

| Suggest : BUY on Dip Area : 1.03900– 1.04100 Target : 1) 1.04700 2) 1.05300 SL : 1.03300 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.04800 Switch to SELL jika tembus 1.03000 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.25000 – 1.25200 Target : 1) 1.25800 2) 1.26400 SL : 1.24400 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.26000 Switch to SELL jika tembus 1.24000 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 152.800 – 153.000 Target : 1) 152.200 2) 151.600 SL : 153.600 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 153.800 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 152.300 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 2915.00– 2917.00 Target : 1) 2923.00 2) 2929.00 SL : 2909.00 (ideal 3-5 points di bawah 2905.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2942 Switch to SELL jika tembus 2898 |

Laporan inflasi AS dirilis lebih panas dari yang diperkirakan, menandakan tahun keempat inflasi Januari yang lebih kuat. Hal ini memperkecil jalan Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga di tahun ini karena inflasi yang belum berhasil mendekati target 2%. Inflasi utama berada di 3.0% y/y, lebih tinggi dari ekspektasi 2.9% dan inflasi utama di 3.3% y/y, lebih tinggi dari ekspektasi 3.1%.
Pidato Powell hari kedua relatif sedikit “menenangkan” meskipun tidak menunjukkan peluang penurunan suku bunga di bulan Maret. Dolar sempat menguat saat data, dan emas sempat tertekan. Namun beberapa waktu kemudian dolar melemah meskipun imbal hasil Treasury justru tetap naik, dan emas berhasil rebound.
Pidato Powell Hari Kedua
Di hari keduanya, Powell memberikan beberapa paparan di hadapan Kongres. Terkait kebijakan dan independensi Fed, Powell menegaskan tidak memiliki hubungan dengan Departemen Keuangan dan secara ketat mengontrol akses ke sistem pembayaran. Juga menegaskan kembali bahwa dirinya tidak akan mengundurkan diri jika diminta Trump. Sedangkan kebijakan moneter masih akan melakukan pendekatan yang hati-hati.
Terkait inflasi, Powell mengakui bahwa data inflasi terbaru menunjukkan kemajuan, tapi Fed belum sampai titik tujuan. Meskipun data inflasi baru-baru ini menunjukkan kenaikan, tapi Powell tidak khawatir dan menekankan bahwa Fed masih tetap mempertahankan kebijakan yang restriktif. Target inflasi utama Fed adalah inflasi PCE, dan data tersebut baru akan terbaca setelah rilis data PPI (malam nanti, Kamis, jam 20.30 WIB). Powell menekankan untuk tidak melihat dot plot sebagai panduan ke depan. Di sisi lain, Powell melihat kemajuan yang jelas dari berkurangnya inflasi layanan perumahan.
Tentang pasar tenaga kerja, Powell melihat ekonomi yang tetap kuat sehingga memungkinkan Fed untuk menunggu perkembangan inflasi lebih lanjut. Powell melihat pasokan tenaga kerja dari imigrasi turun tajam di paruh kedua tahun lalu, dan diperkirakan masih akan terus turun.
Tentang Kebijakan Fiskal dan pengeluaran pemerintah, Powell mengatakan akan sulit untuk menentukan dampak yang tepat terhadap ekonomi, tapi menekankan peran utama Fed untuk tetap mencapai stabilitas harga dan lapangan kerja maksimum daripada mempengaruhi keputusan fiskal pemerintah.
Powell juga mengatakan bahwa pasar tidak memperhitungkan inflasi yang lebih tinggi, tapi kemungkinan lebih memperhitungkan risiko inflasi. Menurut Powell kenaikan suku bunga jangka panjang (imbal hasil Treasury) baru-baru ini cenderung didorong oleh faktor-faktor di luar inflasi ataupun kebijakan Fed.

Trump mengatakan bahwa dirinya sudah berkomunikasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Trump mengklaim bahwa Putin setuju untuk pembahasan perdamaian dengan Ukraina. Dan di sisi lain juga menyebut bahwa Presiden Ukraina Zelensky sangat menginginkan perdamaian.
Terlepas dari proses yang terjadi, Trump dijadwalkan akan bertemu dengan Putin (belum dipastikan kapan). Dan proposal perdamaian akan dibahas di Konferensi Keamanan di Munich 14-16 Februari 2025.
Di sisi data ekonomi, inflasi PPI dan jobless claims AS di jam 20.30 WIB akan menjadi perhatian utama pasca data CPI tadi malam. PPI diperkirakan naik dari 0.2% menjadi 0.3% m/m, dan core PPI diperkirakan naik dari 0% menjadi 0.3% m/m. Sedangkan klaim pengangguran diperkirakan turun dari 219K menjadi 217K.
Data yang lebih rendah berpeluang membuat emas kembali rebound di malam hari. Sebaliknya, data yang lebih tinggi dari perkiraan berpotensi membuat emas kembali koreksi turun.
Di sisi geopolitik, pasar masih akan mencermati perkembangan lebih lanjut Israel-Hamas sampai deadline Sabtu mendatang, Konferensi Keamanan Munich 14-16 Februari, dan juga isu tentang kemungkinan Israel merencanakan penyerangan terhadap fasilitas nuklir Iran. Setidaknya ketidakpastian geopolitik masih membayangi ke depan sehingga potensi safe haven masih relatif kuat.
Pasar juga akan terus mencermati perkembangan terbaru dari tarif timbal balik Trump. Menurut rencana Trump akan menandatangani Executive Order tentang tarif timbal balik tersebut di hari ini, dan pengumuman kemungkinan akan muncul setelahnya. Safe haven akan kembali mendapat dukungan dari kekhawatiran tarif tersebut.
Secara umum, kami tetap melihat 3 faktor yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily berhasil ditutup bullish, dengan real body putih dan tail bawah yang lebih panjang dari tail atas, menandakan rejection kuat di zona support 2860-an. Level terendah tercatat di 2864.19 dan kemudian rebound hingga ditutup di 2903. Hal ini memberi indikasi bahwa area support 2858-2865 cukup efektif dan tren naik masih relatif kuat.
Secara umum, resistance terdekat 2911.38 (high 10 Feb 2025) akan menjadi salah satu penentu dari kenaikan berikutnya sebelum berhadapan dengan resistance kuat lainnya di 2942.75 (high 11 Feb 2025) dan 2960.67 (FE 100% Daily). Sedangkan support terdekat akan berada di 2881.67 (low 11 Feb 2025) dan 2858.45 (FR 23.6% Daily). Area low tadi malam 2864.19 juga patut diperhitungkan jika penurunan kembali terjadi di malam hari.

Di H4, harga bergerak turun sejak sesi Asia hingga data AS dirilis, dan di malam hari harga berhasil rebound dan kembali naik di atas 2900, sesuai yang diperkirakan dan dibahas dalam artikel kemarin dan video outlook di channel youtube @AgrodanaFuturesOfficial kemarin.
Secara umum, bullish mungkin belum terlalu kuat untuk beberapa jam ke depan mengingat data PPI dan jobless claims di malam hari bisa memberi dampak yang sama seperti sebelum CPI kemarin. Namun, secara teknis, penembusan di atas 2815-2818 akan membuka jalur kenaikan setahap lebih baik, meskipun untuk ciptakan rekor baru kemungkinan perlu pemicu yang lebih besar, seperti geopolitik atau ketidakpastian tarif Trump.
Ekspektasi kami area hijau kisaran 2911-2929 akan menjadi pemicu kenaikan lebih lanjut. Namun sebelum itu, peluang koreksi diharapkan terbatas, dan kali ini melihat zona 2882-2890 sebagai potensi yang terdekat, sedangkan area ungu kisaran 2857-2876 akan menjadi area support yang diharapkan kembali menahan penurunan.
Opsi buy bisa dipertimbangkan di zona 2882-2890, atau terjauh di zona ungu kisaran 2857-2876 (mirip sebelumnya). Atau opsi terakhir bisa pertahankan buy jika harga konfirm tembus di atas 2915-2918.
Sedangkan opsi sell diperkirakan akan tetap terbatas, tapi akan terpicu turun jika tembus 2855-2857, untuk potensi kisaran 2837-2843. Data PPI dan jobless claims serta pengumuman tarif timbal balik Trump akan menjadi perhatian pasar nanti malam.Secara fundamental, pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, kekhawatiran tarif Trump dan juga ketidakpastian geopolitik, diperkirakan masih mendukung status emas sebagai safe haven sehingga penurunan diperkirakan masih relatif terbatas.

Per jam 10.10 WIB, harga berada di 2908.34, dengan high di 2909.13 dan low 2900.49. Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari bottom 2853.30 (FR 100%) ke puncak 2942.75 (FR 0%) dan harga sempat turun hingga 2864, di bawah FR 61.8%, tapi kemudian berbalik naik di atas FR 61.8% kembali. Dan saat ini harga mencoba untuk tembus di atas resistance trendline 2915.
Correction Wave ABC sudah selesai setelah harga sempat turun hingga 2864 tadi malam, dan diakhiri dengan rebound kembali di atas 2900. Hal ini sesuai ekspektasi kami di mana area support 2856-2870 menjadi area yang efektif untuk demand mendorong kembali ke atas.
Ekspektasi hari ini adalah penurunan akan relatif terbatas, dengan zona ungu sebagai acuan di kisaran 2864-2885 diperkirakan sebagai zona demand lebih kuat. Sedangkan area buy terdekat diperkirakan berada di kisaran 2887-2898, dengan asumsi bahwa kenaikan di sesi Asia belum tembus trendline resistance 2915.
Tapi jika kenaikan langsung berhasil tembus 2915 (trendline resistance), maka peluang bullish diperkirakan berlanjut hingga zona orange kisaran 2915-2929. Ini berarti range akan bergerak ke kisaran 2929, dan jika data ekonomi lebih rendah dari perkiraan, maka uptren berlanjut dekati 2935 ataupun 2940.
Sebaliknya, sell bisa dilakukan jika harga tembus di bawah low kemarin 2862 untuk peluang target ke kisaran 2853-2855 atau 2837-2843. Namun perlu diwaspadai jika penurunan tersebut masih relatif terbatas mengingat kondisi ketidakpastian geopolitik dan juga potensi tarif timbal balik Trump serta permintaan bank sentral yang masih kuat.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 2887.00 – 2889.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2901.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2915.00,
Target terdekat 2921, terjauh 2935, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2881.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2881.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2860.00 – 2862.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2848.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2868.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2867)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.03300– 1.03500 Target : 1) 1.04100 2) 1.04700 SL : 1.02700 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.04200 Switch to SELL jika tembus 1.02500 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.24700 – 1.24900 Target : 1) 1.24100 2) 1.23500 SL : 1.25500 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.24000 Switch to BUY jika tembus 1.25500 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 154.600 – 154.800 Target : 1) 154.000 2) 153.400 SL : 155.400 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 155.500 atau gagal tembus 153.500 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 154.000 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 2887 .00– 2889.00 Target : 1) 2895.00 2) 2901.00 SL : 2881.00 (ideal 3-5 points di bawah 2881.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2915 Switch to SELL jika tembus 2860 |

Status safe haven sedikit mereda setelah pasar mendapat kabar bahwa executive order memberi waktu untuk berlakunya tarif terbaru terhadap baja dan alumunium yang diberlakukan universal mundur dari 4 Maret menjadi 12 Maret. Hal ini membuat pasar kembali menganggap bahwa ancaman tarif tersebut sebagai bentuk negosiasi Trump dengan mitra dagang, dan meredam kekhawatiran bahwa tarif akan membebani ekonomi.
Dolar dan emas melemah setelah redanya status safe haven. Meski demikian status bullish emas belum berakhir mengingat banyak ketidakpastian yang tetap membayangi terkait tarif dan geopolitik, juga tingkat permintaan bank sentral dan investor global terhadap emas.
AS kirim utusan ke Ukraina
Israel – Hamas menunggu deadline Sabtu untuk Hamas lepaskan sandera sesuai kesepakatan gencatan senjata. Jika tidak terwujud, maka status safe haven akan lebih rentan naik di akhir pekan daripada di pertengahan pekan ini.
Di sisi lain, proses perdamaian Rusia-Ukraina sedang bergulir. Meski Rusia belum merespon dengan pasti, AS kirim Menteri Keuangan Scott Bessent ke Ukraina untuk mengakhiri perang. Tapi Trump sepertinya lebih mengarah pada kesepakatan “rare earth” dengan alasan untuk jaminan proses perdamaian kedua kubu. Meski demikian sebagian besar “rare earth” justru berada di bagian Ukraina yang dimenangkan Rusia.
Pembahasan tersebut akan menjadi salah satu bagian dari pertemuan Munich Security Conference di Munich, Jerman, 14-16 Februari 2025 mendatang. Sejauh ini Rusia dikabarkan tidak melihat ada hal yang menarik dari kesepakatan yang diajukan AS untuk proses perdamaian Rusia-Ukraina.

Powell menyampaikan pidatonya sebelum bertemu Kongres hari ini. Dalam pidatonya, Powell menegaskan kembali bahwa Fed tidak terburu-buru untuk menurunkan suku bunga. Fed sejauh ini konsisten untuk “Wait and See”, dan tidak ada hal baru yang disampaikan tadi malam seperti yang sudah terjadi dalam 1 bulan terakhir.
Powell mengatakan ekonomi AS berpotensi hadapi kemungkinan “soft landing” daripada “hard landing”. Namun demikian tidak ada alasan untuk kembali melakukan QE (quantitative easing) karena suku bunga saat ini tidak berada di level 0%. Powell tetap yakin inflasi tetap menuju target Fed 2%.
Beth Hammack dari Fed juga sejalan dengan pernyataan Powell. Hammack mengatakan kemungkinan besar suku bunga akan dipertahankan beberapa waktu. Dia tidak melihat kasus dasar untuk Fed menaikkan suku bunga. Ini berarti menegaskan kembali apa yang sempat dilontarkan pejabat Fed lainnya bahwa tahun 2025 pilihan Fed hanya berada di “menurunkan suku bunga” atau “mempertahankan untuk waktu yang lama”, tidak untuk “menaikkan suku bunga” seperti yang dikhawatirkan beberapa pelaku pasar.
Inflasi CPI AS di jam 20.30 WIB tentu menjadi pusat perhatian utama beserta pidato Powell hari kedua di jam 22.00 WIB. Kemungkinan tidak ada hal baru dari Powell setelah pernyataannya di hari pertama kemarin. Tapi ada peluang untuk merubah pandangan karena pidato kali ini akan muncul setelah data CPI dirilis.
Khusus CPI, rumor menyebut bahwa faktor musiman di bulan Januari berpotensi membuat data inflasi Januari yang dirilis malam nanti cenderung naik. Konsensus menunjukkan mayoritas pengamat melihat peluang inflasi utama berada di 2.9% y/y, sama dengan sebelumnya, tapi basis bulanan sedikit turun dari 0.4% m/m menjadi 0.3%. Sedangkan inflasi inti cenderung cenderung naik dari 0.2% menjadi 0.3% m/m dan turun untuk basis tahunan dari 3.2% menjadi 3.1% y/y.
Data yang lebih rendah ataupun tidak terlalu “mengkhawatirkan”, berpeluang membuat emas kembali rebound di malam hari. Sebaliknya, data yang lebih tinggi dari perkiraan (asumsi tembus di atas 3.0% y/y untuk CPI utama, dan di atas 3.3% y/y untuk core CPI), berpotensi membuat emas lanjutkan koreksi turun.
Ketidakpastian geopolitik dan ekonomi kembali membuka peluang untuk mendorong kenaikan emas dan permintaan safe haven yang terus meningkat membuat emas bergerak positif.
Secara umum, kami tetap melihat 3 faktor yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish dengan real body hitam dan tail atas yang lebih panjang dibanding tail atas seperti pola candle shooting star. Koreksi turun kemungkinan bisa terjadi, meskipun penurunan diperkirakan relatif bersifat sementara atau terbatas. 2942.75 saat ini menjadi resistance utama yang perlu ditembus untuk membuka peluang rally terbaru.
Secara umum, resistance terdekat 2911.38 (high 10 Feb 2025), 2942.75 (high 11 Feb 2025), dan 2960.67 (FE 100% Daily) adalah 3 zona penting yang perlu dicermati untuk sinyal bullish lebih lanjut. Sedangkan support terdekat akan berada di 2881.67 (low 11 Feb 2025), 2858.45 (FR 23.6% Daily), dan 2830.54 (high 3 Feb 2025) sebagai area yang patut diwaspadai pada jalur koreksi.

Di H4, rally mulai terhambat pasca sentuh rekor tertinggi baru 2942.75. Penurunan pertama sempat terjadi dengan cepat hingga 2905, dan berhasil berbalik naik dengan cepat ke zona 2925. Tapi di malam hari harga bergerak lebih rendah, sesuai yang diperkirakan dan dibahas dalam video outlook di channel youtube @AgrodanaFuturesOfficial kemarin.
Secara teknis, kami memperkirakan koreksi turun masih bisa berlanjut dan mendominasi, setidaknya sampai mendekati data CPI AS yang akan dirilis nanti malam. Sell kemungkinan lebih dominan di sesi Asia hingga Eropa di sore hari, tapi kemudian pasar akan menunggu data CPI dirilis sehingga lebih aman jika posisi sell clear lebih dulu sebelum memasuki sesi NY.
Ekspektasi kami area hijau kisaran 2911-2929 akan menjadi pemicu kenaikan lebih lanjut, terutama perlu kenaikan di atas 2929. Sedangkan resistance terdekat saat ini diharapkan efektif di 2902-2908, di mana tadi malam rebound hingga 2908 kemungkinan relatif cukup mewakili, dan penurunan diperkirakan dominan hingga turun di bawah 2880. Target terdekat 2877, dan terjauh di area ungu kisaran 2834-2854.
Dengan asumsi bahwa data CPI AS tidak terlalu mengkhawatirkan di malam hari, maka deman diperkirakan akan pertahankan harga untuk tetap di atas trendline support atau di atas zona 2834-2854 tersebut, sehingga posisi BUY bisa dipertimbangkan saat harga sudah memasuki zona ungu dengan SL idealnya ditempatkan di bawah 2834.
Secara fundamental, pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, kekhawatiran tarif Trump dan juga ketidakpastian geopolitik, diperkirakan masih mendukung status emas sebagai safe haven sehingga penurunan diperkirakan masih relatif terbatas.

Per jam 09.15 WIB, harga berada di 2894.00, dengan high di 2900.68 dan low 2883.51. Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari bottom 2853.30 (FR 100%) ke puncak 2925.00 (FR 0%) dan harga sempat sentuh 2883 (dekat low tadi malam 2881) kemudian rebound hingga 2894. Ini berarti ada kecenderungan double bottom sementara waktu menahan penurunan tersebut.
Meski demikian, ada kemungkinan harga cenderung bergerak lebih rendah, bahkan dikhawatirkan turun di bawah low tadi malam 2881. Dengan status bullish flag sebelumnya sudah berhasil memenuhi target 2937, maka peluang penurunan sebagai koreksi adalah hal yang wajar secara teknis.
Kami melihat peluang penurunan di dalam fase correction wave ABC dan pantulan naik tadi malam hingga 2908 sebagai wave B sehingga penurunan pagi ini dianggap sebagai kelanjutan koreksi wave C yang diperkirakan bisa mencapai zona ungu kisaran 2856-2870. Dengan demikian sell lebih diutamakan di sesi Asia hingga Eropa sore hari.
Tapi strategi dimungkinkan berubah di malam hari mengingat data CPI AS akan dirilis di jam 20.30 WIB. Bulan lalu harga sempat turun jelang data CPI, tapi rebound di malam hari pasca CPI setelah mendapatkan laporan inflasi yang tidak semenakutkan yang diperkirakan. Dengan asumsi bahwa kejadian tersebut berpotensi berulang, maka opsi buy bisa dipertimbangkan di malam hari jika data CPI ternyata relatif lebih rendah dari ekspektasi atau tidak setinggi yang dikhawatirkan.
Opsi buy bisa dipertimbangkan di zona ungu 2856-2870, dengan stop loss ditempatkan di bawah 2850 (idealnya dibawah support terbawah, atau anda bisa sesuaikan dengan posisi buy yang anda incar).
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL dekat Resistance
Entry: 2898.00 – 2900.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2886.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan SELL jika tembus 2886.00 (high risk),
Target terdekat 2880, terjauh 2868, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2906.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 2905.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika Support tidak ditembus
Entry : 2862.00 – 2864.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2876.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2856.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2853)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.03200– 1.03400 Target : 1) 1.04000 2) 1.04600 SL : 1.02800 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.03800 Switch to SELL jika tembus 1.02600 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.23700 – 1.23900 Target : 1) 1.24500 2) 1.25100 SL : 1.23100 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.24800 Switch to SELL jika tembus 1.23000 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 152.600 – 152.800 Target : 1) 153.400 2) 154.000 SL : 152.000 Alternatif : Switch to SELL jika tembus 152.000 atau gagal tembus 153.800 Pertahankan/Follow BUY jika tembus 153.800 |



| Suggest : SELL on Rally Area : 2898 .00– 2900.00 Target : 1) 2892.00 2) 2886.00 SL : 2906.00 (ideal 3-5 points di atas 2905.00) Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2886 Switch to BUY jika tembus 2910 atau jika sudah mendekati zona ungu 2853-2865, atau jika CPI lebih rendah |

Politik mendominasi pasar, bahkan trader cenderung menunggu gebrakan ataupun langkah selanjutnya tentang Trump, terkait tarif ataupun pemangkasan pajak. Sesi AS sebagian besar dipengaruhi oleh Trump yang kembali mengumumkan tarif timbal balik (reciprocal) yang dijanjikan akan diumumkan hari Selasa/Rabu.
Dollar mengalami kenaikan setelah Trump umumkan tarif 25% untuk baja dan alumunium, tapi tidak menggagalkan kenaikan lebih lanjut untuk emas meskipun sempat koreksi cepat ke 2899. Sedangkan survei ekspektasi inflasi dari NY Fed dirilis lebih rendah, kebalikan dari survei yang dilakukan Universitas Michigan hari Jumat lalu. Tapi hal tersebut tidak menjadi penggerak pasar yang cenderung fokus pada Trump.
Faktor ketidakpastian berlanjut, dan safe haven kembali menjadi pemenang.
Gencatan Senjata Israel-Hamas Terancam Dibatalkan!
Perkembangan terbaru dari gencatan senjata Israel-Hamas dilaporkan bahwa PM Netanyahu akan menggelar rapat kabinet keamanan untuk membahas penundaan pembebasan sandera oleh Hamas.
Mediator pasukan keamanan Mesir khawatir hal tersebut akan menggagalkan kesepakatan damai antara kedua pihak. Hamas mengatakan pada mediator bahwa Israel tidak serius dalam melaksanakan gencatan senjata bertahap, juga menilai bahwa jaminan AS untuk gencatan senjata tidak lagi berlaku karena rencana pemindahan warga Palestina oleh Trump.
Selang beberapa waktu, di sesi Asia pagi ini, Trump mengancam akan membatalkan gencatan senjata jika Hamas tidak membebaskan semua sandera. Trump memberi waktu sampai Sabtu tengah hari (waktu setempat, atau weekend waktu Indonesia). Jika Hamas tidak melepaskan semua sandera di waktu yang ditetapkan, Trump akan membatalkan gencatan senjata dan membiarkan perang kembali terjadi. Trump juga meminta untuk menahan bantuan untuk Yordania dan Mesir jika mereka menolak menerima pengungsi Palestina yang mengungsi dari Gaza.
Hal ini mendorong emas naik dengan cepat di sesi Asia dari 2911 menuju 2942 hanya dalam waktu singkat. Meskipun hal tersebut langsung reda dan emas sempat terkoreksi cepat hingga 2905 sebelum akhirnya rebound dan bertahan sampai saat ini di kisaran 2918-2920an.

Di sisi lain, Trump membatalkan kesepakatan dengan sekutu-sekutunya seperti Uni Eropa, Inggris, Jepang, Australia dan negara-negara lain. Trump mengatakan tidak ada pengecualian untuk tarif dan akan diberlakukan secara menyeluruh (universal), tidak ada pengecualian.
Trump memperluas tarif untuk baja dan aluminium, berlaku untuk semua impor. Executive Order yang baru ini memperkuat tarif yang diberlakukan tahun sebelumnya, 2018, yang ditetapkan sebesar 25% untuk baja dan 10% untuk aluminium. Tarif baru akan diberlakukan mulai 4 Maret di mana tanggal tersebut merupakan hari terakhir dari masa jeda 30 hari untuk tarif Meksiko dan Kanada.
Fokus Malam Ini
Belum ada data ekonomi yang signifikan dari AS yang akan mempengaruhi sentimen pasar hingga malam nanti. Powell akan memulai hari pertamanya menyampaikan testimoni di hadapan Kongres sebelum laporan semi-tahunan Federal Reserve. Namun pasar akan terus memantau perkembangan terbaru dari Trump terkait kebijakan tarif ataupun juga perkembangan dari Israel-Hamas.
Ketidakpastian geopolitik dan ekonomi kembali membuka peluang untuk mendorong kenaikan emas dan permintaan safe haven yang terus meningkat membuat emas bergerak positif.
Sedangkan data ekonomi akan menunggu rilis data inflasi CPI, PPI dan juga retail sales AS minggu ini, yang baru akan dimulai di hari Rabu.
Kebijakan tarif AS, mulai berlakunya tarif China untuk barang-barang AS, pidato Powell dan juga rencana pembahasan gencatan senjata Rusia-Ukraina akan menjadi beberapa peristiwa yang bisa pengaruhi sentimen sekaligus penyebab volatilitas yang meluas.
Secara umum, kami tetap melihat 3 faktor yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish dengan real body putih panjang, dan lanjut bertahan di atas $2900/oz. Rekor tertinggi tercatat sentuh $2911.38/oz di sesi perdagangan tadi malam, dan bahkan pagi ini harga lanjut cetak rekor tertinggi baru $2942.75/oz untuk sementara waktu. Kenaikan tidak tertahankan setelah Trump kembali umumkan tarif baru terhadap beberapa logam seperti baja dan aluminium, dan juga geopolitik yang agak memanas dari Israel-Hamas.
Secara umum, kenaikan masih berpeluang terjadi, dengan potensi $2960.67 sebagai proyeksi target terbaru di grafik daily (FE 100%) jika 2940 ditembus. Sementara support akan berada di kisaran 2900 (round number) dan 2882.29 (FR 0% Daily). Penurunan berpotensi berlanjut dan membuka peluang koreksi jangka pendek jika turun di bawah 2882.

Di H4, rally nampaknya belum terhentikan dengan kenaikan lebih lanjut hingga pagi hari tercatat di kisaran 2942. Penurunan sebagai koreksi juga bisa terjadi mengingat rally yang cukup agresif dalam 2 hari terakhir pasca jeda yang sempat terjadi sebelum NFP Jumat.
Secara teknis, harga di sesi Asia mengalami penurunan cepat setelah sempat sentuh level tertinggi 2942. Penurunan terjadi hingga 2905.85, tapi kemudian kembali naik dengan cepat hingga 2918. Hal ini masih cukup logis mengingat kenaikan cepat hingga 2942 pagi tadi didorong oleh geopolitik di mana Trump mengancam dengan keras kabar bahwa Hamas menunda pelepasan sandera.
Secara fundamental, kondisi bullish tetap dominan meskipun tidak ada kabar geopolitik tersebut. Dan secara teknis, area arsir hijau di kisaran 2896-2911 merupakan area ideal untuk mengincar buy on dip atau buy on weakness.
Reversal bearish dalam jangka pendek juga memungkinkan jika harga turun di bawah 2896, dan memicu peluang koreksi hingga kisaran zona ungu kisaran 2863-2882. Tapi penurunan diperkirakan masih relatif terbatas mengingat beberapa poin terkait fundamental yang masih mendukung kenaikan emas.
Pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, kekhawatiran tarif Trump dan juga ketidakpastian geopolitik, diperkirakan masih mendukung status emas sebagai safe haven.

Per jam 09.50 WIB, harga berada di 2923.00, dengan high di 2942.75 dan low 2905.85. Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari bottom 2853.30 (FR 100%) ke puncak 2925.00 (FR 0%) sebelum terjadinya breakout cepat ke 2942 pagi ini. Secara umum tren naik masih sesuai jalur dan proyeksi sebelumnya, termasuk target dari bullish flag yang diperkirakan ada di 2937, dan kondisi saat ini sudah disentuh, bahkan sempat dilewati.
Dengan demikian pola bullish flag sudah selesai sentuh target, tapi bukan berarti tren naik selesai. Secara teknis penurunan cepat yang terjadi di sesi Asia di jam 9.30 WIB adalah reaksi pasca kenaikan cepat di beberapa jam sebelumnya hingga 2942, dan penurunan sentuh FR 23.6% 2908, atau zona orange yang kami tandai di kisaran 2905-2907. Hal ini juga berarti sentuh zona buy yang kami sarankan untuk hari ini, sekaligus dengan cepat rebound langsung sentuh TP 1 di 2916 dan TP 2 kami di 2922 dengan cepat di pagi hari.
Beberapa jam ke depan, jika tidak terjadi penurunan di bawah 2905, maka potensi kenaikan diperkirakan masih cukup kuat menahan harga di kisaran 2910-2930. Namun perlu diwaspadai jika tidak ada kenaikan lagi di atas 2940-2945, maka kami lebih melihat peluang koreksi turun di sore hari bisa kembali terbuka dan ekspektasi pergerakan melandai di kisaran 2889-2897.
Tapi secara keseluruhan, tren utama masih cenderung bullish, terlepas dari ancaman geopolitik Israel-Hamas mulai mereda di siang-sore nanti.
Opsi buy bisa dilakukan di zona orange 2905-2907 (opsi ini sudah terbukti dan dengan cepat sentuh TP di sesi Asia), atau zona berikutnya harus lebih rendah di kisaran 2889-2897. Dan zona paling jauh untuk opsi buy (jika terjadi koreksi) adalah zona ungu kisaran 2863-2886.
Opsi sell di sisi lain bisa dilakukan jika harga tembus 2900, dengan opsi sell lebih baik dilakukan jika tembus 2897. Peluang target akan berada di kisaran 2889-2892, atau terjauh 2880-2882. Waspada karena penurunan kemungkinan masih relatif terbatas, sehingga strategi yang cenderung relatif lebih aman adalah kembali mengincar buy selama harga tidak turun di bawah zona ungu tersebut!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 2908.00 – 2910.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2922.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2940.00 (high risk),
Target terdekat 2948, terjauh 2960, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2902.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2900.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2895.00 – 2897.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2883.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2903.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2902)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!



