplementasikan setelah Trump naik jabatan nanti. Trump secara khusus menargetkan Uni Eropa untuk menyeimbangkan neraca perdagangan dengan AS yang dirasa menguntungkan sebelah pihak. Sementara fundamental ekonomi belum juga pulih sehingga ECB diharuskan kembali memangkas suku bunga guna mendongkrak perekonomian di kawasan ini. Hari ini akan dirilis data inflasi dari sisi produsen PPI dan data di Jerman berupa Retail Sales dan Factory Order.

Poundsterling sempat menyentuh level tertinggi dalam sepekan terakhir sebelum akhirnya mengalami koreksi tidak hanya karena kembali menguatnya mata uang dolar, melainkan juga data ekonomi di Inggris yang menurun, mulai dari indeks harga perumahan yang turun tajam dari 1.2% menjadi -0.2% yang jauh lebih rendah dari perkiraan hanya turun 0.8%. Data PMI di sektor konstruksi juga turun dari 55.2 menjadi 53.33 yang lebih rendah dari perkiraan hanya turun 54.3 walaupun masih di zona ekspansif di atas ambang batas 50. Bank Sentral Inggris (BOE) diperkirakan tidak lama lagi akan kembali memangkas suku bunga acuan guna mengantisipasi dampak dari kenaikan tarif impor dari AS yang berpotensi menaikkan angka inflasi, selain itu juga karena jumlah anggota voting MPC yang semakin bertambah yang memilih untuk memangkas pada pertemuan moneter di bulan Desember lalu. Ditambah dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang diturunkan semakin menambah tekanan bagi BOE untuk menurunkan suku bunga acuannya. Di antara bank sentral negara-negara maju, BOE menjadi yang paling sedikit menurunkan suku bunga acuannya karena kondisi ekonomi yang lebih baik. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://t.me/AGROdanaOFFICIAL
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Imbal hasil Treasury AS ditutup naik, tapi relatif terbatas. Sedangkan dolar menunjukkan tanda-tanda mulai terkoreksi turun. Hal ini memberi dukungan untuk emas berbalik naik saat penutupan, dan berpotensi lanjut di sesi Asia pagi ini.  

PMI services AS dirilis lebih lemah dari perkiraan, 56.8 vs 58.5. Sedangkan komponen lapangan kerja meningkat untuk pertama kalinya dalam 5 bulan terakhir. Indeks kepercayaan bisnis berada di level tertinggi 18 bulan terakhir, dan inflasi biaya turun ke level terendah 11 bulan terakhir. Tapi angka-angka ini tetap mencatatkan angka terbaik sejak Maret 2022, meskipun secara keseluruhan tidak terlihat cukup bagus.

Pendekatan Yang Lebih Hati-hati

Chris Williamson, Kepala Ekonom Bisnis di S&P Global Market Intelligence mengatakan bahwa angka PMI sektor jasa yang kuat di bulan Desember membuat ekonomi AS siap memulai tahun 2025 dengan baik. Tapi dengan pertumbuhan sekuat itu, bisa dimengerti jika para pembuat kebijakan Federal Reserve mengambil pendekatan yang lebih berhati-hati untuk menurunkan suku bunga. 

Tarif Trump

Secara fundamental, dolar mengalami tekanan turun dengan cepat, dampak dari artikel yang dirilis Washington Post yang mengatakan bahwa Presiden terpilih Trump sedang mempertimbangkan untuk berlakukan tarif global, tapi hanya untuk ‘bahan-bahan penting’. 

Tidak lama kemudian Trump menyanggahnya. Trump menyebut artikel di Washington Post yang mengutip dari sumber anonim yang sebenarnya tidak ada sebagai pernyataan yang tidak benar bahwa kebijakan tarif akan dikurangi. Trump mengatakan hal tersebut salah dan menyebut sebagai berita palsu. Namun penurunan dolar tetap berlanjut meski Trump menyanggah hal tersebut. 

Kebijakan tarif Trump menjadi percakapan utama dalam 2 minggu terakhir jelang penutupan 2024 dan di 1 minggu pertama awal 2025.

Fokus Malam ini

Investor akan kembali mencermati data ekonomi AS di mana ISM services akan dirilis di jam 22.00 WIB. Data diperkirakan naik dari 52.1 menjadi 53.2. Data yang lebih baik dari ekspektasi akan menekan emas kembali. Sebaliknya, data yang lebih lemah dari ekspektasi akan mendorong emas berbali naik. 

Di sisi lain, investor juga menantikan laporan terbaru tentang pembelian emas oleh bank sentral China yang menurut agenda akan dirilis hari ini. Sebelumnya, PBOC mengakui bahwa mereka sudah kembali dalam pembelian emas di bulan November November, setelah jeda 6 bulan sejak Mei 2024 – Oktober 2024. Hal tersebut berhasil membuat emas berbalik naik pasca koreksi tajam di bulan November sentuh 2536.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup hammer dengan real body hitam yang kecil dan tail bawah yang lebih panjang dari tail atas. Harga sempat turun hingga sentuh 2614, tapi kemudian ditutup rebound di 2635.83. Sementara upaya kenaikan selalu tertahan di zona 2648/2649. Dengan demikian area ini akan menjadi area resistance yang perlu diwaspadai.

Secara keseluruhan, support akan berada di area 2620-2623, 2612-2614 dan 2602-2605 yang terjauh. Sebaliknya, resistance sepanjang 2645-2652 adalah area pertama yang harus dilalui sebelum berhadapan dengan resistance psikologis 2665-2666 untuk peluang bullish yang lebih kuat.

slide20

Di H4, pergerakan sesuai ekspektasi kami di ulasan live streaming hari Senin di channel youtube @agrodanafuturesofficial. Kondisi resistance 2650 tetap bertahan meskipun beberapa kali harga sempat retest area 2645-2648, dan terhenti di 2649, kemudian turun hingga zona 2614 yang juga merupakan area support kisaran 2610-2615 yang kami harapkan berbalik naik. 

Secara teknis, harga memang sempat turun di bawah FR 61.8% 2622.54, yang berarti juga seharusnya resmi menjadi sinyal reversal bearish. Tapi penurunan berjalan cepat, dan harga justru kembali ditutup di atas FR 50% 2630 sehingga penurunan ke 2614 dianggap false breakout, dan FR 61.8% 2622 tetap dianggap tidak tembus. Peluang berikutnya berarti kita perlu melihat harga bergerak naik di atas MA 200 H4 yang saat ini ada di 2644.

Area MA 200 2644 sampai FR 23.6% 2648.98 adalah area resistance yang harus ditembus untuk membuka peluang kenaikan lebih lanjut ke FR 0% 2665.32. Jika Area 2644-2648 gagal ditembus, maka swing low diperkirakan akan kembali menguji area 2628-2630, dan jika area ini tetap efektif, maka rebound bisa kembali mendorong naik sehingga di kenaikan berikutnya area 2644-2648 terbuka peluang untuk ditembus, dan harga naik lebih tinggi.

Sebaliknya, peluang bearish akan dominan jika area 2628-2630 tersebut ditembus, dan harga lanjut turun hingga di bawah 2622 kembali. Ini berarti area 2610-2614 akan kembali dilirik dan harus diwaspadai. 

Opsi buy alternatif cenderung lebih aman atau lower risk jika dilakukan di kisaran 2610-2615, dengan catatan jika didukung dengan data ekonomi yang lebih rendah dari perkiraan, atau pembelian emas oleh PBOC yang masih kuat. Atau opsi lainnya buy saat benar-benar conform tembus di atas 2652 (resistance 2644-2648 berhasil ditembus).

Secara umum, kondisi fundamental cenderung masih mendukung kenaikan emas (terutama kembalinya bank sentral China melakukan pembelian emas, dan permintaan emas bank sentral masih berlanjut) sehingga penurunan diperkirakan terbatas. Even musiman yang saat ini tersisa adalah January effect di mana emas biasanya cenderung kuat di periode Januari.

slide21

Per jam 10.15 WIB, harga berada di 2638.50, dengan high di 2641.07 dan low 2632.84. Harga berbalik naik dan bertahan saat ini di atas FR 50% 2635.32. Secara teknis, penurunan sebelumnya hingga 2614 juga terlihat cepat dan berbalik naik sehingga penurunan bisa dikatakan selesai dan membuka peluang untuk kenaikan. Hal ini akan lebih kuat jika berhasil tembus resistance 2642 yang juga area resistance trend channel yang berhimpitan dengan FR 38.2%.

Ekspektasi skenario adalah swing low terbatas, lalu naik dan menguji kembali 2648-2652 atau bahkan tembus di atas FR 0% 2665. Jika data ISM services dirilis lebih rendah nanti malam, maka peluang kenaikan terbuka lebar, dan area 2665/2666 yang menjadi resistance psikologis punya peluang juga untuk ditembus. Sebaliknya, jika data ISM services dirilis lebih kuat, maka emas berpeluang kembali terkoreksi turun hingga zona 2620 atau bahkan lebih rendah dari low tadi malam 2614.

Meski demikian, area demand/buy diperkirakan lebih kuat di zona 2605-2610, terutama jika penurunan tidak tembus area 2600 dan jika PBOC kembali mengkonfirmasi pembelian di bulan Desember. 

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!  

Trading Strategy: 
Opsi BUY dekat support
Entry: 2632.00 – 2634.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2646.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2652.00,
Target terdekat 2658, terjauh 2665, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2626.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2625.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi BUY jika Support tidak ditembus
Entry : 2610.00 – 2612.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2624.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2604.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2602)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Ayo Belajar Trading

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori peluang naik-> positif untuk Euro
  • Secara fundamental, belum banyak berubah, ekonomi zona Euro masih melambat dan ECB berpeluang pangkas suku bunga kembali -> negatif untuk Euro
  • Fokus data CPI zona Euro di jam 17.00 WIB
    a. angka yang rendah akan menekan ECB untuk tetap menurunkan suku bunga -> negatif
    untuk Euro
    b. angka yang tinggi akan meredam tekanan suku bunga ECB -> positif untuk Euro
  • Waspada kemungkinan skenario "Buy on Rumor (naik sebelum data), Sell on Fact (turun setelah data) jelang data CPI zona Euro!
  • Pelemahan dolar saat ini menjadi faktor eksternal yang mendorong kenaikan Euro
  • Selama tidak tembus 1.04600, maka cenderung turun secara teknis
  • Switch to SELL jika tembus 1.02500
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 1.04600!
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.03200 – 1.03400
Target : 1) 1.04000 2) 1.04600
SL : 1.02600

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.04600
Switch to SELL jika tembus 1.02500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish -> secara teori seharusnya positif untuk GBP
  • Secara teknis, descending triangle di grafik H4 mulai berkurang atau bahkan selesai karena harga kembali naik di atas 1.24860 -> positif untuk GBP
  • Namun dorongan naik kemungkinan masih relatif terbatas karena fundamental yang relatif masih tidak menentu di Inggris (lonjakan harga gas, tekanan untuk belanja konsumen)
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Switch to SELL jika harga tembus 1.24000
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 1.25500
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.24600 – 1.24800
Target : 1) 1.25400 2) 1.26000
SL : 1.24000

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.25500
Switch to SELL jika tembus 1.24000
Potensi Descending triangle memudar setelah harga tembus resistance 1.24800

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • Dolar AS ditutup melemah sementara US Treasury yield rebound naik-> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Candle daily USDJPY ditutup hanging man, secara teori harusnya potensi turun, tapi kenaikan di atas 158.300 akan menggagalkan potensi tersebut -> potensi naik untuk USDJPY, meskipun secara teori masih terbatas
  • Pola H&S di H4 kemungkinan gagal karena harga relatif seimbang dengan bagian yang dicurigai sebagai bagian head, tapi terbuka untuk triple top -> hanya berhasil jika tidak lanjut naik resistance!
  • Peluang bullish rectangle juga cukup terbuka untuk mengkonfirmasi bullish/naik lebih lanjut jika tembus resistance 158.800
  • Kekhawatiran potensi intervensi atau kenaikan suku bunga BOJ membuat kenaikan yang terbatas sejauh ini
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 158.300
  • Switch to SELL jika tembus 156.500 atau jika US Treasury Yield berbalik turun
Suggest : BUY on Dip
Area : 157.500 – 157.700
Target : 1) 158.300 2) 158.900
SL : 156.900

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 158.300
Switch to SELL jika tembus 156.500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Seasonal/Musiman -> Januari biasanya positif
    b. PBOC kembali lanjutkan pembelian emas & demand bank sentral masih kuat
    c. Penurunan suku bunga Fed dan bank sentral global masih berlanjut
    d. Kebijakan longgar dan stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    e. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik
  • Support terdekat 2633-2635, terjauh 2602-2605, resistance psikologis 2665-2666
  • Di H4, MA 200 kini berada di 2644, dan FR 61.8% di 2622 menjadi support
    a. peluang SELL lebih kuat jika tembus FR 61.8% -> switch to SELL jika konfirm tembus, tapi kemungkinan potensi target pendek ke 2610-2615
    b. Jika tembus MA 200 2644, maka peluang naik, tapi kenaikan kemungkinan masih
    terbatas di resistance 2652 dan 2660an-> peluang buy masih relatif terbatas
    c. Tembus 2665-2666 berpotensi lanjut naik lebih kuat -> pertahankan BUY
  • Di H1, penurunan diperkirakan terbatas, resistance trend channel 2642, jika tembus, maka tren konfirm berubah menjadi tren naik kembalin-> pertahankan/follow buy
  • Peluang January effect masih bisa terjadi
  • Fokus ISM Service AS jam 22.00 WIB
    a. Act > Exp = Emas turun -> switch to SELL
    b. Act < Exp = Emas naik -> pertahankan BUY
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, dan kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024
  • Switch to SELL jika tembus 2620, potensi target terdekat 2615, terjauh 2606 (atau jika data AS sangat kuat)
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2652 (potensi terdekat 2658, terjauh 2665)
Suggest : BUY on Dip
Area : 2632.00 – 2634.00
Target : 1) 2640.00 2) 2646.00
SL : 2626.00 (ideal 3-5 points di bawah 2625.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2652
Switch to SELL jika tembus 2620
CEK KETERANGAN!
channels4 banner
Ayo Belajar Trading

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down