Imbal hasil Treasury AS 10 tahun dan USD kembali menguat di sesi perdagangan hari Jumat. Emas terbebani hingga dekati 5000 di hari Jumat, dan bahkan berlanjut ke 4967 untuk sementara ini di sesi Asia hari ini.
Serangan AS ke pulau Kharg yang diketahui merupakan infrastruktur minyak Iran membuat pasar cemas situasi geopolitik bisa lebih buruk. Kekhawatiran pun berlanjut karena minyak kembali ditutup naik di hari Jumat. Kenaikan minyak ini yang menjadi sumber kecemasan pasar karena gangguan inflasi dikhawatirkan membuat Fed membatalkan pemangkasan suku bunga di 2026.
Trump Minta Bantuan untuk Buka Selat Hormuz
Trump saat ini sedang berupaya membentuk koalisi angkatan laut internasional untuk membuka kembali Selat Hormuz, sambil juga mempertimbangkan untuk menyita pusat minyak Iran di Pulau Kharg. Gedung Putih berharap koalisi tersebut segera terbentuk di akhir pekan ini.
AS mendesak sekutunya untuk mengirim kapal untuk mengamankan rute pelayaran tersebut. Trump bahkan mengancam aliansinya akan membubarkan NATO jika tidak tidak segera mengirimkan bantuan. Trump beralasan negara-negara yang mendapat manfaat dari jalur tersebut harus ikut membantu melindungi jalur tersebut.
Di sisi lain, Axios menulis laporan bahwa Trump mempertimbangkan kemungkinan tindakan lebih agresif dengan merebut pusat ekspor minyak Pulau Kharg milik Iran. Tapi langkah ini berarti memerlukan pengerahan pasukan darat AS. Pengerahan pasukan darat ini akan menjadi eskalasi yang sangat besar dan berpotensi memicu kemarahan Iran. Hal ini juga berisiko memperparah ketegangan di kawasan Teluk.

Malam nanti AS hanya merilis NY Empire state manufacturing index dan industrial production. Tapi NY Empire kemungkinan lebih potensial membuat pasar bergerak. Angka yang lebih rendah bisa membuat dolar turun, dan emas cenderung rebound/naik. Sebaliknya, jika data dirilis lebih kuat, maka emas berpeluang kembali turun.
Data utama minggu ini hanya menyoroti PPI, dan sisanya menunggu pengumuman suku bunga Fed. Data PPI akan menjadi catatan tambahan untuk Fed mempertimbangkan inflasi ke depan. Tapi sumber utama penggerak market kemungkinan ada di tangan Powell.
Fed secara luas diperkirakan akan menahan suku bunga sehingga pasar lebih cenderung memperhatikan pada proyeksi ekonomi, dot plot suku bunga dan pidato Powell. Dot plot di pertemuan terakhir (Desember 2025) menunjukkan hanya 1 kali peluang pemangkasan suku bunga di 2026, dan pasar saat itu masih memperhitungkan 2 kali pemangkasan mulai di pertengahan tahun ini.
Tapi pasca konflik militer di Iran meluas dan membuat harga minyak melonjak naik, kini pasar memperhitungkan ulang tentang pemangkasan tersebut. Peluang yang sebelumnya berada di kisaran 62 bps, kini hanya di bawah 20 bps setelah konflik meledak. Bahkan pasar khawatir Fed harus menaikkan suku bunga karena lonjakan harga minyak berpotensi mendorong inflasi.
Hal ini yang akan ditunggu dari Fed minggu ini. Pasar butuh kepastian di tengah ketidakpastian geopolitik. Pasar ingin memastikan apakah Powell dan Kawan-kawan beralih dari pemangkasan suku bunga ke kenaikan suku bunga. Oleh karena itu, tekanan dari geopolitik saat ini masih dominan, tapi saat Fed mengumumkan kebijakan, maka dot plot dan pidato Powell bisa memberi dampak yang lebih kuat, sekaligus menentukan.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish, secara teori penurunan cenderung masih dominan setelah area 5050 sebelumnya ditembus. Zona 4995-5016 adalah area support 3 Maret 2026, dan pagi ini harga sentuh level terendah 4967. Namun belum dianggap tembus karena harga masih berjalan. Jika sampai penutupan sesi Senin berada di bawah 4996, maka support 3 Maret 2026 resmi ditembus dan emas dibayangi peluang penurunan lebih lanjut.
Secara struktural, tren utama masih bullish. Resistance 5050 dan 5140 dalam waktu dekat berperan sebagai resistance penentu. Namun, dengan situasi geopolitik yang tidak menentu, emas masih dalam tekanan, setidaknya sampai menunggu pengumuman FOMC minggu ini. Pasar masih cemas dengan lonjakan harga minyak yang bisa membuat Fed berbalik menaikkan suku bunga sehingga pengumuman Fed akan menjadi penentu.

Di H4, penurunan berlanjut pasca MA 200 ditembus. Namun di sesi Asia hari ini harga cenderung tertahan di zona support 4996-5000 (FR 50%), dengan level terendah tercatat di 4967 diikuti rebound untuk sementara waktu. Secara teknis, rsi juga berada di 33%, cukup dekat dengan zona oversold (20%). Secara teori biasanya mendukung untuk rebound.
Jika benar, maka rebound diharapkan menguji MA 200 yang saat ini ada di 5083, atau zona ungu 5080-5121. Trader bisa memanfaatkan pantulan ini sebagai momen buy. Tapi mengingat kenaikan yang mungkin masih terbatas, maka sebaiknya target buy dibatasi.
Bullish akan jauh lebih kuat hanya jika harga mampu tembus MA 200 dan 2 candle berturut-turut bertahan di atas MA 200. Jika terpenuhi, maka mendukung untuk kenaikan lebih lanjut.
Sebaliknya, jika MA 200 tidak ditembus, atau rejection mendekati zona ungu, maka peluang sell tetap diutamakan, mengingat situasi saat ini yang masih dibayangi tekanan oleh harga minyak yang masih tinggi.
Ekspektasi penurunan berlanjut ke zona pink (jika 4950 ditembus), dengan peluang kisaran 4854-4907. Dengan asumsi bahwa saat penurunan tersebut rsi resmi masuk ke zona di bawah 20% (zona oversold), maka demand kemungkinan muncul lebih baik di zona pink sehingga buy kembali bisa dipertimbangkan. Sedangkan untuk saat ini, sell tetap utama, dengan zona ungu yang dianggap zona supply lebih baik, dan target ke zona pink cukup potensial.
Sedangkan zona abu-abu di kisaran 4631-4712 kecil kemungkinannya muncul. Tapi hal ini bisa terjadi jika minyak kembali melonjak di atas $105, dan situasi geopolitik belum reda dalam waktu dekat.

Per jam 10.40 WIB, harga berada di 5018.73 dengan high 5030.81, dan low 4967.41. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 16 Maret 2026 | PT. Agrodana Futures, maka strategi masih sama. Area 5040-5042 dianggap area resistance yang cukup dekat untuk saat ini, dan zona abu-abu di kisaran 5054-5090 sebagai resistance kuat untuk sementara waktu dianggap juga potensial untuk area sell mengingat saat artikel ditulis, rsi berada di 37%, oversold sehingga membuka peluang rebound mendekati zona abu-abu.
Di sisi lain, sejak pembukaan sesi Asia, area biru 4960-4976 juga terlihat masih cukup efektif menahan tekanan turun sehingga level terendah sejauh ini tertahan di 4967. Dengan posisi rsi yang oversold, maka short term rebound cukup potensial untuk menguji resistance yang ditandai, dan buy mungkin hanya bersifat jangka pendek.
Sedangkan strategi utama untuk saat ini sesuai kondisi fundamental yang ada, cenderung sell. Area biru berpotensi kembali diuji jika harga minyak mentah tembus di atas $103-$105, bahkan bisa saja lanjut hingga zona hijau 4906-4917, atau paling ekstrim berlanjut ke zona support 4845-4650 yang dianggap support terjauh untuk saat ini.
Jika area support sesuai ekspektasi, maka buy bisa mulai dipertimbangkan jika ada di kisaran zona biru (retest) atau hijau, atau yang diperkirakan paling efektif saat ini di 4845-4860 dengan pertimbangan bahwa saat terjadi tekanan tersebut, maka rsi diperkirakan sudah berada di bawah 20% dan menandakan kondisi oversold yang berpotensi membuka peluang rebound lebih baik.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:Â
Opsi SELL on RallyÂ
Entry: 5040.00 – 5042.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward :Â 5028 ($12 - $14)Â
(Alternatif Follow SELL jika tembus 5000, target terdekat 4990, terjauh 4970, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 5048.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 5050.00)
Risk Reward: 1: 2Â
Opsi BUY on Dip
Entry : 4900.00 – 4902.00Â
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4914.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4894.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4892)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest :  SELL on Rally Area : 1.14800 – 1.15000 Target : 1) 1.14200 2) 1.13600 SL : 1.15600 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.14200 - Switch to BUY jika tembus 1.16000 |


| Suggest :  SELL on Rally Area : 1.33000– 1.33200 Target : 1) 1.32400 2) 1.31800 SL : 1.33800 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.32200 - Switch to BUY jika tembus 1.34000 |


| Suggest :  SELL on Rally Area : 159.500 – 159.700 Target : 1) 158.900  2) 158.300 SL : 160.300 Alternatif : - Pertahankan/Follow SELL jika tembus 159.200 - Switch to BUY jika tembus 160.500 - Waspada zona 160-161 rawan intervensi! |


| Suggest : BUY on Dip Area : 95.70 – 95.90 Target : 1) 96.90 2) 97.90 SL : 94.70 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 100.50 Switch to SELL jika tembus 90.00 Tetap waspadai perkembangan geopolitik! |



| Suggest : SELL on Rally Area : 5040.00 – 5042.00 Target : 1) 5034.00 2) 5028.00 SL : 5048.00 (ideal 3-5 points di atas 5050) Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 5000 Switch to BUY jika tembus 5080 Opsi buy : 4960-4976 (biru),4906-4917 (hijau), support 4845-4860 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10 tahun dan USD kembali menguat di sesi perdagangan hari Kamis. Emas pun mengalami tekanan lebih lanjut hingga tembus di bawah 5100. Situasi geopolitik yang tidak reda membuat pasar kembali khawatir dengan lonjakan harga minyak hingga $96 per barel sehingga pasar kini tidak lagi mengharapkan penurunan suku bunga Fed dalam waktu dekat, dan hal itu menjadi sentimen negatif untuk emas.
Data ekonomi cenderung diabaikan oleh pasar di tengah kekhawatiran situasi geopolitik yang kembali memanas.
Sebelumnya, pernyataan pemimpin baru Iran mengatakan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup. Situasi tersebut langsung memicu lonjakan harga minyak kembali sehingga kekhawatiran inflasi kembali menekan harga emas yang saat itu sempat naik ke zona 5190.
Namun setelah itu pernyataan berikutnya dari pejabat Iran memberi sinyal yang berbeda. Pernyataan terbaru menunjukkan upaya meredakan kekhawatiran terkait gangguan total lalu lintas kapal tanker yang melalui Selat Hormuz. Jubir Kementerian Luar Negeri Iran bahkan menyebut bahwa banyak kapal yang masih bisa melewati Selat Hormuz jika melakukan koordinasi dengan Angkatan Laut Iran. Hal itu cenderung dianggap pernyataan yang akomodatif dan meredam kekhawatiran pasar. Tapi emas tetap sulit untuk naik di tengah ancaman eskalasi yang terus meningkat, terutama memasuki akhir pekan, dan kenyataan bahwa harga minyak masih berada di zona $95/96.
Di tengah kabar buruk, ada kabar baik. Wakil Menteri Keuangan Iran yang juga berusaha menenangkan kekhawatiran pasr, menyebutkan bahwa Iran tidak menanam ranjau laut di Selat Hormuz seperti yang dituduhkan AS. Bahkan Iran tetap mengizinkan beberapa kapal untuk terus melintas di perairan tersebut.

Di luar geopolitik, pasar perlu mencermati lebih dulu data PCE yang akan dirilis berbarengan dengan data GDP dan Durable goods nanti malam di jam 19.30 WIB. Namun, semua akan lebih fokus dengan data PCE yang merupakan indikator inflasi yang disukai Fed. Core PCE sebelumnya di 0.4% m/m dan 3.0% y/y. Laporan terbaru diperkirakan naik menjadi 4.1% y/y dan stabil untuk basis bulanan di 0.4% m/m.
Data yang lebih tinggi dari ekspektasi akan memicu aksi jual emas berlanjut. Sedangkan data yang lebih lemah dari ekspektasi akan mendorong emas kembali rebound/naik.
Tapi seperti 2 minggu sebelumnya secara berturut-turut, situasi belum banyak berubah pada geopolitik. Kami tetap sarankan jika data ekonomi selesai dirilis, maka tetap kembali fokus dengan situasi geopolitik akhir pekan. Kemungkinan data tidak akan terlalu direspon, dan cenderung reaksinya ditunda sampai ke FOMC minggu depan.
Sedangkan terkait geopolitik, sebaiknya hindari overnight mengingat situasi saat ini yang relatif labil, tidak bisa dipastikan apakan emas gap up atau gap down minggu depan.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish, secara teori peluang turun tetap membayangi. Situasi ini dilatarbelakangi eskalasi geopolitik yang kembali membuat harga minyak naik dan menekan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed. Secara umum, mungkin terjadi pengulangan mirip akhir pekan lalu di saat eskalasi geopolitik meningkat di akhir pekan sehingga perlu mewaspadai potensi eskalasi yang bisa terjadi di akhir pekan ini.
Secara struktural, tren utama masih bullish. Namun, situasi geopolitik yang tidak menentu membuat investor enggan untuk terlalu berspekulasi lebih lanjut, setidaknya sebelum keputusan FOMC minggu depan. Support 4996-5016 terancam setelah harga berhasil tembus di bawah 5120 kemarin, meski saat ini sedikit tertahan di 5050. Sedangkan bullish butuh minimal kembali naik di atas 5164/5165 untuk membuka ruang kembali ke jalur kenaikannya.

Di H4, trendline 5120 berhasil ditembus sehingga saat ini berperan sebagai resistance. Untuk sementara penurunan tertahan oleh MA 200 yang ada di 5083, meski semalam sempat turun sampai 5054. Dalam jangka pendek, bearish diperkirakan mendominasi, terutama jika berhasil lebih lanjut tembus MA 200.
Saat artikel ditulis, rebound sempat menguji kembali zona ungu 5112-5146, dan berhasil terhenti di 5128, diikuti penurunan ke 5109. Dengan situasi geopolitik yang kemungkinan tetap memanas hingga akhir pekan, dan memicu kenaikan harga minyak mentah kembali, maka emas berpeluang lanjut mendapat tekanan ke bawah dalam jangka pendek. Penembusan MA 200 akan menekan lebih lanjut ke zona 4996-5016 (area yang pernah menahan penurunan 3 Maret 2026), dan jika zona tersebut ditembus, maka peluang tekanan berlanjut hingga zona pink 4854-4907.
Bahkan dalam skenario paling ekstrim, dimungkinkan emas turun hingga zona abu-abu kisaran 4631-4712. Ini bisa terjadi jika harga minyak lanjut melonjak di atas $100 atau bahkan lebih dari $120/barel, ditambah dengan data PCE yang ternyata mengalami lonjakan.
Sebaliknya, situasi bisa berubah seandainya data PCE nanti malam cenderung dingin, dan harga minyak mentah bertahan di kisaran $86-$95 (tidak ada lonjakan yang dikhawatirkan). Kondisi ini setidaknya bisa meredam ketegangan ke akhir pekan dan emas berpeluang rebound jika zona 4996-5000 atau support 4854-4907 tidak ditembus. Demand diperkirakan akan muncul di antara kedua zona sehingga mampu mendorong kembali harga untuk rebound.
Jika kondisi yang disyaratkan terpenuhi, Anda bisa mulai incar buy di salah satu zona support tersebut.

Per jam 10.40 WIB, harga berada di 5109.10 dengan high 5128.25, dan low 5073.01. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 13 Maret 2026, maka strategi tersebut sudah tepat, langsung sentuh zona sell dan juga langsung turun hingga zona TP 2 karena saat artikel ditulis, harga kembali ke level 5109. Meski demikian, penurunan diperkirakan masih dominan sehingga strategi sell dipertahankan.
Secara umum, selama tidak ada kenaikan di atas 5155-5165, sell tetap disarankan. Dalam waktu dekat tunggu pantulan sedikitnya ke zona 5115-5120 untuk kembali mengincar sell. Bahkan jika tekanan berlanjut, maka penembusan di bawah 5100 bisa juga dipertimbangkan untuk follow sell dengan potensi terdekat support 5085, dan terjauh 5050-5054, area low tadi malam.
Yang perlu diperhatikan malam nanti data PCE. Jika setelah data PCE tekanan berlanjut, maka peluang buy kemungkinan bisa dipertimbangkan di zona biru kisaran 4960-4976. Ini dengan pertimbangan bahwa tekanan sudah cukup besar, dan support diperkirakan efektif sebagai zona demand sehingga ada peluang untuk rebound lebih dulu.
Meski demikian, tidak disarankan menahan posisi apapun ke akhir pekan karena risiko geopolitik yang ada di akhir pekan dikhawatirkan memicu open gap di hari Senin.
Pasar juga diperkirakan baru akan pulih setelah mendapat kepastian dari FOMC sehingga kemungkinan dampak kekhawatiran harga minyak masih dominan sampai ke akhir pekan!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:Â
Opsi SELL on RallyÂ
Entry: 5125.00 – 5127.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward :Â 51113 ($12 - $14)Â
(Alternatif Follow SELL jika tembus 5100, target terdekat 5090, terjauh 5080, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 5133.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 5135.00)
Risk Reward: 1: 2Â
Opsi BUY on Dip
Entry : 4960.00 – 4962.00Â
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4974.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4954.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4953)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest :  SELL on Rally Area : 1.15400 – 1.15600 Target : 1) 1.14800 2) 1.14200 SL : 1.16200 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.15000 - Switch to BUY jika tembus 1.17000 |


| Suggest :  SELL on Rally Area : 1.33700– 1.33900 Target : 1) 1.33100 2) 1.32500 SL : 1.34500 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.33200 - Switch to BUY jika tembus 1.35000 |


| Suggest :  SELL on Rally Area : 159.800 – 160.000 Target : 1) 159.200  2) 158.600 SL : 160.600 Alternatif : - Pertahankan/Follow SELL jika tembus 158.900 - Switch to BUY jika tembus 160.800 - Waspada zona 160-161 rawan intervensi! |


| Suggest : BUY on Dip Area : 92.50 – 92.70 Target : 1) 93.70 2) 94.70 SL : 91.50 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 98.00 Switch to SELL jika tembus 90.00 Waspada situasi geopolitik akhir pekan! |



| Suggest : SELL on Rally Area : 5125.00 – 5127.00 Target : 1) 5119.00 2) 5113.00 SL : 5133.00 (ideal 3-5 points di atas 5135) Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 5085 Switch to BUY jika tembus 5164 Opsi buy : 4996-5016, 4960-4976 (biru), 4845-4860 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures




