logo agrodana futures official
Buka Akun

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.03800 – 1.04000
Target : 1) 1.03200 2) 1.02600
SL : 1.04600

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.03000
Switch to BUY jika tembus 1.05000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.25300 – 1.25500
Target : 1) 1.24700 2) 1.24100
SL : 1.26100

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.24400
Switch to BUY jika tembus 1.26200
H&S nyaris sentuh target, didukung juga dengan potensi Descending Triangle

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : BUY on Dip
Area : 156.600 – 156.800
Target : 1) 157.400 2) 158.000
SL : 156.000

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 158.000
Switch to SELL jika tembus 155.800

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : SELL on Rally
Area : 2610.00 – 2612.00
Target : 1) 2604.00 2) 2598.00
SL : 2618 (ideal 3-5 points di atas 2620.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2590
Switch to BUY jika tembus 2626
CEK KETERANGAN!

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Imbal hasil obligasi dan dolar AS naik lebih tinggi setelah pengumuman FOMC tadi malam (dinihari). Fed memangkas suku bunga 25 bps sesuai ekspektasi, dan dolar berbalik naik setelah di waktu bersamaan dot plot terbaru menunjukkan proyeksi penurunan suku bunga 2025 hanya sekitar 50 bps (total) yang berarti 1x penurunan suku bunga “jumbo” 50 bps atau 2x penurunan suku bunga 25 bps. 

Hal ini lebih rendah dibanding ekspektasi para Analis yang memperkirakan setidaknya masih ada sekitar 75 bps penurunan suku bunga di tahun depan. Dot plot juga menunjukkan angka lebih rendah dibanding proyeksi pada dot plot September yang memperkirakan 4 kali pemangkasan suku bunga di 2025.

‘Dot Plot’ terbaru Fed

Sesuai dengan yang sempat diulas beberapa kali di artikel maupun youtube channel @AgrodanaFuturesOfficial bahwa penggerak utama market bukan lagi tertuju pada pemangkasan suku bunga Desember yang sudah diantisipasi hampir sepenuhnya (96% peluang) melainkan dot plot terbaru yang dirilis di jam yang bersamaan.

Dot plot Desember menunjukkan pemangkasan suku bunga 1 kali lebih sedikit dari yang diantisipasi pasar untuk tahun 2025 dan 2026, yang semula mengharapkan akan ada sekitar 3 kali penurunan total 75 bps dibanding dot plot September 4 kali penurunan total 100 bps. 

Meski demikian kami menilai bahwa potensi tersebut masih cukup sesuai dengan Analisa kami sebelumnya yang memperkirakan masih ada sekitar 2-3x pemangkasan di 2025 dengan kisaran total 50-75 bps. Dengan demikian secara umum emas masih memiliki harapan untuk tetap naik di tahun 2025 karena Fed masih membuka peluang untuk penurunan suku bunga tersebut.

‘Bounty Hunter’ dan Rumor Januari ‘Hold’ Suku Bunga 

Penurunan diperkirakan sebagai reaksi dari pasar yang harus mengkalibrasi ulang ekspektasi mereka terhadap sikap kebijakan Fed sehingga rally akhir tahun kemungkinan sedikit tertahan. Namun kesempatan untuk naik tetap terbuka, meskipun dengan opsi kenaikan yang mungkin terbatas. 

‘Bounty hunter’ mendominasi di pergerakan sesi Asia pagi ini karena harga yang relatif murah dan mendekati libur Natal dan akhir tahun. Kenaikan juga didukung oleh ‘seasonal event’ yang cenderung positif bagi emas di bulan Desember dan Januari, dengan perkiraan rally hanya akan terjadi sampai kurang lebih minggu pertama atau maksimal di minggu kedua Januari 2025.  Ini jika dikaitkan dengan rumor ataupun spekulasi yang memperkirakan bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga di bulan Januari 2025. 

Terlepas dari hal tersebut, Fed tetap menunjukkan bahwa kebijakan tersebut bukan hal yang ‘fix’ atau tetap, melainkan akan terus memantau data-data ekonomi yang masuk. Setidaknya akan ada data PCE besok malam, NFP di awal Januari dan juga CPI sebelum akhirnya FOMC meeting di 28-29 Januari 2025.

Fokus Malam Ini

Investor akan mencermati data GDP dan initial jobless claims AS di jam 20.30 WIB. GDP diperkirakan turun dari 3.0% menjadi 2.8%, sedangkan jobless claims diperkirakan turun dari 242K menjadi 229K. 

Jika data dirilis sesuai ekspektasi atau bahkan jauh lebih rendah dari ekspektasi, maka dolar berpeluang melemah sehingga emas berpotensi naik. Sebaliknya, jika data dirilis lebih baik dari ekspektasi, maka emas berpotensi kembali turun.

Khusus jobless claims, angka yang naik akan mendukung kenaikan emas. Dan perlu mewaspadai potensi ‘seasonal event’ yang masih mendukung emas sehingga penurunan diperkirakan mulai terbatas.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bearish dengan real body hitam yang panjang dan penurunan tajam hingga 2582.68 setelah pengumuman Fed yang cenderung kurang dovish atau ke arah hawkish. Support historical akan berada di kisaran 2571, 2554 dan 2536 yang terjauh. Sebaliknya, resistance akan berada di 2605, 2623 dan 2651. 

Secara umum tekanan kemungkinan masih mendominasi karena market masih merespon pengumuman Fed tadi malam. Namun ‘bounty hunter’ di sesi Asia saat ini berhasil mendorong naik kembali di atas 2600-an, dengan high sementara di 2618. Kenaikan kemungkinan masih relatif terbatas.

slide20

Di H4, penurunan tertahan sementara waktu di area orange kisaran 2580-2582 saat pengumuman dot plot Fed. Dan rebound terjadi di sesi Asia pagi ini didukung dengan kondisi RSI yang sudah oversold. Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari puncak 2664.34 ke bottom 2582.38. 

Rebound secara teknis diperkirakan bisa terjadi dengan area target kisaran FR 38.2% 2613, FR 50% 2623 atau maksimal FR 61.8% 2633. Dengan catatan, harga masih dianggap dalam tren turun selama tidak tembus FR 61.8% 2633 tersebut. Ini berarti zona sell masih bisa dilakukan di kisaran FR 38.2%-50% atau dengan kata lain selama tidak terjadi kenaikan di atas 2633 (FR 61.8%). 

Di sisi lain, opsi buy juga bisa dilakukan untuk jangka pendek karena demand yang masih efektif di zona orange tersebut (2580-2582) karena kondisi RSI yang oversold tersebut. Namun waspada karena kenaikan kemungkinan masih relatif terbatas.

Opsi buy juga dibenarkan jika harga akhirnya tembus FR 61.8% 2633, yang berarti reversal bullish. Tapi target terdekat akan berpotensi tertahan di MA 200 H4 yang ada di 2651. Artinya posisi buy akan relatif pendek, kecuali jika MA 200 tersebut berhasil ditembus. 

Dan penurunan akan kembali dominan jika harga kembali tembus FR 0% 2582, dan support berikutnya yang berpotensi dilirik adalah 2554-2560 yang terdekat, atau 2536-2540 yang terjauh, berdasarkan low historical yang terjadi di bulan November 2024. 

Data GDP dan jobless claims nanti malam juga berpotensi pengaruhi pergerakan di malam hari , jadi harus waspada skenario bisa berubah jika data relatif lebih rendah!

Secara umum, kondisi fundamental yang cenderung masih mendukung kenaikan emas (terutama kembalinya bank sentral China melakukan pembelian emas, dan permintaan emas bank sentral masih berlanjut), meskipun pengumuman Fed tadi malam cenderung hawkish.

slide21

Per jam 9.50 WIB, harga berada di 2607.52, dengan high di 2618.00 dan low 2582.68. Jika berdasarkan perhitungan sebelumnya, maka penurunan tajam ke 2582 bisa dianggap sebagai wave 5 sehingga seharusnya secara bertahap kita melihat kenaikan dari wave ABC. Dengan demikian kenaikan di sesi Asia bisa dianggap sebagai wave A.

Meski demikian kenaikan diperkirakan masih terbatas, sehingga koreksi wave B nantinya berlaku selama tidak terjadi penurunan di bawah 2582. Tapi jika penurunan kembali tembus 2582, maka rebound wave ABC belum konfirm terbentuk.

Sebaliknya, jika perkiraan kami benar dan swing low tetap bertahan di atas 2590-2600 (tidak tembus 2582), maka peluang kenaikan wave C bisa terjadi. 

Ini berarti Sell masih bisa dilakukan dengan asumsi market masih merespon pengumuman Fed tadi malam, dan buy akan bergantung dari apakah support ditembus kembali atau tidak, atau bergantung pada data ekonomi nanti malam.

Dan kembali mengingatkan, bahwa seasonal trend kemungkinan tetap dominan untuk saat ini sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas, meskipun pengumuman Fed tadi malam sempat menekan emas!

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi SELL on Rally
Entry: 2621.00 – 2623.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2609.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan SELL jika tembus 2600.00,
Target terdekat 2594, terjauh 2585, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2629.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 2628.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi BUY jika Support gagal ditembus
Entry : 2580.00 – 2582.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2594.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2574.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2572)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Dolar berlanjut menguat terhadap mata uang lainnya setelah Fed memutuskan untuk memangkas suku bunga acuannya sebanyak 25 bps dari 4.50% menjadi 4.25% sesuai perkiraan. Fed juga memberikan sinyal akan memperlambat laju pemangkasan suku bunga acuan untuk tahun 2025 nanti. Dalam dot plotnya Fed menurunkan proyeksi suku bunga acuannya dari sebelumnya 4 kali menjadi hanya 2 kali sepanjang tahun mendatang. Proyeksi ekonomi Fed juga masih optimis dengan perkiraan pertumbuhan ekonomi GDP dinaikkan dari 2.0% di bulan September lalu menjadi 2.1%. Dan proyeksi tingkat pengangguran diturunkan dari 4.4% menjadi hanya 4.3%. Sedangkan perkiraan inflasi (PCE) juga dinaikkan dari 2.1% menjadi 2.5% dengan Core Inflasi juga dinaikkan dari 2.2% menjadi 2.5%. Dengan perkiraan inflasi kembali meningkat tersebut maka Fed memilih untuk tetap mempertahankan kebijakan moneter cukup ketat setidaknya untuk pertemuan berikutnya di bulan Januari mendatang. Dan akan mengurangi jumlah pemangkasan di tahun 2025 mendatang dengan memilih waktu yang lebih tepat dan sesuai dengan data ekonomi yang akan dirilis di kemudian hari. Ketua Fed – Jerome Powell dalam konferensi pers mengatakan saat ini resiko ekonomi dalam kondisi yang seimbang dan hanya perlu memperhatikan inflasi. Dengan kondisi ekonomi masih kuat, inflasi mendekati target 2% dan kebijakan moneter yang sudah sesuai untuk menghadapi resiko yang ada. Berikutnya Fed akan lebih perlahan, lebih berhati-hati dan lebih cermat lagi, terlebih terhadap tarif impor dan agenda ekonomi lainnya dari presiden Trump yang akan datang. Hari ini akan dirilis indikator pertumbuhan ekonomi GDP di AS dengen perkiraan mengalami penurunan pada periode ini. Namun dengan proyeksi GDP dari Fed yang naik di tahun depan, kemungkinan data nanti malam akan diabaikan oleh pasar.

Yen masih cenderung melemah seiring dengan penguatan mata uang dolar menjelang hasil pertemuan moneter Bank Sentral Jepang (BOJ) siang ini. Hasil pertemuan hari ini dari BOJ diperkirakan akan diumumkan antara pukul 10:00 WIB hingga 11:30 WIB. Besar kemungkinan BOJ akan tetap mempertahankan suku bunga acuannya meski tidak menutup kemungkinan juga akan menaikkan suku bunga acuannya. Meskipun sepertinya bukan saat yang tepat setelah Fed memangkas suku bunga acuannya semalam. Keputusan yang cukup sulit di tengah pertumbuhan ekonomi global yang menurun dan juga resiko dari agenda dagang pemerintah AS yang baru nanti. Hal ini juga bergantung dengan pandangan dari pejabat BOJ terhadap kondisi ekonomi di Jepang saat ini yang cukup kuat menahan tekanan inflasi yang cenderung naik dan juga permintaan domestik yang terus meningkat. Gubernur BOJ - Kazuo Ueda dijadwalkan akan memberikan konferensi pers pada 13:30 WIB. BOJ juga akan merilis studi instrumen kebijakan moneter yang sudah diterapkan sejak 25 tahun terakhir dengan suku bunga negatif sebelumnya yang secara simbolis menandai akan berakhirnya stimulus ekonomi yang masif.

Euro melemah tajam seiring dengan dolar yang menguat paska pertemuan moneter FOMC. Sementara kondisi politik di 2 negara utama Uni Eropa masih menjadi fundamental yang tidak stabil di kawasan ini. Ketua Ahli ekonomi Bank Sentral Eropa (ECB) - Philip Lane semalam menapik kekhawatiran tersebut dengan mengatakan defisit anggaran yang membengkak sudah dapat diatasi dan ini merupakan hal yang normal. Lane menujukan komentar ini terhadap kondisi di Prancis yang baru saja mendapat Perdana Menteri baru - Francois Bayrou. Bayrou setelah dilantik mengatakan sedang menghadapi tantangan sebesar Himalaya untuk mengatasi defisit anggaran. Dan hal ini tidak hanya kewajiban secara finansial, namun juga sebagian sebagai kewajiban moral. Sedangkan pembahasan politik secara umum, Gubernur Bank Sentral Belgia - Pierre Wunsch mengatakan tidak akan lebih mempersulit apa yang terjadi perihal politik yang sedang panas saat ini. Namun juga jangan berharap dapat penyelesaian instan seperti kejatuhan duit dari langit. Hari ini akan dirilis data Setimen Konsumen dari GfK.

Poundsterling bahkan sudah melemah terhadap sebelum keputusan dari Fed. Bank Sentral Inggris (BOE) juga dijadwalkan akan mengumumkan hasil pertemuan moneter hari ini menyusul BOJ. Dengan perkiraan yang sama yaitu akan tetap mempertahankan suku bunga acuan pada saat ini. Seiring dengan inflasi yang kembali naik 2.6% dan Core inflasi naik 3.5%, bahkan inflasi dari sektor jasa saja melambung hingga 5.0%. Sehingga BOE belum bisa menyatakan sudah menang melawan inflasi. Meski demikian ekspektasi akan langkah pemangkasan akan dilanjutkan pada tahun depan.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://t.me/AGROdanaOFFICIAL
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.04300 – 1.04500
Target : 1) 1.03700 2) 1.03100
SL : 1.05100

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.03000
Switch to BUY jika tembus 1.05500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.26000 – 1.26200
Target : 1) 1.25400 2) 1.24800
SL : 1.26800

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.25400
Switch to BUY jika tembus 1.27000

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : BUY on Dip
Area : 153.700 – 153.900
Target : 1) 154.500 2) 155.100
SL : 153.100

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 155.000
Switch to SELL jika tembus 152.800
Tergantung BOJ! (Cek KETERANGAN)

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : SELL on Rally
Area : 2621.00 – 2623.00
Target : 1) 2615.00 2) 2609.00
SL : 2629 (ideal 3-5 points di atas 2628.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2600
Switch to BUY jika tembus 2635
CEK KETERANGAN!

Dolar berlanjut menguat terhadap mata uang lainnya menjelang berakhirnya pertemuan moneter FOMC dan juga data fundamental yang menunjukkan ekonomi di AS masih solid. Data Retail Sales yang dirilis semalam mengalami kenaikan 0.7% yang melampaui perkiraan hanya naik 0.6% dan bahkan data periode sebelumnya juga direvisi membaik dari 0.4% menjadi 0.5%. Meskipun data Core Retail Sales yang tidak menyertakan sektor otomotif masih stabil 0.2% sama seperti periode sebelumnya, namun meleset dari perkiraan naik 0.4% Data ini semakin memperkuat ekspektasi akan terjadinya soft landing sehingga Fed dapat kembali menurunkan suku bunga acuannya. Fed akan mengakhiri pertemuan moneter FOMC malam ini dan hasilnya akan diumumkan lewat tengah malam nanti tepatnya pukul 02.00 dini hari nanti. Hampir dapat dipastikan Fed akan kembali memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps. Dan yang paling ditunggu adalah proyeksi ekonomi terutama prakiraan inflasi dan dot plot suku bunga yang akan datang. Selain itu juga ditunggu konferensi pers dari Ketua Fed - Jerome Powell, 30 menit setelah hasil pertemuan moneter diumumkan. Setelah memangkas suku bunga malam ini, diperkirakan Fed akan menahan diri setidaknya hingga paruh pertama atau paling cepat setelah kuartal pertama tahun 2025 berakhir. Sembari menunggu data inflasi yang sesuai yang diharapkan berikutnya serta menantikan dampak dari agenda ekonomi presiden Trump yang akan datang. Selain Fed, pekan ini ada Bank Sentral Jepang (BOJ) dan Bank Sentral Inggris (BOE) yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya. Serta Bank Sentral Swedia (Riksbank) dan Bank Sentral Norwegia (NorgesBank) yang diperkirakan akan memangkas suku bunga acuan dalam pertemuan moneter mereka pekan ini.

Yen bergerak menguat terhadap dolar seiring dengan peluang Bank Sentral Jepang (BOJ) menunda kenaikan suku bunga acuan pada pertemuan moneter esok hari. BOJ baru akan mengambil langkah untuk menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter berikutnya di bulan Januari mendatang. Menunggu hingga tahun depan merupakan kebijakan yang lebih rasional sembari menunggu kemungkinan adanya perubahan struktur upah domestik, namun juga melihat seberapa besar dampak dari agenda ekonomi pemerintah AS yang baru. Hari ini tidak ada data penting yang akan dirilis

Euro kembali melemah terhadap dolar seiring dengan resiko terjadinya kredit macet setelah Bank Sentral Eropa (ECB) mengharuskan 13 bank di kawasan ini untuk menambah modalnya. Kewajiban ini dikeluarkan untuk menjamin bahwa bank-bank tersebut dapat menutup hutang yang beresiko cukup tinggi. Jumlah ini hampir 2 kali lipat dari tahun sebelumnya dan dikenakan kenaikan modal yang bervariasi antara 10 hingga 40 bps. Selain itu kondisi politik yang kurang sehat di 2 negara utama Uni Eropa yaitu Jerman dan Prancis masih menjadi sentimen negatif untuk aset-aset berdenominasi mata uang Euro. Hari ini tidak ada data penting yang akan dirilis

Poundsterling sedikit terangkat terhadap dolar seiring dengan data di sektor tenaga kerja dengan pertumbuhan upah yang meningkat dalam triwulan hingga Oktober lalu. Indeks upah rata-rata dalam 3 bulan tersebut naik 5.2% yang melampaui perkiraan naik 4.6% dan bahkan data periode sebelumnya juga direvisi membaik dari 4.3% menjadi 4.4% Ini merupakan kenaikan terbanyak dalam 4 kuartal terakhir. Sementara tingkat pengangguran relatif masih stabil di angka 4.3% sesuai perkiraan sama seperti periode sebelumnya. Dengan data-data ini semakin memperkuat peluang BOE untuk tetap mempertahankan suku bunga acuannya dan tidak perlu tergesa-gesa memangkas suku bunga acuannya lagi. Pertemuan moneter MPC - BOE dijadwalkan esok hari setelah BOJ. Hari ini akan dirilis data inflasi CPI, PPI, RPI dan HPI.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://t.me/AGROdanaOFFICIAL
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Imbal hasil obligasi AS masih ditutup naik, sedangkan dolar mulai menunjukkan tanda-tanda overbought. Meski demikian belum ada perubahan secara menyeluruh terhadap keduanya karena market masih menunggu pengumuman FOMC besok malam.

Indeks manufaktur Empire Fed dirilis 0.2, lebih rendah dari ekspektasi 6.4. Penurunan tersebut cukup besar dibanding bulan sebelumnya 31.2. Hal ini yang sempat membuat emas kembali naik ke 2664 sebelum akhirnya turun bertahap saat data PMI services kembali menunjukkan angka yang lebih baik dari ekspektasi, 58.5 vs 55.7, meskipun PMi manufacture dirilis lebih rendah. 

Fed Watchers : Fed Siap Perlambat Laju Penurunan Suku Bunga

Reporter WSJ, Nick Timiraos, yang juga dikenal sebagai Fed Watchers mengatakan meskipun para investor mengharapkan penurunan suku bunga ketiga kalinya berturut-turut di 2024, para pejabat Fed juga siap memperlambat ataupun bahkan menghentikan penurunan suku bunga setelah pertemuan minggu ini.

Fed diperkirakan akan kembali memangkas suku bunga di pertemuan minggu ini. Tapi ada kekhawatiran dari beberapa pejabat tentang inflasi dan potensi pemangkasan suku bunga yang terlalu jauh. Ketua Fed berusaha menyeimbangkan risiko pemangkasan yang terlalu banyak atau tidak cukup. Di sisi lain, pasar tenaga kerja dinilai masih berada dalam keseimbangan yang rapuh, di mana tingkat perekrutan yang rendah, tapi PHK juga rendah, dan tingkat pengangguran turun menjadi 4.2%. 

Investor diperkirakan akan tetap membatasi agresivitasnya jelang pertemuan FOMC 17-18 Desember 2024. Mereka akan memulai pertemuan tersebut hari ini dan diharapkan keputusan akan diumumkan besok sore waktu Washington atau Kamis dinihari waktu Indonesia.  Perhatian tertuju pada proyeksi ekonomi dan dot plot untuk melihat jalur suku bunga tahun 2025 dan 2026. 

Emas berpotensi turun lebih lanjut jika dot plot menunjukkan tidak ada penurunan suku bunga di 2025, atau terdapat jeda penurunan di bulan Januari. Termasuk jika pernyataan Powell cenderung lebih hawkish dibanding pertemuan sebelumnya. Sebaliknya, emas punya peluang untuk rally akhir tahun dan bahkan memperpanjang rally di minggu pertama Januari jika Fed tetap membuka peluang penurunan suku bunga di 2025 meskipun dengan laju yang lebih lambat, dan sikap Powell yang tetap less hawkish atau cenderung dovish.

Fokus Malam Ini

Investor akan mencermati data retail sales AS yang akan dirilis di jam 20.30 WIB. Data diperkirakan naik dari 0.4% menjadi 0.6%, dan retail sales inti diperkirakan naik dari 0.1% menjadi 0.4%. 

Jika data dirilis sesuai ekspektasi atau bahkan jauh lebih kuat dari ekspektasi, maka dolar berpeluang menguat dan emas berpotensi kembali turun. Sebaliknya, jika data dirilis lebih rendah dari ekspektasi, maka emas berpotensi rebound.

Dengan fokus utama tertuju pada pengumuman FOMC di hari Rabu malam atau Kamis dinihari waktu Indonesia, maka pergerakan diperkirakan akan relatif terbatas, atau cenderung turun karena market mengantisipasi pergeseran sikap Fed ke sisi hawkish.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup doji candle dengan real body putih yang pendek tapi memiliki tail atas yang lebih panjang dari tail bawah sehingga cocok dikategorikan inverted hammer. Secara teori seharusnya kita akan melihat kenaikan. Namun kenaikan diperkirakan masih relatif terbatas mengingat market masih menunggu pengumuman FOMC besok malam (Kamis dinihari waktu Indonesia). 

Resistance 2666 dan 2686 tetap menjadi area penting untuk ditaklukkan, terutama kenaikan di atas 2686-2690 diperlukan untuk membuka jalur kenaikan yang lebih kuat. Sebaliknya, support berada di 2620-2623 juga kembali menjadi area penting yang potensial disentuh jika retail sales nanti malam dirilis lebih baik dari ekspektasi. 

slide20

Di H4, kenaikan sempat sentuh 2664, dan terlihat beberapa kali ada upaya untuk tembus zona resistance 2666, tapi berhasil diredam oleh MA 200 yang saat itu berada di 2663.22. MA 200 saat ini berada di 2659.22, dan FR 50% 2686 menjadi area resistance yang paling penting. Masih dengan pola yang sama, bahwa jika terjadi penembusan MA 200, maka Anda hanya punya kesempatan untuk memanfaatkan kondisi tersebut ke kisaran resistance 2676 maupun 2686. Dan jika tidak ada perubahan sentimen, maka area 2686 akan kembali berpotensi menjadi area resistance yang cukup kuat sehingga tekanan turun bisa kembali terjadi. 

Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari puncak 2726.07 ke bottom 2646.16 sehingga pantulan ke zona FR 23.6% 2665 adalah rebound terdekat yang wajar, bahkan FR 50% 2686 juga akan menjadi batas wajar rebound, dan bisa menjadi opsi area sell. Tapi penembusan FR 61.8% 2695.54 akan membuka peluang reversal bullish sehingga tren naik bisa kembali dominan jika konfirm tembus FR 61.8%.

Dengan skenario yang sama seperti sebelumnya, diharapkan rebound di sesi Asia hingga Eropa kurang lebih ke zona terdekat 2663-2665, atau terjauh 2683-2686. Area SELL tetap berlaku selama area terjauh 2686 tidak ditembus. Sebaliknya opsi BUY lebih dianjurkan jika harga benar-benar tembus FR 61.8% 2695. Ini berarti juga jika terjadi kenaikan, maka opsi BUY diperkirakan akan relatif berjalan singkat dan terbatas. 

Jika Anda memilih buy dengan pertimbangan MA 200 H4 di 2659 ditembus, maka pastikan waspada saat mulai mendekati zona 2670-2676 karena dikhawatirkan kenaikan yang masih terbatas mengingat pasar masih menunggu FOMC besok malam. 

Data retail sales nanti malam juga menjadi salah satu penentu sebelum pengumuman FOMC di hari Rabu (Kamis dinihari waktu Indonesia).

Secara umum, kondisi fundamental yang cenderung masih mendukung kenaikan emas (terutama kembalinya bank sentral China melakukan pembelian emas, dan permintaan emas bank sentral masih berlanjut), maka Sell cenderung short-term, dan buy cenderung lebih potensial berlanjut. Namun karena market juga menunggu dot plot Fed minggu ini, maka pergerakan cenderung ditentukan dari dot plot tersebut.

slide21

Per jam 9.30 WIB, harga berada di 2656.28, dengan high di 2658.59 dan low 2651.03. Masih dengan pola yang sama, harga pun masih dalam area FR yang sama seperti sebelumnya dengan support FR 0% 2646 yang belum ditembus, dan harga saat ini kembali rebound ke FR 23.6% 2657.12. Pantulan diharapkan tertahan maksimum di FR 38.2% 2663 atau FR 50% 2669. Dengan demikian pantulan ke zona tersebut menjadi peluang untuk sell dalam waktu dekat. Sebaliknya, penembusan di atas FR 61.8% 2674.86 memberi indikasi perubahan tren naik.

Pergerakan juga masih bagian dari wave 4 dari Elliott Wave. Jika perhitungan benar, maka rebound kemungkinan masih berpotensi mengulang area sebelumnya dengan mengacu area FR 23.6% 2657, FR 38.2% 2663 dan FR 50% 2669 pada grafik H1. Dengan demikian opsi SELL masih di area yang sama seperti sebelumnya. Pantulan bisa memanfaatkan area FR 38.2% atau 50%, tapi stop loss idealnya beberapa poin di atas FR 61.8% (2674).

Dan penurunan wave 5 diperkirakan berpeluang kembali menguji area 2618-2621. Tapi rintangan pertama yang harus dihadapi adalah support 2640-2643 yang kemarin cukup kuat menahan penurunan. 

Waspada jika penurunan sudah mendekati atau sentuh area 2618-2623 karena kemungkinan rebound bisa saja terjadi jika area support tidak ditembus, atau jika data retail sales nanti malam dirilis lebih rendah dari ekspektasi.

Kembali mengingatkan, bahwa seasonal trend kemungkinan dominan untuk saat ini sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas!

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi SELL on Rally
Entry: 2663.00 – 2665.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2651.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan SELL jika tembus 2640.00,
Target terdekat 2634, terjauh 2625, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2671.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 2670.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi BUY jika Support gagal ditembus
Entry : 2600.00 – 2602.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2614.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2594.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2592)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down