Imbal hasil Treasury AS 10-tahun ditutup turun di sesi perdagangan hari Selasa, tapi tidak untuk dolar AS yang justru menguat. Hal ini dimungkinkan terjadi seiring permintaan safe haven yang tidak terpusat hanya di emas saja, melainkan juga dolar sehingga saat ini emas dan dolar AS bergerak beriringan.
“No news is a good news” kemungkinan masih mendominasi kenaikan emas. Investor enggan berspekulasi terlalu jauh tentang kapan shutdown selesai dan kapan data seperti non farm payroll dirilis. Namun ketidakpastian seputar shutdown dan juga ekspektasi penurunan suku bunga Fed sepertinya berhasil membuat emas bertahan sejauh ini. Bahkan aksi profit taking yang sempat terjadi dengan cepat sampai 3940 pun tidak bertahan lama, karena setelah itu emas naik dan bertahan sampai penutupan di zona resistance.
Ancaman PHK Massal Belum Terbukti
Yang menarik adalah PHK massal yang sempat diancamkan Trump saat pemerintah AS menjelang shutdown. Trump sempat mengatakan bahwa akan terjadi PHK massal dan permanen jika shutdown terjadi. Tapi hal itu tidak membuat Demokrat getir, mereka tetap menolak RUU yang diajukan Republik jika tanpa mengesahkan kenaikan anggaran untuk perawatan. RUU ACA (Affordable Care Act) yang diajukan Demokrat ditolak Republik dan Pemerintahan Trump. Shutdown pun terjadi per 1 Oktober 2025.
Berikutnya market menanti kembali gebrakan Trump. Pejabat Federal yang ditunjuk untuk mencatat data pekerja federal yang akan dirumahkan sementara atau di PHK permanen sudah mengkondisikan bahwa pengumuman segera terjadi di 1-2 hari setelah shutdown resmi berjalan. Hasilnya nihil! Tidak ada pengumuman terkait PHK di hari Kamis dan Jumat saat itu.
Berlanjut sampai Senin dan Selasa yang dikatakan bahwa PHK segera diumumkan jika DPR kembali deadlock. Hasilnya kembali nihil! Trump sampai saat ini belum umumkan apapun sesuai yang diancamkannya.
Beberapa media mengendus alasan di balik tertundanya pengumuman PHK massal tersebut. Dikabarkan dari CNN mengutip pejabat pemerintahan yang terlibat dalam pembicaraan, bahwa anggota Kongres dari Partai Republik dan pejabat pemerintahan Trump sepertinya kembali memperhitungkan ulang konsekuensi risiko politik dari langkah PHK massal tersebut.
Apakah ini berarti Trump hanya berani mengancam tanpa bertindak (TACO = Trump Always Chicken Out) seperti saat mau mengumumkan diberlakukannya tarif di ‘Liberation Day’ bulan April? Saat itu masa berlaku tariff terus mengalami pemunduran dari tanggal yang ditetapkan sampai berbulan-bulan. Jika ya, maka bisa saja tidak ada PHK massal yang diancamkan, sampai akhirnya tiba-tiba market mendapat kabar baik tentang kesepakatan untuk reopening, yang berarti juga mengakhiri drama politik terhadap RUU Anggaran Pengeluaran terbaru.

Emas Menggila, Tanda-tanda Kecemasan Fiskal AS ?
Wakil Ketua Goldman Sachs, Robert Kaplan (mantan anggota Fed), memperingatkan tentang kenaikan emas 40% ytd sampai tembus $4000/oz. Kaplan menilai hal tersebut menandakan ketidakpastian pasar yang lebih dalam. Kaplan menyebut peran emas sebagai safe haven melampaui peran obligasi pemerintah AS karena kekhawatiran defisit federal yang meningkat sehingga membuat investor enggan berinvestasi dalam obligasi pemerintah AS.
Dia juga menyoroti risiko fiskal AS yang terus membengkak sebagai faktor utama yang perlu disadari oleh yang berwenang.
Fokus malam ini
Wakil Ketua Fed Barr akan berpidato di jam 20.30 WIB. Dan sejauh ini belum ada tanda-tanda lain untuk data ekonomi utama kembali dirilis normal. Semua masih menunggu dari voting DPR yang sejauh ini belum ada perkembangan baik.
Ketidakpastian geopolitik, ketidakpastian shutdown, dan ekspektasi penurunan suku bunga sejauh ini membuat pasar lebih melihat emas sebagai safe haven di tengah ketidakpastian sehingga nilainya cenderung terus naik.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullis, kenaikan berlanjut dan pagi ini berhasil tembus $4000/oz. Swing low kemarin sesuai ekspektasi tertahan di 3940, dilanjutkan kenaikan hingga sentuh level tertinggi 3991 dan ditutup di 3984. Secara teori, hal tersebut membuka peluang kenaikan lebih lanjut seperti yang terjadi pagi ini dengan rekor tertinggi terbaru saat ini di $4014/oz.
Secara teknis, penembusan resistance sebelumnya 3969 dan juga 3984 mempermudah jalur kenaikan tersebut. Dan resistance daily di 4035 (FE 100% daily) cenderung kian dekat sebagai target kenaikan berikutnya. Dan jika ditembus, maka FE 100% Weekly di 4084 dan 4100 berpotensi menjadi target berikutnya. Sedangkan koreksi turun kemungkinan membuat level 3984 dan 3969 menjadi support jangka pendek. Jika keduanya ditembus, maka support 3940 (low kemarin) sebagai area yang perlu dicermati.

Di H4, trend naik cenderung tetap kuat, bullish trend channel kembali menunjukkan indikasi penurunan terbatas, dan bullish yang tetap kuat. Saat artikel ditulis, harga mulai bergerak sedikit di luar trend channel, di atas resistance 4003 yang baru saja ditembus pagi tadi. Area FE 100% di grafik H4 menunjukkan area 4021 yang kemungkinan menjadi potensi target terdekat. Dan jika tetap ditembus, maka zona 4056 dan 4095 akan menjadi area berikutnya.
Skema pergerakan yang diharapkan adalah swing low lebih dulu, sampai kurang lebih maksimum di zona abu-abu 3940-3966 sebelum lanjutkan kenaikan. Atau koreksi terjauh zona biru 3889-3919 yang cukup dekat dengan support trend channel. Tapi hal itu tidak terjadi sampai siang ini dan level terendah bertahan sejauh ini di 3983.
Jika kenaikan tertahan di 4021, maka koreksi turun diharapkan memberi ruang untuk koreksi ke zona 4000 atau maksimal retest low 3983 tersebut yang secara teknis merupakan support daily yang merupakan penutupan hari Selasa, 7 Okt 2025 kemarin. Sedangkan jika koreksi turun terjadi lebih panjang, maka area abu-abu yang akan menjadi incaran demand yang lebih baik.
Sebaliknya, secara teori sell seharusnya bisa terjadi jika kenaikan tertahan di resistance 4021. Tapi mengingat fundamental yang kuat untuk kenaikan emas, maka sell tidak disarankan meskipun diharapkan terjadi koreksi atau swing low. Swing low yang dimaksud justru menjadi area untuk kembali mengincar buy di harga yang lebih murah. Kalaupun melakukan SELL, maka target maksimal hanya berada di 4000 atau 3990. Tapi secara keseluruhan buy on dip jauh lebih disarankan daripada sell karena pertimbangan fundamental.Medium term masih cenderung bullish, sehingga meskipun terjadi koreksi panjang untuk WAVE 4 (asumsi kenaikan WAVE 3 berakhir dan turun di bawah zona biru 3889-3919, maka akan menjadi peluang buyer kembali masuk untuk medium term karena koreksi dianggap mencukupi sebagai WAVE 4.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4012.53, dengan high di 4016.45 dan low 3983.03. Secara teknis, harga kini berada di atas FR 0% 3975 sehingga menandakan kenaikan berlanjut, dan potensi terdekat adalah FE 61.8% 4026. Dan jika lanjut tembus, maka FE 100% 4079 berikutnya menjadi sasaran.
Ekspektasi skenario adalah swing low di zona merah sebelum naik. Tapi yang terjadi pagi ini low tertahan di 3983, cukup dekat dengan zona merah, lalu naik. Bisa dianggap zona merah cukup efektif saat ini.
Sejauh ini belum ada tanda-tanda koreksi tajam. Namun koreksi kemarin terjadi sesuai ekspektasi setelah beberapa jam bertahan di zona resistance. Ekspektasi hari ini terjadi hal yang sama, jika kenaikan tertahan di bawah 4026, maka koreksi diharapkan tertahan tetap di atas zona merah 3974-3983. Ini berarti retest zona merah (jika kembali terjadi) bisa menjadi opsi buy.
Sedangkan penurunan di bawah zona merah nantinya bisa dimanfaatkan untuk peluang switch strategi menjadi sell jangka pendek dengan target “sangat terbatas”. Itu berarti tembus di bawah 3965 bisa lakukan sell, dengan potensi target di zona kuning kisaran 3940-3953.
Dengan minimnya data ekonomi dan juga pemicu aksi jual atau profit taking besar yang berkepanjangan, maka ekspektasi penurunan maksimal tertahan di zona kuning tersebut, dan buyer kemungkinan kembali mendorong harga kembali naik. Jadi, sebaiknya waspada di zona kuning tersebut jika Anda putuskan SELL saat tembus 3965.
Secara umum, Buy on dip tetap masih lebih relevan untuk saat ini di kondisi shutdown yang timbulkan ketidakpastian, didukung juga dengan ketidakpastian geopolitik, dan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed yang masih tetap kuat.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 3998.00 – 4000.00 (updated)
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4012.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 4026.00,
Target terdekat 4035, terjauh 4050, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3992.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3992.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3975.00 – 3977.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3989.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3969.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3968)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil Treasury AS 10-tahun ditutup naik, tapi mulai terbatas. Demikian juga dengan dolar yang ditutup dengan candle shooting star. Secara teori teknikal mengindikasikan kenaikan yang kembali terhambat sehingga peluang untuk kenaikan emas kembali dominan.
“No news is a good news” untuk emas sepertinya benar terjadi dan mendominasi pergerakan emas saat ini. Dengan minimnya data ekonomi AS dari BLS atau lembaga survei pemerintah selama fase government shutdown membuat pasar tidak mendapatkan data ekonomi apapun sampai hari ini. Satu-satunya kabar yang ditunggu adalah kemungkinan voting DPR untuk reopening pemerintah, dan sejauh ini semua deadlock!
Deadlock DPR
Market sempat mendapat kabar positif setelah Trump mengklaim bahwa dirinya sedang bernegosiasi dengan bipartisan untuk membahas subsidi asuransi kesehatan yang segera expire. Namun kabar ini langsung dibantah oleh Schumer, Ketua Senat Minoritas.
Schumer mengatakan tidak ada negosiasi semacam itu yang sedang berlangsung. Trump mengatakan pada wartawan di Ruang Oval bahwa pembicaraan dengan Demokrat terkait layanan kesehatan akan mengarah pada hal-hal yang sangat baik, tapi Trump tidak menyebutkan siapa saja peserta yang bernegosiasi. Schumer membantah dan menilai hal tersebut tidak akurat. Tapi jika Trump memang siap bekerja sama dengan Demokrat, maka Schumer dan Kawan-kawan akan berada di meja perundingan.
Dengan demikian, tampaknya kesepakatan apapun dalam waktu dekat sulit untuk diperoleh untuk pembukaan pemerintah. Hal ini juga terkait voting DPR yang belum berhasil menemukan titik temu sehingga hampir dipastikan non farm payroll kembali gagal dirilis minggu ini. Tapi kita perlu tunggu sampai nanti malam jika ada perkembangan baru terkait voting DPR.

China Kembali Beli Emas
Tampaknya hanya berita ini yang menjadi faktor tambahan yang diperlukan untuk mengkonfirmasi di mana posisi PBOC saat ini mengingat harga emas yang sudah mendekati $4000/oz.
Cadangan emas China di akhir September mencapai $283,29 miliar, lebih tinggi dibanding dengan catatan di akhir Agustus $253,84 miliar. Angka ini memang menunjukkan pembelian dengan kecepatan yang relatif rendah dibanding November 2024 ataupun beberapa bulan sebelumnya di 2025. Tapi yang jelas ini masih menjadi kabar baik.
Di periode April 2024, PBOC dikabarkan menghentikan pembelian emas sementara waktu. Saat itu harga emas juga dianggap sudah terlalu tinggi. Di periode Mei – Oktober 2024 saat itu harga emas cenderung bergerak sideways, dengan kecenderungan naik. Artinya naik dengan kecepatan yang relatif lebih rendah dibanding awal-awal 2024. Namun, di periode November 2024, PBOC dikabarkan kembali lakukan pembelian emas, dan sejak saat itu emas bergerak naik berlanjut sampai saat ini yang cukup fantastis.
Meski sempat dengan laju pembelian lebih lambat di bulan Agustus 2025, tapi nyatanya emas tetap naik sehingga data yang diperlukan saat ini adalah fakta bahwa China masih lanjutkan pembelian emas, meski dengan kecepatan terendah sekalipun.
Cadangan emas China saat ini diperkirakan mencapai sekitar 2300 ton berdasarkan laporan terakhir. Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa Beijing berencana untuk meningkatkan cadangan emasnya sampai 5000 ton. Ini berarti bisa membuat China berada di posisi kedua di bawah AS sebagai pemegang cadangan emas resmi terbesar di dunia.
Sebagai gambaran, persentase emas resmi China saat ini dibanding total cadangan devisa mereka di sekitar 7%, masih terlalu kecil dibandingkan dengan AS dan Jerman yang mencapai 78%, Italia dan Prancis 75%, dan Rusia 37%. Jadi, cukup wajar jika dengan pertimbangan tersebut, ada cukup alasan jika China tidak hanya akan terus meningkatkan kepemilikan emasnya tapi juga mempercepat pembelian emasnya seiring pertumbuhan ekonomi China Yang semakin besar.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish setelah dibuka gap up di pagi hari. Level tertinggi sentuh 3969.99, dan pagi ini rekor tertinggi baru berhasil sentuh 3977.32. Ini berarti emas lagi-lagi cetak rekor tertinggi baru. Shutdown yang berlanjut dan ekspektasi penurunan suku bunga yang semakin kuat membuat emas terus naik sehingga rekor tertinggi bisa saja kembali berubah. Bahkan COMEX mencatat emas futures sudah sentuh $4000/oz pagi tadi.
Resistance 3946 dan 3956 berhasil ditembus, berarti area ini sekarang menjadi support terdekat untuk potensi koreksi, selain 3926, 3916 dan 3898 low kemarin. Sedangkan proyeksi berikutnya berada di 3984, 4035 (FE 100% Daily) dan 4084 (FE 100% weekly)

Di H4, kenaikan berlanjut, dan harga tetap berada di dalam bullish trend channel. Sejauh ini koreksi turun pun terbatas. Di malam hari swing low tertahan di 3926, dan beberapa waktu kemudian harga secara stabil mendorong ke atas.
Zona abu-abu saat ini berada di 3889-3919 sebagai support terdekat di H4, yang menandakan koreksi terjauh bisa saja tertahan di zona tersebut. Namun penurunan lebih lanjut bisa terjadi jika 3884 (closing price Jumat) ditembus, sehingga zona biru 3838-3859 akan menjadi target support berikutnya. Secara teknis kedua zona ini yang menandakan bahwa uptren masih berlanjut karena tetap di jalur bullish trend channel.
Ini berarti kalau strategi pertama gagal dan sentuh SL, lalu penurunan cepat mendominasi sebagai profit taking cepat, maka tidak direkomendasikan sell, tapi menunggu market tenang dan kemudian kembali incar buy di zona biru yang cukup dekat dengan support trend channel.
Sebaliknya, secara teori sell kemungkinan relatif lebih kuat jika terjadi penurunan di bawah trend channel 3834. SELL bisa dipertimbangkan karena penurunan diperkirakan bisa berlanjut lebih tajam, dengan zona merah 3783-3792 sebagai potensi terdekat dari area trend channel, dan zona coklat 3734-3749 sebagai zona terjauh, jika profit taking berlanjut seiring rally yang impresif belum menampakkan koreksi tajam yang signifikan.
Penembusan support trend channel juga bisa menjadi pertanda sebagai dimulainya koreksi WAVE 4 yang dinantikan.
Namun jangka pendek penurunan di bawah 3900 bisa saja menjadi kesempatan untuk lakukan sell, tapi ruang penurunan relatif terbatas dengan target area biru zona maksimal (jika tembus zona abu-abu). Dan karena dikhawatirkan harga cepat berbalik naik seperti sebelumnya, maka kami tidak rekomendasikan strategi ini. BUY masih lebih dominan selama harga tetap berada di zona bullish trend channel. Medium term masih cenderung bullish, sehingga meskipun terjadi koreksi panjang untuk WAVE 4 (asumsi kenaikan WAVE 3 berakhir dan tembus support trend channel) maka akan menjadi peluang buyer kembali masuk untuk medium term karena koreksi dianggap mencukupi sebagai WAVE 4.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 3973.81, dengan high di 3977.32 dan low 3955.79. Secara teknis, kami mencari koreksi turun di kisaran FR 23.6% 3943, FR 38.2% 3923, atau golden zone (area antara FR 50% dan 61.8%, zona abu-abu). Salah satu di antara ketiga zona tersebut lebih direkomendasikan untuk mengincar buy on dip kembali seiring fundamental masih terus mendukung kenaikan emas.
Namun pagi ini harga terus bertahan dengan swing low tertahan di 3955 sejauh ini (dekat dengan FR 23.6% 3943), dan berpeluang untuk tembus 3977 untuk lanjutkan kenaikan. Jika ini terjadi (tanpa ada swing low lebih rendah di bawah 3943), maka alternatifnya trader bisa follow buy saat konfirm tembus FR 0% 3977 tersebut, dengan proyeksi target terdekat 3984 dan 4000 terjauh.
Sebaliknya, untuk sell, kami hanya melihat alasan turun yang relatif minim selain harga yang sudah terlalu tinggi. Tapi kondisi ini terbantahkan dengan fundamental yang terus mendukung kenaikan, termasuk kabar terbaru bahwa PBOC tetap dalam jalur pembelian emas meski laju pembelian yang relatif lebih kecil dibanding sebelumnya. Secara keseluruhan sell hanya direkomendasikan jika benar terjadi penembusan di bawah 3890.
Ini berarti secara umum, penurunan di salah satu zona yang disebutkan sebelumnya, merupakan kesempatan untuk mendapat titik buy se-murah mungkin karena tren naik yang masih dominan.
Buy on dip lebih relevan untuk saat ini di kondisi shutdown yang timbulkan ketidakpastian, juga ketidakpastian geopolitik, dan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 3943.00 – 3945.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3957.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3975.00,
Target terdekat 3985, terjauh 4000, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3937.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3936.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3903.00 – 3905.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3917.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3897.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3895)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil Treasury AS 10-tahun ditutup rebound di hari Jumat, dan dolar AS pun terbantu untuk rebound. Hal ini juga dipicu oleh kemenangan Takaichi di Jepang dalam pemilu Sabtu kemarin, 4 Oktober untuk memilih pemimpin baru LDP sekaligus calon PM Jepang yang baru untuk menggantikan PM Ishiba yang mundur resmi per 15 Oktober mendatang.
Di sisi data, ISM services PMI di hari Jumat dirilis lebih rendah dari ekspektasi, 50.0 vs exp 51.8, dan bahkan turun dari 52.0 bulan sebelumnya. Ekspektasi pemangkasan suku bunga FED di bulan Oktober kembali meningkat pasca data ISM dirilis. Data tersebut menjadi data pendukung untuk saat ini mengingat efek shutdown yang berlanjut membuat FED tidak ada pilihan lain selain menggunakan indikator data dari survey swasta sebagai rujukan.
Kemenangan Takaichi di Jepang
Kemenangan Takaichi di Jepang berpotensi menjadi sinyal bahaya bagi BOJ yang berupaya untuk menaikkan suku bunga di bulan Oktober. Hal ini membuat ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ mereda, meskipun beberapa Analis menganggap bahwa BOJ tidak mungkin secara tiba-tiba merubah alur kebijakannya dari pengetatan menjadi pelonggaran.
Takaichi sendiri dikenal sebagai sosok yang lebih mendukung pada pelonggaran fiskal untuk mendorong ekonomi. Hal ini yang membuat pasar merasa yakin bahwa BOJ tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Secara teori hal ini memperingan beban USD yang sudah tertekan sejak FED putuskan mulai turunkan suku bunga lagi setelah vakum sejak Desember 2024. Hal itu pula yang sempat membuat emas tertekan di awal pembukaan pagi ini, meskipun dibuka gap up.
Pelonggaran yang kemungkinan dilakukan Takaichi saat menjabat PM Jepang nantinya diperkirakan akan membuat kebijakan fiskal ekspansif di Jepang akan kembali terjadi. Di sisi lain, hal ini justru mengancam BOJ akan kembali berlakukan suku bunga negatif. Meski tidak berdampak langsung pada emas, tapi konsekuensi yang bisa terjadi dalam waktu dekat adalah kenaikan emas terhambat karena dolar menguat saat kebijakan Takaichi berlaku. Namun dampaknya diperkirakan relatif terbatas, karena pelonggaran di Jepang bisa berarti kenaikan utang negara tersebut, dan berpotensi kembali untungkan emas sebagai safe haven.

Fokus Minggu Ini
DPR gagal mencapai kesepakatan sehingga status shutdown berlanjut minggu ini. Senat dari Partai Demokrat memblok usulan RUU anggaran jangka pendek dari Senat Republik untuk membuat pemerintah kembali dibuka. Sebaliknya, Senat Republik juga memblok usulan Demokrat untuk menaikkan kembali anggaran medicare atau Obamacare yang sempat dipangkas oleh Trump beberapa bulan lalu.
Awalnya voting kembali dijadwalkan untuk dilakukan 7 Oktober. Namun Ketua DPR Mike Johnson menyebut Republik tidak memiliki apa yang harus didiskusikan lagi sehingga memutuskan untuk memerintahkan anggota senatnya kembali ke distrik masing-masing sampai tanggal 13 Oktober. Dengan demikian agenda NFP yang diharapkan rilis hari Jumat minggu ini kembali gagal.
Dengan demikian status apakah NFP rilis minggu ini atau tidak masih tentative, dan semua akan bergantung pada ada tidaknya voting DPR AS di minggu ini.
Berarti AS kembali tanpa data ekonomi berdampak besar dari survey pemerintah atau BLS minggu ini. Fokus akan tertuju pada FOMC Minutes di hari Kamis dinihari, beberapa pernyataan para pejabat Fed dan pidato Powell di hari Kamis. Ingat, bahwa FOMC Minutes bukan penggerak market utama karena hanya berupa ringkasan hasil pertemuan sebelumnya sehingga pidato para pejabat Fed dan juga Ketua Fed Powell menjadi agenda utama minggu ini.
Sementara ketidakpastian geopolitik, ketidakpastian tarif, ekspektasi penurunan suku bunga Fed, dan shutdown yang diperpanjang, kemungkinan akan kembali menahan emas dari penurunan terlalu tajam. Artinya, penurunan kemungkinan masih bersifat terbatas, dan bullish masih mendominasi. Sangat mungkin area $4000/barel muncul lebih cepat dari perkiraan, dan cukup terbuka di minggu ini.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily kembali ditutup bullish di level 3884. Bahkan pagi ini dibuka gap up di 3899 dan berlanjut hingga catatkan rekor tertinggi baru 3926 sejauh ini. Dan dimungkinkan untuk rekor lebih tinggi lagi karena sejauh ini belum ada pertanda penurunan tajam maupun koreksi turun.
Resistance terdekat berada di kisaran 3946-3956, dan jika keduanya ditembus, maka 4000 lebih cepat muncul dari perkiraan yang diharapkan baru akan terjadi akhir tahun. Deadlock DPR AS membuat shutdown pemerintah AS berlanjut minggu ini. Di sisi lain, jika profit taking cepat ataupun koreksi turun terjadi, maka support 3900 diikuti dengan 3884 (penutupan Jumat), juga 3838 (low Jumat) bisa menjadi support terkuat. Hal ini bisa terjadi jika diasumsikan tertinggi bertahan di 3930 lalu terjadi koreksi tajam yang cepat kisaran $50-$70, maka kedua area 3884 dan 3838 bisa menjadi target yang cukup untuk penurunan tersebut sebelum kembali diincar sebagai area buy lebih kuat. Namun, bullish tetap dominan sehingga SELL tidak disarankan.

Di H4, bullish trend channel nampak cukup kuat dan sejauh ini harga pun tetap bergerak di dalam jalur kenaikan tersebut. Dengan demikian target kenaikan diperkirakan berlanjut.
Area abu-abu saat ini di 3873-3896 merupakan zona support terdekat yang diperkirakan cukup ideal untuk kembali mengincar buy dengan asumsi gap yang terjadi hari ini ditutup atau hanya sekedar menutupi 1/3 atau setengahnya. Secara teori teknikal, area yang sebelumnya resistance psikologis, maka saat berhasil ditembus berubah peran sebagai support psikologis. Ini artinya penurunan diperkirakan tertahan di zona tersebut dan area buy idealnya bisa dipertimbangkan di zona tersebut.
Alternatif lain, jika terjadi penurunan cepat sebagai profit taking yang bisa terjadi sewaktu-waktu, maka area biru 3829-3839 bisa menjadi pertimbangan berikutnya. Area ini relatif lebih kuat sebagai demand karena berdekatan dengan support dari trend channel dan selama tidak ditembus, secara teori tetap layak dipertimbangkan sebagai zona buy karena tren naik yang masih kuat.
Sebaliknya, secara teori sell harusnya relatif lebih kuat jika terjadi penurunan di bawah trend channel 3822. Penembusan ini juga bisa menjadi pertanda sebagai dimulainya koreksi WAVE 4 yang dinantikan. SELL bisa dilakukan dengan proyeksi target zona merah 3783-3792, atau terjauh zona coklat 3734-3749 atau orange 3696-3708.
Sedangkan penurunan di bawah 3880 hanya dianggap penurunan sesaat dan terbatas, sehingga target diperkirakan paling jauh hanya ada di zona biru. Tapi secara keseluruhan, selama harga tetap di dalam trend channel bullish, maka buy jauh lebih aman sebagai strategi utama. Medium term masih cenderung bullish, sehingga meskipun terjadi koreksi panjang untuk WAVE 4 (asumsi kenaikan WAVE 3 berakhir dan tembus support trend channel) maka akan menjadi peluang buyer kembali masuk untuk medium term karena koreksi dianggap mencukupi sebagai WAVE 4.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 3930.05, dengan high di 3931.92 dan low 3898.07. Secara teknis, zona merah 3883-3895 adalah zona support yang baik untuk lakukan buy, dengan asumsi harga bergerak turun hanya untuk menutupi seluruh gap yang terjadi pagi ini (closing Jumat 3884, open Senin 3899). Pagi tadi sebenarnya sempat turun pasca naik ke 3920. Ayunan turun (swing low) sempat sentuh 3898, tapi setelah ini diikuti kenaikan lebih tinggi dan berlanjut sampai saat artikel ini ditulis.
Sebagai pengingat, gap tidak selalu harus ditutup sepenuhnya, dalam beberapa kasus bisa saja gap tersebut hanya tertutupi 1/3 atau setengahnya. Dan juga tidak selalu harus ditutup dalam waktu atau hari yang sama. Bisa saja gap tersebut tertutup sempurna setelah beberapa hari, minggu, bulan, atau bahkan hitungan tahun, tergantung dari momentum yang ada (fundamental biasanya berperan di sini).
Kami masih melihat strategi buy masih tetap layak dilakukan dengan anggapan bahwa trendline support tidak ditembus, sehingga area merah 3883-3895 dan kuning 3854-3867 adalah area yang bisa dipertimbangkan dan cukup ideal. Dan area alternatif adalah buy saat tembus 3920 yang disarankan pagi ini nampaknya berhasil juga sentuh TP 1 kisaran 3930 (TP 2 kisaran 3945) karena level tertinggi saat ini berada di 3931.
Untuk alternatif terbaru, jika swing low kembali terjadi, maka alternatif buy bisa dilakukan kisaran 3909-3917 (asumsi kenaikan tertahan di 3931, lalu terjadi koreksi terbatas). Atau tetap kembali incar zona yang diharapkan di awal, yaitu kisaran 3890-3892.
Sedangkan zona abu-abu 3841-3848 bisa menjadi target terdekat dari penurunan jika support trendline 3850 ditembus, dan zona biru 3811-3829 sebagai target terjauh.
Tapi secara umum buy on dip lebih relevan untuk saat ini di kondisi shutdown yang timbulkan ketidakpastian, juga ketidakpastian geopolitik, dan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support (updated)
Entry: 3909.00 – 3911.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3923.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3935.00,
Target terdekat 3945, terjauh 3955, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3903.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3900.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3868.00 – 3870.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3882.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3862.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3862)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil Treasury AS 10-tahun tetap turun meskipun dollar rebound. Ini menunjukkan tidak ada alasan besar dibalik penguatan atau rebound dolar. Namun beberapa menilai profit taking kembali terjadi saat emas berhasil cetak rekor baru 3896. Meski demikian penurunan juga kembali terbukti terbatas karena emas dengan cepat berbalik naik ke zona tengah 3850an.
Meski data jobless claims tidak dirilis, pasar mendapatkan data challenger job cuts yang menunjukkan angka PHK September di kisaran 54K. Angka ini lebih rendah dari data Agustus yang tercatat di 85K, dan juga 26% lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu. Meski demikian, secara keseluruhan untuk tahun ini total PHK mencapai 946K, yang merupakan angka tertinggi sejak 2020, 555 lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu dan 24% lebih tinggi dari seluruh tahun 2024.
Fed speakers
Presiden Federal Reserve Dallas, Lorie Logan, memberi pernyataan yang relatif hati-hati. Logan menekan inflasi yang masih di atas target dan cenderung meningkat. Logan juga menambahkan bahwa pemangkasan suku bunga terbaru merupakan “asuransi” terhadap penurunan pasar tenaga kerja yang lebih tajam, tapi permintaan tetap tangguh meski pertumbuhan upah melambat.
Dengan kondisi pasar tenaga kerja yang seimbang dan perlahan mendingin, Logan melihat risiko saat ini dua arah terhadap mandat Federal Reserve. Itu sebabnya Logan lebih mendesak untuk Fed bersikap sangat berhati-hati dalam melakukan pemangkasan suku bunga lebih lanjut, menghindari pelonggaran yang berlebihan dan lalu membalikkan kebijakan jika diperlukan.
Di sisi lain, Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee mengatakan dampak langsung dari penutupan pemerintah berupa penundaan gaji bagi pekerja federal, sedangkan indikator realtime menunjukkan tingkat pengangguran masih tetap stabil. Terkait FOMC 29 Oktober 2025 nanti, jika data NFP resmi tertunda, Goolsbee mencatat bahwa Fed akan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tersedia. Dia juga menambahkan bahwa saat ini para pembuat kebijakan cenderung ingin berhati-hati terhadap pemangkasan suku bunga yang terlalu dini.

Fokus Malam Ini
Pemimpin Senat Mayoritas AS mengatakan kecil kemungkinan Senat akan mengadakan pemungutan suara di akhir pekan ini sehingga data NFP sudah dipastikan tidak dirilis malam nanti. Berarti pasar hanya akan fokus dengan data ISM non manufacturing atau ISM services. Meski terdapat 2 versi yang rilis, yaitu versi S&P Global dan versi ISM, investor tetap dianjurkan melihat versi ISM yang dianggap lebih responsif.
Jika data dirilis lebih baik dari ekspektasi, maka emas berpeluang turun. Jika data dirilis lebih lemah dari ekspektasi, maka emas berpeluang kembali naik.
Selain itu, market juga perlu mencermati rencana PHK massal yang akan diumumkan pemerintah AS. Menurut rencana 1-2 hari pasca shutdown resmi diumumkan, itu berarti pasar akan menunggu kemungkinannya di hari ini.
Ketidakpastian geopolitik, ketidakpastian kebijakan tarif, ekspektasi penurunan suku bunga Fed kemungkinan akan kembali menahan emas dari penurunan terlalu tajam. Artinya, penurunan kemungkinan masih bersifat terbatas, dan bullish masih mendominasi.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup hanging man, secara teori pertanda koreksi masih berpeluang, tapi tanda-tanda koreksi tajam sepertinya masih relatif terbatas. Tertinggi saat ini masih tertahan di 3896 untuk saat ini, sedangkan support berada di 3819 (low tadi malam), dan area berikutnya 3793 (low 30 Sep 2025), dan 3763 (low 29 Sep 2025).
Secara umum, tidak adanya data NFP selama periode shutdown membuat Fed sulit mendapat petunjuk terbaru. Namun, Fed dipastikan akan menggunakan proyeksi data sebelumnya dalam membuat keputusan di FOMC 29 Oktober mendatang. Dengan ketidakpastian yang ada, maka penurunan emas cenderung masih bersifat terbatas, terbukti dengan beberapa penurunan yang akhirnya berhasil membuat emas kembali terdorong naik ke titik tengah. Peluang 3900 masih cukup terbuka, terutama jika data ISM services nanti malam dirilis lebih lemah.

Di H4, terlihat bahwa zona abu-abu di 3829-3839 cukup efektif meskipun sempat turun sampai 3819, tapi penutupan candle berada di 3844 di candle yang sama, dan berakhir dengan penutupan harian di 3855. Secara teori jalur kenaikan masih tetap kuat, namun perlu waspada dengan retest support berikutnya.
Pola ascending broadening wedge bisa dikatakan selesai meskipun tidak sempurna mencapai target 3904, tapi cukup mendekati dengan level tertinggi 3896. Namun, hal tersebut bukan berarti kenaikan selesai begitu saja. Seperti terlihat pada grafik, dengan menarik titik support 3321 dan titik 3631, trend channel menunjukkan bahwa saat ini harga masih berada di dalam jalur trend channel naik yang berarti jalur kenaikan yang masih tetap kuat.
Swing low diperkirakan masih bisa terjadi, dengan target potensial zona support dari trend channel di kisaran 3805. Zona abu-abu 3829-3839 bisa kembali dipertimbangkan sebagai zona buy terdekat. Alternatif lain yang dianggap lebih baik akan berada di dekat support trend channel. Ini berarti area 3805-3815 sebagai pertimbangan alternatif buy jika strategi pertama gagal.
Sebaliknya, secara teori sell harusnya relatif lebih kuat jika terjadi penurunan di bawah trend channel 3805. Tapi ada zona biru di kisaran 3783-3792 yang diperkirakan menjadi support kuat sehingga opsi sell jika dilakukan saat tembus 3805, maka proyeksi target hanya maksimal di zona biru (exit sebelum zona biru disentuh). Atau, sell akan lebih baik jika harga benar-benar tembus zona biru (berarti di bawah 3783, untuk peluang ke kisaran zona merah 3755-3761, atau coklat 3734-3749.
Tapi saat ini kami melihat bahwa penurunan masih berpotensi terbatas maksimal di zona biru atau support trend channel, atau terdekat area low tadi malam 3819-3922.
Medium term masih cenderung bullish, sehingga meskipun terjadi koreksi panjang untuk WAVE 4 (asumsi kenaikan WAVE 3 berakhir dan tembus support trend channel) maka akan menjadi peluang buyer kembali masuk untuk medium term karena koreksi dianggap mencukupi sebagai WAVE 4.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 3842.88, dengan high di 3863.66 dan low 3838.06. Secara teknis, penurunan tertahan tepat di zona abu-abu pada grafik H1 yang berada di zona 3808-3821 (low tercatat di 3819). Jika menggunakan trendline (garis warna biru), maka terlihat pantulan tepat terjadi di zona garis tersebut yang melintang lewati zona abu-abu tersebut. Secara teori ini menandakan bahwa kenaikan yang masih kuat ditandai dengan rejection di zona trendline support.
Area kuning kini berada di 3844-3873. Artinya, buy kemungkinan terlalu berat jika dilakukan di zona tersebut, dan berpotensi mendapat hambatan. Short term sell cocok dilakukan selama 3873 tidak ditembus. Tapi target cukup terbatas mengingat trendline support saat ini berada di 3834 sehingga jika sell dilakukan, maka harus dipastikan segera keluar saat harga sudah cukup dekat dengan level tersebut.
Skenario buy masih tetap diutamakan dengan area trendline support menjadi acuan, dan juga area abu-abu 3808-3821. Ini berarti Anda punya 2 pilihan, buy di zona dekat trendline support 3832-3834 (seperti suggestion). Atau menunggu area abu-abu diuji kembali (kisaran 3808-38329). Keduanya sama-sama bisa dipertimbangkan sebagai zona buy.
Sedangkan zona biru di 3788-3792 juga secara teknis masih bisa menjadi support terakhir yang bisa dipertimbangkan karena low 30 Sep 2025 juga tertahan di zona tersebut. Sebaliknya, sell berarti akan lebih baik hanya jika turun di bawah zona biru tersebut.
Secara umum buy on dip lebih relevan untuk saat ini di kondisi shutdown yang timbulkan ketidakpastian, juga ketidakpastian geopolitik, dan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 3832.00 – 3834.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3846.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3876.00,
Target terdekat 3885, terjauh 3900, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3826.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3825.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3792.00 – 3794.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3806.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3786.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3786)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil Treasury AS 10-tahun ditutup kembali turun sesuai ekspektasi. Demikian juga dengan dolar yang lanjut melemah di sesi perdagangan hari Rabu, beberapa jam setelah pemerintah AS resmi ditutup (shutdown). Emas sempat turun beberapa poin pasca shutdown resmi diumumkan per jam 11.00 WIB (jam 00.00 waktu Washington). Namun penurunan pun terbatas karena di sore hingga malam hari emas kembali naik dan cetak rekor tertinggi baru 3895.
Data ADP dirilis lebih rendah dari ekspektasi -32K vs 52K. Bahkan data bulan sebelumnya mengalami revisi turun yang cukup jauh dari 54K menjadi -3K. Hal ini mengisyaratkan lemahnya pasar tenaga kerja AS. Data dilanjutkan dengan PMI manufaktur di mana angka PMI yang dirilis ISM menunjukkan sedikit lebih baik dari ekspektasi, 49.1 vs 49.0, dan sedikit naik dibanding bulan sebelumnya 48.7. Tapi hal ini tetap menunjukkan kondisi manufacture AS yang masih di bawah 50, atau zona kontraksi.
FED Kemungkinan Andalkan ADP
Mengingat shutdown yang diumumkan secara resmi, maka BLS sudah memperingatkan sebelumnya bahwa saat shutdown beberapa data tidak akan dirilis karena para pegawai yang dirumahkan atau bahkan terkena PHK sehingga tidak adanya sumber daya untuk melakukan survei tersebut. Ini berarti data klaim pengangguran (nanti malam) dan juga NFP (Jumat malam) juga tidak dirilis, termasuk CPI yang dijadwalkan 15 Oktober. Hal ini memicu kekhawatiran pasar bahwa FED tidak bisa memutuskan kebijakannya jika data ekonomi inti tidak dirilis.
Namun, beberapa data yang dirilis survei swasta tetap dirilis sehingga FED diperkirakan akan menggunakan data tersebut sebagai acuan, termasuk kemungkinan para pelaku pasar yang akan sensitif pada data swasta tersebut selama periode shutdown. Diawali dengan data ADP dan ISM manufaktur yang dirilis tadi malam.
Angka ADP yang negatif menandakan pasar tenaga kerja AS yang cenderung melambat sehingga hal ini berdampak pada ekspektasi penurunan suku bunga FED bulan Oktober. CME FedWatch tools menunjukkan ekspektasi penurunan suku bunga bulan Oktober melonjak menjadi 99% di tengah ketidakpastian pasca shutdown, dan kekhawatiran tentang PHK massal yang berpotensi mengganggu ekonomi AS. Bahkan Trump menyebut bahwa shutdown membuat AS menghemat pengeluaran federal karena ratusan ribu pegawai yang di PHK, dan juga kondisi positif lainnya yang menguntungkan seperti pemangkasan suku bunga oleh Fed.

Fokus Malam Ini
Normalnya hari Kamis adalah hari di mana data klaim pengangguran mingguan dirilis. Tapi selama shutdown berlaku, maka data tersebut tidak akan dirilis. Pasar hanya akan melihat data factory orders di jam 21.00 WIB yang diperkirakan naik dari -1.35 menjadi 1.4%. Secara umum, data ini jarang menjadi penggerak market untuk emas sehingga cenderung bisa diabaikan. Tapi mengingat minimnya data, maka pasar mungkin akan memanfaatkan data ini sebagai panduan untuk mencari sekedar area koreksi turun untuk mendapatkan entry point yang lebih baik untuk emas ke depan.
Selain itu, market juga akan memantau situasi geopolitik di mana AS dikabarkan siap untuk memberi informasi intelijen untuk Ukraina sebelum menyerang fasilitas energi Rusia. Tapi kabar ini masih simpang siur sehingga tidak bisa dipastikan. Ketidakpastian geopolitik, ketidakpastian kebijakan tarif, ekspektasi penurunan suku bunga Fed kemungkinan akan kembali menahan emas dari penurunan terlalu tajam. Artinya, penurunan kemungkinan masih bersifat terbatas, dan bullish masih mendominasi.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup shooting star dengan real body putih agak kecil dan tail atas yang panjang dibanding tail bawah. Secara teori ini menandakan sedikit berkurangnya tenaga bullish, bisa diartikan sebagai peluang koreksi, tapi belum tentu sebagai sinyal pembalikan atau reversal panjang. Dengan kondisi fundamental yang masih mendukung bullish, maka penurunan ataupun koreksi diperkirakan masih relatif terbatas.
Saat ini level tertinggi sementara tertahan di 3895, dan swing low turun tadi malam hanya sentuh 3853 sebelum diakhiri penutupan rebound di 3865. Namun pagi ini koreksi turun tercatat sentuh 3852, sedikit lebih rendah dibanding low tadi malam. Dengan minimnya data ekonomi utama sejak AS dinyatakan shutdown, market cenderung memprioritaskan data ekonomi yang dirilis swasta, dan ADP tadi malam menunjukkan indikasi pasar tenaga kerja yang relatif lebih lunak. Dengan demikian proyeksi berikutnya secara harian kemungkinan akan kembali melirik beberapa resistance di zona 3905, 3946 dan 3956. Sebaliknya, support berada di 3858 (closing 30 Sept 2025), 3833 (high 29 Sep 2025), dan terjauh 3793 (low 30 Sep 2025).

Di H4, secara keseluruhan pergerakan sudah berjalan sesuai ekspektasi dan mengikuti pola ascending broadening wedge sejak kenaikan pertama di titik e, termasuk beberapa swing low yang sempat terjadi. Secara teori target dari pola tersebut diperkirakan di 3905, dan secara umum kenaikan sejauh ini sampai 3895 hampir sentuh target. Tapi bisa saja diartikan sebagai kondisi yang nyaris naik sempurna.
Meski kami mencurigai potensi penurunan dalam waktu dekat, tapi terlepas dari target broadening wedge tersebut selesai atau belum, tapi peluang menunjukkan bahwa swing low terdekat yang cukup dekat adalah area abu-abu di kisaran 3829-3839. Artinya, Anda bisa memilih zona ini sebagai pertimbangan zona buy yang relatif low risk (dibanding buy on high ataupun buy di zona 3860-an seperti saat ini). Atau, alternatif lain zona biru yang berada di 3783-3792 jika terjadi penurunan cepat seperti yang terjadi pada 30 September 2025.
Namun, dengan minimnya data ekonomi AS sejak resmi shutdown, maka penurunan diperkirakan terbatas sehingga area abu-abu kemungkinan sebagai zona support yang cukup efektif untuk beberapa waktu ke depan.
Sebaliknya, sell kemungkinan relatif lebih kuat jika terjadi penurunan di bawah zona biru. Itu berarti selama penurunan masih terbatas di kisaran zona abu-abu sampai zona biru (cek keterangan gambar), maka strategi buy tetap lebih direkomendasikan di antara kedua zona tersebut. Medium term masih cenderung bullish, sehingga meskipun terjadi koreksi panjang untuk WAVE 4 (asumsi kenaikan WAVE 3 berakhir) yang diperkirakan sampai zona orange ataupun support psikologis 3670-3700 secara bertahap ataupun sekaligus, maka area ini akan menjadi peluang buyer kembali masuk untuk medium term karena koreksi dianggap mencukupi sebagai WAVE 4.

Per jam 11.00 WIB, harga berada di 3865.34, dengan high di 3869.72 dan low 3852.83. Secara teknis, penurunan sebelumnya berhasil tertahan di kisaran 3853 sesuai ekspektasi dan zona buy sebelumnya dan lanjut naik hingga rekor tertinggi baru 3895. Namun sejak saat itu harga cenderung bergerak lebih rendah sehingga untuk beberapa waktu ke depan, area 3883-3895 (zona merah) dianggap sebagai area resistance psikologis yang diperkirakan cukup kuat untuk beberapa waktu ke depan.
Skenario jangka pendek diharapkan terjadi penurunan, minimal ke zona kuning (3839-3848) sebelum kembali lanjutkan kenaikan. Artinya buy lebih direkomendasikan paling minim di zona tersebut. Atau alternatif lainnya adalah zona abu-abu di kisaran 3808-3821 yang dianggap mewakili area koreksi menengah dengan target trendline support (garis biru).
Sedangkan sell diproyeksikan lebih didukung jika trendline support ditembus, atau dengan kata lain jika turun di bawah 3808. Tapi proyeksi penurunan pun relatif terbatas, dengan target potensial zona biru kisaran 3788-3792, yang cukup dekat dengan penurunan tajam 30 September 2025 yang lalu. Di zona ini sebaiknya tidak lagi menahan sell karena dikhawatirkan demand lebih kuat kembali mendorong harga sehingga area biru bisa kembali dipertimbangkan sebagai zona buy alternatif (jika terjadi penurunan tajam di bawah zona abu-abu).
Secara umum buy on dip lebih relevan untuk saat ini di kondisi shutdown yang timbulkan ketidakpastian, juga ketidakpastian geopolitik, dan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 3826.00 – 3828.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3840.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3876.00,
Target terdekat 3885, terjauh 3900, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3820.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3845.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3792.00 – 3794.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3806.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3786.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3786)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil Treasury AS 10-tahun ditutup rebound di malam hari, tapi kekhawatiran shutdown masih membayangi sehingga status kenaikan kemungkinan relatif terbatas. Sedangkan dolar justru melemah karena kekhawatiran tersebut. Hal ini menguntungkan emas sebagai safe haven di saat pasar diliputi ketidakpastian.
Sedangkan data JOLTS job openings dirilis lebih baik dari ekspektasi, 7.227M vs exp 7.190M, tapi market tidak menganggapnya sebagai gangguan serius untuk ekspektasi penurunan suku bunga FED Oktober. Emas tetap naik setelah data dirilis meskipun sebelum itu sempat turun cepat karena profit taking dari 3871 hingga 3793.
The ‘Last Minute’
Secara resmi, Gedung Putih sudah mengumumkan bahwa aktivitas layanan dari kantor federal akan terhenti selama shutdown. Tapi Trump mengatakan semua tergantung pada kondisi Senat sampai menit terakhir (last minute call). Jika sampai menit terakhir tetap tidak mendapat kesepakatan, maka AS resmi shutdown untuk waktu yang tidak bisa ditentukan.
RUU Partai Demokrat AS untuk menghindari shutdown gagal disetujui di Senat karena ditentang Partai Republik. Hal ini terkait dengan keinginan Partai Demokrat untuk memperjuangkan subsidi perawatan kesehatan yang dipangkas oleh Trump beberapa bulan lalu. Dengan demikian sulit untuk mendapatkan kesepakatan untuk RUU anggaran yang diinginkan Trump melalui Partai Republik.
Ketua Senat Minoritas Schumer memerintahkan anggota Senat untuk kembali ke tempat masing-masing sehingga sangat minim kemungkinan untuk terhindar dari shutdown. Presiden Trump nampaknya sudah mempersiapkan dengan matang dan beberapa hari lalu Gedung Putih sudah menginstruksikan lembaga-lembaga federal untuk mendata tentang pegawai-pegawai yang mungkin terkena PHK massal permanen atau yang beberapa yang hanya terkena status dirumahkan sementara, dan beberapa lembaga esensial yang tetap harus bekerja tapi tanpa menerima gaji.
Trump menyebut bahwa shutdown akan memunculkan banyak hal baik. Selain banyak pemecatan, tentunya pasar mencerna bahwa memang ini yang diinginkan Trump. Dengan potensi layoff dari shutdown, maka pasar tenaga kerja AS semakin memburuk dan itu berarti sinyal untuk FED segera bertindak lebih agresif dengan suku bunga.

Fokus Malam Ini
Breaking News : Per jam 11.00 WIB AS resmi shutdown. Ini akan menjadi penutupan pemerintah AS pertama sejak 2019. Kendala yang berpotensi terjadi dalam waktu dekat bukan tentang ekonomi, tapi lebih ke aspek operasional. Hal ini membuat data AS beberapa hari ke depan menjadi tidak pasti, bahkan bisa lebih lama.
Ini berarti kita tidak akan mendapatkan data Non Farm Payrolls di hari Jumat, termasuk laporan klaim pengangguran mingguan di hari Kamis, dan juga data-data yang dikeluarkan oleh lembaga survei resmi pemerintah seperti ISM, CPI dan lainnya. Sedangkan data PMI terdapat 2 versi, yaitu : versi S&P Global (swasta) dan juga versi pemerintah (ISM). Semua laporan data yang dirilis pemerintah tidak akan didapatkan dalam beberapa waktu ke depan (tergantung lamanya shutdown). Sedangkan semua data yang dirilis lembaga survei swasta seperti PMI versi S&P Global kemungkinan tetap dirilis.
Ini berarti data ADP nanti malam jam 19.15 WIB tetap akan dirilis dan menjadi fokus utama di luar kondisi shutdown. Data yang lebih rendah akan membuat emas berpeluang lanjutkan kenaikan. Sebaliknya data yang lebih tinggi berpotensi membuat emas terkoreksi turun. Meski demikian, jika shutdown berkepanjangan, maka penurunan tetap terbatas sehingga pantulan naik akan kembali dimanfaatkan sebagai kesempatan buy.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish, meskipun sempat terjadi penurunan cepat sampai 3793 pasca rekor tertinggi 3871. Namun penurunan pun langsung tercover dengan rebound yang cepat sampai penutupan di 3858, tidak terlalu jauh dari puncak hari itu. Bahkan pagi ini rekor tertinggi berubah di 3875, menandakan bahwa sentiment pasar saat ini masih cenderung bullish.
Secara teknis, kenaikan tetap terbuka terutama jika 3872 sebagai resistance sebelumnya berhasil ditembus. Meski tertinggi saat ini sementara waktu ada di 3875, tapi secara harian belum resmi dikatakan tembus mengingat pasar Asia baru saja dimulai, dan masih ada sesi malam hari hingga penutupan. Proyeksi berikutnya secara harian tidak ada resistance selain 4035 (FE 100% Daily). Namun, TF kecil menunjukkan beberapa resistance di zona 3905, 3946 dan 3956. Sebaliknya, support berada di 3858 (closing 30 Sept 2025), 3833 (high 29 Sep 2025), dan terjauh 3793 (low 30 Sep 2025).

Di H4, masih dalam naungan pola ascending broadening wedge yang mendominasi. Penurunan cepat di sore hari meskipun tidak terduga, tapi secara teknis masih dalam area yang kita tandai. Zona merah saat itu di 3798-3805 terbukti tetap efektif meski sempat sentuh terendah 3793, tapi closing price setelah turun berada di 3798, tepat di zona merah. Pergerakan berikutnya kembali naik, dan bullish mendominasi di sisa sesi perdagangan tadi malam sampai akhirnya ditutup di 3858, meski sempat tersendat di kisaran 3800-3810.
FE 61.8% di 3872 bisa dianggap masih efektif karena kenaikan kemarin dan pagi ini masih berada di kisaran zona tersebut, meskipun high pagi ini tercatat di 3875 (rekor tertinggi baru untuk sementara waktu). Jika mengikuti pola ascending broadening wedge, maka target potensialnya adalah 3904/3905. Ini berarti butuh penembusan di atas 3872/3875 dan sepertinya akan relatif mudah secara teori karena pasar saat ini masih cemas dengan potensi shutdown.
Deadline jam 00.00 waktu Washington, atau jam 11.00 WIB hanya menunggu waktu. Gedung Putih sendiri sudah mendeklarasikan secara resmi bahwa pemerintah federal bersiap untuk shutdown, tapi Trump menyebut semua akan bergantung pada Senat sampai menit terakhir.
Proyeksi berikutnya (jika shutdown konfirm) akan melirik area FE 100% 4023. Namun di TF lebih kecil (H1) kita masih akan menemukan beberapa resistance di atas 3904, yaitu 3946 dan 3956. Dan jika keduanya juga tembus, maka zona 4000 bukan lagi “impossible”, justru menjadi “very possible”. Swing low terdekat diperkirakan zona abu-abu di kisaran 3829-3839 bisa menjadi alternatif untuk zona buy. Sedangkan zona merah 3798-3805 tidak lagi disarankan karena berpotensi ditembus. Namun, zona biru 3764-3783 bisa kembali dipertimbangkan untuk buy.
Sebaliknya, jika di menit-menit terakhir Senat AS umumkan kesepakatan (baik extend jangka pendek untuk memberikan waktu bagi mereka voting kembali, atau kesepakatan formal secara total terhadap RUU anggaran), maka waspadai pembalikan turun cepat yang bisa terjadi, mirip dengan yang terjadi sore/malam kemarin. Sell bisa dilakukan, tapi dengan target yang singkat mengingat pasar akan tetap kembali dengan data ekonomi, dan fokus ke ADP nanti malam. Support 3820 mungkin ditembus dan zona 3793 level terendah kemarin juga berpeluang dilewati. Di sisi lain, medium term masih cenderung bullish, sehingga meskipun terjadi koreksi panjang untuk WAVE 4 yang diperkirakan sampai zona orange ataupun support psikologis 3670-3700 secara bertahap ataupun sekaligus, maka area ini akan menjadi peluang buyer kembali masuk untuk medium term karena koreksi dianggap mencukupi sebagai WAVE 4.

Per jam 10.40 WIB, harga berada di 3859.60, dengan high di 3875.25 dan low 3854.36. Secara teknis, area abu-abu di kisaran 3808-3821 adalah area yang diharapkan menjadi swing low terjauh jika terjadi swing low lebih dulu saat shutdown diumumkan terjadi secara resmi jam 11.00 WIB. Namun, area merah 3859-3862 dan kuning 3847-3854 adalah target swing low terdekat yang dianggap proporsional jika diasumsikan bahwa pengumuman shutdown hanya sebabkan swing low turun terbatas.
Sedangkan area biru kemungkinan alternatif terakhir untuk kembali buy jika profit taking cepat seperti tadi malam terulang, kemudian berbalik naik karena shutdown resmi terjadi. Namun, tidak diharapkan muncul zona ini dalam waktu dekat. Proyeksi kenaikan terdekat 3904/3905, dan 3946-3956.
Sebaliknya, skenario koreksi tajam diperkirakan bisa terjadi jika shutdown berhasil dihindari di menit-menit terakhir. Emas berpeluang turun cepat dan zona biru juga kemungkinan ditembus. Pada skenario seperti ini, SELL lebih diutamakan, meskipun dengan target pendek mengingat pasar akan kembali fokus dengan ADP dan ISM manufacture nanti malam.
Secara umum buy on dip lebih relevan untuk saat ini di kondisi ancaman shutdown yang timbulkan ketidakpastian, ataupun jika tidak terjadi shutdown karena ekspektasi penurunan suku bunga menjadi prioritas.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 3853.00 – 3854.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3867.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3872.00,
Target terdekat 3882, terjauh 3900, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3847.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3845.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus (jika AS terhindar dari shutdown)
Entry : 3792.00 – 3794.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3806.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3786.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3786)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



