Posisi dolar ditutup moderat di hari Jumat, sementara Eur sedikit lemah
Ada pembicaraan tentang peluang pemangkasan suku bunga ECB lebih lanjut, biasanya cenderung memberatkan Euro
Fokus PMI Services dan Manufacture zona Euro jam 15.00 WIB a. Act > Exp = Eur naik -> switch to BUY b. Act < Exp = Eur turun -> pertahankan SELL
Secara teknis, daily candle ditutup doji candle sehingga ada potensi untuk koreksi turun, dan juga ancaman double top di grafik daily
Switch to BUY jika tembus 1.12500
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 1.11000!
Suggest : SELL on Rally Area : 1.11500 – 1.11700 Target : 1) 1.10900 2) 1.10300 SL : 1.12300
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.11000 Switch to BUY jika tembus 1.12500
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
KETERANGAN
Data retail sales Inggris di hari Jumat dirilis lebih tinggi sehingga membenarkan tindakan BOE sebelumnya yang mempertahankan suku bunga dan tidak terburu-buru memangkas kembali -> positif untuk GBP
Fokus data PMI services dan manufacture Inggris jam 15.30 WIB a. Act > Exp = GBP naik -> pertahankan BUY b. Act < Exp = GBP turun -> switch to SELL
Switch to SELL jika harga tembus 1.32000 atau jika data Inggris lebih buruk
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.33400
Suggest : BUY on Dip Area : 1.32600 – 1.32800 Target : 1) 1.33400 2) 1.34000 SL : 1.32000
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.33400 Switch to SELL jika tembus 1.32000
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
KETERANGAN
Keputusan BOJ untuk mempertahankan suku bunga mendorong kenaikan USDJPY (yen melemah terhadap USD)
Pernyataan Gubernur BOJ juga cenderung kurang hawkish sehingga pasar tidak mendapatkan kepastian tentang rencana kenaikan suku bunga BOJ berikutnya
Jepang libur perayaan Autumn Equinox yang jatuh di hari Minggu-> kemungkinan pergerakan relatif terbatas di sesi Asia
Saat ini USDJPY cenderung bergerak searah dengan US Treasury Yield sehingga perlu perhatikan data ekonomi AS ataupun sentimen market terhadap imbal hasil Treasury AS
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 144.800
Switch to SELL jika tembus 142.700
Suggest : BUY on Dip Area : 143.300 – 143.500 Target : 1) 144.100 2) 144.700 SL : 142.700
Alternatif : Switch to SELL jika tembus 142.700 Pertahankan/Follow BUY jika tembus 144.800
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)
KETERANGAN
Potensi bullish masih cukup kuat setelah keputusan Fed minggu lalu memangkas suku bunga dan dot plot yang mengindikasikan adanya kelanjutan pemangkasan suku bunga
Gubernur Fed mengatakan bahwa Komite (FOMC) melihat banyak ruang untuk inflasi bergerak turun selama 6-12 bulan ke depan, dan mendukung pemangkasan lebih agresif jika data ekonomi mendukung
Koreksi turun jangka pendek masih bisa terjadi, tapi secara keseluruhan area FE 61.8% 2599 dan FR 0% 2594 kemungkinan menjadi support penting saat ini -> short term bearish jika area tersebut ditembus, tapi jika tidak tembus, maka area tersebut merupakan area ideal untuk lakukan BUY
Reversal bearish jangka pendek konfirm jika tembus FR 0% H1 2594, dengan target potensial FR 23.6% H1 di 2583 atau FR 38.2% H1 di 2576
Medium term cenderung tetap bullish didukung oleh ekspektasi siklus penurunan suku bunga bank sentral dan pembelian emas oleh investor China setelah bank-bank di China mulai mendapatkan kuota terbaru meskipun PBOC belum aktif kembali untuk pembelian emas
Switch to SELL jika tembus 2594
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2625.66
Suggest : BUY on Dip Area : 2610.00 – 2612.00 Target : 1) 2618.00 2) 2624.00 SL : 2604.00 (ideal 3-5 points di bawah 2604.00)
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2625.66 (All Time High) Switch to SELL jika tembus 2594
Dolar kembali bergerak melemah terhadap sejumlah mata uang lainnya kecuali terhadap Yen menjelang pertemuan moneter Bank Sentral Jepang (BOJ) hari ini. Setelah Fed memangkas suku bunga jumbo sebanyak 50 bps kemarin menandakan akan dimulainya langkah pelonggaran moneter lebih lanjut. Pemangkasan jumbo ini meski sudah diperkirakan dalam beberapa hari terakhir sebelum pertemuan moneter FOMC, namun peluangnya hingga last minute hanya 65%. Fed menyakini dengan pemangkasan jumbo ini ekonomi AS akan terjaga tetap dalam jalur untuk mencapai soft landing. Ketua Fed - Jerome Powell dalam konferensi pers juga menegaskan tidak adanya resiko pelambatan ekonomi yang mengarah pada resesi. Optimisme ini yang membuat mata uang dolar tidak serta merta melemah meski suku bunga acuan dipangkas dengan ukuran jumbo ini. Bahkan dalam proyeksi suku bunga Fed yang dikenal dengan dot plot menunjukkan Fed masih membuka peluang untuk kembali menurunkan suku bunga lebih lanjut sebanyak 50 bps dalam 2 pertemuan moneter yang tersisa hingga akhir tahun ini. Dilanjutkan dengan penurunan full 100 bps di tahun 2025 dan masih ada 50 bps lagi di tahun 2026 mendatang. Selain dari bank sentral lainnya sudah mendahului Fed menurunkan suku bunga acuan dan masih membuka jalan untuk terus melanjutkan penurunan suku bunga acuan berikutnya. Sementara itu data di sektor tenaga kerja cukup menjanjikan pemulihan dengan laporan mingguan klaim pengangguran yang semakin berkurang menjadi 219K yang lebih rendah dari perkiraan stagnan sama seperti periode sebelumnya 230K. Ini merupakan angka terendah dalam 4 bulan terakhir. Sedangkan data lain berupa indeks manufaktur negara bagian Philadelphia juga meningkat dari -7.0 menjadi +1.7 yang juga melampaui perkiraan hanya membaik -0.8. Data Leading indeks dari CBI juga membaik dari -0.6% menjadi -0.2% yang lebih baik dari perkiraan membaik -0.3%. Data-data tersebut mendukung argumen dari Ketua Fed dalam konferensi pers paska pertemuan moneter FOMC sehari sebelumnya. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis, namun sejumlah data penting akan dirilis pekan depan dan juga pidato dari sejumlah pejabat Fed termasuk pidato dari Ketua Fed - Jerome Powell.
Yen melemah terhadap dolar menjelang pertemuan moneter Bank Sentral Jepang (BOJ) hari ini. Meski sejumlah pejabat BOJ mendukung langkah untuk menaikkan suku bunga acuan lebih lanjut. Namun diperkirakan pada pertemuan moneter kali ini BOJ masih akan mempertahankan suku bunga acuan. Hal ini dikarenakan BOJ baru saja menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter sebelumnya di akhir bulan Juli lalu. Peluang BOJ untuk menaikkan suku bunga acuan ada pada pertemuan moneter selanjutnya di bulan November mendatang.
Euro bergerak menguat seiring dengan terkoreksinya mata uang dolar paska Fed memangkas suku bunga acuan dengan ukuran jumbo untuk pertama kali dalam 4 tahun terakhir. Fundamental di kawasan Uni Eropa sendiri kurang positif dengan surplus neraca keuangan yang semakin berkurang. Â Dan inflasi di kawasan ini juga belum juga turun meski Bank Sentral Eropa (ECB) sudah mendahului dengan memangkas suku bunga acuan sebanyak 2 kali. ECB terakhir kali menaikkan suku bunga pada pertemuan moneter pekan lalu. Sehingga diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga untuk waktu yang lebih lama mengingat inflasi yang membandel tersebut. Hari ini akan dirilis data inflasi dari sisi produsen PPI di Jerman, data Kepercayaan Konsumen untuk Uni Eropa secara keseluruhan dan pasar juga akan mencermati pidato dari Presiden ECB - Christine Lagarde.
Poundsterling menguat tajam terhadap dolar hingga level tertinggi sejak Maret 2022 yang lalu paska berakhirnya pertemuan moneter MPC - Bank Sentral Inggris (BOE) kemarin. Sesuai perkiraan BOE mempertahankan suku bunga acuannya setelah pada pertemuan moneter sebelumnya pada bulan Agustus lalu. Sementara hasil voting menunjukkan dari 9 anggota MPC hanya 1 orang yang memilih melanjutkan menurunkan suku bunga acuan. Selain itu BOE juga memutuskan untuk melakukan tapering dengan mengurangi pembelian obligasi pemerintah sebanyak £100 juta dalam 12 bulan mendatang. Dalam konferensi pers Gubernur BOE - Andrew Bailey mengatakan suku bunga acuan akan diturunkan secara bertahap namun masih perlu data-data yang lebih banyak. Bailey menyinggung perihal adanya potensi resiko inflasi dari sektor jasa yang masih terus naik. Hari ini akan dirilis data Retail Sales dan juga data hutang sektor publik serta pidato dari pejabat BOE - Catherine Mann
Dolar rebound secara teknis pasca pernyataan Powell yang kurang dovish sehingga membuat Euro cenderung melemah
Inflasi zona Euro kemarin dirilis lebih lemah dari perkiraan untuk CPI m/m, dan inflasi y/y juga relatif lebih rendah dari periode sebelumnya sehingga membuka ekspektasi pemangkasan suku bunga lanjutan dari ECB di pertemuan berikutnya -> negatif untuk Euro
Secara teknis, daily candle ditutup shooting star sehingga peluang bearish cenderung dominan hari ini
Switch to BUY jika tembus 1.12000
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 1.10600!
Suggest : SELL on Rally Area : 1.11000 – 1.11200 Target : 1) 1.10400 2) 1.09800 SL : 1.11800
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.10600 Switch to BUY jika tembus 1.12000
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
KETERANGAN
Sejauh ini data ekonomi Inggris cenderung kuat sehingga minim alasan untuk BOE kembali memangkas suku bunga di pertemuan minggu ini
Data CPI kemarin dirilis stabil di 2.2% y/y sesuai ekspektasi, dan bahkan basis bulanan naik dari -0.2% menjadi 0.3% m/m -> memperkuat alasan untuk BOE tetap pertahankan suku bunga malam nanti
Dolar rebound secara teknis setelah pernyataan Powell yang kurang dovish sehingga membuat GBP melemah sementara waktu
Fokus BOE Meeting jam 18.00 WIB dan MPC Vote, sejauh ini ekspektasi 'unchanged' terhadap suku bunga dan mayoritas pejabat mendukung pertahankan suku bunga, hanya 2 yang mendukung pemangkasan (berkurang dari 5 orang di pertemuan sebelumnya) a. No Cut rate = GBP naik -> pertahankan BUY b. Cut 25 bps = GBP turun -> switch to SELL
Switch to BUY jika harga tembus 1.32400 atau jika BOE pertahankan suku bunga
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.31000
Suggest : SELL on Rally Area : 1.31400 – 1.31600 Target : 1) 1.30800 2) 1.30200 SL : 1.32200
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.31000 Switch to BUY jika tembus 1.32400
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
KETERANGAN
Pemangkasan suku bunga agresif Fed dan dot plot menunjukkan siklus pemangkasan berlanjut, memperkuat Yen (USDJPY turun), tapi pernyataan Powell yang kurang dovish membuat Yen melemah (USDJPY naik)
Meskipun BOJ minggu ini diperkirakan tetap pertahankan suku bunga, tapi beberapa argumen mendukung rencana kenaikan lebih lanjut, jadi tetap perlu diwaspadai!-> seharusnya usdjpy turun jika terjadi kenaikan suku bunga
Saat ini USDJPY cenderung bergerak searah dengan US Treasury Yield sehingga perlu perhatikan data ekonomi AS ataupun sentimen market terhadap imbal hasil Treasury AS
Secara teknis baik daily maupun H4 cenderung masih terbuka untuk rebound, tapi bisa berubah jika dolar dan US Treasury Yield kembali turun
Switch to SELL jika tembus 142.000
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 144.000
Suggest : BUY on Dip Area : 142.800 – 143.000 Target : 1) 143.600 2) 144.200 SL : 142.200
Alternatif : Switch to SELL jika tembus 142.000 Pertahankan/Follow BUY jika tembus 144.000
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)
KETERANGAN
Suku bunga dipangkas agresif 50 bps, dot plot sesuai ekspektasi menunjukkan siklus penurunan suku bunga 2x tersisa di 2024 dan 4x potensi di 2025 -> positif untuk emas, terutama medium term (terdekat ke akhir tahun)
Penurunan disebabkan beberapa kemungkinan : a. Profit taking, karena kenaikan sudah lebih dulu terjadi sejak 1 minggu terakhir sampai mendekati pengumuman b. Pidato Powell dianggap kurang dovish -> meskipun memberi sinyal bahwa kebijakan bisa diperbarui sesuai data ekonomi yang masuk
Peluang penurunan bisa berlanjut jika tembus FR 61.8% 2542, tapi bisa gagal jika tidak tembus 2542!
Opsi BUY kemungkinan relatif lebih baik jika dilakukan di bawah 2540 (kisaran 2528-2530 atau kisaran terjauh 2510-2515) karena potensi profit taking yang masih membayangi sementara waktu *Sementara ini perhatikan potensi data ekonomi di malam hari untuk petunjuk momentum rebound! -> perlu data ekonomi yang lemah/negatif
Fokus data jobless claims dan Philadelphia Fed jam 19.30 dan Existing Home Sales jam 21.00 WIB a. Act < Exp = Emas naik -> Switch to BUY b. Act > Exp = Emas turun -> Pertahankan SELL Note : khusus jobless claims, yang dicari adalah angka naik (pengangguran lebih tinggi)
Medium term cenderung tetap bullish didukung oleh ekspektasi siklus penurunan suku bunga bank sentral dan pembelian emas oleh investor China setelah bank-bank di China mulai mendapatkan kuota terbaru meskipun PBOC belum aktif kembali untuk pembelian emas
Switch to BUY jika tembus 2575
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2546
Suggest : SELL on Rally Area : 2564.00 – 2566.00 Target : 1) 2558.00 2) 2552.00 SL : 2572.00 (ideal 3-5 points di atas 2574.00)
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2546 (low tadi malam) Switch to BUY jika tembus 2575
Dolar rebound secara teknis sehingga membuat Euro cenderung melemah di malam hari
Ekspektasi cut rate dari Fed malam nanti kemungkinan masih membayangi penguatan dolar sehingga kenaikan dolar cenderung terbatas, sehingga Euro punya peluang kembali naik
Fokus data inflasi Eropa jam 16.00 WIB a. Act > Exp = EUR naik -> pertahankan BUY b. Act < Exp = EUR turun -> switch to SELL
Secara teknis, daily candle ditutup bearish dan 2 candle terakhir membentuk pola dark cloud cover sehingga Euro juga terancam turun jika gagal tembus resistance, dan jika Powell nanti malam cenderung hawkish
Switch to SELL jika tembus 1.10000
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 1.11500!
Suggest : BUY on Dip Area : 1.10900 – 1.11100 Target : 1) 1.11700 2) 1.12300 SL : 1.10300
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.11500 Switch to SELL jika tembus 1.10000
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
KETERANGAN
Sejauh ini data ekonomi Inggris cenderung kuat sehingga minim alasan untuk BOE kembali memangkas suku bunga di pertemuan minggu ini
Data CPI Inggris siang ini kemungkinan bisa menjadi petunjuk tambahan untuk kebijakan BOE selanjutnya, di mana jika inflasi turun, maka BOE terbuka untuk cut rate kembali, jika inflasi naik, maka BOE tidak punya alasan untuk terburu-buru cut rate kembali
Dolar kemungkinan masih melemah karena ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed minggu depan semakin kuat
Fokus data CPI Inggris jam 13.00 WIB a. Act > Exp = GBP naik -> pertahankan BUY b. Act < Exp = GBP turun -> switch to SELL
Switch to SELL jika harga tembus 1.30600 atau jika dolar kembali menguat
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.32290
Suggest : BUY on Dip Area : 1.31400 – 1.31600 Target : 1) 1.32200 2) 1.32800 SL : 1.30800
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.32290 Switch to SELL jika tembus 1.30600
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
KETERANGAN
Secara keseluruhan tidak banyak perubahan signifikan, Yen masih dibayangi penguatan (USDJPY turun) karena ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed tetap kuat
Meskipun BOJ minggu ini diperkirakan tetap pertahankan suku bunga, tapi beberapa argumen mendukung rencana kenaikan lebih lanjut, jadi tetap perlu diwaspadai!
Saat ini USDJPY cenderung bergerak searah dengan US Treasury Yield sehingga perlu perhatikan data ekonomi AS ataupun sentimen market terhadap imbal hasil Treasury AS
Secara teknis baik daily maupun H4 cenderung tetap terbuka untuk rebound, tapi bisa berubah jika FOMC nanti malam cenderung dovish
Switch to BUY jika tembus 143.000
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 141.000
Suggest : SELL on Rally Area : 141.700 – 141.900 Target : 1) 141.100 2) 140.500 SL : 142.500
Alternatif : Switch to BUY jika tembus 143.000 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 141.000
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)
KETERANGAN
Penurunan diperkirakan terbatas karena ekspektasi penurunan suku bunga Fed nanti malam
Skenario sebelumnya berhasil mendapatkan penurunan ke zona FR 38.2% 2560.31 (low tercatat 2560.69), tepat di zona BUY dan kemudian berhasil rebound ke 2575
Langkah selanjutnya akan bergantung pada resistance terdekat 2576 atau FR 0% 2589. Jika tembus, maka Bullish semakin terbuka. Jika tidak/belum tembus, maka skenario kemarin bisa kembali terjadi (turun dulu sebelum naik)
Area ideal BUY di arsir violet H1 (Golden Area, di antara FR 61.8% dan 50%) kisaran 2542-2551, Stop Loss di bawah 2542
Fokus utama langsung tertuju pada Pengumuman Suku Bunga dan Proyeksi Ekonomi Fed jam 01.00 WIB a. Cut 25 bps & Dot plot 2-3x cut di 2024 = Emas naik -> pertahankan BUY b. Cut 25 bps & Dot plot 1x cut di 2024 = Emas turun -> switch to SELL c. Cut 50 bps & Dot plot 2-3x cut di 2024 = Emas naik -> pertahankan BUY d. Cut 50 bps & Dot plot 1x cut di 2024 = Emas turun -> switch to SELL
Fokus Pidato Powell jam 01.30 WIB a. Hawkish = Emas turun -> switch to SELL b. Dovish = Emas naik -> pertahankan BUY
Medium term cenderung tetap bullish didukung oleh ekspektasi siklus penurunan suku bunga bank sentral dan pembelian emas oleh investor China setelah bank-bank di China mulai mendapatkan kuota terbaru meskipun PBOC belum aktif kembali untuk pembelian emas
Switch to SELL jika tembus 2540
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2589
Suggest : BUY on Dip Area : 2564.00 – 2566.00 Target : 1) 2572.00 2) 2578.00 SL : 2558.00 (ideal 3-5 points di bawah 2555.00)
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2589.58 (FR0% H1) Switch to SELL jika tembus 2540
Dolar melemah cukup tajam terhadap mata uang lainnya menjelang pertemuan moneter FOMC selama 2 hari yang akan dimulai hari ini dan akan berakhir besok. Ekspektasi akan langkah Fed yang lebih agresif dengan pemangkasan 50 bps kembali meningkat seiring dengan laporan dari Wall Street Journal dan Financial Times yang memberitakan bahwa Fed perlu memangkas suku bunga 50 bps untuk menjaga arah ekonomi menuju soft landing yaitu dengan mengendalikan inflasi dengan tetap mempertahankan pertumbuhan yang melambat terutama di sektor tenaga kerja. Dengan ekspektasi tersebut membuat spekulasi akan langkah Fed yang lebih agresif melonjak menjadi 60% dari peluang sebelumnya yang sempat menyentuh 15%. Dan juga terjadi pada yield obligasi pemerintah AS yang turun tajam menggambarkan spekulasi tersebut, dengan yield jangka terpendek yaitu 2 tahun mencapai level terendah dalam 2 tahun terakhir dari 3.94% 2 pekan lalu turun menjadi 3.5509%. Sedangkan yield jangka 10 tahun  juga turun 3.1 bps sehingga total dalam sepekan turun 30 bps. Hal ini menggambarkan antisipasi dari peluang Fed untuk memangkas suku bunga acuan dengan angka yang lebih agresif. Beberapa pekan  sebelumnya sejumlah data ekonomi baik berupa inflasi yang hanya sedikit menurun dan perlambatan di sektor tenaga kerja membuat ekspektasi langkah Fed yang moderat dengan hanya akan memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps. Namun laporan dari 2 media mainstream tersebut membuat ekspektasi pasar berubah drastis dengan meyinggung terjadinya perlambatan di sektor tenaga kerja dan masih tertahannya inflasi dikhawatirkan akan mengubah target soft landing Fed. Untuk kali ini pasar mengabaikan data ekonomi di sektor manufaktur di negara bagian New York yang meningkat tajam dari -4.7 menjadi +11.5 yang jauh lebih baik dari perkiraan hanya membaik -4.1. Hari ini akan dirilis data Retail Sales dengan perkiraan mengalami penurunan yang semakin memperkuat peluang Fed untuk lebih agresif agar tidak meleset dari target Fed. Selain itu juga akan dirilis data Industrial Production dan Business Inventories dan data di sektor perumahan.
Yen menguat terhadap dolar hingga level terendah sejak juli 2023 lalu dengan prospek akan kembalinya Bank Sentral Jepang (BOJ) menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter mendatang. Pertemuan moneter BOJ terdekat dijadwalkan pada hari Jumat penghujung pekan ini, namun tidak diharapkan akan menaikkan dalam pekan ini juga mengingat BOJ belum lama atau tepatnya di akhir Juli lalu sudah menaikkan suku bunga acuan untuk kedua kalinya dan Fed juga baru saja akan menurunkan suku bunga acuannya. Sejumlah pejabat BOJ juga mendukung langkah moneter yang lebih berorientasi pada inflasi seperti pada umumnya bank sentral dunia lainnya. Prospek semakin menyempitnya perbedaan suku bunga di Jepang dengan negara-negara lain yang mulai memangkas suku bunga menjadi daya tarik mata uang Yen sekaligus mengurangi aksi carry trade yang membuat tingginya spekulasi pada mata uang ini. Setelah kemarin perbankan dan bursa saham di Jepang libur, hari ini kembali normal seperti biasa. Hari ini tidak ada data penting yang akan dirilis.
Euro terus menguat terhadap dolar meski pekan lalu Bank Sentral Eropa (ECB) kembali memangkas suku bunga acuan sesuai perkiraan. Namun prospek untuk pemangkasan suku bunga acuan berikutnya tidak sesuai ekspektasi pasar karena masih belum bisa dipastikan. Hal ini disampaikan oleh Presiden ECB - Christine Lagarde yang dalam konferensi pers-nya mengatakan keputusan moneter selanjutnya akan ditentukan oleh data dan kondisi ekonomi yang terjadi di kemudian hari. Berita yang agak memberikan kejelasan data dari anggota dewan gubernur ECB - Peter Kazimir yang mengatakan ECB kemungkinan baru akan kembali memangkas suku bunga acuan pada pertemuan moneter di bulan Desember mendatang untuk memastikan pengambilan keputusan yang tidak keliru dengan tidak terlalu terburu-buru. Data ekonomi juga cukup positif dengan surplus neraca perdagangan semakin meningkat menjadi 15.5B yang melampaui perkiraan 14.9B meski data periode sebelumnya direvisi sedikit menurun dari 17.5B menjadi hanya 17.0B. Hari ini akan dirilis data sentimen ekonomi dari ZEW.
Poundsterling juga menguat terhadap dolar menjelang pertemuan moneter Bank Sentral Inggris (BOE) yang dijadwalkan pada hari Kamis nanti sehari setelah pertemuan moneter FOMC. Setelah sebelumnya memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps pada bulan Agustus lalu membuat ekspektasi akan langkah BOE pada pertemuan tersebut adalah akan tetap mempertahankan suku bunga acuan saat ini. Berbeda dengan Fed yang hampir pasti akan memangkas suku bunga, dengan BOE diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga acuannya membuat daya tarik mata uang GBP semakin meningkat. BOE diperkirakan masih akan melakukan pemangkasan suku bunga acuan pada pertemuan moneter di bulan November mendatang. Data penting yang akan dirilis pekan ini adalah data inflasi yang akan dirilis esoak hari, dengan perkiraan inflasi CPI masih stagnan di angka 2.2% meski data Core CPI diperkirakan justru kembali meningkat.
Dolar kembali melemah karena ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed minggu ini
Secara teknis, daily candle doji mirip shooting star sehingga ada potensi koreksi turun lebih dulu
Switch to BUY jika tembus 1.11600
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 1.10000!
Suggest : BUY on Dip Area : 1.10800 – 1.11000 Target : 1) 1.11600 2) 1.12200 SL : 1.10200
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.11500 Switch to SELL jika tembus 1.10000
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
KETERANGAN
Fundamental :
Sejauh ini data ekonomi Inggris cenderung kuat sehingga minim alasan untuk BOE kembali memangkas suku bunga di pertemuan minggu ini
Dolar melemah karena ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed minggu depan semakin kuat
Cermati juga posisi dolar berikutnya karena GBP minim data hari ini sehingga sensitif pada dolar
Switch to SELL jika harga tembus 1.30600 atau jika dolar kembali melemah
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.32290
Suggest : BUY on Dip Area : 1.31400 – 1.31600 Target : 1) 1.32200 2) 1.32800 SL : 1.30800
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.32290 Switch to SELL jika tembus 1.30600
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
KETERANGAN
Fundamental :
Secara keseluruhan tidak banyak perubahan signifikan, Yen masih dibayangi penguatan (USDJPY turun) karena ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed tetap kuat
Meskipun BOJ minggu ini diperkirakan tetap pertahankan suku bunga, tapi beberapa argumen mendukung rencana kenaikan lebih lanjut, jadi tetap perlu diwaspadai!
Saat ini USDJPY cenderung bergerak searah dengan US Treasury Yield sehingga perlu perhatikan data ekonomi AS ataupun sentimen market terhadap imbal hasil Treasury AS
Secara teknis baik daily maupun H4 cenderung terbuka untuk rebound didukung oleh bullish divergence kembali bearish, tapi kemungkinan relatif terbatas untuk saat ini
Switch to SELL jika tembus 138.900
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 141.000
Suggest : BUY on Dip Area : 139.500 – 139.700 Target : 1) 140.300 2) 140.900 SL : 138.900
Alternatif : Switch to SELL jika tembus 138.900 Pertahankan/Follow BUY jika tembus 141.000
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)
KETERANGAN
Profit taking jangka pendek kemungkinan membayangi pasca cetak rekor tertinggi baru
Tapi penurunan diperkirakan terbatas karena kuatnya ekspektasi penurunan suku bunga Fed
Ekspektasi skenario : jangka pendek koreksi turun ke kisaran FR 23.6% 2571, FR 38.2% 2560 atau FR 50% 2551 (opsi buy ideal di antara ketiga zona tersebut, lalu lanjutkan kenaikan
Area ideal BUY di arsir violet H1 (Golden Area, di antara FR 61.8% dan 50%) kisaran 2542-2551, Stop Loss di bawah 2542
Fokus data Retail Sales AS jam 19.30 WIB a. Act > Exp = Emas turun -> switch to SELL b. Act < Exp = Emas naik -> pertahankan BUY
Medium term cenderung tetap bullish didukung oleh ekspektasi siklus penurunan suku bunga bank sentral dan pembelian emas oleh investor China setelah bank-bank di China mulai mendapatkan kuota terbaru meskipun PBOC belum aktif kembali untuk pembelian emas
Switch to SELL jika tembus 2540
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2589
Suggest : BUY on Dip Area : 2560.00 – 2562.00 Target : 1) 2568.00 2) 2574.00 SL : 2554.00 (ideal 3-5 points di bawah 2555.00)
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2589.58 (FR0% H1) Switch to SELL jika tembus 2540
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.