logo agrodana futures official
Buka Akun

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Jika Anda berpikir emas turun karena dolar menguat pasca data ekonomi yang dirilis “lebih baik dari ekspektasi” dan didukung efek akhir bulan, well..Anda salah. Karena ternyata dolar juga mengalami penurunan di sesi perdagangan hari Kamis, 31 Okt 2024. Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun juga mengalami penurunan.

Data core PCE dirilis 0.3% sesuai ekspektasi, naik dari 0.1% m/m sebelumnya. Namun terdapat revisi naik data bulan sebelumnya di 0.2% sehingga secara keseluruhan cenderung tidak selisih banyak. Sementara basis tahunan dirilis 2.7% vs ekspektasi 2.6%, tapi kembali berada di level yang sama seperti bulan sebelumnya 2.7% y/y sehingga tidak mengalami perubahan. Di sisi lain data PCE utama berada di 2.1%, turun dari sebelumnya 2.3% y/y dan 0.2% m/m dari 0.1% sebelumnya. 

Lalu data klaim pengangguran dirilis turun di 216K, dibanding minggu sebelumnya 228K. Tentunya hal ini menjadi salah satu catatan penting di sisi tenaga kerja AS yang tetap solid. Secara teknis, penurunan emas juga dilatarbelakangi oleh profit taking pasca rally sejak Oktober yang lalu yang belum sempat mengalami koreksi yang signifikan sehingga Kesimpulan kami emas turun karena profit taking yang ditunggu-tunggu pasar sebelum NFP Jumat, juga pilpres AS, dan FOMC Meeting minggu depan.

Ketidakpastian Kembali Membayangi

Terlepas dari data ekonomi tadi malam, kabar terbaru menyebut Iran sedang mempersiapkan serangan balasan besar-besaran ke Israel dari wilayah Irak beberapa hari mendatang. Ada kemungkinan dilakukan sebelum pilpres AS, menurut 2 informan yang dikutip Axios. 

Laporan terbaru menjadi laporan pertama yang menyoroti kemungkinan serangan dilakukan dari wilayah Irak. Beberapa pengamat menilai hal ini dimungkinkan sebagai upaya Iran untuk menghindari serangan Israel ke target-target strategis di Iran jika terjadi serangan balasan kembali. 

Ini sebabnya ketidakpastian geopolitik akan membayangi di akhir pekan hingga mendekati pilpres AS, dan menjadi salah satu alasan kami mempertimbangkan strategi buy emas di tengah ketidakpastian geopolitik maupun pilpres AS 5 November.

Dari Pilpres sendiri sejauh ini pasar masih tetap “wait and see” meskipun mayoritas memperkirakan kemenangan Trump. Efek positif terhadap dolar kemungkinan sudah dirasakan, tapi efek negatif terkait rencana Trump untuk kembali berlakukan tarif dikhawatirkan memicu ketegangan baru dengan Beijing sehingga ketidakpastian juga menyelimuti pasar dari event Pemilu AS minggu depan. “Ketidakpastian” mendukung emas sebagai safe haven.

Fokus Hari ini

Investor akan fokus lebih dulu dengan data non farm payrolls AS dan unemployment rate di jam 19.30 WIB, diikuti dengan ISM Manufacture di jam 21.00 WIB. Setelah itu kembali fokus pada ketidakpastian yang membayangi di akhir pekan dan jelang pilpres AS. Di sisi lain, beberapa pengamat menilai NFP malam nanti belum tentu akan menghambat Fed untuk tetap menurunkan suku bunga di minggu depan.

Data yang lebih rendah dari ekspektasi akan mendukung emas kembali ke jalur kenaikan. Sebaliknya jika data lebih kuat dari ekspektasi, maka akan mendukung emas kembali terkoreksi turun).

Beberapa data pendahulunya menunjukkan ADP yang dirilis lebih baik dari ekspektasi, jumlah PHK yang berkurang, dan juga initial jobless claims mingguan yang turun. Hal ini kemungkinan memberi alasan untuk NFP yang tetap kuat. Namun JOLTS job openings yang turun dan employment Philadelphia yang juga lemah memberi harapan untuk turunnya NFP.

Sementara itu aksi mogok dan dampak badai baru-baru ini bisa saja membuat laporan nfp malam nanti cenderung terbebani sementara waktu. Meski pertumbuhan solid, tapi berita utama dari data pekerjaan kemungkinan bisa terlihat terpukul keras. Data kali ini sulit untuk diprediksi karena faktor-faktor tak terduga tersebut. Sebagai acuan, badai di 2017 membuat laporan pekerjaan dirilis negative, meskipun bulan berikutnya terjadi revisi positif tapi hanya revisi kecil. 
Satu hal yang harus diwaspadai adalah bahwa saat ini faktor ketidakpastian masih dominan, sehingga penurunan pada emas diperkirakan masih akan relatif terbatas karena peran emas yang dilirik sebagai safe haven saat kondisi ketidakpastian membayangi pasar.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bearish dan penurunan berlanjut hingga di bawah support 2758, sentuh level terendah 2731.43, cukup dekat dengan support FE 61.8% Daily 2729.48. Secara teknis seharusnya penurunan berpeluang berlanjut hari ini meskipun hanya berstatus profit taking pasca rally yang nyaris tanpa henti sejak 10 Okt 2024. Penurunan 23 Okt 2024 juga sempat memberi indikasi yang sama, tapi kemudian berbalik naik hingga kenaikan kemarin. 

Rekor tertinggi baru tercatat saat ini di 2790.03 untuk sementara waktu. Bullish diperkirakan masih tetap dominan beberapa waktu ke depan sehingga penurunan saat ini berpotensi bersifat sementara. Support terdekat 2729.48 dan terjauh 2708.61 (low 23 Okt 2024). Sementara resistance akan berada di 2758, 2774 dan 2790. Data NFP akan menjadi salah satu penentu dari pergerakan hari ini.

slide9

Di H4, kenaikan mulai tertahan dan diperkirakan wave 5 kemungkinan sudah mencapai puncaknya meski tidak sempat sentuh 2806, hanya mencapai 2790. Perhatikan pola penurunan yang terjadi tadi malam! Kurang lebih pergerakan tersebut berarti bisa dianggap sebagai wave A di mana pola koreksi ABC dari Elliott Wave sudah dimulai. Dengan demikian rebound di sesi Asia pagi ini diperkirakan membentuk pantulan wave B sehingga kenaikannya diharapkan terbatas.

Zona 2754-2758 adalah resistance terdekat, sehingga pantulan ke zona tersebut bisa saja dianggap peluang untuk sell jangka pendek mengingat kita masih menunggu penurunan terakhir dari pola koreksi ABC (itu berarti sinyal untuk wave C seperti pada gambar). Pantulan terjauh untuk wave B diperkirakan berada di zona 2767-2770. 

Sebaliknya, jika penurunan sudah menyelesaikan wave C yang diperkirakan akan berada di FR 50% 2714.02 atau maksimum FR 61.8% 2696 yang juga berhimpitan dengan support dari trend channel, maka strategi buy bisa kembali dilakukan di antara kedua zona tersebut, dengan SL ideal di bawah support FR 61.8%. Hal ini dengan pertimbangan : 

  1. trend channel naik menandakan tren utama tetap naik
  2. Meskipun data NFP dirilis menguat, market kemungkinan akan mewaspadai ketidakpastian geopolitik di akhir pekan dan pemilu AS minggu depan

Ini berarti jika Anda melakukan Sell jangka pendek, sebaiknya segera exit sebelum area 2714 ataupun 2700 tersebut disentuh karena dikhawatirkan pembalikan naik akan lebih cepat. Dua alasan tadi yang membuat kami memilih opsi BUY lebih aman daripada SELL meskipun dengan risiko data NFP nanti malam bisa saja dirilis lebih kuat dari perkiraan.

slide11

Per jam 10.30 WIB, harga berada di 2749.48, dengan high di 2750.91 dan low 2743.83. Sesuai ulasan kemarin, bahwa trend akan berbalik turun dalam jangka pendek jika harga resmi tembus di bawah 2770 (double top), dan jauh lebih kuat jika konfirm tembus support 2758.

Perhatikan Fibonacci Retracement (FR) di H1! Ditarik dari puncak 2790.03 ke bottom 2731.43 (FR 0%). Pantulan berarti koreksi atau retest resistance sebelum kembali turun. Ekspektasi pantulan di sesi Asia hingga Eropa tertahan terdekat di zona FR 38.2% 2753.82, terjauh FR 50% 2760.73. Dalam jangka pendek, area tersebut bisa menjadi opsi zona SELL dengan SL di atas FR 61.8% 2767.64 (tembus FR 61.8% berarti tren kembali naik!). 

Penurunan diperkirakan bisa terjadi dalam 2 potensi, yaitu tertahan di zona FR 0% 2731 dan membentuk double bottom, atau tembus FR 0% lanjut turun hingga support berikutnya yang diperkirakan berada di kisaran 2708-2713. Ini juga berarti target penurunan hanya akan berada di antara kedua zona support tadi sehingga opsi SELL jangka pendek sebaiknya pertimbangkan untuk segera exit begitu salah satu support disentuh atau didekati.

Sementara di malam hari, terutama pasca NFP, waspadai zona support 2708-2713 yang diperkirakan bisa menjadi area strong demand. Yang berarti opsi BUY jauh lebih baik dilakukan di zona ini, dengan asumsi bahwa market sudah merespon dan bereaksi terhadap data NFP yang dirilis 19.30 WIB, lalu berbalik naik karena faktor “ketidakpastian” geopolitik dan pemilu AS minggu depan. Emas akan tetap menjadi safe haven saat terjadi ketidakpastian.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY on Dip
Entry: 2713.00 – 2715.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2727.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2760.00,
Target terdekat 2767, terjauh 2775, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2707.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2708.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2704.00 – 2706.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2692.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2712.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2710)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.08700 – 1.08900
Target : 1) 1.08100 2) 1.07500
SL : 1.09500

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.08000
Switch to BUY jika tembus 1.09500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.29200 – 1.29400
Target : 1) 1.28600 2) 1.28000
SL : 1.30000

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.28500
Switch to BUY jika tembus 1.30500

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide2

slide4

Suggest : SELL on Rally
Area : 152.600 – 152.800
Target : 1) 152.000 2) 151.600
SL : 153.400

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 153.600
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 151.800

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide6

slide9

slide11

Suggest : BUY on Dip
Area : 2713.00 – 2715.00
Target : 1) 2721.00 2) 2737.00
SL : 2707 (ideal 3-5 points di bawah 2708.00)

Alternatif :

Short term correction/profit taking : cek keterangan!
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2760.00
Switch to SELL jika 2708

Dolar mengalami koreksi terhadap mata uang lainnya seiring dengan semakin tipisnya peluang Fed untuk memangkas suku bunga acuan setelah indikator inflasi menunjukkan adanya potensi naik lagi. Data PCE yang dirilis semalam mengalami kenaikan dari 0.1% menjadi 0.2% sesuai perkiraan dan data Core PCE juga naik dari 0.2% menjadi 0.3% sesuai perkiraan. Meskipun data year-on-year PCE relatif turun menjadi 2.1% sesuai perkiraan, namun data periode sebelumnya direvisi naik dari 2.2% menjadi 2.3% dan data Core PCE-nya stagnan 2.7% yang lebih tinggi dari perkiraan turun 2.6%. Data ini menunjukkan resiko inflasi masih tetap membandel dan belum turun seperti yang diharapkan sehingga Fed berpeluang untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan moneter pekan depan. Spekulasi langkah pemangkasan Fed sebanyak 25% masih ada meskipun peluangnya semakin menurun dari sebelumnya di atas 90% turun menjadi hanya 70% dan sisanya 30% Fed akan mempertahankan suku bunga saat ini menurut CME Group's FedWatch Tool. Data lain yang mendukung resiko inflasi tersebut adalah data personal spending yang meningkat 0.5% melampaui perkiraan 0.4% dan data periode sebelumnya juga direvisi naik dari 0.2% menjadi 0.3%. Sedangkan personal income hanya naik 0.3% sesuai perkiraan dari periode sebelumnya 0.2%. Data dari sektor tenaga kerja juga mendukung hal tersebut dengan laporan mingguan klaim pengangguran yang turun dari 228K menjadi 216K yang lebih baik dari perkiraan meningkat 229K. Sehingga rata-rata klaim pengangguran dalam 4 pekan terakhir menurun dari 238.75K menjadi 236.50K. Hari ini akan dirilis data penting di sektor tenaga kerja yaitu Non-Farm Payroll (NFP) dengan perkiraan mengalami penurunan tajam dari 254K menjadi hanya 108K.

Yen menguat tajam terhadap dolar paska pertemuan moneter Bank Setral Jepang (BOJ). Sesuai perkiraan BOJ tetap mempertahankan suku bunga acuannya saat ini. Namun mengindikasikan siap untuk kembali menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter berikutnya untuk menahan laju inflasi di angka target 2%. Dalam konferensi pers paska pertemuan moneter tersebut, Gubernur BOJ - Kazuo Ueda mengatakan BOJ menunggu seputar ketidakpastian hasil pemilu di AS nanti hingga ekonomi kembali stabil sebelum melanjutkan rencana kenaikan suku bunga lagi. Pernyataan tersebut berbeda jauh dengan sikap Ueda sebelumnya yang cenderung menahan diri. Hal ini diindikasikan BOJ akan menaikkan kembali suku bunga pada pertemuan moneter berikutnya pada bulan Desember mendatang.

Euro sedikit menguat seiring dengan koreksi pada mata uang dolar dan juga didukung oleh data inflasi Uni Eropa yang kembali naik sehingga berpotensi mencegah Bank Sentral Eropa (ECB) melakukan langkah agresif seperti yang diharapkan. Inflasi CPI di Uni Eropa mengalami kenaikan dan kembali naik lagi menjadi 2.0% yang lebih tinggi dari perkiraan naik 1.9% dan data periode sebelumnya direvisi menurun dari 1.8% menjadi 1.7%. Dengan Core CPI relatif stagnan 2.7% sama seperti periode sebelumnya yang lebih tinggi dari perkiraan sedikit turun 2.6%. ECB yang diharapkan akan mengikuti langkah Fed dengan pemangkasan jumbo 50 bps pada pertemuan moneter yang akan datang mulai terkikis peluangnya dengan data tersebut. Hari ini tidak ada data ekonomi yang dirilis. Italia dan Prancis tutup karena libur All Saints Day.

Poundsterling masih cenderung turun oleh sentimen rencana anggaran yang disampaikan oleh Menteri Keuangan yang baru - Rachel Reeves pada hari sebelumnya. Reeves mengumumkan pemerintah Inggris akan menaikkan pajak menjadi 32% dari sebelumnya 28% yang akan berlaku mulai April tahun 2025 mendatang. Ini merupakan kenaikan pajak tertinggi sejak tahun 1993 yang lalu. Kenaikan pajak ini dipastikan akan mengurangi laba pelaku bisnis sehingga berpotensi membuat industri lesu. Dan pada akhirnya akan menghalangi langkah Bank Sentral Inggris (BOE) untuk kembali memangkas suku bunga acuannya lebih lanjut. Hari ini akan dirilis data PMI sektor manufaktur dan juga indeks harga perumahan.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Dolar AS bergerak lebih rendah dibandingkan sehari sebelumnya, meskipun di sisi lain imbal hasil Treasury justru berhasil ditutup rebound. Dolar sempat menguat saat data ADP dirilis lebih baik dari ekspektasi, 233K vs 114K. Bahkan penguatan sempat berlanjut saat data GDP dirilis lebih lemah dari ekspektasi, 2.8% vs 3.0%. Hal ini kemungkinan disebabkan angka belanja konsumen yang kuat di dalam data GDP tersebut. Rumor juga menyebut ada indikasi laporan PCE Kamis kemungkinan sedikit panas, atau setidaknya mengalami revisi ke atas untuk data bulan Agustus sebelumnya. 

Namun kemudian penguatan tersebut memudar setelah imbal hasil bergerak turun dipicu dengan penurunan saham teknologi. Tapi secara keseluruhan dolar ditutup lebih rendah dibanding hari sebelumnya. 

Ketidakpastian Seputar Pemilu

Semakin dekat dengan Pemilu AS, nampaknya ketidakpastian membayangi pasar sehingga secara keseluruhan pergerakan pasar tidak terlalu meyakinkan meskipun dengan data ekonomi yang beragam. Angka ADP yang lebih tinggi, biasanya akan membuat dolar menguat lebih jauh sehingga mampu menekan emas. Begitu juga dengan GDP AS yang dirilis lebih renda, seharusnya mampu membuat emas berbalik naik lebih tinggi dan membatasi kenaikan dolar.

Namun hal tersebut tidak terjadi tadi malam, cukup logis, mengingat para pelaku pasar yang mulai bersiap-siap untuk pemilu minggu depan. Jajak pendapat menunjukkan Trump ungguli Harris di Pennsylvania. Tapi mengingat beberapa kejutan yang terjadi pada pemilu dalam beberapa dekade terakhir, maka tidak mengherankan jika sebagian besar trader cenderung menunggu. Hal ini kemungkinan menjadi indikasi untuk pergerakan besar yang bisa terjadi sehari pasca pemungutan suara.

Fokus Hari ini

Investor akan mencermati laporan inflasi PCE dan initial jobless claims yang dirilis bersamaan di jam 19.30 WIB. Dilanjutkan dengan Chicago PMI di jam 20.45 WIB. Klaim pengangguran diperkirakan naik tipis dari 227K menjadi 229K. Sementara PCE headline diperkirakan turun dari 2.2% menjadi 2.1% y/y dan basis bulanan naik dari 0.1% menjadi 0.2% m/m. Sedangkan PCE core diperkirakan naik dari 0.1% menjadi 0.3% m/m, dan basis tahunan turun dari 2.7% menjadi 2.6% y/y. 

Sekitar 18 bank investasi dan lainnya, memproyeksikan inflasi akan turun menjadi 2.1% y/y, dan core PCE menjadi 2.6% y/y. Sedangkan basis bulanan rata-rata diperkirakan naik tipis dari 0.1% menjadi 0.2% m/m, dan core PCE dari 0.1% menjadi 0.3% m/m. Semua data tersebut hampir setara dengan ekspektasi dari ekonom.

Data yang lebih baik dari ekspektasi akan memicu penguatan dolar kembali sehingga emas berpotensi terkoreksi turun. Sebaliknya, data yang lebih rendah dari ekspektasi akan memicu pelemahan dolar sehingga emas berpotensi naik.

Namun demikian, waspadai jika kenaikan yang dihasilkan “tidak terlalu jauh dari ekspektasi” (misal : ekspektasi 2.6%, hasil 2.7% y/y, atau ekspektasi 0.1%, hasil 0.2% m/m)! Hal ini kemungkinan akan membatasi penguatan dolar sehingga emas masih punya peluang kembali naik setelah turun terbatas pasca data. Sebaliknya, tekanan untuk emas akan jauh lebih kuat jika data yang dihasilkan “jauh lebih tinggi dari ekspektasi” (misal : ekspektasi, 0.3%, hasil 0.5% m/m, atau ekspektasi 2.6%, hasil 2.9% y/y).
Satu hal yang harus diwaspadai adalah bahwa saat ini faktor ketidakpastian masih dominan, sehingga penurunan pada emas diperkirakan masih akan relatif terbatas karena peran emas yang dilirik sebagai safe haven saat kondisi ketidakpastian membayangi pasar.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily kembali ditutup bullish dan ditutup di level 2786.87, semakin dekat dengan FE 100% Daily yang berada di 2809.83. Satu-satunya peluang untuk bisa turun adalah data ekonomi yang “sangat kuat” jauh melebihi ekspektasi. Jika hanya selisih sedikit, tidak mengejutkan sehingga penurunan akan tetap terbatas dan dominasi bullish terus berlanjut seiring mendekati rilis data NFP Jumat, ketidakpastian seputar pemilu AS dan juga FOMC Meeting minggu depan.

Rekor tertinggi baru tercatat saat ini di 2790 untuk sementara waktu. Penembusan area 2809 akan semakin membuka peluang kenaikan yang lebih tinggi 2829 dan juga FE 161.8% 2939.81. Namun, waspadai juga posisi RSI yang mulai memasuki overbought, meskipun tidak ditemukan kasus untuk divergence bearish sejauh ini. Support terdekat 2770 (low kemarin) dan terjauh 2758.35 yang sebelumnya menjadi resistance kuat.

slide20

Di H4, kenaikan sedikit di atas zona FE 61.8% H4 di 2783.42. Wave 5 dari Elliott wave diperkirakan semakin dekati target dengan peluang resistance trend channel sebagai target potensial 2806. Waspada dengan peluang koreksi turun/profit taking setelah tembus area 2800-an!

Jika FE 61.8% H4 2783.42 berhasil ditembus, maka semakin terbuka untuk kenaikan lanjutan mendekati zona 2800-an atau resistance trend channel 2800-2810. Ekspektasi jangka pendek, koreksi terjadi dalam 2 versi. Versi 1 adalah koreksi terbatas di sesi Asia dan Eropa (sebelum masuk ke sesi NY atau rilis data ekonomi), kemudian naik mendekati resistance trend channel (lebih kuat jika data ekonomi dirilis lebih lemah dari ekspektasi). Jika ini yang terjadi, maka Anda bisa pertahankan strategi buy, dengan potensi 2800-2810 sebagai target terdekat saat ini, dan 2829 sebagai target terjauh. 

Sebaliknya, versi 2, bisa saja kenaikan terus berlanjut di sesi Asia dan Eropa hari ini, dan wave 5 menyentuh resistance 2800-2810, dan saat data ekonomi AS dirilis, terjadi koreksi turun/profit taking (jika data ekonomi lebih baik dari ekspektasi). Jika ini yang terjadi, maka Anda bisa mulai incar Sell di malam hari atau saat data dirilis “lebih kuat dari ekspektasi”. Potensi penurunan terdekat 2770 (low kemarin) atau 2758 terjauh (FR 0% H4)

slide21

Per jam 10.00 WIB, harga berada di 2787.40, dengan high di 2790.03 dan low 2783.51. Fibonacci Expansion (FE) terbaru ditarik dari bottom 2746.12 ke puncak 2787.11, dan swing low terakhir dekat trendline 2770.80. Saat ini harga berada tepat di zona 2787/2788. Jika kenaikan berlanjut, maka target terdekat FE 61.8% di 2797.16, dan FE 100% 2813.45 cukup potensial untuk disentuh. Atau jika data ekonomi nanti malam dirilis lebih rendah dari ekspektasi (PCE turun, jobless claims naik), maka FE 161.8% di 2839.81 bisa menjadi proyeksi berikutnya.

Sebaliknya, penurunan bisa terjadi jika harga tembus support trendline 2775/2777, tapi pemicunya harus melewati lebih dulu 2770 (low tadi malam) untuk konfirm reversal bearish jangka pendek. Bearish akan lebih kuat jika support 2758 (all time high sebelumnya yang sempat menjadi strong resistance) berhasil ditembus. 

Anda bisa switch strategi menjadi SELL ataupun mempertahankan SELL hanya jika didukung dengan penurunan yang tembus di bawah support 2758 dan data ekonomi yang “jauh lebih kuat dari perkiraan”. Tapi jika keduanya tidak memenuhi syarat, maka opsi yang utama adalah tetap mengincar buy, termasuk jika data ekonomi “sedikit lebih kuat dari perkiraan”.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY on Dip
Entry: 2777.00 – 2779.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2791.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2792.00,
Target terdekat 2804, terjauh 2828, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2771.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2772.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2753.00 – 2755.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2741.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2761.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2762)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Dolar sedikit tertahan meski masih cenderung menguat terhadap mata uang lain seiring dengan data pertumbuhan ekonomi GDP yang mengalami penurunan. Pelaku pasar juga lebih berhati-hati menjelang data penting di sektor tenaga kerja dan juga pemilu di AS yang tinggal dalam hitungan beberapa hari ke depan. Data GDP kuartal lalu mengalami penurunan menjadi 2.8% yang lebih rendah dari perkiraan 3.0 meski data kuartal sebelumnya juga direvisi membaik dari 2.8% menjadi 3.0%. Meski demikian indeks harga dari data GDP tersebut mengalami penurunan menjadi 1.8% yang lebih rendah dari perkiraan 1.9% dan data periode sebelumnya direvisi naik dari 2.3% menjadi 2.5%. Data indeks harga ini dikaitkan dengan potensi inflasi yang kelihatan semakin cenderung menurun. Sedangkan di sektor tenaga kerja penambahan terisinya lapangan kerja swasta dari ADP meningkat tajam 233K, angka ini merupakan yang tertinggi dalam lebih dari 1 tahun terakhir. Jauh melampaui perkiraan 113K dan juga lebih baik dari periode sebelumnya yang direvisi meningkat dari 143K menjadi 153K. Data sektor tenaga kerja ini sangat-sangat di luar perkiraan mengingat AS dilanda 2 badai besar yang semestinya berdampak banyak pada sektor tenaga kerja. Data ini sekaligus menghilangkan kekhawatiran akan melemahnya sektor ini paska rilis data dari JOLTS sehari sebelumnya. Dan diharapkan akan berlaku hal yang sama dengan data terpenting sektor tenaga kerja yaitu Non-Farm Payroll yang baru akan dirilis esok malam. Pada intinya ekonomi di AS masih solid seperti yang diperkirakan selama ini sehingga tidak ada perubahan ekspektasi dari yang sudah ada termasuk antisipasi kebijakan moneter yang akan diambil oleh Fed pada pertemuan FOMC mendatang. Sementara itu dengan hasil polling pilpres di AS yang semakin sengit antara Donald Trump versus Kamala Harris membuat pelaku pasar sedikit menahan diri. Meski pelaku pasar lebih cenderung menyukai Trump kembali memimpin karena kebijakannya yang pro nasionalis. Namun segala kemungkinan masih mungkin terjadi seperti halnya dalam beberapa pemilu sebelumnya. Hari ini masih ada data dari sektor tenaga kerja berupa data PHK dari Challenger dan juga data inflasi lainnya berupa Personal Cunsumption Expenditure (PCE) serta data personal income/spending.

Yen masih terus tertekan terhadap dolar menjelang pertemuan moneter Bank Sentral Jepang (BOJ) hari ini. Hasil pemilu di akhir pekan lalu masih membayangi ketidakpastian dengan partai terbesar LDP kehilangan mayoritas suara untuk pertama kali sejak perang dunia lalu. Dengan ketidakpastian ini akan menghalangi BOJ untuk meneruskan langkah pengetatan moneter meski inflasi terus naik. BOJ diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga acuan saat ini dan baru akan menaikkan suku bunga pada pertemuan selanjutnya di bulan Desember mendatang. Pasar menunggu hasil pertemuan tersebut terutama konferensi pers dari Gubernur BOJ - Kazuo Ueda paska berakhirnya pertemuan moneter hari ini. Pelaku pasar juga berhati-hati dengan kemungkinan langkah drastis berupa intervensi jika mata uang Yen melemah tajam paska pertemuan moneter hari ini. Meskipun peluang tersebut sangat kecil mengingat kondisi politik domestik Jepang dan belum pastinya hasil pilpres di AS.

Euro masih cenderung melemah terhadap dolar meskipun fundamental ekonomi mulai membaik di kawasan ini. Data preliminary GDP kuartal lalu meningkat 0.4% yang lebih baik dari perkiraan turun 0.2% meskipun data kuartal sebelumnya direvisi menurun dari 0.3% menjadi 0.2%. Data menunjukkan GDP di Jerman dan Prancis sebagai 2 negara dominan di kawasan Uni Eropa mengalami peningkatan di atas perkiraan. Sedangkan data inflasi di Jerman dan Spanyol juga meningkat, data inflasi untuk Uni Eropa keseluruhan baru akan dirilis malam hari nanti. Dengan data-data ini ekspektasi Bank Sentral Eropa (ECB) akan langkah pemangkasan suku bunga sedikit menurun.

Poundsterling melemah tajam terhadap dolar setelah Menteri Keuangan yang baru - Rachel Reeves mengumumkan akan menaikkan pajak menjadi 32% dari sebelumnya 28% dan akan berlaku mulai April tahun 2025 mendatang pada rencana anggaran yang diumumkan semalam. Ini merupakan kenaikan tertinggi sejak tahun 1993 yang lalu. Kenaikan pajak ini diharapkan akan dapat menutupi hutang sektor publik di Inggris. Meski kenaikan ini hanya berlaku pada sejumlah pelaku bisnis terutama di bidang keuangan, namun kenaikan tersebut tidak disambut baik oleh pasar. Dan hal ini berpeluang menghalangi langkah Bank Sentral Inggris (BOE) untuk kembali memangkas suku bunga acuannya lebih lanjut. Hari ini tidak ada data ekonomi penting yang akan dirilis.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.08400 – 1.08600
Target : 1) 1.07800 2) 1.07200
SL : 1.09200

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.07600
Switch to BUY jika tembus 1.09200

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.29700 – 1.29900
Target : 1) 1.29100 2) 1.28500
SL : 1.30500

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.29000
Switch to BUY jika tembus 1.30500

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : BUY on Dip
Area : 152.800 – 153.000
Target : 1) 153.600 2) 154.200
SL : 152.200

Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 152.000
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 153.950

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : BUY on Dip
Area : 2777.00 – 2779.00
Target : 1) 2785.00 2) 2791.00
SL : 2771 (ideal 3-5 points di bawah 2772.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2792.00
Switch to SELL jika tembus 2758

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down