logo agrodana futures official
Buka Akun

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk Euro
  • Belum banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
  • Dolar kembali menguat sehingga menekan Euro-> kemungkinan Euro masih akan bergantung dari dolar di malam hari, terutama saat data AS nanti malam
  • H4 potensi double top berlanjut dengan penurunan di bawah neckline sehingga bearish masih dominan-> negatif untuk Euro
  • Uni Eropa telah meminta rumah tangga untuk menimbun makanan selama 72 jam di tengah risiko perang -> negatif untuk EUR
  • Tetap cermati dolar untuk potensi pergerakan berikutnya!
  • Tren bisa berbalik naik jika dolar lanjut melemah -> switch to BUY
  • Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.07200
  • Switch to BUY jika tembus 1.09000
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.07800– 1.08000
Target : 1) 1.07200 2) 1.06600
SL : 1.08600

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.07200
Switch to BUY jika tembus 1.09000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk GBP
  • MA 200 Daily saat ini di 1.28005, potensi naik masih dominan selama tidak tembus kembali di bawah MA 200, tapi akan turun jika tembus di bawah MA 200
  • Sampai saat ini, belum ada terdengar tarif diberlakukan untuk Inggris sehingga Inggris diuntungkan karena minim dampak dari kebijakan tarif Trump-> penurunan relatif masih terbatas
  • Dolar kembali rebound sehingga menekan GBP-> kemungkinan masih akan pengaruhi GBP di malam hari terutama setelah data AS nanti malam
  • Data CPI Inggris dirilis lebih rendah dari ekspektasi, 2.8% vs 3.0%, mengindikasikan proses disinflasi Inggris masih berlanjut, mendukung penurunan suku bunga BOE berikutnya -> negatif untuk GBP
  • Menteri Keuangan Reeves mengatakan prospek fiskal yang mendasari memburuk sejak Oktober, akan menaikkan 1 miliar dolar AS untuk mengatasi penghindaran pajak, tapi tidak menaikkan pajak lebih lanjut -> kenaikan GBP tidak terlalu kuat, bisa juga dipengaruhi oleh menguatnya USD
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
    target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Pertahankan/follow SELL jika harga tembus 1.28500
  • Switch to BUY jika tembus 1.30200
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.29100– 1.29300
Target : 1) 1.28500 2) 1.27900
SL : 1.29900

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.28500
Switch to BUY jika tembus 1.30200

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • US Treasury yield ditutup bullish, dolar ditutup menguat -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Candle daily USDJPY ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk USDJPY
  • Secara teknis, daily menunjukkan kenaikan masih di dalam zona orange resistance maksimal 151.20, MA 200 cukup dekat di 151.600 sehingga sampai saat ini kenaikan masih terbatas-> limited upside untuk USDJPY
  • Jepang tunggu data inflasi Jepang dan kesepakatan upah musim semi yang diharapkan rilis di akhir bulan Maret untuk mendukung kenaikan suku bunga BOJ di pertemuan berikutnya
  • Faktor penguatan Yen (USDJPY turun) didukung oleh :
    1) Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat, 2) US Treasury Yield Turun
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 149.400
  • Switch to BUY jika tembus 151.500
Suggest : SELL on Rally
Area : 150.300 – 150.500
Target : 1) 149.700 2) 149.100
SL : 151.100

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 151.500
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 149.400

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
  • Di H4, secara garis besar :
    a. zona coklat 2984-3001 sebagai support terjauh diyakini sampai sejauh ini masih cukup efektif -> opsi buy idealnya di zona ini (lebih lower risk), stop loss di bawah 2980
    b. Jika area coklat tembus, maka koreksi berpotensi berlanjut lebih tajam, target potensial 2973 atau terjauh 2956-> switch to SELL jika tembus di bawah 2981
    c. Selama area coklat tidak tembus, maka demand diperkirakan memulai kenaikan kembali dengan target kenaikan lebih tinggi berikutnya -> ideal didukung oleh fundamental yang secara utuh masih dukung bullish jangka menengah
    d, Ada kecenderungan membentuk bullish penant dan kenaikan juga mencerminkan kenaikan wave 5 pada small trend yang ada di grafik H4 (butuh konfirmasi tembus neckline 3033/3036) -> follow/pertahankan buy jika tembus
  • Di H1, Elliott wave untuk tahapan wave 4 big tren diperkirakan sudah selesai sehingga penurunan diperkirakan mulai terbatas, dan mulai masuk ke tren naik berikutnya (wave 5, naik bertahap)
    a. Dalam small trend (tahapan wave 5 big trend) kemungkinan mengikuti elliott wave kembali dan saat ini diperkirakan mulai wave 3 small trend -> cenderung naik
    b. Kenaikan lebih konfirm jika tembus 3036, berarti Buy bisa juga dilakukan/dipertahankan saat tembus 3036 (high dari long bearish candle terdekat saat terjadinya koreksi Jumat) -> follow/pertahankan buy jika tembus
  • Trump umumkan tarif otomotif berlaku April, semakin menambah ketidakpastian seputar tarif dan perdagangan global-> ketidakpastian tentang tarif membayangi, safe haven tetap kuat
  • Fokus data GDP jam 19.30 WIB
    a. Act > Exp = Emas turun -> switch to SELL
    b. Act < Exp = Emas naik -> pertahankan/follow BUY
  • Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
  • Switch to SELL jika tembus 2978, potensi target terdekat 2965, terjauh 2956
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3036, potensi terdekat 3045, terjauh 3060
Suggest : BUY on Dip
Area : 3015 – 3017.00
Target : 1) 3023.00 2) 3029.00
SL : 3009.00 (ideal 3-5 points di bawah 3008.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3036
Switch to SELL hanya jika tembus 2978
Koreksi turun diperkirakan mulai terbatas
channels4 banner
bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Dolar kembali melemah terhadap mata uang lainnya kecuali terhadap Euro seiring dengan fundamental ekonomi yang menurun dan juga masih tidak pastinya agenda kenaikan tarif impor AS yang akan segera diberlakukan. Presiden Trump Senin lalu menyatakan tidak akan menerapkan kenaikan tarif impor pada semua sektor industri dan bahkan akan dibebaskan untuk negara-negara tertentu pada 2 April mendatang. Namun dengan belum dijelaskannya secara rinci membuat kekhawatiran tersebut masih ada. Meski demikian optimisme akan perubahan sikap Presiden Trump yang melunak diharapkan tidak akan berdampak banyak pada indikator ekonomi lainnya terutama inflasi. Sementara itu data kepercayaan konsumen mengalami penurunan menjadi 92.9 yang lebih rendah dari perkiraan 94.2 meskipun data periode sebelumnya direvisi meningkat dari 98.3 menjadi 100.1. Konsumen sepertinya masih pesimis akan prospek ekonomi dengan diterapkannya kenaikan tarif impor pekan depan. Ini merupakan penurunan dalam 4 bulan terakhir berturut-turut sejak terpilihnya Trump menjadi pemenang pemilu di bulan November tahun lalu. Kekhawatiran akan dampak dari kenaikan tarif impor yang mengarah pada pelambatan pertumbuhan ekonomi dan inflasi dikhawatirkan akan mengarah pada resesi. Biro peringkat Moody memperkirakan kekuatan fiskal AS akan berlanjut turun meneruskan tren beberapa tahun sebelumnya seiring dengan defisit anggaran yang semakin membesar dan hutang yang semakin membengkak sehingga sulit dikelola. Dengan asumsi ini di pasar membuat spekulasi bahwa Fed masih akan mempertahankan suku bunga acuannya untuk waktu yang lebih lama. Sebelumnya Gubenur Fed Atlanta – Raphael Bostic yang memperkirakan Fed hanya akan memangkas suku bunga acuannya hanya 1 kali sebanyak 25 bps di tahun ini. Hal senada dinyatakan oleh Gubernur Fed - Adriana Kugler yang mengatakan kebijakan moneter dalam hal ini suku bunga acuan saat ini sudah yang terbaik, namun untuk menuju target inflasi 2% sepertinya akan berjalan lambat dan data inflasi masih belum menunjukkan akan mencapai target tersebut. Gubernur Fed New York - John Williams di tempat lain mengatakan perusahaan dan rumah tangga saat ini menghadapi ketidakpastian yang sangat tinggi akan prospek ekonomi ke depan. Hal ini mengacu pada potensi dampak negatif dari agenda kenaikan tarif impor Presiden Trump. Yang mengalihkan perhatian dari agenda ekonomi lainnya seperti pengurangan dan kemudahan regulasi yang sempat dikampanyekan pada pemilu lalu. Hal yang kemungkinan akan kembali membuat dolar menguat yaitu repatriasi dolar menjelang akhir bulan dan akhir kuartal pertama tahun ini. Hari ini ada data Durable Goods Order.

Yen bergerak menguat terhadap dolar setelah sempat melemah hingga nilai terendah dalam 3 pekan terakhir. Dalam nota pertemuan moneter Bank Sentral Jepang (BOJ) pekan lalu yang dirilis semalam menunjukkan adanya diskusi mengenai laju kelanjutan kenaikan suku bunga acuan. BOJ pada pertemuan moneter pekan lalu menetapkan untuk mempertahankan suku bunga. Dalam pertemuan moneter sebelumnya BOJ sudah menaikkan suku bunga yang merupakan kenaikan tertinggi dalam 17 tahun terakhir. BOJ mengkhawatirkan ketidakpastian akan ekonomi global akibat agenda kenaikan tarif impor AS. Meskipun Jepang sepertinya akan dibebaskan dari agenda ini karena nilai investasi Jepang di AS yang cukup masif. Fundamental ekonomi berupa data inflasi dari BOJ masih relatif stabil 2.2% sesuai perkiraan sama seperti periode sebelumnya.

Euro terkoreksi terhadap dolar setelah sempat menguat oleh data sentimen bisnis IFO di Jerman yang menunjukan peningkatan dari 85.3 menjadi 86.7 yang hanya sedikit beda dari perkiraan naik 86.8. Sementara itu pejabat Bank Sentral Eropa (ECB) sekaligus gubernur bank sentral Prancis - Francois Villeroy de Galhau mengatakan ECB masih bisa menurunkan suku bunga acuan lebih lanjut dan memungkinkan untuk menurunkan suku bunga acuan dari 2.5% saat ini hingga 2.0% di akhir musim panas tahun ini. Hal ini mengindikasikan ECB yang masih agresif menurunkan suku bunga acuan mengantisipasi pelambatan ekonomi akibat kebijakan kenaikan tarif impor dari AS. Hari ini tidak ada data ekonomi.

Poundsterling masih bergerak menguat terhadap dolar meskipun data di sektor ritel masih cenderung menurun dalam 8 bulan terakhir. Penguatan GBP mengantisipasi rilis data inflasi CPI dan juga pemaparan anggaran dari Menteri Keuangan - Rachel Reeves di depan parlemen malam ini. Diperkirakan inflasi relatif masih sama seperti periode sebelumnya sehingga Bank Sentral Inggris (BOE) tidak perlu agresif melakukan perubahan suku bunga untuk sementara waktu. Sedangkan dalam pemaparan anggaran, Reeves diharapkan akan memangkas pengeluaran pemerintah agar tidak melampaui aturan anggaran yang sudah ditetapkan. Jika hal ini terjadi maka GBP akan terus menguat dan jika sebaliknya akan membalikkan arah GBP menjadi lemah kembali.

Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures

https://agrodana-futures.com/

https://t.me/AGROdanaOFFICIAL

https://instagram.com/agrodanafuturesofficial

https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk Euro
  • Belum banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
  • Dolar mulai tertahan, tapi butuh konfirmasi lebih lanjut untuk penurunan-> kemungkinan Euro akan bergantung dari dolar di malam hari
  • H4 potensi double top konfirm tembus neckline, dan rebound kemarin tetap tertahan di bawah neckline tersebut sehingga bearish masih dominan-> negatif untuk Euro
  • Data Jerman ifo business climate dirilis lebih lemah dari ekspektasi, membebani Euro -> negatif untuk EUR
  • Tetap cermati dolar untuk potensi pergerakan berikutnya!
  • Tren bisa berbalik naik jika dolar lanjut melemah -> switch to BUY
  • Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.07600
  • Switch to BUY jika tembus 1.09200
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.08000– 1.08200
Target : 1) 1.07400 2) 1.06800
SL : 1.08800

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.07600
Switch to BUY jika tembus 1.09200

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori ada peluang rebound-> positif untuk GBP
  • MA 200 Daily saat ini di 1.28000, potensi naik masih dominan selama tidak tembus kembali di bawah MA 200, tapi akan turun jika tembus di bawah MA 200
  • Sampai saat ini, belum ada terdengar tarif diberlakukan untuk Inggris sehingga Inggris diuntungkan karena minim dampak dari kebijakan tarif Trump-> penurunan relatif masih terbatas
  • Dolar mulai tunjukkan kenaikan terbatas, tapi butuh konfirmasi lebih lanjut untuk penurunan-> kemungkinan akan pengaruhi GBP di malam hari setelah data AS
  • Fokus data CPI Inggris jam 14.00 WIB
    a. Act > Exp = GBP menguat -> switch to BUY
    b. Act < Exp = GBP melemah -> pertahankan SELL
  • Fokus Spring Budget jam 17.00 WIB
    a. pemangkasan budget/ pesimisme = GBP melemah -> pertahankan SELL
    b. tidak ada pemangkasan/optimis pertumbuhan = GBP menguat -> switch to BUY
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
    target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Pertahankan/follow SELL jika harga tembus 1.28900
  • Switch to BUY jika tembus 1.30500 atau jika tidak tembus 1.28000
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.29400– 1.29600
Target : 1) 1.28800 2) 1.28200
SL : 1.30200

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.28900
Switch to BUY jika tembus 1.30500 atau jika tidak tembus 1.28000

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • US Treasury yield ditutup bearish, dolar ditutup doji -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Candle daily USDJPY ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk USDJPY
  • Secara teknis, daily menunjukkan kenaikan masih di dalam zona orange resistance maksimal 151.20, MA 200 cukup dekat di 151.600 sehingga sampai saat ini kenaikan masih terbatas-> limited upside untuk USDJPY
  • Ekspektasi kenaikan suku bunga tetap bertahan, tapi masih harus dikonfirmasi lebih lanjut dengan data inflasi Jepang dan kesepakatan upah musim semi yang diharapkan rilis di akhir bulan Maret
  • Pasar menunggu Tokyo CPI minggu ini (Jumat)
  • Faktor penguatan Yen (USDJPY turun) didukung oleh :
    1) Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat, 2) US Treasury Yield Turun
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 149.400
  • Switch to BUY jika tembus 151.500
Suggest : SELL on Rally
Area : 150.500 – 150.700
Target : 1) 149.900 2) 149.300
SL : 151.300

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 151.500
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 149.400

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
  • Di H4, secara garis besar :
    a. zona coklat 2984-3001 sebagai support terjauh diyakini sampai sejauh ini masih cukup efektif -> opsi buy idealnya di zona ini (lebih lower risk), stop loss di bawah 2980
    b. Jika area coklat tembus, maka koreksi berpotensi berlanjut lebih tajam, target potensial 2973 atau terjauh 2956-> switch to SELL jika tembus di bawah 2981
    c. Selama area coklat tidak tembus, maka demand diperkirakan memulai kenaikan kembali dengan target kenaikan lebih tinggi berikutnya -> ideal didukung oleh fundamental yang secara utuh masih dukung bullish jangka menengah
    d, ada peluang juga membentuk double bottom, tapi butuh konfirmasi tembus neckline 3033/3035 -> follow/pertahankan buy jika tembus
  • Di H1, Elliott wave untuk tahapan wave 4 big tren diperkirakan sudah selesai sehingga penurunan diperkirakan mulai terbatas, dan mulai masuk ke tren naik berikutnya (wave 5, naik bertahap)
    a. Opsi buy bisa dipertimbangkan di zona low Jumat (29999) atau sedikit lebih rendah, atau dekat zona coklat (lebih ideal/lower risk)
    b. Opsi lain, buy bisa dilakukan saat tembus 3036 (high dari long bearish candle terdekat saat terjadinya koreksi Jumat) -> follow/pertahankan buy jika tembus
  • Trump akan terapkan tarif untuk tembaga dalam minggu-minggu mendatang, juga kembali ingatkan tentang tarif resiprokal 2 April mendatang -> ketidakpastian tentang tarif membayangi, safe haven tetap kuat
  • Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
  • Switch to SELL jika tembus 2978, potensi target terdekat 2965, terjauh 2956
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3036, potensi terdekat 3045, terjauh 3060
Suggest : BUY on Dip
Area : 3008.00 – 3010.00
Target : 1) 3016.00 2) 3022.00
SL : 3002.00 (ideal 3-5 points di bawah 2999.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3036
Switch to SELL jika tembus 2978
Koreksi turun diperkirakan mulai terbatas
channels4 banner
bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Dolar terus menguat terhadap mata uang lainnya seiring dengan perubahan sikap atas kenaikan tarif yang baru dari Presiden Trump dan juga data fundamental ekonomi berupa aktifitas bisnis yang meningkat di AS. Data PMI di sektor jasa meningkat tajam dari 51 menjadi 54.3 yang jauh lebih baik dari perkiraan hanya naik 51.2. Data di sektor jasa ini sekaligus mengdongkrak data di sektor manufaktur yang masih menurun dari 52.7 menjadi 49.8 yang lebih rendah dari perkiraan hanya turun 52.1. Sehingga secara komposit data PMI relatif masih baik yaitu meningkat dari 51.6 menjadi 53.5 yang lebih baik dari perkiraan sedikit menurun 51.5. Angka di atas ambang 50 menunjukkan aktifitas ekonomi dalam zona ekspansif. Disamping memang sektor jasa menyumbang pertumbuhan ekonomi di AS lebih besar hampir ¾ dari GDP. Sementara itu juga administratif Presiden Trump membuat pengecualian terhadap beberapa sektor yang akan terdampak oleh kenaikan tarif impor AS yang akan segera diberlakukan pekan depan. Tenggat waktu yang diberikan oleh Presiden Trump perihal negosiasi kenaikan tarif akan berakhir dan akan efektif berlaku pada 2 April mendatang. Perubahan sikap Presiden Trump membuat sedikit berkurang kekhawatiran tersebut walau belum sepenuhnya merasa lega. Sebelumnya agenda ekonomi tersebut dikhawatirkan akan memicu inflasi dan akan melambatkan pertumbuhan ekonomi global. Gubernur Fed Atlanta - Raphael Bostic memperkirakan hanya akan terjadi sedikit perubahan inflasi dalam beberapa bulan mendatang yang membuat spekulasi meningkat bahwa Fed hanya akan memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps atau 1 kali hingga akhir tahun nanti. Meskipun dalam pertemuan moneter FOMC pekan lalu Fed masih memproyeksikan suku bunga acuan tetap akan dipangkas sebanyak 50 bps dalam 2 kali pertemuan hingga Desember nanti. Pada intinya Fed masih akan melihat dampak yang diakibatkan oleh agenda kenaikan tarif Presiden Trump terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi hingga paruh kedua tahun ini untuk menentukan langkah moneter yang sesuai dengan kondisi ekonomi. Hari ini akan dirilis data Kepercayaan Konsumen dan data indeks manufaktur di negara bagian Richmond serta data-data di sektor perumahan.

Yen juga semakin melemah terhadap dolar seiring dengan masih belum pastinya Bank Sentral Jepang (BOJ) akan menaikkan suku bunga acuannya. Dalam pertemuan moneter BOJ pekan lalu tidak membuat perubahan suku bunga acuan meskipun inflasi masih jauh di atas target. Gubernur BOJ - Kazuo Ueda menyatakan menunggu dampak dari agenda kenaikan tarif impor AS. Setelah itu masih belum ada indikasi dari pejabat BOJ manapun yang berkomentar pasca pertemuan moneter pekan lalu. Hari ini akan dirilis data inflasi CPI dari internal BOJ.

Euro masih cenderung melemah terhadap dolar setelah data PMI di sektor jasa mengalami penurunan dari 50.6 menjadi 50.4 yang lebih jelek dari perkiraan meningkat 51.2. Sementara di sektor manufaktur meski meningkat dari 47.6 menjadi 48.7 yang lebih baik dari perkiraan hanya naik 48.3, namun masih di bawah ambang batas 50 yang menandakan kondisi sektor ini masih dalam zona kontraksi. Dengan kondisi ekonomi yang masih rentan dan ancaman kenaikan tarif impor dari AS menjadi sentimen negatif untuk aset-aset Eropa. Meskipun stimulus fiskal senilai €500 juta diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekonomi yang lebih baik. Hari ini akan dirilis data iklim bisnis di Jerman dan Belgia.

Poundsterling bergerak menguat terhadap dolar selain karena data aktifitas bisnis di sektor jasa yang meningkat melampaui perkiraan. Data PMI di sektor jasa terus meningkat di Inggris menjadi 53.2 yang lebih baik dari perkiraan naik 51.2 dari periode sebelumnya 51.0. Meskipun di sektor manufaktur masih cenderung menurun menjadi 44.6 yang lebih rendah dari perkiraan naik 47.3 dan data periode sebelumnya direvisi membaik menjadi 46.9. Dengan sektor jasa menyumbang pertumbuhan ekonomi maka data di sektor manufaktur diabaikan karena secara global sektor manufaktur masih belum pulih dan masih mengalami kontraksi di bawah ambang batas 50. Selain itu pasar juga mengantisipasi update anggaran dari Menteri Keuangan Inggris - Rachel Reeves yang akan disampaikan di depan parlemen dalam pekan ini juga. Gubernur Bank Sentral Inggris (BOE) - Andrew Bailey semalam tidak menyinggung kebijakan moneter dalam pidatonya. Hari ini akan dirilis data Realized Sales.

Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures

https://agrodana-futures.com/

https://t.me/AGROdanaOFFICIAL

https://instagram.com/agrodanafuturesofficial

https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk Euro
  • Belum banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
  • Dolar kembali menguat sehingga membebani Euro -> negatif untuk Euro
  • H4 potensi double top konfirm tembus neckline, dan rebound kemarin tetap tertahan di bawah neckline tersebut sehingga bearish masih dominan-> negatif untuk Euro
  • Data PMI services lebih lemah dari ekspektasi, sedangkan manufaktur sedikit di atas ekspektasi tapi tetap di zona kontraksi (di bawah 50) -> negatif untuk EUR
  • Tetap cermati dolar untuk potensi pergerakan berikutnya!
  • Tren bisa berbalik naik jika dolar lanjut melemah -> switch to BUY
  • Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.07800
  • Switch to BUY jika tembus 1.09500
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.08400– 1.08600
Target : 1) 1.07800 2) 1.07200
SL : 1.09200

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.07800
Switch to BUY jika tembus 1.09500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup doji mirip inverted hammer, secara teori ada peluang rebound-> positif untuk GBP
  • MA 200 Daily saat ini di 1.27987, potensi naik masih dominan selama tidak tembus kembali di bawah MA 200, tapi akan turun jika tembus di bawah MA 200
  • Sampai saat ini, belum ada terdengar tarif diberlakukan untuk Inggris sehingga Inggris diuntungkan karena minim dampak dari kebijakan tarif Trump-> penurunan relatif masih terbatas
  • Dolar kembali menguat sehingga masih membebani GBP -> negatif untuk GBP
  • Data PMI services solid dan tetap di atas 50 (ekspansi) sedangkan manufaktur turun dan di bawah 50 (kontraksi) -> mix sentiment untuk GBP
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
    target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Pertahankan/follow SELL jika harga tembus 1.28900
  • Switch to BUY jika tembus 1.30500
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.29400– 1.29600
Target : 1) 1.28800 2) 1.28200
SL : 1.30200

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.28900
Switch to BUY jika tembus 1.30500

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • US Treasury yield ditutup bullish, dolar ditutup menguat -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Candle daily USDJPY ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk USDJPY
  • Secara teknis, daily menunjukkan kenaikan masih di dalam zona orange resistance maksimal 151.20, MA 200 cukup dekat di 151.640 sehingga kemungkinan kenaikan mulai terbatas-> limited upside untuk USDJPY
  • Ekspektasi kenaikan suku bunga tetap bertahan, tapi masih harus dikonfirmasi lebih lanjut dengan data inflasi Jepang dan kesepakatan upah musim semi yang diharapkan rilis di akhir bulan Maret
  • Pasar menunggu Tokyo CPI minggu ini (Jumat)
  • Faktor penguatan Yen (USDJPY turun) didukung oleh :
    1) Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat, 2) US Treasury Yield Turun
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 149.400
  • Switch to BUY jika tembus 151.800
Suggest : SELL on Rally
Area : 150.900 – 151.200
Target : 1) 150.300 2) 149.700
SL : 151.800

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 151.800
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 149.400

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
  • Di H4, secara garis besar :
    a. zona coklat 2984-3001 sebagai support terjauh diyakini sampai sejauh ini masih cukup efektif -> opsi buy idealnya di zona ini (lebih lower risk), stop loss di bawah 2980
    b. Jika area coklat tembus, maka koreksi berpotensi berlanjut lebih tajam, target potensial 2973 atau terjauh 2956-> switch to SELL jika tembus di bawah 2981
    c. Selama area coklat tidak tembus, maka demand diperkirakan memulai kenaikan kembali dengan target kenaikan lebih tinggi berikutnya -> ideal didukung oleh fundamental yang secara utuh masih dukung bullish jangka menengah
    d, ada peluang juga membentuk double bottom, tapi butuh konfirmasi tembus neckline 3033 -> follow/pertahankan buy jika tembus
  • Di H1, Elliott wave untuk tahapan wave 4 big tren diperkirakan sudah selesai sehingga penurunan diperkirakan mulai terbatas, dan mulai masuk ke tren naik berikutnya (wave 5, naik bertahap)
    a. Opsi buy bisa dipertimbangkan di zona low Jumat (29999) atau sedikit lebih rendah, atau dekat zona coklat -> diasumsikan ada swing low terakhir dan membentuk double bottom sebelum naik
    b. Opsi lain, buy bisa dilakukan saat tembus 3036 (high dari long bearish candle terdekat saat terjadinya koreksi Jumat) -> follow/pertahankan buy jika tembus
  • Market tunggu joint statement AS dan Rusia nanti malam untuk perkembangan Rusia-Ukraina
  • Jika geopolitik reda = oil turun -> inflasi bisa tetap rendah -> suku bunga jangka panjang (US Treasury Yield) cenderung turun -> diikuti dengan ekspektasi penurunan suku bunga Fed -> negatif untuk emas jangka pendek, tapi positif untuk emas medium term
  • Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
  • Switch to SELL jika tembus 2978, potensi target terdekat 2965, terjauh 2956
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3033, potensi terdekat 3045, terjauh 3060
Suggest : BUY on Dip
Area : 2999.00 – 3001.00
Target : 1) 3007.00 2) 3013.00
SL : 2993.00 (ideal 3-5 points di bawah 2990.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3033
Switch to SELL jika tembus 2978
Koreksi turun diperkirakan mulai terbatas
channels4 banner
bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Dolar masih cenderung menguat terhadap mata uang lainnya seiring dengan perubahan sikap Presiden Trump yang menyatakan akan lebih fleksibel perihal pengenaan tarif impor yang akan segera diberlakukan bulan depan. Setelah sejumlah bank sentral termasuk Fed, BOJ dan BOE mempertahankan suku bunga acuan sembari menunggu implementasi agenda ekonomi AS. Dengan Fed bersiap untuk melanjutkan pemangkasan suku bunga acuan, sedangkan Bank Sentral Jepang (BOJ) bersiap untuk menaikkan suku bunga acuan dan Bank Sentral Inggris (BOE) sepertinya masih belum tahu kapan akan mengubah suku bunga acuannya. Ketidakpastian akan kondisi ekonomi akibat agenda kenaikan tarif impor Presiden Trump serta kembalinya ketegangan geopolitik menjadi alasan pengalihan aset-aset beresiko tinggi. Israel kembali melakukan serangan udara di Gaza setelah perundingan damai fase 1 berakhir. Sementara pesawat nirawak Ukraina kembali melakukan serangan terhadap fasilitas militer udara Rusia membuat peluang terjadinya perdamaian semakin menipis. Dan menjadikan pengalihan ke aset safe haven termasuk mata uang dolar. Gubernur Fed Chicago - Austan Golsbee dan Gubernur Fed New York - John Williams sepakat bahwa terlalu dini menyimpulkan agenda ekonomi Presiden Trump dan Fed masih punya waktu yang cukup untuk menentukan langkah moneter yang tepat. Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Fed - Jerome Powell pasca pertemuan moneter pekan lalu. Masih menjadi pertanyaan apakah agenda ekonomi Presiden Trump tersebut akan berdampak kembali pada terjadinya inflasi dengan mempertimbangkan adanya pengurangan pajak, perlawanan dari mitra dagang AS dan faktor lain yang terkait, baik langsung maupun tidak terhadap kebijakan moneter yang akan diambil oleh Fed kemudian. Meski demikian pasar masih memperkirakan Fed akan memangkas suku bunga acuan sebanyak 50 bps hingga akhir tahun ini yang terbagi menjadi 2 bagian. Pekan ini ada data PMI di sektor manufaktur dan jasa, data durable goods order, kepercayaan konsumen, pertumbuhan ekonomi GDP dan yang terpenting adalah data Personal Consumption Expenditure (PCE) yang akan dirilis pada penghujung pekan ini.

Yen terus terkoreksi meski tipis terhadap dolar seiring dengan langkah Bank Sentral Jepang (BOJ) yang masih mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan moneter pekan lalu. Seperti halnya Fed, BOJ menunggu dampak dari agenda kenaikan tarif impor AS yang akan diberlakukan pekan depan. Sementara data inflasi di Jepang sedikit menurun dari 3.2% menjadi 3.0%, namun masih cukup jauh dari target 2% sehingga BOJ diperkirakan masih akan menaikkan suku bunga acuan di tahun ini. Selain inflasi data di sektor tenaga kerja yang kuat juga menjadi alasan perlunya BOJ menaikkan suku bunga acuan karena upah eksekutif diperkirakan akan meningkat pesat dalam waktu dekat ini sehingga berpotensi mendongkrak inflasi.

Euro berlanjut melemah terhadap dolar seiring dengan ketegangan geopolitik yang kembali meningkat antara Ukraina dengan Rusia. Drone Ukraina di akhir pekan kemarin kembali melakukan serangan di pangkalan militer udara Rusia yang membuat potensi perundingan damai akan terhenti. Dan anggaran yang sudah disiapkan oleh Jerman dan juga sedang dibahas oleh Uni Eropa akan menjadi percuma jika tidak tercapai perdamaian di kawasan Eropa. Hari ini ada data PMI di sektor manufaktur dan jasa.

Poundsterling juga terus melemah terhadap dolar setelah Bank Sentral Inggris (BOE) mempertahankan suku bunga acuannnya pekan lalu. Dan BOE sendiri masih belum berencana untuk memangkas suku bunga acuan dalam waktu dekat ini bahkan hingga akhir tahun nanti. Hari ini ada data PMI di sektor manufaktur dan jasa, data yang penting pekan ini di Inggris adalah data inflasi CPI yang akan dirilis pada hari Rabu, sebelum itu Gubernur BOE - Andrew Bailey dijadwalkan akan memberikan pidato yang juga akan dicermati oleh pasar.

Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures

https://agrodana-futures.com/

https://t.me/AGROdanaOFFICIAL

https://instagram.com/agrodanafuturesofficial

https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down