Kondisi US Treasury Yield kembali catatkan kenaikan, demikian juga dengan dolar AS yang sempat dilirik sebagai safe haven karena kecemasan pasar yang meningkat terhadap Trump yang akan segera menjabat dan mulai menerapkan kebijakan tarif. Trump menargetkan seluruh negara di dunia untuk kenaikan tarif sehingga dolar menjadi tempat yang aman dilirik pasar. Hal tersebut diperkirakan belum akan menjadi lebih tenang, bahkan termasuk saat Trump menjabat.
Kabar baiknya hal tersebut memicu juga minat terhadap emas sebagai safe haven. Pembelian bank sentral yang masih berlanjut, termasuk kembalinya PBOC menambahkan emas ke dalam cadangannya, ketidakpastian geopolitik dan juga kecemasan terhadap potensi perang dagang sebagai dampak dari kebijakan tarif Trump menjadi faktor utama yang diperhitungkan pasar saat ini.
Sementara data ekonomi juga menjadi indikator lain yang mendukung kenaikan awal. ADP Employment menunjukkan angka yang relatif lebih rendah dari perkiraan, 122K vs ekspektasi 139K, dan turun dari sebelumnya 146K.
Pernyataan Trump menjadi katalis penggerak sentiment market sejak awal tahun 2025. Hal ini sebetulnya bukan hal baru, bahkan beberapa Analis cenderung membaca situasi yang sama mirip dengan masa jabatan Trump pertama di 2017-2021.
Dalam seminggu terakhir, pernyataan Trump membuat market bergerak. Mengancam kebijakan tarif yang lebih kuat terhadap Kanada dan Meksiko, mengincar Teluk Meksiko untuk diklaim sebagai Teluk Amerika, mencaplok Kanada menjadi bagian dari Amerika, termasuk juga mengancam kebijakan tarif yang sama untuk Denmark jika tidak menyerahkan Greenland. Hal tersebut tentunya berpotensi mengganggu hubungan antar negara.
Tadi malam Trump kembali menjadi pusat perhatian. Trump mempertimbangkan untuk deklarasi darurat nasional yang memungkinkan program tarif baru. Hal ini dilakukan untuk mendapat justifikasi humum tentang pengenaan tarif besar pada sekutu dan musuh AS.
Deklarasi tersebut dikatakan akan memungkinkan Trump membangun program tarif baru di bawah UU Kekuatan Darurat Ekonomi Internasional. Nantinya Trump sebagai presiden punya wewenang untuk mengelola impor selama masa darurat nasional. Hal ini yang membuat pasar cemas karena tarif Trump yang akan diberlakukan segera setelah pelantikannya di 20 Januari 2025. Emas diuntungkan dari kondisi kekhawatiran tersebut.

National Day di AS hari ini, sehingga kemungkinan pergerakan relatif terbatas, juga minimnya data ekonomi AS. Jika kekhawatiran tarif tetap mendominasi sentimen, maka status emas sebagai safe haven akan dengan mudah menembus resistance 2669 untuk melirik ke zona 2686-2692, atau bahkan zona 2700-an bisa muncul sebelum data non farm payrolls yang baru akan dirilis besok malam.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily kembali ditutup bullish. Level terendah tertahan di 2645.27 sampai penutupan sesi perdagangan hari Rabu. Sementara kenaikan berhasil sedikit lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya, sentuh 2669.83. Sayangnya kenaikan terus menunjukkan betapa kuatnya zona 2666 sehingga kenaikan ke 2669 hanya berlangsung singkat. Tapi kabar baiknya harga ditutup di 2661.47, lebih tinggi dari penutupan sehari sebelumnya.
Secara keseluruhan, level terendah dalam 2 minggu terakhir cenderung lebih tinggi (higher low), tercatat 30 Des 2024 level terendah 2596, kemudian 6 Jan 2025 level terendah 2614, dan 8 Jan 2025 level terendah di 2645. Sedangkan tertinggi 26 Des 2024 di 2639, 3 Jan 2025 di 2665, dan 8 Jan 2025 di 2669. Kecenderungan tersebut mengindikasikan harga dalam tren naik dan penentu berikutnya adalah non farm payrolls AS di hari Jumat besok.

MA 200 saat ini ada di 2645 akan menjadi support terdekat. Jika tembus, maka harga cenderung turun, dan support berikutnya akan berada di kisaran 2630-2638. Kedua area, baik 2645 maupun 2630-2638, adalah zona ideal untuk buy pada support terdekat, dengan stop loss idealnya di bawah 2630.
Sebaliknya, penurunan di bawah 2630 dan 2622 adalah peluang bearish, dengan potensi target melirik kemballi zona 2610-2614, atau lebih lanjut zona 2600-2604. Namun, waspada! Penurunan kemungkinan relatif terbatas untuk saat ini, sehingga zona 2600-2604 kemungkinan akan menjadi area demand yang diincar berikutnya, dan rebound bisa kembali terjadi.
Secara umum, kondisi fundamental cenderung masih mendukung kenaikan emas. Pembelian bank sentral (termasuk kembalinya PBOC ke dalam pembelian emas) dan kecemasan market terhadap kebijakan tarif Trump, dan ketidakpastian geopolitik yang membayangi, adalah faktor-faktor yang saat ini memicu permintaan safe haven emas

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 2660.36, dengan high di 2663.15 dan low 2656.40. Zona pergerakan relatif masih sesuai dengan ekspektasi kami. Jalur kenaikan diperkirakan masih relatif lebih dominan dibanding penurunan sehingga setiap penurunan/koreksi turun dianggap peluang untuk membeli.
Perhatikan area 2651 (FR 23.6%), 2642 (FR 38.2%) dan 3635 (FR 50%). Ketiga area tersebut menjadi zona support yang diperkirakan masih cukup baik untuk melakukan buy. Saat ini trendline support 2654 juga masih cukup efektif menahan penurunan sehingga harga tetap bertahan di zona 2655-2660. Namun kenaikan lebih kuat butuh konfirmasi penembusan area 2666-2669 untuk membuka jalur kenaikan selanjutnya 2686-26892, atau bahkan zona 2700-an.
Sebaliknya, penurunan di bawah 2635 dan 2628 kemungkinan akan menekan harga lebih lanjut sehingga sinyal sell bisa dilakukan jika area 2628-2630 ditembus, dengan potensi target diperkirakan cukup dekat di 2618-2620, atau 2602-2605. Mengingat kondisi fundamental yang masih mendukung bullish, maka area 2600 dianggap sebagai area potensial untuk demand yang lebih kuat, sehingga sebaiknya tidak menahan sell terlalu lama..
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
TTrading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 2646.00 – 2648.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2660.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2669.00,
Target terdekat 2675, terjauh 2690, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2640.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2638.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika Support tidak ditembus
Entry : 2600.00 – 2602.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2614.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2594.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2590)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.03500 – 1.03700 Target : 1) 1.02900 2) 1.02300 SL : 1.04300 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.03000 Switch to BUY jika tembus 1.04600 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.24300 – 1.24500 Target : 1) 1.23700 2) 1.23100 SL : 1.25100 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.23200 Switch to BUY jika tembus 1.25500 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 158.300 – 158.500 Target : 1) 157.700 2) 157.100 SL : 159.100 Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 157.600 Switch to BUY jika tembus 159.200 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 2646.00 – 2648.00 Target : 1) 2654.00 2) 2660.00 SL : 2640.00 (ideal 3-5 points di bawah 2638.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2669 Switch to SELL jika tembus 2635 CEK KETERANGAN! |


Imbal hasil Treasury AS dan dolar AS kembali naik di sesi perdagangan hari Selasa. Kenaikan salah satunya dipicu oleh data ISM services yang ternyata dirilis lebih baik dari ekspektasi, 54.1 vs 53.5, dan juga naik dibanding sebelumnya 52.1.
Selain itu, data JOLTS job openings juga meningkat dari 7.8 juta menjadi 8.09 juta, lebih tinggi dari perkiraan 7.73 juta. Data yang solid membuat kenaikan emas kembali tertahan. Meski demikian penurunan juga relatif terbatas, di mana emas tercatat turun dari 2658 hingga 2642 saat data tersebut dirilis. Hal ini disebabkan pasar emas mendapat kabar positif dari China di siang hari bahwa mereka kembali melakukan pembelian di bulan Desember untuk kedua kalinya secara berturut-turut sejak November 2024.
Sesuai ekspektasi, PBOC melaporkan bahwa mereka kembali menambah cadangan emasnya sekitar 30 ton di bulan Desember. Pembelian ini merupakan yang kedua kalinya sejak mereka kembali aktif di pasar emas pasca jeda 6 bulan sejak Mei – Oktober 2024. Di bulan November 2024, PBOC membeli sekitar 10 ton emas. Ini menandakan kenaikan signifikan pertama dalam pembelian emas oleh bank sentral dalam 3 tahun terakhir, yang juga menandakan pergeseran dalam ekonomi China dan kebijakan moneter.
Kenaikan permintaan emas di China tersebut didorong oleh pemulihan ekonomi, kepercayaan konsumen dan ketidakpastian geopolitik. Pembelian ini sekaligus menandakan bahwa bank sentral tidak berhenti dalam melakukan diversifikasi, dan pembelian emas juga disinyalir sebagai persiapan bank sentral menghadapi konsekuensi dari kebijakan tarif Trump yang dikhawatirkan kembali memicu perang dagang jilid 2.

Presiden terpilih Donald Trump kembali menjadi sorotan dalam press conference di Mar a Lago. Trump mengomentari beberapa topik yang berbeda, di antaranya suku bunga yang dinilai terlalu tinggi, larangan pengeboran minyak dan gas lepas Pantai Biden akan dibatalkan, potensi negosiasi ulang perdagangan dengan Kanada dan Meksiko, dan juga mengancam akan berlakukan tarif pada Denmark jika tidak melepas Greenland.
Dua topik yang menarik dan menyita perhatian pasar tersebut adalah suku bunga terlalu tinggi dan ancaman pada Denmark untuk melepas Greenland. Tentunya suku bunga akan sensitif pada kebijakan moneter bank sentral (Federal Reserve). Apakah ini pertanda bahwa Trump lebih suka Fed untuk tetap menurunkan suku bunga? Mungkin saja, tidak ada yang tahu secara pasti karena sejak kampanye dan dinyatakan sebagai pemenang pilpres, pasar menilai kebijakan tarif diperkirakan akan membuat inflasi naik karena gangguan pasokan dan membuat Fed terpaksa hentikan penurunan suku bunga dan terburuk memaksa Fed untuk menaikkan suku bunga jika inflasi menjadi tidak terkendali.
Sementara tentang Greenland, hal ini tentunya akan memicu konflik geopolitik sehingga emas dan dolar berpotensi menjadi safe haven.
Investor akan mencermati data ADP employment di jam 20.15 WIB, initial jobless claims di jam 20.30 WIB, dan notulen FOMC Desember di jam 02.00 WIB. Data ADP diperkirakan turun dari 146K menjadi 136K. Sedangkan jobless claims diperkirakan naik dari 211K menjadi 214K. Data yang lebih baik dari ekspektasi (ADP naik, jobless claim turun) akan menekan emas kembali. Sebaliknya, data yang lebih lemah dari ekspektasi (ADP turun, jobless claims naik) akan mendorong emas lanjutkan kenaikan.
Sementara notulen FOMC Desember kemungkinan akan memberi petunjuk tentang sikap mayoritas para pembuat kebijakan saat pertemuan Desember kemarin. Namun kami memperkirakan dampaknya tidak akan terlalu signifikan untuk kali ini mengingat pasar akan fokus menunggu NFP di hari Jumat.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish, dengan level terendah tercatat di 2632.84, dan tertinggi di 2664.14. Untuk sementara waktu resistance 2666 masih tetap tak tergoyahkan, tapi penurunan juga relatif mulai tertahan. Efek data ekonomi AS yang lebih baik dari ekspektasi membuat emas kembali turun, tapi kabar bahwa PBOC kembali lanjut pembelian emas di bulan Desember untuk 2 bulan berturut-turut juga mendukung emas tidak turun lebih tajam.
Secara keseluruhan, support akan berada di area yang sama, kisaran 2620-2623, 2612-2614 dan 2602-2605 yang terjauh. Sebaliknya, resistance psikologis 2665-2666 akan kembali menjadi area utama yang wajib ditembus untuk membuka peluang bullish yang lebih kuat. Selama tidak ditembus, maka kenaikan pun akan relatif tetap terbatas.

Di H4, pergerakan masih berada di zona yang sesuai dengan perkiraan kami di mana level terendah tetap bertahan di 2632 hingga penutupan sesi perdagangan hari Selasa, dan tertinggi tertahan sedikit di bawah resistance 2665-2666. Alur pergerakan diperkirakan masih berada di area yang sama sehingga secara umum emas masih terjebak di zona sideway yang cukup lebar sampai diperoleh pemicu untuk penembusan salah satu zona, baik support maupun resistance.
MA 200 di H4 berada di 2644.85. Selama tidak ditembus, maka cenderung naik. Tapi ancaman pola double top bisa membebani kenaikan tersebut sehingga kami memperkirakan penurunan bisa terjadi lebih dulu di bawah MA 200 tersebut. Selanjutnya support akan mengintai zona 2632-2641 (area orange), atau kurang lebih FR 50% 2630.71 dan juga support trendline yang diapit oleh FR 50% dan 61.8%.
Jika zona support tersebut tidak ditembus, maka area buy idealnya berada di zona tersebut, dan stop loss di bawah 2622. Hal ini juga berarti double top belum tentu terkonfirmasi selama tidak terjadi penembusan neckline yang ada di 2614. Area alternatif buy seharusnya bisa pertimbangkan untuk follow buy jika terjadi penembusan resistance 2665.32 (FR 0%) atau 2666 area resistance historis sekaligus psikologis.
Sebaliknya, peluang bearish secara teori bisa terjadi lebih lanjut saat tembus Neckline 2614 karena mengkonfirmasi kondisi pola double top tersebut. Tapi penurunan akan berhadapan dengan beberapa lapisan support yang cukup berdekatan di bawahnya, mulai dari 2610, 2602 dan 2596. Dengan demikian peluang sell diperkirakan akan relatif berjalan singkat, dan demand yang lebih kuat diperkirakan akan kembali mendorong harga naik di kisaran 2588-2590an tersebut.
Secara umum, kondisi fundamental cenderung masih mendukung kenaikan emas setelah PBOC mengonfirmasi bahwa mereka tetap melanjutkan pembelian emas di bulan Desember, kedua kalinya secara beruntun, sekaligus menegaskan rencana mereka untuk memperbanyak cadangan emas untuk antisipasi menghadapi perang dagang sebagai konsekuensi diberlakukannya tarif Trump dalam waktu dekat. Meski demikian, data ekonomi AS nanti malam tetap diperhitungkan sebagai peluang swing low sebelum kembali ke jalur kenaikan.

Per jam 10.00 WIB, harga berada di 2648.26, dengan high di 2651.51 dan low 2645.90. Setelah berhasil keluar dari resistance trend channel 2642, harga naik ke 2664, tapi kembali turun. Untuk sementara kita anggap 2665-2666 masih terlalu kuat sehingga peluang double top memberi tekanan tersebut.
Di sisi lain, peluang bullish tidak hilang secara keseluruhan karena penurunan juga bisa dianggap masih penurunan koreksi normal. Hal ini dikarenakan pasca breakout resistance, emas dibayangi koreksi atau pullback hingga kisaran terdekat dari trend channel 2628-2635. Jika sesuai perkiraan, maka area demand akan berada di zona tersebut, yang berarti kesempatan untuk mengincar buy.
Sebaliknya, penurunan lebih lanjut bisa terjadi jika harga turun di bawah 2618-2620. Anda bisa switch menjadi sell jika tembus support tersebut, dengan catatan didukung oleh data ekonomi yang sangat kuat, dan tetap mewaspadai support 2602-2605 sebagai area support psikologis terdekat, selain 2590-2594.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 2628.00 – 2630.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2642.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2666.00,
Target terdekat 2672, terjauh 2685, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2620.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2620.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika Support tidak ditembus
Entry : 2600.00 – 2602.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2614.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2594.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2590)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.03500 – 1.03700 Target : 1) 1.02900 2) 1.02300 SL : 1.04300 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.03000 Switch to BUY jika tembus 1.04600 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.25000 – 1.25200 Target : 1) 1.24400 2) 1.23800 SL : 1.25800 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.24300 Switch to BUY jika tembus 1.26000 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 158.200 – 158.400 Target : 1) 157.600 2) 157.000 SL : 159.000 Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 157.600 Switch to BUY jika tembus 159.000 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 2628.00 – 2630.00 Target : 1) 2636.00 2) 2642.00 SL : 2622.00 (ideal 3-5 points di bawah 2620.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2666 Switch to SELL jika tembus 2620 CEK KETERANGAN! |

Imbal hasil Treasury AS ditutup naik, tapi relatif terbatas. Sedangkan dolar menunjukkan tanda-tanda mulai terkoreksi turun. Hal ini memberi dukungan untuk emas berbalik naik saat penutupan, dan berpotensi lanjut di sesi Asia pagi ini.
PMI services AS dirilis lebih lemah dari perkiraan, 56.8 vs 58.5. Sedangkan komponen lapangan kerja meningkat untuk pertama kalinya dalam 5 bulan terakhir. Indeks kepercayaan bisnis berada di level tertinggi 18 bulan terakhir, dan inflasi biaya turun ke level terendah 11 bulan terakhir. Tapi angka-angka ini tetap mencatatkan angka terbaik sejak Maret 2022, meskipun secara keseluruhan tidak terlihat cukup bagus.
Pendekatan Yang Lebih Hati-hati
Chris Williamson, Kepala Ekonom Bisnis di S&P Global Market Intelligence mengatakan bahwa angka PMI sektor jasa yang kuat di bulan Desember membuat ekonomi AS siap memulai tahun 2025 dengan baik. Tapi dengan pertumbuhan sekuat itu, bisa dimengerti jika para pembuat kebijakan Federal Reserve mengambil pendekatan yang lebih berhati-hati untuk menurunkan suku bunga.

Secara fundamental, dolar mengalami tekanan turun dengan cepat, dampak dari artikel yang dirilis Washington Post yang mengatakan bahwa Presiden terpilih Trump sedang mempertimbangkan untuk berlakukan tarif global, tapi hanya untuk ‘bahan-bahan penting’.
Tidak lama kemudian Trump menyanggahnya. Trump menyebut artikel di Washington Post yang mengutip dari sumber anonim yang sebenarnya tidak ada sebagai pernyataan yang tidak benar bahwa kebijakan tarif akan dikurangi. Trump mengatakan hal tersebut salah dan menyebut sebagai berita palsu. Namun penurunan dolar tetap berlanjut meski Trump menyanggah hal tersebut.
Kebijakan tarif Trump menjadi percakapan utama dalam 2 minggu terakhir jelang penutupan 2024 dan di 1 minggu pertama awal 2025.
Investor akan kembali mencermati data ekonomi AS di mana ISM services akan dirilis di jam 22.00 WIB. Data diperkirakan naik dari 52.1 menjadi 53.2. Data yang lebih baik dari ekspektasi akan menekan emas kembali. Sebaliknya, data yang lebih lemah dari ekspektasi akan mendorong emas berbali naik.
Di sisi lain, investor juga menantikan laporan terbaru tentang pembelian emas oleh bank sentral China yang menurut agenda akan dirilis hari ini. Sebelumnya, PBOC mengakui bahwa mereka sudah kembali dalam pembelian emas di bulan November November, setelah jeda 6 bulan sejak Mei 2024 – Oktober 2024. Hal tersebut berhasil membuat emas berbalik naik pasca koreksi tajam di bulan November sentuh 2536.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup hammer dengan real body hitam yang kecil dan tail bawah yang lebih panjang dari tail atas. Harga sempat turun hingga sentuh 2614, tapi kemudian ditutup rebound di 2635.83. Sementara upaya kenaikan selalu tertahan di zona 2648/2649. Dengan demikian area ini akan menjadi area resistance yang perlu diwaspadai.
Secara keseluruhan, support akan berada di area 2620-2623, 2612-2614 dan 2602-2605 yang terjauh. Sebaliknya, resistance sepanjang 2645-2652 adalah area pertama yang harus dilalui sebelum berhadapan dengan resistance psikologis 2665-2666 untuk peluang bullish yang lebih kuat.

Di H4, pergerakan sesuai ekspektasi kami di ulasan live streaming hari Senin di channel youtube @agrodanafuturesofficial. Kondisi resistance 2650 tetap bertahan meskipun beberapa kali harga sempat retest area 2645-2648, dan terhenti di 2649, kemudian turun hingga zona 2614 yang juga merupakan area support kisaran 2610-2615 yang kami harapkan berbalik naik.
Secara teknis, harga memang sempat turun di bawah FR 61.8% 2622.54, yang berarti juga seharusnya resmi menjadi sinyal reversal bearish. Tapi penurunan berjalan cepat, dan harga justru kembali ditutup di atas FR 50% 2630 sehingga penurunan ke 2614 dianggap false breakout, dan FR 61.8% 2622 tetap dianggap tidak tembus. Peluang berikutnya berarti kita perlu melihat harga bergerak naik di atas MA 200 H4 yang saat ini ada di 2644.
Area MA 200 2644 sampai FR 23.6% 2648.98 adalah area resistance yang harus ditembus untuk membuka peluang kenaikan lebih lanjut ke FR 0% 2665.32. Jika Area 2644-2648 gagal ditembus, maka swing low diperkirakan akan kembali menguji area 2628-2630, dan jika area ini tetap efektif, maka rebound bisa kembali mendorong naik sehingga di kenaikan berikutnya area 2644-2648 terbuka peluang untuk ditembus, dan harga naik lebih tinggi.
Sebaliknya, peluang bearish akan dominan jika area 2628-2630 tersebut ditembus, dan harga lanjut turun hingga di bawah 2622 kembali. Ini berarti area 2610-2614 akan kembali dilirik dan harus diwaspadai.
Opsi buy alternatif cenderung lebih aman atau lower risk jika dilakukan di kisaran 2610-2615, dengan catatan jika didukung dengan data ekonomi yang lebih rendah dari perkiraan, atau pembelian emas oleh PBOC yang masih kuat. Atau opsi lainnya buy saat benar-benar conform tembus di atas 2652 (resistance 2644-2648 berhasil ditembus).
Secara umum, kondisi fundamental cenderung masih mendukung kenaikan emas (terutama kembalinya bank sentral China melakukan pembelian emas, dan permintaan emas bank sentral masih berlanjut) sehingga penurunan diperkirakan terbatas. Even musiman yang saat ini tersisa adalah January effect di mana emas biasanya cenderung kuat di periode Januari.

Per jam 10.15 WIB, harga berada di 2638.50, dengan high di 2641.07 dan low 2632.84. Harga berbalik naik dan bertahan saat ini di atas FR 50% 2635.32. Secara teknis, penurunan sebelumnya hingga 2614 juga terlihat cepat dan berbalik naik sehingga penurunan bisa dikatakan selesai dan membuka peluang untuk kenaikan. Hal ini akan lebih kuat jika berhasil tembus resistance 2642 yang juga area resistance trend channel yang berhimpitan dengan FR 38.2%.
Ekspektasi skenario adalah swing low terbatas, lalu naik dan menguji kembali 2648-2652 atau bahkan tembus di atas FR 0% 2665. Jika data ISM services dirilis lebih rendah nanti malam, maka peluang kenaikan terbuka lebar, dan area 2665/2666 yang menjadi resistance psikologis punya peluang juga untuk ditembus. Sebaliknya, jika data ISM services dirilis lebih kuat, maka emas berpeluang kembali terkoreksi turun hingga zona 2620 atau bahkan lebih rendah dari low tadi malam 2614.
Meski demikian, area demand/buy diperkirakan lebih kuat di zona 2605-2610, terutama jika penurunan tidak tembus area 2600 dan jika PBOC kembali mengkonfirmasi pembelian di bulan Desember.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 2632.00 – 2634.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2646.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2652.00,
Target terdekat 2658, terjauh 2665, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2626.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2625.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika Support tidak ditembus
Entry : 2610.00 – 2612.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2624.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2604.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2602)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.03200 – 1.03400 Target : 1) 1.04000 2) 1.04600 SL : 1.02600 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.04600 Switch to SELL jika tembus 1.02500 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.24600 – 1.24800 Target : 1) 1.25400 2) 1.26000 SL : 1.24000 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.25500 Switch to SELL jika tembus 1.24000 Potensi Descending triangle memudar setelah harga tembus resistance 1.24800 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 157.500 – 157.700 Target : 1) 158.300 2) 158.900 SL : 156.900 Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 158.300 Switch to SELL jika tembus 156.500 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 2632.00 – 2634.00 Target : 1) 2640.00 2) 2646.00 SL : 2626.00 (ideal 3-5 points di bawah 2625.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2652 Switch to SELL jika tembus 2620 CEK KETERANGAN! |




