Imbal hasil Treasury AS ditutup rebound pasca penurunan 5 hari berturut-turut. Tapi dolar tetap ditutup melemah meski sempat beredar kabar tentang kesepakatan dagang antara AS dan Uni Eropa yang akhirnya disanggah Gedung Putih. Sedangkan data existing home sales AS justru ditutup lemah sehingga melemahnya dolar bisa diakibatkan 2 hal tersebut, yaitu ketidakpastian seputar tarif dan juga data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan.
Namun emas kemungkinan turun disebabkan beberapa faktor, yaitu : profit taking karena kenaikan impresif sejak 17 Juli dan nyaris tanpa koreksi, atau redanya safe haven karena rumor kesepakatan dagang AS-Uni Eropa. Sedangkan data ekonomi yang lemah sempat menahan penurunan tersebut dan mendukung rebound.
Jelang Deadline Tarif 1 Agustus
Sejauh ini AS sudah mengkonfirmasi kesepakatan dengan Jepang, bahkan dikatakan sebagai pencapaian terbesar Trump dalam Kerjasama dagang dengan Jepang. Hal ini sempat memicu ekspektasi redanya ketegangan dagang jelang deadline tarif 1 Agustus mendatang. Namun emas tak bergeming, tetap lanjutkan kenaikan hingga 3438 dan bertahan di zona tersebut beberapa waktu. Kondisi ini didukung oleh faktor ketidakpastian tarif yang di sisi lain menekan Uni Eropa karena belum tercapai kesepakatan.
Tapi hal itu berubah di malam hari saat kabar menyebut Uni Eropa hampir mencapai kesepakatan dengan AS untuk tarif 15% untuk barang-barang dari Uni Eropa. Emas pun terkoreksi dengan cepat di bawah 3400. Berita tersebut diredam dengan pernyataan Gedung Putih yang memperingatkan bahwa pembicaraan tentang kesepakatan masih bersifat spekulatif saat ini. Para pejabat menekankan meski diskusi sedang berlangsung, tapi belum ada kerangka kerja atau kesepakatan yang pasti dan masih terlalu dini untuk menarik Kesimpulan.

Nasib Powell Mungkin “Aman” Sementara
Berita lainnya yang juga mungkin menjadi penyebab penurunan ataupun profit taking emas bisa saja datang dari pernyataan Menteri Keuangan AS Scott Bessent. Bessent mengatakan bahwa calon Ketua The Fed yang baru yang akan menggantikan Powell kemungkinan akan diumumkan di bulan Desember atau Januari.
Hal ini tentunya menjadi kabar baik bagi pasar yang sempat cemas dengan posisi Powell yang terancam dipecat atau didesak mengundurkan diri. Dengan posisi Powell yang “aman” meski untuk sementara waktu, maka ketegangan di pasar terkait independensi bank sentral kemungkinan sedikit berkurang.
Kenapa Emas Masih Berpeluang Naik?
Ketidakpastian tarif masih membayangi sampai deadline 1 Agustus, meskipun 1 per 1 negara seperti Jepang dan Uni Eropa kemungkinan bisa saja mencapai kesepakatan sebelum deadline tiba. Tapi di sisi lain, seperti ulasan di artikel sebelumnya, dengan terjadinya kesepakatan dagang, maka 1 dari sekian ketidakpastian mulai reda, dan dengan tarif yang kemungkinan lebih kecil dari yang diancamkan Trump, maka ekspektasi inflasi masih terjaga. Dengan kata lain lonjakan inflasi dari dampak tarif akan relatif terbatas sehingga Fed tidak perlu khawatir dengan inflasi yang tidak terkendali, dan peluang penurunan suku bunga kian terbuka.
Faktor lain juga datang dari Scott Bessent. Dia mengatakan bahwa hampir setiap minggu dirinya melakukan komunikasi dengan Powell dan melihat peluang 2 kali penurunan suku bunga tahun ini, mirip dengan dot plot Fed di bulan Juni 2025. Meski suku bunga Juli diperkirakan tetap tidak berubah, tapi pasar mulai mengantisipasi pemangkasan pertama di bulan September 2025.
Data ekonomi yang lemah di sisi perumahan, juga angka inflasi yang stabil dan pasar tenaga kerja yang lebih rendah memperkuat alasan untuk Fed diperkirakan akan memangkas suku bunganya tahun ini.
Ketidakpastian geopolitik mungkin menjadi alasan terakhir karena tidak diharapkan terjadi perang. Tapi jika tetap bergulir, maka safe haven kembali aktif. Sedangkan jika tidak terjadi perang, maka harga minyak yang lebih rendah akan mendukung inflasi yang lebih lunak sehingga membuka peluang lebih besar untuk Fed turunkan suku bunga.
Jadi, penurunan kemungkinan relatif terbatas dan bersifat koreksi turun sementara, sedangkan tren utama diperkirakan emas masih akan bullish beberapa waktu ke depan.
Fokus Malam Ini
Investor akan mencermati data PMI services dan manufacture yang diterbitkan S&P Global (swasta) di jam 20.45 WIB. Manufacture diperkirakan turun tipis dari 52.9 menjadi 52.7, sedangkan services diperkirakan naik dari 52.9 menjadi 53.0. Jika data lebih lemah dari ekspektasi, maka emas berpeluang naik. Sebaliknya, jika data lebih tinggi dari ekspektasi, maka emas berpeluang turun.
Jangan lengah dengan perkembangan tarif dan kesepakatan dagang dari AS dengan beberapa negara lain, terutama Uni Eropa yang masih menunggu hasil negosiasi!
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish setelah kenaikan terhambat di level 3438. Awalnya penurunan tertahan di 3405 untuk beberapa lama, dan sempat rebound hingga 3420 setelah data existing home sales dirilis lebih rendah dari ekspektasi. Namun di malam hari penurunan berlanjut hingga 3381 dengan cepat karena Uni Eropa dikabarkan hampir mencapai kesepakatan dagang dengan AS dan tarif 15% sebagai bagian dari kesepakatan tarif.
Namun akhirnya kabar tersebut ditepis pihak Gedung Putih yang mengatakan bahwa pembicaraan tentang kesepakatan masih bersifat spekulatif. Meski demikian, support 3379 bertahan sampai penutupan, dan emas sedikit rebound. Support 3371 dan 3345 masih terancam, terutama jika penurunan berlanjut di bawah 3379. Sebaliknya, kenaikan bisa kembali mendominasi jika harga berhasil rebound dan minimal ditutup di atas 3420 kembali.

Di H4, penurunan secara umum masih sesuai dengan perkiraan. Area hijau di 3375-3393 sejak tadi malam hingga pagi ini cenderung bertahan, dan jika tetap efektif seharusnya secara teori mulai rebound dengan kembali dekati resistance 3405 yang terdekat atau 3420 lebih lanjut.
Namun, negosiasi dagang yang masih berlanjut antara Uni Eropa dengan AS kemungkinan menjadi hambatan bila benar-benar tercapai kesepakatan. Safe haven kemungkinan reda untuk beberapa waktu, meskipun bukan menjadi faktor utama yang membuat bearish menjadi dominan. Ketidakpastian seputar tarif yang kian dekat dengan deadline 1 Agustus dan juga ekspektasi penurunan suku bunga bank sentral tetap kokoh menahan penurunan terlalu tajam.
Skenario bearish untuk sementara kemungkinan mendominasi, terlebih di malam hari rilis data PMI kemungkinan bisa menjadi batu sandungan kedua untuk bullish emas dalam jangka pendek. Dengan demikian untuk sementara sell direkomendasikan, terutama jika terjadi penurunan lebih lanjut di bawah 3370-3372. Potensi penurunan terjauh kemungkinan melirik zona merah yang ada di kisaran 3345-3358.
Sebaliknya, Anda bisa exit dari sell dan mulai kembali incar buy (switch to buy) jika penurunan sudah mendekati zona merah tersebut, atau jika terjadi kenaikan di atas 3415-3418 (asumsi tembus 3420 bisa segera switch strategi menjadi BUY). Kenaikan akan lebih optimal jika didukung data PMI yang lebih lemah dari perkiraan.

Per jam 10.40 WIB, harga berada di 3384.20, dengan high di 3393.34 dan low 3374.66. Kasus untuk bullish tetap kuat meskipun terjadi penurunan kembali di bawah 3400. Hal ini dikarenakan faktor fundamental yang masih cenderung mendukung untuk emas naik sehingga penurunan dianggap sebagai profit taking ataupun koreksi yang wajar mengingat kenaikan yang cukup impresif sejak hari Kamis, 17 Juli 2025.
Fibonacci Retracement (FR) terbaru ditarik dari bottom 3345 ke puncak 3433. Secara teori, belum ada penembusan di bawah FR 61.8% 3379 meskipun pagi ini low sempat sentuh 3474.66 saat artikel ditulis. Hal ini belum dikatakan tembus karena harga masih bergerak di atas 3479. Secara teori, rebound naik harusnya kembali terjadi, didukung dengan posisi rsi yang lebih tinggi (higher low), sedangkan harga cenderung low yang lebih rendah (lower low). Biasanya ini sebagai indikasi rebound dari bullish divergence.
Tapi rebound kali ini kemungkinan masih relatif terbatas sehingga short term sell bisa dilakukan jika terjadi rebound ke kisaran 3400-3405, dengan asumsi bahwa hal itu didukung dengan potensi H&S yang ada di H1 sehingga mendukung penurunan jangka pendek. Termasuk juga secara perhitungan kemungkinan koreksi wave (iv) yang masih bisa terjadi sehingga pantulan jangka pendek di anggap peluang sell.
Selanjutnya harus waspada jika ternyata di malam hari data ekonomi lebih rendah dari ekspektasi, atau harga sudah lebih dulu turun dekati area yang dicurigai sebagai support kuat atau demand kuat di kisaran 3345-3358. Sebaiknya exit dari posisi sell saat harga sudah cukup dekat dengan area support, lalu pertimbangkan buy dengan catatan tunggu sampai muncul reversal candle seperti inverted hammer, hammer, ataupun bullish engulfing yang lebih kuat mendorong rebound.
Strategi sell hanya direkomendasikan jangka pendek dengan target maksimum di zona 3345-3358, tidak disarankan untuk sell jangka panjang di tengah ketidakpastian yang mendukung emas naik sebagai safe haven dan juga ekspektasi penurunan suku bunga.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL on Rally
Entry: 3406.00 – 3408.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3394.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan SELL jika tembus 3380.00,
Target terdekat 3372, terjauh 3360, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3414.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 3413.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3347.00 – 3349.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3361.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3341.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3340)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
IImbal hasil Treasury AS ditutup turun, dan dolar pun kembali ikut melemah. Hal ini kembali memberi keuntungan optimal bagi emas yang berhasil mempertahankan kenaikannya hingga di atas 3400-an sejauh ini.
Kekhawatiran defisit fiskal dan utang AS yang membengkak, dan juga tekanan politik terhadap Ketua Fed Powell menjadi 2 poin penting saat ini yang memicu pelemahan dolar dan minat terhadap safe haven yang meningkat pada emas.
Tekanan Politik Terus Bayangi Powell
Sepertinya gelombang tekanan pada Ketua Fed Jerome Powell belum akan berakhir dalam waktu dekat. Kondisi ini semakin memunculkan tanda-tanya besar terhadap independensi bank sentral.
Menteri Keuangan Scott Bessent sempat memberikan sedikit dukungannya pada Powell saat mengatakan bahwa dirinya tidak melihat ada alasan kuat untuk membuat Powell mengundurkan diri dari jabatannya. Bahkan Bessent menyebut Powell bisa bertahan sampai masa akhir jabatannya di Mei 2026 jika Powell menginginkannya. Namun Bessent mengakhiri pernyataannya dengan kalimat “tapi semua akan kembali dengan keinginan Presiden Trump”, suatu indikasi yang memperkuat bukti bahwa posisi Powell tetap terancam. Dan di kesempatan lain, Trump mengatakan bahwa Powell selalu terlambat dan dia menegaskan bahwa Powell akan segera keluar dari Fed, meski tidak disebutkan tentang bagaimana dan kapan.
Dalam pernyataannya tadi malam Powell tidak dalam posisi memberikan pandangan ataupun gambaran tentang sikap kebijakan moneter bank sentral ke depan. Hal ini dikarenakan Federal Reserve dalam masa tenang (blackout period) 1 minggu jelang pertemuan FOMC sehingga para pejabat dan peserta FOMC tidak diperkenankan memberikan pernyataan ataupun melakukan wawancara terkait kebijakan moneter bank sentral.
Powell hanya menyampaikan sambutan pada acara yang disponsori Federal Reserve dan mengatakan bahwa Fed merupakan lembaga yang dinamis, terbuka untuk mendengar ide-ide baru dan umpan balik tentang bagaimana meningkatkan kerangka kerja modal untuk bank-bank besar. Dan bank-bank besar harus bebas bersaing satu sama lain dengan non-bank dan bank-bank di yurisdiksi lain.
Sedangkan Michelle Bowman, Wakil Ketua Fed bidang Supervisi/Pengawasan hanya menekankan tentang pentingnya independensi bank sentral dalam hal kebijakan moneter. Hal ini penting untuk menjaga ekspektasi inflasi dan menjaga stabilitas harga.

Kesepakatan Dagang dan Proyeksi Goldman Sachs
Berita baiknya adalah Trump umumkan kesepakatan dagang dengan Jepang dengan mengatakan bahwa Jepang setuju untuk membayar tarif 15%, lebih rendah dari pengumuman sebelumnya 25%. Hal ini juga disampaikan tentang kesepakatan dengan negara Asia lainnya, di mana Philiphina dikenakan tarif 19%, sama halnya dengan Indonesia yang lebih dulu dikenakan tarif 19%.
Kesepakatan dagang tentunya akan meredam kekhawatiran perang dagang sehingga safe haven cenderung mereda untuk jangka pendek. Namun, kesepakatan dagang diartikan sebagai peluang gangguan pada inflasi yang lebih rendah sehingga ekspektasi penurunan suku bunga bank sentral semakin terbuka. Dengan tarif yang lebih rendah, maka pasar mulai membaca kemungkinan dampak tarif pada inflasi relatif terbatas. Hal ini seperti yang pernah disampaikan Chris Waller, Gubernur Fed, yang melihat dampak kenaikan inflasi akibat tarif hanya bersifat terbatas, dan kemungkinan hanya 1-2 kali lonjakan singkat sehingga dirinya mendukung penurunan suku bunga lebih cepat.
Jika ini benar, maka wajar jika pasar saat ini memperkirakan penurunan suku bunga akan segera datang. Mayoritas bank saat ini memperkirakan September sebagai kasus terbaik daripada Juli. Goldman Sachs merilis pandangan barunya terkait suku bunga Fed. GS memperkirakan Fed akan mempertahankan suku bunga tetap bertahan di 4.25-4.5-0% di pertemuan Juli, tapi mulai mengantisipasi penurunan suku bunga di setiap pertemuan tersisa di 2025 yang dijadwalkan di September, Oktober dan Desember, dan kemudian 2 kali penurunan tambahan di awal 2026. Hal ini semakin memperkuat alasan untuk emas naik di akhir tahun, dan Jackson Hole Symposium di 21-23 Agustus 2025 akan menjadi sinyal paling tepat untuk Powell memberikan indikasi tersebut.
Fokus Malam Ini
Data penjualan rumah yang ada (existing home sales) akan menjadi satu-satunya data yang dirilis malam nanti. Data diperkirakan melemah dari 4.03M menjadi 4.01m. Jika data lebih lemah dari ekspektasi, maka emas berpeluang naik. Sebaliknya, jika data lebih tinggi dari ekspektasi, maka emas berpeluang turun.
Meski demikian, kami masih melihat bahwa data PMI hari Kamis akan lebih menggerakkan pasar daripada data home sales nanti malam sehingga range pergerakan diharapkan tidak lebih besar dibanding data besok malam.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish dan kenaikan berlanjut hingga sentuh 3433 di malam hari, bahkan pagi ini sempat sentuh 3438 sebelum koreksi ke kisaran 3420-an. Secara umum, harga sudah mulai beranjak dan bahkan mulai tembus resistance dari pola symmetrical triangle setelah sebelumnya tembus resistance ascending triangle. Ini berarti tren naik mulai setahap lebih kuat dibanding beberapa hari sebelumnya.
Namun emas masih harus menghadapi 2 rintangan tersisa untuk mendapatkan tren kenaikan yang lebih besar lagi. Resistance terdekat 3451 (high 16 Juni 2025) dan all time high 3500 yang tercipta di 22 April 2025 menjadi proyeksi sekaligus rintangan berikutnya. Sedangkan support 3400 dan 3371 adalah 2 support yang wajib diwaspadai. Koreksi turun diperkirakan terbatas sehingga zona 3390-3400 menjadi area yang dicurigai menjadi area demand saat terjadi koreksi turun.

Di H4, terlihat pergerakan sesuai ekspektasi, di mana swing low kemarin tetap tertahan di zona hijau 3373-3393, karena saat itu koreksi turun tertahan di 3383 dilanjutkan dengan kenaikan mendekati area orange 3433-3451. Bahkan pagi ini sempat sentuh 3438, yang berarti tertahan sementara waktu di zona orange tersebut.
Secara umum, diperkirakan semakin dominan setelah bertahap mampu naik hingga tembus 3 resistance berturut-turut 3345, 3375-3393 dan 3405. Dengan demikian ketiga area tersebut menjadi support yang perlu diperhitungkan saat terjadi koreksi turun.
Ekspektasi kami saat ini tertuju pada potensi koreksi terdekat di zona 3400 yang terdekat atau 3375-3393 (zona hijau) yang terjauh, kemudian lanjutkan dorongan naik hingga tembus dan bertahan di atas zona orange 3433-3451. Namun butuh pemicu lebih besar lagi untuk bisa tembus 3451 sehingga dalam waktu dekat mampu dekati area 3500-an. Secara fundamental, ketidakpastian tarif sedikit mereda sehingga peluang koreksi kemungkinan terjadi lebih dulu. Sedangkan faktor pendorong naik adalah nasib Powell yang belum jelas karena isu pengunduran diri yang semakin kuat setelah isu pemecatan disangkal oleh Trump.
Sebaliknya, penurunan berpotensi lanjut jika tembus di bawah 3373 atau di bawah zona hijau. Ini berarti strategi bisa ubah menjadi sell untuk sementara waktu (jangka pendek), tapi target penurunan diperkirakan juga masih relatif terbatas. Area merah kisaran 3345-3358 kemungkinan sebagai target potensial dari koreksi lanjutan tersebut. Dan hal ini bisa dipicu dari kesepakatan dagang yang lebih besar ataupun pengunduran deadline tarif 1 Agustus, jika kembali terjadi, atau data ekonomi yang lebih baik dari ekspektasi.
Di sisi lain, karena tren utama cenderung naik, maka penurunan di 3345-3358 akan menjadi peluang buy kembal sehingga disarankan agar posisi sell tidak untuk jangka panjang melainkan hanya target pendek memanfaatkan koreksi.

Per jam 10.20 WIB, harga berada di 3424.30, dengan high di 3438.76 dan low 3419.26. Kasus untuk rally masih dominan sehingga peluang penurunan relatif terbatas. Itu sebabnya di 1 minggu terakhir rekomendasi sell tidak menjadi prioritas dan cenderung hanya target terbatas mengingat faktor fundamental yang mendukung kenaikan juga mendukung sisi teknis yang berhasil menembus resistance.
Fibonacci Retracement (FR) terbaru ditarik dari bottom 3345 ke puncak 3433. Secara teori, penurunan ke FR 23.6%, 38.2% ataupun 50% merupakan bagian dari koreksi turun yang wajar, bukan perubahan tren sehingga tidak memberi rekomendasi sell, cenderung tetap incar buy dengan opsi area di ketiga zona FR tersebut. Meski sempat naik hingga 3438 di pagi hari, tapi kenaikan tersebut tidak resmi tembus FR 0% karena penutupan berada di bawah 3433 sehingga kenaikan tersebut cenderung dianggap false breakout.
Secara perhitungan, harga diperkirakan berada di zona wave (iii) setelah melalui 5 rangkaian kenaikan. Ekspektasi berikutnya adalah swing low atau koreksi dari wave (iv) sebelum lanjut dengan kenaikan wave (v).
Yang penting diingat adalah bahwa kenaikan wave (v) ini masih bagian dari kenaikan wave (3) sebagai tren utama (perhatikan penulisan angka, yang ditulis biru adalah tren besar yang utama) karena tren utama diperkirakan masih cukup kuat untuk mengalami kenaikan.
Sedangkan strategi sell hanya direkomendasikan jika tembus support FR 61.8% 3379, dengan catatan target pendek diperkirakan hanya akan mengincar kisaran 3363-3365 atau maksimum di zona 3345-3350 sehingga tidak disarankan untuk sell jangka panjang di tengah ketidakpastian yang mendukung emas naik sebagai safe haven dan juga ekspektasi penurunan suku bunga.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 3400.00 – 3402.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3414.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3433.00,
Target terdekat 3440, terjauh 3450, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3394.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3395.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 3370.00 – 3372.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3358.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3378.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 3377)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil Treasury AS sempat ditutup turun, dan dolar pun ikut melemah. Hal ini memberi keuntungan optimal bagi emas yang sehari sebelumnya naik dengan kekuatan terbatas.
Minimnya data ekonomi di malam hari justru menjadi pendukung bagi kenaikan emas yang nyaris tanpa hambatan. Pasar saat ini dihadapkan pada ketidakpastian tentang tarif yang mendekati deadline 1 Agustus dan juga faktor lain terkait kebijakan moneter di tengah ancaman pemecatan Powell.
Geopolitik
Agenda terdekat yang ditunggu adalah pembicaraan nuklir Iran yang disepakati akan dilanjutkan antara Iran dan 3 negara Eropa, termasuk Jerman di dalamnya. Belum jelas kapan waktunya, tapi diperkirakan akan berlangsung minggu ini. Ekspektasi pasar saat ini menunjukkan perkiraan tidak akan tercapainya kesepakatan mengingat rumor terbaru yang dihembuskan AS adalah bahwa Iran melanjutkan program nuklirnya sehingga Uni Eropa mengancam sanksi internasional terhadap minyak Iran akan kembali diberlakukan.
Agenda lain adalah pertemuan Ukraina dengan Rusia. Zelensky mengatakan agenda pertemuan akan dilakukan hari Rabu di Turki. Di akhir pekan lalu, rusia melancarkan serangan serangan di seluruh Ukraina dengan ratusan bom yang menewaskan setidaknya 8 warga sipil dan 31 lainnya terluka. Serangan tersebut juga dilaporkan menyebabkan kehancuran yang meluas di beberapa wilayah. Presiden Zelinsky menggambarkan situasi tersebut sebagai “sulit”, terutama di wilayah Sumy dan Kharkiv.
Putin sampai saat ini tidak menggubris ancaman yang disampaikan Trump minggu lalu terkait deadline 50 hari untuk menyudahi perang atau menghadapi konsekuensi sanksi berat dari AS, termasuk tarif paling besar 100% terhadap barang-barang Rusia dan juga untuk negara-negara yang diketahui membeli minyak Rusia yang dianggap secara tidak langsung mendukung Rusia.

Fokus Malam Ini
Tidak ada data ekonomi malam nanti yang signifikan untuk menggerakkan market. Pasar akan terfokus pada pidato Powell di hadapan Komite Perbankan Senat. Namun, perlu diketahui bahwa saat ini Fed sedang memasuki fase blackout atau periode tenang, di mana 1 minggu menjelang pertemuan FOMC, setiap pejabat Fed (dari ketua sampai anggota) dilarang memberikan pernyataan terbuka ke public.
Dengan demikian tidak diketahui apakah pidato nanti malam akan membuka peluang Powell mengutarakan kebijakan moneter atau tidak. Tapi kemungkinan Powell akan menjawab pertanyaan Senat tentang pilihannya dalam menunda penurunan suku bunga
Perkembangan terbaru kesepakatan dagang dan juga isu terbaru tentang Powell yang diperkirakan akan tetap terancam sampai akhir bulan, saat FOMC bergulir, kemungkinan masih akan menjadi topik hangat yang dicermati investor global saat minim data ekonomi.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish dan kenaikan berhasil tembus 3400-an di malam hari meskipun ditutup di 3396, beberapa poin dari level tertinggi malam itu. Koreksi turun diperkirakan mulai terbatas, dan support 3371 merupakan area terdekat yang mungkin disentuh pada saat koreksi tersebut. Sedangkan support psikologis kemungkinan berada di 3345, low 21 July 2025. Selama tidak terjadi penurunan di bawah zona tersebut, maka kemungkinan koreksi tetap terbatas, dan dominan naik.
Sementara untuk kenaikan, akan ada beberapa area yang perlu diperhatikan. Level 3434 dan 3451 merupakan 2 area resistance penting dalam waktu dekat. Sedangkan all time high 3500 akan menjadi ujian bullish yang sebenarnya dalam beberapa waktu ke depan. Namun rekor tertinggi baru kemungkinan akan bergantung dari pernyataan pejabat bank sentral pasca pertemuan FOMC 30-31 Juli karena Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga di pertemuan minggu depan.

Di H4, zona merah saat ini berada di 3345-3358, dan diperkirakan sebagai potensi koreksi terjauh yang bisa terjadi jika muncul tekanan di bawah 3370. Namun area tersebut tidak perlu muncul jika ternyata swing low atau koreksi tetap bertahan di zona hijau 3375-3393. Zona hijau berhasil ditembus dengan kenaikan hingga 3402 sehingga zona tersebut berperan sebagai support terdekat saat ini untuk koreksi yang diperkirakan terbatas.
Secara umum, bullish seharusnya mulai dominan dengan target kenaikan berikutnya melirik zona orange kisaran 3433-3451. Tapi sebelum itu, swing low kemungkinan terjadi lebih dulu dan zona hijau sebagai area yang cukup potensial. Jika zona ini kokoh, maka demand seharusnya mampu kembali mendorong harga untuk bergerak naik dan menjauh dari zona hijau tersebut untuk kemudian mendekati zona orange.
Sebaliknya, penurunan berpotensi lanjut jika tembus di bawah 3365-3370, dengan catatan kemungkinan target maksimal diperkirakan tertahan di MA 200 yang saat ini ada di 3345, berdekatan dengan zona merah 3345-3358. Artinya, meskipun Anda lakukan sell saat tembus 3365-3370, peluang penurunan relatif terbatas maksimal 3345, dan terdekat 3358 sehingga opsi tersebut cenderung short term.
Sementara tren utama cenderung naik sehingga penurunan di 3345 akan menjadi peluang buy kembali. Dengan demikian relatif aman untuk tetap mengincar buy mengingat ketidakpastian tarif, ketidakpastian geopolitik dan posisi Powell yang terancam hingga FOMC minggu depan, kemungkinan akan mendukung emas sebagai safe haven.

Per jam 10.00 WIB, harga berada di 3389.60, dengan high di 3402.52 dan low 3385.07. Kenaikan berlanjut setelah resistance 3341 ditembus, dan dilanjutkan dengan penembusan resistance 3372. Dengan demikian kedua area tersebut menjadi support baru yang diperkirakan juga sebagai area demand yang berpotensi menahan penurunan lebih lanjut.
Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari bottom 3345 ke puncak 3400, dan secara teori penurunan ke FR 23.6% 3387, FR 38.25 3379 dan FR 50% 3372 dianggap sebagai koreksi normal sebelum harga kembali lanjutkan kenaikan di atas FR 0% 3400. Dengan demikian zona buy idealnya dilakukan di salah satu zona FR tersebut. Sedangkan penurunan di bawah FR 61.8% menandakan reversal bearish jangka pendek atau koreksi turun berlanjut lebih dalam sehingga SELL hanya disarankan jika terjadi penembusan di bawah FR 61.8%. Selama tidak terpenuhi, maka opsi buy tetap diutamakan.
Secara perhitungan, harga diperkirakan berada di jalur kenaikan wave (iii), di mana penurunan wave 4 ini merupakan bagian dari koreksi terbatas dari wave (iii) tersebut sehingga tidak diharapkan terjadi penurunan tajam di bawah 3360-3365. Area kuning di kisaran 3360-3370 merupakan area koreksi yang diharapkan sekaligus sebagai area demand yang efektif dan kemudian mendorong harga kembali naik di jalur wave 5, yang merupakan bagian dari kenaikan wave (iii).
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 3377.00 – 3379.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3391.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3405.00,
Target terdekat 3412, terjauh 3430, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3371.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3372.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3340.00 – 3342.00 (short term only)
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3356.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3334.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3333)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil Treasury AS sempat ditutup turun, meskipun di sisi lain dolar berakhir rebound saat penutupan. Emas didukung dengan statusnya sebagai safe haven di saat ketidakpastian membayangi pasar.
Setidaknya ada 2 risk event yang menjadi perhatian pasar jelang penutupan akhir pekan, yaitu pemilu Jepang yang dilakukan 20 Juli, dan kesepakatan dagang antara AS dan Jepang dan juga AS-Euro, yang sayangnya sampai saat ini belum terjadi kesepakatan apapun. Sedangkan pemerintahan Ishiba menghadapi kondisi kekalahan partainya dengan suara minoritas sehingga kebijakan BOJ untuk melanjutkan kenaikan suku bunga berpotensi terhambat, dan kampanye partai oposisi tentang pemangkasan pajak dan juga stimulus fiskal yang lebih besar telah menciptakan ketidakpastian politik dalam negeri Jepang. Meski demikian, hal ini tidak berpengaruh secara langsung terhadap emas.
Trump vs Powell
Sepertinya nasib Powell sebagai Ketua Federal Reserve belum sepenuhnya aman. Kondisi ini diperkirakan akan terus bergulir, terutama sampai mendekati FOMC 30-31 Juli mendatang. Meskipun Trump mengklarifikasi tentang kabar pemecatan Powell, tapi isu ini tidak begitu saja hilang.
Menteri Keuangan Scott Bessent baru-baru ini dikabarkan mengajukan permohonan pribadi kepada Trump. Bessent mendesak Trump untuk tidak mencoba memecat Ketua Fed Jerome Powell. Bessent beralasan bahwa pemecatan hanya akan menciptakan gejolak yang tidak perlu pada ekonomi dan pasar keuangan. Belum lagi dengan rintangan hukum dan politik yang akan dihadapi dari langkah tersebut.
Bessent juga menyinggung tentang Fed yang sudah memberi isyarat akan melakukan penurunan suku bunga akhir tahun sehingga konfrontasi dengan Powell dianggap tidak cukup alasan. Bessent mengatakan ekonomi saat ini berjalan baik dan pasar merespon positif kebijakan Trump sehingga memperkuat argumen untuk Trump tidak mengambil tindakan drastic.
Namun di sisi lain, Trump justru membalasnya di media sosialnya dengan menulis bahwa dia tahu lebih banyak daripada siapapun tentang apa yang baik untuk pasar. Bahkan Trump menuduh WSJ mengambil Kesimpulan yang salah terhadap situasi yang ada antara dirinya dengan Bessent.

Fokus Minggu Ini
Data nanti malam hanya akan berkisar pada leading index, yang biasanya tidak terlalu besar dampaknya pada sentimen pasar. Namun minggu ini AS hanya akan merilis data PMI dan durable goods order, semuanya akan terfokus di hari Kamis dan Jumat. PMI services dan manufaktur mungkin akan memberi gambaran tentang kondisi bisnis pasca tarif dasar yang mulai berlaku sejak April. Sedangkan pesanan barang tahan lama kemungkinan akan menunjukkan hal serupa dikaitkan dengan tingkat pesanan barang AS setelah tarif berlaku.
Jika data dirilis lebih baik dari ekspektasi, maka emas berpotensi lanjutkan koreksi turun. Sebaliknya, jika data dirilis lebih buruk dari ekspektasi, maka emas berpeluang lanjutkan kenaikan.
Di luar data ekonomi, trader perlu tetap waspada dengan perkembangan terbaru kesepakatan dagang dan juga isu terbaru tentang Powell yang diperkirakan akan tetap terancam sampai akhir bulan, saat FOMC bergulir.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish di hari Jumat setelah penurunan tertahan di 3331.74 dan kemudian naik hingga 3361. Meskipun posisi ini tidak memberikan sinyal kenaikan yang lebih kuat, setidaknya level terendah menunjukkan bahwa penurunan mulai terbatas. Meski demikian bullish masih harus menempuh beberapa rintangan yang menjadi resistance ke depan.
Support 3321-3323 sejauh ini berhasil menahan penurunan di 2 hari terakhir sehingga akan tercatat sebagai support psikologis terdekat untuk beberapa waktu ke depan. Jika ditembus, maka 3300-3310 adalah support berikutnya, dan 3282-3295 adalah support psikologis kedua yang diperkirakan juga relatif kuat. Sementara kenaikan akan bergantung pada resistance psikologis 3275-3293. Namun ada 3355 dan 3360 yang juga menjadi resistance penghalang yang relatif berdekatan yang juga perlu ditembus.

Di H4, zona merah 3310-3321 juga efektif menahan penurunan, dengan low terakhir Jumat tercatat di 3331, kemudian naik dan tembus MA 200 yang saat itu ada di 3345. Untuk selanjutnya MA 200 juga berperan penting ke depan. Selama tidak turun di bawah MA 200, maka kenaikan cenderung dominan. Target resistance terdekat 3360 dan terkuat 3375 sebagai area yang perlu ditembus supaya kasus untuk kenaikan yang lebih kuat bisa terkonfirmasi.
Secara struktural, harga tidak banyak berubah, di mana level terendah bertahan di atas 3300, dan tertinggi tertahan di bawah 3370an. Dengan demikian penentu berikutnya akan bergantung dari seberapa kuat harga menekan ke bawah ataupun mendorong ke atas.
Tapi jika melihat dari kondisi low yang semakin tinggi dan high yang juga relatif lebih tinggi, maka kenaikan seharusnya lebih dominan, dan diperkirakan hari ini akan bergerak menguji zona 3360an sebelum akhirnya berhadapan dengan resistance 3375-3393 tersebut. Sayangnya data ekonomi nanti malam tidak signifikan berpengaruh pada emas. Namun market akan memperhatikan perkembangan terbaru tarif dan juga isu utama terkait Powell yang semakin terancam jelang FOMC Juli.
Sebaliknya, penurunan kemungkinan masih bisa terjadi, terutama jika harga kembali bergerak di bawah MA 200 yang saat ini ada di 3345. Target penurunan kemungkinan terbatas dengan area merah kisaran 3310-3321 kembali sebagai target potensial terdekat, sedangkan area orange 3282-3300 sebagai potensi terjauh. Namun dengan ketidakpastian membayangi, maka penurunan diperkirakan relatif terbatas dan emas tersupport oleh status safe haven.

Per jam 09.40 WIB, harga berada di 3353.70, dengan high di 3358.52 dan low 3345.42. Trendline resistance 3341 ditembus, sehingga apa yang terjadi di 9 Juli benar-benar terulang, meskipun lintasan pergerakan dipersingkat tanpa harus turun lebih dulu hingga kisaran 3295-3300, melainkan tertahan di hari Kamis di 3309, dan hari Jumat bergerak lebih tinggi dengan low tertahan di 3331.
Dengan demikian trendline 3340-3345 kini bertindak sebagai support, dan normalnya swing low pagi tadi dianggap sebagai retest support sebelum lanjut dengan kenaikan. Di sisi lain, Zona 3330-3335 juga bertindak sebagai support terdekat dan potensi zona buy yang lebih baik. Selama tidak ada penurunan di bawah zona tersebut, maka peluang buy secara teknis tetap dominan.
Switch to sell hanya jika terjadi penurunan di bawah 3329 (FR 61.8%) sehingga peluang reversal bearish jangka pendek kemungkinan akan berlanjut dengan target potensial zona 3305-3309 (asumsi menguji kembali low Jumat). Dan di area ini kemungkinan akan kembali terbuka untuk rebound sebagai potensi double bottom.
Secara keseluruhan, kita melihat area penurunan 3309 di hari Kamis sebagai bottom dari penurunan wave (ii). Dan dengan low yang menyusun harga lebih tinggi dari low sebelumnya (higher low – HL), maka uptrend cenderung mendominasi.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL on Rally
Entry: 3341.00 – 3343.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3355.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3352.00,
Target terdekat 3358, terjauh 3370, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3335.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3335.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3288.00 – 3290.00 (short term only)
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3302.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3282.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3282)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil Treasury AS sempat naik dengan cepat saat isu pemecatan Powell, sedangkan dolar sempat melemah. Tapi kemudian kekhawatiran tersebut berangsur-angsur reda, dan imbal hasil Treasury berhasil ditutup melemah. Tapi di sisi lain dolar tetap ditutup lebih rendah dibanding sehari sebelumnya.
Data PPI kembali menunjukkan perbedaan dari CPI yang dirili sehari sebelumnya. Ini berarti catatan setelah 3 bulan berturut-turut cenderung menunjukkan kondisi berlawanan, data tadi malam menambah catatan perbedaan tersebut. PPI dirilis 0/0%, lebih rendah dari ekspektasi 0.% m/m, demikian juga dengan kondisi core PPI yang dirilis 0.0%, lebih rendah dari ekspektasi 0.2%.
Trump vs Powell
Tekanan Trump sepertinya terus berlanjut. Kali ini muncul laporan bahwa Trump menyusun rapat untuk memecat Powell. Kabar menyebut agenda tersebut beredar di antara para pemimpin Partai Republik untuk mendapatkan masukan. Hal ini menunjukkan langkah formal pemecatan bisa terjadi segera, kapanpun.
Bloomberg mengkonfirmasi bahwa Trump kemungkinan akan segera memecat Powell dari kursi Ketua Fed. Hal ini mendorong aksi jual dolar AS dan tekanan pada saham, sedangkan imbal hasil melonjak tajam karena anjloknya obligasi pemerintah AS.
Trump kemudian muncul di konferensi pers di Gedung Putih sambil menyindir Powell secara personal dengan menyebutnya sebagai “Orang bodoh”. Namun Trump sadar bahwa secara hukum dia tidak mungkin memecat Powell, kecuali terindikasi terjadi penipuan ataupun hal yang bisa membuat Presiden secara hukum boleh memecat ketua Fed. Market pun mulai tenang setelah kabar tersebut diredam oleh Trump.
Di sisi lain, pasar tidak sepenuhnya tenang karena dalam pernyataannya Trump mengisyaratkan adanya potensi “penipuan” terkait renovasi Gedung Federal Reserve oleh Powell sehingga dianggap pasar sebagai celah yang bisa dimanfaatkan Trump untuk menyusun rencana pemecatan dengan alasan “penipuan”.

Inflasi Tidak Terlalu Menakutkan
Dari sisi data ekonomi, PPI ternyata dirilis cenderung datar di bulan Juni. Tidak menunjukkan kenaikan bulanan sebesar 0.25, melainkan hanya 0% dan juga tidak mengikuti kenaikan 0.3% yang terjadi di bulan Mei. Core PPI juga tidak berubah sehingga hal ini menandakan tren pelemahan inflasi di sektor grosir (wholesale).
Meski terjadi kenaikan harga barang secara moderat yang dipicu sebagian oleh tarif, tapi hal itu diimbangi dengan penurunan harga di sektor jasa. Data menunjukkan tekanan inflasi tetap terkendali meskipun ada tanda-tanda awal dari dampak kenaikan tarif.
Hal ini tentunya mendukung kasus untuk Federal Reserve mulai mempertimbangkan penurunan suku bunga di akhir tahun ini (Q4), meskipun para pejabat Fed kemungkinan masih akan menunggu data lebih lanjut sebelum mengambil langkah tegas.
Fokus Retail Sales
Data retail sales dan initial jobless claims akan dirilis jam 19.30 WIB. Jobless claims diperkirakan naik dari 227K menjadi 233K, sedangkan retail sales diperkirakan naik dari -0.9% menjadi 0.15 dan core retail sales diperkirakan naik dari -0.3% menjadi 0.3%.
Jika data dirilis lebih baik dari ekspektasi, maka emas berpotensi lanjutkan koreksi turun, dan kemungkinan mengancam di bawah 3320. Sebaliknya, jika data dirilis lebih baik dari ekspektasi, maka emas berpeluang rebound dan kembali menguji resistance 3360-an.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup inverted hammer, secara teori seharusnya pertanda akan terjadinya pembalikan naik kembali. Namun, posisi bullish sepertinya masih terlalu rapuh sehingga berpeluang kembali terbatas. Meski sempat terjadi kenaikan cepat hingga 3377, tapi harga kembali turun dan ditutup di 3347. Secara teknis, ini masih lebih baik dibanding penutupan sehari sebelumnya di 3324. Tapi lagi-lagi pemicu pergerakan pasar saat ini diperkirakan masih minim sehingga dukungan kenaikan masih relatif lemah, meskipun di sisi lain tidak diharapkan terjadi penurunan lebih lanjut di bawah 3300.
Support 3321-3323 kembali berhasil menahan penurunan semalam di mana low tercatat sempat sentuh 3319.69 kemudian berbalik cepat hingga 3377 saat kabar pemecatan Powell muncul ke permukaan. Saat ini support 3321-3323 kembali berpeluang diuji, dan jika ditembus, maka ekspektasi penurunan paling jauh tertahan di 3292, dan terdekat 3310. Sedangkan resistance kembali berhadapan dengan 3355 dan 3365 selain high kemarin 3377.

Di H4, zona merah 3310-3321 masih efektif menahan penurunan, dengan low tercatat di 3319, kemudian naik dan tembus MA 200 yang saat itu ada di 3344. Bisa juga dianggap double bottom yang langsung tembus neckline 3342. Namun kenaikan cepat ke 3377 gagal bertahan, dan pagi ini di sesi Asia harga kembali turun di bawah MA 200 yang saat ini ada di 3345.
Secara teknis, kami melihat kegagalan lanjutkan kenaikan di atas 3370-an sebagai sinyal bahwa kenaikan belum terlalu kuat untuk memicu penembusan zona hijau 3375-3393 sehingga peluang turun masih bisa terjadi. Zona merah kemungkinan sebagai target potensial yang terdekat. Dan jika kembali efektif menahan penurunan hingga malam hari, maka tidak perlu melihat zona orange 3282-3305 sebagai zona demand ataupun titik pantul. Buy bisa saja dilakukan di zona merah jika tekanan tidak tembus batas bawah dari zona merah di 3310 (note: zona merah ada di kisaran 3310-3321).
Tapi jika zona merah ditembus, maka penurunan diperkirakan melirik zona orange di kisaran 3282-3305, dan demand lebih kuat diperkirakan muncul di zona ini. Dengan demikian, Anda punya opsi untuk ubah strategi menjadi BUY di antara zona merah atau zona orange, tergantung seberapa dalam tekanan turun yang bisa terjadi sampai nanti malam saat retail sales AS dirilis. Jika merah tidak ditembus, maka switch to buy di zona tersebut. Jika tembus, maka tunggu harga hingga dekati zona orange untuk lakukan buy.
Namun untuk sementara kami melihat penurunan lebih dominan beberapa jam ke depan, terutama setelah harga kembali turun di bawah MA 200 yang saat ini ada di 3345. Sell jangka pendek , tapi perubahan strategi nanti malam tergantung pada retail sales.
Retail sales lebih lemah dari perkiraan berpotensi mendukung emas kembali naik. Retail sales lebih kuat dari perkiraan berpotensi menekan emas lanjutkan koreksi turun.

Per jam 09.40 WIB, harga berada di 3339.70, dengan high di 3351.00 dan low 3337.53. Meski terjadi spike cepat hingga 3377, tapi pengulangan pola yang terjadi di tanggal 8 Juli 2025 kemungkinan masih bisa terulang. Saat itu harga rebound dari koreksi turun 7 Juli yang sempat sentuh 3296, rebound sampai tertinggi 3345, kemudian mengalami rejection yang kuat hingga turun ke 3287 di 8 Juli dan 3282 di 9 Juli di penurunan kedua.
Jika benar terulang, maka secara teori rebound atau swing high tadi malam sampai 3377 dan dilanjut penurunan di bawah 3350 menjadi indikasi bahwa kenaikan belum terlalu kuat dan masih rentan untuk terjadinya koreksi turun. Ini berarti minimal area 3319 low tadi malam) atau 3320 bisa kembali diuji. Atau bahkan zona 3295-3300 tetap terbuka sebagai target penurunan optimal. Itu sebabnya kami masih mengincar sell pagi ini.
Di sore atau malam hari, trader kembali perlu waspadai data ekonomi dan kemungkinan rebound atau pun pembalikan! Terutama jika harga sudah mulai mendekati zona hijau 3282-3296, dengan asumsi penurunan terjauh diperkirakan tertahan di kisaran 3390-3300. Jika memenuhi syarat, maka switch strategi menjadi buy di zona tersebut atau dekat zona tersebut. Atau opsi lain untuk buy jika ternyata tidak terdapat penurunan sesuai harapan, tapi harga terlanjur naik dan tembus resistance, maka switch strategi menjadi buy any ajika tembus 3362, untuk potensi terdekat 3368-3370 dan terjauh 3377-3380.Skenario tersebut bisa lebih efektif jika didukung dengan data retail sales yang lebih lemah dari perkiraan. Kondisi ketidakpastian tarif yang masih membayangi kemungkinan menjadi salah satu alasan emas tidak turun banyak dalam beberapa hari terakhir.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL on Rally
Entry: 3350.00 – 3352.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3338.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan SELL jika tembus 3338.00,
Target terdekat 3330, terjauh 3318, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3358.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 3356.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3288.00 – 3290.00 (short term only)
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3302.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3282.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3282)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil Treasury AS kembali naik, dan dolar AS pun kembali menguat. Hal ini membuat emas terkoreksi turun, meski secara umum tidak terlalu tajam.
Data inflasi dirilis “sedikit lebih baik” dari ekspektasi, 2.7% vs exp 2.6% y/y. Tapi core CPI dirilis “sedikit lebih rendah” dari ekspektasi, 2.9% vs 3.0% y/y. Ini artinya lonjakan inflasi tidak semenakutkan yang dikhawatirkan pasar, sehingga dengan kata lain peluang penurunan suku bunga Juli memang berkurang, sedangkan proyeksi September kemungkinan masih tetap terbuka.
Suku Bunga Harus Tunggu 3 Inflasi
Trump nampaknya harus menahan diri untuk mendapatkan yang diinginkannya dari Fed berupa pemangkasan suku bunga. Powell di pernyataan terakhirnya mengatakan bahwa Fed butuh waktu untuk menilai dampak tarif pada inflasi, dan menekankan pentingnya mencermati inflasi 3 bulan ke depan, yaitu Juni, Juli dan Agustus. Powell tidak gentar dengan tekanan Trump yang selalu mendesaknya untuk segera memangkas suku bunga.
Keyakinan Powell terbukti, setidaknya untuk saat ini inflasi terlihat mengalami sedikit lonjakan. Tapi ini membuktikan bahwa FED memang harus bersabar menunggu data yang lebih meyakinkan. Inflasi Juni, Juli dan Agustus akan menjadi rujukan Powell sebelum melangkah pada perubahan suku bunga. Ini berarti case untuk pemangkasan suku bunga Juli menurun drastis. CME Fedwatch tools menunjukkan peluang penurunan suku bunga Juli turun ke kisaran 2%, dan 98% kemungkinan suku bunga akan tetap di kisaran 4.25-4.50%.
Sedangkan ekspektasi penurunan suku bunga September masih berada di kisaran 54.5%, turun dibanding seminggu sebelumnya 60.8%. Tapi hal ini memberi pertanda bahwa pasar mulai tidak mengharapkan penurunan terjadi di bulan Juli, melainkan cenderung melihat September sebagai case paling potensial yang terdekat. Hal ini dikarenakan angka inflasi yang naik tapi tidak signifikan atau tidak semenakutkan yang dikhawatirkan berbagai pihak terkait ancaman lonjakan inflasi di atas 3%. Tapi yang jelas bahwa inflasi saat ini diperkirakan sudah menggambarkan dampak tarif AS yang mulai berlaku sejak April 2025.

Skenario Inflasi PPI
Investor kemungkinan akan lanjut mencermati data inflasi nanti malam, tapi kali ini datang dari inflasi produsen atau PPI. Kondisinya mungkin bisa saja berbeda, di mana beberapa kasus standar yang terjadi 2-3 bulan terakhir sempat menunjukkan inflasi PPI yang relatif lebih lemah dibanding CPI. Jika ini kembali terjadi, maka emas berpeluang rebound di malam hari.
Inflasi PPI akan dirilis jam 19.30 WIB. PPI m/m diharapkan naik 0.3% dari 0.1%, dan core PPI diperkirakan naik dari 0.1% menjadi 0.2% y/y. Beberapa skenario untuk malam ini :
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish meski sempat terjadi kenaikan hingga 3366. Data CPI yang lebih baik dari ekspektasi membuat emas turun ke 3334 awal reaksi, kemudian sempat rebound hingga 3352, tapi kemudian didominasi oleh penurunan sehingga ditutup di 3324 setelah sempat sentuh 3320. “TACO trend” kemungkinan penyebab utama, sedangkan inflasi yang sedikit lebih tinggi kemungkinan relatif berdampak terbatas. Tapi keduanya jelas membuat kenaikan emas terhenti sementara waktu.
Support 3321-3323 berhasil menahan penurunan semalam. Tapi pagi ini ada kemungkinan diuji kembali dan dikhawatirkan tembus. Jika ditembus, maka harga cenderung lanjut koreksi hingga melirik zona 3292-3300. Sebaliknya, area 3290-3300 bisa saja kembali menjadi zona demand sehingga penurunan berpeluang tertahan dan berbalik rebound. Sedangkan bullish yang kuat minimal harus mendapatkan harga kembali di atas 3350-an.

Di H4, penurunan berhasil tembus MA 200 yang saat itu berada di 3340. Secara teori seharusnya menjadi pertanda bahwa koreksi turun kemungkinan berlanjut. Namun sementara ini area merah 3310-3321 berhasil menahan penurunan yang tercatat sentuh level terendah 3320 tadi malam.
Secara teori ini rebound layak terjadi, dan itu yang terlihat sampai sesi Asia pagi ini. Namun area merah bisa kembali terancam, dan bahkan cenderung berpotensi ditembus jika terjadi pengujian kembali (retest).
Short-term kemungkinan masih dibayangi penurunan. Rebound diperkirakan tertahan di bawah MA 200 yang saat ini berada di 3344 sehingga zona 3340-3344 ideal sebagai zona sell jangka pendek. Kemudian penembusan di bawah 3320 berpeluang lanjutkan penurunan, setidaknya sampai 3310, batas bawah dari zona merah. Dan jika area ini tembus, maka area orange kisaran 3283-3305 adalah proyeksi penurunan terjauh yang potensial dicapai.
Sebaliknya, buy bisa dipertimbangkan dengan 2 cara, yaitu : 1) saat MA 200 ditembus (breakout resistance), maka silahkan switch strategi menjadi buy (exit dari sell, lalu switch menjadi buy, atau 2) penurunan sentuh atau dekat dengan zona orange, maka exit dari sell, dan switch menjadi buy. Area buy yang cukup ideal kemungkinan berada di zona orange.
Data PPI kemungkinan berpotensi mirip dengan reaksi market saat data CPI tadi malam, terutama jika data dirilis lebih baik dari ekspektasi sehingga penurunan di sesi Asia bisa saja mengantisipasi inflasi PPI yang kemungkinan lebih baik dari ekspektasi, dan juga merespon atas CPI tadi malam yang membuat ekspektasi penurunan suku bunga Juli berkurang.

Per jam 09.40 WIB, harga berada di 3327.30, dengan high di 3335.00 dan low 3323.53. Apa yang terjadi di tanggal 8 Juli 2025 kembali terulang. Saat itu harga rebound dari koreksi turun 7 Juli yang sempat sentuh 3296, rebound sampai tertinggi 3345, kemudian mengalami rejection yang kuat hingga turun ke 3287 di 8 Juli dan 3282 di 9 Juli di penurunan kedua.
Jika ini benar terulang, maka swing high 8 Juli dari 3287 ke 3310 yang dilanjutkan swing low ke 3382 di tanggal 9 Juli, maka secara teori rebound atau swing high pagi ini di sesi Asia bisa mengindikasikan akan terjadinya penurunan di bawah 3320. Dengan demikian opsi sell kemungkinan mendominasi untuk sementara waktu. Proyeksi target penurunan kemungkinan mengincar zona 3282-3296 (area hijau) sebagai target optimal dari potensi penurunan tersebut.
Di sore atau malam hari, trader perlu waspada! Terutama jika harga sudah mulai mendekati zona hijau tersebut. Dan asumsi PPI “sedikit lebih tinggi” dari ekspektasi (mirip CPI tadi malam), atau cenderung lebih lemah dari ekspektasi, maka hal ini akan mendukung rebound yang diharapkan terjadi di zona hijau atau dekat zona hijau. Artinya, Anda bisa mulai pertimbangkan buy di zona tersebut dengan terlebih dulu keluar dari posisi sell (cut & switch atau switching strategi dari sell menjadi buy). Skenario tersebut juga kemungkinan didukung oleh pola penurunan sebelumnya yang cenderung ciptakan area low lebih tinggi dari low sebelumnya (higher low atau HL) sehingga ekspektasi kami kali ini penurunan juga kemungkinan akan berpeluang lebih tinggi dari low sebelumnya (3282). Jika ini benar, maka penurunan maksimal diharapkan tertahan di kisaran 3290-3296.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL on Rally
Entry: 3338.00 – 3340.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3326.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan SELL jika tembus 3320.00,
Target terdekat 3312, terjauh 3303, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3346.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 3348.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3288.00 – 3290.00 (short term only)
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3302.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3382.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3282)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



