logo agrodana futures official
Buka Akun

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.07400 – 1.07600
Target : 1) 1.06800 2) 1.06200
SL : 1.08200

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.06800
Switch to BUY jika tembus 1.08200

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.29300 – 1.29500
Target : 1) 1.28700 2) 1.28100
SL : 1.30100

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.28400
Switch to BUY jika tembus 1.30300

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : SELL on Rally
Area : 153.400 – 153.600
Target : 1) 152.800 2) 152.200
SL : 154.200

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 154.300
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 152.800

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : SELL on Rally
Area : 2684.00 – 2686.00
Target : 1) 2678.00 2) 2672.00
SL : 2692 (ideal 3-5 points di atas 2690.00)

Alternatif :
Potential Strong Demand Area : 2643-2648
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2668 (FR 23.6% H1)
Switch to BUY jika tembus 2709


Dolar mengalami koreksi terhadap mata uang lainnya oleh aksi profit taking setelah Federal Reserve memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps sesuai perkiraan dan mengabaikan kemenangan Trump yang akan menjadi presiden AS berikutnya. Dalam pertemuan moneter FOMC semalam, Fed memutuskan untuk kembali memangkas suku bunga acuan seiring dengan sektor tenaga kerja yang melambat dan angka inflasi yang semakin mendekati target 2% Fed. Ketua Fed - Jerome Powell dalam konferensi pers juga menegaskan bahwa Fed tetap terbuka untuk kemungkinan terus melanjutkan pemangkasan suku bunga acuan di bulan Desember hingga tahun 2025 yang akan datang. Bahkan jika kondisi sektor tenaga kerja berlanjut melemah, maka Fed akan lebih agresif lagi dalam memangkas suku bunga acuannya. Powell menambahkan hasil pemilu tidak akan merubah kebijakan moneter jangka pendek Fed dan tidak akan berspekulasi akan dampak kebijakan fiskal nantinya. Komentar tersebut berlawanan dengan ekspektasi pasar yang memperkirakan Fed akan melakukan jeda pemangkasan seiring dengan kembalinya Trump yang berpotensi menaikkan angka inflasi dengan program kerjanya. Pelaku pasar memperkirakan Fed akan kembali memangkas suku bunga acuan pada pertemuan moneter di bulan Desember mendatang dengan peluang mencapai 75% lebih tinggi dari sebelumnya yang hanya 69% menurut CME Group's Fed Watch Tool. Trump meraih kemenangan kemarin dengan mendapatkan 294 dari 270 electoral vote yang dibutuhkan untuk memenangkan pemilu mengalahkan Kamala Harris. Selain itu Partai Republik juga mendapat kursi mayoritas di Senat sedangkan di DPR untuk sementara waktu juga masih memimpin dalam perolehan kursi. Komposisi ini ideal untuk mempermudah program kerja dan kebijakan ekonomi yang akan diambil oleh Trump sebagai presiden nanti setelah dilantik pada bulan Januari mendatang. Trump dalam kampanye lalu menjanjikan akan memperketat aturan imigrasi, mengurangi pajak dan juga menaikkan tarif impor serta melonggarkan aturan bisnis yang tidak hanya akan mempercepat pertumbuhan ekonomi namun juga berpotensi menaikkan kembali angka inflasi. Dengan demikian ekspektasi pasar bahwa Fed akan mulai menahan pemangkasan suku bunga seperti yang disebut di atas. Malam ini akan dirilis hasil survey dari University of Michigan perihal Sentimen Konsumen dan Ekspektasi Inflasi.

Yen kembali menguat seiring dengan koreksi mata uang dolar. Kemenangan Trump dalam pemilu di AS dalam jangka panjang akan membuat inflasi meningkat tidak hanya domestik namun juga secara global. Kebijakan ekonomi dan fiskal yang akan dikerjakan oleh Trump juga cenderung memperkuat daya tarik mata uang dolar. Sehingga hal ini semakin memberi tekanan bagi Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat ini untuk mencegah mata uang Yen kembali melemah hingga level terendah dalam 3 dekade terakhir seperti sebelumnya.

Euro juga menguat terhadap dolar mengabaikan krisis politik yang memanas di Jerman. Pasar menilai langkah Kanselir Jerman - Olaf Scholz memecat Menteri Keuangan - Christian Lindner berpotensi akan memecah koalisi 3 partai dan berpeluang akan mempercepat pemilu. Namun hal ini dianggap positif karena diharapkan dan dipercaya akan membawa kondisi pemerintahan yang lebih stabil dan kebijakan fiskal yang lebih pro aktif.

Poundsterling juga menguat terhadap mata uang dolar setelah Bank Sentral Inggris (BOE) sesuai perkiraan memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps dengan menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan turunnya inflasi lebih cepat dari yang diperkirakan sehingga perlu dilakukan pelonggaran. BOE lebih lanjut mengatakan pemangkasan berikutnya akan dilakukan secara bertahap seiring dengan potensi tertahannya inflasi oleh rencana anggaran baru yang diumumkan pemerintah Inggris pekan lalu. Seperti juga BOE, Bank Sentral Swedia (Riksbank) memangkas suku bunga acuan sebanyak 50 bps sesuai perkiraan dan Bank Sentral Norwegia (Norges Bank) tetap mempertahankan suku bunga acuan saat ini yang juga sesuai perkiraan.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.07200 – 1.07400
Target : 1) 1.08000 2) 1.08200
SL : 1.06600

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.08400
Switch to SELL jika tembus 1.06600

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.29300 – 1.29500
Target : 1) 1.30100 2) 1.30700
SL : 1.28700

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.30300
Switch to SELL jika tembus 1.28300

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : SELL on Rally
Area : 153.400 – 153.600
Target : 1) 152.800 2) 152.200
SL : 154.200

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 154.300
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 152.800

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : BUY on Dip
Area : 2686.00 – 2688.00
Target : 1) 2694.00 2) 2700.00
SL : 2680 (ideal 3-5 points di bawah 2680.00)

Alternatif :
Potential Strong Demand Area : 2643-2648
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2710/2712 (FR 61.8% H1)
Switch to SELL jika tembus 2675


Dolar menguat tajam terhadap semua mata uang lainnya setelah hasil hitung cepat menunjukkan dominasi Trump dalam pemilu kemarin dengan mendapat 294 dari 270 electoral vote yang dibutuhkan untuk memenangkan pemilu. Selain kemenangan Trump, Partai Republik juga memenangkan mayoritas kursi di Senat AS dengan 52 kursi dari 50 suara yang dibutuhkan. Dan kemungkinan besar juga akan mendapatkan mayoritas kursi di DPR AS yang masih baru mendapat 205 dari 218 yang dibutuhkan untuk memenangkan karena perhitungan suara belum selesai, sedangkan Partai Demokrat baru mendapat 190 kursi. Komposisi ini akan menjadi ideal bagi kepemimpinan Trump dengan program kerja seputar pemotongan pajak, kenaikan tarif impor barang dan aturan imigrasi yang ketat yang sudah dijanjikan dalam kampanye lalu. Kebijakan ini diharapkan akan mendorong pertumbuhan ekonomi namun juga dikhawatirkan berpotensi akan membuat inflasi kembali naik. Sehingga berpeluang menghalangi langkah Fed untuk terus melanjutkan rencana pemangkasan suku bunga acuan. Yang sebenarnya positif untuk mata uang dolar karena perbedaan suku bunga dengan negara lain yang semakin cenderung turun. Fed dijadwalkan akan mengadakan pertemuan moneter FOMC malam ini dengan perkiraan akan memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps. Dan pasar akan mencermati konferensi pers dari Ketua Fed - Jerome Powell paska pertemuan tersebut. Untuk mengetahui langkah Fed pada pertemuan moneter berikutnya di bulan Desember mendatang. Dengan spekulasi di pasar memperkirakan Fed akan melanjutkan pemangkasan sebanyak 25 bps sebanyak 71% sedikit turun dari sebelumnya 77% di bulan Desember yang akan datang. Menurut biro keuangan Nomura, dengan kemenangan Trump yang berpotensi besar akan kembali membuat inflasi naik sehingga ekspektasi akan langkah moneter Fed di tahun depan hanya akan ada 1 kali lagi pemangkasan suku bunga yaitu di bulan Januari. Memanfaatkan celah waktu sebelum Trump resmi dilantik menjadi presiden. Hari ini ada laporan mingguan sektor tenaga kerja berupa klaim pengangguran dan hasil pertemuan moneter FOMC yang akan diumumkan pada pukul 02:00 WIB dan diikuti dengan konferensi pers 30 menit kemudian.

Yen sempat melemah terhadap USD hingga 154.7 yang merupakan level tertinggi sejak 30 Juli lalu seiring dengan penguatan mata uang dolar paska kemenangan Trump dalam pemilu di AS. Level yen saat ini mendekati kemungkinan besar pemerintah Jepang melakukan intervensi untuk menahan laju pelemahan tersebut. Sekertaris Kabinet - Yoshimasa Hayashi kemarin mengatakan pemerintah memperhatikan dengan cermat pergerakan pasar mata uang untuk mencegah terjadinya aksi spekulatif dan siap bertindak jika diperlukan. Komentar ini dapat menahan sesaat pelemahan mata uang Yen lebih lanjut. Meskipun peluang untuk melakukan intervensi saat ini hampir pasti tidak akan menguntungkan Jepang.

Euro melemah tajam terhadap dolar seiring dengan peluang terjadinya pengenaan tarif impor yang tinggi akan barang yang akan diekspor ke AS. Pemulihan ekonomi di kawasan ini akan semakin melambat sementara Bank Sentral Eropa (ECB) masih perlu menurunkan suku bunga acuan sehingga perbedaan dengan suku bunga Fed semakin melebar. Selain karena itu, kisruh politik di Jerman juga menjadi penyebab melemahnya mata uang Euro, setelah Kanselir Jerman - Olaf Scholz melengserkan Menteri Keuangannya - Christian Lindner seiring dengan perbedaan pandangan akan arah ekonomi negara ini. Linder menyarankan dilakukan pemilu lebih awal sebagai solusi untuk meloloskan rencana anggarannya, namun Scholz menolaknya.

Poundsterling juga melemah selain karena penguatan mata uang dolar namun juga prospek akan diturunkannya suku bunga acuan oleh Bank Sentral Inggris (BOE) pada pertemuan moneter malam ini. Diperkirakan BOE akan memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps. Selain BOE, Bank Sentral Swedia (Riksbank) diperkirakan akan memangkas lebih jumbo dengan 50 bps sedangkan Bank Sentral Norwegia (Norges Bank) diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan moneter kali ini.

https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial


Dolar sempat berlanjut terkoreksi terhadap mata uang lainnya sebelum akhirnya kembali menguat pagi ini setelah sejumlah negara bagian di AS mengakhiri pemungutan dan mulai menghitung perolehan suara masing-masing kandidat presiden AS yang akan datang. Dalam perhitungan sementara menunjukkan perolehan suara Trump mengungguli Harris sehingga ekspektasi akan penguatan dolar meningkat. Seperti diketahui Trump mendukung strong dolar dengan kebijakan yang pro industrialisnya. Sedangkan Harris justru kebalikan dengan kebijakan green industrinya. Pilpres di AS kali ini merupakan pemilu yang terpolarisasi dan menjadi sejarah baru dengan perbedaan pandangan yang bertolak belakang dari kedua kandidat perihal pajak dan perdagangan serta institusi demokrasi dan hukum di AS. Dan hasil dari pemilu ini tidak hanya berdampak domestik dan regional namun juga akan merubah tatanan dunia secara global. Hasil hitung cepat diperkirakan baru akan didapat pada malam hari nanti dengan adanya potensi terjadi perselisihan efek hasil tersebut terutama dari pihak Trump jika mengalami kekalahan. Seperti halnya yang terjadi pada pemilu 2020 yang lalu dimana Trump mengalami kekalahan dan menuduh terjadinya kecurangan dalam perhitungan suara. Selain pemilihan presiden, pemilu kali ini juga menentukan komposisi di Kongres AS, dimana langkah Partai Republik pendukung Trump sepertinya lebih mudah untuk mendapatkan mayoritas dibandingkan Partai Demokrat pendukung Harris yang harus bekerja keras untuk merebut mayoritas. Idealnya adalah kombinasi presiden dan mayoritas di Kongres dari partai yang sama untuk mempermudah jalannya program kerja yang akan dijalankan dalam masa pemerintahan 5 tahun ke depan. Namun sering terjadi kondisi yang tidak ideal seperti saat ini dimana presiden berasal dari Partai Demokrat sementara kursi di Kongres mayoritas dikuasai Partai Republik. Pasar masih akan terfokus pada hasil pemilu sehingga fundamental ekonomi cenderung terabaikan. Data ekonomi berupa PMI di sektor jasa dari ISM meningkat dari 54.9 menjadi 56.0 yang jauh lebih baik dari perkiraan menurun 53.8. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis meski demikian pasar juga mengantisipasi pertemuan moneter FOMC esok hari.

Yen sempat menguat hingga level tertinggi pada 23 Oktober lalu namun kembali melemah seiring dengan suara Trump yang mendominasi hasil hitung cepat pemilu AS pagi ini. Bank Sentral Jepang (BOJ) hampir dapat dipastikan akan menaikkan suku bunga acuannya pada pertemuan moneter di bulan Desember yang akan datang. Hal ini terungkap dari nota pertemuan moneter BOJ bulan lalu yang dirilis semalam. Dalam nota tersebut pejabat BOJ menyepakati akan menaikkan kembali suku bunga acuan jika kondisi ekonomi mendukung. Dan untuk sementara waktu masih mempertahankan suku bunga acuan saat ini seiring dengan kondisi pasar yang masih belum stabil.

Euro juga sempat menguat hingga level tertinggi sejak 11 Oktober lalu sebelum akhirnya merosot tajam. Meskipun fundamental ekonomi tidak terlalu baik, data Industrial Production di Prancis menurun tajam -0.9% yang jauh lebih rendah dari perkiraan -0.5% dan data periode sebelumnya juga direvisi menurun dari 1.4% menjadi hanya 1.1%. Sedangkan data pengangguran di Spanyol meningkat tajam. Hari ini akan dirilis data PMI di sektor jasa untuk seluruh Uni Eropa dan juga per negara-negara anggotanya. Malam ini Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) - Christine Lagarde akan memberikan pidato.

Poundsterling juga sempat menguat seperti halnya Euro namun pagi ini terkoreksi tajam lagi. Data ekonomi cukup positif dengan data PMI di sektor jasa yang meningkat menjadi 52.0 yang lebih baik dari perkiraan stabil sama seperti periode sebelumnya 51.8. Sejauh ini ekspektasi akan langkah Bank Sentral Inggris (BOE) untuk kembali memangkas suku bunga acuan pada pertemuan moneter MPC esok hari. Sedangkan hari ini akan dirilis data PMI di sektor konstruksi.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.08800 – 1.09000
Target : 1) 1.08200 2) 1.07600
SL : 1.09600

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.08000
Switch to BUY jika tembus 1.09600

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.30000 – 1.30200
Target : 1) 1.29400 2) 1.28800
SL : 1.30800

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.29000
Switch to BUY jika tembus 1.30700

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : BUY on Dip
Area : 152.300 – 152.500
Target : 1) 153.100 2) 153.700
SL : 151.700

Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 151.500
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 153.880

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : BUY on Dip
Area : 2727.00 – 2729.00
Target : 1) 2735.00 2) 2741.00
SL : 2721 (ideal 3-5 points di bawah 2720.00)

Alternatif :
Potential Strong Demand Area : 2708-2714
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2748
Switch to SELL jika tembus 2704

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down