Imbal hasil Treasury As 10-tahun kembali ditutup turun, demikian juga dengan dolar yang tetap dalam pelemahan, meskipun keduanya terlihat sedikit memberi perlawanan dan rebound dari level terendahnya hari itu. Sedangkan emas berhasil rebound dari tekanan turunnya sehingga membuka peluang untuk kenaikan bertahap menjelang pengumuman suku bunga FED malam nanti.
Pasar nampaknya cukup optimis bahwa Trump dan Xi akan menghasilkan kesepakatan yang lebih luas di pertemuan hari Kamis di Korea Selatan sehingga emas sempat turun drastis hingga 3886. Namun kemudian pasar juga mulai bergegas memperhitungkan penurunan suku bunga FED bulan Oktober.
Jelang Pengumuman FOMC
Fed kemungkinan akan memangkas suku bunga 25 bps sesuai ekspektasi luas dalam pertemuan Oktober. Secara umum, mayoritas Analis bank-bank besar melihat Powell kemungkinan akan bersikap hati-hati karena tidak adanya data ekonomi yang dirilis di masa shutdown sehingga mengaburkan prospek ke depan.
Standard Chartered mencatat bahwa ekspektasi pasar terhadap Fed Funds Rates setelah pertemuan 29 Oktober relatif hampir tidak berubah, berfluktuasi di antara 3.848% dan 3.863% dikarenakan tidak ada data ekonomi baru yang bisa dijadikan acuan sehingga pasar tidak memiliki alasan apapun untuk mengubah pandangannya. Standard Chartered memperkirakan Powell akan memberikan sinyal pemangkasan suku bunga 25 bps di bulan Desember masih mungkin terjadi, tapi akan menghindar untuk berkomitmen tentang jalur kebijakan di tahun 2026. Sayangnya FOMC Oktober tidak akan merilis proyeksi ekonomi maupun dot plot!
Dengan data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan di minggu lalu, hal tersebut setidaknya mengurangi tekanan dari anggota Fed yang paling hawkish, yang mendesak Fed untuk bersabar dalam pemangkasan suku bunga. Fed kini bisa lebih berfokus pada pertumbuhan lapangan kerja selama inflasi tetap terkendali.
Pengumuman akan dilakukan di jam 01.00 WIB, dilanjutkan dengan press conference di jam 01.30 WIB.

Fokus Pidato Powell!
Karena pasar memperkirakan hampir sepenuhnya pemangkasan 25 bps, maka pengumuman ini seharusnya tidak menjadi penggerak utama. Pidato Powell lebih menyita perhatian utama para pelaku pasar. Hal ini dikarenakan Powell dalam pidatonya di 14 Oktober 2025 yang lalu sempat memberi pernyataan bahwa bank sentral kelihatannya akan menghentikan pengurangan neraca keuangannya sebesar $6.6 triliun (disebut sebagai QT = Quantitative Tightening) “dalam beberapa bulan mendatang”.
Para pelaku pasar mencari sinyal kapan QT tersebut akan dihentikan. Bank-bank besar seperti JPMorgan, Goldman Sachs, Morgan Stanley dan lainnya melihat QT berpotensi dihentikan di antara pertemuan FOMC Oktober atau Desember. Jika ini yang terjadi, maka dampaknya akan mirip dengan Fed berlakukan pelonggaran, meskipun mereka tidak melakukan QE (Quantitative Easing).
Skenario FOMC Meeting Oktober 2025
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup hammer, dengan real body hitam yang pendek dan tail bawah yang lebih panjang dari tail atas. Kemunculan hammer di zona support daily setelah koreksi tajam yang terjadi sejak 21 Okt 2025 menandakan potensi rebound atau kenaikan bertahap bisa terjadi, dan penurunan relatif mulai terbatas. Namun pada prosesnya beberapa resistance penting ke depan perlu dicermati dan dipastikan harus tembus. Area 4019, 4037 dan 4054 adalah beberapa resistance utama yang harus ditembus untuk membuka peluang kenaikan yang lebih kuat.
Sedangkan area support 3886 (low kemarin), 3847 (FR 50% Daily) dan juga 3800 support psikologis adalah area-area yang juga perlu diwaspadai jika kenaikan gagal tembus zona-zona resistance di atas. Pasar menunggu FOMC Meeting nanti malam.

Di H4, penurunan tertahan di zona coklat 3898-3924 dengan level terendah tercatat di 3886 dan dengan cepat berbalik kembali di atas zona 3900-an. Hal ini menandakan bahwa zona support yang ditandai masih cukup efektif sehingga saat ini kembali diperhitungkan sebagai area demand seperti sebelumnya.
Secara hitungan, penurunan diperkirakan mulai terbatas sehingga kami melihat peluang rebound untuk naik bertahap cukup terbuka. Dengan asumsi swing low terakhir pagi tadi sebagai retest support, sekaligus potensi bottom ke-2, maka kenaikan diperkirakan bisa lanjut terdorong oleh potensi double bottom kecil di zona tersebut. Ini berarti butuh penembusan neckline yang ada di kisaran 3981.
Skenario bullish akan lebih kuat jika area merah 4010-4024 berhasil ditembus. Trader bisa pertahankan atau lanjut buy jika terkonfirmasi tembus resistance trendline 4022 dan zona merah tersebut.
Sebaliknya, skenario bearish kemungkinan bisa kembali mengambil alih jika resistance 3990 gagal ditembus, dan penurunan berikutnya tembus support 3886 yang merupakan low kemarin. Sedangkan penurunan tanpa tembus support 3886 bisa diartikan sebagai swing low untuk retest support zona coklat sebelum kokoh untuk kembali ke jalur pendakian.Pidato Powell malam nanti lebih menentukan daripada pengumuman suku bunga yang secara luas sudah diantisipasi. Jadi, jika pidato Powell lebih ke arah dovish (membuka ruang untuk pemangkasan lebih lanjut), ditambah dengan kepastian dihentikannya QT, maka hal itu akan lebih mendorong emas kembali naik. Sedangkan kondisi sebaliknya, tanpa kejelasan apakah QT dihentikan, kemungkinan akan mengurangi dukungan untuk emas naik sehingga potensi penurunan bisa kembali terjadi.

Per jam 11.00 WIB, harga berada di 3964.00, dengan high 3982.30, dan low 3915.61. Dengan pola penurunan bisa dibilang selesai atau relatif berkurang untuk beberapa waktu ke depan, maka kali ini kami mendeteksi pola broadening wedge yang terbentuk pada sisi H1 emas. Secara berangsur-angsur harga diperkirakan akan rebound dengan zona 3980-3982 sebagai rintangan pertama, dan 4004-4019 sebagai rintangan kedua. Jika kedua rintangan tersebut berhasil ditembus, maka emas diperkirakan mulai kembali ke jalur pendakian utamanya.
Strategi buy saat ini diperkirakan lebih dominan karena pasar mulai fokus dengan FOMC Meeting nanti malam dan ekspektasi penurunan suku bunga juga kemungkinan FED mulai isyaratkan akan hentikan QT menjadi faktor utama yang dibutuhkan untuk mendukung kenaikan.
Sebaliknya, penurunan juga bisa terjadi jika kenaikan gagal lanjutkan di atas zona merah 4004-4019. Tapi penurunan ini kemungkinan masih bisa diasumsikan sebagai penurunan koreksi selama harga tidak turun lebih lanjut di bawah 3886 (low kemarin). Penurunan justru akan lebih kuat jika harga tembus 3886 dan FED ternyata tidak memberi pertanda tentang penghentian QT.
Pasar diperkirakan sudah memperhitungkan kesepakatan Trump-Xi di pertemuan besok sehingga hari ini pasar akan lebih fokus dengan rencana FED ke depan selain pemangkasan suku bunga. Demand global pada emas masih tetap kuat, terutama dengan ekspektasi penurunan suku bunga Fed, pembelian bank sentral, dan arus dana ETF yang tetap kuat sehingga medium term emas masih relatif terbuka untuk kenaikan kembali.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 3948.00-3950.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3962.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3970.00,
Target terdekat 3980, terjauh 4000, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3942.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3940.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3889.00 – 3891.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3903.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3883.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3883)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Menariknya imbal hasil Treasury AS 10-tahun dan juga dolar AS justru melemah di sesi perdagangan hari Senin sehingga jelas penurunan emas lebih cenderung dipicu aksi profit taking daripada imbas penguatan dolar maupun imbal hasil Treasury AS.
Secara teknis, penurunan juga sentuh retracement 38.2% dari kenaikan impresif yang terjadi sejak Agustus hingga Oktober, dari 3314 sampai puncak 4381. Konfirmasi berbagai rumor tentang kesepakatan perdagangan AS-China menjadi faktor utama karena pasar relatif sepi data ekonomi AS mengingat shutdown yang masih berjalan.
Peringatan Morgan Stanley
Morgan Stanley menyebut bahwa posisi dolar AS saat ini memang cenderung berbalik positif untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan terakhir, seiring pulihnya kepercayaan investor terhadap ekonomi AS.
Namun, bank tidak melihat posisi tersebut dikarenakan ekonomi AS yang benar-benar kuat, melainkan karena di sisi lain adanya ketidakpastian politik di Jepang dan Prancis dalam 1 bulan terakhir membuat aset non-dolar cenderung kurang menarik sehingga mendorong aliran dana ke dolar AS. Dolar AS menjadi pilihan di saat kondisi kawasan lain sedang goyang atau tidak pasti.
Di sisi lain, Morgan Stanley mengingatkan bahwa kelemahan baru dalam dolar AS bisa terjadi jika data ekonomi AS gagal membaik sehingga bisa memicu penyesuaian harga lebih lanjut yang memperbesar peluang The Fed lanjutkan pemangkasan suku bunga.

Bessent Pegang 5 Calon Ketua Fed
Menteri Keuangan AS Scott Bessent di hari Senin menyebut bahwa dirinya sudah mempersempit daftar kandidat kuat pengganti ketua Fed Powell. Dari 11 kandidat sebelumnya mengerucut menjadi hanya 5 kandidat teratas, yaitu :
Bessent mengatakan penyaringan putaran kedua akan dilakukan setelah kunjungan kerja di Asia dan berharap bisa mengajukan daftar calon yang baik ke Presiden Trump segera setelah Thanksgiving, dan keputusan final ada di tangan Presiden Trump.
Bocoran menyebut 3 orang yang sebelumnya disebut-sebut Trump adalah Kevin Warsh, Kevin Hassett dan Christopher Waller, difavoritkan sebagai kandidat terkuat untuk jabatan Ketua Fed menggantikan Powell yang akan habis term-nya di bulan Mei 2026. Sedangkan 2 orang lainnya, yaitu Michelle Bowman dan Rick Rieder kemungkinan akan dipertimbangkan untuk mengisi jabatan Gubernur Fed.
Fokus Hari Ini
Presiden Trump dan PM Jepang Sanae Takaichi menandatangani perjanjian kerangka kerja untuk menjamin pasokan mineral kritis dan logam tanah jarang, sesuai ekspektasi. Jepang dan AS sedang mempersiapkan penerbitan lembar fakta yang mencakup proyek-proyek investasi potensial di AS, mencakup bidang pembangkit listrik dan produk-produk terkait otomotif.
Bessent juga menekankan pentingnya untuk Jepang memiliki formulasi dan komunikasi kebijakan moneter yang kuat dalam menstabilkan ekspektasi inflasi. Hal ini untuk mencegah volatilitas nilai tukar yang berlebihan. Terlepas dari program fiskal terbaru yang akan diberlakukan Jepang, Bessent menyambut baik dan ingin memahami lebih baik dampak potensial dari kebijakan tersebut. Namun, beberapa Analis mengkhawatirkan kebijakan fiskal longgar Jepang nantinya akan memicu utang baru Jepang sehingga kekhawatiran fiskal kembali membayangi. Secara teori, ini akan membuat emas kembali menjadi aset safe haven di saat kekhawatiran fiskal yang membayangi AS, Jepang dan Uni Eropa mendominasi ke depan.
Data consumer confidence dari Consumer Board (CB) dan New Home Sales di jam 21.00 WIB kemungkinan menjadi 2 data yang dicermati karena minimnya data tingkat tinggi selama shutdown masih berlangsung. Dan pasar tetap akan menunggu pengumuman FOMC besok malam sebagai pemicu utama pergerakan pasar minggu ini.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish dengan real body panjang setelah kenaikan tertahan di 4097. Harga sempat bergerak sideways di kisaran 4053-4070 sampai malam hari sebelum akhirnya tergelincir sampai 3971 di sesi NY. Euforia kesepakatan AS-China di balik melemahnya safe haven di sesi perdagangan Senin. Namun, Secara teknis, penurunan tertahan di FR 38.2% daily retracement yang ditarik dari bottom 3314.63 (low 19 Agustus 2025) ke puncak 4381.29 (high 20 Oktober 2025).
Secara teori, biasanya area FR 38.2% dan FR 50% merupakan zona retracement yang relatif kuat dan juga dianggap sebagai koreksi maksimal. Jika penurunan masih terjadi, maka FR 50% di 3847 kemungkinan target terakhir penurunan sekaligus diharapkan demand muncul lebih kuat. Tapi di sisi lain, penurunan bisa saja mulai relatif berkurang di kisaran 3920-3940 an (3945 low Okt 2025, 3919 merupakan MA 200 di grafik H4). Sedangkan area 3997-3999 dan 4129 adalah resistance terdekat yang harus dilewati untuk kenaikan berikutnya.

Di H4, akhirnya support dari trendline ditembus, dan juga memicu penurunan di bawah 4000 sehingga akhirnya sentuh 3971. Remapping dari pola pergerakan sebelumnya yang memperkirakan pantulan untuk WAVE 5 dimulai dengan kondisi seperti ini berarti penurunan untuk WAVE 4 (trend utama) belum selesai, dan bisa diartikan koreksi wave c yang diperpanjang (cek gambar!). Hal ini sekaligus membuka peluang untuk penurunan lebih lanjut dan mengancam area 3945 (low 9 Okt 2025), MA 200 di 3919, dan juga area coklat kisaran 3898-3924.
Untuk sementara bearish mendominasi selama harga belum mampu kembali di atas zona merah 4053-4084 sehingga sell lebih disarankan untuk memanfaatkan situasi koreksi jangka pendek tersebut. Jika ketiga area support (3945, 3919 dan juga zona coklat) benar-benar efektif, maka trader wajib waspada saat harga mulai mendekati salah satu dari ketiga zona tersebut! Demand kemungkinan bisa muncul bertahap di salah satu zona dan membuat penurunan mulai tertahan.
Tapi jika ketiga area support tersebut ditembus, maka area abu-abu di kisaran 3798-3829 adalah proyeksi penurunan terjauh yang diperkirakan bisa terjadi. Dan ini berarti sell yang diperpanjang sampai ke zona tersebut.
Secara keseluruhan, sell masih dominan selama harga tetap di bawah 4040, tapi sell diperkirakan relatif berkurang secara bertahap jika penurunan mulai mendekati area 3945 (low 9 Okt 2025), 3919 (MA 200 H4), zona coklat (3898-3924) dan maksimal zona abu-abu (3798-3829).
Sedangkan opsi buy kemungkinan bisa bertahap terlihat setelah salah satu dari zona-zona support tersebut didekati atau disentuh. Namun di antara 3945, 3919, zona coklat dan zona abu, kami melihat MA 200 di 3919 kemungkinan akan memberikan sedikit perlawanan yang efektif sehingga diperkirakan demand bisa muncul di zona tersebut. Jika ini benar, maka secara teori buy bisa mulai dipertimbangkan jika zona MA 200 tersebut muncul atau harga sudah relatif cukup dekat di zona tersebut.
Bearish kemungkinan masih mendominasi sampai pasar mendapat pemicu baru untuk kembali ke pendorong kenaikan, dan hal itu diperkirakan baru akan muncul saat FOMC Meeting besok malam. Jadi, pantulan nantinya diperkirakan akan relatif bertahap, tidak langsung naik dengan terlalu agresif karena pasar masih menunggu FED.

Per jam 11.05 WIB, harga berada di 3990.80, dengan high 4019.60, dan low 3972.60. Hasil yang terlihat symmetrical triangle berhasil ditembus supportnya sehingga memicu penurunan lebih lanjut, terutama saat level psikologis 4000 juga ditembus. Dengan demikian secara umum strategi utama hari ini cenderung mengincar sell selama harga tetap berada di bawah zona merah 4014-4046.Terbukti sejauh ini di sesi Asia pullback tertahan di 4019, diikuti kembali penurunan ke 3980.
Strategi sell dipertahankan selama zona merah tidak tembus, tapi seller wajib waspada saat harga mendekati atau bahkan sentuh beberapa zona support yang diperkirakan akan menjadi support kuat atau demand yang diperkirakan muncul karena dianggap relatif lebih murah. Area support terdekat 3945-3947 (low 9 dan 10 Okt 2025) diperkirakan relatif kuat sehingga pantulan naik kemungkinan bisa muncul saat harga sudah mendekati zona tersebut.
Area lainnya 3897-3900 juga diperkirakan sebagai zona support yang relatif lebih kuat sehingga demand juga potensial muncul di zona tersebut menahan penurunan. Sedangkan zona 3796 support terjauh diperkirakan belum tentu muncul mengingat pasar yang juga mencermati FOMC Meeting besok malam.
Kesepakatan AS-China yang masih mendominasi membuat pasar relatif mengurangi eksposur mereka pada safe haven untuk sementara waktu. Tapi demand global pada emas masih tetap kuat, terutama dengan ekspektasi penurunan suku bunga Fed, pembelian bank sentral, dan arus dana ETF yang tetap kuat.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL dekat resistance (update per jam 11.00 WIB)
Entry: 4000.00-4002.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3988.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan SELL jika tembus 3972.00,
Target terdekat 3965, terjauh 3950, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 4008.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 4010.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3915.00 – 3917.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3929.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3909.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3906)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil Treasury AS 10-tahun ditutup turun di hari Jumat setelah sempat naik sehari sebelumnya. Dolar pun tercatat mengalami stagnasi untuk ketiga hari secara beruntun. Data inflasi AS yang lebih rendah dari ekspektasi membuat pasar optimis bahwa Fed tetap dalam jalur penurunan suku bunga.
Meski demikian, emas yang sempat naik sampai 4144 justru gagal untuk bertahan di atas 4140-an dan ditutup di bawah 4100. Hal ini dikarenakan pasar mengantisipasi kesepakatan AS-China yang diperkirakan akan dicapai dalam pertemuan akhir pekan kemarin di Malaysia.
Delegasi AS-China Capai Kesepakatan
Ini bukan berita baru karena pasar dianggap sudah mengantisipasi sebelumnya bahwa kesepakatan pada prinsipnya tetap akan dicapai kedua belah pihak yang berseteru. Ketegangan yang terjadi sepanjang minggu lalu relatif sudah diredam saat Trump menyebut akan bertemu Xi Jinping di Korea Selatan, dan perwakilan kedua negara dijadwalkan bertemu di Malaysia di akhir pekan untuk membahas beberapa isu penting sebelum pertemuan puncak.
Dan hasilnya sesuai ekspektasi, Menteri Keuangan AS Scott bessent mengatakan China akan kembali melakukan pembelian kedelai dalam skala besar, dan menunda lisensi ekspor logam tanah jarang selama 1 tahun ke depan sejak pembicaraaan perdagangan yang produktif di Malaysia, 23-24 Okt 2025. Dari hasil pertemuan tersebut, Bessent juga mengkonfirmasi bahwa Trump dan Xi Jinping akan menandatangani kesepakatan luas di hari Kamis, di KTT APEC di Korea Selatan.
Kesepakatan berarti redanya ketegangan dagang antara kedua negara ekonomi terbesar dunia. Kesepakatan juga berarti tekanan yang dikhawatirkan terjadi lebih luas pada inflasi jika perang tarif kembali berkobar relatif diredam. Dan ini berarti gangguan tarif pada inflasi secara umum relatif berkurang. Hal ini akan menjadi berita positif bagi Fed ke depan sehingga bisa fokus dalam menangani lemahnya pasar tenaga kerja.

Efek Shutdown Mulai Terasa pada Ekonomi
Di sisi lain, penutupan pemerintah memperburuk kekurangan petugas pengatur lalu lintas udara. Hal ini berujung pada penundaan penerbangan di AS yang semakin parah. Gangguan berkepanjangan di bandara-bandara besar bisa berdampak negatif pada pendapatan maskapai penerbangan AS dan juga saham-saham perjalanan.
Sentimen konsumen secara keseluruhan juga berpotensi melemah jika penundaan ini berlanjut sampai musim liburan mendatang. Shutdown sejauh ini sudah memasuki hari ke 26 sejak dinyatakan shutdown resmi 1 Okt yang lalu. Dan tercatat sebagai ke-2 yang terpanjang sejak shutdown Des 2018 (total 35 hari).
Fokus Minggu Ini
Dengan shutdown yang berlanjut, maka data-data seperti inflasi PCE dan GDP sepertinya belum tentu akan dirilis minggu ini. Ini berarti juga pasar hanya akan fokus pada FOMC Meeting 28-29 Okt 2025. Fed secara luas diperkirakan akan memangkas 25 bps, yang kedua kalinya setelah pemangkasan di Sept 2025. Data inflasi yang lebih rendah juga membuat pasar memperhitungkan ekspektasi pemangkasan suku bunga sampai akhir tahun 2025.
Di sisi lain, pasar juga akan mencermati kapan Fed akan menghentikan Quantitative Tightening. Di tanggal 14 Okt 2025 yang lalu, Powell menyebut bahwa Fed akan menghentikan pengurangan neraca Fed dalam “beberapa bulan mendatang”. Bank-bank besar memperkirakan hal itu akan terjadi di setiap pertemuan yang tersisa di tahun ini. Ini berarti paling cepat akan terjadi dalam FOMC Oktober dan FOMC Desember 2025. Dampaknya cenderung melemahkan dolar sehingga secara teori seharusnya mendukung kenaikan emas minggu ini.
Sedangkan pertemuan Trump dan Xi Jinping di hari Korea Selatan minggu ini dianggap sebagai angin segar bagi pulihnya ketegangan dagang kedua negara. Mungkin juga menjadi faktor penghambat kenaikan minggu ini, tapi secara garis besar cenderung membuat ancaman inflasi tarif bisa tertanggulangi dan itu berarti positif untuk ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed lebih lanjut.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily kembali ditutup hammer setelah kenaikan kembali gagal berlanjut di atas 4144, tapi juga penurunan yang sempat terjadi tertahan di 4044. Pagi ini dibuka gap down di 4081 (lebih rendah dari penutupan Jumat 4099). Posisi penurunan membayangi dan area psikologis 4000 berpotensi terancam. Kesepakatan antara 2 delegasi AS dan China di akhir pekan sebagai pemicu terjadinya gap down.
Secara teknis, jika support 4000 ditembus, maka level 3973 dan 3945 (low 9 Okt 2025) adalah 2 zona support berikutnya yang berpotensi disentuh. Sedangkan area 4099, 4144, 4164 dan 4186 adalah zona-zona resistance yang perlu dilewati untuk membuat tren bullish kembali menguat.

Di H4, belum banyak perubahan yang terlihat, pola pergerakan masih cenderung sama, meskipun sempat terjadi kenaikan dan juga penurunan. Penurunan lebih dulu terjadi, tapi tetap tertahan di zona merah 4011-4078 di mana low saat itu sentuh 4044 sebelum akhirnya rebound hingga malam hari. Sementara kenaikan yang terjadi di Jumat malam saat sentuh 4144 terlihat tertahan di zona coklat 4130-4167.
Dengan pola yang relatif masih sama, swing low untuk wave (2) masih diperkirakan tertahan di zona merah 4011-4078. Skenario bullish masih dominan, baik support trendline 4052 maupun zona merah 4011-4078 diharapkan tetap efektif. Jika kondisi ini tetap sama, maka demand diperkirakan kembali muncul dan mendorong harga untuk kembali naik.
Ini berarti opsi buy bisa diincar di zona-zona seperti 4050-4078, 4011-4040. Atau alternatif lain adalah saat tembus resistance 4144.
Sedangkan skenario bearish bisa mengancam jika penurunan ternyata lebih kuat dan menekan hingga berhasil tembus 4000. Ini berarti trader bisa ubah strategi menjadi sell jika 4000 berhasil ditembus, dengan potensi target terdekat 3980, moderat di 3945, atau terjauh di 3896-3900. Dikarenakan zona 4000 masih dianggap support psikologis, dan baiknya hindari sell selama zona 4000 belum benar-benar ditembus.

Per jam 11.10 WIB, harga berada di 4056.40, dengan high 4097.56, dan low 4053.93. Kita tidak lagi mengharapkan kenaikan dari pola double bottom karena neckline resistance 4154-4164 sama sekali tidak ditembus. Tapi ada beberapa potensi yang bisa terjadi saat ini dari pola pergerakan yang ada.
Untuk skenario bearish akan didukung oleh potensi bearish rectangle atau bearish pennant/triangle. Penurunan lebih dominan jika support ditembus, itu berarti menunggu konfirmasi penembusan minimal di bawah zona merah 4011- 4014, atau jauh lebih baik jika konfirm tembus 4000. Switch strategi, dan follow sell jika konfirm tembus support, dengan proyeksi target 3973 atau 3945.
Untuk skenario bullish akan didukung oleh symmetrical triangle. Pola ini sebenarnya memiliki peluang 50-50 antara bullish (tembus resistance), atau bearish (tembus support). Ini berarti zona support di kisaran 4014-4046 merupakan zona buy dengan asumsi swing low terakhir (e) merupakan akhir dari penurunan wave (2) akan diikuti dengan kenaikan dan dimulainya wave(3) yang juga bagian dari tren utama WAVE 5. Stop Loss tetap harus digunakan untuk antisipasi gagal naik dan ternyata tekanan berhasil tembus level 4000.
Kesepakatan delegasi AS-China di Malaysia akhir pekan kemarin dianggap sudah diantisipasi sehingga reaksi market cenderung gap down pagi ini, tapi tren utama tetap bullish karena inflasi di hari Jumat lebih rendah dari ekspektasi dan memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga Fed.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 4039.00-4041.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4053.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 4096.00,
Target terdekat 4110, terjauh 4130, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 4033.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4032.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 3996.00 – 3998.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3984.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4004.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 4004)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil Treasury AS 10-tahun ditutup naik pasca penurunan dalam 1 minggu terakhir. Namun dolar justru mulai menunjukkan kelelahan dan bergerak hampir statis, meski secara keseluruhan relatif lebih rendah dibanding sehari sebelumnya. Emas di sisi lain berhasil survive untuk hari kedua berturut-turut pasca tekanan ekstrim yang membuat emas turun dari titik tertinggi 4381 ke 4004.
Pasar masih diwarnai oleh sentimen negatif dan positif yang muncul secara bersamaan sehingga di sisi lain menguntungkan bagi emas untuk hindari tekanan serupa seperti yang terjadi di hari Selasa kemarin.
The Battle of “Good News” vs “Bad News”
Latar belakangnya masih berkutat di berita-berita yang sama yang melibatkan ketegangan dari sisi hubungan dagang AS-China yang naik turun dan juga dari sisi geopolitik dengan topik utama batalnya pertemuan Trump dan Putin.
Kategori “good news” dari kedua risk event tersebut bisa dianggap sebagai kategori “bad news/sentiment” untuk emas di sisi safe haven. Kedua risk event dianggap sebagai “good news” jika : 1) Putin dan Trump bertemu atau sanksi untuk Rusia dicabut; 2) Trump dan Xi Jinping bertemu dan kedua negara mencapai kesepakatan untuk meredam konflik dagang. Ini akan berdampak negatif untuk emas yang berarti potensi koreksi turun bisa kembali terjadi. Dan hal itu tidak terlihat di 2 hari terakhir (Rabu dan Kamis) karena emas justru rebound sampai setidaknya pagi ini.
Kabarnya Trump dan Xi akan bertemu minggu depan di Korea Selatan 30-31 Oktober 2025. Ini memberi dampak tertahannya kenaikan emas saat ini. Tapi di sisi lain juga mendapat suntikan segar dari batalnya pertemuan Trump dan Putin dan berbuah sanksi minyak Rusia dan embargo dari Uni Eropa sehingga membuat emas naik. Ancaman tersebut masih membayangi meskipun Putin merespon dengan menyebut bahwa Rusia ingin lanjutkan dialog dengan Amerika.
Pertemuan delegasi AS dan China hari ini di Malaysia juga menjadi bagian negosiasi awal sebelum pertemuan puncak kedua pemimpin negara minggu depan. Itu sebabnya perlu waspada dengan potensi yang bisa terjadi di akhir pekan, terutama malam hari setelah data CPI dirilis.
Kedua risk event tersebut bisa menjadi “bad news” yang dianggap sebagai “good news” untuk emas jika : 1) Ketidakpastian geopolitik berlanjut karena sanksi yang diterapkan untuk Rusia sulit untuk menekan Rusia maju ke meja perundingan; 2) AS-China tidak menemukan kesepakatan. Emas akan lanjut naik dengan mudah jika ini terjadi.

Fokus CPI dan FOMC Meeting
Di luar geopolitik, ada data penting yang ditunggu pasar dan kemungkinan menjadi fokus utama, yaitu inflasi CPI yang akan dirilis minggu depan. Data ini bisa menjadi petunjuk tambahan untuk FOMC saat bertemu minggu depan. Meskipun data inflasi malam nanti tidak terlalu pengaruhi keputusan FOMC minggu depan, Fed tetap membutuhkan data ini untuk proyeksi kebijakan berikutnya di pertemuan FOMC Desember dan juga proyeksi 2026. Sedangkan untuk minggu depan hampir dipastikan 98% pasar memperkirakan pemangkasan 25 bps akan terjadi.
Inflasi yang lebih rendah akan membuat Fed leluasa melanjutkan pemangkasan suku bunga berikutnya. Inflasi yang lebih tinggi mungkin berpotensi membuat Fed harus tetap waspada dalam menurunkan suku bunga. Inflasi diperkirakan naik dari 2.9% menjadi 3.1% y/y dan 0.4% m/m. Sedangkan core CPI diperkirakan tetap di 3.1% y/y dan 0.3% m/m.
Dalam jangka pendek, skenario reaksi pasar emas kemungkinan akan bergantung pada data nanti malam, dan kami melihat beberapa skenario sebagai berikut:
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup hammer, tapi kali ini dengan real body putih dan lebih tinggi dibanding candle sehari sebelumnya. Kenaikan sementara waktu masih terhambat meskipun sudah kedua kalinya secara berturut-turut berhasil naik hingga 4154-4161, zona resistance krusial yang selanjutnya akan menentukan kenaikan, selain resistance penting 4186.
Secara teknis, penurunan juga masih berpeluang membayangi, dan akan lebih kuat jika support psikologis 4000 ditembus. Ini akan memicu penurunan lebih lanjut sampai teritori 3973 atau bahkan lebih lanjut ke 3945, low 9 Okt 2025. Namun, selama area 4000 tidak ditembus, maka kenaikan akan tetap terbuka dan fundamental akan berperan untuk dorongan selanjutnya. Dan support terdekat 4040-4070 akan menahan laju penurunan tersebut

Di H4, pantulan naik sebelumnya berjalan sesuai ekspektasi. Naik dari 4011 di tanggal 22 Okt, lanjut naik sampai 4154 di tanggal 23 Okt. Swing low yang terjadi pagi ini pun seharusnya masih menjadi bagian dari skenario yang diharapkan terjadi berikutnya dalam fase kenaikan WAVE 5 (angka highlight hijau) secara bertahap mengikuti wave 12345.
Dengan demikian swing low untuk wave (2) maksimal diperkirakan tertahan di zona merah 4011-4078, atau terdekat 4093, lalu diikuti dengan kenaikan.bertahap mendorong lebih tinggi dari high kemarin 4154 dan lanjut hingga resistance zona biru 4188-4244. Skenario ini bisa berjalan optimal jika didukung oleh data CPI yang lebih rendah atau “sesuai ekspektasi”.
Ini berarti opsi buy yang bisa diincar adalah di zona-zona seperti 4090-4093, 4065-4078, 4011-4040. Atau alternatif lain adalah saat tembus resistance 4154.Sedangkan skenario bearish bisa mengancam jika penurunan ternyata lebih kuat dan menekan hingga tembus trendline support 4020. Tapi estimasi penurunan akan lebih kuat jika tekanan berhasil tembus 4000, terutama jika didukung dengan data CPI yang “jauh lebih tinggi di atas ekspektasi”. Ini berarti trader bisa ubah strategi menjadi sell jika 4000 berhasil ditembus, dengan potensi target terdekat 3980, moderat di 3945, atau terjauh di 3896-3900. Ini dikarenakan zona 4000 masih dianggap support psikologis, dan tetap memungkinkan terjadinya double bottom yang lebih kuat di zona ini sehingga baiknya hindari sell selama zona 4000 belum benar-benar ditembus.

Per jam 10.40 WIB, harga berada di 4115.45, dengan high 4144.42, dan low 4105.91. Ekspektasi sebelumnya cukup berhasil sehingga terhindar dari tekanan turun sebelumnya yang cukup ekstrim. Namun bullish belum bisa bernafas lega setelah kenaikan yang kembali terhambat di zona 4154. Secara umum, kenaikan kemarin dianggap sebagai bagian dari kenaikan wave (1), kenaikan awal yang dibutuhkan untuk membangun struktur utama WAVE 5.
Swing low yang terjadi pagi tadi sampai saat artikel ditulis diperkirakan masih bagian dari koreksi wave (2). Jika mengikuti aturan pokok, wave (2) bisa mengalami koreksi sampai 61.8% dari panjang wave (1), maka area merah di kisaran 4014-4046 bisa kembali diincar sebagai zona buy yang paling ideal (lower risk). Sementara wave (2) bisa saja hanya koreksi terbatas sehingga zona 4060-4080 juga bisa dipertimbangkan sebagai area buy yang lebih moderat.
Jika data PCI nanti malam dirilis “sesuai ekspektasi” atau lebih rendah, maka emas punya peluang lanjutkan kenaikan, dan itu berarti saatnya dimulai kenaikan wave (3). Jika terpenuhi, trader bisa pertahankan buy dengan target potensial minimal dekati high kemarin 4154, atau bahkan tembus dan berlanjut ke kisara 3180-4190.
Sebaliknya, ancaman turun juga bisa terjadi. Berlawanan dari peluang double bottom muncul potensi terbentuknya pola bearish flag. Ini bisa terjadi jika kenaikan gagal tembus di atas trendline 4185 yang juga diperkirakan sebagai neckline penting. Tapi untuk mendapatkan konfirmasi yang lebih layak, maka bearish flag baru akan konfirm jika tembus support 4000. Dan ini akan terwujud jika didukung oleh data CPI yang “jauh lebih tinggi dari ekspektasi” (note: harus selisih di atas 0.2% dari ekspektasi supaya lebih menekan).
Selain CPI, pasar juga akan mengantisipasi akhir pekan dengan pertemuan delegasi AS dan China sebagai yang utama, dilanjut dengan geopolitik Rusia-Ukraina, dan berikutnya minggu depan FOMC Meeting dan juga pertemuan Trump dengan Xi Jinping. Jadi, tetap waspada dengan volatilitas di malam hari, terutama jelang penutupan akhir pekan!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 4075.00 – 4077.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4089.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 4148.00,
Target terdekat 4158, terjauh 4170, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 4069.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4068.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 3996.00 – 3998.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3984.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4004.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 4004)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil Treasury AS 10-tahun rebound tipis, tapi secara keseluruhan masih relatif terjebak dalam tekanan turun. Dolar juga menunjukkan kenaikan yang mulai terhambat meskipun pagi ini cenderung kembali naik. Di sisi lain, emas sempat naik dengan cepat di sesi Asia kemarin, terdorong oleh ‘bounty hunter’ yang melihat peluang harga yang relatif murah pasca koreksi tajam dalam 2 hari beruntun sentuh $4004-an. Kenaikan tetap tertahan meskipun di malam hari harga berhasil bangkit dari zona terendahnya.
Penurunan di pasar ekuitas di malam hari turut membantu emas rebound bertahap. Pemicunya adalah sanksi AS terhadap Rusia yang memicu kekhawatiran konflik Rusia-Ukraina yang tidak akan selesai dalam waktu dekat.
Batal Bertemu, Trump Tekan Putin Lewat Sanksi Minyak
Pemerintah AS dikabarkan bersiap memperluas sanksi terhadap Rusia dengan langkah-langkah yang kemungkinan akan diumumkan di hari Kamis atau Jumat. Hal ini memicu kekhawatiran terkait konflik Rusia-Ukraina yang tidak berkesudahan.
Sanksi dikenakan pada perusahaan minyak Rusia Lukoil dan Rosneft. Semua entitas yang dimiliki 50% atau lebih, baik langsung maupun tidak langsung, oleh Rosneft dan Lukoil, diblokir meskipun tidak ditunjuk oleh OFAC (Office of Foreign Assets Control). Sanksi ini diberikan setelah pembatalan rencana pertemuan antara Putin dan Trump di Budapest minggu ini.
Minggu lalu, Putin berbicara dengan Trump sebelum pertemuan Trump dengan Zelensky, dan hal itu berhasil menahan sementara waktu pasokan misil Tomahawk ke Ukraina. Trump lalu menjadwalkan pertemuan dengan Putin sambil menunggu pembicaraan awal antara staf masing-masing. Tapi pembicaraan untuk persiapan pertemuan puncak kedua pemimpin negara gagal menghasilkan kemajuan yang berarti sehingga akhirnya Trump memutuskan untuk menunda pertemuan dengan Putin.
Trump mengatakan bahwa setiap kali berbicara dengan Putin, percakapan mereka memang baik-baik saja, tapi sama sekali tidak menghasilkan apapun. Trump merasa tidak nyaman untuk bertemu dengan Putin dan tidak ingin membuang waktu dengan pertemuan tanpa hasil. Dengan sanksi tersebut Trump berharap Putin akan serius maju ke meja perundingan.
Di sisi lain, WSJ menulis laporan tentang pencabutan larangan penggunaan rudal jarak jauh oleh Ukraina. Hal ini nampaknya yang menjadi sumber alasan kenapa Putin sepertinya tidak terlihat serius untuk pembicaraan damai. Putin pernah mengingatkan Trump bahwa pengiriman rudal Tomahawk ke Ukraina akan melukai hubungan AS-Rusia. WSJ menulis, rudal jelajah Storm Shadow buatan Inggris ditargetkan untuk serangan di dalam wilayah Rusia dan meningkatkan tekanan terhadap Rusia.
Adapun wewenang untuk persetujuan serangan lintas batas tersebut dialihkan dari Menteri Pertahanan Pete Hegseth ke Jenderal Alexus Grynkewich, panglima tertinggi Eropa dan komandan NATO. Namun, Trump menyangkal dan menyebut berita WSJ tersebut sebagai berita bohong.

Naik-Turunnya Hubungan AS-China
Di sisi lain, meskipun Trump dijadwalkan akan bertemu dengan Xi 2 minggu ke depan, tapi ancaman terus digaungkan Trump, hal yang tidak disukai China. Presiden Trump dikabarkan akan memberlakukan pembatasan baru terhadap ekspor ke China, salah satunya perangkat lunak AS dan teknologi bernilai tinggi lainnya. Ini diluar tarif impor sampai 155% atas impor China yang akan berlaku efektif per 1 November jika tidak terjadi kesepakatan yang bagus.
Menteri Keuangan Scott Bessent sedang berada di Malaysia untuk mengadakan pembicaraan awal dengan Wakil PM China He Lifeng. Pertemuan ini dirancang sebelum pertemuan puncak kedua pemimpin negara di Korea Selatan. Kedua belah pihak tampaknya memperketat tekanan ekonomi sambil memperkuat posisi tawar menjelang negosiasi minggu ini. Jangan lupa bahwa gencatan senjata tarif masih berjalan dan akan berakhir 10 November. Kemungkinan ini menjadi salah satu pembahasan apakah gencatan senjata tersebut akan dilanjut diperpanjang atau tidak.
Fokus Malam Ini
Kami belum mendapat kepastian apakah data jobless claims yang biasa muncul di hari Kamis akan dirilis atau masih tetap tidak dirilis. Berdasarkan informasi sebelumnya, BLS menyebut hanya akan merilis laporan inflasi karena data tersebut akan dijadikan acuan untuk memperhitungkan angka manfaat dari Jaminan Sosial 2026. Sedangkan data lainnya tidak disebut akan dirilis selama shutdown masih berlangsung. Jadi, tampaknya data jobless claims malam nanti masih tentatif, dan pasar hanya akan mendapati data existing home sales di jam 21.00 WIB dan juga pernyataan dari Gubernur Fed Michelle Bowman di jam yang sama.
Fokus utama tetap masih akan menunggu data CPI yang baru akan dirilis besok malam, dan juga FOMC Meeting minggu depan.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup hammer, menunjukkan potensi penurunan yang mungkin saat ini cukup terbatas setelah emas tertekan sentuh level $4000. Area ini bisa dibilang sebagai area support psikologis setelah kenaikan bertubi-tubi sejak 23 Agustus dari 3320 sampai rekor tertinggi 4381 di tanggal 20 Oktober 2025. Ketidakpastian geopolitik dan hubungan dagang AS-China membuat emas rebound dari tekanan turun.
Secara teknis, hammer menandakan peluang reversal bullish kemungkinan terjadi untuk hari ini. Namun, bullish yang lebih kuat butuh penembusan di atas 4186, area yang sebelumnya berperan sebagai support kuat sehingga kini berubah menjadi resistance. Area terdekat berada di 4129 dan 4161 (high 22 Okt 2025). Sedangkan support akan berada di 4040 dan 4000 sebagai support psikologis. Jika tembus, maka terbuka peluang turun lebih lanjut ke 3945.

Di H4, harga perlahan bergerak naik setelah sebelumnya sempat menguji kembali 4011 di malam hari. Dan pagi ini kenaikan sementara waktu tertahan di kisaran 4090-4095. Sedangkan trendline support menunjukkan bahwa tekanan turun tersebut tetap bertahan di atas trendline sehingga kami melihat alasan yang tepat untuk kembali mengincar buy.
Ekspektasi skenario emas bertahap naik, dengan zona merah kisaran 4011-4078 sebagai support kuat. Resistance terdekat zona coklat berada di 4130-4167 akan menjadi rintangan pertama yang kemungkinan sulit untuk langsung ditembus. Tapi peluang tembus diperkirakan tetap ada, dan kenaikan berlanjut hingga zona biru 4188-4244 yang akan menjadi rintangan berat lainnya.
Di sisi penurunan, tekanan di bawah zona merah dan juga support trendline 4018 akan mengancam emas dengan potensi penurunan lanjutan. Jika ini yang terjadi, maka strategi bisa diubah menjadi sell, dengan mengacu pada area 4000 sebagai pemicu. Jadi, sell bisa dilakukan hanya jika area 4000 benar-benar ditembus.
Jika skenario double bottom terpenuhi (baik variasi bottom 2 sejajar ataupun lebih tinggi dari bottom 1), maka konfirmasi dari pola ini nantinya dari keberhasilan tembus neckline resistance. Dan itu berarti terbuka untuk kenaikan lebih lanjut.

Per jam 11.20 WIB, harga berada di 4084.81, dengan high 4115.53, dan low 4065.88. Pada dasarnya double top sebelumnya sudah berhasil sentuh target, meskipun tidak sepenuhnya sampai di 3994 (target utama). Tapi dengan penurunan hingga 4004 sudah cukup dekat dan mewakili. Dengan demikian arah berikutnya adalah kepastian apakah double bottom akan berhasil tembus neckline.
Jika diasumsikan low 4004 sebagai bottom 1 dan 4011 sebagai bottom 2, maka neckline akan berada di 4170, dan kenaikan yang terjadi di sesi Asia pagi ini sebagai bagian dari pola naik yang diharapkan bisa tembus neckline untuk memastikan tren naik kembali dominan.
Alternatif lain, jika bottom 1 dianggap berada di 4011, maka bottom 2 belum terbentuk. Bottom ke-2 selanjutnya bisa saja lebih tinggi dari bottom 1, bisa juga sama dengan bottom 1, atau beberapa poin lebih rendah dari bottom 1. Ini berarti area 4065-4075 bisa dikategorikan bottom 2 (jika bottom 2 lebih tinggi dari bottom 1), atau area 4011-4015 sebagai bottom 2 (jika bottom 2 dianggap sejajar bottom 1), atau 3980-3990 (jika dianggap bottom 2 lebih rendah dari bottom 1, bisa dipertimbangkan sebagai zona buy on dip.
Untuk saat ini strategi pagi tadi di 4068-4070 relatif berhasil dan harga sudah sentuh TP 2 di 4082, bahkan lebih. Berikutnya, strategi ini tetap bisa digunakan jika penurunan tidak lebih rendah. Atau Anda bisa gunakan alternatif area yang disebutkan sebelumnya dengan asumsi double bottom tersebut disesuaikan dengan variasi yang berlaku.
Tapi, jika harga mulai bergerak naik dan tembus 4100, maka Anda bisa pertimbangkan pertahankan atau follow buy saat 4115 ditembus, dengan potensi target terdekat 4125 ataupun 4140. Dan jika neckline benar-benar ditembus, maka tren naik mulai kembali terbuka dan kemungkinan lebih kuat.
Sedangkan skenario sell untuk jangka pendek hanya disarankan jika harga tembus 4000, dengan peluang terdekat 3990 dan terjauh 3975
Pasar kemungkinan akan fokus dengan inflasi CPI di hari Jumat, dan FOMC Meeting minggu depan sehingga diperkirakan agresivitas masih menunggu kedua indikator fundamental tersebut.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support (update jam 11.10 WIB)
Entry: 4068.00 – 4070.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4082.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 4115.00,
Target terdekat 4125, terjauh 4140, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 4062.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4060.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 3996.00 – 3998.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3984.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4004.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 4004)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil Treasury AS 10-tahun tetap ditutup turun, sedangkan dolar mengalami rebound di malam hari. Hal ini yang membuat emas akhirnya menyerah dan pasar melakukan aksi profit taking yang cukup tajam, sekaligus menandakan koreksi turun yang terjadi pasca rally impresif sejak 23 Agustus 2025 yang hampir tanpa jeda/koreksi signifikan.
Meskipun turun tajam, harga emas sebenarnya mengalami penurunan kembali ke level yang terakhir terdapat gap yang terlihat di 13 Oktober 2025. Dan dengan penurunan cepat pagi ini ke 4004, berarti sudah berhasil menutupi gap yang terjadi saat itu (closing 10 Oktober di 4012, open 13 Oktober di 4042. Pemicu utama diperkirakan aksi profit taking pasar karena minimnya pemicu tambahan yang segar, sekaligus karena pasar tunggu data CPI yang terdekat di hari Jumat.
Agenda Pertemuan Trump
Trump memiliki beberapa agenda pertemuan yang dijadwalkan dalam waktu dekat. Pertama, pertemuan dengan Putin di Budapest. Agenda awal direncanakan akhir pekan ini. Tapi kedua pihak belum menentukan kepastian tanggal pertemuan, bahkan Putin disebut-sebut enggan untuk bertemu jika AS tetap memasok Tomahawk ke Ukraina untuk mempersenjatai Ukraina dalam menyerang fasilitas energi Rusia. Versi Trump menyebut tidak ingin melakukan pertemuan yang hanya membuang waktu. Hal ini memicu ketidakpastian geopolitik yang masih membayangi beberapa waktu ke depan.
Agenda kedua, pertemuan dengan Xi Jinping. Trump direncanakan bertemu 2 minggu ke depan saat berkunjung ke Korea Selatan. Sebenarnya Trump juga dijadwalkan untuk melakukan perjalanan bisnis ke Malaysia dalam agenda KTT yang dilakukan di Malaysia, dan perwakilan AS dan China akan ikut menghadiri. Tapi Trump lebih memilih bertemu Xi di Korea Selatan. Di sisi lain juga ada kabar bahwa Xi Jinping mengundang Trump berkunjung ke China. Tapi kabar ini masih perlu dikonfirmasi.

Pertemuan Trump dan Xi menjadi agenda paling utama yang dinantikan pasar. Trump merasa optimis keduanya akan mencapai kesepakatan bagus, dan pasar pun mengharapkan seperti demikian. Trump akan menekankan tentang pembelian kedelai AS oleh China dan juga terkait aturan ekspor rare-earth mineral oleh China yang dipermasalahkan AS. Trump menyebut harus tercapai kesepakatan bagus, atau China berhadapan dengan tarif 155%. Seperti biasa ini menjadi gertakan yang selalu digunakan Trump, dan China selalu menolak AS menggunakan ancaman-ancaman tersebut.
Agenda lainnya adalah masih seputar Gaza yang dikabarkan bahwa Israel kembali serang wilayah Rafah di Jalur Gaza beberapa waktu lalu, padahal kedua pihak Israel dan Hamas sudah menandatangani kesepakatan gencatan senjata permanen.
Sedangkan pertemuan akhir pekan ini kemungkinan hanya akan dilakukan antara perwakilan dagang kedua pihak. AS dipimpin Scott Bessent Menteri Keuangan AS, dan China dipimpin oleh He Lifeng Wakil Perdana Menteri China. Asumsi tercapai kesepakatan, maka hal ini tidak lagi menjadi faktor tekanan utama bagi emas sehingga penurunan-penurunan yang terjadi baru-baru ini diperkirakan karena pasar mengantisipasi data CPI hari Jumat dan aksi profit taking terjadi sebelum data dirilis, termasuk juga jelang FOMC Meeting minggu depan.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish setelah kenaikan gagal berlanjut di atas 4381. Bahkan koreksi turun pun berlanjut lebih rendah dibanding low hari Jumat 4186. Tekanan berlanjut hingga 4081, dan meski ditutup rebound di 4124, penurunan pun masih berlanjut di sesi Asia pagi ini sampai 4004. Secara keseluruhan penurunan di hari Selasa sebesar -$293, dan khusus pagi ini saja range pergerakan sudah sentuh $130 di mana setelah turun cepat hingga sentuh 4004, market mulai stabil dengan bounty hunter mendorong harga rebound ke kisaran 4134.
Meski turun tajam, tapi fundamental yang mendasari tetap menunjukkan kondisi bullish. Untuk sementara waktu penurunan tertahan di zona 4000-an, sekaligus menunjukkan penutupan gap yang sempat terjadi di tanggal 10 Okt (close 4012)-13 Okt 2025 (open 4042). Secara teori, seharusnya penurunan bisa dikatakan selesai untuk sementara ini dan koreksi turun yang memang diharapkan bulan sebelumnya sudah terwakilkan. Namun area 4186 yang kemarin bertindak sebagai neckline dari double top H4, kemungkinan menjadi resistance psikologis untuk beberapa waktu ke depan. Artinya, bullish akan dianggap kembali kuat jika mampu kembali di atas 4186.

Di H4, update per jam 10.44 WIB menunjukkan penurunan pagi tadi sesuai ekspektasi sebelumnya tertahan di zona merah, atau lebih tepatnya di zona trendline support H4 sehingga pantulan naik terlihat cukup pas di zona tersebut. Namun jangan buru-buru! Kita sedang melihat pantulan untuk berupaya menutupi penurunan yang terjadi sepanjang hari Selasa kemarin, tapi baru nyaris ½ dari penurunan. Ini berarti 4186 yang merupakan neckline dari pola double top sebelumnya akan menjadi sasaran rebound potensial, dan selanjutnya juga akan kembali menentukan.
Pasca penurunan tajam -$293, maka area tengah minimal +$146.5, ini berarti area 4150 sebagai area tengah dari range yang terbentuk tersebut. Secara teknis, area 4150-4186 akan menjadi area-area resistance krusial untuk beberapa waktu ke depan, di mana 4150 adalah area 50% dari hitungan range saat ini untuk mengcover setengah dari penurunan kemarin, dan area 4186 sebagai resistance yang sebelumnya berperan menjadi neckline.
Secara teknis, penurunan tajam dari pola double top hanya akan diimbangi dengan kenaikan tajam yang juga dipicu dari pola grafik sebaliknya. Ini berarti untuk imbangi atau bahkan menutup penurunan kemarin, maka pola double bottom diharapkan terbentuk hari ini di H4. Double bottom bisa terbentuk jika kenaikan tidak/belum tembus 4150-4186, kemudian terjadi swing low kembali. Double bottom sendiri punya 3 variasi, yaitu : bottom 2 sejajar bottom 1, bottom 2 lebih tinggi dari bottom 1, atau bottom 2 lebih rendah dari bottom 1.
Dengan mengacu pada trendline support yang sejauh ini berhasil menahan tekanan turun lebih lanjut, maka variasi double bottom yang ideal untuk saat ini adalah variasi dengan bottom 2 lebih tinggi dari bottom 1. Ini berarti area merah 4024-4059 sebagai potensi support berikutnya jika terjadi swing low bisa dimanfaatkan sebagai area buy, dengan stop loss dipasang di bawah 4024 untuk antisipasi penurunan lebih lanjut.
Sebaliknya, penurunan akan lanjut mendominasi jika : 1) 4186 tidak/gagal ditembus, atau 2) 4024 ditembus, lanjut tembus 4004, dan juga support 3990 ditembus. Jika syarat no. 2 dipenuhi, maka sell lebih baik, dan proyeksi target berikutnya melirik area 3947 dan terjauh 3896-3900.
Tapi jika skenario double bottom terpenuhi (baik variasi bottom 2 sejajar ataupun lebih tinggi dari bottom 1), maka konfirmasi dari pola ini nantinya dari keberhasilan tembus neckline resistance.

Per jam 11.00 WIB, harga berada di 4130.90, dengan high 4143.17, dan low 404.68. Double Top besar menggagalkan kenaikan di hari Selasa untuk sementara waktu. Hal ini setelah konfirm tembus 4186 seperti yang sempat diingatkan dalam ulasan kemarin tentang potensi ancaman big double top dengan neckline 4186 : “Tapi bullish belum bisa bernafas lega selama area 4379-4381 belum benar-benar ditembus. Hal ini karena akan menjadi ancaman big double top yang berpotensi membuat emas kembali tertekan turun. Jika ini yang terjadi, maka area low Jumat di 4186 akan menjadi neckline sebagai titik konfirmasi” – artikel 21 Okt 2025.
Namun penurunan pagi tadi cukup cepat dan bisa dibilang sudah mendekati target utama double top tersebut 3994, meski hanya sentuh 4004. Dan harga langsung rebound saat itu juga dengan cepat sampai saat artikel ini ditulis sampai ke 4143. Asumsi kami secara teknis area biru 4150-4167 resistance 1 atau 4186 (neckline sebelumnya) akan menjadi penentu berikutnya.
Ekspektasi skenario kali ini kenaikan tetap tertahan lebih dulu baik di area biru ataupun di 4186, kemudian swing low kembali terjadi, tapi tidak diharapkan terjadi penurunan lebih rendah dari 4004. Jika terpenuhi, maka sama dengan H4, potensi terbentuknya pola double bottom bisa menjadi pemicu untuk pembalikan ke atas pasca penurunan tajam hari Selasa. Jadi, jika beberapa jam ke depan, terutama di sore/malam hari, maka area 4100, 4075, 4040 ataupun 4004 layak dipertimbangkan sebagai zona buy berikutnya dengan asumsi terbentuknya pola double bottom.
Sedangkan skenario sell untuk jangka pendek diperkirakan akan tetap dominan selama 4186 tidak/belum ditembus.
Secara umum, Buy on dip tetap masih lebih relevan untuk saat ini meskipun penurunan tajam sudah terjadi di tanggal 17 Oktober dan 21 Oktober 2025 karena kondisi shutdown masih berlanjut dan timbulkan ketidakpastian, didukung dengan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed dan juga pembelian bank sentral yang masih kuat.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support (update jam 11.10 WIB)
Entry: 4040.00 – 4042.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4054.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 4150.00,
Target terdekat 4160, terjauh 4180, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 4034.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4035.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 3984.00 – 3986.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3972.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3992.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 3992)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



