logo agrodana futures official
Buka Akun

Dolar mengalami koreksi terhadap mata uang lainnya dengan beralihnya preference pelaku pasar yang kembali berani mengambil resiko seiring optimisme akan pemulihan ekonomi setelah China mengeluarkan stimulus yang agresif dan direncanakan akan berkesinambungan. Setelah mengeluarkan 2 paket stimulus untuk mendorong bursa saham, pagi ini Bank Sentral China (PBOC) kembali memangkas suku bunga pinjaman (Loan Prime Rate) sebanyak 25 bps setelah sebelumnya memangkas cadangan wajib perbankan sebannyak 50 bps dan juga repo rate sebanyak 20 bps pada bulan September lalu. Sementara itu di AS hampir dapat dipastikan bahwa Fed hanya akan memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps tidak akan agresif dengan memangkas suku bunga jumbo seperti di bulan lalu seiring dengan fundamental ekonomi yang masih solid. Bahkan sebagian pelaku pasar memperkirakan Fed cuma perlu 1 kali pemangkasan lagi dari 2 kali pertemuan moneter FOMC yang akan datang. Satu-satunya faktor yang masih belum menentu adalah hasil pemilu di AS yang akan diadakan pada tanggal 5 November yang hanya berjarak beberapa pekan dari saat ini. Meskipun hasil polling masih mengunggulkan Kamala Harris, namun poin mantan presiden Donald Trump mulai menyusul sehingga masih ada kemungkinan haril pemilu dapat berubah. Pemilu AS akan menjadi fokus pasar hingga saat pemungutan suara selain stimulus China. Pekan ini data penting yang akan dirilis berupa data PMI di sektor manufaktur dan jasa pada hari Kamis dan juga Durable Goods Oreder pada hari Jumat nanti. Sejumlah pejabat Fed dijadwalkan akan memberikan pidato di tempat dan peristiwa berbeda-beda.

Yen kembali menguat sering dengan melemahnya mata uang dolar setelah sempat melemah hingga menembus di atas level 150. Hal ini membuat pejabat pemerintah Jepang yaitu Wakil Menteri Keuangan hubungan Internasional - Atsushi Mimura mengeluarkan peringatan untuk mencegah aksi spekulasi dengan mengatakan otoritas keuangan memantau pergerakan mata uang Yen dengan ketat dan siap bertindak jika terbukti terjadi aksi tersebut. Meski Bank Sentral Jepang (BOJ) dalam era baru lebih terfokus pada data ekonomi terutama data inflasi. Namun tidak tertutup kemungkinan akan bertindak seperti di era sebelumnya dimana BOJ sering melakukan intervensi langsung terhadap mata uang Yen. BOJ digadang-gadang masih akan menaikkan suku bunga acuan namun menghadapi kendala politik dari Perdana Menteri - Shigeru Ishiba sehingga membuat spekulasi BOJ masih akan tetap mempertahankan suku bunga acuan saat ini. Pekan ini akan dirilis data PMI dan data inflasi CPI di Tokyo.

Euro rebound untuk pertama kali sejak 8 hari perdagangan terakhir terhadap dolar. Stimulus pemerintah China memberikan keuntungan bagi Euro setelah Bank Sentral Eropa (ECB) melakukan pemangkasan suku bunga acuan pekan lalu. Diperkirakan ECB masih akan memangkas suku bunga acuan lagi pada pertemuan moneter di bulan Desember mendatang. Pekan ini akan dirilis data PMI di sektor manufaktur dan jasa, selain itu pasar juga akan mencermati pidato dari Presiden ECB - Christine Lagarde yang dijadwalkan akan memberikan pidato pada hari Rabu nanti.

Poundsterling juga menguat tajam seiring dengan melemahnya mata uang dolar. Selain itu fundamental ekonomi di Inggris juga positif dengan data Retail Sales yang dirilis Jumat lalu di luar perkiraan menunjukkan ekonomi di Inggris relatif masih cukup kuat dengan daya beli masyarakat meningkat tajam dari 0.1% menjadi 0.3% yang jauh terbalik dengan perkiraan menurun tajam -0.4%. Data penting yang akan dirilis pekan ini adaldah data Hutang Sektor Publik dan data PMI di sketor manufaktur dan jasa. Gubernur Bank Sentral Inggris (BOE) - Andrew Bailey dijadwalkan akan memberikan sejumlah pidato pekan ini. Dalam pidato terakhirnya Bailey membuka peluang bagi BOE untuk melanjutkan pemangkasan suku bunga. Masih samakan pidatonya kali ini atau akan kembali berubah akan menjadi perhatian pasar.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.08400 – 1.08600
Target : 1) 1.09200 2) 1.09800
SL : 1.07800

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.09200
Switch to SELL jika tembus 1.07600

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.30000 – 1.30200
Target : 1) 1.30800 2) 1.31400
SL : 1.29400

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.30600
Switch to SELL jika tembus 1.29000

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : SELL on Rally
Area : 149.400 – 149.600
Target : 1) 148.800 2) 148.200
SL : 150.200

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 150.500
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 149.000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : BUY on Dip
Area : 2714.00 – 2716.00
Target : 1) 2722.00 2) 2728.00
SL : 2708.00 (ideal 3-5 points di bawah 2706.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2729.48
Switch to SELL jika tembus 2700.00

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Dolar sempat menguat saat data retail sales, klaim pengangguran dan juga indeks manufaktur Philadelphia Fed yang dirilis lebih baik dari ekspektasi. Retail sales naik dari 0.1% menjadi 0.4% m/m (di atas ekspektasi 0.3%), demikian juga ditunjukkan pada angka retail sales inti yang naik dari 0.2% menjadi 0.5%. Sementara klaim pengangguran turun dari 260K (revisi naik dari 258K sebelumnya) menjadi 241K.  Dan Indeks manufaktur Philadelphia melonjak naik dari 1.7 menjadi 10.4, melebihi ekspektasi 4.2. 

Sebelum laporan dirilis, pasar memperkirakan peluang 95% kemungkinan pemangkasan suku bunga Fed di bulan November, dan kemungkinan juga untuk peluang yang sama besarnya untuk 2 kali pemangkasan di 2 pertemuan tersisa tahun ini. Tapi tidak terlihat adanya tanda-tanda pelemahan konsumen dalam laporan yang ada, sehingga mengurangi peluang pemangkasan November dari 95% menjadi 87%. 

Emas tetap ciptakan rekor baru, tembus di atas high 26 September 2024 yang ada di 2685.50 padahal imbal hasil obligasi dan juga dolar AS yang menguat seharusnya menjadi penghalang bagi kenaikan emas sementara waktu.Tapi emas kemungkinan mendapatkan keuntungan dari kekecewaan yang tumbuh di pasar ekuitas China.

Keyword : Ketidakpastian

Kata kunci utama saat ini adalah “ketidakpastian”. Hal ini mengacu pada beberapa poin yang saat ini sedang menghangat. Pertama, ketidakpastian geopolitik. Meskipun Israel mengatakan tidak akan menyerang fasilitas nuklir maupun minyak Iran untuk menghindari konflik yang meluas, tapi peperangan kemungkinan masih akan terus membayangi market dan tidak ada jaminan akan berhenti dalam waktu dekat. Kabar terbaru, Israel dan AS mengkonfirmasi tewasnya pemimpin Hamas Yahna Sinwar yang dikatakan sebagai pencetus serangan 7 Oktober yang lalu. Berita ini dikhawatirkan akan memicu kembali serangan balasan Hamas setelah pemimpin baru ditunjuk.

Kedua, stimulus China. Meskipun berdampak positif untuk memicu pertumbuhan ekonomi China, tapi investor masih memiliki keraguan bahwa angka stimulus yang dicanangkan pemerintah akan cukup menopang ekonomi. Bahkan angka GDP China baru saja dirilis di 4.6%, yang berarti masih cukup jauh dari target yang diinginkan Pemerintah China 5% di akhir 2024. Briefing yang dilakukan Kementerian Perumahan bersama Kementerian Keuangan dan juga PBOC kemarin pada dasarnya menunjukkan keseriusan pemerintah untuk mengkombinasikan kebijakan fiskal dan kebijakan moneter untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Tapi pengesahan atas kebijakan tersebut akan menunggu Konferensi Rakyat Nasional (NPC) China yang baru akan dilakukan akhir Oktober 2024. Ketidakpastian pada ekonomi China memicu minat investor beralih ke emas untuk saat ini mengingat dampak dari stimulus butuh waktu untuk diterapkan dan mempengaruhi ekonomi.

Ketiga, ketidakpastian jelang dan pasca pemilu AS. Baik Trump maupun Harris memiliki peluang yang imbang dan sampai saat ini belum ada satupun yang mendominasi terhadap lainnya. Angka jajak pendapat menunjukkan keunggulan tipis dari masing-masing kandidat, dan cenderung saling bergantian unggul. Artinya belum ada keunggulan yang jauh melebar di antara keduanya sehingga menunjukkan kebingungan dari para pemilih di AS, padahal pemilu kian dekat, 5 November 2024. Pemilu tidak hanya akan memilih presiden, melainkan juga Senat dan DPR yang akan berkuasa. Ketidakpastian seputar pemilu menguntungkan emas.

Faktor Penggerak Utama

Jangan lupakan selain “ketidakpastian” yang membayangi market, investor juga sudah mendapatkan alasan utama, diawali dari pergeseran kebijakan Federal Reserve di bulan September yang membuka peluang untuk penurunan atau pemangkasan suku bunga. Powell dan kawan-kawan memangkas dengan agresif 50 bps di bulan September, dan dot plot terbaru September menunjukkan peluang pemangkasan suku bunga lanjutan di bulan November dan Desember 2024 sebesar 25 bps masing-masing. 

Selain 2024, Fed juga diperkirakan masih akan melanjutkan penurunan suku bunga di tahun 2025, dengan Goldman Sachs memperkirakan akan terjadi pemangkasan berturut-turut 25 bps di pertemuan Januari, Maret, Mei dan Juni 2025, dan menargetkan terminal rate di kisaran 3.25-3.50%

Bank sentral global lain seperti BOC, SNB, BOE, ECB juga dalam kondisi pelonggaran moneter dengan beberapa bank seperti BOC dan SNB bahkan sudah melakukan 2-3 kali pemangkasan suku bunga. Emas yang merupakan aset tanpa imbal hasil cenderung berdampak positif di dalam lingkungan suku bunga yang lebih rendah.

Fokus hari ini

Investor hanya akan berhadapan dengan data housing starts dan building permits dari AS di jam 19.30 WIB, di mana keduanya diperkirakan turun tipis dibanding bulan sebelumnya. Sisanya investor akan mencermati pernyataan Raphael Bostic di jam 20.30 WIB dan 23.30, Neel Kashkari di jam 21.00 WIB , dan Christopher Waller di jam 23.10 WIB.

Data yang lebih rendah akan memudahkan Fed tetap dijalur penurunan suku bunga, sehingga emas berpeluang lanjutkan kenaikan. Sebaliknya, data yang melonjak lebih kuat dari ekspektasi akan memvalidasi jeda penurunan suku bunga November sehingga emas berpotensi terkoreksi turun. 

Dan pernyataan pejabat Fed yang hawkish akan memicu koreksi emas di akhir pekan. Sementara pernyataan pejabat Fed yang tetap dovish akan mendorong emas ditutup naik di akhir pekan.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick berhasil kembali ditutup bullish, dan harga penutupan juga cenderung lebih tinggi dibanding hari sebelumnya, 2692.71 vs 2673.50. Hal ini sekaligus sinyal positif bagi emas yang pagi ini di sesi Asia berhasil tembus $2700-an sekaligus menciptakan rekor tertinggi baru sementara di 2711.87.

FE 61.8% Daily berada di 2729.48 kemungkinan menjadi target potential secara harian, dan resistance 2745 di H4 yang juga cukup potensial. Sementara penurunan di bawah FR 0% 2685 akan memicu koreksi turun yang cepat menuju kisaran 2677 dan 2667 yang terdekat. 

slide20

Di H4, harga hanya sempat terkoreksi tipis ke 2673 dan bertahan sebagai level terendah sepanjang sesi perdagangan hari Kamis. Kemudian naik hingga level 2696, dan pagi ini lanjutkan kenaikan menyentuh FE 100% 2704.74. Bahkan level tertinggi sementara di sesi Asia tercatat di zona 2711.87, sekaligus tercatat sebagai level tertinggi baru sepanjang masa untuk saat ini.  

Proyeksi kenaikan berikutnya kemungkinan melirik zona FE 161.8% 2745.98 yang juga menjadi area resistance dari trend channel yang ada di grafik H4. Area ini juga potensial sebagai target optimal dari kenaikan wave 5 pada Elliott wave. Sementara target terdekat dari wave 5 kemungkinan di kisaran 2710-2714, yang berarti area high sementara di sesi Asia bisa 2711 bisa saja menjadi area yang wajib diwaspadai.

Namun demikian, jika diasumsikan wave 5 bergerak bertahap mengikuti pola abcde (subwave kecil di wave 5) maka kenaikan saat ini masih dikategorikan sebagai wave c, level terpanjang di antara abcde jika mengikuti aturan dasar wave 12345. Mudahnya adalah koreksi kemungkinan masih bisa terjadi, tapi jangka pendek, karena masih dalam jalur wave 5 yang diperkirakan masih bisa lebih tinggi. Ini berarti jika tertahan di 2711-2714, maka diharapkan swing low untuk koreksi wave d tidak diharapkan lebih rendah dari 2690-2692, lalu naik sebagai wave e yang juga berarti final dari wave 5 dengan potensi target wave 5 di 2729 atau optimal di 2745.Setelah mencapai wave 5 optimal, maka diperkirakan terjadi koreksi ABC dengan penurunan yang juga diperkirakan bertahap. Ini berarti diasumsikan profit taking yang seharusnya terjadi setelah rally panjang. Jadi waspada jika kenaikan sudah mendekati area resistance trend channel 2740-2745!

slide21

Per jam 10.00 WIB, harga berada di 2707.03, dengan high di 2711.87 dan low 2691.65. Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari bottom 2638.00 ke puncak 2685.26 (FR 0%). Dan akhirnya harga berhasil tembus FR 0% yang berarti sinyal tren naik yang berlanjut. 

Proyeksi kenaikan berikutnya secara berurutan seharusnya mengincar zona FE 61.8% 2696.12, FE 100% 2714.33, dan FE 161.8% 2743.79. Harga sudah berhasil tembus FE 61.8% sejak pagi ini di sesi Asia setelah sempat tertahan di area yang sama tadi malam. 

Kini kenaikan mendekati FE 100% 2714.33, cukup dekat dari high yang tercatat di sesi Asia sementara ini. Proses kenaikan selanjutnya diperkirakan tidak terlalu mudah karena new high berarti ada peluang juga untuk terkoreksi turun sebelum lanjutkan kenaikan. Posisi RSI juga baru memasuki area di atas 70 yang berarti mulai memasuki zonasi overbought. Tapi belum terlalu overbought sehingga kondisi kenaikan masih sangat terbuka.

Ekspektasi jangka pendek koreksi turun akan menguji kembali area support FE 61.8% 2696, atau terdekat 2700 (50% real body long white candle dari kenaikan saat tembus resistance 2696). Di kedua area tersebut (pilih salah satu) bisa menjadi opsi buy selanjutnya sebelum harga lanjut naik tembus 2714. 

Yang harus diwaspadai adalah jika harga sudah naik tinggi hingga kisaran 2729 atau bahkan jauh lebih tinggi mendekati 2740-2745, maka sebaiknya hindari melakukan buy di zona resistance tersebut! Hal ini dikaitkan dengan resistance trend channel H4 yang ada di 2745, dengan asumsi bahwa kenaikan wave 5 di H4 mulai menemukan titik optimalnya, sehingga berpeluang mulai koreksi turun atau profit taking. Jika ini yang terjadi, maka Anda bisa incar SELL di dekat resistance 2740-2743, dengan Stop Loss dipasang 3-5 poin di atas resistance 2745 untuk mengantisipasi kenaikan yang masih cukup kuat. 

Opsi lain untuk sell adalah jika harga tiba-tiba turun dengan cepat, dan tembus FR 0% 2685. Ini berarti opsi SELL baru dilakukan jika support 2685 ditembus, Jika tidak tembus, maka penurunan masih sekedar koreksi, dan tetap mengincar buy. 

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY on Dip
Entry: 2694.00 – 2696.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2708.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2714.30,
Target terdekat 2720, terjauh 2745, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2688.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2688.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2740.00 – 2742.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2728.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2748.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2745)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.08800 – 1.09000
Target : 1) 1.08200 2) 1.07600
SL : 1.09600

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.08000
Switch to BUY jika tembus 1.10000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.29800 – 1.30000
Target : 1) 1.30600 2) 1.31200
SL : 1.29200

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.30600
Switch to SELL jika tembus 1.29000

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : SELL on Rally
Area : 150.000 – 150.200
Target : 1) 149.400 2) 148.800
SL : 150.800

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 151.000
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 149.300

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : BUY on Dip
Area : 2694.00 – 2696.00
Target : 1) 2702.00 2) 2708.00
SL : 2688.00 (ideal 3-5 points di bawah 2688.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2714.30
Switch to SELL jika tembus 2685

Dolar berlanjut semakin menguat terhadap mata uang lainnya setelah ECB memangkas suku bunga acuannya dan masih berencana dengan pemangkasan suku bunga berikutnya serta data sektor ritel di AS yang solid. Data Retail Sales di AS yang dirilis semalam menunjukkan sektor ini di luar perkiraan naik tajam dari 0.1% menjadi 0.4% yang melampaui perkiraan hanya naik 0.3%. Begitu pula dengan data Core Retail Sales yang tidak menyertakan sektor otomotif meningkat tajam 0.5% jauh melampaui perkiraan 0.1% dan data periode sebelumnya juga direvisi mambaik dari 0.1% menjadi 0.2%. Daya beli rakyat AS meningkat tajam setelah Fed memangkas suku bunga jumbo pada September lalu. Dengan data ini Fed sudah tidak perlu lagi melakukan pemangkasan jumbo sehingga spekulasi akan langkah Fed berikutnya adalah cukup memangkas sebanyak 25 bps dengan peluang mencapai 92%. Bahkan sebagian berpendapat Fed bisa saja hanya mempertahankan suku bunga acuan saat ini pada pertemuan moneter di bulan November mendatang dengan peluang 8% sisanya menurut LSEG. Data lain di sektor tenaga kerja menunjukkan angka klaim pengangguran menurun menjadi 241K sesuai perkiraan dari periode sebelumnya yang direvisi sedikit naik dari 258K menjadi 260K. Hal ini menandakan sektor ini mulai bangkit setelah terdampak 2 badai dalam 2 bulan terakhir serta PHK besar-besaran dari Boeing. Fokus pasar juga mulai teralihkan pada pemilu di AS yang menyisakan hanya beberapa pekan lagi. Peluang Donald Trump kembali menjadi presiden semakin meningkat sehingga mendapat sambutan baik dari pelaku bisnis karena dijanjikan pemotongan pajak, kebijakan yang pro bisnis dan pengenaan kenaikan tarif impor yang berkorelasi positif terhadap dolar. Meskipun hasil polling masih mengunggulkan Kamala Harris, namun sekecil apapun kenaikan peluang sangat berpengaruh terhadap reaksi pasar. Hari ini hanya ada data dari sektor perumahan.


Yen untuk pertama kalinya menembus level 150 terhadap dolar sejak 1 Agustus yang lalu seiring dengan data ekonomi yang solid di AS. Dengan melemahnya mata uang Yen, membuat pejabat Bank Sentral Jepang (BOJ) kembali memberikan peringatan untuk mencegah aksi spekulasi. Wakil Menteri Keuangan hubungan Internasional - Atsushi Mimura mengatakan otoritas keungan memantau pergerakan mata uang Yen dengan ketat dan siap bertindak jika terbukti terjadi aksi spekulatif. Dalam era sebelumnya BOJ sering melakukan intervensi langsung terhadap mata uang Yen, sementara dengan era baru BOJ lebih terfokus pada data ekonomi terutama data inflasi. BOJ digadang-gadang masih akan menaikkan suku bunga acuan. Namun menghadapi kendala politik dari Perdana Menteri - Shigeru Ishiba sehingga membuat spekulasi BOJ masih akan tetap mempertahankan suku bunga acuan saat ini.

Euro melemah tajam terhadap mata uang dolar setelah bank Sentral Eropa (ECB) memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps untuk ketiga kalinya sesuai perkiraan. ECB menyebutkan inflasi yang sudah mulai terkendali dan kondisi ekonomi yang cenderung melambat menjadikan ECB mengambil keputusan tersebut. Data terakhir menunjukkan inflasi di kawasan ini turun cukup jauh di bawah target 2% yaitu 1.7%. Presiden ECB - Christine Lagarde dalam konferensi pers paska pertemuan tersebut tidak memberikan petunjuk langkah yang akan diambil ECB berikutnya. Namun diperkirakan ECB masih akan memangkas suku bunga acuan lagi pada pertemuan moneter di bulan Desember mendatang. Kecuali jika inflasi kembali naik dan aktifitas ekonomi membaik. Hari ini hanya ada data neraca keuangan.

Poundsterling relatif tertahan terhadap dolar dikarenakan mengalami penguatan terhadap melemahnya mata uang Euro. Bank Sentral Inggris (BOE) berpeluang untuk menurunkan suku bunga acuannya menyusul data inflasi sudah turun di bawah target yang mendukung pemangkasan tersebut. Namun masih ada data Retail Sales yang akan dirilis hari ini dengan perkiraan menurun dari 1.0% menjadi -0.4% yang berpotensi mempersempit peluang tersebut. Data ini akan dirilis pada pukul 13:00 WIB siang ini.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Data ekonomi AS yang minim tidak menjadi halangan bagi emas untuk tetap berada di jalur kenaikan. Setidaknya kenaikan mendapat dukungan dari 2 faktor penggerak, yaitu data inflasi Inggris dan pengumuman stimulus fiskal China. 

Data inflasi Inggris dirilis lebih rendah dari ekspektasi, 1.7% vs 1.9% y/y, dan menunjukkan penurunan dibanding bulan sebelumnya 2.2%. Hal ini memicu tekanan bagi BOE untuk kembali turunkan suku bunga di pertemuan berikutnya 7 Nov 2024. 

Sementara China dikabarkan akan kembali melakukan briefing terkait rencana stimulus fiskal yang salah satunya ditujukan untuk pemulihan sektor properti yang bermasalah. Kementerian Perumahan bersama Kementerian Keuangan dan PBOC mengadakan briefing di hari Kamis (pagi ini) dan market mengantisipasi kemungkinan pengumuman yang lebih spesifik tentang rencana stimulus fiskal di sektor properti tersebut.

Stimulus Fiskal China

Dari press conference pagi ini (sampai saat ini masih berjalan), Menteri Perumahan China mengatakan akan menambah sekitar 1 juta proyek urbanisasi desa, memperluas ‘daftar putih’ proyek dengan target pinjaman bank sampai 4 triliun yuan, dan mengadopsi langkah-langkah monetisasi untuk proyek-proyek urbanisasi.

Pemerintah sepakat akan memasukkan semua kredit perumahan komersial ke dalam daftar putih. Manajemen proyek real estat pun akan distandarisasi lebih lanjut. Pembiayaan akan lebih cepat dan lebih nyaman. Bank-bank komersial diharuskan memanfaatkan pinjaman secara penuh dengan mengoptimalkan alokasi pinjaman dan metode peruntukan.

Menteri Perumahan menambahkan bahwa bank-bank harus memastikan pinjaman diberikan untuk proyek-proyek yang ada di “daftar putih”. Sejak 16 Oktober, ada sekitar 2.23 triliun yuan pinjaman yang disetujui dalam daftar putih tersebut.

Tidak hanya itu, Kementerian Perumahan mengatakan nantinya kota-kota akan membuat keputusan sendiri tentang pembatasan property berdasarkan situasi ekonomi dan kondisi pasar properti lokal. Hal ini guna mencegah dampak negatif dari efek siphon migrasi. 

Di sisi lain, Deputi Gubernur PBOC mengatakan bahwa penurunan suku bunga 90% berlaku untuk hipotek yang berjalan (existing), dan akan diperpanjang sampai akhir tahun 2026. Sebagian besar suku bunga akan disesuaikan per 25 Oktober 2024 untuk stok pinjaman hipotek yang ada seperti yang telah dikonfirmasi sebelumnya di akhir pekan yang lalu oleh 4 bank besar di China.

Dampak Stimulus pada Emas

Pada dasarnya kabar ini menjadi harapan yang optimis terhadap upaya pemerintah China mendukung pemulihan ekonomi setelah bank sentral (PBOC) mengumumkan serangkaian pelonggaran moneter untuk pemulihan ekonomi. Jika aktivitas ekonomi meningkat, maka tingkat permintaan emas dari investor China berpeluang meningkat sehingga berdampak positif untuk emas. 

Namun demikian penurunan jangka pendek bisa terjadi lebih dulu karena imbas utama dari stimulus akan membuat investor mengincar saham lebih dulu sehingga ekuitas China dan Hong Kong naik lebih dulu dan saat ekuitas positif, maka emas akan mengikuti.

Fokus hari ini

Setidaknya ada 3 hal yang akan dicermati investor hari ini selain dari pengumuman stimulus China di pagi hari. ECB akan menjadi yang terdepan selain data inflasi zona Euro dan retail sales AS di malam hari. 

ECB dipastikan memangkas suku bunga 25 bps mala mini, dan pasar sudah mengantisipasi sepenuhnya. Data inflasi zona Euro yang lebih rendah akan memicu tekanan pada ECB untuk tetap berada di jalur penurunan suku bunga. Hal ini yang akan lebih mengkonfirmasi tekanan lanjutan bagi bank sentral sehingga berdampak positif bagi emas. Iklim penurunan suku bunga bank sentral global akan membuat emas menarik karena minimnya opportunity cost.
Sementara data klaim pengangguran AS dan retail sales AS di malam hari juga akan menjadi penggerak market. Data yang lebih rendah akan memudahkan Fed tetap dijalur penurunan suku bunga, sehingga emas berpeluang lanjutkan kenaikan. Sebaliknya, data yang melonjak lebih kuat dari ekspektasi akan memvalidasi jeda penurunan suku bunga November sehingga emas berpotensi terkoreksi turun.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick kembali ditutup bullish, dan harga ditutup lebih tinggi dari penutupan sehari sebelumnya. Secara teori potensi kenaikan akan dominan. Resistance 2685.50 akan menjadi penentu apakah emas akan menciptakan rekor tertinggi baru atau tidak. 

Jika resistance berhasil ditembus, maka uptrend berlanjut, dan semakin terbuka untuk tembus 2700-an, dengan potensi FE 61.8% pada Daily chart menunjukkan kisaran 2729.48. Jika gagal tembus resistance, maka bersiap untuk potensi menguji support 2658.59 (low 16 Okt 2024). Dan jika support tersebut ditembus, maka berpeluang koreksi lebih lanjut hingga terjauh 2635.00 (FR 23.6% Daily chart).

slide20

Di H4, harga sempat turun ke 2658, namun kemudian naik hingga 2685. Masih sesuai dengan proyeksi pergerakan yang kami ulas sebelumnya, wave 5 bergerak naik bertahap mengikuti alur abcde ( 5 wave kecil untuk menuju area tertinggi baru). Dengan aturan yang sama dari tren utama, maka selama tidak ada penurunan di bawah 2638, maka proses kenaikan cenderung dominan dan penurunan relatif terbatas dengan catatan tidak tembus di bawah support 2655/2660. 

Proyeksi kenaikan diukur dari wave kenaikan terakhir, ditarik dari bottom 2599 ke 2666 dan swing low terakhir 2638, sehingga FE 61.8% H4 berada di 2679.24 dan sudah berhasil ditembus tadi malam. Resistance 2685.50 yang merupakan all time high sebagai resistance wajib tembus, dan FE 100% H4 2704.74 sebagai potensi target terdekat berikutnya di atas 2700-an. Jika optimisme stimulus China dan penurunan suku bunga ECB terus mendorong, maka FE 161.8% H4 2745.98 akan menjadi proyeksi terjauh hari ini.

Di sisi lain, penurunan bisa terjadi jika harga gagal tembus 2685, dengan peluang penurunan akan jauh lebih konfirm saat terjadi penembusan support 2650/2652. Jika ini terpenuhi, maka peluang penurunan lanjutan diperkirakan akan kembali melirik 2638 sebagai target potensial terdekat, dan 2628-2632 sebagai potensi target berikutnya. 

Sementara di malam hari investor juga akan mewaspadai data retail sales AS yang diperkirakan menguat sehingga perlu waspada profit taking bisa saja terjadi di malam hari setelah retail sales mengkonfirmasi data yang lebih baik dari ekspektasi.

slide21

Per jam 10.00 WIB, harga berada di 2681.86, dengan high di 2684.80 dan low 2673.23. Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari bottom 2638.00 ke puncak 2685.26 (FR 0%). Penurunan tertahan di zona FR 38.2% 2666.66 yang berarti uptrend yang masih cukup kuat. 

Jika FR 0% 2685.26 berhasil ditembus, maka tren naik semakin kuat, dan itu berarti jalur kenaikan semakin terbuka untuk menembus zona 2700-an. FE 61.8% berada di 2696.12 sebagai target terdekat jika 2685 ditembus. Dan FE 100% berada di 2714.33 sebagai target terdekat di zona 2700-an, dan FE 161.8% di 2643.79 sebagai target terjauh potensial.

Jika kenaikan sudah terjadi lebih dulu di sesi Asia dan Eropa, maka perlu waspada memasuki sesi NY saat data retail sales AS dirilis jam 19.30 WIB. Data diperkirakan naik dibanding sebelumnya sehingga emas berpotensi terkoreksi turun jika data dirilis sesuai ekspektasi atau bahkan jauh lebih baik dari ekspektasi. Jika ini yang terjadi, maka Anda bisa mulai SELL saat harga sudah mencapai titik tertingginya dengan harapan bahwa profit taking pasca tembus 2700-an didukung juga oleh penurunan karena data ekonomi AS yang lebih baik.

Sebaliknya, jika penurunan terjadi lebih dulu di sesi Asia dan Eropa, dan belum tembus zona 2700, maka sebaiknya Anda mewaspadai kemungkinan penurunan yang terjadi adalah antisipasi data ekonomi AS yang lebih baik dari perkiraan, sehingga rebound bisa saja terjadi saat data dirilis karena market yang sudah mengantisipasi data tersebut.

Jangan lupakan juga efek dari penurunan suku bunga ECB di malam hari dan juga ekspektasi rincian stimulus China yang bisa menjadi faktor pendukung kenaikan emas!

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY on Dip
Entry: 2666.00 – 2668.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2680.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2685.50,
Target terdekat 2695, terjauh 2715, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2660.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2658.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2648.00 – 2650.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2636.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2656.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2654)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down