[sseopress_breadcrumbs]
Dolar bergerak menguat setelah sempat terkoreksi seiring dengan penguatan mata uang lainnya dengan agenda kenaikan tarif impor AS yang baru. Presiden Trump mengumumkan hampir menutup kesepakatan mineral dengan Ukraina dengan bekerjasama dengan Presiden Prancis - Emmanuel Macron sekaligus mengakhiri perang Ukraina, meski masih belum tercapai negosiasi perdamaian. Meskipun agenda semua kenaikan tarif tersebut akan dijalankan pada awal April mendatang. Sementara penundaan agenda kenaikan tarif impor mulai mereda seiring dengan kemungkinan adanya perubahan persentase kenaikan seiring dengan kemungkinan tercapainya kesepakatan antara AS dengan mitra dagangnya. Dengan waktu yang tersisa hingga April mendatang, masih memungkinkan bagi mitra AS untuk melakukan negosiasi ulang seperti yang dilakukan oleh Kanada dan Mexico yang dikenakan tambahan kenaikan tarif impor sebanyak 25%. Baik pemerintah Kanada maupun Mexico semakin intensif melakukan negosiasi guna menghindarkan tambahan kenaikan tarif impor sebanyak 25% tersebut. Karena tambahan kenaikan tarif impor ini akan mengikis pendapatan nasional secara signifikan. Gubernur Bank Sentral Kanada (BOC) - Tiff Macklem hari Jumat lalu mengatakan kenaikan tarif impor AS tersebut akan menghapus pertumbuhan ekonomi di tahun 2025 hingga tahun 2026 mendatang dan menyebabkan kenaikan tajam inflasi di Kanada. Dengan kekhawatiran yang sama membuat mitra dagang AS lainnya juga akan terus melobi pemerintah AS yang baru agar terhindar dari kenaikan tarif tersebut. Data ekonomi di AS terbaru juga tidak terlalu baik dengan data Retail Sales yang dirilis beberapa pekan sebelumnya menunjukkan turunnya daya beli rakyat AS. Data aktifitas bisnis yang secara komposit yaitu data PMI mengalami penurunan dari 52.9 menjadi 50.4 yang cukup jauh dari perkiraan hanya turun ke 52.7. Ini merupakan penurunan terendah dalam 17 bulan terakhir atau sejak September 2023 yang lalu. Begitu pula dengan data kepercayaan konsumen dari survey University of Michigan yang cenderung menurun. Sementara indikasi inflasi dari survey yang sama menunjukkan kecenderungan yang meningkat menjadi 3.5% dalam 5 tahun yang akan datang yang juga merupakan level tertinggi sejak 1995 yang lalu. Dan juga rencana pemerintahan Presiden Trump untuk mengurangi pegawai federal mejadi sentimen negatif buat mata uang dolar. Indikator inflasi dari sisi personal (Personal Consumption Expenditure) yang akan menjadi pedoman pengambilan keputusan Fed baru akan dirilis di penghujung pekan ini dengan sebelumnya akan dirilis data pertumbuhan ekonomi GDP akan menjadi fokus pasar sebelum masuk data di sektor tenaga kerja di pekan depan. Setelah kemarin absen data ekonomi, hari ini akan dirilis data Kepercayaan Konsumen dari CBI.
Yen bergerak melemah setelah sempat turun hingga di bawah level 150 seiring dengan liburnya di Jepang merayakan hari kelahiran Kaisar. Meskipun prospek kenaikan suku bunga acuan di Jepang masih akan naik seiring dengan data inflasi CPI di Jepang terus naik meroket menjadi 4.0% lebih tinggi dari perkiraan hanya naik 3.7% dari periode sebelumnya 3.6%. Dan data Core CPI juga naik dari 3.0% menjadi 3.2% sesuai perkiraan. Gubernur BOJ – Kazuo Ueda mengatakan BOJ memungkinkan untuk terus menaikkan suku bunga acuan dalam jangka panjang dengan antisipasi dengan meningkatkan pembelian obligasi negara.
Euro mulai terkoreksi terhadap dolar setelah sebelumnya sempat menguat tajam hingga level tertinggi dalam 1 bulan terakhir seiring dengan hasil pemilu di Jerman yang disambut positif oleh pasar. Partai Konservatif CDU/CSU memenangkan pemilu di hari Minggu 2 hari lalu sesuai dengan harapan pasar. CDU/CSU memenangkan mayoritas dengan mendapatkan 28.7% suara dan mengalahkan partai sayap kiri AfD yang hanya mendapat 19.8% suara dan Friedrich Merz akan dilantik menjadi Kanselir Jerman berikutnya. Keberhasilan partai CDU/CSU yang semula diharapkan memberikan kemudahan untuk berkoalisi dengan partai lainnya dengan visi dan misi yang sejalan dan memungkinkan untuk membentuk koalisi yang besar. Namun sepertinya dalam prakteknya mengalami kesulitan dengan tantangan yang dihadapi meskipun kebijakan fiskal diharapkan akan lebih mudah untuk mendapatkan persetujuan dari parlemen. Bahkan kemungkinan akan memudahkan pemilihan pemimpin Uni Eropa yang akan mengadakan pertemuan tingkat tinggi pada 6 Maret mendatang. Dan pasar menunggu kebijakan fiskal terutama pembatalan pembatasan hutang yang membuat defisit dengan anggaran nasional yang hanya mencapai 1/3 dari output nasional. Data ekonomi yang dirilis berupa iklim bisnis masih cenderung stagnan 85.2 sama seperti periode sebelumnya. Begitu pula dengan data inflasi CPI year-on-year masih sama 2.5% dan data Core CPI juga sama 2.7% sesuai perkiraan sama seperti periode sebelumnya. Hari ini akan dirilis data GDP untuk Uni Eropa secara keseluruhan.
Poundsterling juga mulai terkoreksi terhadap dolar meskipun optimisme kemungkinan akan terhindar dari kenaikan tarif AS. Perdana Menteri - Keir Starmer berencana berkunjung ke AS dan bertemu dengan Presiden Trump untuk berunding perihal tersebut. Selain itu bersama dengan Presiden Prancis - Macron untuk menolak semua permintaan Presiden Rusia untuk mencapai perdamaian di Ukraina. Meski berharap untuk terus terlibat dalam diskusi militer dan perundingan damai di Ukraina. Fundamental ekonomi juga masih variatif dengan data terbaru dengan data Retail Sales yang naik tajam sedangkan data aktifitas ekonomi cenderung menurun. Pejabat Bank Sentral Inggris (BOE) - Swati Dhingra semalam mengatakan pejabat BOE masih terbagi dalam proyeksi suku bunga acuan yang akan datang. Hari ini akan dirilis data Realized Sales dan data indeks harga perumahan. Pakar ahli ekonomi BOE juga akan dijadwalkan akan memberikan pidato malam ini.
Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.04900– 1.05100 Target : 1) 1.04300 2) 1.03700 SL : 1.05700 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.04400 Switch to BUY jika tembus 1.05700 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.26400 – 1.26600 Target : 1) 1.25800 2) 1.25200 SL : 1.27200 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.25700 Switch to BUY jika tembus 1.27200 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 150.600 – 150.800 Target : 1) 150.000 2) 149.400 SL : 151.400 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 151.500 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 149.800 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 2932.00– 2934.00 Target : 1) 2940.00 2) 2946.00 SL : 2926.00 (ideal 3-5 points di bawah 2925.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2954 Switch to SELL jika tembus 2915 |

Kekhawatiran kembali melanda pasar ekuitas. Kekhawatiran tentang pemotongan pajak AS dan juga kebijakan tarif Trump membuat pasar mengkhawatirkan kembali masalah inflasi. Puncaknya ditunjukkan dengan ekspektasi inflasi 5 tahun survei dari Universitas Michigan yang ternyata naik dari 3.2% menjadi 3.5%, level tertinggi selama 30 tahun. Praktis emas menjadi safe haven dari kekhawatiran inflasi tersebut. Flight to safety kali ini tidak berpihak pada dolar sehingga emas dengan leluasa naik.
Sementara pembicaraan dengan Ukraina masih berlanjut. Dan beberapa laporan mengindikasikan sepertinya perang akan segera berakhir.
Ada beberapa laporan yang menulis tentang perkembangan terbaru dari Ukraina dan Rusia. Reuters melaporkan bahwa Rusia kemungkinan setuju untuk menggunakan sebagian dari $300 miliar aset-aset negara yang dibekukan di Eropa untuk rekonstruksi di Ukraina. Tapi juga bersikeras bahwa sebagian dari uang tersebut dibelanjakan di 1/5 bagian dari negara yang dikendalikan oleh Rusia.
Dalam laporan terpisah, Axios menyebut bahwa para pejabat AS dan Ukraina terus bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan tentang mineral langka yang ada di Ukraina sebagai bagian pertukaran atas semua bantuan yang dikerahkan AS untuk Ukraina. Tapi laporan tidak menyebut tentang ketentuan-ketentuan dari kesepakatan tersebut.
Terlepas dari upaya Trump untuk mendamaikan Rusia-Ukraina yang sampai saat ini masih berproses, Trump mendapat kabar gembira bahwa Kurdistan di Irak mencapai kesepakatan dengan Irak untuk melanjutkan ekspor minyak setelah sempat terhenti selama 2 tahun. Tahap pertama ekspor 185K barel per hari, dikirim via Pelabuhan Ceyhan di Turki. Hal itu akan diputuskan dalam 24 jam ke depan. Trump menginginkan harga minyak turun sehingga inflasi ditekan dan suku bunga segera turun lebih rendah.
Dengan turunnya harga minyak maka sebagian tujuan yang diinginkan Trump bisa dianggap tercapai meskipun Rusia-Ukraina belum menemukan kepastian damai. Dengan minyak yang turun, maka ada kemungkinan suku bunga jangka panjang bisa ditekan sehingga emas relatif mendapatkan dukungan untuk dorongan naik di lingkungan suku bunga rendah yang kondusif.

Hal lain yang membuat emas berhasil rebound di hari Jumat adalah penurunan di pasar ekuitas yang cukup cepat. Hal ini dikarenakan beberapa kekhawatiran terkait pemotongan pajak di AS, kebijakan tarif Trump dan beberapa hal lainnya. Emas relatif diuntungkan dalam kondisi tersebut sebagai safe haven.
Tidak ada data ekonomi dari AS malam nanti sehingga perkembangan geopolitik, harga minyak dan kondisi pasar ekuitas bisa menjadi petunjuk Sementara data ekonomi akan tertuju pada GDP dan inflasi PCE yang akan dirilis di hari Kamis dan Jumat.
Secara umum, kami tetap melihat 3 faktor yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup doji untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, mengindikasikan pasar yang masih wait and see untuk pijakan berikutnya. Secara teknis, seharusnya kita sudah melihat koreksi tersebut sejak minggu lalu, tapi kondisi fundamental yang tidak mendukung membuat penurunan relatif singkat dan terbatas sehingga peluang bullish diperkirakan masih akan lebih kuat dibanding koreksi turun yang diharapkan.
Support terdekat berada di area 2918-2924 akan kembali menjadi rujukan area koreksi yang rasional, selanjutnya support psikologis 2900. Sedangkan support terjauh diperkirakan ada di 2876.93 (low 14 Feb 2025) atau area ungu kisaran 2878-2806 sebagai acuan. Sebaliknya kenaikan harus melewati 3 resistance kritis : 2942, 2954 dan 2960 dalam beberapa hari ke depan untuk membuka peluang berlanjut hingga tembus zona 3000-an. Tapi PCE minggu ini dan NFP minggu depan akan menjadi penentunya.

Di H4, pergerakan relatif sama seperti 2-3 hari sebelumnya. Dan pagi ini harga sempat turun ke 2921, menekan trendline support yang ada, tapi sejauh ini berhasil rebound kembali ke zona 2938-2939. Namun pantulan ini belum dianggap menyelamatkan emas dari tekanan turun jangka pendek mengingat harga masih berada di trendline tersebut. Jika next candle dalam 4-8 jam ke depan tetap bertahan di atas trendline 2929, dan resistance 2942 ditembus, maka strong bullish akan lebih dominan dengan proyeksi 2954 dan 2968 yang akan menjadi target berikutnya.
Jika dalam 4-8 jam ke depan (2 candle H4) gagal tembus 2954, maka waspada penurunan yang bisa menekan kembali harga di bawah 2930. Jika ini terjadi, maka skema buy bisa dipertimbangkan di zona orange, kisaran 2891-2905. Atau area yang lebih dekat dengan trendline support berikutnya 2877.
Namun, opsi sell jangka pendek bisa juga dilakukan jika harga tembus 2890. Dan target maksimal zona ungu (2857-2877) menjadi rujukan. Artinya, meskipun sempat melakukan sell saat tembus 2890, Anda hanya memiliki peluang maksimal zona ungu karena diperkirakan demand lebih kuat akan muncul di zona tersebut dan mendorong harga kembali naik.
Sebaliknya, Anda bisa saja melakukan SELL di zona 2950-2954, tapi mengingat tren utama yang masih bullish, maka area ini akan terlalu riskan.
Beberapa fundamental yang mendasari bullish emas : pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, kekhawatiran tarif Trump dan juga ketidakpastian geopolitik (bukan hanya perang di Timur Tengah, melainkan juga potensi perang dagang akibat tarif Trump), diperkirakan masih mendukung status emas sebagai safe haven sehingga penurunan diperkirakan masih relatif terbatas.

Per jam 10.00 WIB, harga berada di 2940.70, dengan high di 2943.33 dan low 2921.26. Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari bottom 2891.94 (FR 100%) ke puncak 2954.42 (FR 0%), masih menggunakan zona yang sama dengan hari Jumat. Kenaikan yang tertahan di 2942 di hari Jumat, diikuti penurunan yang juga masih bertahan di zona orange 2918-2926 pagi ini di sesi Asia, membuat peluang kenaikan yang tetap berpotensi berlanjut.
Kenaikan semakin terbuka jika menganggap area kanan yang membentuk bottom di zona orange tersebut dianggap sebagai double bottom. Jika ini yang terjadi, maka neckline 2942 seharusnya menjadi penentunya. Dan saat tembus neckline, maka double bottom terkonfirmasi, dan target 2954 cukup potensial dicapai.
Selanjutnya, strong bullish akan ditentukan dari keberhasilan penembusan FR 0% 2954. Jika konfirm tembus, maka uptren berlanjut dengan proyeksi target berikutnya FE 61.8% 2962.90, atau terjauh 2986.86, semakin mendekat ke zona 3000-an.
Sebaliknya, penurunan di bawah 2915 berpotensi memicu koreksi lebih lanjut, dan tekanan diperkirakan berpotensi melirik zona hijau kisaran 2891-289. Meski terbuka untuk SELL, tapi karena fundamental yang masih mendukung bullish, maka kami lebih menyarankan tunggu area hijau tersebut sebagai zona buy yang relatif lebih rendah risiko. Stop loss sebaiknya di bawah trendline 2889. Dan hanya penembusan di bawah 2889 tersebut yang berpotensi memicu penurunan lebih lanjut, ke kisaran 2857-2877.
Secara keseluruhan opsi buy kemungkinan masih lebih relevan daripada sell, Ketidakpastian geopolitik dan tarif Trump kemungkinan mendukung safe haven selain pembelian bank sentral yang masih kuat.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:Â
Opsi BUY on Dip
Entry: 2900.00 – 2902.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :Â 2914.00 ($12 - $14)Â
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2942.00,
Target terdekat 2948, terjauh 2960, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2894.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2891.00)
Risk Reward: 1: 2Â
Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2886.00 – 2888.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2874.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 294.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2894)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.04600– 1.04800 Target : 1) 1.05400 2) 1.06000 SL : 1.04000 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.05200 Switch to SELL jika tembus 1.03800 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.26000 – 1.26200 Target : 1) 1.26800 2) 1.27400 SL : 1.25400 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.27000 Switch to SELL jika tembus 1.25300 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 149.700 – 149.900 Target : 1) 149.100 2) 148.500 SL : 150.500 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 150.800 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 148.800 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 2900.00– 2902.00 Target : 1) 2908.00 2) 2914.00 SL : 2894.00 (ideal 3-5 points di bawah 2891.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2942 Switch to SELL jika tembus 2888 |

Klaim pengangguran mingguan AS naik dari 214K menjadi 219K, lebih tinggi dari ekspektasi 215K. Sedangkan data indeks manufaktur dari Philadelphia Fed juga turun dari 44.3 menjadi 18.1, lebih rendah dari ekspektasi 19.4. Dolar melemah sehingga memudahkan emas untuk berada di jalur kenaikannya.
Di sisi lain, kekhawatiran dampak tarif Trump, PHK besar-besaran di pemerintahan Federal AS, dan juga kekhawatiran pertumbuhan AS membebani dolar yang turun bersama imbal hasil Treasury 10-tahun. Emas menjadi pilihan saat terjadi ketidakpastian.
Para pejabat Fed silih berganti memberikan pernyataan. Musalem mengatakan kebijakan Fed yang tidak terlalu ketat diperlukan untuk mencapai target inflasi 2% meskipun butuh waktu untuk itu. Di sisi lain, Musalem menyoroti ketidakpastian yang ada, tapi menilai pertumbuhan ekonomi yang tetap tangguh dan kembali menegaskan tentang perlunya keyakinan proses disinflasi sebelum mempertimbangkan penurunan suku bunga.
Raphael Bostic memperkirakan inflasi akan tetap turun menuju 2% meskipun ada ketidakpastian dan volatilitas dalam data. Pasar tenaga kerja sedang melemah tapi tetap stabil. Bostic masih cukup yakin dengan 2 kali penurunan suku bunga sambil memperingatkan outlook bisa saja berubah. Bostic menyampaikan bahwa bisnis saat ini khawatir terhadap dampak dari deregulasi, tarif dan imigrasi. Bahkan informasinya beberapa Perusahaan kemungkinan akan membebankan pajak impor kepada konsumen.
Austan Goolsbee menyoroti inflasi PCE. Menurutnya PCE akan lebih rendah daripada CPI sehingga lebih menunjukkan prospek yang stabil. Sedangkan lapangan kerja masih stabil dan kondisi kredit ketat, tapi mengingatkan untuk berhati-hati terhadap guncangan pasokan, terutama dampak dari tarif.
Sedangkan Kugler lebih menyoroti masalah PHK massal di pemerintahan Federal. Kugler mengatakan Fed memperhatikan secara rinci kasus PHK yang terjadi di semua sektor karena menjadi bagian dari mandat ganda Fed (pekerjaan dan inflasi).
Secara umum, semua pejabat Fed setuju bahwa Fed perlu menunggu beberapa lama untuk memastikan inflasi tetap dalam proses penurunan, dan yakin akan menuju 2% meskipun laju disinflasi cenderung melambat, dan bahka volatile. Jika inflasi turun lebih cepat, atau pasar tenaga kerja melemah lebih cepat dari yang diperkirakan, maka Fed bisa pertimbangkan untuk lanjutkan pemangkasan suku bunga.

Kebijakan tarif Trump kemungkinan tetap menjadi kekhawatiran utama pasar saat ini. Pasar khawatir dengan potensi perang dagang yang bisa terjadi dan berdampak pada gangguan pasokan sehingga mendorong inflasi. Menteri Perdagangan AS mengatakan dampak tarif tidak akan memicu inflasi serius. Namun pasar tetap mengkhawatirkan kondisi tersebut. Para pejabat Fed sedang menunggu dan mengamati seberapa besar dampak tarif dan imigrasi terhadap ekonomi.
Dari geopolitik, Rusia-Ukraina nampaknya masih dalam proses dan belum diketahui kapan akan terjadi pertemuan kembali. Namun Presiden Ukraina mengatakan masih ada harapan yang baik setelah bertemu dengan Kellogg sebagai perwakilan AS yang datang ke Ukraina. Pasar masih menantikan realisasi dari kesepakatan damai Rusia-Ukraina, terutama setelah Presiden Trump menilai Zelensky sebagai diktator. Hal ini dipicu oleh kondisi 2024 yang seharusnya Ukraina melakukan pemilu, tapi pemerintahan Zelensky menundanya sehingga Trump menganggap hal tersebut sebagai diktator dan tidak mewakili keinginan mayoritas warga Ukraina. Dinamika geopolitik yang tidak menentu masih menopang emas.
Data ekonomi AS malam nanti akan fokus dengan PMI services dan manufacture di jam 21.45 WIB dan existing home sales di jam 22.00 WIB yang dirilis bersamaan dengan Michigan consumer sentiment.
Data yang lebih baik dari ekspektasi akan membuat emas terkoreksi, meskipun terbatas. Sebaliknya data yang lebih lemah dari ekspektasi akan memudahkan emas lanjutkan kenaikan.
Secara umum, kami tetap melihat 3 faktor yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish, bertahap cetak rekor baru dalam 2 hari terakhir, dan tercatat saat ini 2954 menjadi all time high baru untuk sementara waktu. Secara umum, kenaikan masih cukup terbuka. Pola pergerakan di periode 10-13 Jan 2025 terulang di periode yang saat ini terjadi sehingga bullish diperkirakan masih cukup kuat.
Potensi resistance berikutnya yang terdekat adalah 2960-2968, sementara terjauh semakin mendekati 3000-an. Sedangkan support terdekat berada di area 2918-2924 (low di 2 hari terakhir secara berturut-turut) dan juga support psikologis 2900. Support terjauh diperkirakan ada di 2876.93 (low 14 Feb 2025) yang bisa saja dicapai jika harga berbalik turun dan tembus 2900.

Di H4, skenario penurunan masih sesuai dengan ekspektasi kami di mana area terendah tertahan di 2924, tepat di zona yang dianggap ideal untuk buy kemarin. Hal tersebut juga berpotensi terulang hari ini, di mana sesi Asia sudah sempat terjadi swing low sampai 2926, cukup dekat dengan zona support 2918-2924 yang kami harapkan (area low 2 hari berturut-turut), dan kemudian rebound ke 2940.
Ekspektasi skenario relatif sama. Secara keseluruhan selama tidak terjadi penurunan di bawah 2900, maka area hijau (2923-2937) maupun orange (2907-2915) adalah zona yang menurut kami cukup baik sebagai opsi buy, dan penembusan di atas 2954 menjadi harapan utama untuk ciptakan rekor baru dan juga lanjutkan kenaikan berikutnya, proyeksi FE 61.8% 2968 akan menjadi potensi target berikutnya.
Secara keseluruhan, minimal dibutuhkan penutupan di atas 2940 untuk membuatnya semakin kuat dalam jalur kenaikan berikutnya.
Sebaliknya, opsi sell tetap hanya disarankan jika harga turun di bawah 2900. Selama tidak terjadi penurunan di bawah 2900, maka kenaikan tetap dominan. Jika 2900 tembus, diperkirakan area 2889-2891 sebagai area target yang terdekat, dan terjauh ke kisaran 2877 ataupun zona ungu kisaran 2857-2877 (area yang diperkirakan sebagai demand yang lebih kuat).
Anda bisa ubah strategi menjadi sell hanya jika terjadi penembusan di bawah 2900, tapi dengan catatan waspada jika penurunan sudah mulai dekati zona ungu mengingat faktor ketidakpastian yang masih membayangi dan mendukung kenaikan emas.
Beberapa fundamental yang mendasari bullish emas : pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, kekhawatiran tarif Trump dan juga ketidakpastian geopolitik (bukan hanya perang di Timur Tengah, melainkan juga potensi perang dagang akibat tarif Trump), diperkirakan masih mendukung status emas sebagai safe haven sehingga penurunan diperkirakan masih relatif terbatas.

Per jam 10.00 WIB, harga berada di 2939.40, dengan high di 2949.71 dan low 2926.41. Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari bottom 2891.94 (FR 100%) ke puncak 2954.42 (FR 0%). Penurunan tadi malam dan pagi ini di sesi Asia tertahan di zona orange (2918-2926), cukup dekat dengan FR 50% 2919.40. Kembali menunjukkan peluang naik masih cukup kuat, dan koreksi turun yang terbatas. Dengan kata lain minim kemungkinan untuk turun dibawah 2918 (low 19 Feb 2025).
Bullish harus memastikan kenaikan di atas FR 0% 2954, dan diharapkan candle tetap bertahan di atas FR 0% untuk mengkonfirmasi jalur kenaikan yang lebih kuat. Jika konfirm tembus, maka proyeksi kenaikan berikutnya FE 61.8% ada di 2962.90, atau terjauh FE 100% 2986.86.
Zona 2918-2926 menjadi area buy yang cukup baik, relatif lebih rendah risiko, dengan stop loss sebaiknya ditempatkan di bawah 2915 (FR 61.8%).
Sebaliknya, penurunan di bawah 2915 akan memicu penurunan lebih lanjut, tapi pemicu reversal bearish jangka pendek kemungkinan hanya terjadi jika turun di bawah 2900-2903. Anda bisa switch strategi menjadi SELL jika tembus 2900-2903 dengan potensi target 2891 atau terjauh 2880-2885. Setelah itu waspada, karena demand bisa kembali mendorong harga untuk naik.
Secara keseluruhan opsi buy kemungkinan masih lebih relevan daripada sell, Ketidakpastian geopolitik dan tarif Trump kemungkinan mendukung safe haven selain pembelian bank sentral yang masih kuat.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:Â
Opsi BUY on Dip
Entry: 2918.00 – 2920.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :Â 2932.00 ($12 - $14)Â
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2954.00,
Target terdekat 2960, terjauh 2972, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2912.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2912.00)
Risk Reward: 1: 2Â
Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2897.00 – 2899.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2885.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2905.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2905)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.05000– 1.05200 Target : 1) 1.04400 2) 1.03800 SL : 1.05800 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.04000 (double top konfirm) Switch to BUY jika tembus 1.05800 |


Suggest : BUY on Dip Area : 1.25800 – 1.26000 Target : 1) 1.26600 2) 1.27200 SL : 1.25200 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.27200 Switch to SELL jika tembus 1.25300 atau gagal tembus 1.27200 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 150.600 – 150.800 Target : 1) 150.000 2) 149.400 SL : 151.400 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 152.000 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 149.600 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 2918.00– 2920.00 Target : 1) 2926.00 2) 2932.00 SL : 2912.00 (ideal 3-5 points di bawah 2912.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2954 Switch to SELL jika tembus 2900 |




