








Imbal hasil Treasury AS dan dolar menunjukkan kenaikan yang dominan sejak sesi Asia hingga Eropa. Bahkan kenaikan berlanjut di malam hari, tapi kemudian turun dan ditutup sedikit melemah. Tanda-tanda puncak kenaikan sepertinya mulai menghampiri setelah penutupan dengan candle doji menandakan potensi penurunan bisa terjadi di hari berikutnya, yaitu saat pembukaan hari ini.
Tidak ada data ekonomi di hari Selasa sehingga market cenderung sideways. Hanya satu pernyataan yang muncul dari Gubernur BOJ yang menekankan pendekatan kehati-hatian dalam menaikkan suku bunga, tapi mengindikasikan kenaikan lebih lanjut akan terjadi selama ekonomi, inflasi dan upah bergerak sesuai dengan yang diharapkan bank sentral
Santa Claus Lebih Dulu Terjadi di Saham
Rally akhir tahun untuk emas sepertinya belum terlihat hingga hari Selasa. Namun kabar baiknya adalah Santa Claus rally pada saham sepertinya sudah muncul, ditandai kenaikan saham-saham AS di hari Selasa malam, beberapa jam sebelum penutupan untuk perayaan Natal.
Biasanya ini menjadi pertanda positif dan bisa memicu rally pada emas di mana akhir tahun cenderung positif hingga beberapa hari pertama di awal Januari 2025. Ini berarti secara teori seharusnya emas bisa memulai rallynya di hari ini, meskipun harus lebih dulu mewaspadai data ekonomi yang akan dirilis malam nanti.
Selain itu, Kementerian Keuangan China yang mengumumkan tentang dukungan kebijakan fiskal untuk mendorong pengeluaran dan konsumsi domestik di 2025, juga menjadi kabar positif lainnya, terutama bagi indeks atau pasar ekuitas China dan Hong Kong, dan kemungkinan akan menjadi pondasi yang sehat untuk emas. Jika China kembali bangkit perlahan, maka ada harapan yang tumbuh tentang aktivitas permintaan di investor lokal.
Di sisi lain, emas juga didukung oleh minat pembelian investor retail China yang melirik emas sebagai alternatif investasi di tengah belum ada kepastian untuk mendorong pasar ekuitas mereka.

AS akan merilis data jobless claims di jam 20.30 WIB dan akan menjadi satu-satunya data ekonomi yang muncul di tengah liburnya mayoritas market hari ini.
Data yang lebih lemah dari ekspektasi (angka naik lebih tinggi dari ekspektasi) akan menguntungkan bagi emas, sekaligus mendukung kenaikan lebih lanjut. Sebaliknya, data yang lebih kuat dari ekspektasi (angka pengangguran turun di bawah ekspektasi) akan memicu penurunan pada emas, meskipun secara keseluruhan penurunan ini nantinya menjadikan peluang buy on weakness semakin terbuka untuk memanfaatkan harga yang relatif lebih murah.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup inverted hammer, tertahan di MA 100 Daily 2609 setelah sempat sentuh level terendah 2610.06, dan berhasil ditutup rebound di 2616. Ini berarti menandakan kesempatan untuk rally akhir tahun yang tetap terbuka, dengan catatan bahwa kenaikan berikutnya harus bisa lebih tinggi dari 2 high sebelumnya 2632 dan 2633.32. Minimal harga harus mampu ditutup di atas 2623 untuk membuka jalur kenaikan yang lebih tegas.
Secara keseluruhan, resistance saat ini berada di 2633 (high Senin, 23 Des 2024), 2651 (high 18 Des 2024), dan 2666 (high 29 Nov 2024), adalah area-area yang harus dilewati berikutnya untuk memperkuat bullish. Sementara support saat ini berada di 2613 (MA 100 Daily), 2589 (low 20 Des 2024) dan 2571.49 (FR 50% Daily).
Di H4, penurunan tertahan di 2610 yang berarti sesuai dengan target area buy yang diinginkan di hari Selasa, dan harga kemudian rebound hingga 2616. Dan saat ini di sesi Asia berlanjut hingga 2627.
Selama trendline tidak ditembus, dan pola pergerakan tetap sesuai dengan jalur kenaikan yang diharapkan sebelumnya, maka kali ini diperkirakan akan kembali menguji area FR 61.8% H4 di 2633. Jika tembus, maka bullish akan mulai lebih kuat. Namun MA 200 H4 yang saat ini ada di 2640 akan lebih menentukan.
Penembusan MA 200 akan jauh lebih mendukung bullish lebih kuat, dan resistance berikutnya zona 2642-2649 adalah area resistance yang terdekat yang kemungkinan cukup kuat. Dengan demikian, skenario berikutnya swing low akan terjadi lebih dulu sebelum akhirnya lanjutkan kenaikan.
Selama tidak turun di bawah 2600-2601 (area trendline support), maka peluang buy tetap lebih dominan.
Sebaliknya, penurunan di bawah 2600 akan memicu penurunan lanjutan ke 2594 dan terjauh 2582. Opsi sell bisa dilakukan, tapi diperkirakan hanya jangka pendek mengingat potensi rally akhir tahun yang diperkirakan masih dominan hingga awal Januari 2025. Target jangka pendek dari penurunan diperkirakan akan melirik zona support 2594 dan terjauh 2582.
Secara umum, kondisi fundamental cenderung masih mendukung kenaikan emas (terutama kembalinya bank sentral China melakukan pembelian emas, dan permintaan emas bank sentral masih berlanjut, dan even musiman di akhir Desember hingga awal Januari).
Per jam 9.05 WIB, harga berada di 2626.23, dengan high di 2627.71 dan low 2614.25. Swing high langsung terjadi di awal pembukaan sesi Asia pagi ini saat dibuka di 2615.74, hanya terjadi swing low sedikit di 2614 sebelum akhirnya dorong naik hingga 2627.
Sentimen akhir tahun cenderung positif sehingga emas lebih mudah terdorong naik. Terlihat pola double bottom yang berada cukup dekat di zona support, dan neckline di kisaran 2620-2621 yang sepertinya resmi ditembus setelah harga berhasil naik ke 2627, dan candle berikutnya tetap bertahan di atas 2620-2621 sehingga validasi untuk kenaikan dari double bottom bisa terwujud.
Jika berhasil, maka 2632-2634 adalah target terdekat dari pola tersebut. Dan jika resistance 2632-2634 berhasil ditembus, maka peluang kenaikan berikutnya melirik zona 2648-2651.
Sebaliknya, potensi bearish juga tetap terbuka. Secara teknis, jika kembali gagal tembus 2632-2634, maka akan membatasi kenaikan dan penembusan di bawah 2600 akan membuat peluang rally akhir tahun sedikit berkurang. Meski demikian secara keseluruhan, bearish yang lebih kuat baru akan terwujud jika terjadi penurunan di bawah 2582.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:Â
Opsi BUY on Dip
Entry: 2614.00 – 2616.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :Â 2628.00 ($12 - $14)Â
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2634.00,
Target terdekat 2640, terjauh 2651, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2608.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2606.00)
Risk Reward: 1: 2Â
Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2600.00 – 2602.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2588.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2608.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2606)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.04200 – 1.04400
Target : 1) 1.03600 2) 1.03000
SL : 1.05000
Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.03600
Switch to BUY jika tembus 1.05300
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.25600 – 1.25800
Target : 1) 1.25000 2) 1.24400
SL : 1.26400
Alternatif :
Ada potensi membentuk Descending triangle sehingga kenaikan dicurigai terbatas
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.24800
Switch to BUY jika tembus 1.27000
Suggest : SELL on Rally
Area : 157.400 – 157.600
Target : 1) 156.800 2) 156.200
SL : 158.400
Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 156.700
Switch to BUY jika tembus 159.000
Suggest : BUY on Dip
Area : 2614.00 – 2616.00
Target : 1) 2622.00 2) 2628.00
SL : 2608 (ideal 3-5 points di bawah 2606.00)
Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2634
Switch to SELL jika tembus 2600
CEK KETERANGAN!
Imbal hasil Treasury AS dan dolar mengalami kenaikan di hari Senin. Secara teknis, pola bearish engulfing keduanya tidak gagal, namun jika kenaikan berlanjut, maka pola tersebut bisa membatalkan penurunan yang diharapkan.
Data consumer confidence AS turun, 104.7 vs bulan sebelumnya 111.7. Data tersebut menjadi kekecewaan yang besar yang terjadi di puncak musim belanja. Rebound indeks kepercayaan konsumen yang terjadi baru-baru ini ternyata tidak berlanjut di bulan Desember karena indeks turun kembali ke tengah-tengah kisaran yang berlaku selama 2 tahun terakhir, kata Dana M Peterson, Kepala Ekonom The Conference Board. Tapi pandangan konsumen terhadap kondisi pasar tenaga kerja saat ini terus membaik, konsisten dengan data pekerjaan dan pengangguran baru-baru ini. Tapi penilaian tentang kondisi bisnis justru melemah.
Dampak Data Relatif Terbatas
Meski demikian, dampak dari data ekonomi sepertinya tidak terlihat memiliki efek yang terlalu besar, terutama untuk emas. Dengan jadwal yang padat jelang liburan, badan statistik cenderung berusaha untuk merilis dengan segera. Kepercayaan konsumen AS mengalami penurunan tajam, menyoroti kecemasan tentang kebijakan Trump.

UBS kembali menegaskan pandangannya bahwa dolar cenderung masih terlalu mahal. Penguatan tersebut didorong oleh pergeseran ekspektasi terhadap Federal Reserve dan kebijakan pemerintah AS.
UBS menilai bahwa Fed kemungkinan akan mempertahankan sikap kehati-hatiannya, menunda penurunan suku bunga lebih lanjut sampai inflasi menurun lebih lanjut. Bank memperkirakan inflasi inti akan melambat hingga di bawah 2.5% saat pertemuan FOMC bulan Juni sehingga bisa memberi kepercayaan diri untuk Fed kembali lanjutkan pelonggaran kebijakan moneter.
Saat ini UBS sudah memperbarui pandangannya tentang penurunan suku bunga Fed tahun 2025, dari awalnya 100 bps, menjadi hanya 2 kali penurunan 25 bps di tahun depan, di bulan Juni dan September 2025. Hal ini menandai revisi dari proyeksi UBS sebelumnya yang memperkirakan total 100 bps dan masing-masing 1 kali pemangkasan per kuartal.
Data pasar tenaga kerja ataupun inflasi yang lebih lemah dari perkiraan bisa mendorong penurunan suku bunga lebih awal di bulan Maret. Tapi hal itu tetap akan bergantung pada bagaimana kondisi ekonomi berkembang dalam beberapa bulan mendatang.
AS akan merilis data Durable Goods di jam 20.30 WIB dan New Home Sales di jam 22.00 WIB. Pesanan barang tahan lama (durable goods) diperkirakan turun dari 0.2% menjadi -0.3%. Sedangkan new home sales diperkirakan naik dari 610K menjadi 666K.
Data yang lebih lemah dari ekspektasi akan menguntungkan bagi emas, sekaligus mendukung kenaikan lebih lanjut. Sebaliknya, data yang lebih kuat dari ekspektasi akan memicu penurunan pada emas, meskipun secara keseluruhan penurunan ini nantinya menjadikan peluang buy on weakness semakin terbuka untuk memanfaatkan harga yang relatif lebih murah.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup shooting star, menandai kenaikan yang sedikit terhambat karena tidak mampu tembus salah satu resistance penting di zona 2633. Meskipun sempat sentuh 2633.32, tapi emas gagal memanfaatkan momentum, dan penurunan di malam hari sentuh 2608. Tapi hal tersebut tidak memperkecil peluang untuk rally akhir tahun yang tetap terbuka di minggu terakhir Desember.
Secara keseluruhan, resistance saat ini berada di 2633 (high Senin, 23 Des 2024), 2651 (high 18 Des 2024), dan 2666 (high 29 Nov 2024). Sementara support saat ini berada di 2609 (MA 100 Daily), 2589 (low 20 Des 2024) dan 2571.49 (FR 50% Daily). Penurunan sejauh ini tertahan di MA 100 Daily sehingga peluang bullish tetap terbuka. Namun, bullish akan jauh lebih kuat jika mampu tembus 2633 sebagai resistance kuat yang terdekat.
Di H4, penurunan tertahan di 2608, beberapa poin di atas zona orange yang kami tandai sebagai area demand yang cukup potensial, 2601-2605, dan tepat berada di zona buy yang kemarin kami incar. Secara keseluruhan, area tetap sama, dan pola pergerakan yang diharapkan juga masih tetap sama. Trendline support ditarik dari titik terendah 2582.68 ke titik 2589.55 sehingga akan menjadi acuan ke depan sebagai support yang bisa diperhitungkan.
Selama tidak turun di bawah 2600-2601 (area trendline support), maka peluang buy cukup ideal di dekat zona tersebut atau dekat low kemarin, 2608. Sementara kenaikan butuh tembus FR 61.8% H4 2633 dalam waktu dekat untuk membuka peluang rally akhir tahun semakin melebar. Dan MA 200 H4 yang kini ada di 2641 juga menjadi salah satu dari 3 zona resistance wajib tembus untuk mendukung kenaikan tersebut.
Sebaliknya, penurunan di bawah 2600 akan memicu penurunan lanjutan ke 2594 dan terjauh 2582. Namun, strategi sell yang lebih kuat baru terwujud jika harga mampu tembus di bawah 2582. Ini dikarenakan saat tembus 2600 ataupun 2594, penurunan belum terlalu kuat karena 2582 bisa saja menjadi area double bottom dan memaksa emas kembali naik. Tapi jika 2582 berhasil ditembus, maka terbuka peluang untuk penurunan lebih lanjut ke 2565 atau terjauh 2536-2540 yang merupakan area terendah November 2024.
Opsi Buy bisa dilakukan idealnya dekat area trendline support atau area arsir orange 2601-2605 atau minimal 2608-2612, dan alternatif terakhir adalah jika tembus 2633. Anda bisa pertahankan buy jika area 2633 dan 2641 berhasil ditembus dalam waktu dekat. Jika tidak tembus, maka kemungkinan koreksi turun masih bisa terjadi.
Secara umum, kondisi fundamental cenderung masih mendukung kenaikan emas (terutama kembalinya bank sentral China melakukan pembelian emas, dan permintaan emas bank sentral masih berlanjut, dan even musiman di akhir Desember hingga awal Januari).
Per jam 9.50 WIB, harga berada di 2617.08, dengan high di 2619.92 dan low 2612.58. Harga bergerak turun hingga 2608, cukup dekat dengan zona support 2601-2605, dan masih dalam batas koreksi yang memang diharapkan sebelumnya.
Secara umum, swing low diharapkan tetap terbatas di zona yang sama, maksimal 2601-2605, atau terdekat 2608-2612. Sementara swing high atau gerakan ke atas diharapkan secara bertahap mulai naik lebih tinggi, dan tembus di atas 2632-2634. Jika sesuai dengan perkiraan, maka emas berpotensi untuk melirik resistance lebih tinggi, area 2648-2651, dan pola pergerakan higher low- higher high secara bertahap bisa mendorong emas untuk naik hingga zona resistance berikutnya 2666, dan 2672-2676. Hal ini dikarenakan efek akhir tahun yang sejauh ini terlihat mendukung pada sentiment bullish pada emas.
Meski demikian, potensi bearish juga tetap terbuka. Secara teknis, kegagalan tembus 2632-2634 akan membatasi kenaikan tersebut, dan penembusan di bawah 2600 akan membuat peluang rally akhir tahun sedikit berkurang. Tapi secara keseluruhan, bearish yang lebih kuat baru akan terwujud jika terjadi penurunan di bawah 2582.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:Â
Opsi BUY on Dip
Entry: 2610.00 – 2612.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :Â 2624.00 ($12 - $14)Â
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2634.00,
Target terdekat 2640, terjauh 2651, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2604.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2600.00)
Risk Reward: 1: 2Â
Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2587.00 – 2589.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2575.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2595.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2595)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!





















