logo agrodana futures official
Buka Akun

Dolar kembali mengalami koreksi terhadap mata uang lainnya terutama terhadap Euro setelah parlemen Jerman menyetujui rancangan anggaran jumbo untuk pertahanan dan infrastruktur. Selain itu pasar menyambut baik hasil perundingan antara Presiden AS - Donald Trump dengan Presiden Rusia - Vladimir Putin yang sudah mencapai beberapa kata sepakat. Pihak Kremlin mengabarkan Presiden Putin setuju untuk tidak menargetkan infrastruktur energi di Ukraina, meskipun masih keberatan untuk menyetujui rencana gencatan senjata selama 30 hari. Setidaknya ini adalah langkah maju dalam menuju perdamaian pada perundingan selanjutnya. Walaupun ketegangan geopolitik di Timur Tengah mulai kembali memanas setelah Israel kembali meluncurkan rudal ke wilayah jalur Gaza yang menewaskan lebih dari 400 nyawa tewas. Serangan tersebut dilakukan setelah terjadi gencatan senjata yang sudah dimulai pada akhir Januari lalu. Israel menuduh pihak Hamas mengingkari isi perjanjian gencatan senjata dengan melakukan serangan tersebut. Namun untuk kepentingan pihak barat, maka perdamaian di Ukraina lebih menguntungkan dan lebih mudah untuk diselesaikan. Sehingga ketegangan Timur Tengah yang sudah berabad-abad berjalan akan sulit untuk ditengahi. Usulan yang diajukan oleh Presiden Trump untuk perdamaian Palestina beberapa waktu lalu dinilai tidak masuk akal. Sembari menunggu perkembangan geopolitik, pasar masih menunggu hasil pertemuan moneter dari Bank Sentral Jepang (BOJ) dan Fed hari ini serta Bank Sentral Inggris (BOE) pada esok hari. Pertemuan moneter BOJ maupun Fed diperkirakan masih akan tetap mempertahankan suku bunga acuannya seiring dengan kekhawatiran akan dampak agenda kenaikan tarif AS yang baru akan efektif bulan depan. Namun ekspektasi akan langkah moneter keduanya masih tetap ada dengan BOJ diharapkan akan menaikkan suku bunga acuannya sedangkan Fed diharapkan masih akan memangkas suku bunga acuannya lebih lanjut. Pasar akan mencermati pidato dari Gubernur masing-masing bank sentral tersebut untuk memperkirakan kapan terjadinya perubahan kebijakan moneter tersebut. Data ekonomi di sektor perumahan di AS masih meningkat begitu juga dengan sektor industri yang keduanya meningkat melampaui perkiraan lebih baik dari periode sebelumnya. Hasil pertemuan moneter FOMC akan diumumkan lewat tengah malam yaitu pada pukul 01.00 WIB dan akan dilanjutkan dengan pidato dari Ketua Fed - Jerome Powell.

Yen relatif stagnan meski sempat melemah terhadap dolar menjelang pertemuan moneter Bank Sentral Jepang (BOJ) siang ini. Diperkirakan BOJ masih akan tetap mempertahankan suku bunga acuannya dan pasar menunggu pidato dari Gubernur BOJ - Kazuo Ueda unutk mengetahui kapan BOJ akan melanjutkan rencana menaikkan suku bunga acuannya. Pejabat BOJ akan memperhitungkan resiko dari meningkatnya ketegangan baik ekonomi dari perang dagang yang dilancarkan AS dan ketegangan geopolitik yang sama-sama berpengaruh pada perdagangan global dan terutama pengaruhnya pada ekonomi domestik Jepang. Meski demikian ekspektasi akan langkah menaikkan suku bunga acuan BOJ semakin meningkat. Hasil pertemuan moneter BOJ tidak ditentukan akan diumumkan pada pukul berapa tergantung dari intensitas argumen dari masing-masing anggota voting BOJ.

Euro menguat tajam terhadap hampir semua mata uang setelah parlemen Jerman meloloskan rencana anggaran belanja pemerintahan yang baru sekaligus mengakhiri kebijakan fiskal yang terbatas dengan menyetujui anggaran senilai €500 juta untuk memicu pertumbuhan ekonomi terutama di bidang pertahanan dan infrastruktur. Dengan kondisi fundamental yang belum juga pulih serta ancaman kenaikan tarif impor dari AS membuat stimulus fiskal tersebut sangat diperlukan. Penguatan mata uang Euro juga didukung dari sentimen investor yang melonjak tajam hampir 2 kali lipat dari periode sebelumnya dan lebih baik dari perkiraan di Jerman dan data yang sama di Uni Eropa juga meningkat walau tidak sebanyak yang diperkirakan. Hari ini akan dirilis data inflasi CPI.

Poundsterling mengalami tekanan terutama terhadap penguatan mata uang Euro seiring dengan stimulus fiskal jumbo pemerintah Jerman. Meski ekonomi di Inggris tidak seburuk di Uni Eropa dan tekanan inflasi yang relatif moderat membuat peluang Bank Sentral Inggris (BOE) kemungkinan besar masih akan mempertahankan suku bunga acuannya. Petemuan moneter MPC - BOE dijadwalkan esok hari dengan data di sektor tenaga kerja akan dirilis beberapa saat sebelum pertemuan moneter dimulai. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures

https://agrodana-futures.com/

https://t.me/AGROdanaOFFICIAL

https://instagram.com/agrodanafuturesofficial

https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

Dolar terus terkoreksi terhadap mata uang lainnya seiring dengan kekhawatiran akan dampak ekonomi secara global akibat perang tarif dari agenda kenaikan tarif impor AS. Dengan mitra dagang yang memberikan reaksi perlawanan tidak membuat Presiden Trump melunak, namun malah semakin emosional dengan menaikkan tarif impor produk lain dengan nilai yang dianggap tidak rasional. Dengan ancaman akan menaikkan tarif impor produk miras sebanyak 200% setelah Uni Eropa berencana menaikkan tarif impor produk AS senilai $28 juta dolar merespon kenaikan tarif impor baja dan aluminium sebanyak 25%. Belum lagi penundaan implementasi kebijakan terhadap Kanada dan Mexico membuat pasar mulai meragukan efektifitas kebijakan tersebut dan justru mengkhawatirkan akan membuat kondisi ekonomi menjadi lebih rentan terhadap resesi. Tentu saja kekhawatiran akan ancaman krisis keuangan ini dibantah oleh pemerintah AS meskipun dengan argumen yang tidak cukup meyakinkan. Menteri Keuangan - Scott Bessent dalam sebuah wawancara mengatakan "tidak ada jaminan" bahwa tidak akan ada resesi di Amerika Serikat. Bahkan agenda kenaikan tarif ini menutupi kebijakan pengurangan pajak dan penyederhanaan regulasi yang juga menjadi rencana kerja Presiden Trump. Sementara data Retail Sales hanya mengalami kenaikan yang kurang signifikan sedangkan data periode sebelumnya malah direvisi menurun. Data Retail Sales meningkat menjadi 0.2% yang jauh lebih rendah dari perkiraan naik 0.6% sedangkan data periode sebelumnya juga direvisi menurun dari -0.9% menjadi -1.2%. Begitu pula dengan data Core Retail Sales yang tidak menyertakan sektor otomotif hanya naik 0.3% sesuai perkiraan dan data periode sebelumnya direvisi menurun dari -0.4% menjadi -0.6%. Data-data ini masih tidak memberikan gambaran yang jelas akan daya beli rakyat AS dalam periode Februari tersebut. Hari ini Fed memulai pertemuan moneter FOMC selama 2 hari dan hasilnya akan diumumkan esok hari selepas tengah malam. Fed diperkirakan masih akan tetap mempertahankan suku bunga acuan saat ini, menunggu dampak dari agenda kenaikan tarif impor yang baru akan efektif pada bulan April mendatang. Selain itu hari ini juga ada data sektor perumahan dan data Industrial Production/Utilization Rate.

Yen juga masih cenderung melemah terhadap dolar seiring dengan semakin besar peluang bagi Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk tetap mempertahankan suku bunga acuannya. Meski demikian BOJ diharapkan akan segera menaikkan suku bunga acaunnya kembali setelah dampak dari agenda kenaikan tarif impor pemerintah AS menunjukkan dampaknya setelah efektif pada bulan April mendatang seperti yang disampaikan oleh Gubernur BOJ - Kazuo Ueda. Sehingga BOJ dapat memperkirakan kapan waktu yang tepat untuk melaksanakan kenaikan suku bunga acuan berikutnya.

Euro masih cenderung menguat terhadap dolar seiring dengan akan disetujuinya rencana anggaran pemerintahan baru Jerman untuk militer dan infrastruktur. Calon Kanselir Jerman berhasil meyakinkan Partai Hijau yang sebelumnya menentang rancangan tersebut untuk kepentingan yang lebih besar yaitu untuk memicu pertumbuhan di Uni Eropa sebagai bagian dari penggerak ekonomi global. Rencana anggaran militer dan infrastruktur senilai €500 juta dipastikan akan lolos pada pertemuan parlemen yang dijadwalkan pekan depan. Hari ini ada data sentimen investor dari Sentix untuk Uni Eropa maupun untuk Jerman.

Poundsterling rebound terhadap dolar setelah data sektor perumahan meningkat cukup signifikan dengan indeks harga perumahan terus meningkat dari 0.5% menjadi 1.1%. Bank Sentral Inggris (BOE) dijadwalkan akan mengadakan pertemuan moneter pada hari Kamis nanti dengan perkiraan masih akan tetap mempertahankan suku bunga acuannya. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures

https://agrodana-futures.com/

https://t.me/AGROdanaOFFICIAL

https://instagram.com/agrodanafuturesofficial

https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk Euro
  • Belum banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
  • Dolar melemah sehingga untungkan Euro -> positif untuk Euro
  • H4 kemungkinan ada potensi double top jika gagal tembus 1.09440, tapi akan gagal jika tembus resistance tersebut -> potensi turun diharapkan terbatas untuk Euro
  • Ekspektasi perdamaian Rusia-Ukraina menguntungkan Euro, tapi masih tunggu realisasi lebih dulu untuk memastikan penguatan Euro tersebut -> masih wait and see
  • Ancaman tekanan mendekati level 'parity' untuk saat ini relatif berkurang
  • Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.09500
  • Switch to SELL jika tembus 1.07000
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.08000– 1.08200
Target : 1) 1.08800 2) 1.09400
SL : 1.07400

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.09500
Switch to SELL jika tembus 1.07000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori berpeluang naik-> positif untuk GBP
  • MA 200 Daily saat ini di 1.27935, potensi naik masih dominan selama tidak tembus kembali di bawah MA 200, tapi akan turun jika tembus di bawah MA 200
  • Sampai saat ini, belum ada terdengar tarif diberlakukan untuk Inggris sehingga Inggris diuntungkan karena minim dampak dari kebijakan tarif Trump-> penurunan relatif masih terbatas
  • Dolar melemah pasca data retail sales sehingga menguntungkan bagi GBP -> positif untuk GBP
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
    target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Pertahankan/follow BUY jika harga tembus 1.30000
  • Switch to SELL jika tembus 1.30500 atau gagal tembus 1.28500
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.29200– 1.29400
Target : 1) 1.30000 2) 1.30600
SL : 1.28600

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.30000
Switch to SELL jika tembus 1.28500

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • US Treasury yield ditutup doji, dan dolar ditutup bearish -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Candle daily USDJPY ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk USDJPY
  • Secara teknis, daily menunjukkan kenaikan berpotensi tertahan di zona resistance 149/150, sedangkan H4 sejak tembus trendline support saat ini sedang menguji kembali resistance sebelum kembali turun sehingga kemungkinan kenaikan diperkirakan masih terbatas -> incar sell on rally lebih baik daripada follow buy karena fundamental yang mendukung
  • Jelang keputusan BOJ, Yen melemah karena BOJ diperkirakan mempertahankan suku bunga, Pasar akan mencermati pernyataan Kazuo Ueda saat pengumuman besok dan yen kemungkinan masih bergerak sideway di zona 148.50-150.50 selama pertemuan berlangsung sampai pengumuman besok pagi-> sideway di zona resistance
  • Faktor penguatan Yen (USDJPY turun) didukung oleh :
    1) Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat, 2) US Treasury Yield Turun
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 148.800
  • Switch to BUY jika tembus 151.000
Suggest : SELL on Rally
Area : 150.200 – 150.400
Target : 1) 149.600 2) 149.000
SL : 151.000

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 151.000
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 148.800

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
  • Di H4, secara garis besar :
    a. zona coklat 2981-2986 sebagai support psikologis terdekat -> opsi buy idealnya di zona ini (lebih lower risk), stop loss di bawah 2978
    b. Jika area coklat tembus, maka reversal bearish jangka pendek bisa terjadi, target potensial 2956-2960-> bisa ubah strategi menjadi SELL (jika tembus zona coklat), tapi penurunan hanya sesaat/terbatas karena fundamental masih kuat bullish
  • Di H1, zona hijau kisaran 2966-2978 masih potensial sebagai support psikologis dan area 2943 FR 61.8% sebagai support terjauh
    a. Opsi buy bisa dilakukan di zona hijau atau dekat zona hijau (risiko lebih rendah), ada kemungkinan sebagai bullish rectangle, konfirm jika tembus 3004
    b. zona coklat 2932-2944 adalah support psikologis terbaru -> jika tembus, reversal bearish jangka pendek bisa terjadi -> switch to SELL hanya jika tembus zona ini, selama tidak tembus, maka masih ada peluang naik kembali
    c. Pola kenaikan juga diperkirakan ikut Elliott wave, dan koreksi wave 4 diperkirakan FR 38.2% 2967 area maksimal koreksi, lanjut naik jika tembus 3004 -> ideal buy di sini, atau dekat FR 23.6% 2981, atau ksiaran 2981-2986 yang terdekat
  • Di sisi lain geopolitik reda = oil turun -> inflasi bisa tetap rendah -> suku bunga jangka panjang (US Treasury Yield) cenderung turun -> diikuti dengan ekspektasi penurunan suku bunga Fed -> negatif untuk emas jangka pendek, tapi positif untuk emas medium term
  • Fokus minggu ini : Tarif Trump, FOMC Meeting (fokus dot plot dan Powell speaks)
  • Retail sales AS lebih lemah dari ekspektasi sehingga mencerminkan perlambatan ekonomi yang dikhawatirkan ke arah resesi -> bullish untuk safe haven
  • Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
  • Switch to SELL jika tembus 2945, potensi target terdekat 2932, terjauh 2915
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3004, potensi terdekat 3012, terjauh 3028
Suggest : BUY on Dip
Area : 2986.00 – 2988.00
Target : 1) 2994.00 2) 3000.00
SL : 2980.00 (ideal 3-5 points di bawah 2978.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3004
Switch to SELL jika tembus 2945 atau tertahan di 3039
channels4 banner
bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Dolar masih cenderung terkoreksi terhadap mata uang lainnya, meskipun berhasil menghindar dari kemungkinan penutupan pemerintahan AS menjelang akhir pekan kemarin dan peluang Fed untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan untuk waktu yang lebih lama lagi. Dengan data inflasi yang sudah dirilis pekan lalu menunjukkan tanda-tanda inflasi cenderung menurun, namun kekhawatiran akan dampak negatif dari agenda kenaikan tarif impor pemerintah AS yang memicu perlawanan dari mitra dagangnya menjadikan perang dagang kembali memanas. Pemerintah AS menaikkan tarif impor produk logam dan aluminum dari Eropa sebanyak 25% hari Rabu pekan lalu dan Uni Eropa membalas dengan rencana kenaikan tarif impor produk-produk dari AS senilai $28 juta pada bulan depan. Dan Trump bereaksi dengan rencana membalas dengan mengenakan kenaikan tarif impor produk miras dari Eropa sebanyak 200%. Jika perang dagang meningkat, maka hampir dapat dipastikan akan mengganggu pertumbuhan ekonomi global dan bahkan bisa menjadi pemicu terjadinya resesi. Data ekonomi yang dirilis di akhir pekan lalu berupa sentimen konsumen mengalami penurunan mendekati level terendah dalam 2.5 tahun terakhir dan ekspektasi inflasi juga diperkirakan melonjak akibat agenda ekonomi Presiden Trump tersebut diatas. Pekan ini Federal Reserve dijadwalkan akan mengadakan pertemuan moneter FOMC 2 hari yang akan berakhir pada hari Kamis nanti. Meski diperkirakan Fed masih akan mempertahankan suku bunga acuannya, tapi pasar akan mencermati peluang kapan pemangkasan berikutnya akan dilakukan. Dan juga update proyeksi ekonomi yang akan dirilis nanti. Sebelum itu hari ini akan dirilis data Retail Sales dengan perkiraan meningkat dan indeks manufaktur di negara bagian New York.

Yen stabil terhadap dolar seiring dengan rencana Bank Sentral Jepang (BOJ) yang masih berpeluang akan menaikan suku bunga acuan. Walaupun dalam pertemuan moneter yang dijadwalkan pada pekan ini juga diperkirakan BOJ masih akan mempertahankan suku bunga acuan. Seperti yang diungkapkan oleh Gubernur BOJ - Kazuo Ueda yang mengkhawatirkan akan dampak global dari agenda kenaikan tarif impor AS yang baru akan efektif pada bulan depan sehingga dampaknya saat ini belum dirasakan atau belum terdampak. Meskipun inflasi masih terus meningkat karena Ueda juga memperkirakan upah akan terus naik. Hal ini dikonfirmasi oleh perusahaan besar di Jepang yang sudah sepakat dengan serikat pekerja sebelumnya.

Euro terus menguat terhadap dolar setelah pemerintahan baru Jerman berhasil mendapatkan dukungan dari Partai Hijau dan mengamankan rencana anggaran untuk militer dan infrastruktur. Sebelumnya Partai Hijau berencana menghalangi rancangan tersebut dan berhasil diyakinkan oleh partai konservatif bahwa anggaran tersebut diperlukan untuk memicu pertumbuhan di Uni Eropa sebagai bagian dari penggerak ekonomi global. Dengan demikian rancangan militer dan infrastruktur senilai €500 juta dipastikan akan lolos pada pertemuan parlemen pekan depan. Data inflasi CPI di Jerman masih stagnan. Pekan ini hanya ada data minor yang mungkin kurang berpengaruh pada pergerakan pasar.

Poundsterling masih tertekan terhadap dolar seiring dengan fundamental ekonomi yang masih cenderung menurun. Data GDP yang dirilis di penghujung pekan ini menunjukkan penurunan dari 0.4% menjadi -0.1% yang lebih rendah dari perkiraan hanya turun 0.1%. Hal ini semakin memperkuat peluang Bank Sentral Inggris (BOE) akan tetap mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan moneter MPC pekan ini. Setelah itu ada juga data hutang sektor publik yang dirilis setelah pertemuan moneter tersebut.

Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures

https://agrodana-futures.com/

https://t.me/AGROdanaOFFICIAL

https://instagram.com/agrodanafuturesofficial

https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk Euro
  • Belum banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
  • Dolar kembali tertahan, ada peluang kembali turun sehingga untungkan Euro -> positif untuk Euro
  • H4 kemungkinan masih berpeluang turun lebih dulu menyelesaikan target penurunan sebelumnya sebelum kembali rebound -> potensi turun terbatas untuk Euro
  • Ekspektasi perdamaian Rusia-Ukraina menguntungkan Euro, tapi masih tunggu realisasi lebih dulu untuk memastikan penguatan Euro tersebut
  • Ancaman tekanan mendekati level 'parity' untuk saat ini relatif berkurang
  • Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.09400
  • Switch to SELL jika tembus 1.07000
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.07800– 1.08000
Target : 1) 1.08600 2) 1.09200
SL : 1.07200

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.09400
Switch to SELL jika tembus 1.07000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup hanging man, secara teori berpeluang turun-> potensi negatif untuk GBP
  • MA 200 Daily saat ini di 1.27910, potensi naik masih dominan selama tidak tembus kembali di bawah MA 200, tapi akan turun jika tembus di bawah MA 200
  • Sampai saat ini, belum ada terdengar tarif diberlakukan untuk Inggris sehingga Inggris diuntungkan karena minim dampak dari kebijakan tarif Trump-> penurunan relatif masih terbatas
  • Dolar ada potensi turun karena kenaikan yang mulai terhambat di hari Jumat -> switch to BUY jika dolar terus melemah di malam hari!
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
    target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Pertahankan/follow SELL jika harga tembus 1.28800
  • Switch to BUY jika tembus 1.30500 atau gagal tembus 1.28000
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.29400– 1.29600
Target : 1) 1.28800 2) 1.28200
SL : 1.30200

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.28800
Switch to BUY jika tembus 1.30500 atau gagal tembus 1.28000

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • US Treasury yield ditutup bullish, dan dolar ditutup doji -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Candle daily USDJPY ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk USDJPY
  • Secara teknis, daily menunjukkan kenaikan berpotensi tertahan di zona resistance 149/150, sedangkan H4 sejak tembus trendline support saat ini sedang menguji kembali resistance sebelum kembali turun sehingga kemungkinan kenaikan diperkirakan masih terbatas -> incar sell on rally lebih baik daripada follow buy karena fundamental yang mendukung
  • Meskipun BOJ diperkirakan mempertahankan suku bunga 19 Maret, tapi pernyataan Kazuo Ueda diharapkan tetap hawkish (=membuka peluang kenaikan suku bunga) sehingga bisa berbalik memukul USDJPY kembali-> kemungkinan membatasi kenaikan
  • Faktor penguatan Yen (USDJPY turun) didukung oleh :
    1) Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat, 2) US Treasury Yield Turun
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 148.200
  • Switch to BUY jika tembus 150.200
Suggest : SELL on Rally
Area : 149.200 – 149.400
Target : 1) 148.600 2) 148.000
SL : 150.000

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 150.200
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 148.200

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
  • Di H4, secara garis besar :
    a. zona coklat 2939-2952 sebagai support psikologis terdekat -> opsi buy idealnya di zona ini (lebih lower risk), stop loss di bawah 2935
    b. Jika area coklat tembus, maka reversal bearish jangka pendek bisa terjadi, target potensial 2900-2905-> bisa ubah strategi menjadi SELL (jika tembus zona coklat), tapi penurunan hanya sesaat/terbatas karena fundamental masih kuat bullish
  • Di H1, zona hijau kisaran 2966-2978 sebagai support terdekat, dan area 2943 FR 61.8% sebagai support terjauh
    a. Opsi buy bisa dilakukan di zona hijau atau dekat zona hijau (risiko lebih rendah)
    b. zona coklat 2932-2944 adalah support psikologis terbaru -> jika tembus, reversal bearish jangka pendek bisa terjadi -> switch to SELL hanya jika tembus zona ini, selama tidak tembus, maka masih ada peluang naik kembali
    c. Pola kenaikan juga diperkirakan ikut Elliott wave, dan koreksi wave 4 diperkirakan FR 38.2% 2967 area maksimal koreksi -> ideal buy di sini, atau dekat FR 23.6% 2981 yang terdekat
  • Di sisi lain geopolitik reda = oil turun -> inflasi bisa tetap rendah -> suku bunga jangka panjang (US Treasury Yield) cenderung turun -> diikuti dengan ekspektasi penurunan suku bunga Fed -> negatif untuk emas jangka pendek, tapi positif untuk emas medium term
  • Fokus minggu ini : Tarif Trump, Retail Sales AS, FOMC Meeting (fokus dot plot dan Powell speaks)
  • Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
  • Switch to SELL jika tembus 2943, potensi target terdekat 2932, terjauh 2915
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3004, potensi terdekat 3012, terjauh 3028
Suggest : BUY on Dip
Area : 2975.00 – 2977.00
Target : 1) 2983.00 2) 2989.00
SL : 2969.00 (ideal 3-5 points di bawah 2967.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3004
Switch to SELL jika tembus 2943
channels4 banner
bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Dolar masih berlanjut menguat terhadap mata uang lainnya kecuali terhadap Yen seiring dengan kekhawatiran akan eskalasi ketegangan perang dagang yang semakin memanas akibat agenda kenaikan tarif impor AS. Setelah AS menaikkan tarif impor produk logam dan aluminum sebanyak 25% pada hari Rabu lalu, Uni Eropa membalas dengan rencana kenaikan tarif impor produk-produk dari AS senilai $28 juta pada bulan depan. Trump membalas lagi dengan berencana mengenakan kenaikan tarif impor produk miras dari Eropa sebanyak 200%. Dengan saling serang dengan kenaikan tarif ini membuat potensi akan terjadinya pelambatan ekonomi dan kenaikan inflasi global semakin meningkat. Jika hal ini semakin berlanjut dengan saling serang dengan mitra dagang AS lainnya, bukan tidak mungkin akan mengarah pada ancaman terjadinya resesi. Hal ini membuat investor mengalihkan asetnya kepada instrumen safe haven yaitu dolar, yen dan emas. Sementara itu data inflasi dari sisi produsen PPI yang dirilis semalam juga sama menunjukkan penurunan dari 0.6% menjadi 0.0% yang lebih rendah dari perkiraan turun 0.3% dibandingkan bulan sebelumnya. Dengan data Core PPI turun menjadi -0.1% yang jauh lebih rendah dari perkiraan stagnan sama seperti periode sebelumnya 0.3%. Dan jika dibandingkan dengan data yang sama setahun sebelumnya, PPI mengalami penurunan dari 3.7% menjadi 3.2% yang juga lebih redah dari perkiraan turun 3.3%. Dengan data Core PPI mengalami penurunan dari 3.4% menjadi 3.2 yang lebih rendah dari perkiraan turun 3.3%. Sedangkan data inflasi CPI yang turun sehari sebelumnya tidak terlalu mendapat respon dari pasar karena seperti halnya data PPI kali ini belum sepenuhnya mencakup dampak dari kenaikan tarif impor yang baru akan berlaku pada 2 April mendatang. Data lain berupa laporan mingguan klaim pengangguran mengalami penurunan dari 222K menjadi 220K terbalik dari perkiraan meningkat. Hal ini menunjukkan sektor tenaga kerja masih cukup positif di AS. Namun rencana pengurangan pegawai Federal dari kebijakan dari Departemen Efisiensi Pemerintahan di bawah Elon Musk berpotensi akan meningkatkan data ini dalam bulan-bulan mendatang. Hari ini ada data University of Michigan berupa data preliminary ekspektasi inflasi dan sentimen konsumen.

Yen rebound terhadap dolar seiring dengan meningkatnya permintaan akan aset safe haven di tengah kekhawatiran akan potensi terjadinya resesi yang meningkat. Ketegangan akan agenda kenaikan tarif Presiden Trump menjadi sumber kekhawatiran utama karena akan menyebabkan pelambatan ekonomi dan kenaikan inflasi lagi secara global. Tidak adanya indikasi akan melunak maupun negosiasi dari ketegangan tersebut membuat investor menjadi semakin khawatir. Prospek akan kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Sentral Jepang (BOJ) juga menjadi sentimen positif terhadap mata uang Yen. Pertemuan moneter BOJ dijadwalkan pekan depan dengan agenda masih akan tetap mempertahankan suku bunga acuannya untuk sementara waktu sembari mengawasi dampak dari agenda kenaikan tarif impor AS. Hampir 2/3 dari analis pasar memperkirakan BOJ masih akan menaikkan suku bunga acuan sebanyak 25 bps pada kuartal ketiga mendatang.

Euro terus tertekan terhadap dolar seiring dengan kenaikan tarif yang dikenakan oleh Presiden AS yang semakin mengkhawatirkan. Setelah menaikkan tarif impor produk logam dan aluminium, Presiden Trump kembali mengincar kenaikan tarif produk miras dari Uni Eropa dengan kenaikan yang lebih fantastis sebanyak 200%. Agenda ini dipercaya akan membuat ekonomi global akan melambat dan inflasi akan kembali naik sehingga berpotensi terpicu menjadi resesi yang lebih luas lagi. Di tengah kondisi fundamental ekonomi yang belum pulih saat ini, membuat posisi Uni Eropa semakin tertekan. Sementara itu rancangan anggaran pemerintahan baru Jerman senilai €500 juta unutuk pertahanan dan infrastruktur akan dibahas hari ini di parlemen. Sebelumnya Partai Hijau bersumpah akan mengganti rencana ini dengan rancangan yang baru. Masih belum pasti apakah anggaran tersebut akan disetujui ataukah tidak sementara belum ada rancangan cadangan yang dibuat jika rencana tersebut gagal disetujui. Hari ini ada data inflasi CPI di Jerman.

Poundsterling juga masih cenderung melemah terhadap dolar menjelang rilis data pertumbuhan ekonomi GDP yang akan dirilis malam ini. Diperkirakan GDP mengalami penurunan dari 0.4% menjadi hanya 0.1%. Sedangkan data GDP yang sama dari NIESR masih tidak ada perkiraan. Selain itu juga ada data Industrial/Manufaktur Production dan juga Ekspektasi inflasi dari Konsumen di Inggris. Dengan data fundamental ekonomi yang cenderung menurun, membuat perkiraan Bank Sentral Inggris (BOE) masih akan mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan moneter yang dijadwalkan pekan depan.

Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures

https://agrodana-futures.com/

https://t.me/AGROdanaOFFICIAL

https://instagram.com/agrodanafuturesofficial

https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down