Dolar rebound terhadap mata uang lainnya seiring dengan pelemahan mata uang Eropa setelah sejumlah bank sentral di sekitar kawasan ini bergerak menurunkan suku bunga acuannya. Sehari sebelumnya dolar tertekan karena Fed masih mempertahankan suku bunga acuan dan tidak akan melanjutkan pemangkasan suku bunga acuannya dalam waktu dekat ini. Ketua Fed - Jerome Powell secara tegas mengatakan Fed tidak perlu terburu-buru mengingat dampak dari agenda kenaikan tarif impor yang dicermati masih belum terjadi. Kebijakan kenaikan tarif baru akan efektif dilakukan pada awal bulan April mendatang. Pasar memperkirakan Fed baru akan menaikkan suku bunga acuan paling cepat pada bulan September dan kemungkinan bisa lebih mundur lagi seiring dengan seberapa keras perlawanan mitra dagang AS dalam menyikapi kenaikan tarif impor ini. Sehingga dalam proyeksi Fed terhadap pertumbuhan ekonomi di AS hingga akhir tahun ini direvisi menurun dari 2.1% menjadi hanya 1.7%. Dengan proyeksi inflasi yang meningkat dari 2.5% menjadi 2.7%. Walaupun di sektor tenaga kerja diproyeksikan masih lumayan menguat dari 4.3% menjadi 4.4%. Sehingga proyeksi suku bunga acuan masih memungkinkan untuk turun 2 kali masing-masing sebanyak 25 bps. Data ekonomi yang dirilis semalam berupa klaim pengangguran hanya meningkat sedikit dari 221K menjadi 223K yang sedikit di bawah perkiraan, namun masih menandakan kondisi sektor tenaga kerja yang relatif cukup stabil. Indeks manufaktur di negara bagian Philadelphia meski menurun dari 18.1 menjadi 12.5 namun tidak seburuk perkiraan turun hingga 8.8. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis, namun pasar masih menunggu jikalau ada aksi terbaru dari Presiden Trump.
Yen hanya melemah tipis terhadap dolar setelah Bank Sentral Jepang (BOJ) mendahului Fed dalam menetapkan untuk mempertahankan suku bunga acuannya. Dengan alasan yang sama juga karena masih menunggu dampak dari agenda kenaikan tarif impor AS terhadap ekonomi secara global. Dengan tidak terburu-buru mengambil langkah moneter diharapkan akan mengoptimalkan keputusan yang akan diambil di masa mendatang. Indikasi inflasi agak menurun dengan data inflasi Core CPI Jepang sedikit menurun dari 3.2% menjadi 3.0% walau tidak sebanyak perkiraan 2.9%. Meski demikian BOJ masih tetap berencana untuk menaikkan suku bunga acuannya seiring dengan sektor tenaga kerja yang kuat karena upah diperkirakan akan meningkat pesat dalam waktu dekat ini sehingga berpotensi mendongkrak inflasi.
Euro terus tertekan terhadap dolar seiring dengan kekhawatiran akan perang dagang AS dengan Uni Eropa. Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) - Christine Lagarde dalam pidato semalam mengatakan kenaikan tarif dari AS sebanyak 25% akan memperlambat pertumbuhan ekonomi sebanyak 0.3% di tahun pertama dan akan terus meningkat sebanyak 0.5% jika terjadi perlawanan. Di sisi lain setelah Jerman mendapat lampu hijau untuk menjalankan stimulus fiskal senilai €500 juta, pejabat Uni Eropa - Robert Holzmann mengusulkan Uni Eropa ikut menganggarkan €800 juta untuk pertahanan dan mendukung Ukraina seiring dengan ditariknya dukungan militer AS. Sementara itu Sentral Bank Swiss (SNB) mendahului memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps kemarin dengan pertimbangan mengurangi beban akibat perang dagang secara global. Sedangkan Bank Sentral Swedia masih tetap mempertahankan suku bunga acuannya.
Poundsterling juga menguat terhadap dolar pasca Bank Sentral Inggris (BOE) tetap mempertahankan suku bunga acuannya sesuai perkiraan dan juga menepis anggapan bahwa BOE siap sedia memangkas suku bunga menjelang ketidakpastian ekonomi global dan ekonomi Inggris khususnya. Dalam hasil voting 8 suara banding 1 suara memilih memangkas 25 bps melampaui perkiraan analis pasar memperkirakan hasil voting 7-2. Dalam konferensi pers Gubernur BOE - Andrew Bailey menyampaikan hal yang menjadi kekhawatiran yang sama terhadap dampak agenda kenaikan tarif AS. Terlebih akan rencana pemerintah Inggris yang berencana menaikkan suku bunga acuannya menambah tekanan akan inflasi kembali naik. Spekulasi akan langkah BOE untuk memangkas suku bunga acuan semakin berkurang hingga peluangnya di bawah 50%. Data di sektor tenaga kerja berupa klaim pengangguran mengalami peningkatan dan indeks upah rata-rata mengalami penurunan meskipun tingkat pengangguran relatif masih stabil.
Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.08700– 1.08900 Target : 1) 1.08100 2) 1.07500 SL : 1.09500 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.08000 Switch to BUY jika tembus 1.09500 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.29700– 1.29900 Target : 1) 1.29100 2) 1.28500 SL : 1.30500 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.29300 Switch to BUY jika tembus 1.31000 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 149.200 – 149.400 Target : 1) 148.600 2) 148.000 SL : 150.000 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 150.200 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 148.800 |



| Suggest : SELL on Rally Area : 3044.00 – 3046.00 Target : 1) 3038.00 2) 3032.00 SL : 3051.00 (ideal 3-5 points di atas 3050.00) Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 3022 (area hijau) Switch to BUY jika tembus 3060 Ada potensi H&S untuk koreksi jangka pendek |

Dolar sempat menguat pasca pengumuman suku bunga BOJ di sesi Asia kemarin, dan sikap Ueda yang cenderung kurang hawkish. Namun seiring waktu, proyeksi ekonomi Fed dan pidato Powell di pertengahan malam kembali menekan dolar. Meski secara keseluruhan dolar masih ditutup lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya, tapi isyarat Powell berdampak kenaikan yang terbatas pada dolar.
Sedangkan imbal hasil Treasury AS lanjutkan penurunan sesuai ekspektasi. Proyeksi GDP diturunkan dan dot plot menunjukkan peluang 2 kali penurunan suku bunga tetap dipertahankan sudah cukup membuat imbal hasil Treasury turun.
Ketidakpastian geopolitik juga menambah dorongan positif bagi emas di tengah pasar yang menantikan pengumuman FOMC tadi malam.
Powell Effect
Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah sesuai ekspektasi (market tidak bergerak banyak karena sudah mengantisipasi suku bunga). Market bereaksi lebih tegas saat dot plot menunjukkan bahwa Fed tetap mempertahankan peluang 2 kali pemangkasan suku bunga di 2025. Hal ini juga sesuai yang diharapkan pelaku pasar.
Berikutnya proyeksi ekonomi ke depan. Fed turunkan proyeksi pertumbuhan GDP dari 2.1% menjadi 1.7%, tapi menaikkan proyeksi PCE dari 2.5% menjadi 2.7% y/y dan core PCE dari 2.5% menjadi 2.8% y/y.
Diturunkannya proyeksi GDP memberi isyarat bahwa Powell dan kawan-kawan di Federal Reserve juga melihat adanya perlambatan pada pertumbuhan ekonomi AS yang dipicu oleh kekhawatiran kebijakan tarif. Hal ini juga sekaligus memvalidasi kekhawatiran pasar atas potensi resesi yang bisa terjadi pada ekonomi AS. Namun, proyeksi inflasi yang naik dilandasi oleh dampak tarif yang diberlakukan pemerintahan baru. Meski demikian Fed memperkirakan bahwa kenaikan inflasi tersebut bersifat transitory. Emas naik setelah pengumuman proyeksi ekonomi dan dot plot Fed.
Dalam sesi tanya jawab, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan beberapa poin:
Kami melihat penekanan di poin ke-3 bahwa Powell lebih cenderung mempertahankan suku bunga atau memangkas suku bunga lebih lanjut daripada menaikkan suku bunga. Artinya, tidak ada kepentingan untuk Fed menaikkan suku bunga selama inflasi masih dianggap transitory. Emas lanjutkan kenaikan setelah pidato dan QnA Powell.

Di sisi geopolitik, meski di satu sisi AS berupaya untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina dengan jalur diplomasi, tapi di sisi lain AS memberi ultimatum pada Iran untuk segera mencapai kesepakatan nuklir dalam waktu 2 bulan. Laporan menyebut bahwa jika Iran menolak ajakan Trump dan juga menolak negosiasi, kemungkinan aksi militer AS atau Israel terhadap fasilitas nuklir Iran akan meningkat dramatis.
Kondisi ini tentunya membuat ketidakpastian pada geopolitik tetap mendominasi sehingga lagi-lagi emas dilirik sebagai safe haven.
Fokus Hari Ini
BOE dan SNB adalah bank sentral berikutnya yang akan umumkan kebijakan moneternya. SNB diperkirakan kembali pangkas suku bunga 25 bps, sementara BOE diperkirakan mempertahankan suku bunga. Mayoritas bank sentral masih dalam siklus penurunan suku bunga atau pelonggaran moneter, menjadi pondasi yang positif untuk emas.
Sedangkan data ekonomi AS malam nanti berkisar pada jobless claims mingguan dan indeks manufaktur regional dari Philadelphia Fed di jam 19.30 WIB, dilanjutkan dengan existing home sales di jam 21.00 WIB.
Jika data dirilis lebih lemah dari ekspektasi, maka emas punya peluang untuk kembali naik, atau minimal ditutup tetap di zona resistance. Jika data dirilis lebih kuat dari ekspektasi, maka emas berpotensi mengalami koreksi turun.
Setidaknya ada 3 faktor utama yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, ditambah dengan kekhawatiran resesi, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily kembali ditutup bullish, dan rekor tertinggi baru kini tercatat sentuh 3056.23 di sesi Asia pagi ini setelah tadi malam sentuh 3051 pasca pernyataan Powell yang dianggap dovish atau less hawkish. Proyeksi terdekat adalah 3062 dan jika sentimen pasca FOMC tidak berubah sampai nanti malam, maka peluang zona tersebut bisa saja disentuh atau pun ditembus. Dan ini membuka peluang untuk semakin dekatnya zona 3100.
Meski demikian, potensi koreksi juga membayangi. Support terdekat 3022 yang merupakan low tadi malam sehingga jika ditembus, maka akan menekan emas koreksi lebih lanjut ke kisaran 3000-3004. Atau perkiraan koreksi terjauh bisa saja melirik area 2978 (low 14 Mar 2025) jika ada kabar positif dari perdamaian Rusia-Ukraina.
Di H4, harga terus bergerak naik dan semakin dekat dengan FE 100% big tren yang ada di 3060.22. Secara tren, jelas menunjukkan tren naik yang masih cukup kuat. Tapi ancaman koreksi juga tetap terbuka, dan area 3026-3038 adalah zona yang diperkirakan sebagai koreksi terdekat. Penembusan di atas 3060 akan semakin memperkuat potensi kenaikan lanjutan, dan FE 161.8% berada cukup jauh di depan, ke kisaran 3200. Namun estimasi kami secara bertahap mungkin 3077 dan 3100 adalah proyeksi yang rasional jika 3060 berhasil ditembus.
Secara teknis, kami juga mewaspadai potensi koreksi yang lebih tajam di bawah 3026 tersebut. Jika low tadi malam 3022 ditembus, maka estimasi penurunan berikutnya melirik zona 3004.88 yang menjadi level tertinggi 14 Maret 2025. Dan jika Rusia-Ukraina memberi sinyal positif untuk gencatan senjata menyeluruh, maka proyeksi terjauh koreksi diperkirakan melirik zona 2973 (FE 61.8%).
Namun, dengan ketidakpastian pada geopolitik lain yang membayangi (AS ancam serang fasilitas nuklir Iran jika tidak segera terjadi kesepakatan nuklir dalam 2 bulan, Israel-Hamas kembali memanas), perlambatan ekonomi yang diakui Fed, dan ketidakpastian ekonomi karena tarif Trump, maka penurunan relatif terbatas sehingga penurunan ekstrim nantinya akan menjadi kesempatan beli baru yang lebih murah.
Opsi buy lebih direkomendasikan meskipun ancaman koreksi juga tetap dipertimbangkan.
Fundamental yang mendasari bullish emas : pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, kekhawatiran perang dagang, ketidakpastian geopolitik dan kekhawatiran resesi, diperkirakan masih mendukung status emas sebagai safe haven sehingga penurunan diperkirakan tidak berlanjut terlalu tajam.
Per jam 9.50 WIB, harga berada di 3046.51, dengan high di 3056.23 dan low 3045.03. Kabar baiknya adalah emas masih dalam jalur kenaikan dan tren utama cenderung masih kuat. Kabar buruknya, emas belum terlihat dalam jalur koreksi ABC yang diharapkan. Ini berarti wave 5 dari Elliott wave bisa saja belum selesai.
Secara teori, jika wave 5 selesai, maka skema penurunan selanjutnya koreksi dimulai dengan penurunan wave A diikuti rebound terbatas wave B dan berakhir dengan penurunan wave C. Sayangnya ini belum terwujud karena swing low sebelum FOMC tertahan di 3022, dan emas berbalik lanjutkan kenaikan pasca FOMC.
Dengan memplot ulang Elliott wave diperoleh bahwa penurunan sebelum FOMC bisa saja sebagai wave 4 jalur big trend, atau koreksi ABC jalur small trend. Dalam gambar angka warna merah menandakan small trend, angka warna biru sebagai big trend. Dengan demikian wave 5 big trend kemungkinan masih bisa berlanjut di atas 3056, dengan proyeksi sementara melihat FE 100% di 3077 sebagai target potensial.
Opsi buy untuk saat ini diharapkan cukup kokoh di area support 3039-3042, di atas trendline support. Atau opsi lainnya di zona hijau kisaran 3022-3031. Stop loss sebaiknya dipasang di bawah support masing-masing trading plan untuk antisipasi kemungkinan koreksi sudah dimulai.
Sebaliknya, opsi SELL hanya direkomendasikan jika terjadi penembusan di bawah 3026-3031, atau menggunakan acuan low tadi malam sebelum FOMC di 3022. Jika tembus 3022, maka short term reversal bisa dimanfaatkan untuk lakukan sell dengan target potensi 3004-3010 mengingat kondisi fundamental yang masih cukup kuat untuk safe haven.
Kekhawatiran market saat ini beralih dari kekhawatiran inflasi ke kekhawatiran melambatnya pertumbuhan yang menyebabkan resesi sehingga status safe haven kemungkinan lebih kuat untuk mendorong penembusan resistance daripada support. Dan pasar saat ini juga masih tunggu FOMC Meeting!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 3040.00 – 3042.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 3054.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3062.00,
Target terdekat 3068, terjauh 3080, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3034.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3030.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 3020.00 – 3022.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 3008.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3028.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 3026)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!
| Suggest : BUY on Dip Area : 1.08500– 1.08700 Target : 1) 1.09300 2) 1.09900 SL : 1.07900 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.09500 Switch to SELL jika tembus 1.07500 |
| Suggest : SELL on Rally Area : 1.30300– 1.30500 Target : 1) 1.29700 2) 1.29100 SL : 1.31100 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.29500 Switch to BUY jika tembus 1.31000 atau jika BOE hawkish |
| Suggest : SELL on Rally Area : 148.700 – 148.900 Target : 1) 148.100 2) 147.500 SL : 149.500 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 150.500 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 148.200 |
| Suggest : BUY on Dip Area : 3040.00 – 3042.00 Target : 1) 3048.00 2) 3054.00 SL : 3034.00 (ideal 3-5 points di bawah 3030.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3062 Switch to SELL jika tembus 3022 Wave 5 kemungkinan belum selesai |

Dolar ditutup melemah, didukung juga oleh imbal hasil Treasury 10-tahun yang berbalik turun. Hal ini mendukung kenaikan emas lebih mudah.
Kabar geopolitik nampaknya belum memuaskan. Presiden Trump dan Presiden Putin melakukan percakapan via telepon membahas gencatan senjata Rusia-Ukraina. Meski dikatakan berjalan lancar, tapi tidak terjadi kesepakatan yang jelas tentang respon Rusia terhadap gencatan senjata tersebut.
Di sisi lain, ketidakpastian ekonomi pasca diberlakukannya tarif Trump membuat lembaga pemeringkat Fitch menurunkan proyeksi pertumbuhan GDP AS untuk tahun 2025. “Ketidakpastian” membuat emas dilirik sebagai safe haven dan kenaikan semakin kuat.
Reaksi Putin
Presiden AS dan Rusia bertemu dengan harapan gencatan senjata 30 hari segera terwujud sebagai awal dari perdamaian yang lebih lama. Tapi sayangnya hal itu tidak terwujud. Poin yang disepakati oleh Rusia adalah gagasan untuk menahan diri untuk tidak menyerang fasilitas energi selama 30 hari.
Kedua pemimpin juga sepakat untuk tetap berhubungan dan menyatakan minat dalam menormalkan hubungan, dan menekankan tanggung jawab bersama untuk keamanan global. AS dan Rusia juga sepakat untuk menukar 175 tawanan perang (POW) dari masing-masing pihak. Rusia akan menyerahkan 23 prajurit Ukraina yang terluka parah.
Poin lainnya, Rusia dan AS sepakat membentuk kelompok-kelompok ahli yang bertugas untuk fokus pada penyelesaian konflik Ukraina. Tapi Putin bersikeras gencatan senjata apapun harus mencakup penghentian mobilisasi dan suplai senjata pada Ukraina. Meski kesepakatan tersebut menegaskan tentang komitmen Putin tentang resolusi damai, tapi sayangnya tidak menandakan terobosan baru untuk gencatan senjata yang diharapkan.

Pengumuman akan dilakukan jam 01.00 WIB dan lanjut dengan press conference di jam 01.30 WIB. Fed secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 4.25-4.50%. Pusat perhatian akan tertuju pada proyeksi ekonomi terbaru untuk inflasi dan GDP AS ke depan. Juga yang ditunggu-tunggu pasar tentang dot plot yang akan memberi gambaran rencana kebijakan suku bunga Fed ke depan. Dan 15 menit berikutnya pernyataan Powell (termasuk sesi tanya jawab) akan menjadi pusat perhatian sekaligus penentu tren berikutnya.
Ini berarti emas tidak akan mendapatkan dukungan yang cukup bagus dari suku bunga yang hampir dipastikan tetap tidak berubah. Namun, proyeksi ekonomi dan dot plot akan mendapat reaksi pasar.
Jika Fed turunkan proyeksi pertumbuhan GDP dan inflasinya, lalu dot plot menunjukkan Fed tetap membuka peluang 2 kali penurunan di 2025, maka emas akan bereaksi positif (naik). Demikian juga jika Fed membuka peluang untuk 3 kali kenaikan, yang akan berpotensi mendorong emas bergerak lebih tinggi.
Jika Fed pertahankan atau bahkan optimis dengan pertumbuhan GDP, lalu dot plot menunjukkan Fed turunkan peluang penurunan suku bunga 2025 menjadi 1 kali atau sama sekali tidak ada, maka emas berpotensi terkoreksi turun.
Untuk pidato Powell, pasar akan mencermati petunjuk dari Powell di mana posisi Fed saat ini. Jika Powell tetap konsisten dengan sikap kebijakan tergantung data ekonomi (inflasi atau tenaga kerja, mana lebih cepat turun), dan optimis dengan pertumbuhan ekonomi AS, maka emas berpotensi mengalami penurunan.
Sebaliknya, jika Powell konsisten tentang menunggu data ekonomi lebih lanjut, tapi mengakui tentang adanya perlambatan pada ekonomi AS, maka emas berpotensi kembali lanjutkan kenaikan.
Safe Haven Tetap Kuat
Yang perlu diwaspadai adalah, meskipun nantinya Powell hawkish, lalu berdampak pada penurunan harga emas, tapi kondisi fundamental yang mendasarinya membuat emas tetap diburu sebagai safe haven.
Setidaknya ada 3 faktor utama yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, ditambah dengan kekhawatiran resesi, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily kembali ditutup bullish, dan emas berhasil cetak rekor tertinggi baru 30038.15. Secara teknis, hal ini menandakan kenaikan yang masih kuat. Potensi target berikutnya melirik 3062 jika resistance 3038/3039 berhasil ditembus.
Sementara koreksi turun juga membayangi pasca rally terbaru tersebut. Area 3000-3004 akan menjadi support psikologis terdekat. Jika ditembus, maka koreksi berlanjut hingga support 2978-2982 yang merupakan low 14 dan 17 Maret 2025 berturut-turut. Pengumuman FOMC nanti malam jadi penentunya.
Di H4, target FE 161.8% di 3038 sebelumnya terpenuhi sehingga Fibonacci Expansion terbaru ditarik dari alur utama yang merupakan tren utama yang lebih besar, ditarik dari bottom 2730 ke puncak 2956 dan swing low terakhir 2832 sehingga didapati bahwa proyeksi FE 100% dari tren utama berada di 3060.22, sedangkan FE 61.8% berada di 2973.80.
Secara teknis, koreksi turun bisa terjadi karena posisi RSI yang sudah overbought sehingga peluang koreksi turun perlu diperhitungkan. Area 3000-3004 akan menjadi support terdekat untuk potensi koreksi tersebut, dan area FE 61.8% 2973 sebagai target koreksi terjauh. Koreksi turun bisa saja lebih kuat jika pernyataan Powell nanti malam cenderung hawkish sehingga koreksi turun pada emas tidak terhindarkan.
Namun, karena kondisi geopolitik yang masih tidak menentu dengan tidak ada jaminan Rusia setujui gencatan senjata 30 hari (note: Rusia hanya mencapai kesepakatan energi dengan AS tapi tidak menjamin setuju dengan gencatan senjata yang diinginkan Ukraina), kekhawatiran tarif yang memicu melambatnya pertumbuhan ekonomi dan menyebabkan resesi, maka koreksi turun diperkirakan relatif terbatas. Dan ini berarti menandakan penurunan berikutnya akan diincar sebagai opsi buy yang diperkirakan lebih kuat sehingga emas berpeluang cetak rekor baru kembali.
Secara teknis, selama tidak terjadi penurunan di bawah 3000, maka peluang buy tetap terbuka, dan dengan asumsi bahwa Fed tetap pertahankan peluang 2 kali penurunan suku bunga, dan Powell yang mengakui terjadinya perlambatan ekonomi, maka opsi buy lebih utama di kisaran 3000-3004, dan resistance 3038/3039 berpotensi ditembus. Proyeksi berikutnya 3060 sebagai potensial target.Fundamental yang mendasari bullish emas : pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, kekhawatiran perang dagang, ketidakpastian geopolitik dan kekhawatiran resesi, diperkirakan masih mendukung status emas sebagai safe haven sehingga penurunan diperkirakan tidak berlanjut terlalu tajam.
Per jam 10.00 WIB, harga berada di 3033.75, dengan high di 3034.92 dan low 3027.36. wave 5 dari Elliott wave yang ditunggu-tunggu berhasil dorong harga mendekati FE 61.8% 3039.37 dengan level tertinggi tercatat di 3038.15. Sejauh ini belum ada pertanda kenaikan tersebut selesai dan kita belum bisa mendapatkan koreksi ABC yang diinginkan meski pagi ini sempat terkoreksi sampai 3027.
Secara teori, jika wave 5 selesai, maka skema penurunan selanjutnya koreksi dimulai dengan penurunan wave A diikuti rebound terbatas wave B dan berakhir dengan penurunan wave C. Ekspektasi kami jalur penurunan wave A akan berada di kisaran area hijau 3010-3017 sebagai target terdekat, atau FR 0% 3004.88 yang sebelumnya sebagai all time high.
Selanjutnya rebound sebagai wave B yang tetap terbatas atau tertahan di bawah 3030 (tidak boleh lebih dari 3038), dan diikuti dengan penurunan wave C yang diperkirakan akan mencapai zona 2981-2986 (area coklat).
Namun, jika persyaratan tidak terpenuhi, maka kenaikan di atas 3039 (FE 61.8%) menandakan kenaikan wave 5 belum selesai, dan koreksi turun belum akan terjadi dalam waktu dekat, setidaknya sampai pengumuman FOMC nanti malam.
Opsi buy untuk saat ini diharapkan cukup kokoh di area support psikologis 3000-3004. Meski dengan target terbatas, hal ini akan ditentukan dari sikap keputusan FOMC nanti malam. Jika dovish, maka emas ditargetkan lanjut naik dan rekor tertinggi baru kembali tercipta. Jika hawkish, maka alur koreksi ABC bisa didapatkan, dengan catatan waspada jika koreksi sudah tercapai di zona coklat 2981-2986 karena dikhawatirkan demand lebih kuat akan muncul kembali mengingat fundamental yang masih mendukung bullish meski FOMC nantinya tidak memberi isyarat tentang penurunan suku bunga.Kekhawatiran market saat ini beralih dari kekhawatiran inflasi ke kekhawatiran melambatnya pertumbuhan yang menyebabkan resesi sehingga status safe haven kemungkinan lebih kuat untuk mendorong penembusan resistance daripada support. Dan pasar saat ini juga masih tunggu FOMC Meeting!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 3004.00 – 3006.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 3018.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3039.00,
Target terdekat 3045, terjauh 3060, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2998.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2998.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2992.00 – 2994.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2980.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3000.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2998)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!
| Suggest : BUY on Dip Area : 1.08500– 1.08700 Target : 1) 1.09300 2) 1.09900 SL : 1.07900 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.09500 Switch to SELL jika tembus 1.07500 |
| Suggest : BUY on Dip Area : 1.29300– 1.29500 Target : 1) 1.30100 2) 1.30700 SL : 1.28700 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.30200 Switch to SELL jika tembus 1.28500 atau jika gagal tembus 1.30500 |
| Suggest : SELL on Rally Area : 150.200 – 150.400 Target : 1) 149.600 2) 149.000 SL : 151.000 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 151.000 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 148.800 |
| Suggest : BUY on Dip Area : 3004.00 – 3006.00 Target : 1) 3012.00 2) 3018.00 SL : 2998.00 (ideal 3-5 points di bawah 2998.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3039 Switch to SELL jika tembus 2995 atau tertahan di 3039 Skenario bisa berubah tergantung Fed |






















