logo agrodana futures official
Buka Akun

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Secara umum, dolar melejit didukung dengan kenaikan imbal hasil Treasury tenor 10 tahun yang kembali naik. Keduanya naik dengan cepat diawali saat proses hitung cepat pemilu menunjukkan keunggulan Donald Trump terhadap lawannya Kamala Harris. Tidak hanya itu, bahkan partai Republik berhasil mengunci suara mayoritas di Senat. 

Dan saat ini hanya terpaut 13 kursi dari total 218 kursi yang dibutuhkan untuk menguasai DPR. Saat ini mereka unggul dengan 205 kursi sehingga jika terwujud hampir dipastikan akan terjadi Red Sweep di mana Partai Republik menguasai pemerintahan dari DPR, Senat hingga Gedung Putih.

Sayangnya emas yang sempat naik, berbalik turun saat kemenangan Trump dan Republik mendominasi pasar.

Terhindar dari Ancaman Terulangnya Pemilu 2020

Kekhawatiran terulangnya pemilu 2020 tidak terbukti. Meskipun awalnya perolehan suara cukup ketat, namun raihan suara Trump tidak terbendung dan unggul jauh dari Harris. Bahkan keunggulan tersebut juga terlihat pada electoral college untuk kursi Senat yang melesat sejak awal perhitungan untuk keunggulan Republik.

Dengan demikian Trump dipastikan keluar sebagai Presiden terpilih 2024 dengan raihan 295 suara (ambang batas 270), dan tidak diperlukan untuk menunggu hingga berhari-hari seperti yang pernah terjadi pada Pemilu 2020.

Repricing Suku Bunga Fed

Kemenangan Trump mungkin tidak begitu saja akan mengganggu kebijakan bank sentral dengan mudah jika tidak disertai dengan Red Sweep. Tapi dengan terbukanya peluang Red Sweep dari Partai Republik, maka peluang tersebut justru membuat market kembali mengkhawatirkan potensi gangguan terhadap kebijakan Federal Reserve.

Seperti yang diketahui Federal Reserve memutuskan untuk memangkas suku bunga per bulan September yang lalu dengan dot plot yang juga mencerminkan peluang pemangkasan suku bunga lebih lanjut di 2025. Dengan program Trump yang berencana untuk memangkas pajak atas segala sesuatu mulai dari keuntungan Perusahaan sampai pembayaran lembur, kebijakan tersebut secara luas dikhawatirkan akan memicu kenaikan inflasi kembali

Tidak hanya itu Trump juga berpikir untuk mengubah kepemimpinan Fed yang saat ini dipimpin oleh Jerome Powell, dan mengklaim haknya untuk mengatur suku bunganya sendiri. Hal ini yang membuat market berpikir tentang kemungkinan pemangkasan suku bunga Fed akan berkurang. Meski demikian, Trump sendiri sebenarnya cenderung menginginkan suku bunga yang rendah, seperti yang pernah disampaikannya dalam kampanye. Tapi hal ini justru bertentangan dengan rencananya menggunakan kebijakan fiskal dengan melakukan pemangkasan pajak yang dinilai berbagai pihak akan memicu permintaan yang tinggi sehingga menaikkan inflasi.
JPMorgan memprediksi pemangkasan 25 bps masih bisa terjadi minggu ini dan bulan depan, tapi melihat potensi Fed melambat di penurunan suku bunga berikutnya di 2025. Ekonom Wall Street saat ini melihat lebih sedikit pemangkasan suku bunga Fed di 2025 dibanding sebelum pemilihan umum, Bahkan Nomura memperkirakan hanya 1 pemangkasan suku bunga di 2025. Hal ini yang membuat akhirnya emas turun karena peluang pemangkasan suku bunga Fed yang berpotensi berkurang di 2025.

Fokus Tertuju ke Federal Reserve

Malam ini FOMC diagendakan akan mengumumkan kebijakan suku bunganya di jam 02.00 WIB. Pasar memperkirakan secara luas Fed masih akan tetap memangkas 25 bps di pertemuan November, dan juga 25 bps di pertemuan Desember. CME FedWatch Tools menunjukkan 98% peluang pemangkasan suku bunga 25 bps.

Namun yang menarik adalah investor akan mencermati pernyataan Fed ataupun Powell setelah pengumuman suku bunga. Dalam press conference nanti Ketua Fed Jerome Powell harus kembali meyakinkan market bahwa bank sentral mampu mengatur dampak dari kebijakan Presiden terpilih yang berencana memberlakukan tarif baru dan pemangkasan pajak. Powell harus meyakinkan investor tentang sikap kebijakan Federal Reserve berikutnya di era Presiden yang baru. 

Jika Powell mampu meyakinkan bahwa kebijakan Fed tetap bergantung data dan tidak dipengaruhi politik, maka emas berpeluang untuk rebound. Sebaliknya, jika Powell tidak mampu meyakinkan market dan cenderung menanggapi rencana tersebut sebagai peluang menghentikan pemangkasan suku bunga ke depan (2025), maka rally emas bisa dipastikan reda untuk beberapa waktu kedepan sehingga penurunan berpotensi berlanjut, dengan zona 2600 kemungkinan sebagai ancaman.

Sementara itu Nick Timiraos, reporter WSJ yang juga dikenal sebagai Fed Watchers, mengatakan bahwa jika Republik benar-benar menguasai Kongres di kedua lapis (Senat dan DPR), maka Fed bisa mulai merevisi beberapa asumsi dasar mereka di pertemuan Desember. Timiraos mengatakan bahwa Fed tidak akan mengubah pendekatan kebijakannya sampai bank bisa melihat apa yang bisa dilakukan Presiden Terpilih Donald Trump dengan proposal perubahan pajak, tarif dan imigrasi. 

Di sisi lain, para Analis menilai bahwa apa yang dilakukan Trump nantinya untuk pemangkasan pajak, juga memunculkan kekhawatiran tentang naiknya defisit dan inflasi sehingga dampaknya bisa berlawanan dengan keuntungan yang didapat. Hal serupa juga tentang rencana penerapan tarif yang bisa berdampak pada aksi serupa dari negara lain dan memiliki dampak negatif baik untuk domestik maupun perdagangan dengan luar negeri

Fokus Malam ini

Malam ini data ekonomi tertuju ke data initial jobless claims yang akan dirilis di jam 20.30 WIB. Data diperkirakan kembali naik dari 216K menjadi 223K. Jika data naik, maka emas memiliki kesempatan untuk rebound lebih dulu. Sebaliknya, jika data turun, maka emas cenderung turun.

Dan di jam 02.00 WIB, FOMC meeting umumkan suku bunga. Fokus lebih tertuju pada press conference yang diharapkan memberi petunjuk ataupun keyakinan bahwa jalur penurunan suku bunga masih tetap berlanjut. Jika benar, maka emas memiliki peluang untuk kembali naik. Sebaliknya, jika Fed cenderung hawkish, maka emas berpeluang lanjutkan penurunan.
Di sisi lain, setelah FOMC, market masih memiliki 1 kesempatan dari pengumuman stimulus China di hari Jumat, 8 November. Jika China sesuai komitmen merilis stimulus lebih besar dari 10 triliun yuan (karena kemenangan Trump), maka emas berpeluang mendapat dukungan untuk kembali naik. Sebaliknya, jika tidak ada stimulus ataupun angka yang diumumkan cenderung lebih rendah, maka emas berpotensi lanjutkan penurunan.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bearish dengan real body hitam yang cukup panjang sehingga mencerminkan tekanan turun yang berpeluang masih bisa berlanjut hari ini. Fibonacci Retracement ditarik dari bottom 2471.80 ke all time high 2790.03, didapat bahwa penurunan saat ini mendekati FR 50% daily 2639.91, dan di bawah FR 38.2% 2668.47. 

Jika FR 50% ditembus, maka pertahanan terakhir bagi bullish akan berada di FR 61.8% 2593.36 yang cukup kritis karena saat terjadi penembusan akan berpotensi membuat koreksi tajam berlanjut. Sebaliknya, jika tidak ditembus, maka peluang bullish berikutnya masih tetap terbuka. Namun dalam jangka pendek, bullish harus mampu tembus dan ditutup di atas 2668 (FR 38.2% Daily).

slide20

Di H4, bullish mulai melemah dalam jangka pendek karena penurunan kemarin langsung meluncur tembus dibawah support trend channel 2693. Hal ini berarti perubahan tren untuk beberapa waktu ke depan cenderung didominasi penurunan sehingga rebound berpeluang terbatas.  

Retest resistance 2693 dan MA 200 H4 2686 akan menjadi area ideal untuk SELL karena tren jangka pendek saat ini cenderung turun. Target penurunan diperkirakan berlanjut jika harga berhasil tembus FR 0% H4 2652.45. Di sesi Asia penurunan sempat sentuh 2643, namun seperti terlihat pada gambar bahwa harga berbalik naik dan ditutup di atas 2652. Dan kondisi rsi yang oversold membuat harga cenderung berbalik naik untuk sementara waktu.

Strong demand kemungkinan akan berada di zona orange 2600-2610, dan kemungkinan bisa disentuh jika data ekonomi cenderung lebih kuat dari ekspektasi. Sebaliknya, penurunan ke zona tersebut belum tentu terjadi jika Fed tetap di jalur pemangkasan suku bunga nanti malam.Bullish juga akan kembali dominan jika harga mampu naik di atas resistance 2693 atau tembus FR 50% H4 2701. Tapi bearish akan tetap dominan jika harga tetap di bawah 2693.

slide21

Per jam 10.30 WIB, harga berada di 2658.88, dengan high di 2664.28 dan low 2643.42. Rebound saat ini sedang terjadi, didukung dengan peluang bullish divergence karena harga menciptakan lower low, sementara rsi justru membentuk formasi higher low. Pantulan diperkirakan tertahan di kisaran FR 23.6% 2675 atau maksimum di FR 38.2% 2689.58.

Jika benar pantulan tersebut sesuai ekspektasi, maka Anda bisa melakukan SELL di salah satu zona tersebut, atau “mendekati” salah satu zona tersebut, untuk peluang penurunan berikutnya di bawah 2650. 

Sebaliknya, harga akan cenderung naik jika FR 50% 2701 berhasil ditembus, dan hal ini akan bergantung dari seberapa dovishnya Powell nanti malam saat umumkan suku bunga. Penurunan suku bunga 25 bps berdampak positif pada emas sehingga rebound akan layak untuk terjadi. Tapi kondisi tersebut kemungkinan sudah diantisipasi, sehingga pasar butuh pemicu yang lebih kuat dari pernyataan Powell.

Skenario jangka pendek kami adalah rebound terbatas, lalu turun bertahap , dengan potensi strong demand berikutnya diperkirakan akan muncul di kisaran 2600-2610 (area arsir kuning), dengan asumsi bahwa Fed tetap di jalur penurunan suku bunga dan China siap dengan stimulus yang lebih besar. 

Juga pertimbangkan dengan peluang Elliott Wave, tapi kali ini jalur penurunan, dengan peluang penurunan berikutnya kemungkinan sebagai wave 5.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi SELL dekat resistance 1
Entry: 2670.00 – 2672.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2658.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan SELL jika tembus 2650.00,
Target terdekat 2643, terjauh 2630, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2678.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 2675.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi BUY jika Support 2 tidak ditembus
Entry : 2600.00 – 2602.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2614.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2594.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2594)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!


Dolar menguat tajam terhadap semua mata uang lainnya setelah hasil hitung cepat menunjukkan dominasi Trump dalam pemilu kemarin dengan mendapat 294 dari 270 electoral vote yang dibutuhkan untuk memenangkan pemilu. Selain kemenangan Trump, Partai Republik juga memenangkan mayoritas kursi di Senat AS dengan 52 kursi dari 50 suara yang dibutuhkan. Dan kemungkinan besar juga akan mendapatkan mayoritas kursi di DPR AS yang masih baru mendapat 205 dari 218 yang dibutuhkan untuk memenangkan karena perhitungan suara belum selesai, sedangkan Partai Demokrat baru mendapat 190 kursi. Komposisi ini akan menjadi ideal bagi kepemimpinan Trump dengan program kerja seputar pemotongan pajak, kenaikan tarif impor barang dan aturan imigrasi yang ketat yang sudah dijanjikan dalam kampanye lalu. Kebijakan ini diharapkan akan mendorong pertumbuhan ekonomi namun juga dikhawatirkan berpotensi akan membuat inflasi kembali naik. Sehingga berpeluang menghalangi langkah Fed untuk terus melanjutkan rencana pemangkasan suku bunga acuan. Yang sebenarnya positif untuk mata uang dolar karena perbedaan suku bunga dengan negara lain yang semakin cenderung turun. Fed dijadwalkan akan mengadakan pertemuan moneter FOMC malam ini dengan perkiraan akan memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps. Dan pasar akan mencermati konferensi pers dari Ketua Fed - Jerome Powell paska pertemuan tersebut. Untuk mengetahui langkah Fed pada pertemuan moneter berikutnya di bulan Desember mendatang. Dengan spekulasi di pasar memperkirakan Fed akan melanjutkan pemangkasan sebanyak 25 bps sebanyak 71% sedikit turun dari sebelumnya 77% di bulan Desember yang akan datang. Menurut biro keuangan Nomura, dengan kemenangan Trump yang berpotensi besar akan kembali membuat inflasi naik sehingga ekspektasi akan langkah moneter Fed di tahun depan hanya akan ada 1 kali lagi pemangkasan suku bunga yaitu di bulan Januari. Memanfaatkan celah waktu sebelum Trump resmi dilantik menjadi presiden. Hari ini ada laporan mingguan sektor tenaga kerja berupa klaim pengangguran dan hasil pertemuan moneter FOMC yang akan diumumkan pada pukul 02:00 WIB dan diikuti dengan konferensi pers 30 menit kemudian.

Yen sempat melemah terhadap USD hingga 154.7 yang merupakan level tertinggi sejak 30 Juli lalu seiring dengan penguatan mata uang dolar paska kemenangan Trump dalam pemilu di AS. Level yen saat ini mendekati kemungkinan besar pemerintah Jepang melakukan intervensi untuk menahan laju pelemahan tersebut. Sekertaris Kabinet - Yoshimasa Hayashi kemarin mengatakan pemerintah memperhatikan dengan cermat pergerakan pasar mata uang untuk mencegah terjadinya aksi spekulatif dan siap bertindak jika diperlukan. Komentar ini dapat menahan sesaat pelemahan mata uang Yen lebih lanjut. Meskipun peluang untuk melakukan intervensi saat ini hampir pasti tidak akan menguntungkan Jepang.

Euro melemah tajam terhadap dolar seiring dengan peluang terjadinya pengenaan tarif impor yang tinggi akan barang yang akan diekspor ke AS. Pemulihan ekonomi di kawasan ini akan semakin melambat sementara Bank Sentral Eropa (ECB) masih perlu menurunkan suku bunga acuan sehingga perbedaan dengan suku bunga Fed semakin melebar. Selain karena itu, kisruh politik di Jerman juga menjadi penyebab melemahnya mata uang Euro, setelah Kanselir Jerman - Olaf Scholz melengserkan Menteri Keuangannya - Christian Lindner seiring dengan perbedaan pandangan akan arah ekonomi negara ini. Linder menyarankan dilakukan pemilu lebih awal sebagai solusi untuk meloloskan rencana anggarannya, namun Scholz menolaknya.

Poundsterling juga melemah selain karena penguatan mata uang dolar namun juga prospek akan diturunkannya suku bunga acuan oleh Bank Sentral Inggris (BOE) pada pertemuan moneter malam ini. Diperkirakan BOE akan memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps. Selain BOE, Bank Sentral Swedia (Riksbank) diperkirakan akan memangkas lebih jumbo dengan 50 bps sedangkan Bank Sentral Norwegia (Norges Bank) diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan moneter kali ini.

https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.07800 – 1.08000
Target : 1) 1.07200 2) 1.06600
SL : 1.08600

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.07000
Switch to BUY jika tembus 1.09000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.29000 – 1.29200
Target : 1) 1.28400 2) 1.27800
SL : 1.29800

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.28300
Switch to BUY jika tembus 1.30000

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : BUY on Dip
Area : 153.800 – 154.000
Target : 1) 154.600 2) 155.200
SL : 153.100

Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 153.000
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 155.000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : SELL on Rally
Area : 2670 – 2672.00
Target : 1) 2664.00 2) 2658.00
SL : 2678 (ideal 3-5 points di atas 2675.00)

Alternatif :
Potential Strong Demand Area : 2595-2600
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2638.30
Switch to BUY jika tembus 2680

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Secara umum, dolar AS cenderung melemah sampai tadi malam seiring penurunan yang juga terjadi pada imbal hasil Treasury AS. Di sisi lain, data ISM services dirilis lebih baik dari ekspektasi, 56.0 vs exp. 53.8, tapi dolar sama sekali tidak terpengaruh karena investor lebih memilih untuk membatasi aktivitas jelang proses hitung cepat pemilu AS. 

Proses penghitungan suara sendiri kemungkinan akan memerlukan beberapa hari sebelum pemenang Presiden yang sebenarnya bisa ditentukan, meskipun saat ini Trump unggul sementara terhadap Harris di beberapa negara bagian.

Ketidakpastian Seputar Pemilu Berlanjut

Seperti ulasan sebelumnya, para Analis khawatir dengan apa yang terjadi di 2 pemilu sebelumnya di mana pemenang belum bisa diputuskan dengan cepat meskipun proses penghitungan suara cepat dilakukan. Yang menonjol di pemilu 2020 di mana pemenang Presiden sebenarnya butuh waktu sampai Sabtu, sekitar tengah hari di tahun tersebut. Biden yang saat itu menjadi pemenang dalam proses hitung cepat tidak langsung begitu saja diumumkan sebagai pemenang. 

Namun tahun ini diharapkan sedikit berbeda mengingat di saat 2020 saat itu berada dalam kondisi pandemi sehingga diharapkan negara-negara bagian akan mampu melakukan penghitungan lebih cepat. 

Ada 7 negara bagian yang menjadi area pertarungan utama. Negara-negara bagian tersebut menyumbang sekitar 93 dari 538 suara Electoral College, di mana seorang kandidat akan membutuhkan 270 suara untuk memenangkan pemilu. Yang harus dipahami adalah hasil pemilu tidak akan langsung dilaporkan di saat penutupan pemungutan suara karena proses penghitungan masing berlangsung. 

Berikut jam penutupan pemungutan suara di 7 negara bagian yang juga menjadi kunci pemenangan : Georgia (00.30 GMT = 07.30 WIB), North Carolina (01.00 GMT = 08.00 WIB), Pennsylvania (02.00 GMT = 09.00 WIB), Michigan-Arizona-Wisconsin (03.00 GMT = 10.00 WIB), Nevada (04.00 GMT = 11.00 WIB). 

Trump saat ini unggul di beberapa negara bagian. Raihan suara Trump mendominasi di daerah pedesaan, sementara Harris lebih unggul di pinggiran kota dibanding Biden saat itu. Beberapa situs taruhan mengunggulkan Trump, tapi berkaca pada tahun 2020, Trump juga saat itu sempat berada di angka 65%. Di tahun tersebut menunjukkan bahwa pasar bisa saja salah, dan pelajaran serupa di tahun 2016 dan juga Brexit (Inggris keluar dari Uni Eropa).

Fokus Hari ini

Ketidakpastian seputar pemilu kemungkinan masih terus berlanjut dengan fokus pada proses hitung suara yang sejauh ini memberikan keunggulan pada Trump. Dolar berbalik menguat, namun emas juga tetap mengalami kenaikan.

Teorinya kemenangan Trump akan membuat dolar dan juga membuat ekonomi bergairah sehingga mendorong saham karena proposal pemangkasan pajak yang direncanakannya. Tapi emas juga terus terdorong naik seiring ketidakpastian yang juga masih membayangkannya. Kita mungkin masih akan melihat volatilitas terus bergerak dengan hasil hitung cepat yang terus berjalan sehingga kenaikan dan penurunan diperkirakan relatif cepat. 

Di sisi lain, tidak ada data ekonomi AS yang dirilis malam nanti sehingga fokus akan terus tertuju pada hasil perhitungan suara. Namun, jangan lupa bahwa Fed juga akan memulai pertemuan 2 harinya (6-7 November) per hari ini sehingga perhatian pasar kemungkinan juga akan terpecah. FOMC diharapkan mengumumkan hasil keputusan suku bunga di hari Kamis malam waktu setempat (Jumat dinihari waktu Indonesia). Fed diperkirakan akan tetap memangkas suku bunga 25 bps terlepas dari siapa pun yang menjadi pemenang dalam Pilpres 2024.

Sementara proses penghitungan suara akan lebih cepat selesai jika hasil menunjukkan dominasi di salah satu calon, dan diharapkan segera muncul di Rabu, 15.00 WIB. Sebaliknya, jika proses perhitungan cepat menunjukkan angka yang ketat, maka hasil utama kemungkinan membutuhkan waktu 24-48 jam ke depan. Emas diuntungkan dari efek ketidakpastian tersebut.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily hammer dengan real body putih dan tail bawah yang lebih panjang dari tail atas, dan muncul tepat di zona support FE 61.8% 2729.48 (low tertahan di 2724.71, dan closing price di 2743.62). Secara teori cenderung naik. Tapi bullish akan jauh lebih kuat jika mampu naik dan ditutup di atas resistance terdekat 2748-2750.

Support 2729 dan 2724 menjadi area terdekat yang harus diwaspadai, karena rentan untuk ditembus mengingat proses penghitungan suara masih berlangsung. Support berikutnya berada di 2714 dan 2708. Sebaliknya, resistance akan berada di 2748,  2758 dan 2790.

slide20

Di H4, bullish nampaknya belum akan dominan untuk beberapa waktu kedepan karena harga yang masih tertahan di resistance 2746-2748. Pola penurunan wave C kemungkinan mengikuti pola yang dicurigai membentuk falling wedge. Dengan demikian secara hitungan, kemungkinan swing low masih bisa terjadi dengan area low tadi malam 2724 akan menjadi target yang paling logis jika terjadi penurunan cepat.   

Sebaliknya, penurunan juga bisa saja tetap menguji area FR 50% 2714 sebelum benar-benar naik. Ekspektasi kami jika ini yang terjadi, maka diharapkan penurunan terjadi sesaat, dan kemudian berbalik naik dengan cepat sehingga area ideal untuk buy seharusnya bisa dilakukan di zona tersebut, dengan SL ideal di bawah 2708

Bullish akan lebih konfirm jika resistance 2748 benar-benar ditembus, dan mengkonfirmasi reversal bullish dari pola falling wedge yang terlihat pada gambar. Dan kenaikan akan jauh lebih kuat jika harga mampu tembus di atas zona 2754-2758.Sebaliknya, waspadai juga penurunan yang masih bisa terjadi. Terutama jika harga tembus di bawah support 2700 yang merupakan support dari trend channel. Secara teori, jika support trend channel ditembus, maka terjadi perubahan tren jangka pendek dari bullish menjadi bearish. Tapi selama trend channel tidak ditembus, maka kenaikan akan tetap menjadi tren utama.

slide21

Per jam 09.50 WIB, harga berada di 2744.60, dengan high di 2749.66 dan low 2732.63. Harga bergerak cukup volatile di sesi Asia pagi ini seiring dimulainya proses penghitungan cepat di beberapa negara bagian AS. Secara teori, siapapun yang menjadi pemenang dalam pilpres AS, emas kemungkinan tetap mendapatkan dukungan untuk naik karena kedua calon cenderung berpotensi membuat defisit AS membengkak. 

Resistance 2737 ditembus kemarin dalam rebound cepat sehingga kini berperan sebagai support terdekat. Secara keseluruhan, support 2724 diharapkan sebagai support efektif jika terjadi penurunan cepat di tengah proses hitung cepat pilpres AS yang masih berlangsung. 

Skenario yang diharapkan adalah retest support sebelum berbalik naik dengan kuat sehingga selama area 2748-2750 belum ditembus, maka harga masih terbuka untuk menguji kembali area support sebelum berbalik naik kembali. Ketidakpastian seputar pemilu diperkirakan terus membayangi sehingga penurunan emas diperkirakan terbatas, dan menjadi peluang untuk mencari buy on dip atau buy on weakness.

Sementara skenario SELL yang ideal menurut kami adalah jika area 2704 benar-benar resmi ditembus dan berubah tren jangka pendek, dengan potensi penurunan diperkirakan kisaran 2692-2696 dan 2677-2683 yang cukup potensial.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY Dekat Support 1
Entry: 2727.00 – 2729.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2741.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2748.00,
Target terdekat 2752, terjauh 2765, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2721.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2720.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika Support 2 ditembus
Entry : 2700.00 – 2702.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2788.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2708.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2708)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!


Dolar sempat berlanjut terkoreksi terhadap mata uang lainnya sebelum akhirnya kembali menguat pagi ini setelah sejumlah negara bagian di AS mengakhiri pemungutan dan mulai menghitung perolehan suara masing-masing kandidat presiden AS yang akan datang. Dalam perhitungan sementara menunjukkan perolehan suara Trump mengungguli Harris sehingga ekspektasi akan penguatan dolar meningkat. Seperti diketahui Trump mendukung strong dolar dengan kebijakan yang pro industrialisnya. Sedangkan Harris justru kebalikan dengan kebijakan green industrinya. Pilpres di AS kali ini merupakan pemilu yang terpolarisasi dan menjadi sejarah baru dengan perbedaan pandangan yang bertolak belakang dari kedua kandidat perihal pajak dan perdagangan serta institusi demokrasi dan hukum di AS. Dan hasil dari pemilu ini tidak hanya berdampak domestik dan regional namun juga akan merubah tatanan dunia secara global. Hasil hitung cepat diperkirakan baru akan didapat pada malam hari nanti dengan adanya potensi terjadi perselisihan efek hasil tersebut terutama dari pihak Trump jika mengalami kekalahan. Seperti halnya yang terjadi pada pemilu 2020 yang lalu dimana Trump mengalami kekalahan dan menuduh terjadinya kecurangan dalam perhitungan suara. Selain pemilihan presiden, pemilu kali ini juga menentukan komposisi di Kongres AS, dimana langkah Partai Republik pendukung Trump sepertinya lebih mudah untuk mendapatkan mayoritas dibandingkan Partai Demokrat pendukung Harris yang harus bekerja keras untuk merebut mayoritas. Idealnya adalah kombinasi presiden dan mayoritas di Kongres dari partai yang sama untuk mempermudah jalannya program kerja yang akan dijalankan dalam masa pemerintahan 5 tahun ke depan. Namun sering terjadi kondisi yang tidak ideal seperti saat ini dimana presiden berasal dari Partai Demokrat sementara kursi di Kongres mayoritas dikuasai Partai Republik. Pasar masih akan terfokus pada hasil pemilu sehingga fundamental ekonomi cenderung terabaikan. Data ekonomi berupa PMI di sektor jasa dari ISM meningkat dari 54.9 menjadi 56.0 yang jauh lebih baik dari perkiraan menurun 53.8. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis meski demikian pasar juga mengantisipasi pertemuan moneter FOMC esok hari.

Yen sempat menguat hingga level tertinggi pada 23 Oktober lalu namun kembali melemah seiring dengan suara Trump yang mendominasi hasil hitung cepat pemilu AS pagi ini. Bank Sentral Jepang (BOJ) hampir dapat dipastikan akan menaikkan suku bunga acuannya pada pertemuan moneter di bulan Desember yang akan datang. Hal ini terungkap dari nota pertemuan moneter BOJ bulan lalu yang dirilis semalam. Dalam nota tersebut pejabat BOJ menyepakati akan menaikkan kembali suku bunga acuan jika kondisi ekonomi mendukung. Dan untuk sementara waktu masih mempertahankan suku bunga acuan saat ini seiring dengan kondisi pasar yang masih belum stabil.

Euro juga sempat menguat hingga level tertinggi sejak 11 Oktober lalu sebelum akhirnya merosot tajam. Meskipun fundamental ekonomi tidak terlalu baik, data Industrial Production di Prancis menurun tajam -0.9% yang jauh lebih rendah dari perkiraan -0.5% dan data periode sebelumnya juga direvisi menurun dari 1.4% menjadi hanya 1.1%. Sedangkan data pengangguran di Spanyol meningkat tajam. Hari ini akan dirilis data PMI di sektor jasa untuk seluruh Uni Eropa dan juga per negara-negara anggotanya. Malam ini Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) - Christine Lagarde akan memberikan pidato.

Poundsterling juga sempat menguat seperti halnya Euro namun pagi ini terkoreksi tajam lagi. Data ekonomi cukup positif dengan data PMI di sektor jasa yang meningkat menjadi 52.0 yang lebih baik dari perkiraan stabil sama seperti periode sebelumnya 51.8. Sejauh ini ekspektasi akan langkah Bank Sentral Inggris (BOE) untuk kembali memangkas suku bunga acuan pada pertemuan moneter MPC esok hari. Sedangkan hari ini akan dirilis data PMI di sektor konstruksi.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.08800 – 1.09000
Target : 1) 1.08200 2) 1.07600
SL : 1.09600

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.08000
Switch to BUY jika tembus 1.09600

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.30000 – 1.30200
Target : 1) 1.29400 2) 1.28800
SL : 1.30800

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.29000
Switch to BUY jika tembus 1.30700

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : BUY on Dip
Area : 152.300 – 152.500
Target : 1) 153.100 2) 153.700
SL : 151.700

Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 151.500
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 153.880

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : BUY on Dip
Area : 2727.00 – 2729.00
Target : 1) 2735.00 2) 2741.00
SL : 2721 (ideal 3-5 points di bawah 2720.00)

Alternatif :
Potential Strong Demand Area : 2708-2714
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2748
Switch to SELL jika tembus 2704

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down