

| Suggest : BUY on Dip Area : 1.05400– 1.05600 Target : 1) 1.06200 2) 1.06800 SL : 1.04800 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.06800 Switch to SELL jika tembus 1.04300 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.27400 – 1.27600 Target : 1) 1.28200 2) 1.28800 SL : 1.26800 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.28000 Switch to SELL jika tembus 1.26200 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 149.200 – 149.400 Target : 1) 150.000 2) 150.600 SL : 148.600 Alternatif : Switch to SELL jika tembus 148.500 atau selama tidak ada kenaikan di atas 151.500 Pertahankan/Follow BUY jika tembus 150.3000 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 2885.00– 2887.00 Target : 1) 2893.00 2) 2899.00 SL : 2879.00 (ideal 3-5 points di bawah 2875.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2930 Switch to SELL jika tembus 2870 Area hijau sebagai support psikologis pasca kenaikan |

Dolar berlanjut melemah terhadap mata uang lainnya, terkecuali terhadap dolar Kanada dan peso Mexico yang melanjutkan kenaikan hari sebelumnya. Masih diwarnai oleh kenaikan tarif 25% terhadap Kanada dan Mexico yang mulai efektif berlaku dan terhadap China dilipatkan kenaikan sebanyak 20% dari rencana awal sebelumnya yang hanya 10%. Dengan dimulaikannya kenaikan tarif ini akan berdampak pada melambatnya pertumbuhan ekonomi dunia. Karena Kanada dan Mexico berencana melakukan perlawanan, sedangkan China sudah bereaksi dengan menaikkan tarif impor sebanyak 10%-15% pada beberapa produk yang diimpor dari AS. Perdana Menteri Kanada - Justin Trudeau menyebut kenaikan tarif impor AS merupakan tindakan bodoh dan Ottawa akan segera melakukan perlawanan dalam waktu dekat. Sedangkan Presiden Mexico juga mengatakan akan mengambil tindakan balasan, meski tidak secara spesifik berupa apa dan kapan akan dilaksanakan. Menanggapi ancaman tersebut, Menteri Perdagangan AS - Howard Lutnick mengatakan Presiden Trump akan mencari jalan tengah dan akan diumumkan malam ini dan ada kemungkinan kenaikan tarif tersebut akan ditinjau ulang pada 2 April mendatang, jika Kanada dan Mexico dapat memberikan bukti bahwa perdagangan obat terlarang yang melewati perbatasan dapat dihentikan. Namun sebagian pelaku pasar meragukan akan terjadi perubahan yang signifikan dan yang hampir pasti adalah dampak kenaikan tarif ini pada inflasi dan melambatnya laju pertumbuhan ekonomi domestik dan global. Dan bukan tidak mungkin jika semakin memburuk akan membawa ekonomi AS ke dalam resesi. Presiden Trump dijadwalkan akan memberikan testimoni di Kongres AS yang mungkin saja akan memberikan kejutan lainnya. Setelah sebelumnya menghentikan bantuan militer terhadap Ukraina menyusul perdebatan sengit dengan Presiden Ukraina - Volodymyr Zelensky di Gedung Putih sebelumnya. Meski demikian Trump juga masih berniat unutk melanjutkan kerjasama eksploitasi mineral di Ukraina yang diharapkan akan menjadi jembatan terjadinya perdamaian mengakhiri 3 tahun perang di Ukraina. Walau belum dapat dipastikan kesepakatan yang akan dibuat masih sama dengan sebelumnya ataukah akan ada perubahan setelah kejadian di ruang oval presiden tersebut. Sebelumnya data ekonomi juga cenderung menurun yang semakin membuka ruang bagi Fed untuk melanjutkan pemangkasan suku bunga acuannya. Hari ini akan dirilis data di sektor tenaga kerja berupa data terisinya lapangan kerja swasta ADP, data PMI di sektor jasa dan factory order.
Yen sedikit tertahan terhadap dolar karena melemah terhadap Euro seiring dengan optimisme di kawasan Eropa. Bank Sentral Jepang (BOJ) masih berencana akan menaikkan suku bunga acuannya menjelang pertemuan moneter yang dijadwalkan pekan depan, setelah beberapa waktu sebelumnya cukup yakin akan kenaikan suku bunga acuan dalam waktu dekat. Namun seiring dengan dimulaikannya kenaikan tarif impor AS yang mulai diberlakukan, menimbulkan keraguan dan membuat BOJ akan menunda lebih lama menunggu dampak ekonomi lebih lanjut. Gubernur BOJ - Kazuo Ueda mengkhawatiran akan terjadinya pelambatan ekonomi secara global sehingga lebih bijak jika menunda kenaikan suku bunga acuan sampai langkah antisipasi dampak ekonomi tersebut dapat dikendalikan. AS sendiri belum memastikan akan mengenakan kenaikan tarif impor terhadap Jepang seiring dengan investasi Jepang di AS yang cukup signifikan.
Euro menguat terhadap dolar hingga menyentuh level tertinggi dalam 2 pekan terakhir seiring dengan kerjasama negara-negara Eropa untuk membantu Ukraina menciptakan perdamaian. Dengan pemerintahan baru Jerman menyediakan dana senilai hingga €500 juta yang terbagi menjadi 2 bagian yaitu untuk militer dan infrastruktur. Rancangan ini menunjukkan keseriusan pemerintah Jerman terutama terhadap pertahanan wilayahnya. Penguatan mata uang Euro ikut mengangkat mata uang Eropa lainnya seperti Swiss franc, poundsterling dan juga krona Norwegia serta krone Swedia. Selain itu negara-negara Eropa juga berencana mengajukan rancangan perdamaian tersebut kepada AS dan pemerintah AS juga masih tetap akan menjalin kerjasama eksplorasi mineral di Ukraina meskipun terjadi perselisihan dalam pertemuan dengan Presiden Zelensky sehari sebelumnya. Pelaku pasar masih menunggu hasil pertemuan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) yang dijadwalkan akan mengadakan pertemuan tersebut pada hari Kamis esok hari. Diperkirakan ECB masih akan memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps lagi. Hari ini akan dirilis data PMI sektor jasa dan data inflasi dari sisi produsen PPI.
Poundsterling juga berlanjut menguat terhadap dolar hingga level tertinggi sejak pertengahan Desember tahun lalu. Prospek perdamaian di Ukraina yang didukung oleh negara-negara di Eropa menjadi sentimen positif juga di Inggris. Selain itu Presiden Trump sepertinya tidak menarget Inggris untuk kenaikan tarif impor seiring dengan neraca perdagangan keduanya yang seimbang dan kebanyakan eskpor Inggris di sektor jasa. Sebagaimana Jerman, Inggris juga berencana meningkatkan anggaran militernya mengikuti saran Presiden Trump untuk meningkatkan pertahanan bagi negara di kawasan Eropa. Hari ini ada data PMI di sektor jasa.
Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial
Dolar bergerak variatif yang cenderung melemah terhadap mata uang lainnya, meski untuk sementara menguat terhadap mata uang dolar Kanada dan peso Mexico hingga ke level tertinggi sejak 3 Februari yang lalu. Seiring dengan keputusan Presiden Trump yang tidak akan menunda kenaikan tarif impor terhadap Kanada, Mexico dan China yang efektif berlaku mulai hari ini. Presiden Trump mengatakan "sudah tidak ada lagi ruang untuk negosiasi" yang memungkinkan untuk menunda lagi hal tersebut dan kenaikan lainnya tetap akan berlaku mulai 2 April mendatang. Pernyataan tidak adanya ruang negosiasi merupakan pernyataan yang keras dan tegas sehingga peluang akan dimulainya krisis perdagangan global yang berpotensi memperlambat perekonomian dunia akan segera terjadi. Dari data ekonomi, dari ISM berupa PMI manufaktur kembali mengalami penurunan dari 50.9 menjadi 50.3 yang lebih rendah dari perkiraan hanya turun 50.6. Dengan angka yang mendekati ambang batas 50 membuat kekhawatiran sektor manufaktur akan kembali masuk dalam zona kontraksi, terlebih dengan adanya pembatasan barang impor dari agenda ekonomi pemerintahan Presiden Trump. Terlihat dari komponen harga yang meningkat tajam dari 54.9 menjadi 62.4 yang jauh melampaui perkiraan hanya naik 56.3. Sementara komponen tenaga kerja mengalami penurunan tajam dari 50.3 menjadi 47.6 yang jauh lebih jelek dari perkiraan hanya turun 50.1. Meskipun data yang sama dari S&P relatif masih menguat 52.7 yang lebih tinggi dari perkiraan stabil sama seperti periode sebelumnya 51.6. Dampak dari kenaikan tarif impor terhadap sektor manufaktur baru akan diketahui pada rilis data berikutnya pada bulan depan. Namun kemungkinan terbesar sepertinya masih akan terus cenderung menurun. Dengan data-data yang cenderung menurun ini kembali memperkuat peluang Fed untuk memangkas suku bunga acuan lebih lanjut. Walaupun di sisi lain potensi akan terjadinya kenaikan inflasi kembali akan menahan Fed untuk terlalu agresif dalam mengambil kebijakan moneter tersebut. Masih ada data ekonomi penting yang akan dirilis pekan ini yaitu Non-Farm Payroll di penghujung pekan ini dan hari ini tidak ada data yang akan dirilis.
Yen kembali menguat terhadap dolar seiring dengan peluang akan Bank Sentral Jepang (BOJ) menaikkan suku bunga acuannya masih cukup tinggi. BOJ dijadwalkan akan mengadakan pertemuan moneter pekan depan dengan ekspektasi tersebut meskipun akhir-akhir ini pejabat BOJ mulai mengulur waktu pelaksanaannya seperti yang diucapkan oleh Gubernur BOJ - Kazuo Ueda di akhir pekan lalu yang mengkhawatiran akan terjadinya pelambatan ekonomi secara global akibat kenaikan tarif dari AS. Ada peluang BOJ akan menunda kenaikan tersebut sampai langkah antisipasi dampak ekonomi tersebut dapat dikendalikan. Meski demikian BOJ terus akan mengawasi pergerakan mata uang Yen dengan lebih ketat lagi dan menjaga agar menguatnya yen searah dengan dengan positifnya ekonomi terkini. Sementara itu investasi baru di Jepang mengalami penurunan tajam walaupun BOJ masih terus meningkatkan neraca keuangannya.
Euro rebound terhadap dolar seiring kesepakatan pimpinan di Eropa untuk merancang perjanjian damai di Ukraina setelah perundingan Presiden Ukraina - Volodymyr Zelensky dengan Presiden Trump sehari sebelumnya berakhir sama sekali bertolak belakang dengan yang diharapkan mulus. Sepulang dari AS, Zelensky disambut hangat oleh Perdana Menteri Inggris - Keir Starmer dan memberitakan pemimpin Eropa sepakat untuk membantu membuat rancangan perdamaian yang akan disampaikan ke Washington. Selain itu Presiden Komisi Eropa - Ursula von der Leyen juga akan meminta anggota Uni Eropa untuk meningkatkan industri pertahanan dan meningkatkan kapabilitas militer Uni Eropa guna memperkuat pertahanan di daratan Eropa. Pemerintahan baru Jerman juga akan segera merencanakan membuat 2 dana darurat senilai lebih dari ratusan juta euro yang 1 ditujukan untuk meningkatkan pertahanan militer dan 1 lagi untuk infrastruktur. Pihak Kremlin sendiri meminta semua pihak untuk mendorong Presiden Ukraina untuk segera duduk dalam perundingan perdamaian. Harapan akan tercapainya perdamaian di Ukraina menjadi sentimen positif setelah pertemuan di Washington mengalami kebuntuan. Dari data ekonomi meski indeks manufaktur di kawasan ini mengalami penurunan, namun tekanan inflasi juga semakin menurun sehingga Bank Sentral Eropa (ECB) sedikit terkurangi beban untuk terus melakukan pemangkasan suku bunga acuan. Meskipun dalam pertemuan moneter ECB yang dijadwalkan pada Kamis nanti diperkirakan masih akan memangkas suku bunga acuannya lebih lanjut. Data CPI untuk Uni Eropa secara keseluruhan mengalami penurunan dari 2.5% menjadi 2.4% yang belum mencapai perkiraan turun 2.3%. Namun sudah searah dan semakin mendekati dengan target 2% yang diharapkan. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.
Poundsterling juga berbalik arah menguat terhadap dolar seiring dengan optimisme akan segera tercapainya perdamaian di Ukraina. Perdana Menteri - Keir Starmer dan pimpinan Uni Eropa sepakat untuk membantu Presiden Ukraina - Volodymyr Zelensky untuk merancang rencana perdamaian yang akan diajukan kembali ke Washington. Sementara itu juga sedang mempersiapkan anggaran untuk meningkatkan pertahan militer di masing-masing negara guna memperkuat posisi tawar dalam perundingan damai nantinya. Secara domestik kemungkinan Inggris akan mendapat pengecualian dari kenaikan tarif impor Presiden Trump setelah hasil kunjungan ke AS beberapa waktu lalu seiring dengan neraca perdagangan yang seimbang dan kebanyakan eskpor dari Inggris lebih banyak berupa jasa. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.
Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.05000– 1.05200 Target : 1) 1.04400 2) 1.03800 SL : 1.05800 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.04200 Switch to BUY jika tembus 1.05800 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.26600 – 1.26800 Target : 1) 1.27400 2) 1.28000 SL : 1.26000 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.27400 Switch to SELL jika tembus 1.26000 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 149.200 – 149.400 Target : 1) 148.600 2) 148.000 SL : 150.000 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 151.000 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 148.400 atau selama tidak ada kenaikan di atas 151 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 2880.00– 2882.00 Target : 1) 2888.00 2) 2894.00 SL : 2874.00 (ideal 3-5 points di bawah 2875.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2895 Switch to SELL jika tembus 2870 Area hijau sebagai resistance psikologis 2891-2905 wajib tembus |



| Suggest : SELL on Rally Area : 1.04200– 1.04400 Target : 1) 1.03600 2) 1.03000 SL : 1.05000 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.03600 Switch to BUY jika tembus 1.05300 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.26100 – 1.26300 Target : 1) 1.25500 2) 1.24900 SL : 1.26900 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.25600 Switch to BUY jika tembus 1.27000 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 150.500 – 150.700 Target : 1) 149.900 2) 149.300 SL : 151.300 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 151.500 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 150.000 atau selama tidak ada kenaikan di atas 152 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 2855.00– 2857.00 Target : 1) 2863.00 2) 2869.00 SL : 2849.00 (ideal 3-5 points di bawah 2845.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2890 Switch to SELL jika tembus 2835 Area hijau sebagai resistance psikologis |



| Suggest : SELL on Rally Area : 1.04200– 1.04400 Target : 1) 1.03600 2) 1.03000 SL : 1.05000 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.03600 Switch to BUY jika tembus 1.05500 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.26100 – 1.26300 Target : 1) 1.25500 2) 1.24900 SL : 1.26900 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.25700 Switch to BUY jika tembus 1.26900 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 149.500 – 149.700 Target : 1) 148.900 2) 148.300 SL : 150.300 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 151.000 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 148.800 |



| Suggest : SELL on Rally Area : 2884.00– 2886.00 Target : 1) 2878.00 2) 2872.00 SL : 2892.00 (ideal 3-5 points di atas 2895.00) Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2868 Switch to BUY jika tembus 2902 atau jika gagal tembus 2840 Potential Stronger demand 2836-2840 |




