Awalnya dolar sempat naik lebih tinggi setelah pasar bereaksi terhadap berita diberlakukannya tarif 25% untuk Meksiko dan Kanada, dan 10% untuk China di akhir pekan. Namun saat pembukaan sesi NY, dolar justru bergerak sedikit melandai, dan komentar dari pejabat Meksiko melaporkan indikasi Presiden Meksiko Sheinbaum telah melakukan pembicaraan telepon dengan Trump dan sepakat menunda tarif selama 30 hari ke depan.
Tidak hany Meksiko, Trump juga melakukan percakapan dengan PM Kanada Trudeau, dan menghasilkan kesepakatan serupa, yaitu menunda tarif 30 hari ke depan.
Di sisi lain, data ISM Manufacture AS di malam hari justru dirilis lebih baik dari ekspektasi, 50.9 vs ekspektasi 49.8, sehingga sempat membuat emas kembali turun, meski akhirnya tetap ditutup di atas 2800 kembali.
Trump Tunda Tarif Kanada dan Meksiko
Dalam percakapan via telepon, Presiden Meksiko Sheinbaum berjanji untuk kerahkan sekitar 10,000 pasukan garda nasional untuk melindungi perbatasan. Sebagai timbal balik, Trump berjanji untuk memperlambat pengiriman senjata melintasi perbatasan ke Meksiko dan tarif ditunda selama 30 hari ke depan.
Hal serupa juga berlaku untuk Kanada setelah Trump berkomunikasi dengan PM Trudeau. Awalnya pembicaraan berlangsung sengit, tapi kemudian kabar baik ikut dialami Kanada. Trump setuju memberi penangguhan selama 30 hari. Sebagai imbalannya, PM Trudeau berjanji akan mengeluarkan sekitar $1.3 miliar untuk keamanan perbatasan dan menunjuk seorang czar Fentanil.
Sementara untuk China dan Uni Eropa, tidak ditemukan kesepakatan ataupun keputusan apakah tarif akan ditangguhkan atau tidak. Trump mengatakan dia akan memberlakukan tarif 10% untuk barang-barang China di akhir pekan kemarin, dan menyebut bahwa langkah tersebut sebagai “tembakan pembuka”. Apakah ini artinya akan ada tarif tambahan untuk China selain tarif 10% tersebut? Hmm, mungkin saja. Tapi sejauh ini belum ada percakapan Trump dengan Xi Jinping yang membuat kesepakatan penundaan apapun.
Demikian juga tarif 10% yang dikenakan pada Uni Eropa yang belum ada kejelasan. Ini berarti akan ada banyak kejutan yang mungkin muncul dari Trump terkait kebijakan tarif sehingga market akan bersikap hati-hati dan waspada dengan volatilitas yang bisa berpotensi melebar.

Susan Collins dari Fed menyebut tarif berdampak luas terhadap harga dan mencatat bahwa AS memiliki pengalaman terbatas dengan tarif skala besar. Tarif berpotensi meningkatkan biaya produksi, juga menciptakan efek putaran kedua yang bisa mempengaruhi dinamika di sisi permintaan.
Meski ekonomi AS berada di posisi yang kuat dengan kondisi pasar tenaga kerja yang mendekati lapangan kerja penuh, Collins menekankan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk menurunkan inflasi. Fed harus melakukan pendekatan yang sabar dan hati-hati karena tren inflasi yang melemah. Collins menegaskan tidak ada urgensi Fed untuk mengubah atau menurunkan suku bunga, meskipun beberapa normalisasi suku bunga bisa terjadi dari waktu ke waktu.
Raphael Bostic dari Fed juga tegaskan kembali fokus utama Fed pada inflasi yang menargetkan turun ke 2%. Dia mencatat pasar tenaga kerja AS bisa mendukung pasar tenaga kerja yang lebih ketat dari yang diperkirakan sebelumnya, dan prospek inflasi dan inflasi perumahan kemungkinan akan terus turun meskipun pasar tenaga kerja bertahan.
Bostic menambahkan, mesk para pelaku bisnis berharap untuk bisa melewati kenaikan tarif, tapi kekuatan harga dilaporkan menurun. Bostic tidak mengharapkan alasan yang cukup untuk menjustifikasi pemangkasan di bulan Maret, tapi pada dasarnya penurunan suku bunga lebih lanjut akan bergantung pada perlambatan inflasi di pasar perumahan.
Fokus Malam ini
Pasar akan kembali fokus pada data pekerjaan, di mana malam nanti data JOLTS job openings akan dirilis di jam 22.00 WIB. Data diperkirakan turun dari 8.098M menjadi 7.880 M.
Jika data dirilis lebih baik dari ekspektasi, maka waspadai potensi penguatan dolar di malam hari sehingga emas bisa lanjut terkoreksi turun. Sebaliknya, data yang lemah akan membuat emas berpeluang kembali naik, dan menjaga peluang bullish tetap bertahan.
Secara umum, kami tetap melihat 3 faktor yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish meski sempat terjadi tekanan turun hingga 2772 di sesi Asia sebagai reaksi dari short-covering yang terjadi pasca pengumuman tarif Trump di akhir pekan. Emas bahkan cetak rekor tertinggi baru di 2730.54 setelah Trump setuju untuk menunda tarif untuk Kanada dan Meksiko 30 hari ke depan.
Secara agregat, resistance 2830 dalam waktu dekat menjadi resistance untuk beberapa waktu ke depan. Penembusan zona ini akan menandakan kenaikan lanjutan dan membuka peluang untuk terciptanya rekor baru kembali. Sebaliknya, zona 2800, 2790 dan 2772 akan menjadi area support yang perlu diwaspadai sebagai zona koreksi potensial.

Di H4, penurunan terhenti di zona ungu, area kisaran 2770-2785, dan bahkan berbalik naik dengan cepat hingga tembus FE 61.8% 2810 dan ciptakan rekor baru di 2730. Hal ini sekaligus membuktikan tren naik masih cukup kuat, dan koreksi turun yang terjadi sebelumnya masih dalam koreksi wajar.
Secara teknis, swing low 2808-2810 adalah swing low normal yang dibutuhkan sebelum lanjut naik dan kembali menguji 2830, atau bahkan lanjut naik lebih tinggi melanjutkan tren naik. Dengan demikian area ini akan menjadi opsi pertama area buy. FE 100% berada di 2860.45 akan menjadi potensi target kenaikan berikutnya secara bertahap.
Sedangkan penurunan di bawah 2800 berpotensi membuat harga turun lebih rendah, dengan target penurunan berpotensi mengincar zona hijau kisaran 2772-2788. Opsi Sell jangka pendek bisa dilakukan jika tembus di bawah 2800, dengan target pendek 2790 atau terjauh area hijau 2772-2788 tersebut.
Tapi di sisi lain, zona hijau tersebut diperkirakan akan menjadi area yang lebih ideal untuk incar buy kembali, dengan asumsi trendline support tidak ditembus, dan trend bullish masih kuat. Stop loss tempatkan beberapa poin di bawah trendline untuk antisipasi tekanan turun lebih besar menekan harga turun lebih lanjut dan memicu perubahan trend.
Di malam hari, waspadai data ekonomi di jam 22.00 WIB! Jika data lebih lemah, maka emas cenderung naik, sehingga potensi kenaikan kembali terbuka. Sebaliknya data yang lebih kuat akan membuat emas kembali terkoreksi turun, sehingga potensi sell bisa dilakukan. Secara umum fundamental masih cenderung mendukung untuk bullish emas, seperti pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, kekhawatiran tarif Trump dan juga ketidakpastian geopolitik, yang diperkirakan masih mendukung status emas sebagai safe haven.

Per jam 09.50 WIB, harga berada di 2823.88, dengan high di 2824.51 dan low 2812.04. Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari bottom 2772.16 (FR 100%) ke puncak 2830.54 (FR 0%). Level terendah sejauh ini di sesi Asia tertahan sedikit di atas FR 38.2% 3808.24 dan harga bertahap naik di atas FR 23.6% 2816. Secara umum, hal ini menunjukkan uptren yang tetap dominan sehingga penembusan di atas FR 0% 2830 akan mencerminkan kelanjutan tren naik sehingga opsi buy lebih utama daripada sell. Follow/pertahankan BUY jika tembus FR 0% 2830.
Uptren tetap dominan selama tidak terjadi penurunan di bawah FR 61.8% 2794.46, sehingga opsi buy tetap bisa dilakukan di antara FR 38.2% 2808, FR 50% 2801. Sedangkan opsi sell bisa dilakukan jika harga tembus di bawah FR 61.8% 2794 dengan potensi penurunan 2784 atau maksimal 2772 area low sebelumnya.
Di malam hari waspadai data ekonomi! Bisa saja strategi berjalan berbeda atau terjadi perubahan tren jika data dirilis jauh lebih kuat dari ekspektasi.
Secara fundamental beberapa faktor masih mendukung kenaikan sehingga posisi SELL diperkirakan relatif terbatas.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 2808.00 – 2810.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2822.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2830.00,
Target terdekat 2836, terjauh 2850, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2802.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2800.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2794.00 – 2796.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2782.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2802.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2802)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.02500– 1.02700 Target : 1) 1.03300 2) 1.03900 SL : 1.01900 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.03500 Switch to SELL jika tembus 1.01700 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.23700 – 1.23900 Target : 1) 1.24500 2) 1.25100 SL : 1.23100 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.24500 Switch to SELL jika tembus 1.23000 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 155.400 – 155.600 Target : 1) 154.800 2) 154.200 SL : 156.200 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 156.500 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 154.700 atau selama tidak ada kenaikan di atas 157.000 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 2808.00 – 2810.00 Target : 1) 2816.00 2) 2822.00 SL : 2802.00 (ideal 3-5 points di bawah 2800.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2830 Switch to SELL jika tembus 2794 (FR 61.8%) |

Dolar mengalami koreksi terhadap mata uang lainnya setelah Presiden Trump menunda kenaikan tarif impor terhadap Mexico selama 1 bulan setelah negara tersebut menyetujui persyaratan yang diinginkan pemerintah AS. Mexico setuju untuk memperketat perbatasan dengan AS dengan penambahan 10.000 anggota tentara nasional guna membatasi perdagangan obat terlarang ilegal yang sering masuk di perbatasan tersebut. Pada hari Sabtu pekan lalu, Presiden Trump secara resmi mengesahkan kenaikan impor terhadap Mexico dan Kanada sebanyak 25% dan terhadap China sebanyak 10%. Meski tidak menyebutkan syarat yang diminta, namun dalam beberapa kesempatan sebelumnya Trump meminta kedua negara untuk memperketat penjagaan di perbatasan yang sering menjadi jalur perdagangan narkoba ilegal. Baru Mexico yang memberikan respon terhadap permintaan tersebut sehingga Trump memberikan kelonggaran dengan memberi waktu 1 bulan guna menegosiasikan kenaikan tarif yang diinginkan kedua belah pihak. Hal serupa juga pernah terjadi pada masa pemerintahan Presiden Trump yang pertama di tahun 2019 yang lalu. Mata uang peso kembali menguat sehingga dolar bergerak terkoreksi. Dengan peristiwa ini menandakan bahwa AS hanya menggunakan kenaikan tarif impor sebagai alat untuk mendapatkan keinginan AS terhadap mitra dagangnya. Sementara itu Kanada membalas dengan kenaikan tarif impor juga, sementara China mengadukan tindakan sepihak AS tersebut ke organisasi perdagangan dunia atau WTO. Jika kenaikan terif impor jadi diterapkan oleh AS terhadap mitra dagangnya yang lain, maka diperkirakan sebagian negara akan mengalami resesi lebih cepat dan sebagian lagi akan mengalami stagnan dengan kekhawatiran inflasi global akan kembali bergerak naik. Setelah menyatakan kenaikan tarif terhadap Mexico, Kanada dan China, Trump menargetkan Uni Eropa meski tidak memastikan kapan akan dilakukan. Sementara itu data ekonomi menunjukkan sektor manufaktur di AS mulai pulih dengan data PMI dari ISM yang naik ke ambang batas 50 menjadi 50.9 yang lebih baik dari perkiraan stagnan 49.3 sama seperti periode sebelumnya. Ini merupakan kondisi ekspansif yang pertama kali sejak Oktober tahun 2022 yang lalu. Data ini semakin memberi alasan bagi Fed untuk tidak terburu-buru memangkas suku bunga acuan lebih lanjut. Hal ini serupa dengan komentar dari Gubernur Fed Atlanta - Raphael Bostic yang semalam mengatakan ketidakpastian akan agenda ekonomi membuat Fed perlu lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan moneter. Bostic menambahkan perlu lebih banyak waktu sebelum memutuskan untuk meneruskan pemangkasan suku bunga acuan berikutnya. Ekspektasi pasar paling optimis menunjukkan peluang Fed memangkas suku bunga acuan di tahun ini hanya sebanyak 50 bps dalam 2 kali pertemuan moneter. Yang serupa dengan proyeksi suku bunga acuan Fed pada pertemuan moneter di bulan Desember lalu. Hari ini ada data tersedianya lowongan kerja dari JOLTS dan juga pidato dari pejabat Fed lainnya.
Yen kembali bergerak menguat seiring dengan mata uang dolar yang terkoreksi dan juga dengan ekspektasi akan langkah Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk kembali menaikkan suku bunga acuannya. Dua pekan lalu BOJ sudah menaikkan suku bunga acuan sebanyak 25 bps ke level tertinggi sejak tahun 2008 yang lalu. Dan Gubernur BOJ - Kazuo Ueda berulang kali menyatakan BOJ masih akan terus mengendalikan kebijakan moneter yang longgar untuk memastikan inflasi akan turun secara perlahan mencapai target 2%. Wakil Gubernur dan sejumlah pejabat BOJ juga sepakat akan hal tersebut, karena tekanan inflasi yang terus meningkat dan semakin menjauh dari target 2% tersebut.
Euro semakin terpuruk meskipun dolar terkoreksi, imbas komentar dari Presiden Trump di akhir pekan lalu yang menargetkan Uni Eropa setelah menaikkan tarif impor terhadap Mexico, Kanada dan China. Meski belum dipastikan kapan akan dilaksanakan, namun ancaman tersebut membuat pelaku usaha menjadi khawatir dan pelaku pasar mulai menghindari aset-aset di Eropa. mata uang Euro merosot hingga level terendah sejak November tahun 2022 yang lalu. Dalam pertemuan pemimpin Uni Eropa di Brussels kemarin, sepakat untuk mempersiapkan langkah tindakan untuk melawan kenaikan tarif tersebut, namun juga membuka pilihan untuk bernegosiasi lebih lanjut. Data ekonomi di sektor manufaktur juga meski sedikit meningkat menjadi 46.4 yang lebih baik dari perkiraan sama seperti periode sebelumnya 46.1, namun masih belum pulih karena masih di bawah ambang batas 50. Sedangkan estimasi inflasi Core CPI relatif masih membandel 2.7% sama seperti periode sebelumnya yang lebih tinggi dari perkiraan turun 2.6%. Dan CPI yang naik menjadi 2.5% yang lebih tinggi dari perkiraan stabil 2.4% sama seperti periode sebelumnya. Hari ini hanya ada data pengangguran di Spanyol.
Poundsterling bergerak menguat cukup signifikan seiring terkoreksinya mata uang dolar. Selain itu juga Inggris sepertinya akan mendapat pengecualian dari kenaikan tarif impor AS, meskipun bisa saja Presiden Trump berubah pikiran. Fokus pasar akan tertuju pada pertemuan moneter MPC yang akan diadakan pada hari Kamis nanti dengan perkiraan akan memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps. Dengan pertimbangan angka inflasi yang masih stagnan, kondisi ekonomi domestik dengan defisit neraca keuangan dan juga dampak kenaikan tarif impor AS terhadap perekonomian dunia, dipastikan akan berdampak juga terhadap ekonomi di Inggris. Sementara data PMI di sektor manufaktur hanya naik sedikit menjadi 48.3 dari perkiraan stabil sama seperti periode sebelumnya 48.1. Hari ini tidak ada data ekonomi.
Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://t.me/AGROdanaOFFICIAL
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial
US Treasury Yield rebound pasca penurunan beberapa hari terakhir, demikian juga dolar yang ditutup menguat pasca pengumuman tarif Trump untuk Meksiko dan Kanada yang mulai berlaku 1 Februari. Hal tersebut memicu permintaan dolar sebagai safe haven karena pasar global dilanda kepanikan.
Emas juga turun jelang penutupan sesi NY karena bertepatan juga dengan efek akhir bulan yang biasanya cenderung mendukung penguatan dolar. Namun status safe haven emas relatif kurang mendukung untuk saat ini karena di sisi lain investor mencoba untuk melakukan ‘short covering’ seiring kerugian yang dialami pada pasar saham. Hal ini normal terjadi di saat ‘panic selling’ terjadi pada pasar saham sehingga investor melikuidasi posisinya di pasar emas untuk menutupi kerugian di pasar saham.
Di sisi lain, data PCE memberi jaminan bahwa Fed tidak akan melakukan kenaikan suku bunga seperti yang sempat dikhawatirkan sebelumnya sehingga emas masih memiliki pondasi yang cukup kuat untuk kenaikan berikutnya.
PCE Redam Kekhawatiran, Trump Picu Kepanikan Akhir Pekan
Data PCE bulan Desember 2.6% y/y vs ekspektasi 2.6%, sesuai ekspektasi, dan core PCE di 2.8% y/y juga sesuai ekspektasi. Basis bulanan core pce berada di 0.2% m/m, juga sesuai ekspektasi. Angka konsumsi yang tinggi di laporan PCE sebelumnya membuat pasar tidak terlalu kaget dengan data personal spending yang dirilis menguat 0.7%, lebih tinggi dari ekspektasi 0.5%, dan naik dibanding bulan sebelumnya 0.4% (mengalami revisi ke 0.6%).
Dari sisi data, angka tersebut mencerminkan laporan yang bagus untuk inflasi sehingga menjadi pengingat bahwa Fed tidak akan mengancam kenaikan suku bunga dalam waktu dekat, meskipun laju pemangkasan bisa saja melambat atau berhenti.
Gubernur Fed Michelle Bowman mengatakan inflasi masih tinggi dengan risiko kenaikan masih ada, Tapi Bowman memperkirakan inflasi akan moderat, tapi butuh data untuk mengkonfirmasi hal tersebut sebelum Fed kembali turunkan suku bunga. Suku bunga sendiri masih bisa diturunkan tahun ini, tapi Fed akan bertahap menilai data yang masuk. Bowman menegaskan bahwa kebijakan saat ini ada di posisi yang baik sehingga Fed bisa memonitor data, memperjelas dampak ekonomi dari kebijakan-kebijakan pemerintahan Trump sebelum turunkan suku bunga lagi.
Bowman juga menambahkan bahwa data kuartal pertama penting untuk mengetahui seberapa cepat inflasi membaik di masa mendatang. Kondisi pasar tenaga kerja saat ini tidak terlalu ketat, tapi pertumbuhan upah masih tidak konsisten dengan target inflasi 2%. Bowman pada dasarnya salah satu pejabat Fed yang cenderung hawkish, tapi komentar-komentar Jumat malam tidak mencerminkan kondisi yang benar-benar hawkish.
Sedangkan Austan Goolsbee dari Fed Chicago mengatakan dirinya cukup nyaman menilai bahwa Fed berada di jalur yang tepat untuk target inflasi 2%. Menurutnya sebagian besar PCE dirilis sesuai dengan yang diharapkan. Goolsbee masih berpikir bahwa suku bunga akan turun signifikan dalam 12-18 bulan ke depan. Pasar tenaga kerja berada di sekitar lapangan kerja penuh, dan ekonomi yang mendasarinya berada di jalur yang sangat baik. Goolsbee salah satu pejabat Fed yang cenderung dovish.
Di sisi lain, apa yang dilakukan Trump di hari Jumat malam justru memicu kepanikan pasar yang sempat berpikir bahwa kebijakan tarif akan diberlakukan Maret sehingga cukup waktu bagi pasar ataupun bisnis untuk menyesuaikan. Tapi Gedung Putih muncul dengan pengumuman bahwa itu isu yang tidak benar, dan menekankan deadline tetap di 1 Februari. Kepanikan tersebut membuat pasar melikuidasi posisinya untuk menutupi kerugian di pasar saham sehingga emas terkoreksi turun, dan berlanjut di sesi Asia pagi ini bersama penurunan yang terjadi pada pasar saham.
Dalam jangka pendek, diberlakukannya tarif memicu minat terhadap safe haven yang tertuju pada dolar. Sedangkan emas tertekan karena posisi profit taking dan juga short covering dari posisi pasar saham yang tertekan karena kepanikan. Kepanikan dipicu oleh potensi ketidakpastian dalam ekonomi sehingga dalam medium term, emas akan kembali tersupport, dan potensi kembali naik. Tarif dikhawatirkan memicu naiknya inflasi dan menghambat pertumbuhan sehingga nantinya Fed harus memilih fokus dengan mengendalikan inflasi atau fokus pada pertumbuhan. Pada akhirnya pemangkasan suku bunga sangat mungkin terjadi jika ekonomi terus melambat sebagai dampak dari merosotnya pertumbuhan karena kebijakan tarif.

Investor akan mencermati data ISM manufaktur AS yang dirilis di jam 22.00 WIB sehingga emas masih punya peluang untuk kembali naik setelah data ekonomi dirilis.
Jika data dirilis lebih baik dari ekspektasi, maka waspadai potensi penguatan dolar di malam hari sehingga emas bisa lanjut terkoreksi turun. Sebaliknya, data yang lemah akan membuat emas berpeluang kembali naik, dan menjaga peluang bullish tetap bertahan.
Sedangkan minggu ini, pasar akan menantikan data non farm payrolls di hari Jumat yang akan kembali menjadi tambahan informasi yang diperlukan Fed untuk kebijakan moneter berikutnya di pertemuan Maret mendatang.
Secara umum, kami tetap melihat 3 faktor yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup shooting star, dengan real body putih pendek memiliki tail atas yang lebih panjang dari tail bawah. Pola candle ini memberi indikasi potensi terjadinya koreksi turun ataupun profit taking, muncul pasca kenaikan bertubi-tubi hingga cetak rekor tertinggi baru di 2817.02. Support terdekat 2790 saat ini sudah ditembus secara angka, tapi agregat baru terlihat nanti setelah penutupan. Sedangkan target penurunan diperkirakan bisa berlanjut melirik zona 2755-2760, di mana area low 30 Jan 2025 berada di 2757.87 sebagai area yang cukup potensial. Dan demand diperkirakan bisa muncul di kisaran area tersebut sehingga menahan penurunan lebih lanjut.
Sebaliknya, kenaikan kemungkinan akan relatif tertahan di kisaran 2810 dan 2817 untuk sementara waktu, sehingga bullish diperkirakan akan relatif mereda untuk beberapa waktu ke depan, sebelum fokus NFP kembali menjadi penggerak utama minggu ini.

Di H4, kenaikan terhenti di 2817.02 dan tercatat untuk sementara waktu sebagai rekor tertinggi baru sepanjang masa. Secara teknis, kenaikan juga masih tertahan di zona FE 61.8% 2810.77. Koreksi turun atau profit taking wajar terjadi pasca kenaikan beruntun 1 minggu terakhir. Support area ungu kisaran 2775-2785 sedang diuji di pagi hari ini, dan penurunan di bawah 2772-2775 akan memicu tekanan lanjutan ke zona support trendline 2760-2763 ataupun area arsir hijau kisaran 2744-2759.
Secara teknis, penurunan dianggap bagian dari proses koreksi yang dibutuhkan pasca kenaikan beruntun sehingga tidak diartikan sebagai reversal karena tren utama dan sentimen utama secara fundamental masih mendukung kenaikan berikutnya.
Sell diutamakan untuk hari ini, terutama jika harga berlanjut turun di bawah 2780. Namun waspadai penurunan terhenti jika harga sudah memasuki atau mendekati area 2750-2760 sehingga sebaiknya exit dari posisi sell dan malam hari fokus dengan data ISM manufaktur AS di jam 22.00 WIB.
Sebaliknya, opsi buy bisa dipertimbangkan jika harga mulai dekat dengan zona 2755-2760 atau area arsir hijau 2744-2759, dengan stop loss di bawah 2745 lebih baik sebagai patokan. Jika data ISM nanti malam dirilis lebih rendah, maka rebound naik bisa diharapkan terjadi. Tapi jika data ISM dirilis jauh lebih kuat dari ekspektasi, maka waspada penurunan bisa berlanjut tembus di bawah arsir hijau tersebut.Secara umum fundamental masih cenderung mendukung untuk bullish emas, seperti pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, kekhawatiran tarif Trump dan juga ketidakpastian geopolitik, yang diperkirakan masih mendukung status emas sebagai safe haven. Penurunan saat ini dianggap sebagai ‘short cover’ dari kerugian yang dialami di pasar saham sehingga status safe haven untuk sementara berpihak pada dolar, sedangkan emas diperkirakan baru akan pulih dan kembali menjadi safe haven setelah short covering berangsur pulih.

Per jam 09.50 WIB, harga berada di 2775.90, dengan high di 2803.56 dan low 2773.73. Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari bottom 2744.73 (FR 100%) ke puncak 2817.02 (FR 0%). Saat ini penurunan berada di bawah FR 50% 2780 dan mendekati FR 61.8% 2772. Target penurunan diperkirakan akan mengincar zona orange kisaran 2757-2760.
Ekspektasi skenario penurunan akan tetap dominan untuk hari ini dan selama tidak ada kenaikan di atas 2810. Sebaliknya, penurunan diharapkan tidak lebih dari area 2750-2760an sehingga demand diperkirakan akan mendorong harga kembali naik. Dengan demikian sell untuk saat ini lebih direkomendasikan, tapi saat harga mulai mendekati area 2750-2760an, maka sebaiknya exit dari posisi sell tersebut, dan cari reversal untuk mulai buy di zona tersebut.
Buy bisa saja lebih kuat jika didukung data ISM manufaktur AS di malam hari yang lebih lemah dari ekspektasi, atau jika kepanikan pasar mulai berangsur berkurang.
Secara fundamental beberapa faktor masih mendukung kenaikan, termasuk seasonal terkait imlek, sehingga posisi SELL diperkirakan relatif terbatas.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL dekat resistance
Entry: 2790.00 – 2792.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2778.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan SELL jika tembus 2780.00,
Target terdekat 2772, terjauh 2760, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2798.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 2800.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika Support tidak ditembus
Entry : 2756.00 – 2758.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2770.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2750.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2748)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.02800 – 1.03000 Target : 1) 1.02200 2) 1.01600 SL : 1.03600 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.02000 Switch to BUY jika tembus 1.04000 Target H&S Done! |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.23000 – 1.23200 Target : 1) 1.22400 2) 1.21800 SL : 1.23800 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.22300 Switch to BUY jika tembus 1.24200 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 156.000 – 156.200 Target : 1) 155.400 2) 153.800 SL : 156.800 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 156.800 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 154.700 atau selama tidak ada kenaikan di atas 157.000 |



| Suggest : SELL on Rally Area : 2790.00 – 2792.00 Target : 1) 2784.00 2) 2778.00 SL : 2798.00 (ideal 3-5 points di atas 2800.00) Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2780 Switch to BUY jika tembus 2810 atau gagal tembus 2760 |

US Treasury Yield masih lanjut turun, sedangkan dolar justru ditutup menguat. Hal ini disebabkan kekhawatiran market terhadap tarif Trump yang kembali membayangi sehingga status dolar kembali menjadi safe haven, menguat terhadap mayoritas mata uang global. Kondisi ini kemungkinan juga mendukung emas yang secara bersamaan dilirik sebagai safe haven.
ECB dan BOC memangkas suku bunga, Fed pertahankan suku bunga tapi tetap membuka peluang pemangkasan jika inflasi turun. Kebijakan longgar bank sentral menjadi pendukung bagi emas tetap di jalur kenaikan.
Selain itu, data ekonomi AS juga menjadi pijakan untuk emas tadi malam setelah GDP AS dirilis lebih lemah dari ekspektasi, 2.3% vs 2.6%. Jobless claims mingguan menguat, 207K vs ekspektasi 220K, dan pending home sales jauh lebih lemah dari ekspektasi, -5.5% vs 0%, turun dibanding bulan sebelumnya 1.6%.
Trump Gencar Bahas Tarif, ECB Tetap Dovish
Presiden Trump kembali bahas tentang tarif yang akan segera diberlakukan khusus untuk Kanada dan Meksiko. Tarif 25% berlaku mulai besok, 1 Februari dengan alasan keamanan perbatasan dan juga penyelundupan fentanyl (bahan kimia). Tapi Trump tidak yakin apakah akan berlakukan juga untuk impor minyak dari Kanada. Hal ini akan ditentukan di hari Kamis malam waktu Washington.
Para ahli mengantisipasi kemungkinan tarif untuk Kanada dan Meksiko di tanggal 1 Februari, tapi diperkirakan tim Trump akan memberi waktu untuk negosiasi dalam 2 minggu ke depan sehingga efek dari tarif kemungkinan belum akan dirasakan dalam waktu dekat.
Sedangkan untuk China, Trump belum memutuskan besaran tarif dan kapan berlaku. Sejauh ini rumor masih berada di kisaran 10%. Trump mengatakan China juga akan membayar tarif, dan besarannya masih dibicarakan.
Sementara dari bank sentral, ECB menjadi bank sentral terakhir yang memangkas di Januari 2025, sebesar 25 bps, sesuai ekspektasi. Lagarde mengatakan sebagian besar indikator yang mendasari menunjukkan kemajuan untuk mencapai target inflasi. Pasar tenaga kerja tetap kuat dan kondisi untuk pemulihan ekonomi sudah siap meskipun diakui pertumbuhan lebih condong ke sisi negatif.
Lagarde menegaskan bank tidak berkomitmen pada jalur suku bunga tertentu, tapi juga mengkonfirmasi tidak ada pembahasan tentang penghentian penurunan suku bunga ataupun pemangkasan 50 bps. Kebijakan ECB akan bergantung pada data, tapi sumber-sumber ECB menyebut ekspektasi penurunan suku bunga kembali di bulan Maret, dan pasar saat ini memperhitungkan peluang 84% untuk pemangkasan berikutnya di bulan tersebut.
Kebijakan tarif Trump yang memicu kekhawatiran inflasi sehingga menghambat pertumbuhan dan bank sentral yang mayoritas masih dalam pelonggaran merupakan pondasi yang positif untuk emas.

Data PCE dan Chicago PMI akan menjadi agenda utama di malam hari, sekaligus data akhir bulan dan akhir pekan yang kemungkinan mempengaruhi sentimen pasar. PCE akan dirilis di jam 20.30 WIB, di mana pasar akan mencermati core PCE yang diperkirakan naik tipis dari 0.1 menjadi 0.2% m/m, sedangkan basis tahunan diperkirakan tetap 2.8% y/y. Sementara Chicago PMI dirilis jam 21.45 WIB, diperkirakan naik dari 36.9 menjadi 40.3.
Jika data dirilis lebih baik dari ekspektasi, maka waspadai potensi penguatan dolar di malam hari sehingga emas bisa kembali terkoreksi turun. Sebaliknya, data yang lemah akan membuat emas berpeluang kembali naik, dan menjaga peluang bullish berlanjut.
Secara umum, kami tetap melihat 3 faktor yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish, kenaikan pun berhasil tembus resistance 2790 yang sebelumnya bertahan sebagai all time high sejak 31 Okt 2024. Rekor baru saat ini berada di 2799.36 yang disentuh di sesi Asia pagi ini, dan bukan tidak mungkin untuk menciptakan rekor baru kembali dalam 24 jam ke depan.
Secara teknis, bullish diperkirakan masih cukup kuat sehingga penembusan area 2800 masih cukup terbuka. Area 2810 dan 2820 menjadi target potensial terdekat dari kenaikan berikutnya, dan 2860 adalah proyeksi tertinggi yang bisa dicapai, tapi kemungkinan belum akan sentuh zona tersebut dalam waktu dekat. Sedangkan 2785-2790 akan menjadi support terdekat setelah sebelumnya bertahan sebagai resistance. Dan 2748-2755 akan menjadi support terjauh yang bisa disentuh jika terjadi koreksi ataupun profit taking yang agresif di akhir pekan.

Di H4, harga hanya sempat turun ke 2757 (dekat FR 23.6% 2755) dan lanjut naik hingga tembus FR 0% 2785.95. Berarti area 2785 akan menjadi support terdekat, dan 2755 akan menjadi support terjauh untuk potensi profit taking ataupun koreksi turun yang bisa terjadi.
Secara teknis, uptren masih cukup kuat, terlihat dari trendline support yang tidak ditembus, dan area low semakin tinggi dan high semakin tinggi. Area buy terdekat bisa pertimbangkan area 2778-2785 dengan stop loss sebaiknya tempatkan di bawah 2778 untuk antisipasi koreksi turun sedikit lebih rendah di bawah support tersebut. Sedangkan area buy yang bisa dikategorikan ideal ataupun lower risk akan berada di zona 2755-2757 (dekat trendline support) dengan stop loss di bawah 2752.
Sementara opsi buy terakhir adalah buy on breakout, saat terjadi penembusan di atas 2798-2800. Namun ini akan lebih berisiko, meskipun secara tren ekspektasi kenaikan masih bisa berlanjut setidaknya ke zona 2808-2810 atau 2820. Ini digunakan sebagai alternatif terakhir jika tidak terjadi swing low seperti yang diharapkan, dan data PCE nanti malam mendukung untuk emas lanjut naik.
Sebaliknya, opsi sell bisa dipertimbangkan jika tembus 2770an, dengan potensi target maksimal 2755-2760, memanfaatkan area support trendline sebagai target yang cukup rasional, karena dianggap koreksi turun ataupun profit taking masih bisa lebih panjang dari perkiraan. Dengan catatan target sell sebaiknya tidak dipertahankan, dan sebaiknya exit segera menjelang area tersebut didekati atau disentuh.
Strong bearish reversal jangka pendek konfirm jika harga tembus di bawah 2750-2752. Hal ini bisa didukung oleh potensi profit taking akhir bulan dan akhir pekan, atau data PCE AS yang dirilis jauh lebih kuat dari ekspektasi di malam hari. Sedangkan secara umum fundamental justru masih cenderung mendukung untuk bullish emas, seperti pembelian emas oleh bank sentral yang berlanjut, kekhawatiran tarif Trump dan juga ketidakpastian geopolitik, ditambah dengan seasonal saat imlek yang mendukung kenaikan sehingga penurunan diperkirakan relatif terbatas.

Per jam 09.50 WIB, harga berada di 2796.30, dengan high di 2799.36 dan low 2791.22. Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari bottom 2744.73 (FR 100%) ke puncak 2798.41 (FR 0%). Untuk sementara harga masih bertahan di zona resistance, dekat FR 0%. Sedangkan kondisi RSI cenderung overbought sehingga kami mewaspadai potensi profit taking jangka pendek untuk potensi swing low terlebih dulu.
Ekspektasi skenario penurunan akan tertahan di kisaran FR 23.6% 2785, FR 38.2% 2777 atau FR 50% 2771. Ketiga area bisa menjadi rekomendasi opsi area buy, dengan catatan stop loss di pasang di bawah FR berikutnya yang terdekat. Opsi yang cukup ideal adalah buy di dekat FR 38.2% 2777. Ini berarti jika buy di 2777-2780, maka sebaiknya Stop Loss ditempatkan di bawah FR 50% 2771. Jika buy di zona 2782-2785, maka stop loss sebaiknya ditempatkan di bawah FR 38.2% 2777.
Sebaliknya, sell berlaku jika data nanti malam jauh lebih kuat dari ekspektasi, dan FR 61.8% 2765 berhasil ditembus, dengan potensi target terdekat 2756 (dekat trendline support) atau terjauh 2744 (FR 100%).
Secara fundamental beberapa faktor masih mendukung kenaikan, termasuk seasonal terkait imlek, sehingga posisi SELL diperkirakan relatif terbatas.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 2782.00 – 2784.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2796.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2798.00,
Target terdekat 2806, terjauh 2820, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2776.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2775.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2768.00 – 2770.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2756.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2776.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2775)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!



