logo agrodana futures official
Buka Akun

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.07800 – 1.08000
Target : 1) 1.08600 2) 1.09400
SL : 1.07200

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.08800
Switch to SELL jika tembus 1.07000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.29300 – 1.29500
Target : 1) 1.30100 2) 1.30700
SL : 1.28700

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.30000
Switch to SELL jika tembus 1.28500

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : SELL on Rally
Area : 153.500 – 153.600
Target : 1) 152.900 2) 152.300
SL : 154.200

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 154.000
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 151.500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : SELL on Rally
Area : 2737.00 – 2739.00
Target : 1) 2731.00 2) 2725.00
SL : 2745.00 (ideal 3-5 points di atas 2743.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2725
Switch to BUY jika tembus 2758 atau jika penurunan mendekati area 2665-2680

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Secara umum belum banyak perubahan dengan posisi dolar yang terus naik lebih tinggi didukung oleh kenaikan imbal hasil Treasury tenor 10-tahun. Dan emas terkoreksi setelah mencapai titik tertingginya di hari ke-10, meskipun data ekonomi AS tadi malam cenderung lebih rendah dari ekspektasi. Existing Home Sales dirilis 3.84M, lebih rendah dibanding ekspektasi 3.88M. 

Bank of Canada kembali memangkas suku bunganya untuk ke-4 kali secara beruntun dengan pemangkasan yang agresif kali ini 50 bps membuat suku bunga bank menjadi 3.75% dari sebelumnya 4.25%. Inflasi di Kanada sendiri sudah turun menjadi 1.6% di bulan September karena turunnya biaya tempat tinggal dan turunnya harga bensin. Dan Inflasi inti saat ini di bawah 2.5%. Gubernur Macklem juga mengindikasikan terbuka untuk penurunan suku bunga lebih lanjut jika ekonomi berkembang seperti yang diharapkan, dengan fokus pada data inflasi dan pertumbuhan.

Meski tidak secara langsung mempengaruhi emas, tapi penurunan suku bunga oleh BOC menunjukkan bahwa siklus penurunan suku bunga bank sentral masih berlanjut sehingga secara fundamental ekonomi cenderung masih mendukung untuk emas kembali naik.

Laporan Beige Book Memperkuat Alasan Fed

Laporan Beige Book menjadi salah satu alasan bagi Fed memutuskan untuk memangkas suku bunga 50 bps di bulan September. Beberapa pejabat Fed dan termasuk Powell menggunakan laporan Beige Book tersebut sebagai acuan. Bahkan ada keyakinan di The Fed bahwa data anekdot seringkali lebih baik dalam menangkap titik balik dibandingkan angka-angka yang keras, terutama dalam lagging data (data tertinggal) seperti ketenagakerjaan.

Namun kali ini laporan beige book juga menunjukkan hal yang lebih suram. Laporan tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi “sedikit berubah di hampir semua Distrik” dibandingkan laporan bulan Agustus yang masih memiliki 3 Distrik yang menunjukkan pertumbuhan dan 9 lainnya menunjukkan aktivitas datar/menurun. Laporan juga menyebut bahwa pertumbuhan lapangan kerja semakin moderat, dengan perekrutan yang lebih difokuskan pada penggantian pekerja daripada pertumbuhan.

Hal tersebut menarik perhatian dan membantu memperkuat keyakinan bahwa penurunan suku bunga 25 bps akan dilakukan di bulan November dan kemungkinan besar juga akan dilakukan di bulan Desember. Ada kemungkinan mulai membatasi kenaikan dolar meskipun pada dasarnya pasar juga masih akan menantikan serangkaian data dan event hingga 2 minggu ke depan.

Fokus Hari ini

Data ekonomi akan dimulai dengan laporan klaim pengangguran mingguan awal (initial jobless claims) di jam 19.30 WIB. Data diperkirakan naik tipis dari 241K minggu sebelumnya menjadi 243K. Dilanjutkan dengan PMI services dan manufacture di jam 20.45 WIB. Manufaktur diperkirakan naik tipis dari 47.3 menjadi 47.5, dan services diperkirakan turun dari 55.2 menjadi 55.0. Namun Services tetap di atas 50 yang berarti ekspansi, dibanding manufaktur di bawah 50 yang berarti masih dalam kondisi kontraksi. Diakhiri dengan data new home sales di jam 21.00 WIB yang diperkirakan naik tipis dari 716K menjadi 719K.

Jika data dirilis lebih baik dari ekspektasi, maka akan semakin memperkuat alasan untuk emas melanjutkan profit taking atau koreksi turunnya malam nanti. Sebaliknya, jika data dirilis lebih rendah dari ekspektasi, maka penurunan mulai terbatas, dan emas punya peluang kembali naik.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bearish dan harga ditutup di bawah FE 61.8% Daily 2729.48. Ini berarti tahapan koreksi ataupun profit taking sedang berjalan. Namun penurunan bisa saja berlaku jangka pendek. Hal ini akan bergantung pada kondisi berikutnya, dengan fundamental yang secara umum masih relatif bullish, maka penurunan dianggap sebagai profit taking.

FE 61.8% Daily 2729 ditembus, berarti area support berikutnya 2714 (low 21 Okt 2024), dan 2704 (50% real body long white candle 18 Okt 2024). Penurunan sempat meluncur hingga 2708.61 sebelum akhirnya ditutup rebound di 2715. Secara tidak langsung menunjukkan area 2704 masih cukup efektif, dan low 18 Okt 2024 di 2691 dan FR 0% 2685.50 akan menjadi support psikologis. Sebaliknya, bullish minimal harus mampu kembali ditutup di atas 2729.48, atau jauh lebih kuat jika mampu tembus high 2758.35 yang saat ini menjadi all time high baru.

slide20

Di H4, Elliott wave kemungkinan sudah dimulai setelah kenaikan kemarin tertahan di 2758 dan berbalik turun hingga 2708. Penurunan bisa dianggap sebagai wave A dari correction wave ABC yang sempat diulas kemarin.  Ini berarti sesuai dengan “Asumsi 1” yang kemarin kita bahas : “Asumsi 1 adalah wave 5 (subwave e) baru selesai di kisaran 2755-2760 (atau sedikit lebih tinggi, 2770-2778), BUY lebih dulu hingga maksimal mendekati resistance trend channel 2755-2760, atau maksimal mendekati FE 61.8% 2778, kemudian exit sebelum sentuh resistance, dan mulai mengincar sell di dekat resistance untuk potensi wave A (Stop Loss pasang di atas resistance!)”. Dan semua sesuai ekspektasi di mana kenaikan tertahan di 2758 (area resistance trend channel 2755-2760), lalu mulai penurunan wave A hingga 2708.

Secara umum, kita masih dalam correction wave ABC sehingga rebound yang terjadi di sesi Asia saat ini hingga malam nanti diharapkan rebound terbatas, dan itu berarti dihitung sebagai wave B. Normalnya kita tetap mengincar SELL di area yang diperkirakan sebagai puncak wave B atau mendekati. Wave B secara aturan tidak boleh melebihi ketinggian wave 5! Jadi, jika ketinggian wave 5 adalah 2758.35, maka kenaikan wave B harus lebih rendah. Dan area tersebut menjadi area ideal untuk SELL (dekat resistance, dan Stop Loss di atas resistance). 

Dengan menggunakan Fibonacci Retracement (FR) yang ditarik dari bottom 2638 ke puncak 2758.35, maka area kenaikan wave B bisa saja diperkirakan di antara 2726-2745. Artinya, Anda bisa memilih opsi SELL di area terdekat 2726, terjauh 2745. Sementara target penurunan (koreksi turun) mengacu pada area FR 38.% 2712 yang terdekat, FR 50% 2698 atau FR 61.8% 2683.97 yang terjauh

Tidak tertutup kemungkinan saat ini pola pergerakan membentuk Head & Shoulders jika diasumsikan kenaikan/rebound yang terjadi tidak lebih tinggi dari 2758, dan neckline berarti ada di 2708. Pola ini dianggap konfirm jika neckline 2708 ditembus, dan berarti penurunan punya kesempatan untuk turun lebih lanjut. 

Sementara trend channel menunjukkan pola utama masih tetap bullish sehingga penurunan diperkirakan masih berjalan di dalam bagian trend channel naik tersebut.

slide21

Per jam 09.50 WIB, harga berada di 2723.65, dengan high di 2726.67 dan low 2714.70. FR ditarik dari bottom 2672.34 ke puncak 2758.35 (FR 0%). Penurunan sejauh ini tertahan di FR 50% 2715.34 pada grafik H1 (low tercatat di 2708.61). Secara teori, tren naik masih cenderung kuat. Namun jangka pendek cenderung mendukung peluang penurunan sebagai koreksi atau profit taking. 

Ekspektasi skenario jangka pendek adalah rebound tertahan maksimal di zona orange (kisaran 2731-2744). Ini juga termasuk mengantisipasi rebound dari wave B dari correction wave ABC yang ada di grafik H4. Jika memenuhi syarat, maka SELL bisa dilakukan dekat zona orange atau tepat di zona orange, dengan Stop Loss sebaiknya ditempatkan di atas 2744. 

Selain itu juga membuka peluang terbentuknya head & shoulders dengan right shoulders saat ini sedang dibentuk. Selama tidak terjadi kenaikan di atas 2758, maka rebound bisa dianggap sebagai right shoulder sebelum akhirnya turun dan menguji neckline 2708-2710. Sementara target penurunan diperkirakan di kisaran 2685-2690 jika terkonfirmasi sebagai head & shoulders (tembus neckline). Dan support psikologis kemungkinan juga relatif menahan penurunan lebih lanjut sehingga area 2680-2690 diperkirakan akan menjadi area strong demand yang cukup potensial. Artinya, Anda bisa segera keluar dari posisi SELL saat harga sudah mulai mendekati area tersebut, dan mulai mempertimbangkan opsi BUY dengan Stop Loss di bawah support 2680. Akan lebih baik jika didukung oleh data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi SELL on Rally
Entry: 2730.00 – 2732.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2718.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan SELL jika tembus 2714.00,
Target terdekat 2708, terjauh 2700, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2738.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 2740.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi BUY jika Support tidak ditembus
Entry : 2685.00 – 2687.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2700.00 ($13 - $15)
Stop Loss: 2678.00 ($7 - $9)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2678)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Dolar masih cenderung menguat terhadap mata uang lainnya dipicu oleh langkah moneter Bank Sentral Kanada (BOC) yang agresif dengan memangkas pemangkasan suku bunga acuan sebanyak 50 bps. Meski sudah sesuai dengan perkiraan namun karena hal tersebut merupakan langkah agresif untuk pertama kali dalam lebih dari 4 tahun terakhir dan menjadi pertanda memasukinya era inflasi rendah yang diperkirakan akan merambah secara global. Sementara kondisi ekonomi di AS yang masih solid menahan langkah Fed untuk memangkas suku bunga acuan berikutnya setidaknya tidak akan seagresif sebelumnya. Bahkan spekulasi Fed akan tetap mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan moneter berikutnya semakin meningkat. Dengan demikian perbedaan tingkat suku bunga acuan di AS dengan negara lain semakin melebar dan menjadi sentimen positif untuk mata uang dolar. Sejumlah pejabat Fed sudah mulai memberikan narasi bahwa Fed perlu berhati-hati dalam mengambil langkah moneter berikutnya. Dalam laporan Beige Book yang dirilis semalam menunjukkan kondisi ekonomi di 12 negara bagian di AS masih belum banyak berubah sejak bulan lalu dengan sejumlah penambahan lapangan kerja yang terisi cenderung meningkat sehingga semakin memperkuat argumen Fed tidak perlu lagi agresif dalam memangkas suku bunga acuannya. Selain itu peluang Donald Trump kembali menjadi Presiden AS dalam pemilu di bulan November juga berpotensi mencegah Fed memangkas suku bunga acuan seiring dengan peluang inflasi kembali meningkat dengan agenda ekonomi yang akan diambil oleh Trump nanti. Hari ini akan dirilis data PMI di sektor manufaktur dan jasa, dengan fokus pasar akan tertuju pada sektor jasa karena memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi yang lebih besar.

Yen melemah terhadap dolar hingga mendekati level 153 untuk pertama kali dalam 3 bulan terakhir atau sejak 31 Juli lalu ketika Bank Sentral Jepang (BOJ) meninggalkan kebijakan ultra longgarnya dan merubah fokus pada inflasi seperti bank sentral lainnya. Peluang hilangnya mayoritas Partai Liberal Demokrat (LDP) yang berkuasa saat ini pada pemilu parlemen di akhir pekan ini menjadi sentimen negatif di pasar. Jika LDP kehilangan mayoritas, peluang berkoalisi dengan partai Komeito hanya akan menciptakan koalisi minoritas yang membatasi Perdana Menteri - Shigeru Ishiba dan akan mengoyang stabilitas politik di Jepang yang akan mempersulit gerak BOJ dalam menjalankan mandat moneternya. Sejauh ini belum ada keterangan dari pejabat otoritas keuangan dengan melemahnya mata uang Yen saat ini.

Euro terus melemah terhadap dolar seiring dengan semakin besarnya peluang Bank Sentral Eropa (ECB) untuk kembali menurunkan suku bunga acuannya meski belum lama ini sudah memangkas suku bunganya. Inflasi yang sudah di bawah target ECB 2% dikhawatirkan akan berdampak buruk pada aktifitas ekonomi. Terlebih dengan peluang kembalinya Trump menjadi Presiden AS berikutnya yang akan memberlakukan kenaikan tarif impor. Goldman Sachs memperkirakan mata uang Euro akan turun lagi sebanyak 10% jika Trump memberlakukan kenaikan tarif impor terhadap produk dari Uni Eropa. Meski demikian Presiden ECB - Christine Lagarde dalam pidato kemarin mengatakan ECB akan berhati-hati dalam mengambil keputusan moneter berikutnya dan masih akan memperhatikan data-data ekonomi yang akan dirilis berikutnya. Sedangkan Ketua Ahli Ekonomi ECB - Philip Lane menyampaikan kekhawatiran akan melemahnya data-data ekonomi akan berdampak pada pemulihan ekonomi di kawasan ini. Namun masih cukup optimis bahwa pemulihan ekonomi akan terus berjalan. Data ekonomi juga tidak mendukung dengan kepercayaan konsumen yang masih stagnan -13 sama seperti periode sebelumnya yang lebih rendah dari perkiraan sedikit membaik. Hari ini akan dirilis data PMI sektor manufaktur dan jasa.

Poundsterling masih cenderung melemah dengan penguatan mata uang dolar dan juga karena meningkatnya peluang Bank Sentral Inggris (BOE) untuk memangkas suku bunga acuannya dalam waktu dekat ini. Gubernur BOE - Andrew Bailey dalam pidato semalam mengatakan inflasi sudah semakin menurun dan peluang memasuki disinflasi lebih cepat dari perkiraan. Dengan asumsi inflasi sudah mencapai target 2% maka ruang bagi BOE untuk memangkas suku bunga acuan akan semakin terbuka. Bailey dijadwalkan masih akan memberikan pidato lewat tengah malam nanti. Hari ini akan dirilis data PMI sektor manufaktur dan jasa.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.08000 – 1.08200
Target : 1) 1.07400 2) 1.06800
SL : 1.08800

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.07600
Switch to BUY jika tembus 1.09300

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.29400 – 1.29600
Target : 1) 1.28800 2) 1.28200
SL : 1.30200

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.29000
Switch to BUY jika tembus 1.30500

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : BUY on Dip
Area : 151.800 – 152.000
Target : 1) 152.600 2) 153.200
SL : 151.200

Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 151.000
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 153.200

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : SELL on Rally
Area : 2730.00 – 2732.00
Target : 1) 2724.00 2) 2718.00
SL : 2738.00 (ideal 3-5 points di atas 2740.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2714
Switch to BUY jika tembus 2758 atau jika penurunan mendekati area 2680-2690

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Secara umum imbal hasil Treasury AS kembali ditutup lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya sehingga dolar pun tetap menguat. Hal ini seharusnya membebani emas, tapi tidak terjadi. Emas tetap kokoh dengan kenaikan berlanjut menciptakan level tertinggi baru kembali di tengah penurunan yang terjadi pada pasar saham utama AS. 

Pejabat ECB paling banyak memberikan komentar, dan mayoritas mendukung penurunan suku bunga lebih lanjut. Diikuti dengan BOE yang juga terbuka untuk penurunan suku bunga. Tren penurunan suku bunga bank sentral membuat emas bergerak positif sehingga berhasil ditutup di level tertingginya. 

Bank Sentral Dukung Penurunan, IMF Beri Peringatan

ECB Centeno mengatakan bahwa data ekonomi akan memberitahu apakah bank sentral perlu melakukan pemangkasan lebih besar atau tidak. Centeno memperkirakan inflasi akan naik. Sedangkan pejabat ECB Nagel dari Bundesbank menilai ECB tidak memerlukan menggunakan dot plot seperti yang dilakukan Fed untuk memberikan gambaran kebijakan suku bunga. Tapi Nagel setuju jika ECB memerlukan cara mengkomunikasikan kebijakan suku bunga.

Sementara Klaas Knot dari ECB menyoroti pentingnya penurunan suku bunga untuk meringankan utang. Knot beranggapan bahwa sistem keuangan tertahan dalam menghadapi kenaikan suku bunga bank sentral yang agresif. Seharusnya dengan menurunkan suku bunga, maka akan meringankan beban utang. Sedangkan Rehn dan Villeroy masing-masing menyoroti tentang pertumbuhan yang melemah sehingga berakibat pada tekanan deflasi, dan risiko target 2% yang tidak tercapai. 

Presiden ECB Christine Lagarde mengatakan bahwa ECB tidak suka dengan apa yang terlihat pada inflasi. Lagarde berharap inflasi bisa kembali ke target lebih cepat dari proyeksi ECB. Bank “sangat yakin” bisa mencapai target inflasi secara berkelanjutan sampai 2025, tapi belum tahu secara pasti kapan akan terjadi. Meski demikian Lagarde tidak memberikan isyarat berapa besar pemangkasan yang akan dilakukan. Tapi dirinya tetap terbuka untuk penurunan suku bunga. 

IMF menilai bahwa pertarungan inflasi ‘sebagian besar sudah dimenangkan’ dan berada di jalur yang tepat untuk kembali ke target 2% di 2025 di negara-negara maju. IMF menilai ada risiko penurunan termasuk kebijakan moneter yang terlalu ketat dan lonjakan harga komoditas karena eskalasi perang, juga koreksi lebih lanjut di pasar properti China

Secara umum, IMF menyoroti kondisi Jerman yang sedang berjuang, sementara AS melakukan upayanya dengan sangat baik. Jika mengesampingkan AS, maka akan ada banyak kekecewaan. Tapi selama AS bisa bertahan, maka dolar AS bisa lebih unggul (menguat) dibanding mata uang lainnya.

Pemilu AS, Data Ekonomi dan FOMC Meeting

Sementara emas tentunya akan kembali disorot sebagai safe haven jika kondisi ketidakpastian ekonomi berlarut-larut. Pasar akan menantikan pemilu AS yang juga krusial. IMF juga mengkhawatirkan peralihan kekuasaan setelah pemilu 5 November mendatang. Dengan potensi kemenangan di tangan Trump, dikhawatirkan perselisihan dagang (trade war) antara AS dan China (juga negara lain) kembali meruncing. 

IMF mengingatkan potensi skenario yang merugikan termasuk tarif 10% antara AS, China dan zona Euro, juga kondisi keuangan yang lebih ketat yang bisa mengurangi produksi global sebesar 0.8% di tahun 2024, dan 1.3% di tahun 2026 dibandingkan perkiraan sebelumnya. Hal ini bisa memicu inflasi kembali naik.

Beberapa Analis menilai jika Trump kembali terpilih, maka kebijakan penurunan suku bunga Fed bisa terhenti karena inflasi yang berpotensi naik jika perang tarif diberlakukan kembali. Penasihat ekonomi dan Direktur Departemen Riset IMF, Pierre-Olivier Gourinchas memperkirakan ada 2 kali pemangkasan suku bunga di tahun 2024, dan beberapa pemangkasan tambahan di tahun 2025. Menurut Gourinchas keputusan Fed untuk memperketat kebijakan moneter diperumit oleh inflasi jasa yang terus menerus menghambat kemajuan menuju disinflasi.

Namun para pejabat Fed masih terbuka untuk penurunan suku bunga dan keputusan kebijakan tergantung pada data ekonomi yang masuk

Fokus Hari ini

AS akan merilis existing home sales di jam 21.00 WIB. Data diperkirakan mengalami kenaikan tipis dari 3.86M menjadi 3.88M. Jika data lebih baik dari ekspektasi, maka peluang penurunan bisa terjadi di malam hari. Sebaliknya, jika data lebih rendah dari ekspektasi, maka peluang kenaikan berpotensi berlanjut.

Kami mewaspadai potensi profit taking yang bisa terjadi kapanpun, jika didukung dengan data ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bullish dan harga ditutup di atas FE 61.8% Daily 2729.48 yang berarti membuka peluang untuk kenaikan lebih lanjut. Namun, profit taking berpotensi membayangi kali ini dengan kondisi RSI yang juga memasuki overbought dan high kedua yang cenderung lebih rendah (lower high) dari high pertama, sementara harga justru menciptakan high baru (higher high). Dengan demikian peluang koreksi turun kemungkinan bisa datang kapanpun pasca rally panjang di 8 hari terakhir.

FE 61.8% Daily 2729 akan menjadi area support pertama, diikuti oleh 2714 sebagai support kedua (low 21 Okt 2024), dan 2704 sebagai support ketiga (50% real body long white candle 18 Okt 2024), dan FR 0% 2685.50 sebagai support terjauh. Sebaliknya, 2748.75 (high 22 Okt 2024) sebagai resistance pertama, diikuti 2755 dan 2781 sebagai resistance kedua dan ketiga, dan 2808 (FE 100% Daily) sebagai resistance sekaligus target terjauh berikutnya jika terjadi kenaikan.

Di H4, Elliott wave diperkirakan memasuki fase terakhir dari wave 5 dan jika dihitung berdasarkan panjang sub wave a, maka kira-kira target tersebut akan berada di kisaran 2765-2770. Namun secara praktik panjang sub wave e bisa saja sedikit lebih pendek dari sub wave a sehingga resistance terdekat bisa mengambil acuan pada resistance trend channel 2755-2760. Dan setelah wave 5 selesai seutuhnya, maka emas berpotensi memulai alur koreksi wave ABC dengan peluang penurunan secara bertahap, dan tergantung dari pemicunya. 

FYI, area Fibonacci retracement (FR) ditarik dari bottom 2638 ke puncak 2740.45 (FR 05), dan Fibonacci expansion ditarik dengan cara yang sama, ditambah swing low terakhir 2714 sehingga menghasilkan FE 61.8% 2778 sebagai proyeksi kenaikan terdekat.

RSI juga menunjukkan formasi lower high sehingga berpeluang terjadi koreksi turun. Dengan demikian aka nada 2 skenario dari sini untuk kemungkin Correction Wave ABC. Asumsi 1 adalah wave 5 (subwave e) baru selesai di kisaran 2755-2760 (atau sedikit lebih tinggi, 2770-2778). Jika ini yang dianggap, maka masih ada kenaikan terakhir sebelum memulai tren koreksi jangka pendek (profit taking) wave ABC. Anda bisa BUY lebih dulu hingga maksimal mendekati resistance trend channel 2755-2760, atau maksimal mendekati FE 61.8% 2778, kemudian exit sebelum sentuh resistance, dan mulai mengincar sell di dekat resistance untuk potensi wave A (Stop Loss pasang di atas resistance!).

Asumsi kedua, kenaikan wave 5 (subwave e) dianggap sudah selesai saat sentuh level tertinggi kemarin di 2748 sehingga penurunan saat ini adalah momen dimulainya correction wave ABC, diawali dengan penurunan Wave A. Jika ini yang berjalan, maka Anda bisa mulai mengincar SELL saat terjadi pull-up mendekati resistance 2748 karena diasumsikan Wave A correction sudah dimulai. Stop Loss sebaiknya dipasang beberapa poin di atas resistance 2748-2755.

Secara umum tren utama masih cenderung bullish sehingga harus mewaspadai kemungkinan kenaikan yang masih cukup kuat. Itu sebabnya diperlukan Stop loss! Data ekonomi malam nanti kemungkinan bisa mempengaruhi, meskipun investor diperkirakan cenderung menunggu data klaim pengangguran dan PMI AS besok malam.

Per jam 09.40 WIB, harga berada di 2739.12, dengan high di 2748.05 dan low 2737.56. FR ditarik dari bottom 2672.34 ke puncak 2740.45 (FR 0%). Harga bergerak sesuai ekspektasi dan tembus di atas FR 0% 2740.45 untuk kemudian naik hingga 2748.75 (new all time high sejauh ini). Sementara Fibonacci Expansion (FE) ditarik dengan cara yang sama dengan FR, tapi ditambah dengan swing low terakhir 2714 sehingga FE 61.8% H1 berada di 2755.62 akan menjadi potensi target kenaikan terdekat dan FE 100% H1 2781 akan menjadi target terjauh.

Jika diasumsikan kenaikan wave 5 di H4 belum selesai, maka FE 61.8% 2755 bisa menjadi peluang target berikutnya, dan jika RSI tetap mendukung divergence bearish, maka SELL bisa dimulai di kisaran 2755 (untuk peluang correction wave dimulai) dengan SL 3-5 poin di atas 2755 untuk mengantisipasi kemungkinan tren naik masih cukup kuat. Ekspektasi skenario jangka pendek adalah menantikan kenaikan terakhir dari wave 5 H4, sehingga di H1 koreksi terdekat di kisaran 2730-2735 menjadi incaran area buy, untuk peluang menguji area 2748-2755 (exit terdekat). Exit terjauh 2778-2781 juga bisa dipertimbangkan jika data ekonomi nanti malam relatif lebih lemah dari ekspektasi. Ini berarti mengantisipasi kemungkinan kenaikan yang mulai terbatas dalam jangka pendek, dan dimulainya correction wave ABC pada Elliott Wave yang ditemukan di H4.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY on Dip
Entry: 2734.00 – 2746.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2748.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2745.00,
Target terdekat 2752, terjauh 2760, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2728.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2726.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2723.00 – 2725.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2711.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2731.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2732)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Dolar kembali menguat terhadap mata uang lainnya seiring dengan prospek akan langkah Fed untuk memangkas suku bunga acuan semakin terkikis. Dengan semakin mendekati pemilu di AS pada 5 November mendatang siapapun yang terpilih akan berpotensi menaikkan inflasi dengan rencana anggaran yang meningkat dari sebelumnya. Terlebih lagi jika mantan presiden - Donald Trump terpilih kembali memimpin bisa dipastikan akan dapat memicu kenaikan inflasi dengan sejumlah agenda ekonominya termasuk memberlakukan lagi perang dagang dengan menaikkan tarif import bagi mitra dagang AS. Dan ekspektasi akan Trump memenangkan pemilu kali ini semakin meningkat, meskipun dalam polling rivalnya dari Partai Republik - Kamala Harris masih sedikit mengungguli. Dengan ekspektasi tersebut, maka kemungkinan peluang Fed untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan semakin besar sehingga otomatis peluang Fed kembali memangkas suku bunga lagi semakin menurun. Peluang Fed memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps semakin menurun menjadi 89.6% dan sisanya 10.4% diperkirakan Fed akan mempertahankan suku bunga acuan saat ini menurut CME's FedWatch Tool. Dengan meningkatnya peluang Fed untuk mempertahankan suku bunga saat ini semakin memperlebar jaraknya dengan suku bunga di negara lain yang sudah lebih agresif memangkas suku bunganya. Dan ini menjadi sentimen positif untuk mata uang dolar. Sejumlah pejabat Fed juga berpendapat bahwa Fed perlu lebih berhati-hati dalam memangkas suku bunga acuan dan dipastikan akan dilakukan secara bertahap. Fundamental ekonomi di AS mendukung dolar untuk menguat seiring dengan kondisi ekonomi di AS yang lebih baik dari negara dan kawasan lainnya di dunia saat ini. Laporan perkembangan ekonomi di 12 negara bagian di AS dari Fed berupa Beige Book yang akan dirilis malam ini akan memperjelas argumen tersebut. Hari ini Bank Sentral Kanada dijadwalkan akan mengadakan pertemuan moneter dengan perkiraan akan kembali memangkas suku bunga acuannya sebanyak 50 bps

Yen melemah terhadap dolar hingga diatas level 151 yang merupakan level tertinggi sejak 31 Juli lalu. Di akhir pekan ini akan diadakan pemilihan umum parlemen di Jepang dengan peluang akan hilangnya mayoritas partai LDP yang berpotensi hilangnya dukungan terhadap Perdana Menteri - Shigeru Ishiba yang baru beberapa bulan menjabat. Partai LDP harus mencari koalisi baru untuk tetap mempertahankan mayoritas dengan mengorbankan sejumlah kepentingan dalam negosiasi nantinya. Hasil pemilu ini bisa jadi akan berpengaruh terhadap kebijakan moneter dari Bank Sentral Jepang (BOJ) yang akan datang. BOJ baru saja mengubah kebijakan moneternya memasuki era baru yang lebih fokus pada inflasi dengan meninggalkan kebijakan suku bunga negatif sebelumnya.

Euro semakin melemah terhadap dolar seiring dengan peluang Bank Sentral Eropa (ECB) untuk kembali melanjutkan pemangkasan suku bunga acuannya. ECB pekan lalu sudah memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps untuk ketiga kalinya dalam tahun ini dan sejumlah pejabat ECB memperingatkan bahwa inflasi beresiko turun tajam hingga di bawah target 2% namun ECB masih perlu untuk melakukan pemangkasan berikutnya. Pejabat ECB sekaligus Gubernur Bank Sentral Slovakia - Peter Kazimir Senin lalu mengatakan masih perlu sejumlah bukti bahwa inflasi sudah mencapai target yang diinginkan ECB. Hari ini akan dirilis data Kepercayaan Konsumen dan juga pidato dari Presiden ECB - Christine Lagarde

Poundsterling juga melemah terhadap dolar hingga level terendah dalam 2 bulan terakhir. Data Hutang Publik di Inggris meningkat membayangi rencana anggaran pertama dari Menteri Keuangan yang baru - Rachel Reeves pekan depan. Hutang Sektor Publik meningkat dari 13.0B menjadi 16.6B yang lebih rendah dari perkiraan naik 17.4B. Kenaikan data ini akan menjadi salah satu faktor yang menyerap rencana anggaran pemerintah Inggris yang akan diumumkan pekan depan. Diperkirakan anggaran tersebut akan berkurang dari anggaran sebelumnya yang akan memperlambat perekonomian sehingga memaksa Bank Sentral Inggris (BOE) untuk memangkas suku bunga acuannya. Malam ini Gubernur BOE - Andrew Bailey dijadwalkan akan memberikan pidato dan akan dicermati apakah pernyataan kesiapan BOE untuk kembali memangkas suku bunga masih berlaku

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down