Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk Euro
Belum banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
Dolar sedikit rebound, membebani Euro -> negatif untuk Euro
H4 berhasil tembus support dari pola yang dicurigai sebagai rising wedge, indikasi reversal bearish jangka pendek -> potensi turun untuk Euro
AS kenakan tarif 200% terhadap anggur/wine dan minuman sejenisnya dari Euro, memicu ketegangan dagang AS-Uni Eropa lebih lanjut-> ketegangan dagang AS-Uni Eropa cenderung membebani Euro
Ekspektasi perdamaian Rusia-Ukraina menguntungkan Euro, tapi masih tunggu realisasi lebih dulu untuk memastikan penguatan Euro tersebut
Minggu ini relatif sepi data ekonomi high impact dari zona Euro sehingga akan bergantung pada dolar AS
Ancaman tekanan mendekati level 'parity' untuk saat ini relatif berkurang
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.08000
Switch to BUY jika tembus 1.10000
Suggest : SELL on Rally Area : 1.08800– 1.09000 Target : 1) 1.08200 2) 1.07600 SL : 1.09600
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.08000 Switch to BUY jika tembus 1.10000
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan
Daily candle ditutup hanging man, secara teori kenaikan mulai terbatas-> potensi negatif untuk GBP jika tembus support/low kemarin 1.29120
MA 200 Daily saat ini di 1.27910, potensi naik masih dominan selama tidak tembus kembali di bawah MA 200, tapi akan turun jika tembus di bawah MA 200
Sampai saat ini, belum ada terdengar tarif diberlakukan untuk Inggris sehingga Inggris diuntungkan karena minim dampak dari kebijakan tarif Trump-> kenaikan relatif masih terbatas
Tapi di sisi lain kenaikan saat ini juga berpotensi terbatas mengingat pemicu belum terlalu kuat selain dari dolar AS
Fokus data GDP Inggris jam 14.00 WIB a. Act > Exp = GBP naik -> pertahankan BUY b. Act < Exp = GBP turun -> switch to SELL
Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Pertahankan/follow BUY jika harga tembus 1.30000
Switch to SELL jika tembus 1.28000 atau gagal tembus 1.30500
Suggest : BUY on Dip Area : 1.29000– 1.29200 Target : 1) 1.29800 2) 1.30400 SL : 1.28400
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.30000 Switch to SELL jika tembus 1.28000 atau gagal tembus 1.30500
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan
US Treasury yield ditutup bearish, dan dolar ditutup rebound -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
Candle daily USDJPY ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk USDJPY
Secara teknis, daily menunjukkan kenaikan tertahan di zona resistance 149/150, dan H4 berhasil tembus support trendline, saat ini swing high dianggap pullup sebelum lanjut turun -> incar sell on rally lebih baik daripada follow buy karena fundamental yang mendukung
Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ tetap kuat sehingga membatasi kenaikan USDJPY -> cenderung negatif untuk USDJPY, kemungkinan membatasi kenaikan
Faktor penguatan Yen (USDJPY turun) didukung oleh : 1) Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat, 2) US Treasury Yield Turun
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 147.800
Switch to BUY jika tembus 149.500
Suggest : SELL on Rally Area : 148.400 – 148.600 Target : 1) 147.800 2) 147.200 SL : 149.200
Alternatif : Switch to BUY jika tembus 149.500 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 147.800
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD
Keterangan
Pendukung bullish saat ini : a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
Di H4, secara garis besar : a. zona coklat 2939-2952 sebagai support psikologis terdekat -> opsi buy idealnya di zona ini (lebih lower risk), stop loss di bawah 2935 b. Jika area coklat tembus, maka reversal bearish jangka pendek bisa terjadi, target potensial 2900-2905-> bisa ubah strategi menjadi SELL (jika tembus zona coklat), tapi penurunan hanya sesaat/terbatas karena fundamental masih kuat bullish
Di H1, zona hijau kisaran 2939-2952 sebagai support terdekat, dan area 2906 support terjauh a. Opsi buy bisa dilakukan di zona hijau atau dekat zona hijau (risiko lebih rendah) b. zona coklat 2932-2944 adalah support psikologis terbaru -> jika tembus, reversal bearish jangka pendek bisa terjadi c. Pola kenaikan juga diperkirakan ikut Elliott wave, dan koreksi wave 4 diperkirakan FR 38.2% 2957 area maksimal koreksi -> ideal buy di sini, atau dekat FR 23.6% 2970 yang terdekat
Di sisi lain geopolitik reda = oil turun -> inflasi bisa tetap rendah -> suku bunga jangka panjang (US Treasury Yield) cenderung turun -> diikuti dengan ekspektasi penurunan suku bunga Fed -> negatif untuk emas jangka pendek, tapi positif untuk emas medium term
Fokus minggu ini : Tarif Trump
Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
Switch to SELL jika tembus 2940, potensi target terdekat 2932, terjauh 2915
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2990, potensi terdekat 3000, terjauh 3020
Suggest : BUY on Dip Area : 2968.00 – 2970.00 Target : 1) 2976.00 2) 2982.00 SL : 2962.00 (ideal 3-5 points di bawah 2960.00)
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2990 Switch to SELL jika tembus 2940
CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD
Keterangan
Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk Euro
Belum banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
Dolar sedikit rebound, membebani Euro -> negatif untuk Euro
H4 ada kemungkinan membentuk rising wedge sehingga kenaikan diperkirakan terbatas, dan lanjut dengan penurunan di bawah support -> potensi turun
AS berlakukan tarif alumunium dan baja untuk Uni Eropa, dan Uni Eropa langsung merespon dengan tarif balasan -> ketegangan dagang AS-Uni Eropa cenderung membebani Euro
Ekspektasi perdamaian Rusia-Ukraina menguntungkan Euro, tapi perlu tunggu realisasi lebih dulu untuk memastikan penguatan Euro tersebut
Minggu ini relatif sepi data ekonomi high impact dari zona Euro sehingga akan bergantung pada dolar AS
Ancaman tekanan mendekati level 'parity' untuk saat ini relatif berkurang
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.08400
Switch to BUY jika tembus 1.10400
Suggest : SELL on Rally Area : 1.09400– 1.09600 Target : 1) 1.08800 2) 1.08200 SL : 1.10200
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.08400 Switch to BUY jika tembus 1.10400
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan
Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk GBP
MA 200 Daily saat ini di 1.27900, potensi naik masih dominan selama tidak tembus kembali di bawah MA 200, tapi akan turun jika tembus di bawah MA 200
Sampai saat ini, belum ada terdengar tarif diberlakukan untuk Inggris sehingga Inggris diuntungkan karena minim dampak dari kebijakan tarif Trump, tapi secara umum kondisi fundamental domestik belum suportif dengan meningkatnya biaya energi di Inggris -> kenaikan relatif masih terbatas
Minimnya data Inggris yang signifikan membuat GBP bergantung pada USD sepanjang minggu ini
Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Pertahankan/follow BUY jika harga tembus 1.30000
Switch to SELL jika tembus 1.28000
Suggest : BUY on Dip Area : 1.29000– 1.29200 Target : 1) 1.29800 2) 1.30400 SL : 1.28400
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.30000 Switch to SELL jika tembus 1.28000
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan
US Treasury yield dolar ditutup rebound -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
Candle daily USDJPY ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk USDJPY
Secara teknis, daily menunjukkan kenaikan tertahan di zona resistance 149/150, demikian juga dengan H4 sehingga kenaikan berikutnya diperkirakan hanya menguji kembali (retest) resistance sebelum berbalik turun
Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ tetap kuat sehingga membatasi kenaikan USDJPY -> cenderung negatif untuk USDJPY, kemungkinan membatasi kenaikan
Faktor penguatan Yen (USDJPY turun) didukung oleh : 1) Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat, 2) US Treasury Yield Turun
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 147.800
Switch to BUY jika tembus 150.000
Suggest : SELL on Rally Area : 148.900 – 149.100 Target : 1) 148.300 2) 147.700 SL : 149.700
Alternatif : Switch to BUY jika tembus 150.000 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 147.800
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD
Keterangan
Pendukung bullish saat ini : a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
Di H4, secara garis besar : a. zona ungu 2906-2923 sebagai support psikologis terdekat -> opsi buy idealnya di zona ini (lebih lower risk), stop loss di bawah 2906 b. Jika ungu tembus, maka MA200 H4 2878 akan menjadi target terjauh atau area 2880-2885-> bisa ubah strategi menjadi SELL (jika tembus zona ungu), tapi mendekati MA 200 segera exit karena dikhawatirkan demand lebih kuat
Di H1, zona hijau kisaran 2914-2922 sebagai support terdekat, dan area 2880-2885 support terjauh a. Opsi buy bisa dilakukan di zona hijau atau dekat zona hijau (risiko lebih rendah) b. zona coklat 2932-2944 adalah resistance psikologis -> jika tembus, bullish lebih kuat, tapi jika gagal tembus, maka kenaikan akan kembali tertahan c. Penurunan di bawah zona hijau berpotensi lirik zona 2880-2885 yang diperkirakan sebagai area demand yang lebih kuat -> bisa kembali pertimbangkan buy di zona ini (jika terjadi penurunan tajam di bawah zona hijau)
Di sisi lain geopolitik reda = oil turun -> inflasi bisa tetap rendah -> suku bunga jangka panjang (US Treasury Yield) cenderung turun -> diikuti dengan ekspektasi penurunan suku bunga Fed -> negatif untuk emas jangka pendek, tapi positif untuk emas medium term
Fokus minggu ini : Tarif Trump, data PPI
Fokus PPI jam 19.30 WIB a. Act > Exp = Emas turun -> switch to SELL b. Act < Exp = Emas naik -> pertahankan BUY
Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
Switch to SELL jika tembus 2905, potensi target terdekat 2898, terjauh 2888
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2944, potensi terdekat 2950, terjauh 2970
Suggest : BUY on Dip Area : 2924.00 – 2926.00 Target : 1) 2932.00 2) 2938.00 SL : 2918.00 (ideal 3-5 points di bawah 2917.00)
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2944 Switch to SELL jika tembus 2905
Dolar rebound terhadap mata uang lainnya mengakhiri penurunan dalam 7 hari perdagangan terakhir seiring data inflasi yang menurun di bawah perkiraan yang selaras dengan yang diharapkan Fed. Data inflasi CPI yang dirilis semalam menunjukkan inflasi mengalami penurunan dari 0.5% menjadi 0.2% yang lebih rendah dari perkiraan hanya turun 0.3% dibandingkan bulan sebelumnya. Dengan data Core CPI yang tidak menyertakan komponen BBM dan bahan pangan juga menurun dari 0.4% menjadi 0.2% yang juga lebih rendah dari perkiraan hanya turun 0.3%. Dan jika dibandingkan dengan data yang sama setahun sebelumnya, CPI mengalami penurunan dari 3.0% menjadi 2.8% yang juga lebih rendah dari perkiraan hanya turun 0.9%. Sedangkan data Core CPI-nya juga turun dari 3.3% menjadi 3.1% yang lebih rendah dari perkiraan hanya turun 3.2%. Dengan data-data ini membuat Fed sedikit mengurangi kekhawatiran akan inflasi meningkat akibat agenda ekonomi Presiden Trump yang akan datang. Meskipun data-data ini cukup melegakan, namun karena agenda kenaikan tarif impor AS belum diimplementasikan membuat data ini kurang memberikan kemana arah kebijakan moneter Fed yang akan datang. Karena juga data inflasi ini masih jauh di atas target 2% sehingga kemungkinan Fed masih akan tetap mempertahankan suku bunga acuannya dalam waktu yang lebih lama. Sementara itu ketegangan akan perang dagang semakin meningkat seiring dengan perlawanan dari mitra dagang AS akan kenaikan tarif impor tersebut. Setelah sehari sebelumnya pemerintahan provinsi Ontario - Kanada menaikkan tarif listrik yang disalurkan ke AS sebanyak 25%, membuat Presiden Trump melawan dengan rencana kenaikan tarif impor yang lebih keras yaitu menggandakannya menjadi 50%. Meskipun pada akhirnya ditunda menunggu negosiasi antara kedua belah pihak. Semalam pihak Uni Eropa menjawab kenaikan tarif impor AS dengan rencana menaikkan tarif impor produk-produk dari AS senilai €26 juta atau ekuivalen $28 juta. Setelah Presiden Trump mengajukan kenaikan tarif impor sebanyak 25% terhadap semua produk baja dan aluminium dari Eropa. Presiden Trump berjanji akan membalas lagi jika Eropa benar-benar melakukan balasan tersebut. Ketegangan dan ketidakpastian akan perang dagang AS dengan mitra dagangnya masih menjadi faktor utama kekhawatiran akan terjadinya inflasi tinggi dan pelambatan ekonomi yang akan berujung pada terjadinya resesi yang tidak diinginkan semua pihak. Satu-satunya sentimen positif adalah peluang terciptanya perdamaian di Ukraina setelah perundingan damai antara Ukraina dan Rusia kembali berlanjut di Arab Saudi. Hari ini ada data inflasi dari sisi produsen PPI dan laporan mingguan klaim pengangguran.
Yen melemah seiring dengan mata uang dolar yang rebound dan juga sikap hati-hati dari pejabat Bank Sentral Jepang (BOJ) yang mengkhawatirkan akan terjadinya pelambatan ekonomi global akibat agenda kenaikan tarif dari pemerintah AS. Meskipun tanda-tanda inflasi masih terus meningkat, BOJ memilih untuk menunggu sekaligus mengawasi situasi ekonomi dunia terlebih dahulu akan dampak dari agenda kenaikan tarif AS sebelum memutuskan akan mengambil tindakan. Walaupun BOJ diperkirakan masih akan menaikkan suku bunga acuan berikutnya, namun tidak dalam waktu dekat ini.
Euro juga melemah terhadap dolar seiring dengan kekhawatiran akan imbas dari kenaikan tarif impor dari AS yang diumumkan oleh Presiden Trump dengan kenaikan sebanyak 25% terhadap produk baja dan aluminium. Komisi Eropa melakukan perlawanan dengan akan mengenakan kenaikan produk-produk impor dari AS seperti mulai dari kebutuhan toiletries, miras hingga permata senilai €26 juta atau ekuivalen $28 juta. Presiden Trump menanggapi perlawanan ini dengan berjanji akan melakukan pembalasan, namun belum mengungkapkan seperti apa. Sementara itu perubahan kebijakan fiskal Jerman yang berencana menganggarkan €500 juta untuk belanja militer dan infrastruktur yang diharapkan akan memacu perekonomian dan stabilitas keamanan di kawasan ini sepertinya menghadapi gannjalan dari Partai Hijau di parlemen. Hari ini ada data industrial production untuk Uni Eropa secara keseluruhan dan data tingkat pengangguran di Italia.
Poundsterling juga mengalami koreksi terhadap dolar setelah sempat menguat hingga level tertinggi dalam 4 bulan terakhir. Fundamental ekonomi Inggris sendiri sebelumnya juga cenderung menurun sehingga diperkirakan Bank Sentral Inggris (BOE) masih akan mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan moneter yang dijadwalkan pekan depan. Hari ini ada data indeks harga perumahan dan data penting berikutnya akan dirilis esok hari berupa data pertumbuhan ekonomi GDP dengan perkiraan terus menurun
Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures
Dolar terus melemah terhadap mata uang lainnya, masih dengan ancaman resesi di AS serta dampak kenaikan tarif impor terhadap pertumbuhan ekonomi global yang masih menjadi kekhawatiran di pasar. Ketidakpastian perang dagang akibat perubahan mendadak kenaikan tarif impor dan juga prospek tercapainya gencatan senjata di Ukraina juga ikut mempengaruhi pasar. Kekhawatiran akan terjadinya erupsi pertumbuhan ekonomi global meningkat setelah Presiden Trump berencana untuk menggandakan kenaikan tarif impor baja dan aluminium dari Kanada sebanyak 50% dari sebelumnya yang hanya 25% setelah provinsi Ontario menaikkan tarif listrik sebanyak 25% yang disalurkan ke AS. Meskipun pada akhirnya Gubernur provinsi Ontario menunda rencana kenaikan tersebut dan akan merundingkan lebih lanjut dengan pemerintah AS dalam pekan ini. Kejadian ini menunjukkan bahwa ketegangan perang dagang dapat terjadi kapan saja dengan saling membalas dengan kenaikan tarif yang hampir dapat dipastikan akan merugikan perdagangan global. Sementara itu Ukraina menerima proposal gencatan senjata 30 hari dari AS selama diadakannya perundingan damai di Arab Saudi, meski pihak Rusia belum memberikan respon. Data ekonomi berupa indeks bisnis UKM mengalami penurunan dalam 3 bulan berturut-turut menghapus seluruh kepercayaan terhadap pemerintahan AS yang baru. Sedangkan jumlah lowongan kerja dari JOLTS mengalami peningkatan menjadi 7.74M yang lebih banyak dari perkiraan 7.65M meskipun data periode sebelumnya direvisi menurun dari 7.60M menjadi hanya 7.51M. Hari ini akan dirilis data inflasi dari sisi konsumen CPI dengan perkiraan mengalami penurunan setelah terjadi kenaikan pada periode sebelumnya.
Yen masih terus cenderung menguat terhadap dolar dengan data pertumbuhan ekonomi yang mengalami penurunan, namun tekanan inflasi masih cenderung naik. Data GDP di Jepang kuartal ini mengalami penurunan menjadi 0.6% lebih rendah dari perkiraan stabil sama seperti periode sebelumnya 0.7%. Namun indeks harga dari data GDP tersebut mengalami peningkatan menjadi 2.9% yang lebih tinggi dari perkiraan stabil sama seperti periode sebelumnya 2.8%. Hal ini mengindikasikan potensi inflasi kembali meningkat sehingga membuat Bank Sentral Jepang (BOJ) perlu menaikkan lagi suku bunga acuannya. Namun BOJ kemungkinan akan menunggu hingga ketidakpastian akan dampak agenda kenaikan tarif impor terhadap ekonomi seccara global dapat diantisipasi. Pejabat BOJ juga diperkirakan akan masih mempertahankan suku bunga acuannya saat ini pada pertemuan moneter mereka di pekan depan.
Euro terus menguat terhadap dolar seiring dengan prospek tercapainya gencatan senjata di Ukraina menjelang lanjutan perundingan damai yang diadakan di Arab Saudi. Ukraina sepakat dengan rencana AS untuk melakukan gencatan senjata selama 30 hari dan bersedia melanjutkan perundingan damai yang diinisiasi oleh AS dengan pihak Rusia. Menteri Luar Negeri - Marco Rubio kemudian akan mengajukan hal yang sama kepada Rusia dan pihak Rusia belum memberikan respon. Tercapainya perdamaian di Ukraina akan menjamin keamanan di kawasan Uni Eropa yang bersebelahan langsung. Sementara itu pemerintah Jerman juga melakukan reformasi fiskal dengan membatalkan pembatasan anggaran dan berencana menganggarkan senilai €500 juta untuk belanja militer dan infrastruktur yang diharapkan akan memacu perekonomian dan stabilitas keamanan di kawasan ini. Walaupun ada wacana Partai Hijau berencana untuk menggagalkan rancangan ini di parlemen dan berencana untuk mengajukan gagasan yang berbeda. Namun sepertinya hal ini tidak mendapat tanggapan dari pasar karena gagasan yang tidak dijelaskan belum tentu lebih baik. Sementara itu tidak ada data ekonomi yang akan dirilis dan Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) - Christine Lagarde juga tidak menyinggung perihal kebijakan moneter dalam pidato semalam. Malam ini Gubernur Bank Sentral Jerman (BundesBank) - Joachim Nagel dijadwalkan akan memberikan pidato.
Poundsterling rebound terhadap dolar, namun masih terus melemah terhadap Euro seiring dengan prospek perdamaian di Ukraina dengan dilanjutkannya perundingan damai di Arab Saudi. Walaupun kondisi ekonomi di Inggris sendiri juga tidak terlalu baik dengan data Leading Indeks yang mengalami penurunan -0.3% meskipun periode sebelumnya direvisi membaik dari -0.1% menjadi 0.0%. Data-data ekonomi sebelumnya juga cenderung menurun sehingga diperkirakan Bank Sentral Inggris (BOE) masih akan mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan moneter yang dijadwalkan pekan depan. Hari ini tidak ada data penting yang akan dirilis
Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures
Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk Euro
Belum banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
Dolar kembali melemah menguntungkan untuk Euro -> positif untuk Euro
Kenaikan tertahan di daily resistance historical 1.09355 (high 5 N0v 2024) dan H4 terdapat potensi bearish divergence sehingga cenderung berpotensi batasi kenaikan, tapi juga penurunan akan bergantung pada zona support 1.08000 -> ubah strategi menjadi buy jika gagal tembus 1.08000
Minggu ini relatif sepi data ekonomi high impact dari zona Euro sehingga akan bergantung pada dolar AS
Ancaman tekanan mendekati level 'parity' untuk saat ini relatif berkurang
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.07800
Switch to BUY jika tembus 1.10000
Suggest : SELL on Rally Area : 1.09000– 1.09200 Target : 1) 1.08400 2) 1.07800 SL : 1.09800
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.07800 Switch to BUY jika tembus 1.10000
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan
Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk GBP
MA 200 Daily saat ini di 1.27890, potensi naik masih dominan selama tidak tembus kembali di bawah MA 200, tapi akan turun jika tembus di bawah MA 200
Secara global, Inggris diuntungkan karena minim dampak dari kebijakan tarif Trump, tapi secara umum kondisi fundamental domestik belum suportif dengan meningkatnya biaya energi di Inggris -> kenaikan relatif masih terbatas
Minimnya data Inggris yang signifikan membuat GBP bergantung pada USD sepanjang minggu ini
Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Pertahankan/follow BUY jika harga tembus 1.30000
Switch to SELL jika tembus 1.28000
Suggest : BUY on Dip Area : 1.28600– 1.28800 Target : 1) 1.29400 2) 1.30000 SL : 1.28000
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.30000 Switch to SELL jika tembus 1.28000
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan
US Treasury yield rebound dan dolar ditutup turun -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
Candle daily USDJPY ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk USDJPY
Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ tetap kuat sehingga membatasi kenaikan USDJPY -> cenderung negatif untuk USDJPY, kemungkinan membatasi kenaikan
Faktor penguatan Yen (USDJPY turun) didukung oleh : 1) Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat, 2) US Treasury Yield Turun
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 148.200
Switch to SELL jika tembus 146.500
Suggest : BUY on Dip Area : 147.200 – 147.400 Target : 1) 148.000 2) 148.600 SL : 146.600
Alternatif : Switch to SELL jika tembus 146.500 Pertahankan/Follow BUY jika tembus 148.200
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD
Keterangan
Pendukung bullish saat ini : a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
Di H4, secara garis besar : a. zona ungu 2884-2894 masih sebagai support psikologis yang efektif -> opsi buy idealnya di zona ini (lebih lower risk), stop loss di bawah 2880 b. Jika ungu tembus, maka MA200 H4 2864 akan menjadi target, bisa ubah strategi menjadi SELL, tapi mendekati MA 200 segera exit karena dikhawatirkan tidak tembus MA 200 -> diperkirakan demand yang lebih kuat bisa terjadi tepat di zona MA 200 tersebut
Di H1, zona hijau kisaran 2897-2903 sebagai support terdekat, dan area 2880-2885 support terjauh a. Opsi buy bisa dilakukan di zona hijau atau dekat zona hijau b. zona coklat 2932-2944 adalah resistance psikologis -> jika tembus, bullish lebih kuat, tapi jika gagal tembus, maka kenaikan akan kembali tertahan c. Penurunan di bawah zona hijau berpotensi lirik zona 2880-2885 yang diperkirakan sebagai area demand yang lebih kuat -> bisa kembali pertimbangkan buy di zona ini (jika terjadi penurunan tajam di bawah zona hijau)
Di sisi lain geopolitik reda = oil turun -> inflasi bisa tetap rendah -> suku bunga jangka panjang (US Treasury Yield) cenderung turun -> diikuti dengan ekspektasi penurunan suku bunga Fed -> negatif untuk emas jangka pendek, tapi positif untuk emas medium term
Fokus minggu ini : Tarif Trump, data CPI, hasil pertemuan tahunan parlemen China
Fokus CPI jam 19.30 WIB a. Act > Exp = Emas turun -> switch to SELL b. Act < Exp = Emas naik -> pertahankan BUY
Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
Switch to SELL jika tembus 2878, potensi target terdekat 2870, terjauh 2864
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2922, potensi terdekat 2929, terjauh 2940
Suggest : BUY on Dip Area : 2900.00– 2902.00 Target : 1) 2908.00 2) 2914.00 SL : 2894.00 (ideal 3-5 points di bawah 2892.00)
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2922 Switch to SELL jika tembus 2880 atau jika kembali gagal tembus 2930
CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD
Keterangan
Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk Euro
Belum banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
Dolar menunjukkan tanda-tanda rebound secara teknis, kemungkinan membebani Euro dalam waktu dekat -> negatif untuk Euro
Minggu ini relatif sepi data ekonomi high impact dari zona Euro sehingga akan bergantung pada dolar AS
Ancaman tekanan mendekati level 'parity' untuk saat ini relatif berkurang
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.07800
Switch to BUY jika tembus 1.09500
Suggest : SELL on Rally Area : 1.08600– 1.08800 Target : 1) 1.08000 2) 1.07400 SL : 1.09400
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.07800 Switch to BUY jika tembus 1.09500
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan
Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk GBP
MA 200 Daily saat ini di 1.27880, potensi naik masih dominan selama tidak tembus kembali di bawah MA 200, tapi akan turun jika tembus di bawah MA 200
Secara global, Inggris diuntungkan karena minim dampak dari kebijakan tarif Trump, tapi secara umum kondisi fundamental domestik belum suportif dengan meningkatnya biaya energi di Inggris -> kenaikan relatif masih terbatas
Minimnya data Inggris yang signifikan membuat GBP bergantung pada USD sepanjang minggu ini
Dolar mulai menunjukkan tanda-tanda tertahan dalam penurunannya, kemungkinan rebound teknis membebani GBP -> negatif untuk GBP
Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Pertahankan/follow SELL jika harga tembus 1.28200
Switch to BUY jika tembus 1.30000
Suggest : SELL on Rally Area : 1.29000 – 1.29200 Target : 1) 1.28400 2) 1.7800 SL : 1.29800
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.28200 Switch to BUY jika tembus 1.30000
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan
US Treasury yield dan dolar ditutup turun -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
Candle daily USDJPY ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk USDJPY
Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ tetap kuat sehingga membatasi kenaikan USDJPY -> cenderung negatif untuk USDJPY
Faktor penguatan Yen (USDJPY turun) didukung oleh : 1) Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat, 2) US Treasury Yield Turun
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 146.300
Switch to BUY jika tembus 148.500
Suggest : SELL on Rally Area : 147.200 – 147.400 Target : 1) 146.600 2) 146.000 SL : 148.000
Alternatif : Switch to BUY jika tembus 148.500 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 146.300
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD
Keterangan
Pendukung bullish saat ini : a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik -> tarif Trump, potensi perang dagang
Di H4, secara garis besar : a. zona ungu 2884-2894 masih sebagai support psikologis yang terdekat -> opsi buy idealnya di zona ini (lebih lower risk) => sejauh ini masih menjadi support psikologis yang ideal/lower risk b. Jika ungu tembus, maka MA200 H4 2864 akan menjadi target, bisa ubah strategi menjadi SELL, tapi mendekati MA 200 segera exit karena dikhawatirkan tidak tembus MA 200 -> diperkirakan demand yang lebih kuat bisa terjadi tepat di zona MA 200 tersebut
Di H1, zona hijau kisaran 2884-2889 masih jadi support psikologis a. Opsi buy ideal dilakukan di zona hijau atau dekat zona hijau -> cukup ideal/lower risk sejauh ini sebagai area buy (SL di bawah 2880), tapi SELL bisa dipertimbangkan juga jika terjadi penurunan di bawah zona hijau tersebut b. zona coklat 2932-2944 adalah resistance psikologis -> jika tembus, bullish lebih kuat, tapi jika gagal tembus, maka kenaikan akan kembali tertahan c. Penurunan di bawah zona hijau berpotensi lirik zona 2830-2845 yang diperkirakan sebagai area demand yang lebih kuat -> bisa kembali pertimbangkan buy di zona ini (jika terjadi penurunan tajam di bawah zona hijau)
Di sisi lain geopolitik reda = oil turun -> inflasi bisa tetap rendah -> suku bunga jangka panjang (US Treasury Yield) cenderung turun -> diikuti dengan ekspektasi penurunan suku bunga Fed -> negatif untuk emas jangka pendek, tapi positif untuk emas medium term
Fokus minggu ini : Tarif Trump, data CPI, hasil pertemuan tahunan parlemen China
Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
Switch to BUY jika tembus 2910, potensi target terdekat 2918, terjauh 2929
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2880, potensi terdekat 2872, terjauh 2855
Suggest : SELL on Rally Area : 2900.00– 2902.00 Target : 1) 2894.00 2) 2888.00 SL : 2908.00 (ideal 3-5 points di atas 2908.00)
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2880 Switch to BUY jika tembus 2910 atau gagal tembus 2850
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.