US Treasury Yield 10 tahun rebound di malam hari, sedangkan dolar justru ditutup melemah. Hal ini memastikan tidak ada perubahan sentimen yang signifikan dari fundamental yang mendasari sehingga penurunan emas lebih cenderung dianggap sebagai profit taking normal.
Penyebab penurunan yang tiba-tiba membuat pasar bertanya-tanya apa yang terjadi sebenarnya setelah drama shutdown berakhir. Dolar sempat menguat, tapi kemudian turun. Ekspektasi penurunan suku bunga FED bulan Desember turun dari 66% di awal pekan menjadi 50%. Meski demikian, sampai saat ini pasar masih menerka-nerka tentang pemangkasan suku bunga Desember dan juga memperhitungkan efek akhir tahun pada emas.
Obligasi AS Tertekan
Hal yang menarik dari penurunan tadi malam adalah bahwa pasar valas tetap tenang, sedangkan obligasi pemerintah AS justru mengalami aksi jual besar-besaran. Hal ini memicu pertanyaan tentang status safe haven yang biasanya mengincar obligasi AS sebagai tempat pelarian di saat ketidakpastian.
Dengan obligasi pemerintah tertekan turun, maka imbal hasil obligasi (US Treasury yield) justru rebound. Ini berarti juga bahwa safe haven cukup berimbang, dengan opsi emas sebagai aset safe haven alternatif yang bisa dipertimbangkan jelang akhir tahun.

Fed Speakers Tetap Beda Pandangan
Pada dasarnya tidak ada perubahan yang berarti dalam pernyataan-pernyataan para pejabat Fed terbaru. Mereka rata-rata tetap menunjukkan sisi perpecahan pandangan, antara mengedepankan risiko inflasi dan risiko tenaga kerja.
Musalem dari Fed St Louis menyebut di luar pusat data, investasi bisnis masih lesu. Mereka melihat lingkungan yang tidak pasti sehingga penting untuk memiliki data resmi yang mudah diakses dan berintegritas.
Musalem menegaskan Fed tidak bergerak tanpa arah yang jelas karena punya gambaran yang jelas tentang kondisi ekonomi saat ini. Musalem berharap dampak tarif mereda di paruh kedua tahun depan sehingga inflasi diperkirakan mulai meningkat di paruh kedua tahun depan, kecuali Fed melakukan kebijakan moneter yang tepat.
Musalem mengatakan bahwa 2 kali pemangkasan di September dan Oktober adalah untuk melindungi pasar tenaga kerja. Ruang untuk pelonggaran kebijakan terbatas tanpa menjadi terlalu akomodatif. Musalem menekankan Fed perlu terus berupaya melawan inflasi. Hal ini sejalan dengan Kashkari yang masih melihat inflasi terlalu tinggi, di kisaran 3%.
Sedangkan Daly masih konsisten dengan pandangannya yang dovish. Daly melihat pasar tenaga kerja melambat cukup signifikan, sedangkan inflasi sedang turun tapi diakui masih “bandel” melekat di 3%. Di sisi lain, Daly mengakui ada keuntungan dari penundaan keputusan suku bunga sehingga Fed memiliki informasi sebanyak mungkin. Dia tetap dukung pemangkasan, meskipun dari kalimatnya cenderung ada keraguan karena kurangnya data ekonomi sejak shutdown berjalan.
Pasar akan terus menunggu perkembangan terbaru dari BLS untuk jadwal rilis data NFP dan CPI yang sempat tertunda.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup spinning tops yang secara teori berarti peluang naik maupun turun berimbang, dan tren berikutnya akan bergantung pada penutupan candle hari ini. Jika candle berhasil ditutup doji (hammer/inverted hammer, atau bullish reversal), maka tren naik berpotensi lanjut di hari Senin. Sebaliknya, jika candle ditutup bearish, maka koreksi turun berpeluang lanjut di hari Senin.
Di sisi lain, area 4186 dan 4161 menjadi support psikologis baru. Swing low pagi ini tertahan di 4171, dan kemudian naik kembali di atas 4200-an setelah sempat bergerak di antara 4190 – 4177 di sesi Asia pagi ini. Support area 4145 (low tadi malam) dan 4129 merupakan area terdekat. Sedangkan resistance butuh tembus 4244 (high tadi malam) untuk buka peluang kenaikan lanjutan ke resistance berikutnya 4272.

Di H4, pada dasarnya pola pergerakan masih sesuai dengan ekspektasi kami kemarin, yaitu setelah kenaikan wave 3 kemungkinan akan terjadi koreksi yang diharapkan tertahan di zona biru 4140-4190. Dan hal tersebut terjadi. Penurunan di malam hari tertahan di 4145, dan kemudian diikuti rebound saat penutupan di 4280, dan lanjut pagi ini kembali naik ke 4210. Skema pergerakan tidak banyak perubahan, hanya saja koreksi wave 4 bisa terjadi dalam 2 skenario.
Skenario #1, menganggap koreksi wave 4 hanya terjadi dalam 1 gerakan swing low ke kisaran zona biru tadi malam. Jika ini yang terjadi, maka seharusnya hari ini dominan naik, dengan kenaikan bertahap untuk wave 5 selanjutnya diproyeksikan tembus 4244 (high tadi malam) dengan target terdekat 4272 dan terjauh 4315 (zona merah 4272-4313). Dan jika sentiment bullish kembali menguat, maka kenaikan bisa saja lebih tinggi.
Skenario #2, menganggap koreksi wave 4 terjadi dalam 3 pergerakan turun dalam koreksi ABC (ini skenario yang diharapkan tadi pagi sehingga memutuskan sell lebih dulu). Dalam skenario ini berarti kenaikan sampai 4211 di sesi Asia per jam 10.50 WIB merupakan bagian dari koreksi wave 4 dengan swing high B sehingga peluang turun untuk koreksi terakhir wave C masih bisa terjadi.
Jika kenaikan tidak/belum melanjutkan kenaikan di atas 4211, maka skema sell (skenario #2) masih bisa dilakukan, dan wave C minimal sedikit lebih tinggi (asumsi 4155-4170) dari wave A (4145), bisa juga sama dengan wave A di 4145, atau sedikit lebih rendah (asumsi 4098-4125, zona coklat) dari wave A.
Opsi yang paling utama dan logis berdasarkan tren utama adalah tetap mengincar buy meskipun nantinya terjadi koreksi wave 4 seperti yang diharapkan.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4204.00, dengan high 4211.17, dan low 4171.66. Skema pergerakan sejauh ini masih dibayangi oleh 2 skenario yang sempat kami share pagi ini, yaitu koreksi wave 4 selesai sejak tadi malam (skenario #1) atau koreksi wave 4 belum selesai karena mengikuti pola koreksi ABC (skenario #2).
Strategi pagi hari ini (awal pembukaan sesi Asia) adalah sempat mengincar SELL di zona 4190-4192, dengan target 4177 dan memang beberapa jam sempat terjadi pergerakan sesuai ekspektasi turun sampai 4173 (cek candle jam 0200 MT4 atau sekitar jam 8.00 WIB!), sehingga secara strategi sudah tepat dan sempat berhasil. Namun, dipercobaan kedua, harga justru berbalik dan naik di atas 4200 sehingga strategi pagi tadi harus diubah/update sesuai kondisi yang terjadi.
Meski demikian, skenario #1 dan #2 masih menjadi skema dasar kami. Sejauh ini kenaikan terhenti di 4211. Jika dalam 2-4 jam kedepan high tetap bertahan di 4211 (tidak/belum tembus), maka skenario #2 kemungkinan masih bisa berjalan. Ini berarti swing high ke 4211 merupakan wave B, bagian dari koreksi wave 4 yang dianggap belum tuntas. Trader bisa tetap sell jangka pendek, dengan peluang dipersempit antara 4190 sampai maksimum 4160-4170 (asumsi wave C lebih tinggi dari wave A). (bagan di bawah grafik bisa menjadi pertimbangan pola koreksi ABC yang dimaksud).
Sebaliknya, jika dalam 2-4 jam ke depan penurunan tidak berlanjut di bawah 4190 dan kenaikan justru tembus 4211, maka skenario #1 yang berjalan karena koreksi wave 4 dianggap berjalan 1 kali swing low yang terjadi tadi malam sampai 4145, sehingga saat ini berada dalam fase wave 5 yang diperkirakan naik bertahap. Jika ini yang terjadi, maka trader tidak dianjurkan sell, melainkan tetap mengincar buy, baik di zona support 4185-4195, atau saat tembus 4211.
Kenaikan emas masih didukung fundamental yang cukup kuat meskipun ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan Desember cenderung berkurang ke 50%, sehingga peluang buy tetap dominan. Tapi bullish kemungkinan akan mengalami beberapa kali hambatan di zona-zona resistance tertentu, terutama ancaman profit taking yang bisa membayangi di akhir pekan.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support terdekat (updated jam 11.00 WIB)
Entry: 4192.00 – 4194.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4206.00 ($12 - $14)
(Alternatif Follow buy jika tembus 4211, target terdekat 4220, terjauh 4240,
Sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4186.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4184.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 4100.00 – 4102.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4114.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4094.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4090)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
US Treasury Yield tenor 10 tahun kembali turun sehingga dolar pun kembali melemah meski sempat naik. Pagi ini Yield AS sempat dibuka gap up meski pada akhirnya cenderung melemah bersama dolar. Emas diuntungkan dari situasi tersebut dan kenaikan masih berlanjut saat artikel ditulis.
Dolar sempat menguat di awal sesi NY, tapi kemudian melemah bertahap hingga penutupan. Pasar cukup antusias dengan kemungkinan reopening pemerintah AS setelah shutdown 43 hari terakhir. Kesempatan itu muncul sejak akhir pekan, dan sejak itu market menunggu hasil voting DPR AS yang baru dilakukan sore hari waktu Washington (Kamis pagi hari ini).
RUU Resmi Ditandatangani Trump
DPR AS berhasil mencapai suara yang dibutuhkan untuk mengesahkan RUU Pendanaan Sementara untuk mendanai pemerintah sampai akhir Januari 2026. Hal ini menjadi kabar positif bagi pasar, termasuk juga emas yang sempat sideways dalam 1 minggu terakhir. Senat butuh waktu sampai 43 hari untuk mendapatkan kesepakatan tersebut dan diakhiri dengan penandatanganan RUU menjadi UU oleh Presiden Trump.
Dengan demikian pegawai Federal akan kembali bekerja dalam beberapa hari ke depan. Semua penerbangan yang sempat ditunda kemungkinan juga akan kembali aktif, dan Senat setidaknya berhasil “menyelamatkan” libur Thanksgiving dan Natal semua warga AS.
Tapi Senat dari Demokrat mengatakan bahwa perjuangan mereka untuk memperpanjang subsidi kesehatan belum berakhir. Demokrat akan tetap menagih hal itu setelah pemerintah resmi dibuka kembali, sesuai janji dari para petinggi Republik.

Investor Antusias Tunggu Data Ekonomi
Ini mungkin satu hal yang ditunggu-tunggu investor global, yaitu data ekonomi AS resmi yang bisa mengungkap kondisi ekonomi AS sesungguhnya sekaligus menjadi panduan ke depan terhadap kebijakan Federal Reserve.
Seperti diketahui, Fed memangkas suku bunga 25 bps di bulan Oktober, kedua kalinya setelah pemangkasan September 2025, tapi pidato Powell terakhir mengindikasikan ketidakpastian atau keengganan Fed untuk lanjutkan pemangkasan suku bunga karena minimnya data ekonomi. Terjadi perpecahan di antara para pejabat Fed, di mana beberapa lebih mengkhawatirkan kondisi inflasi akibat tarif dan tidak melihat risiko di pasar tenaga kerja karena data ADP (swasta) menunjukkan angka pemulihan yang meyakinkan di bulan lalu.
Sedangkan beberapa pejabat Fed lainnya melihat risiko inflasi cenderung stabil dan cenderung melihat pasar tenaga kerja yang berisiko melemah lebih lanjut karena melemahnya permintaan tenaga kerja dan sikap hati-hati para pemberi kerja dalam melakukan perekrutan.
Dengan shutdown resmi berakhir di hari ke-43, maka pasar bisa kembali mencermati data-data penting yang akan dirilis meskipun ada penundaan. Ini seperti yang disampaikan Austan Goolsbee dari Fed yang mengatakan bahwa jika sampai FOMC Desember tidak ada data CPI, maka dirinya akan melewatkan pemangkasan Desember.
Gedung Putih mengatakan BLS akan merilis laporan NFP dan CPI September setelah pemerintah resmi dibuka. Sebelumnya mereka menyebut bahwa tidak akan ada data CPI Oktober karena shutdown yang masih berlanjut. Kalimat tersebut sepertinya dilontarkan karena sempat ada keraguan bahwa Demokrat di DPR akan menyetujui pembukaan kembali pemerintah. Dengan konfirmasi reopening pemerintah AS, maka investor akan kembali menunggu laporan terdekat.
Rumor menyebut NFP paling cepat dirilis Jumat. Tapi hal ini masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut dari BLS, demikian juga data CPI selanjutnya. Namun, satu hal yang pasti, ekspektasi penurunan suku bunga Fed masih tetap terbuka karena pasar setidaknya bisa melihat dari laporan resmi pemerintah daripada mengandalkan data swasta yang kadang berbeda dari hasil resmi pemerintah.
Fokus Minggu ini
Kita masih tetap harus menunggu kepastian rilis data ekonomi besar dari BLS dan beberapa Biro pemerintah lainnya jika shutdown benar-benar berakhir minggu ini.
Di periode shutdown 2018-2019 yang lalu, BLS baru merilis NFP 1 minggu setelah beroperasi kembali, lalu Biro Sensus tunda data kunci sekitar 2-3 minggu, dan BEA akan menggabungkan beberapa data GDP dan PCE dalam 1 minggu setelah pembukaan. Untuk pastinya, tunggu perkembangan terbaru dan laporan dari biro-biro survey pemerintah!
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish setelah sempat turun, tapi penurunan tertahan di 4198, sedikit diatas low sehari sebelumnya. Sedangkan kenaikan berlanjut hingga tembus 4186 yang merupakan resistance psikologis yang ditandai sebelumnya. Meski demikian tantangan ke depan masih cukup berliku. Emas saat ini sedang berada di zona resistance lainnya yang merupakan zona kuat, kisaran 4161-4219. Pagi ini harga berada di 4202 dan tertinggi sejak tadi malam tertahan di 4211. Artinya hanya menyisakan 1 tantangan di 4219 untuk membuatnya nyaman lanjutkan kenaikan.
Di sisi lain, area 4186 dan 4161 tentunya akan menjadi support psikologis baru. Swing low pagi ini tertahan di 4179, dan kemudian naik kembali di atas 4200-an setelah DPR AS mencapai kesepakatan untuk mengakhiri shutdown di hari ke-43, rekor terlama sejak shutdown 2018 (35 hari). Selama support psikologis tidak ditembus, maka peluang bullish tetap dominan, dengan proyeksi berikutnya 4272, 4330 dan 4381. Sedangkan risiko penurunan terjadi jika tekanan turun tembus 4161, dan proyeksi support 4129-4135 sebagai zona potensial penurunan, termasuk low 2 hari terakhir di 4097 dan 4098.

Di H4, kenaikan sempat terhenti di 4211 tadi malam, dan swing low pagi tadi di sesi Asia sempat sentuh 4179 sebelum akhirnya DPR AS dikabarkan mencapai kesepakatan untuk mengakhiri shutdown pemerintah dengan voting yang meyakinkan. Harga saat ini beranjak naik dan menunjukkan penurunan ke zona biru 4140-4190 hanya berlangsung singkat, tapi setidaknya mengindikasikan bahwa zona tersebut cukup efektif sebagai support dan demand langsung mendorong harga kembali naik.
Dengan demikian wave 3 diperkirakan extend dengan perkiraan area 4231 (FE 61.8%) atau zona merah kisaran 4272-4313 sebagai potensi target kenaikan. Ini artinya, skema buy masih dominan dan penembusan di atas 4211 membuat proyeksi kenaikan semakin terbuka.
Meski demikian trader juga harus mulai waspada jika harga mulai mendekati atau bahkan sentuh zona merah. Wave 3 bisa saja terhenti sejenak, lalu diikuti dengan koreksi wave 4. Jika ini yang terjadi, maka buyer sebaiknya menahan diri lebih dulu dan biarkan harga terkoreksi turun.
Jika memungkinkan, maka seller bisa memanfaatkan koreksi turun tersebut meskipun terbatas, dan zona biru 4140-4190 atau 4200-4215 nantinya akan menjadi support koreksi terdekat. Sell tidak disarankan untuk menahan terlalu lama karena tren utama saat ini kembali dalam kenaikan atau uptren. Segera exit, terutama jika kenaikan berlanjut tembus zona merah.
Opsi yang paling utama dan logis berdasarkan tren utama adalah tetap mengincar buy meskipun nantinya terjadi koreksi wave 4 seperti yang diharapkan.
Sedangkan opsi sell yang disarankan hanya jika terjadi penurunan di bawah 4140. Ini berarti koreksi tajam harus dipicu oleh kekecewaan market terhadap hasil voting DPR atau hal lain yang bisa menekan emas lebih kuat. Sementara koreksi yang kami maksud dimungkinkan sebagai koreksi terbatas karena RSI yang diperkirakan mulai memasuki fase overbought jika harga sentuh atau dekati zona merah.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4211.00, dengan high 4212.60, dan low 4179.84. Koreksi pagi ini di sesi Asia cenderung terbatas dan tertahan sementara waktu di 4179 karena hasil voting DPR AS membuat market merespon positif dan emas lanjutkan kenaikan. Meski demikian penurunan juga sempat sentuh 4179, area yang juga termasuk dalam zona hijau 4140-4180 yang dianggap area support ideal untuk koreksi turun terbatas sebelum lanjutkan kenaikannya.
Ada 2 skenario yang mungkin terjadi ke depan. Skenario #1, memungkinkan extension ke atas dari wave e yang merupakan bagian dari wave 3. Ini berarti ada peluang kenaikan berlanjut ke FE 61.8% 4232 atau bahkan zona abu-abu 4245-4272 atau bahkan zona biru 4177-4293. Berarti juga strategi “follow buy” saat tembus 4211 bisa dilakukan dan punya alasan kuat untuk hal itu terjadi. Target terdekat bisa memanfaatkan di kisaran 4220-4230 karena dikhawatirkan terhambat sewaktu-waktu. Atau maksimalkan area sampai zona abu-abu maupun biru.
Skenario #1 nantinya diikuti oleh koreksi wave 4 yang diperkirakan akan kembali menguji area-area yang sebelumnya sebagai resistance, menjadi support kedepannya jika kenaikan sesuai skenario #1. Koreksi ini hanya diharapkan terbatas sehingga opsi sell kalaupun dilakukan hanya memiliki ruang terbatas. Buy tetap disarankan saat terjadi koreksi yang dimaksud.
Skenario #2 mengindikasikan bahwa kenaikan sudah selesai, sehingga koreksi turun terjauh bisa sentuh zona orange 4124-4140 atau zona merah 4098-4111. SELL bisa dilakukan jika harga turun di bawah 4140, dengan target terdekat zona merah atau paling jauh support trendline.
Meski demikian, kedua skenario juga tetap menunjukkan indikasi kenaikan emas yang masih cukup kuat sehingga peluang buy tetap dominan, hanya saja perbedaan area koreksi akan membuat perbedaan yang signifikan untuk target kenaikan berikutnya.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip (updated jam 11.00 WIB)
Entry: 4195.00 – 4197.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4209.00 ($12 - $14)
(Alternatif Follow buy jika tembus 4211, target terdekat 4220, terjauh 4240,
Sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4189.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4188.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 4140.00 – 4142.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4128.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4148.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 4146)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Sebagian market AS libur sehingga kita tidak melihat pergerakan apapun di pasar obligasi dan imbal hasil Treasury baru dibuka pagi ini dengan gap down sehingga dolar pun sampai tadi malam cenderung melemah. Hal ini memberi dukungan yang mudah untuk emas yang bertahan dalam jalur kenaikan.
Laporan ADP mingguan terbaru menunjukkan penurunan yang mengkhawatirkan dalam jumlah tenaga kerja di akhir Oktober sehingga hal tersebut menambah kekhawatiran yang terjadi dari laporan sebelumnya, termasuk Challenger job cuts sehari sebelumnya. Dampaknya membuat dolar tertekan meskipun pada akhirnya tekanan tersebut berkurang di akhir sesi.
Laporan ADP Mingguan
Laporan awalnya menunjukkan penambahan 14.250 pekerjaan. Tapi kemudian melompat ke dua minggu berikutnya karena data sempat tidak dirilis minggu lalu. Dan kemudian terlihat penurunan rata-rata 11.250 pekerjaan per minggu dalam 4 minggu terakhir.
Hal tersebut seharusnya mengindikasikan hasil yang buruk, meskipun ADP sendiri yang dirilis awal bulan melaporkan kenaikan atau penambahan 42.000 pekerjaan di bulan Oktober. Ini berarti terlihat bahwa pasar tenaga kerja kesulitan untuk menciptakan pekerjaan secara konsisten di paruh kedua bulan Oktober.
Apakah ini menjadi tren pengamatan baru karena data NFP yang hilang selama masa shutdown berjalan di bulan Oktober? Belum ada kabar terkait hal tersebut, namun survey swasta di awal bulan sempat mengatakan bahwa ADP akan merilis laporan mingguan, meskipun terlihat lebih cenderung data hanya dirilis 3 kali dalam sebulan, tidak per minggu seperti yang disebutkan.
Sedangkan pasar masih tetap akan menunggu data NFP normal kembali setelah kepastian shutdown berakhir.

Proyeksi Goldman Sachs untuk pasar tenaga kerja AS
Terbaru, Goldman Sachs memperkirakan penurunan sebesar 50K dalam jumlah tenaga kerja non-pertanian di AS untuk bulan Oktober. Mereka mengutip alasan melemahnya permintaan tenaga kerja, meningkatnya PHK, dan juga berakhirnya program penundaan pengunduran diri. Hal ini berpotensi menandai penurunan jumlah tenaga kerja bulanan pertama sejak 2020.
Goldman mencatat penurunan tersebut mencerminkan kelemahan sektor swasta dan penyesuaian teknis seiring dengan pendaftaran akhir pengunduran diri pemerintah yang ditunda. Penurunan terbesar terakhir dalam nfp terjadi di 2020 selama pandemi.
Data resmi tenaga kerja September dan Oktober masih ditunda karena shutdown yang terjadi baru-baru ini sehingga pasar hanya mengandalkan perkiraan swasta dan indikator frekuensi tinggi untuk menilai laju pendinginan pasar tenaga kerja yang sebenarnya.
Jika ini benar adanya, maka peluang pemangkasan suku bunga FED di bulan Desember masih tetap terbuka, dan itu akan mendukung emas naik di akhir tahun.
Fokus Minggu ini
Kita masih tetap harus menunggu kepastian rilis data ekonomi besar dari BLS dan beberapa Biro pemerintah lainnya jika shutdown benar-benar berakhir minggu ini.
Di periode shutdown 2018-2019 yang lalu, BLS baru merilis NFP 1 minggu setelah beroperasi kembali, lalu Biro Sensus tunda data kunci sekitar 2-3 minggu, dan BEA akan menggabungkan beberapa data GDP dan PCE dalam 1 minggu setelah pembukaan. Untuk pastinya, tunggu perkembangan terbaru dan laporan dari biro-biro survey pemerintah!
Investor akan terus memantau voting DPR AS tentang akhir dari shutdown di hari Rabu sore waktu setempat (Kamis pagi waktu Indonesia!)
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish, tapi real body yang kecil disertai dengan tail atas lebih panjang dari tail bawah, maka pola candle tersebut cenderung ke arah shooting star, yang berarti peringatan bagi bullish karena kemungkinan kenaikan tertahan untuk beberapa waktu ke depan dan koreksi turun berpeluang terjadi.
Hal ini juga dikaitkan kenaikan dari pola double bottom sebelumnya yang berhasil tembus neckline 4045 dan cukup dekat dengan resistance 4164 dan beberapa poin jelang resistance psikologis 4186. Ancaman koreksi turun melirik low tadi malam 4097, atau terjauh area 4044/4045 yang merupakan neckline resistance yang berubah peran menjadi support psikologis.

Di H4, kenaikan terhenti di 4148, lalu swing low sampai 4097 dan pagi ini naik sampai 4145. Sedangkan zona 4155-4161 ataupun resistance psikologis 4186 sampai saat ini belum berhasil disentuh, ataupun ditembus. Sejauh ini skema koreksi masih sesuai ekspektasi, meskipun penurunan tadi malam hanya sebatas “permukaan” sentuh 4097 yang merupakan level tertinggi dari zona biru 4058-4097. Tapi setidaknya terbukti masih efektif sehingga berhasil mendorong harga kembali ke 4145 sampai pagi ini.
Skenario belum berubah signifikan. Kami masih melihat ada peluang koreksi turun yang bisa terjadi, minimal 4097 disentuh kembali, atau bahkan lebih rendah sampai 4058, atau zona merah 4053-4071 yang juga berhimpitan dengan FR 38.2% H4 di 4065. Atau bisa juga melirik zona coklat kisaran 4009-4044 yang juga merupakan “golden zone”, yaitu area di antara FR 50% 4039 dan FR 61.8% 4013.
Jika penurunan terhenti di antara zona biru ataupun merah, maka trader bisa pertimbangkan buy di zona ini. Ingat bahwa kita memiliki support psikologis 4045 yang ternyata dihimpit antara zona biru dan zona coklat. Jika mengikuti tren utama, maka penurunan di bawah 4045 pun belum tentu akan lanjut turun sehingga strategi sell sepertinya tidak cukup alasan untuk dilakukan.
Opsi yang paling utama dan logis berdasarkan tren utama adalah tetap mengincar buy meskipun penurunan ternyata lebih rendah dari zona biru. Asumsi kami demand lebih kuat akan muncul di area coklat yang juga berhimpitan dengan “Golden Zone” dari FR 50%-61.8%, yang juga terdapat MA 200 saat ini di 4027. Artinya opsi sell hanya bisa dipertimbangkan dan diperkirakan lebih kuat jika penurunan tembus di bawah FR 61.8% (saat tembus 4013).Dengan demikian, idealnya disarankan sell atau switch strategi menjadi sell hanya jika terjadi penembusan FR 61,8% 4013 dengan proyeksi turun lebih lanjut ke 3976 atau paling jauh 3929.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4119.00, dengan high 4145.37, dan low 4116.81. Kenaikan malam hari tertahan di 4148, turun sampai 4097 dan berbalik naik sampai ditutup di 4125. Tapi pagi ini sempat lanjutkan kenaikan sampai 4145 dan untuk sementara bertahan sebagai level tertinggi.
Ada 2 skenario yang terdeteksi. Pertama, ekspektasi kenaikan berlanjut sampai 4164 atau 4186, lalu diikuti dengan skenario koreksi turun. Kedua, ekspektasi kenaikan tertahan oleh potensi double top, lalu tembus neckline 4097, dan target utama dari pola ini berada di kisaran 4048-4050. Dan sepertinya saat ini (saat artikel ditulis) skenario kedua cenderung yang dominan sehingga penurunan diharapkan minimal menguji 4097 atau tembus 4097.
Ini berarti area buy sebaiknya dilakukan antara zona orange 4071-4086 atau zona merah 4056-4066, atau golden zona area hijau 4009-4036. Namun opsi lain yang juga bisa dipertimbangkan adalah zona support trendline yang bertepatan dengan FR 50% 4039 sehingga area merah adalah area yang cukup efektif dan diperkirakan demand yang kuat untuk dipertimbangkan sebagai zona buy. Ini berarti selain area 4080-4082 seperti yang disarankan tadi pagi, trader bisa pertimbangkan tunggu area buy di 4080 atau di 4056-4066 (zona merah) untuk buy (pilih salah satu!)
Sebaliknya, koreksi turun berlanjut jika support trendline 4039 ditembus sehingga trader bisa pertimbangkan switch strategi menjadi sell untuk jangka pendek jika tembus 4039, dengan target terbatas kisaran 4009-4036 (zona hijau) atau maksimum zona ungu 3984-3999. Dan segera keluar dari posisi sell karena tren utama masih dalam kenaikan.
Opsi lain, jika skenario koreksi tidak terwujud, maka kenaikan di atas 4155-4161 berpeluang lanjut ke 4186. Buyer bisa pertahankan buy. Dan jika 4186 juga ditembus, maka trader bisa lanjut pertahankan buy.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip (updated jam 11.00 WIB)
Entry: 4068.00 – 4070.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4082.00 ($12 - $14)
(Alternatif Follow buy jika tembus 4155, target terdekat 4164, terjauh 4175,
Sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4062.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4065.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 4037.00 – 4039.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4025.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4045.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 4045)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil Treasury AS 10-tahun ditutup turun, sedangkan dolar AS relatif tertahan. Tapi hal ini tidak menghentikan kenaikan emas yang berhasil naik 2 hari berturut-turut sejak Jumat malam.
Media AS melaporkan bahwa Senator Thune dari Republik menyetujui kesepakatan untuk pemungutan suara tentang shutdown bisa lolos. Nantinya pemungutan suara akan diserahkan ke DPR AS untuk voting yang diagendakan hari Rabu.
Agenda voting yang panjang
Sebelum shutdown benar-benar berakhir, ada sekitar 8 pemungutan suara yang harus dihadapi ke depan dan proses ini kemungkinan diawali dari proses di Senat yang diagendakan dilakukan hari Rabu jam 5.30 sore waktu setempat, atau 2230 GMT (sekitar Rabu 05.30 WIB).
Para pengamat menilai DPR kemungkinan hanya sekedar formalitas dan kemungkinan besar disetujui. Lalu setelah itu akan dikembalikan ke Senat untuk voting terakhir, dan berakhir dengan penyerahan RUU pada pemerintah (President Trump) untuk ditandatangani sebagai UU. Ini berarti paling cepat kita baru akan tahu shutdown berakhir di hari Rabu.
RUU sendiri dikabarkan merupakan RUU pendanaan sementara untuk membuka pemerintah federal secara parsial, dan sampai Januari 2026. Hal ini tentunya tetap mengundang tanya apakah di Januari 2026 saat anggaran sementara tersebut berakhir akan kembali terjadi shutdown.
Beberapa Analis juga berpikir tentang kondisi dari RUU yang diajukan yang tidak memasukkan pembahasan Affordable Care Act (ACA) atau subsidi perawatan kesehatan terjangkau yang diinginkan Demokrat. Hal ini dikhawatirkan masih berpotensi membuat RUU tersebut kembali dijegal. Namun, 8 orang Senator Demokrat yang mendukung RUU pendanaan sementara memandang bahwa mereka akan kembali menagih pada Republik setelah pemerintah kembali dibuka. Hmm, sepertinya drama politik pun masih bisa kembali terjadi beberapa bulan ke depan jika memang subsidi kesehatan terjangkau ini gagal mendapat perhatian Trump.

Daly Konsisten Dukung Cut Rate
Presiden Federal Reserve San Francisco, Mary Daly termasuk orang yang konsisten dalam memberi pandangan. Dia mengatakan kebijakan saat ini dalam posisi yang baik. Daly mencatat bahwa pemangkasan suku bunga baru-baru ini berhasil mendukung pasar tenaga kerja sambil pertahankan tekanan turun pada inflasi.
Daly melihat inflasi tetap terkendali dalam harga barang dan tidak ada tanda-tanda tekanan yang meningkat dalam layanan, perumahan, ataupun ekspektasi. Daly soroti kondisi pertumbuhan upah yang melambat sebagai bukti adanya guncangan permintaan negatif di pasar tenaga kerja. Oleh karena itu Daly memperingatkan Fed untuk tidak mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu lama. Komentar ini cenderung dovish, dan Daly konsisten menyoroti pasar tenaga kerja daripada inflasi.
Fokus Minggu ini
Kembali mengingatkan, meskipun shutdown nantinya berakhir di minggu ini, data ekonomi seperti CPI, PPI dan retail sales tidak otomatis langsung dirilis.
Riwayat shutdown Desember 2018 – Januari 2019 saat itu menunjukkan sumber-sumber data pemerintah dari BLS, Biro Sensus dan Biro Analisis Ekonomi (BEA) akan kembali beroperasi normal jika pemerintah kembali dibuka. Tapi biasanya data-data ekonomi akan tetap mengalami penundaan karena biro-biru tersebut juga mengejar ketertinggalan data yang sempat terlewat selama shutdown.
Di periode shutdown 2018-2019 yang lalu, BLS baru merilis NFP 1 minggu setelah beroperasi kembali, lalu Biro Sensus tunda data kunci sekitar 2-3 minggu, dan BEA akan menggabungkan beberapa data GDP dan PCE dalam 1 minggu setelah pembukaan. Untuk pastinya, tunggu perkembangan terbaru dan laporan dari biro-biro survey pemerintah!
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish, dan mengkonfirmasi pola double bottom saat berhasil tembus neckline 4045 kemarin. Ini berarti area 4045 bergeser menjadi support. Target potensial dari pola double bottom berada di 4178, cukup dekat dengan resistance psikologis 4186. Jika kedua resistance berhasil ditembus, maka peluang bullish berlanjut dan membuka kembali jalur kenaikan yang sempat terhambat.
Sedangkan rejection dari resistance 4178 dan 4186 akan berdampak koreksi kembali melirik zona 4100 dan 4045. Area 4045 akan menjadi penentu apakah koreksi berikutnya benar-benar koreksi terbatas, atau justru dilanjutkan dengan tekanan di bawah 4000 kembali. Selama tidak terjadi penurunan di bawah 4045 ke depan, maka jalur kenaikan berikutnya tetap kuat.

Di H4, ada 2 resistance yang akhirnya berhasil ditembus secara berturut-turut dan membuat kenaikan berlanjut sampai saat ini. Area pertama adalah 4038-4045 yang saat itu bertindak sebagai resistance neckline dari pola double bottom daily, dan kedua adalah zona biru kisaran 4058-4097 yang merupakan salah satu resistance kuat. Dengan penembusan keduanya, maka kedua area tersebut akan menjadi zona support sekaligus area yang diharapkan menjadi demand kuat sehingga menahan penurunan yang berkelanjutan jika terjadi koreksi.
Skenario awal mengharapkan terjadinya koreksi dari 4120 ke 4080 atau maksimal 4045. Tapi ternyata harga justru lanjutkan kenaikan dan saat ini berada di 4146. Zona resistance terdekat berada di 4161-4164 dan 4186. Kedua zona tersebut diperkirakan akan sedikit menghambat kenaikan dalam waktu dekat sehingga trader perlu berhati-hati.
Jika tidak tembus, maka ekspektasi swing low terjadi dengan area 4115 potensi koreksi terdekat, atau zona biru 4058-4097 , atau sedikit dekat dengan zona merah 4053-4071. Secara teori, trader bisa saja memanfaatkan hal ini untuk sell jangka pendek, tapi dengan target terbatas (exit sebelum sentuh zona biru) dan stop loss ketat di atas resistance untuk antisipasi penembusan resistance karena hal ini akan mendorong bullish lebih kuat saat tembus 4186. Sebaliknya, jalur yang aman saat ini adalah tetap mengincar buy dengan menganggap setiap koreksi yang terjadi adalah sebagai peluang untuk buy di harga “lebih rendah” saat terjadi koreksi. Artinya dalam 4-8 jam ke depan, jika kenaikan gagal tembus 4164 ataupun 4186, sebaiknya tunggu area koreksi di kisaran 4115 ataupun maksimum zona biru untuk melakukan buy daripada melakukan sell. Hal ini juga untuk mencegah kalau ternyata koreksi turun tidak sejauh yang diperkirakan, sedangkan buy relatif aman karena kita dalam jalur kenaikan.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4145.10, dengan high 4147.97, dan low 4114.99. Kenaikan berlanjut setelah pola descending broadening wedge berhasil tembus resistance sejak Jumat, dilanjutkan dengan kenaikan yang meyakinkan di sesi perdagangan hari Senin. Dan di sesi Asia pagi ini harga sudah sedikit di atas zona abu-abu 4121-4138, dan cukup dekat dengan resistance 4155 yang diperkirakan target dari pola descending broadening wedge.
Meskipun target pola descending broadening wedge hanya sampai 4155, tapi bukan berarti kenaikan akan berakhir dan lalu berbalik jadi tren turun. Penurunan nantinya diperkirakan sebagai peluang koreksi untuk beberapa waktu sebelum lanjutkan rally secara sehat. Cek keterangan gambar di bawah grafik yang menunjukkan karakteristik dari pola descending broadening wedge setelah sentuh target!
Ekspektasi kami (jika kenaikan tertahan di 4155-4161 atau maksimal 4186), maka penurunan atau koreksi terdekat diharapkan tertahan di zona abu-abu 4121-4138, atau potensi paling jauh zona orange 4071-4086. Jika terpenuhi, maka buyer kemungkinan kembali entry di salah satu zona tersebut.
Sebaliknya, koreksi turun berlanjut lebih dalam jika harga tembus di bawah 4070 dengan target potensial kisaran 4045 (new support psikologis) atau zona hijau 4009-4036. Sell jangka pendek bisa dipertimbangkan jika turun di bawah 4070 dengan catatan segera exit sebelum atau saat mendekati zona hijau tersebut karena dikhawatirkan demand akan kembali muncul dan peluang kembali mendorong harga ke atas.
Opsi lain, jika skenario koreksi tidak terwujud, maka kenaikan di atas 4155-4161 berpeluang lanjut ke 4186. Buyer bisa pertahankan buy. Dan jika 4186 juga ditembus, maka trader bisa lanjut pertahankan buy.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip (updated jam 11.00 WIB)
Entry: 4080.00 – 4082.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4094.00 ($12 - $14)
(Alternatif Follow buy jika tembus 4155, target terdekat 4164, terjauh 4175,
Sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4074.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4074.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 4065.00 – 4067.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4053.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4073.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 4074)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil Treasury AS 10-tahun dan juga dolar AS ditutup turun di hari Jumat. Hal ini mempermudah emas untuk kembali di jalur penutupan positif. Emas sempat naik cepat sampai 4027 sebelum berakhir di 4001.
Laporan non farm payrolls untuk kedua kalinya secara berturut-turut batal dirilis di hari Jumat karena status government shutdown yang masih berlanjut. Emas terjebak dalam jalur sideways dalam 1 minggu terakhir, tapi hal tersebut mulai berubah karena ada secerca harapan terkait kemungkinan para pembuat kebijakan mencapai kesepakatan untuk bertemu di Washington dan mencari Solusi.
Secerca Harapan Berakhirnya Shutdown
Harapan untuk mengakhiri shutdown yang berjalan selama 40 hari cukup terbuka. Diawali dengan pertemuan para anggota parlemen di Washington di akhir pekan kemarin dengan mengusulkan beberapa proposal. Meski masih dibalut perdebatan dan retorika, setidaknya ada kemajuan terkait program bantuan pangan dan beberapa jadwal penerbangan yang dibatalkan.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent saat itu mengatakan bahwa dampak dari penutupan pemerintah semakin memburuk untuk ekonomi AS, dan bahkan Kevin Hassett, Kepala Penasihat Ekonomi Utama Gedung Putih sekaligus salah satu kandidat kuat menggantikan Powell di Federal Reserve, menyebut resesi mungkin terjadi. Hal ini dikarenakan pertumbuhan ekonomi bisa negatif selama 2 kuartal berturut-turut. Tentunya bukan suatu hal yang bagus, meskipun pada dasarnya hal itu akan membuka penurunan suku bunga yang lebih rendah.
Kabar terbaru mengatakan Senat AS berhasil mencapai kesepakatan dari voting pertama untuk kembali membuka pemerintah dengan raihan suara 60-40. Setelah semua suara di Senat selesai, secara formal ini sudah disetujui, tapi DPR nantinya perlu melakukan pemungutan suara. Dan jika sepakat, maka shutdown kemungkinan resmi berakhir dalam beberapa hari ke depan.

Survey Fed : Condong Cemas Dengan Pasar Tenaga Kerja
Laporan survey NY Fed menunjukkan inflasi yang diharapkan untuk 1 tahun turun dari 3.4% menjadi 3.2%. Inflasi 3 tahun tetap di 3.0% dan inflasi 5 tahun tetap di 5.0%. Outlook untuk pasar tenaga kerja rumah tangga sebagian besar negative dan persepsi situasi keuangan saat ini memburuk.
Presiden Fed New York, John Williams mengingatkan bahwa tekanan keuangan yang semakin meningkat pada rumah tangga berpenghasilan rendah dan menengah di AS bisa mengancam ketahanan ekonomi AS secara keseluruhan, meskipun rumah tangga yang lebih kaya justru menikmati keuntungan dari pasar saham yang booming. Williams menyebut pertemuan FOMC di bulan Desember akan menjadi “sebuah keseimbangan” dengan para pejabat akan pertimbangkan inflasi yang persisten, tinggi dan tidak menunjukkan tanda-tanda akan turun saat ini, melawan ekonomi yang tetap tangguh.
Dengan banyak warga AS mengalami kesulitan karena biaya perumahan dan hidup meningkat, tekanan tersebut justru berisiko mengganggu kepercayaan konsumen dan pengeluaran.
ETF Emas China Melonjak
Di luar kabar AS, laporan terbaru menunjukkan cadangan emas China dalam bentuk reksa dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) dan cadangan resmi China melonjak di 3 kuartal pertama tahun 2025. Hal ini menunjukkan permintaan investor yang terus berlanjut dan akumulasi oleh negara, meskipun di sisi lain konsumsi fisik emas melemah.
Data dari Asosiasi Emas China menunjukkan ETF emas domestik menambah 79 ton untuk Januari-September, meningkat 164% dibanding periode yang sama di tahun 2024, sehingga total kepemilikan mencapai 193,7 ton di akhir September. Produksi emas China juga naik secara moderat, naik 3.6% y/y menjadi 392.9 ton.
Kombinasi antara aliran modal institusi yang kuat, pembelian bank sentral dan pertumbuhan produksi yang moderat menunjukkan China tetap menjadi pendorong utama pergerakan pasar emas global, meskipun permintaan ritel cenderung lemah.
Fokus Minggu ini
Dalam kondisi normal, seharusnya kita akan berhadapan dengan data CPI, PPI dan retail sales AS minggu ini. Tapi mengingat shutdown yang berjalan, maka data-data tersebut ditangguhkan. Bahkan dengan kabar positif yang datang sejak akhir pekan dan pagi ini tentang kesepakatan Republik dan Demokrat untuk RUU pendanaan sementara berpeluang membuat shutdown berakhir dalam beberapa hari ke depan, data-data tersebut tidak otomatis langsung dirilis.
Riwayat shutdown Desember 2018 – Januari 2019 saat itu menunjukkan sumber-sumber data pemerintah dari BLS, Biro Sensus dan Biro Analisis Ekonomi (BEA) akan kembali beroperasi normal jika pemerintah kembali dibuka. Tapi biasanya data-data ekonomi akan tetap mengalami penundaan karena biro-biru tersebut juga mengejar ketertinggalan data yang sempat terlewat selama shutdown.
Kita akan memantau lebih lanjut ekonomi kalender yang direvisi dalam beberapa hari sehingga menampilkan tanggal publikasi resmi yang baru untuk semua laporan yang terlewat selama shutdown dan juga yang akan datang.
Di periode shutdown 2018-2019 yang lalu, BLS baru merilis NFP 1 minggu setelah beroperasi kembali, lalu Biro Sensus tunda data kunci sekitar 2-3 minggu, dan BEA akan menggabungkan beberapa data GDP dan PCE dalam 1 minggu setelah pembukaan.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish di hari Jumat meskipun kenaikan saat itu tertahan di 4027. Hal ini sekaligus membuka peluang untuk kenaikan dari pola double bottom di grafik daily dengan neckline di area 4045. Saat artikel ditulis, pagi ini harga tertinggi sentuh 4053 dan masih berusaha untuk mendorong naik. Konfirmasi dari penembusan neckline 4045 baru bisa terlihat setelah penutupan market sesi perdagangan hari ini.
Terlepas dari hal tersebut, proyeksi kenaikan dari target double bottom (jika konfirm) akan berada di di kisaran 4168-4173 dengan catatan ini akan bergantung apakah neckline 4045 resmi ditembus atau tidak. Resistance terdekat berada di 4065 dan 4097. Sedangkan support berada di 4000, 4974 dan 3964. Jika ditembus, maka area 3915-3929 berpeluang kembali muncul.

Di H4, kenaikan tampaknya berlanjut di sesi Asia. Saat artikel ditulis, emas berhasil sentuh 4053, beberapa poin di atas zona merah 398904019, sekaligus membuka jalur kenaikan lebih tinggi. Harga juga naik di atas MA 200 4003 dan resistance trendline 4028. Kita masih butuh validasi dari kenaikan tersebut apakah benar tembus zona merah dan resistance trendline.
Dalam 4-8 jam ke depan (2 candle H4) trader perlu memastikan apakah harga tetap di atas zona merah. Jika ya, maka bullish berlanjut meskipun itu diawali dengan tertahan lebih dulu oleh zona biru 4058-4097. Tapi secara skenario diharapkan penurunan atau swing low sejak rejection zona biru kemungkinan terbatas, dan zona merah akan menjadi support baru.
Jika skenario terpenuhi, maka harga berpeluang lanjut naik dan tembus di atas zona biru, sekaligus mengembalikan emas ke jalur kenaikannya. Pada skenario ini, buy lebih dominan, dan bisa pertimbangkan kembali buy jika koreksi turun tertahan di zona merah 3989-4019 sebagai support baru. (skenario bullish).
Sebaliknya, jika dalam 4 jam ke depan candle ditutup bearish, dan harga kembali di bawah zona merah, maka kenaikan yang terjadi di pagi hari masih rapuh, dan koreksi turun berpeluang kembali terjadi. Sell jangka pendek bisa dipertimbangkan, tapi target maksimal kemungkinan hanya ada di zona coklat 3898-3924 atau maksimal zona abu-abu 3798-3829 (skenario bearish).
Demand atau buy bisa kembali dipertimbangkan di dekat zona coklat ataupun abu-abu jika tekanan turun/swing low mulai reda.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4047.60, dengan high 4053.18, dan low 3999.28. Pola descending broadening wedge konfirm tembus resistance sejak Jumat malam, dan penutupan sempat pullback ke zona support sebelum akhirnya pagi ini lanjutkan kenaikan. Secara teknis kenaikan seharusnya bisa berlanjut dengan zona abu-abu 4121-4138 sebagai target. Rintangan kedua pagi ini di zona hijau 4023-4036 berhasil dilewati dan 2 candle berturut-turut H1 konsisten di atas zona hijau atau minimal di atas 4036. Ini berarti zona hijau selanjutnya akan menjadi support baru.
Skenario bullish berlanjut dengan kenaikan mengincar zona abu-abu. Tapi swing low ke zona hijau diharapkan, dan menjadi area buy baru berikutnya. Artinya, dalam 2-4 jam berikutnya jika terjadi penurunan/swing low, maka buy kemungkinan bisa dipertimbangkan di zona hijau, dengan stop loss idealnya di bawah 4019, dan target bertahap menuju zona abu-abu.
Sebaliknya, jika penurunan terjadi di bawah 4012, maka short term sell bisa diprtimbangkan dengan target 4000 atau maksimum zona orange 3981-3984. Jika tekanan ternyata lebih besar, maka penurunan bisa saja berlanjut sampai zona ungu 3929-3942. Segera exit jika penurunan sudah mencapai zona orange ataupun ungu karena demand dikhawatirkan kembali mendorong harga naik.
Dan buy bisa kembali diperjuangkan setelah penurunan ekstrim di bawah 3974 sentuh zona ungu atau bahkan dekati zona biru 3886-3910 (jika terjadi penurunan ekstrim). Jika tidak terjadi penurunan ekstrim, maka posisi sell jangka pendek cukup sampai zona orange, dan buy lebih direkomendasikan.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip (updated jam 11.00 WIB)
Entry: 4023.00 – 4025.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4037.00 ($12 - $14)
(Alternatif Follow buy jika tembus 4065, target terdekat 4074, terjauh 4085,
Sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4017.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4019.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 3974.00 – 3976.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3962.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3982.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 3984)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil Treasury AS 10-tahun mulai menunjukkan penurunan, demikian juga dengan dolar sehingga emas secara umum masih relatif memiliki pondasi untuk bertahan di zona yang sama, atau sedikit lebih tinggi dibanding hari sebelumnya, meskipun secara keseluruhan kenaikan juga masih tertahan.
Tidak ada data ekonomi AS yang dirilis karena shutdown yang masih berjalan sehingga pasar sulit untuk mendapatkan penggerak market dari data. Pernyataan para pejabat Fed kembali menunjukkan perbedaan pandangan, dan laporan PHK terbaru menunjukkan peningkatan.
PHK Oktober Bertambah
Laporan pemberi kerja di AS menunjukkan PHK sebanyak 153.074 di bulan Oktober. Data ini menandai kenaikan tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sehingga membuat total PHK di tahun 2025 melebihi 1 juta orang.
Kenaikan tersebut terutama didorong oleh langkah-langkah penghematan biaya, inisiatif otomatisasi yang terkait dengan kecerdasan buatan (AI), juga turunnya permintaan tenaga kerja di beberapa sektor. Perusahaan menyesuaikan jumlah karyawan untuk mempertahankan margin keuntungan di Tengah tingginya pembiayaan dan ketidakpastian ekonomi.
Laporan tersebut juga mengindikasikan meningkatnya kehati-hatian di pasar tenaga kerja. Tingkat PHK yang terjadi saat ini cenderung mendekati level yang biasanya terlihat di tahap-tahap awal resesi ekonomi. Secara teori, seharusnya ini bisa membuka peluang kembali penurunan suku bunga Fed ke depan. Namun, sejak pernyataan Powell di FOMC Oktober yang lalu pasar mulai repricing tentang ekspektasi penurunan suku bunga Desember. Dan beberapa pejabat Fed mulai terpecah pandangan, sebagian melihat kekhawatiran pada pasar tenaga kerja, dan sebagian lainnya tetap pada inflasi.

FED speakers
Rata-rata pejabat Fed cenderung alihkan fokusnya ke masalah inflasi. Hammack, Barr dan Williams, termasuk Goolsbee yang sebelumnya cenderung ke pasar tenaga kerja. Hammack mengatakan kebijakan moneter harus tetap moderat dan restriktif, dengan catatan bahwa inflasi kemungkinan akan tetap di kisaran 1 poin persentase di atas target (3%) dan butuh waktu 2-3 tahun untuk kembali ke target utama 2%.
Hammack menilai Fed sedang berada di periode yang menantang bagi kebijakan, tapi menekankan bahwa risiko inflasi lebih besar daripada pasar tenaga kerja. Hammack melihat ekonomi masih kuat dan sehat, didorong oleh konsumen berpendapatan tinggi. Tapi juga menyoroti kesulitan keputusan kebijakan akibat kekuatan struktural seperti booming-nya teknologi AI.
Goolsbee mengatakan dia tidak mau melanjutkan siklus pemangkasan suku bunga karena ketidakpastian seputar data inflasi dan pasar tenaga kerja yang tetap stabil. Sebagian indikator menunjukkan pendinginan yang tingan dengan tingkat pengangguran yang hampir tidak berubah (4.3%) sehingga kondisi saat ini mencerminkan ketidakpastian daripada resesi.
Goolsbee menyebut dirinya tidak hawkish, tapi lebih ke bersikap hati-hati. Dia menekankan pendekatan berbasis data dan terukur dan menambahkan bahwa suku bunga netral akhirnya kemungkinan akan berada di bawah level saat ini, tapi pada dasarnya saat ini bukan waktu yang tepat untuk mempercepat pemangkasan.
Fokus Malam ini
Tidak ada data Non Farm Payrolls nanti malam. Pasar hanya akan mendapati rilis data Michigan consumer sentiment dan consumer inflation expectations dari NY Fed yang akan dirilis di jam 22.00 WIB dan 23.00 WIB.
Laporan pembelian bank sentral China biasanya dirilis setiap tanggal 7, dan saat artikel ditulis belum diketahui berapa banyak pembelian yang dilakukan PBOC di bulan Oktober. Tapi bank-bank besar seperti JP Morgan, Morgan Stanley , Goldman Sachs dan lainnya masih melihat pembelian yang kuat dari bank sentral meskipun dalam volume yang relatif lambat dibanding sebelumnya. Tapi hal ini menjadi panduan bahwa pembelian emas oleh bank sentral masih berlanjut dan tetap memperkuat emas sebagai safe haven di tengah ketidakpastian.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup shooting star setelah kenaikan terhenti di 4019, belum mampu dekati neckline 4045 yang dianggap sebagai neckline dari pola yang dicurigai double bottom. Kondisi ini membuat peluang double bottom terancam gagal, terutama jika penurunan berlanjut dan tembus support 3886-3915 yang dianggap support psikologis.
Market belum terlihat bergerak signifikan baik ke atas maupun ke bawah, dengan range support-resistance yang masih cenderung sama. Support psikologis 3886 dan 3915 dianggap yang cukup kuat saat ini, dan bearish akan lebih dominan jika 3886 ditembus, dengan potensi target 3845-3850 atau terjauh 3798-3810. Sedangkan resistance psikologis saat ini 4037-4045, dan bullish akan jauh lebih kuat jika 4045 ditembus dengan potensi resistance 486 dan 4097 sebagai target potensial.

Di H4, kenaikan ternyata tetap bertahan di zona merah yang sebelumnya berada di 3982-4000, meskipun sempat sentuh 4019 sebagai titik tertinggi. Zona merah terbaru kini ditandai di kisaran 3989-4019, yang berarti bullish baru dikatakan konfirm berlanjut jika harga mampu naik dan tembus zona tersebut.
Ini berarti jangka pendek penurunan masih bisa terjadi dan seller kemungkinan mendominasi selama harga tidak tembus di atas zona merah. Meski demikian, jika trader mencoba untuk lakukan sell, pastikan stop loss di set di atas 4019 untuk mengantisipasi penembusan resistance dan tren kembali ke jalur kenaikan utama.
Mengingat kondisi fundamental yang dipenuhi ketidakpastian, maka penurunan juga diperkirakan relatif terbatas, Dengan demikian potensi turun diperkirakan hanya melirik zona 3949, 3929, atau zona coklat 3898-3924 (include support psikologis 3886).
Dengan skema yang masih sama, area support terjauh di zona abu-abu bisa saja muncul, bisa juga tidak muncul sama sekali, terutama jika area coklat tidak ditembus. Ini artinya, “C correction” bisa saja terhenti di zona coklat 3886-3924, kemudian bertahap mulai rebound sehingga mendukung skenario double bottom yang terlihat di daily chart. Skenario buy idealnya bisa dipertimbangkan di zona coklat, atau jika terjadi penurunan ekstrim, bisa pertimbangkan zona abu-abu 3798-3829.
Dengan tidak adanya data ekonomi nanti malam, maka sulit untuk mendapatkan tekanan yang lebih lanjut di bawah zona coklat, kecuali jika terjadi sesuatu hal yang mampu merubah sentiment utama.
Buy bisa dipertahankan jika harga berhasil tembus resistance tertinggi zona merah 4019 dengan potensi target melirik zona biru 4058-4097.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 3989.80, dengan high 4003.15, dan low 3974.62. Pola rising wedge sebelumnya gagal karena kenaikan sempat berlanjut sampai 4019. Meskipun tidak bertahan lama, kita tidak lagi melihat tentang pola tersebut. Namun di sisi lain, ada ancaman tentang pola head & shoulders dengan neckline kemungkinan di zona orange, area support 3964. Jika area ini tembus, maka penurunan kemungkinan berlanjut dengan potensi target kisaran zona ungu 3929-3942. Tapi pola ini gagal jika harga lanjut naik tembus 4019 lebih dulu tanpa penurunan di bawah 3964.
Skenario bullish dari pola descending broadening wedges masih terbuka. Kita masih menunggu konfirmasi penembusan resistance yang saat ini ada di 4005. Sayangnya kenaikan di pagi ini belum mencerminkan penembusan tersebut karena harga tetap berada di bawah trendline resistance. Dengan demikian skenario bearish jangka pendek bisa saja mendukung penurunan dari pola head & shoulders, dan diharapkan tembus 3964. Namun penurunan bukan untuk dimanfaatkan sebagai strategi sell, tapi kali ini cenderung menunggu dip/correction ke zona ungu 3939-3942 (target dari head & shoulders).
Zona biru 3886-3910 juga bias dipertimbangkan sebagai zona buy jika terjadi penurunan lebih lanjut di bawah zona ungu.
Ketidakpastian kebijakan dan ketidakpastian geopolitik menambah faktor pendukung bullish selain dari permintaan bank sentral yang masih kuat, arus dana ETF yang kuat, dan lemahnya dolar sehingga penurunan diperkirakan mulai terbatas.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 3929.00-3931.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3943.00 ($12 - $14)
(Alternatif Follow buy jika tembus 4005, target terdekat 4018, terjauh 4030,
Sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 3923.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3920.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3888.00 – 3890.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3902.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3882.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3880)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



