logo agrodana futures official
Buka Akun

Dolar kembali cenderung menguat terhadap mata uang lainnya seiring dengan sentimen negatif di luar AS meskipun data ekonomi domestik relatif menurun. Data terisinya lapangan kerja swasta dari ADP mengalami penurunan menjadi hanya 146K yang lebih rendah dari perkiraan 150K dan data periode sebelumnya juga direvisi menurun dari 233K menjadi hanya 184K. Sementara data PMI di sektor jasa dari ISM juga mengalami penurunan dari rekor tertinggi sebelumnya sejak Agustus 2022 yang lalu yaitu 56.0 turun drastis menjadi 52.1 yang jauh di bawah perkiraan hanya turun 55.5. Komponen tenaga kerja dari data PMI juga mengalami penurunan menjadi 51.5 dari periode sebelumnya 53.0. Sebelumnya data dari JOLTS juga menunjukkan aktifitas di sektor tenaga kerja memberikan sinyal mulai menurun. Sehingga ekspektasi akan langkah Fed untuk kembali menurunkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter pekan depan semakin meningkat. Gubernur Fed St. Louis - Alberto Musalem semalam mengharapkan Fed akan kembali memangkas suku bunga acuan meski masih terbuka untuk opsi lain. Musalem belum menjadi anggota voting pertemuan moneter FOMC kali ini dan baru akan aktif pada tahun 2025 nanti. Sementara Ketua Fed - Jerome Powell semalam juga memberikan sinyal Fed akan kembali memangkas suku bunga acuan dan menyambut baik penunjukkan Scott Bessent sebagai Menteri Keuangan yang akan datang. Powell menyebutkan tingkat pengangguran yang cukup rendah dan inflasi juga cenderung menurun menuju target Fed serta kondisi ekonomi masih kondusif sehingga tidak ada alasan Fed untuk tidak melanjutkan pelonggaran kebijakan moneter. Jalan menuju suku bunga yang netral masih cukup panjang dan resiko ekonomi melemah semakin berkurang. Peluang akan langkah Fed memangkas lagi suku bunga acuan pada 2 pekan mendatang semakin meningkat dari sebelumnya 73% menjadi 78% dan peluang untuk mempertahankan semakin menurun dari 27% menjadi hanya 22% menurut CME FedWatch Tool. Hari ini akan dirilis data di sektor tenaga kerja lain berupa laporan mingguan Jobless Claim dan esok hari baru akan dirilis data penting yaitu Non-Farm Payroll (NFP).

Yen melemah terhadap dolar dengan tersebarnya laporan dari media yang meragukan ekspektasi pasar akan langkah moneter yang akan diambil oleh Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk menaikkan suku bunga acuan di bulan ini. BOJ diperkirakan baru akan menaikkan suku bunga acuan pada Januari mendatang guna memastikan data inflasi benar-benar naik setelah kenaikan data inflasi bulan lalu. Serta akan memantau dampak ekonomi dari stimulus pemerintah Jepang sebanyak $141 miliar yang dirilis bulan lalu. Sementara itu di Korea Selatan, President Yoon Suk Yeol menghadapi permakzulan setelah sebelumnya secara tidak terduga mengumumkan darurat militer meski beberapa jam kemudian mencabut deklarasi tersebut.

Euro melemah tajam terhadap dolar seiring dengan goncangan politik di Prancis. Mosi tidak percaya akan kepemimpinan Perdana Menteri - Michel Barnier paska mengajukan rencana kenaikan pajak dan pemotongan anggaran guna menutup defisit anggaran pemerintah Prancis. Rencana tersebut mendapat tentangan dari Parlemen baik partai oposisi maupun partai pendukungnya dengan mayoritas 331 suara. Barnier diminta untuk segera menyerahkan surat pengunduran diri dan memaksa Presiden - Emmanuel Macron untuk menunjuk perdana menteri baru. Hal ini menimbulkan ketidakstabilan politik di negara terbesar kedua di wilayah Uni Eropa ini. Sementara itu Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) - Christine Lagarde dalam dengar pendapat dengan parlemen kemarin mengatakan masih akan melanjutkan pemangkasan suku bunga acuan, namun tidak menyebutkan seberapa laju akan diturunkan. ECB diperkirakan akan menurunkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter pekan depan untuk ke-empat kalinya di tahun ini sebanyak 25 bps.

Poundsterling bergerak menguat terhadap dolar dan terangkat oleh cross rate terhadap Euro seiring dengan kondisi politik di Uni Eropa yang tidak stabil. Ekonomi di Inggris sendiri relatif lebih stabil dan lebih baik dibandingkan wilayah tetangganya itu. Tidak seperti Bank Sentral Eropa (ECB) yang sepertinya diharuskan memangkas suku bunga acuan pada pertemuan moneternya, Bank Sentral Inggris (BOE) relatif hanya diharapkan akan memangkas suku bunga acuannya lebih moderat dan bahkan ada peluang akan tetap mempertahankan jika memang kondisi memungkinkan.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.05200 – 1.05400
Target : 1) 1.04600 2) 1.04000
SL : 1.06000

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.04600
Switch to BUY jika tembus 1.06000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.27200 – 1.27400
Target : 1) 1.26600 2) 1.26000
SL : 1.28000

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.26000
Switch to BUY jika tembus 1.28000

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : BUY on Dip
Area : 149.600 – 149.800
Target : 1) 150.400 2) 151.000
SL : 149.000

Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 148.600
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 150.600

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : SELL on Rally
Area : 2643.00 – 2645.00
Target : 1) 2637.00 2) 2631.00
SL : 2651 (ideal 3-5 points di atas 2652.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2630
Switch to BUY jika tembus 2670 atau jika data ADP dan ISM services jauh lebih lemah dari ekspektasi

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.05000 – 1.05200
Target : 1) 1.04400 2) 1.03800
SL : 1.05800

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.04600
Switch to BUY jika tembus 1.06000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.26600 – 1.26800
Target : 1) 1.26000 2) 1.25400
SL : 1.27400

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.26000
Switch to BUY jika tembus 1.27600

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : BUY on Dip
Area : 149.000 – 149.200
Target : 1) 149.800 2) 150.400
SL : 148.400

Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 148.000
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 150.200

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : SELL on Rally
Area : 2643.00 – 2645.00
Target : 1) 2637.00 2) 2631.00
SL : 2651 (ideal 3-5 points di atas 2652.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2630
Switch to BUY jika tembus 2670 atau jika data ADP dan ISM services jauh lebih lemah dari ekspektasi

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Secara umum, imbal hasil Treasury kembali turun, tapi dolar mengabaikan dan justru rebound setelah 5 hari berturut-turut mengalami penurunan. 

Beberapa faktor bisa menjadi penyebab penguatan dolar: technical rebound (pasca penurunan 5 hari berturut-turut), zona Euro tertekan dengan politik di Prancis membuat dolar berperan sebagai safe haven, dam data ekonomi yang sedikit lebih baik dari ekspektasi.

ISM rebound, tapi tetap kontraksi

Laporan ISM manufaktur AS dirilis 48.4 vs ekspektasi 47.5, dan tercatat mengalami kenaikan dibanding bulan sebelumnya 46.5. Meski demikian angka di bawah 50 menandakan kontraksi di sektor manufaktur AS belum selesai. 

Perlambatan konstruksi secara umum di kuartal keempat menciptakan surplus barang jadi, menciptakan kebutuhan untuk penghentian produksi selama dua minggu selama periode liburan Natal. ISM menyoroti dengan seksama di kuartal pertama untuk menentukan apakah pengurangan tenaga kerja secara permanen akan diperlukan.

Fed Waller Dukung Cut Rate Desember

Dolar sempat turun saat Waller dari Fed memberi pernyataan, meskipun akhirnya kembali pulih karena secara keseluruhan pernyataan yang dianggap imbang. Christopher Waller mengatakan dia cenderung mendukung pemangkasan suku bunga Fed di bulan Desember. Pernyataan ini dinilai dovish karena Waller sendiri sebenarnya adalah gubernur Fed yang paling hawkish. 

Waller mengatakan kebijakan cukup ketat sehingga penurunan suku bunga di bulan Desember masih memungkinkan ruang lingkup yang cukup untuk memperlambat laju penurunan di kemudian hari jika diperlukan. Inflasi diperkirakan berada di jalur menuju 2% dalam jangka menengah. Masih banyak jalan yang harus dilalui untuk menurunkan suku bunga sampai ke tingkat netral.

Namun Waller juga menegaskan bahwa kecepatan dan waktu pemangkasan ditentukan oleh kondisi ekonomi. Jika melihat pasar tenaga kerja yang lebih luas, data tersebut menunjukkan konsistensi 1 tahun terakhir tentang moderasi permintaan relatif terhadap penawaran. 

Dan tentang inflasi, data terbaru membuka kemungkinan bahwa perkembangan inflasi kemungkinan terhenti di atas 2% sehingga risiko tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa FOMC harus mempertimbangkan untuk mempertahankan suku bunga kebijakan di pertemuan mendatang. Tapi Waller menilai bahwa data yang ada saat ini dan proyeksi yang menunjukkan inflasi akan terus turun sampai 2% dalam jangka menengah, membuatnya condong mendukung pemangkasan suku bunga di bulan Desember. Tapi keputusan akan bergantung apakah data yang akan masuk sebelum pengumuman tersebut memberi kejutan ke arah yang lebih baik dan mengubah perkiraan Waller untuk jalur inflasi.

Akan ada beberapa data ekonomi sebelum menuju FOMC 17-18 Desember mendatang, yaitu : JOLTS (3 Desember), laporan pekerjaan/NFP & Unemployment rate (6 Desember), CPI (11 Desember), PPI (12 Desember), dan retail sales (13 Desember).

Fokus Hari Ini

Investor akan mencermati satu-satunya data AS dan mungkin satu-satunya data ekonomi yang berdampak tinggi, yaitu JOLTS job openings. Laporan diperkirakan naik tipis dari 7.443M menjadi 7.490M. 

Data dirilis jam 22.00 WIB. Jika data dirilis sesuai ekspektasi atau lebih kuat, maka dolar akan menguat, emas berpeluang turun. Sebaliknya, jika data lebih lemah dari perkiraan, maka dolar melemah, emas punya peluang untuk naik.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bearish, mengkonfirmasi shooting star sehari sebelumnya. Juga candle membentuk hanging man yang juga menandakan potensi penurunan yang masih bisa terjadi hari ini.  

Area support dan resistance masih berlaku pada area yang sama dengan sebelumnya di mana 2620-2623 menjadi support pertama yang terbukti belum tembus karena penurunan kemarin tertahan di 2621. Jika tembus, maka 2605-2607 target potensial berikutnya, dan terjauh membuka peluang ke kisaran 2580-2585. Sebaliknya, resistance 2651 dan 2662 adalah area terdekat yang sejauh ini cukup kuat. Dan 2686/2688 akan menjadi area pemicu dorongan ke atas yang jauh lebih kuat jika mampu ditembus.

slide20

Di H4, kenaikan tertahan di 2651.73, persis di arsir ungu yang kami tandai, juga bertepatan dengan FR 38.2% H4 yang ada di 2650.85. Sejauh ini pola bearish flag tetap bertahan dan pasca penembusan support 2 hari yang lalu resmi konfirm untuk tersebut. Ini berarti kenaikan kemarin dianggap tidak berhasil membatalkan pola bearish flag yang ada. Bahkan kenaikan pagi ini juga masih cukup dekat dan tetap di bawah flag.

Di sisi lain, perhatikan zona flag yang dimaksud, dan area yang kami tandai sebagai “LS-H-RS”! Ya, jika Anda perhatikan pola pergerakannya di bagian tersebut cenderung bisa dianggap membentuk pola Head & Shoulders. Ini berlaku jika tidak terjadi kenaikan di atas 2665/2666, bagian yang dicurigai sebagai “Head” (H). Dan pola H&S akan konfirm jika tembus neckline (garis biru) yang ada di kisaran 2620/2621. Jika konfirm, maka potensi target melirik area 2576-2578 sebagai target utama, atau 50% target di kisaran 2596-2598. 

Tentunya keberhasilan pola H&S juga akan mendukung kelanjutan dari pola bearish flag yang sudah konfirm lebih dulu di hari Senin saat tembus support flag, tapi saat ini sedang retest atau pullback ke zona resistance.

Sementara, dengan pandangan yang sama seperti sebelumnya, skenario buy bisa dilakukan jika tembus di atas 2655, dengan target pendek kemungkinan terbatas di zona 2666 (high Jumat). Potensi strong bullish baru bisa konfirm jika tembus 2681 (MA 200 H4). Ini artinya strategi buy saat ini masih berpeluang terbatas, kecuali jika lanjut dengan penembusan resistance 2681 (MA 200 H4). 

Data JOLTS nanti malam kemungkinan menjadi petunjuk di sesi NY. Jika lemah, akan mendukung pembalikan naik. Sebaliknya jika kuat, akan mendukung tekanan lanjut.

slide21

Per jam 11.30 WIB, harga berada di 2641.05, dengan high di 2645.18 dan low 2634.05. Secara teknis tidak terlihat perubahan signifikan terhadap range pergerakan yang terjadi di awal pekan. Kenaikan malam tadi terhenti di 2651 dan kembali turun ke 2633. Lalu pagi ini range hampir terbilang sama dengan pagi sebelumnya.

Ekspektasi skenario hari ini rebound naik masih terbatas, dengan zona sell diarsir ungu kisaran 2648-2653 sebagai opsi cukup potensial, dan SL sebaiknya dipasang di atas 2657. Jika sesuai ekspektasi, maka penurunan diharapkan kembali menguji area low tadi malam 2621, dan jika data ekonomi malam nanti mendukung, maka peluang penurunan bisa lebih rendah. Sebaliknya jika data ekonomi lemah, maka waspada potensi pembalikan naik, dan pastikan bahwa resistance masih cukup efektif.

Jika skenario berjalan sesuai ekspektasi (tembus 2620-2623), maka penurunan berikutnya yang terdekat diperkirakan bisa sentuh 2605. Sementara target terjauh (2581-2585) akan bergantung dari data ekonomi AS malam ini.  

Sebaliknya, kenaikan berpeluang jika resistance 2666 ditembus atau penurunan terhenti di zona 2578-2582, dan harus didukung oleh data ekonomi AS yang lebih lemah dari ekspektasi. Jika tidak memenuhi syarat (data ekonomi lebih kuat), maka peluang rebound belum tentu terwujud dalam waktu dekat.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi SELL dekat resistance
Entry: 2643.00 – 2645.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2631.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan SELL jika tembus 2630.00,
Target terdekat 2623, terjauh 2610, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2651.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 2645.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi BUY jika Support tidak ditembus
Entry : 2578.00 – 2580.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2592.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2572.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2570)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Dolar kembali menguat terhadap mata uang lainnya kecuali terhadap Yen dengan pasar kembali normal di AS. Kombinasi akan peritiwa-peristiwa terkini cenderung positif untuk mata uang dolar. Mulai dari ancaman Trump akan mengenakan kenaikan tarif impor 100% terhadap negara-negara anggota BRICS, kisruh politik di Prancis yang berpotensi memicu pemilu darurat dan juga spekulasi akan stimulus pemerintah China yang ingin mata uang yuan melemah sebelum dijalankannya kenaikan tarif impor dari agenda Trump tahun depan. Aliansi dagang BRICS yang diinisialisasi oleh Brazil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan mengalami penambahan anggota tetap yaitu Iran, Mesir, Ethiopia dan Uni Emirat Arab dan masih berniat mengajak negara lain untuk bergabung dalam kesepakatannya berencana menggantikan penggunaan mata uang dolar dalam transaksinya dengan mata uang lain. Dalam media sosialnya, Donald Trump menyampaikan ancaman tersebut yang mendapat respon dingin dari Rusia. Sebenarnya penggunaan mata uang lain untuk traksaksi perdagangan sah-sah saja dan ini berbeda dengan cadangan devisa. Namun Trump hanya menginginkan supremasi dolar untuk tetap dipertahankan sehingga ancaman ini menjadi sentimen positif untuk dolar. Sementara defisit anggaran berpotensi menyeret ekonomi di Prancis menjadi seperti kejadian yang dialami Yunani beberapa waktu lalu. Sedangkan data PMI China yang melampaui perkiraan membuka jalan untuk stimulus ekonomi berikutnya. Dan ini diharapkan memicu pelemahan mata uang Yuan lebih lanjut yang akan memberika keuntungan jika agenda kenaikan tarif impor Trump efektif mulai dijalankan. Fundamental ekonomi domestik AS sendiri di sektor manufaktur juga membaik dengan data PMI naik menjadi 49.7 yang lebih baik dari perkiraan stagnan sama seperti periode sebelumnya 48.8. Data yang sama dari ISM juga meningkat dari 46.5 menjadi 48.4 melampaui perkiraan hanya naik 47.7. Meskipun indeks harga mengalami penurunan dari 54.3 menjadi 50.3 jauh dibawah perkiraan naik 55.2. Data-data ini semakin membuka peluang bagi Fed untuk kembali memangkas suku bunga acuannya pada pertemuan moneter beberapa pekan mendatang. Gubernur Fed - Christopher Waller juga mendukung hal tersebut dengan mengatakan inflasi akan segera mencapai target 2% sehingga memungkinkan Fed untuk kembali memangkas suku bunga acuan. Ekspektasi akan langkah Fed memangkas sebanyak 25 bps pada pertemuan moneter nanti meningkat menjadi 75% dari sebelumnya 66%. Hari ini akan dirilis data sektor tenaga kerja berupa data tersedianya lowongan kerja dari JOLTS.

Yen masih cenderung menguat di tengah sentimen positif mata uang dolar. Peluang Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk menaikkan suku bunga acuan yang semakin meningkat menjadi pemicu penguatan tersebut. Stimulus fiskal yang disetujui parlemen pekan lalu dan data inflasi yang naik melampaui perkiraan membuat peluang tersebut semakin besar. Gubernur BOJ - Kazuo Ueda di akhir pekan lalu juga memberikan petunjuk dengan mengatakan kenaikan suku bunga berikutnya selaras dengan data ekonomi yang sudah sejalan. Selain kenaikan suku bunga pada pertemuan moneter pada 18-19 Desember nanti, BOJ juga diperkirakan masih menaikkan suku bunga acuan lebih lanjut pada pertemuan moneter di bulan Januari mendatang.

Euro melemah tajam selain karena penguatan mata uang dolar, namun juga karena kondisi politik di Prancis yang semakin memburuk. Defisit anggaran menjadi perdebatan serius hingga memicu mosi tidak percaya akan kepemimpinan Perdana Menteri - Michel Barnier yang dapat menyebabkan terjadinya pemilu darurat untuk menggantikannya. Defisit anggaran yang serius dapat berpotensi mengalami kejadian serupa di Yunani beberapa waktu yang lalu. Namun reaksi pasar masih tertuju pada tekanan terhadap Bank Sentral Eropa (ECB) untuk memangkas suku bunga acuannya lebih lanjut. Dengan spekulasi di pasar kembali akan langkah ECB memangkas suku bunga jumbo sebanyak 50 bps pada pertemuan moneter 12 Desember mendatang kembali meningkat. Setelah pejabat ECB - Francois Villeroy de Galhau pada Kamis lalu mengatakan ECB masih terus membuka peluang untuk pemangkasan suku bunga acuan yang lebih besar.

Poundsterling cukup tertahan oleh penguatan mata uang dolar karena mengalami penguatan terhadap mata uang Euro. Meskipun absennya fundamental ekonomi tidak membuat spekulasi ekspektasi akan langkah moneter Bank Sentral Inggris (BOE) berikutnya adalah memangkas suku bunga acuan untuk ketiga kalinya masih sama. Gubernur BOE - Andrew Bailey masih mengkhawatirkan resiko akan meningkatnya ketegangan geopolitik yang masih menjadi ancaman akan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.

Cek info lain di:

https://agrodana-futures.com/

https://instagram.com/agrodanafuturesofficial

https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.04800 – 1.05000
Target : 1) 1.04200 2) 1.03600
SL : 1.05600

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.04600
Switch to BUY jika tembus 1.06000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.26600 – 1.26800
Target : 1) 1.26000 2) 1.25400
SL : 1.27400

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.26000
Switch to BUY jika tembus 1.27600
Inverse H&S gagal karena kembali tembus neckline support

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : BUY on Dip
Area : 148.800 – 149.000
Target : 1) 149.600 2) 150.200
SL : 148.200

Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 148.000
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 150.200

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : SELL on Rally
Area : 2643.00 – 2645.00
Target : 1) 2637.00 2) 2631.00
SL : 2651 (ideal 3-5 points di atas 2652.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2630
Switch to BUY jika tembus 2670 atau jika data JOLTS lebih lemah dari ekspektasi

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down