Secara umum, imbal hasil Treasury dan dolar kembali berlawanan arah. Imbal hasil Treasury ditutup turun lebih rendah dibanding sehari sebelumnya, dan menandakan kelanjutan dari penurunan beberapa hari sebelumnya. Sebaliknya, dolar justru ditutup rebound, meskipun tidak lebih tinggi dari high sehari sebelumnya.
Data non farm payroll dirilis lebih baik dari ekspektasi, dan lonjakan dari 12K sebelumnya ke 227K nampaknya membenarkan asumsi market yang dalam 1 bulan terakhir beranggapan bahwa penurunan data NFP bulan sebelumnya memang dikarenakan gangguan aksi mogok dan badai Milton yang sebelumnya terjadi. Namun di sisi lain, ada juga anggapan bahwa data tersebut justru menunjukkan angka pekerjaan yang relatif lebih lembut sehingga peluang pemangkasan suku bunga bulan Desember naik menjadi 85% dari sebelumnya 70%. Bahkan beberapa saat setelah rilis data NFP, peluang tersebut sempat melonjak hingga 90% sebelum akhirnya settled di 85%.
Emas tertahan di 2645, tapi penurunan juga terhenti di 2624 (tidak pernah sentuh 2613 lagi setelah data NFP) sebelum akhirnya ditutup di 2631.
Fed Speakers
Mary Daly dari Fed San Francisco kembali berkomentar. Daly mengatakan pasar tenaga kerja tetap berada di tempat yang baik dan seimbang dengan inflasi yang mendekati target 2%. Daly menambahkan bahwa kebijakan bank sentral global jauh lebih tidak sinkron dibanding sebelumnya. Fed harus menunggu dan melihat kebijakan pemerintah yang akan datang sebelum bertindak. Dan jika Fed mencapai tingkat suku bunga kebijakan yang “tepat”, maka dirinya mendukung gradualisme.
Saat ditanya “apakah ini berarti Fed belum sampai di titik di mana bank akan mendukung gradualisme?”, Daly menjawab bahwa market berada di dunia yang tidak pasti, tidak jelas seberapa cepat inflasi akan turun sehingga diperlukan pendekatan yang bijaksana dan hati-hati.
Sementara Austan Goolsbee dari Fed Chicago mengatakan dirinya berharap Fed akan mencapai kisaran netral di akhir 2025. Goolsbee menekankan bahwa data 1 bulan tidak bisa diandalkan, tapi jika survei rumah tangga menunjukkan penurunan yang stabil, maka Fed harus melihat lebih dekat.
Goolsbee menilai harga barang kemungkinan akan kembali deflasi, sektor jasa terus lanjut ke arah yang benar, dan data pasar perumahan menunjukkan perbaikan yang akan datang, sembari mengingatkan akan ada sektor yang sensitif terhadap suku bunga, dan dampak yang tertinggal dari kebijakan moneter untuk melihat tanda-tanda bahwa tingkat suku bunga netral semakin dekat.

Rezim Assad di Syria digulingkan pemberontak, dan Assad beserta keluarga mengungsi ke Rusia dan kabar menyebut mereka mendapatkan suaka di sana. Namun kondisi geopolitik belum terlihat terlalu panas meskipun emas sempat dibuka gap up pagi ini dari 2631 penutupan Jumat ke 2647 pembukaan pagi ini. Tapi market langsung turun dan menutupi gap yang terjadi langsung di sesi Asia pagi ini saat turun ke 2627. Meski demikian pantulan juga terjadi hingga 2648.
Meski belum terlihat apakah hal tersebut akan mengganggu ketenangan pasar, tapi investor perlu mencermati perkembangan lebih lanjut minimal dalam beberapa hari ke depan untuk memastikan apakah ada kesepakatan tertentu untuk meredam kemungkinan geopolitik memanas, atau sama sekali tidak ada ancaman untuk geopolitik di Kawasan Timur Tengah tersebut. Jika tidak ada, maka emas tidak akan dilirik sebagai safe haven. Jika ada, maka emas berpeluang menjadi safe haven.
Di sisi lain, kabar positif datang dari China di akhir pekan. Data menunjukkan bahwa PBOC kembali lanjutkan pembelian emas setelah sempat terhenti di sejak Mei 2024. China yang dikenal sebagai konsumen emas terbesar di dunia melanjutkan pembelian emas untuk cadangan devisa di bulan November, sekaligus mengakhiri jeda 6 bulannya. Hal ini terjadi di tengah harga yang melonjak tinggi.
FYI, PBOC membeli emas sejak Oktober 2022 hingga April 2024, dan jeda pembelian dimulai sejak Mei 2024. Sejak saat itu kepemilikan emas tetap tidak berubah di 72.80 juta triliun troy ounce per Mei 2024. Dengan dimulainya kembali pembelian di bulan November berarti menunjukkan PBOC kembali menilai kembali strateginya.
Alasan di balik kembalinya China membeli emas tidak jelas, tapi memang emas sering dianggap sebagai aset safe haven, terutama di masa ekonomi atau ketidakpastian politik. Dengan berlanjutnya ketegangan antara China-Amerika, serta adanya kekhawatiran global tentang prospek ekonomi, PBOC kemungkinan melakukan diversifikasi dan melindungi terhadap potensi risiko.
Tidak ada data ekonomi dari AS malam nanti. Investor akan fokus pada data inflasi CPI dan PPI AS di hari Rabu dan Kamis. Selain itu juga mencermati konvensi tahunan pemimpin China di 11-12 Desember, dan juga memantau perkembangan lebih lanjut kondisi di Syria.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup doji dengan level terendah sentuh 2613, dan tertinggi 2645, tapi kemudian berakhir di 2631. Bullish belum terlalu kuat selama tidak tembus 2666, dan bearish sementara terhenti di 2613. Strong bullish pun harus berhadapan dengan resistance psikologis 2686-2688 jika berhasil lewati rintangan pertama 2666. Demikian juga strong bearish harus berhadapan dengan support 2575 jika berhasil lewati rintangan pertama 2605.
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan desember semakin kuat, dan bullish mungkin hanya menunggu waktu karena di akhir pekan China dikabarkan sudah mulai kembali melanjutkan pembelian emas untuk diversifikasi dari dolar.

Di H4, kenaikan kembali tertahan di 2645, sedikit di bawah FR 38.2% H4 2650. Data NFP yang lebih baik dari ekspektasi menahan kenaikan lebih lanjut, dan emas turun hingga 2624 meskipun di sesi Asia low sempat sentuh 2613. Dengan demikian range pergerakan selama data NFP dan setelah NFP tertahan di kisaran 2645-2624.
Dalam beberapa waktu ke depan emas kemungkinan akan tetap bergantung pada level 2666 sebagai resistance, dan 2605 sebagai support. Penurunan di bawah 2605 sekaligus mengkonfirmasi penurunan lebih lanjut di bawah 2600, dan potensi koreksi yang tertunda bisa segera melanjutkan target koreksinya. Sebaliknya, kenaikan diatas 2666 sekaligus meredam potensi penurunan, dan bullish akan kembali mendominasi.
Skenario saat ini diharapkan masih dalam jalur turun seperti sebelumnya, dengan potensi H&S yang masih potensial dan bearish flag yang juga tetap dominan selama harga tidak kembali naik di dalam channel, atau tembus resistance 2666-2670.
Ini berarti opsi SELL masih diprioritaskan selama tidak terjadi kenaikan di atas 2666, meskipun dengan catatan waspada perlu dilakukan jika harga kembali tertahan di 262-2623. Jika support berhasil ditembus, maka penurunan berlanjut dengan potensi target utama dari pola H&S berada di 2577-2580.
Sebaliknya, opsi BUY bisa dilakukan jika tren berbalik arah dengan penembusan di atas 2666 konfirm, atau bisa juga dilakukan jika penurunan sudah cukup besar. Stronger demand diperkirakan muncul di kisaran 2536-2550an, namun investor akan mencermati inflasi di hari Rabu, konvensi tahunan pemimpin China 11-12 Desember 2024, dan perkembangan geopolitik di Syria.

Per jam 10.04 WIB, harga berada di 2644.93, dengan high di 2650.50 dan low 2627.48. Range pergerakan tidak banyak berubah. Perhatikan zona yang ditandai dengan garis merah (trendline)! Kami mencurigai pergerakan mirip dengan pola rising wedge. Jika diasumsikan gap up pagi ini sebagai wave 3, lalu tutup gap di pagi hari sebagai wave 4, maka kenaikan yang tercatat saat artikel ditulis sebagai wave 5, sehingga penurunan siap kembali terjadi dan saat tembus 2630-2632 akan konfirm berbalik turun sekaligus mengkonfirmasi pola rising wedge yang biasanya penanda dari pola reversal bearish.
Jika skenario tersebut konfirm, maka penurunan jangka pendek bisa mengincar sell di dekat resistance 2648-2652, dengan Stop Loss sebaiknya ditempatkan 305 poin di atas resistance 2655-2657, untuk potensi target penurunan terdekat 2613-2618, dan terjauh di bawah 2600 (potensi support 2580-2585).
Sebaliknya, jika harga tembus di atas 2657, maka switch to buy hanya jika konfirm lanjutkan kenaikan di atas 2666 (resistance dari pola H&S di grafik H4). Buy juga bisa dipertimbangkan jika penurunan sudah cukup jauh di bawah 2600, atau menunggu perkembangan geopolitik Syria.Yang juga perlu diwaspadai adalah bahwa area sepanjang 2666 – 2680an merupakan area resistance psikologis yang sulit ditembus sejak 25 November 2024 sehingga strong bullish kemungkinan baru akan jauh lebih konfirm jika lanjut penembusan resistance 2686/2688. Selama tidak terjadi penembusan di atas 2686/2688, maka kenaikan juga akan cenderung tetap terbatas sampai didapatkan pemicu yang lebih kuat dari data ekonomi ataupun keputusan Fed.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL dekat resistance
Entry: 2652.00 – 2654.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2640.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan SELL jika tembus 2630.00,
Target terdekat 2624, terjauh 2613, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2660.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 2657.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika Support tidak ditembus
Entry : 2572.00 – 2574.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2586.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2566.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2565)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!
Dolar masih cenderung menguat terhadap mata uang lainnya meski sempat terkoreksi pasca rilis data tingkat pengangguran yang naik bersamaan dengan laporan Non-Farm Payroll Jumat lalu. Dengan tingkat pengangguran yang naik menjadi 4.2% yang lebih tinggi dari perkiraan stabil 4.1% sama seperti periode sebelumnya. Sedangkan terisinya lapangan kerja Non-Farm naik 227K melampaui perkiraan 218K dan data periode sebelumnya juga direvisi meningkat dari 12K menjadi 36K. Seperti sudah dijelaskan sebelumnya data periode lalu turun drastis disebabkan oleh adanya bencana alam berupa 2 badai yang melanda dalam kurun waktu berdekatan dan juga aksi mogok perusahaan raksasa Ford. Sedangkan tingkat upah masih stabil 0.4% sama seperti periode sebelumnya yang lebih baik dari perkiraan menurun 0.3%. Dalam 4 laporan Non-Farm Payroll rata-rata hanya terjadi penambahan sebanyak 150K yang di bawah ambang 200K sebagai tanda sektor ini cukup kuat. Sehingga ekspektasi perlunya Fed memangkas suku bunga acuan semakin meningkat hingga lebih dari 85% dari sebelumnya di kisaran 70% dan peluang untuk mempertahankan suku bunga menurun dari 30% menjadi hanya 15%. Mata uang dolar kembali menguat setelah data survey dari University of Michigan perihal sentimen konsumen naik 74.0 yang melampaui perkiraan 73.3 meskipun data periode sebelumnya direvisi menurun dari 73.0 menjadi 71.8. Hasil survei yang sama perihal ekspektasi inflasi juga naik dari 2.6% menjadi 2.9%. Masih ada data inflasi CPI yang akan dirilis pekan ini yang menjadi patokan bagi Fed sebelum mengambil keputusan dalam pertemuan moneter FOMC pekan depan. Sementara itu gejolak geopolitik juga masih mewarnai perdagangan pekan ini setelah pemerintah Syria tumbang di tangan pemberontak di akhir pekan kemarin. Ketidakpastian akan gejolak geopolitik ini menjadikan permintaan akan aset safe haven kembali meningkat.
Yen masih cenderung menguat terhadap mata uang dolar seiring dengan rencana Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk kembali menaikkan suku bunga acuannya pada pertemuan moneter pekan depan. Tingkat inflasi yang terus cenderung naik di atas 2% dan stimulus ekonomi senilai $141 miliar untuk memicu perekonomian berpotensi mengangkat angka inflasi lebih tinggi, sehingga BOJ dapat mencegahnya dengan menaikkan suku bunga acuan. Selain itu, data pertumbuhan ekonomi GDP Q3 juga naik menjadi 0.3% yang lebih baik dari perkiraan stabil 0.2% sama seperti periode sebelumnya dan jika dibandingkan dengan data yang sama setahun sebelumnya juga meningkat 1.2% yang lebih baik dari perkiraan stabil 0.9% sama seperti periode sebelumnya. Data ini semakin membuka jalan bagi BOJ untuk kembali menaikkan suku bunga acuannya. Selain itu partai oposisi di parlemen yaitu Partai Demokrasi Konstitusi Jepang memberikan dukungan bagi BOJ untuk menaikkan suku bunga acuan secara bertahap. Hal ini diungkapkan oleh pimpinan partai tersebut - Yoshihiko Noda dalam wawancara pagi ini. Data penting pekan ini adalah indeks manufaktur Tankan yang baru akan dirilis pada hari Jumat nanti.
Euro berakhir melemah meski sempat menguat hingga level tertinggi dalam 3 pekan terakhir terhadap dolar seiring dengan data pengangguran di AS yang meningkat. Alasan kembali melemahnya mata uang Euro karena gejolak politik di Prancis setelah Perdana Menteri Michel Barnier dilengserkan, walaupun Macron berjanji akan segera mencarikan pengganti Barnier agar anggaran 2025 dapat segera disetujui oleh parlemen. Bank Sentral Eropa (ECB) diperkirakan akan menurunkan suku bunga acuan yang dijdwalkan pada pertemuan moneter hari Kamis nanti untuk ke-empat kalinya di tahun ini sebanyak 25 bps. Dalam dengar pendapat di depan parlemen Eropa pekan lalu Presiden ECB - Christine Lagarde menegaskan hal tersebut. Data revisi pertumbuhan ekonomi (GDP) di kawasan ini juga relatif masih stabil 0.4% sesuai perkiraan sama seperti periode lalu. Pekan ini ada pertemuan menteri-menteri keuangan Uni Eropa ECOFIN dan data inflasi CPI esok hari
Poundsterling juga kembali melemah seiring dengan menguatnya mata uang dolar sebagai aset safe haven. Meski ekonomi di Inggris relatif lebih stabil dan lebih baik dibandingkan wilayah tetangganya Uni Eropa, namun tidak menutup kemungkinan bagi Bank Sentral Inggris (BOE) untuk kembali memangkas suku bunga acuannya di tengah kemungkinan perang dagang yang lebih ketat dengan Trump yang kembali diangkat menjadi Presiden AS Januari nanti. Namun sebagian analis keuangan juga memperkirakan kemungkinan BOE tetap mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan moneter pekan depan. Pekan ini ada data pertumbuhan eekonomi GDP dan juga ekspektasi inflasi di Inggris.
Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://t.me/AGROdanaOFFICIAL
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.05800 – 1.06000
Target : 1) 1.05200 2) 1.04600
SL : 1.06600
Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.05000
Switch to BUY jika tembus 1.06800
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.27800 – 1.28000
Target : 1) 1.27200 2) 1.26600
SL : 1.28600
Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.26900
Switch to BUY jika tembus 1.28600
Suggest : SELL on Rally
Area : 150.600 – 150.800
Target : 1) 150.000 2) 149.400
SL : 151.400
Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 149.300
Switch to BUY jika tembus 152.300
Suggest : SELL on Rally
Area : 2652.00 – 2654.00
Target : 1) 2646.00 2) 2640.00
SL : 2660 (ideal 3-5 points di atas 2657.00)
Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2630
Switch to BUY jika tembus 2670 atau jika geopolitik memanas
Cek KETERANGAN!
Secara umum, imbal hasil Treasury dan dolar kembali mengalami penurunan di sesi perdagangan hari Kamis. Laporan klaim pengangguran AS yang melonjak naik membuat tekanan tersebut terjadi. Tapi di sisi lain, emas yang seharusnya naik, ternyata gagal memanfaatkan data pengangguran tersebut.
Investor nampaknya masih menahan diri untuk menunggu data Non Farm Payrolls yang baru akan dirilis nanti malam.
Sementara CME FedWatch tools juga tidak bergeming meskipun terjadi lonjakan klaim pengangguran, dan sehari sebelumnya data ADP dan ISM services yang lemah. Data menunjukkan peluang penurunan suku bunga Desember tetap bertahan di kisaran 70%. Kemungkinan baru akan berubah drastis setelah data NFP nanti malam.
Laporan NFP akan menjadi fokus utama para pelaku pasar bersama tingkat pengangguran di jam 20.30 WIB. Angka konsensus mengharapkan rebound ke level 200K setelah penurunan drastis bulan sebelumnya di 12K. Range perkiraan di kisaran 155K – 275K. Hal ini membuat investor penuh kehati-hatian sampai rilis data. Itu sebabnya data sejak hari Senin hingga Kamis yang mayoritas cenderung menunjukkan pelemahan, tidak serta merta membuat emas naik mudah.
Tingkat pengangguran diperkirakan naik 4.2% dibanding sebelumnya 4.1%. Sementara angka partisipasi mencapai 62.6%. Kemudian pendapatan rata-rata per jam diperkirakan turun dari 4.0% menjadi 3.9% y/y dan 0.4% menjadi 0.3% m/m.
Sejauh ini beberapa komponen data ketenagakerjaan yang dirilis relatif beragam. ADP berada di 146K, lebih rendah dari ekspektasi 150K. ISM services employment 51.5, turun dari 53.0 bulan sebelumnya, meskipun tercatat masih tetap tertinggi kedua di tahun ini. NY Empire state employment turun dari 4.1 menjadi 0.9, dan initial jobless claims naik dari 215K menjadi 224K. Semua data tersebut mendukung untuk NFP yang lebih lemah atau kenaikan yang terbatas pada data NFP (di bawah 200K).
Sementara data ISM manufacture employment naik dari 44.1 menjadi 48.1. Challenger job cuts naik dari 55,597 menjadi 57,727, dan indeks Philadelphia employment naik dari -2.2 menjadi +8.6. Data-data tersebut mendukung untuk data NFP yang lebih baik dari perkiraan.
Namun demikian kami melihat penguatan dolar kemungkinan terbatas jika hasil NFP hanya berada di bawah 200K atau kurang lebih di kisaran 100-150K, dan ini akan menguntungkan bagi emas yang sudah mengantisipasi sejak 1 minggu terakhir. Sebaliknya, dolar akan jauh lebih kuat jika NFP secara mengejutkan kembali berada di atas 250K, di mana data 2 bulan lalu sempat berada di 254K sebelum turun ke 12K akibat dampak aksi mogok dan badai.

Data akan dirilis di jam 20.30 WIB, dan akan menjadi fokus utama yang dinantikan para pelaku pasar, termasuk para pejabat Fed. Jangan lupakan pernyataan para pejabat Fed juga akan mengikuti setelah data ekonomi tersebut karena hari ini akan menjadi hari terakhir mereka berbicara ke media sebelum masuk ke fase “blackout” sampai FOMC 17-18 Desember mendatang.
Yang menarik, pasar tidak hanya akan mencermati laporan NFP saja, melainkan juga tingkat pengangguran. Ada kemungkinan jika NFP yang naik di kisaran 150K atau masih di bawah 200K, jika tingkat pengangguran menunjukkan kenaikan di 4.2% atau lebih, maka dolar akan menguat terbatas, sehingga reaksi pasar akan menguntungkan bagi emas. Tapi jika tingkat pengangguran turun di bawah 4.1%, maka peluang tersebut akan cenderung positif bagi dolar.

Setelah data tersebut rilis, maka tantangan berikutnya akan berada di data ekonomi minggu depan saat data inflasi CPI, PPI dan retail sales dirilis.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish, dan ditutup lebih rendah dibanding sehari sebelumnya, di level 2631.83 (vs 2649.62 closing hari sebelumnya). Dan pagi ini tembus dibawah support 2623 yang merupakan FR 38.2% Daily. Namun karena running masih berjalan di hari ini, maka perlu dipastikan apakah secara harian akan berakhir di bawah 2623 atau kembali di atas 2623.
Area support dan resistance masih berlaku pada area yang sama dengan sebelumnya dengan 2620-2623 menjadi support pertama dan penurunan lebih lanjut melirik zona 2605-2607 yang merupakan support psikologis. Jika tembus, maka peluang lanjut terbuka untuk melirik zona support 2570-2580. Sementara resistance 2666 tetap sebagai rintangan paling kuat. Bearish akan tetap mendominasi selama tidak terjadi kenaikan di atas zona tersebut, sehingga kenaikan di atas 2655 (high kemarin) kemungkinan berpotensi terbatas. Data ekonomi yang lemah dibutuhkan untuk mendukung kenaikan tersebut.

Di H4, kenaikan beberapa kali sempat menguji 2655 sejak sesi Eropa hingga di malam hari, tapi gagal untuk berlanjut sehingga pola head & shoulders maupun bearish flag tetap dominan.
Support neckline 2620-2623 saat ini di sesi Asia sedang diuji. Area low sentuh 2613.34 untuk sementara waktu, tapi belum valid untuk dianggap tembus sehingga perlu dipastikan dalam 1-2 candle ke depan. Artinya, jika 2 candle berturut-turut tetap di bawah 2620-2623, maka neckline resmi ditembus, dan ini berarti penurunan akan berpotensi lanjut untuk ke support berikutnya 2605-2607, atau 50% target dari H&S 2596-2598, atau paling jauh dengan target utama H&S 2576-2579.
Sementara, masih dengan pandangan yang sama seperti sebelumnya, skenario buy bisa dilakukan jika tembus di atas 2657, tapi jauh lebih baik dilakukan saat konfirm tembus 2666, high Jumat 29 Nov 2024. Dengan catatan bahwa strong bullish baru bisa konfirm jika tembus 2681 (MA 200 H4). Ini artinya strategi buy saat ini masih berpeluang terbatas, kecuali jika didukung oleh data ekonomi AS yang jauh lebih lemah atau tembus MA 200 H4.
Data NFP dan unemployment rate AS berpotensi sensitif nanti malam sehingga skenario bisa saja berubah, tergantung pada result dari data tersebut (cek keterangan di artikel bagian atas!). Jika tingkat pengangguran naik, akan mendukung pembalikan emas untuk naik. Sebaliknya jika tingkat pengangguran turun atau stabil (sama dengan sebelumnya), maka akan mendukung tekanan lebih lanjut.

Per jam 09.50 WIB, harga berada di 2623.96, dengan high di 2633.85 dan low 2613.34. Sejauh ini area resistance 2655-2660 masih relatif kuat dan seller berhasil kembali mendominasi. Support moderat di 2620-2623 di sesi Asia sempat ditembus dan harga turun hingga 2613, yang berarti cukup dekat dengan support psikologis 2605-2607.
Dan jika tekanan berlanjut di malam hari, maka peluang penurunan di bawah 2600 sangat terbuka. Jika NFP dirilis mengejutkan jauh lebih kuat dari perkiraan dan tingkat pengangguran stabil atau lebih rendah, maka penurunan lebih lanjut mengancam zona 2570-2580, yang berarti juga target H&S di grafik H4 bisa tercapai.
Sebaliknya, jika data NFP dirilis lebih rendah dari perkiraan, dan tingkat pengangguran naik atau lebih tinggi, maka emas berpotensi berbalik naik sehingga penurunan di bawah 2600 kemungkinan akan berjalan relatif singkat, dengan asumsi support 2585-2595 menjadi titik terendah yang mungkin dicapai sebelum rebound. Yang juga perlu diwaspadai adalah bahwa area sepanjang 2666 – 2680an merupakan area resistance psikologis yang sulit ditembus sejak 25 November 2024 sehingga strong bullish kemungkinan baru akan jauh lebih konfirm jika lanjut penembusan resistance 2686/2688. Selama tidak terjadi penembusan di atas 2686/2688, maka kenaikan juga akan cenderung tetap terbatas sampai didapatkan pemicu yang lebih kuat dari data ekonomi ataupun keputusan Fed.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL dekat resistance
Entry: 2636.00 – 2638.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2624.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan SELL jika tembus 2623.00,
Target terdekat 2615, terjauh 2605, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2644.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 2643.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika Support tidak ditembus
Entry : 2572.00 – 2574.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2586.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2566.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2565)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.05800 – 1.06000
Target : 1) 1.05200 2) 1.04600
SL : 1.06600
Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.05000
Switch to BUY jika tembus 1.06800
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.26800 – 1.27000
Target : 1) 1.27600 2) 1.28200
SL : 1.26200
Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.27900
Switch to SELL jika tembus 1.26000
Suggest : BUY on Dip
Area : 149.600 – 149.800
Target : 1) 150.400 2) 151.000
SL : 149.000
Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 150.600
Switch to SELL jika tembus 148.600 atau kenaikan tertahan di 151.500-152.000
Suggest : SELL on Rally
Area : 2636.00 – 2638.00
Target : 1) 2630.00 2) 2624.00
SL : 2644 (ideal 3-5 points di atas 2643.00)
Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2623
Switch to BUY jika tembus 2670 atau jika data NFP lebih rendah dari ekspektasi
Cek Keterangan
Secara umum, imbal hasil Treasury ditutup turun setelah sempat rebound kemarin. Kenaikan ternyata tidak begitu kuat dan tidak didukung oleh data ekonomi AS yang lebih baik. Di sisi lain, hal tersebut juga berdampak pada dolar AS yang ternyata tetap gagal memanfaatkan pernyataan Powell yang dinilai sedikit hawkish tadi malam.
ADP employment dan ISM keduanya dirilis lebih rendah dari ekspektasi. ADP berada di 146K yang berarti juga terjadi penurunan dibanding bulan sebelumnya. Data bulan sebelumnya juga mengalami revisi turun dari 233K menjadi 186K sehingga menunjukkan data pekerjaan yang cenderung melonggar.
Sementara ISM services mengalami penurunan yang cukup signifikan dari 56 menjadi 52.1. Meskipun masih di atas 50 yang berarti di zona ekspansi, tapi penurunan yang cukup jauh tersebut memberi petunjuk tentang mulai stagnan-nya sektor jasa. Komponen pekerjaan dalam ISM services juga menunjukkan penurunan dari 53.0 menjadi 51.5.
Meski demikian, CME FedWatch tools tidak menunjukkan perubahan yang signifikan dibanding sebelum data dirilis. Peluang penurunan suku bunga 25 bps Fed bulan Desember hanya naik tipis dari 72.9% menjadi 73.8%. Juga tidak bergeming saat pernyataan Powell yang relatif sedikit hawkish.
Pernyataan Powell bisa dibilang sedikit hawkish karena kembali menekankan tentang tidak perlu buru-buru dalam menurunkan suku bunga. Powell cukup optimis dengan perekonomian AS dan lebih kuat dari yang diperkirakan Fed di bulan September. Risiko penurunan di pasar tenaga kerja dinilai lebih kecil, pertumbuhan lebih kuat dari yang bank perkirakan dan inflasi sedikit lebih tinggi.
Powell menambahkan bahwa dalam perjalanan menuju tingkat suku bunga yang lebih netral, meskipun risiko penurunan lebih kecil dari yang diperkirakan, tapi Fed harus lebih berhati-hati dalam menentukan tingkat suku bunga netral.
Dalam hal ini, Powell tidak menjelaskan secara rinci tentang suku bunga Desember, tapi juga tidak menyangkal terkait pemangkasan suku bunga Desember. Tapi pasar sebagian memang melihat kemungkinan suku bunga berpotensi ditahan, meskipun CME Fedwatch tools menunjukkan peluang pemangkasan 25 bps cukup besar di bulan Desember, sehingga pasar tidak terlalu terkejut dengan pernyataan Powell.
Sementara itu di Prancis, PM Barnier kalah dalam voting “mosi tidak percaya” di parlemen, sesuai perkiraan sebelumnya. Tapi belum jelas apa yang akan dilakukan Presiden Macron berikutnya. Pemilu tidak bisa dilakukan sampai Juli sehingga kemungkinan seorang teknokrat bisa saja dilantik untuk pengganti Barnier, dan anggaran pemerintah akan menggunakan anggaran pemerintahan sebelumnya. Bisa juga Macron melakukan pemilihan Presiden lebih awal, tapi Macron mengatakan bahwa dia tidak akan menerima kekalahan tersebut.
Ketidakpastian di Prancis tersebut tidak terlalu berdampak signifikan pada emas, tapi setidaknya hal tersebut yang membuat dolar sedikit lebih kuat dari Euro sehingga kenaikan emas secara tidak langsung sedikit tertahan akibat penguatan dolar.

Di sisi lain, kabar dari geopolitik untuk jalur Gaza yang saat ini nampaknya belum mendapat kejelasan apakah proses kesepakatan Israel dan Hamas berjalan sesuai harapan atau tidak. Penasihat Trump mengatakan bahwa Trump menginginkan untuk mengimplementasikan kesepakatan gencatan senjata secepatnya tanpa penundaan dan sebelum 20 Januari 2025, hal yang juga sangat diinginkan Biden.
Jika terwujud, maka hal ini bisa kembali menjadi faktor tekanan tambahan untuk emas setelah kesepakatan gencatan senjata Israel – Lebanon. Tapi proses yang rumit dan juga ketidakpastian di konflik Rusia – Ukraina di sisi lain, juga akan menjadi faktor yang dipertimbangkan pasar.
Investor akan kembali fokus dengan initial jobless claims. Data akan dirilis di jam 20.30 WIB dan diperkirakan sedikit naik dari 213K minggu lalu menjadi 215K.
Sebagai catatan, laporan klaim pengangguran mulai berkurang sejak 10 Oktober 2024, dari 258K hingga terakhir minggu lalu, 27 November ke 213K sehingga tidak terlalu mengejutkan jika data hari ini menunjukkan penguatan kembali di bawah 210K, dan hal tersebut akan berdampak positif untuk dolar, negatif untuk emas. Sebaliknya, data yang mengejutkan di atas 225K akan membuat dolar tertekan dan menguntungkan bagi emas.
Dengan demikian angka yang dirilis malam nanti selama tidak ada yang mengejutkan naik, maka pergerakan emas diperkirakan akan relatif datar atau terbatas, dan investor cenderung menantikan non farm payrolls besok malam.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily kembali ditutup doji, dengan real body pendek warna putih dan tail atas dan bawah yang relatif imbang seperti pola candle spinning tops. Ini berarti peluang bullish maupun bearish secara teori berimbang. Range harga kembali terulang di zona yang relatif sama, dan sudah berjalan dalam 3 hari beruntun sehingga secara teknis belum banyak perubahan yang signifikan.
Area support dan resistance masih berlaku pada area yang sama dengan sebelumnya dengan 2620-2623 menjadi support pertama meskipun penurunan di 2 hari terakhir tertahan di kisaran 2632-2634. Sementara resistance 2666 sebagai rintangan paling kuat, meskipun dalam 2 hari berturut-turut tertahan di 2655-2657. Bearish akan lebih dominan jika 2632-2634 ditembus, dan jauh lebih kuat jika 2620-2623 ditembus. Sedangkan bullish cukup terbuka jika tembus 2666, tapi jauh lebih kuat jika tembus 2686-2688 (resistance psikologis).

Di H4, meski sempat kembali naik, tapi lagi-lagi kenaikan kembali tertahan di bawah resistance dari trend channel yang merupakan bagian dari bearish flag. Kenaikan sentuh 2657.18, kemudian kembali turun sehingga FR 38.2% H4 di 2650.85 dianggap masih efektif. Ini berarti bearish flag tetap berlaku dan pullback mendekati resistance masih dianggap wajar, belum terjadi perubahan tren ataupun gagalnya bearish flag tersebut.
Demikian juga area yang kami tandai sebagai “LS-H-RS” juga masih berpeluang mengkonfirmasi pola Head & Shoulders. Selama tidak terjadi kenaikan di atas 2665/2666, bagian yang dicurigai sebagai “Head” (H), maka Sell tetap diutamakan. Pola H&S akan konfirm jika tembus neckline (garis biru) yang ada di kisaran 2620/2622. Dan jika konfirm, maka potensi target melirik area 2576-2578 sebagai target utama, atau 50% target di kisaran 2596-2598.
Sementara, juga dengan pandangan yang sama seperti sebelumnya, skenario buy bisa dilakukan jika tembus di atas 2657 (lebih baik saat konfirm tembus 2666, high Jumat 29 Nov 2024). Potensi strong bullish baru bisa konfirm jika tembus 2681 (MA 200 H4). Ini artinya strategi buy saat ini masih berpeluang terbatas, kecuali jika lanjut dengan penembusan resistance 2681 (MA 200 H4).
Data jobless claims nanti malam kemungkinan menjadi rintangan di sesi NY. Jika pengangguran naik, akan mendukung pembalikan naik. Sebaliknya jika pengangguran turun, akan mendukung tekanan lebih lanjut.

Per jam 09.16 WIB, harga berada di 2646.96, dengan high di 2651.51 dan low 2645.25. Sejauh ini area resistance 2655-2660 masih relatif kuat sehingga seller masih mendominasi. Penurunan diperkirakan masih bisa kembali menguji support 2630-2633 yang terdekat, dan support moderat di 2620-2623. Dan jika keduanya ditembus, maka peluang untuk menjangkau 2600-2605 sangat terbuka.
Sebaliknya, kenaikan baru akan terpicu lebih tinggi jika tembus resistance 2666 (high 29 Nov 2024) sehingga kenaikan sebelumnya selalu tertahan di kisaran 2654-2660. Dengan demikian Buy akan jauh lebih baik jika benar-benar tembus 2666, dan jauh lebih kuat jika didukung data ekonomi yang lebih rendah dari ekspektasi. Yang juga perlu diwaspadai adalah bahwa area sepanjang 2666 – 2680an merupakan area resistance psikologis yang sulit ditembus sejak 25 November 2024 sehingga strong bullish kemungkinan baru akan jauh lebih konfirm jika lanjut penembusan resistance 2686/2688. Selama tidak terjadi penembusan di atas 2686/2688, maka kenaikan akan cenderung tetap terbatas sampai didapatkan pemicu yang lebih kuat dari data ekonomi ataupun keputusan Fed.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL dekat resistance
Entry: 2654.00 – 2656.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2642.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan SELL jika tembus 2633.00,
Target terdekat 2625, terjauh 2610, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2661.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 2662.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika Support tidak ditembus
Entry : 2578.00 – 2580.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2592.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2572.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2570)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!



