logo agrodana futures official
Buka Akun

Dolar cenderung menguat terhadap mata uang lainnya seiring dengan optimisme akan pulihnya ekonomi global seiring dengan stimulus fiskal dari pemerintah China yang diumumkan kemarin. Melanjutkan pemaparan program stimulus oleh Menteri Keuangan - Lan Fo'an yang diumumkan sebelumnya di hari Sabtu di akhir pekan lalu, pada awalnya mendapat respon yang negatif karena tidak juga menyebutkan nominal yang akan dianggarkan untuk pemulihan ekonomi tersebut. Namun menyusul kemudian diumumkan bahwa pemerintah menganggarkan CNY 6 trilliun dengan jangka waktu 3 tahun yang dialokasikan untuk mengelola hutang pemerintah daerah dan memulihkan sektor perumahan yang sedang dilanda kemelut. Angka yang dianggarkan sebetulnya selaras dengan perkiraan pasar yaitu CNY 2 trilliun, namun di luar perkiraan pemerintah China menganggarkan hingga 3 tahun mendatang. Hal ini menandakan keseriusan untuk memulihkan kondisi ekonomi yang mengalami deflasi saat ini. Diharapkan pemulihan ekonomi dapat segera dilakukan dan ekonomi global akan kembali meningkat. Sementara itu kondisi ekonomi di AS relatif masih lebih baik dibandingkan negara maju lainnya sehingga ekspektasi akan pemangkasan suku bunga acuan Fed tidak seagresif sebelumnya. Dan stimulus ekonomi di China tersebut di atas secara tidak langsung mendukung langkah Fed untuk lebih konservatif dalam menurunkan suku bunga acuannya. Hal ini juga disepakati oleh Gubernur Fed Minneapolis - Neel Kashkari yang semalam mengatakan kebijakan moneter yang tepat saat ini dan seterusnya adalah pemangkasan suku bunga yang lebih konservatif agar tercapai 2 mandat bank sentral. Yang dimaksud dengan 2 mandat ini adalah mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas sektor tenaga kerja. Sedangkan Gubernur Fed - Michelle Bowman memperingatkan untuk lebih berhati-hati dalam melanjutkan kebijakan moneter dengan menyinggung sektor tenaga kerja yang terdampak oleh badai Helena dan Milton serta PHK yang dilakukan oleh perusahaan raksasa penerbangan Boeing. Kemungkinan hal-hal tersebut akan berpegaruh pada data Non-Farm Payroll yang akan dirilis di awal bulan November mendatang. Hari ini akan dirilis data indeks manufaktur negara bagian New York.


Yen relatif masih melemah terhadap dolar seiring dengan belum adanya kejelasan dari Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk menentukan langkah moneter mereka selanjutnya. Di tengah pengaruh politik yang cukup menekan ruang gerak untuk menjalankan kebijakan moneternya. Perdana Menteri Jepang - Shigeru Ishiba yang menentang rencana kenaikan suku bunga BOJ membuat Gubernur - Kazuo Ueda semakin ragu akan rencana tersebut. Meskipun rekan sejawatnya rata-rata masih mendukung rencana kenaikan suku bunga acuan lebih lanjut.

Euro berlanjut melemah terhadap dolar menjelang pertemuan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) pada hari Kamis nanti. Hampir dipastikan ECB akan kembali memangkas suku bunga acuannya sebanyak 25 bps seiring dengan melambatnya aktifitas ekonomi di kawasan Uni Eropa. Dalam laporan bulanan kementerian ekonomi di Jerman menunjukkan hal tersebut dalam kuartal terakhir. Selain itu biro Fitch juga menurunkan peringkat negara Prancis dari stabil menjadi negatif seiring dengan ketidakpastian politik dan kebijakan fiskal yang rumit.


Poundsterling relatif tertahan terhadap dolar seiring dengan kondisi ekonomi Inggris yang lebih baik daripada negara tetangganya di Uni Eropa. Setelah data pertumbuhan ekonomi GDP yang meningkat sehari sebelumnya. Hari ini akan dirilis data di sektor tenaga kerja di Inggris berupa klaim pengangguran dengan perkiraan semakin menurun meskipun tingkat pengangguran diperkirakan masih stabil. Dan data berikutnya yaitu berupa data inflasi yang akan dirilis esok hari akan menjadi perhatian pasar karena menjadi acuan bagi Bank Sentral Inggris (BOE) untuk menentukan langkah moneter berikutnya. BOE juga diperkirakan akan kembali memangkas suku bunga acuannya meskipun dengan peluang yang tidak sebanyak ECB.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.09500 – 1.09700
Target : 1) 1.08900 2) 1.08300
SL : 1.10300

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.09000
Switch to BUY jika tembus 1.10500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.30400 – 1.30600
Target : 1) 1.31200 2) 1.31800
SL : 1.29800

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.31500
Switch to SELL jika tembus 1.29600

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : SELL on Rally
Area : 149.600 – 149.800
Target : 1) 149.000 2) 148.400
SL : 150.400

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 150.500
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 149.000
Potensi pola Rising Wedge untuk reversal bearish konfirm jika tembus support 149.200

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : SELL on Rally
Area : 2653.00 – 2655.00
Target : 1) 2647.00 2) 2641.00
SL : 2661.00 (ideal 3-5 points di atas 2664.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2644.00
Switch to BUY jika tembus 2670
Potensi turun terbatas

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Minat terhadap risiko cenderung lebih baik di hari Jumat. Meski tidak jelas penyebabnya, tapi kami memperkirakan hal tersebut karena pasar yang cenderung optimis dengan stimulus fiskal yang akan diumumkan China di hari Sabtu (12 Okt 2024). Meskipun pada akhirnya sedikit kecewa karena Menteri Keuangan China tidak umumkan secara spesifik berapa besar angka yang dikerahkan untuk stimulus fiskal tersebut.

Data PPI mengikuti data CPI sehari sebelumnya yang dirilis lebih tinggi dari ekspektasi. Namun keduanya tidak mencerminkan kekhawatiran bagi pasar karena kenaikan yang tidak terlalu panas. Sementara consumer sentiment yang dirilis Michigan cenderung meleset di bawah ekspektasi. 

Sementara itu gap down di pagi hari juga kemungkinan dipicu oleh data inflasi China yang lebih lemah dari perkiraan sehingga membuat pasar berharap stimulus yang lebih besar dari China (versus pengumuman sebelumnya di hari Sabtu cenderung tidak spesifik besarannya).

Stimulus Fiskal China

Terlepas dari tidak spesifik berapa besarnya angka stimulus fiskal yang diumumkan Menteri Keuangan China di hari Sabtu, 12 Oktober 2024, ING memandang optimis terhadap pengarahan yang diberikan Kementerian Keuangan China tersebut. Kemenkeu menyoroti prioritas-prioritas utama yang bertujuan untuk menstabilkan pasar properti dan mengatasi masalah-masalah utama pemerintah daerah. 

Kementerian Keuangan mengisyaratkan akan menerbitkan obligasi khusus untuk mendukung rekapitalisasi bank dan upaya stabilisasi pasar properti. Briefing juga mencakup referensi tentang penggunaan alat pengganti utang yang dirancang untuk mengurangi tekanan fiskal yang akan dihadapi pemerintah daerah. 

ING melihat meski pasar ingin resolusi yang cepat dan angka utama yang jelas, kompleksitas proses stimulus tersebut menunjukkan perlu waktu untuk langkah-langkah konkret. Analis ING memperkirakan implementasi inisiatif-inisiatif tersebut kemungkinan besar bergantung pada persetujuan dari Kongres Rakyat Nasional (NPC), yang diperkirakan akan diadakan di akhir Oktober 2024. Oleh karena itu ING menilai pasar mungkin perlu bersabar karena rincian lebih lanjut akan diluncurkan dalam beberapa minggu atau bulan mendatang

Pengarahan kedua datang hari ini dari Kementerian Infrastruktur, Kementerian Industri dan Informasi Teknologi, dan Administrasi Negara untuk Pengarahan Regulasi Pasar. Mereka mengumumkan beberapa langkah stimulus yang ditawarkan untuk meningkatkan peralatan dan transaksi konsumen. Regulator keuangan mengatakan mereka akan menurunkan biaya atas pembiayaan usaha kecil dan menengah.

Fokus Minggu Ini

Pasar akan tertuju pada beberapa agenda utama minggu ini dari China, Eropa dan AS. Dengan data inflasi China yang sudah dirilis di hari Minggu kemarin, maka harapan utama tertuju pada rincian stimulus ke depan.

Sementara ECB akan umumkan kebijakan suku bunga di hari Kamis, selain tentunya inflasi dari Inggris, Eropa dan Jepang yang juga dirilis minggu ini. Sementara AS hanya fokus pada data retail sales yang akan dirilis hari Kamis. 

Fokus hari ini

Meski hanya data ekonomi tingkat 2, kemungkinan investor akan mencermati ekspektasi inflasi konsumen dari NY Fed jam 22.00 WIB. Data ini menjadi satu-satunya laporan yang dirilis hari ini, selain agenda Fed speakers utama dari Kashkari di jam 20.00 WIB, juga dari Waller. 

Data ekonomi yang lebih lemah tentunya akan mendukung untuk kenaikan emas, dan sebaliknya akan negatif jika dirilis lebih kuat dari ekspektasi.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick ditutup bullish dengan real body putih yang panjang dan harga ditutup di 2655.27, jauh di atas FR 23.6% daily 2635.07. Namun pembukaan hari ini berada di bawah (gap down) di 2650.32. Jika harga tidak kembali naik di atas penutupan kemarin 2655.27, maka peluang penurunan akan lebih dominan. Sebaliknya, jika mampu kembali naik di atas 2655, maka peluang bullish akan lebih dominan.

Resistance berikutnya berada di 2670-2673 yang merupakan high 4 Okt dan 1 Okt 2024. Dan juga uptrend yang berpotensi berlanjut jika FR 0% 2685.50 berhasil ditembus. Di sisi penurunan, perhatikan support terdekat 2635.07 (FR 23.6%)! Jika ditembus, maka peluang penurunan melirik 2628.09 (low 11 Okt 2024), dan FR 38.2% 2603.87 sebagai target terjauh.

slide20

Di H4, harga berhasil lanjutkan kenaikan di atas zona 2625-2630, bahkan lanjut hingga level tertinggi 2661.31 di hari Jumat, pasca rilis data PPI. Meski data relatif sedikit lebih tinggi dari ekspektasi, namun emas berhasil ditutup positif.

Secara umum masih sesuai perkiraan kami sebelumnya, dan kenaikan menjadi lebih kuat pasca lewati resistance FR 38.2% 2632.49. Falling wedge yang terdapat pada pola pergerakan wave 4 resmi tembus resistance sehingga secara umum memperkuat pola kenaikan kembali dalam alur wave 5 yang diharapkan naik secara bertahap. Target Falling Wedge sendiri berada di kisaran 2670-2673. 

Dengan penurunan terakhir masih mengikuti aturan dasar Elliott Wave, yaitu “Wave 4 tidak boleh lebih rendah dari high wave 1 (2589)” atau “penurunan terdekat dari wave 4 adalah 38.2%-50% dari panjang wave 3”, maka kenaikan diperkirakan berlanjut dan mulai menapaki jalur wave 5 meskipun bertahap. 

Ekspektasi skenario hari ini adalah penurunan yang terbatas, meskipun dibantu juga oleh gap down di pagi ini, kemudian berlanjut naik. Zona Orange kisaran 2625-2630 menjadi support psikologis terdekat, sekaligus area buy yang ideal jika disentuh, dengan SL sebaiknya beberapa poin di bawah FR 50% 2616. Sebaliknya, bearish reversal akan konfirm jika harga tembus FR 61.8% H4 2599.74, yang berarti juga mengancam wave 4! Jika berhasil tembus FR 61.8%, maka secara teori sudah membuka peluang untuk reversal bearish sehingga asumsinya target terdekat berada di 2589, dan penembusan di bawah zona tersebut berarti juga Elliott Wave gagal total. Jika syarat ini terpenuhi (diawali dengan konfirmasi penembusan FR 61.8%), maka Anda bisa ubah strategi menjadi SELL dengan potensi target terdekat 2589 dan terjauh 2570-2572.

slide21

Per jam 10.00 WIB, harga berada di 2655.50, dengan high di 2656.11 dan low 2643.11. Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari bottom 2616.44 ke puncak 2661.31 (FR 0%). Penurunan sejauh ini di sesi Asia tertahan di FR 38.2% 2644.17, dan harga rebound hingga 2656. Jika sesuai, dan kenaikan tetap kuat, maka penembusan resistance FR 0% 26661.31 akan memicu kenaikan lanjutan, dengan resistance terdekat di 2670-2673.

Dan ini akan menjadi penanda kenaikan lanjutan yang lebih tinggi berikutnya saat all time high 2685.50 berhasil ditembus. Namun, jika gagal ditembus, maka waspadai potensi koreksi turun berikutnya yang bisa lebih rendah dari low 2643 saat ini.

Sebaliknya, penurunan di bawah FR 61.8% 2633.58 akan memicu penurunan lanjutan dengan target terdekat 2625 dan 2616. Sementara strong bearish diperkirakan baru akan terjadi jika harga mampu tembus 2616. Ini berarti sebaiknya switch strategi menjadi sell hanya dilakukan jika area 2616 ditembus, karena area 2625-2632 yang merupakan strong resistance sebelumnya kini berpotensi menjadi support psikologis terdekat yang diperkirakan juga cukup kuat.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY on Dip
Entry: 2633.00 – 2635.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2647.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2650.70,
Target terdekat 2657, terjauh 2665, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2627.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2625.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2614.00 – 2615.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2602.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2621.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2620)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Dolar relatif stabil terhadap mata uang lainnya seiring dengan ekspektasi akan langkah Fed selanjutnya adalah pemangkasan suku bunga acuan hanya sebanyak 25 bps. Data-data inflasi masih menunjukkan potensi inflasi meningkat sehingga tidak memungkinkan bagi Fed untuk kembali melakukan pemangkasan jumbo seperti bulan lalu. Setelah data inflasi dari sisi konsumen yang bulan lalu kembali naik, data inflasi dari sisi produsen yang dirilis Jumat menunjukkan inflasi cenderung turun. Data PPI bulan lalu turun dari 0.2% menjadi 0.0% yang lebih rendah dari perkiraan hanya turun 0.1%. Dan data Core PPI juga turun dari 0.3% menjadi 0.2% sesuai perkiraan. Begitu pula dengan data yang sama jika dibandingkan dengan setahun sebelumnya mengalami penurunan menjadi 1.8% yang lebih tinggi dari perkiraan turun hingga 1.6%. Sedangkan data periode sebelumnya direvisi naik dari 1.7% menjadi 1.9%. Sedangkan data Core PPI masih naik dari 2.6% menjadi 2.8%, yang selaras dengan hasil survey dari University of Michigan menunjukkan ekpsketasi inflasi kembali naik dari 2.7% menjadi 2.9%. Secara umum data-data tersebut di atas menunjukkan kecenderungan inflasi terus turun meski ada potensi kembali naik. Sehingga Fed tidak akan melakukan pemangkasan jumbo seperti sebelumnya sebelum inflasi benar-benar turun seperti yang diharapkan. Sejumlah pejabat Fed juga mendukung untuk itu, bahkan Gubernur Fed Atlanta - Raphael Bostic pekan lalu menyatakan dukungannya untuk tetap menunda dulu pemangkasan berikutnya. Spekulasi akan langkah Fed untuk memangkas suku bunga berikutnya sebanyak 25 bps meningkat dari kisaran 85% menjadi 91% dan sisanya diperkirakan Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya. Data dari University of Michigan lainnya berupa sentimen konsumen juga turun dari 70.1 menjadi 68.9 yang berbalik dengan perkiraan naik 70.8. Data ini akan divalidasi oleh data Retail Sales yang akan dirilis hari Kamis nanti. Hari ini akan dirilis data indeks manufaktur negara bagian New York dengan perkiraan menurun. Data-data di sektor manufaktur masih terus cenderung menurun, namun kontribusi sektor ini hanya 1/3 dari ekonomi dan sisanya lebih banyak didukung oleh sektor jasa. Hari ini perhatian pasar akan tertuju pada konferensi pers dari Menteri Keuangan China yang akan membeberkan lebih lanjut perihal stimulus fiskal yang diharapkan akan kembali memicu pertumbuhan ekonomi yang mulai melambat di China saat ini.

Yen cenderung melemah seiring dengan ekspektasi Fed yang hanya akan memangkas 25 bps pada pertemuan moneter berikutnya. Sementara meski Bank Sentral Jepang (BOJ) berencana untuk kembali menaikkan suku bunga acuannya. Sejumlah pejabat BOJ menyatakan dukungannya terhadap rencana BOJ tersebut namun harus menghadapi halangan dari sisi politik. Perdana Menteri - Shigeru Ishiba dalam pertemuan dengan Gubernur BOJ - Kazuo Ueda pekan lalu cukup intens dan menyatakan kondisi ekonomi Jepang saat ini belum siap untuk menerima kenaikan suku bunga lebih lanjut. Apakah intervensi politik tersebut akan mengganggu indepedensi BOJ? Hasilnya akan terlihat pada pertemuan moneter BOJ yang akan datang. Hari ini pasar Jepang lbur merayakan Health & Sport Day.

Euro berlanjut cenderung melemah terhadap dolar masih dengan sentimen semakin besarnya peluang Bank Sentral Eropa (ECB) untuk kembali menurunkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter pada hari Kamis nanti. Diperkirakan ECB akan kembali memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps seiring dengan inflasi yang sudah turun 1.8% di bawah target 2%, ECB. Dan diperkirakan masih akan dilanjutkan dengan pemangkasan pada pertemuan moneter terakhir di tahun ini pada bulan Desember mendatang. Hari ini tidak ada data yang akan dirilis.

Poundsterling relatif melemah terhadap dolar meskipun data pertumbuhan ekonomi GDP di inggris menunjukkan peningkatan. Data GDP meningkat dari 0.0% menjadi 0.2% sesuai perkiraan, data-data lain di sektor manufaktur juga cenderung positif yaitu industrial production dan manufakturing production. Hanya data di sektor jasa yang masih kurang mendukung ekspektasi akan langkah moneter yang akan diambil oleh Bank Sentral Inggris (BOE) untuk meneruskan pemangkasan berikutnya. Gubernur BOE - Andrew Bailey beberapa waktu lalu di luar kebiasaannya mengatakan suku bunga acuan sangat memungkinkan untuk dipangkas jika memang diperlukan. Hal ini akan dapat dilihat dari data inflasi yang akan dirilis pada hari Rabu nanti. Sebelum itu akan dirilis data di sektor tenaga kerja berupa klaim pengangguran dan tingkat upah.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.09700 – 1.09900
Target : 1) 1.09100 2) 1.08500
SL : 1.10400

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.09000
Switch to BUY jika tembus 1.10500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.30400 – 1.30600
Target : 1) 1.31200 2) 1.31800
SL : 1.29800

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.31500
Switch to SELL jika tembus 1.29600

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : SELL on Rally
Area : 149.300 – 149.500
Target : 1) 148.700 2) 148.100
SL : 150.100

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 150.100
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 148.800
Potensi pola Rising Wedge untuk reversal bearish

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : BUY on Dip
Area : 2633.00 – 2635.00
Target : 1) 2641.00 2) 2647.00
SL : 2627.00 (ideal 3-5 points di bawah 2625.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2650.70
Switch to SELL jika tembus 2620

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Yang terlihat pada data ekonomi adalah CPI yang lebih tinggi dari ekspektasi dan klaim pengangguran mingguan yang lebih tinggi dari ekspektasi. Data inflasi dirilis 2.4% y/y, lebih tinggi dari perkiraan 2.3%. Tapi secara keseluruhan angka ini relatif lebih rendah dibanding bulan sebelumnya 2.5%, yang berarti juga menunjukkan adanya kelanjutan dari proses pendinginan inflasi yang diharapkan Fed. Di sisi lain angka core CPI naik tipis di 3.3% dibanding sebelumnya 3.2% y/y, dan juga basis bulanan yang cenderung stabil di 0.2% m/m (utama) dan 0.3% m/m (core). 

Sementara dolar juga mendapat tekanan dari data klaim pengangguran yang melonjak dari 225K minggu sebelumnya menjadi 258K. Tidak jelas apakah lonjakan tersebut terkait aksi mogok sebelumnya atau tentang cuaca di mana badai mengancam di beberapa negara bagian. Namun tampaknya tidak ada komentar apapun tentang cuaca maupun pemogokan dan lonjakan terbesar klaim pengangguran tersebut yang tidak berpusat di negara-negara bagian yang terkena dampak badai ataupun pemogokan sebelumnya. 

Emas juga mendapat dukungan dari harapan pengumuman stimulus fiskal yang akan diumumkan hari Sabtu besok oleh Menteri Keuangan China dan rencana serangan balasan Israel ke Iran yang  dikhawatirkan terjadi jelang hari raya Shabat dan Yom Kippur.

China Bawa Kabar Bagus!

Sekitar 2 hari lalu market mendapat kabar gembira saat kabar menyebutkan bahwa Kementerian Keuangan China akan mengadakan konferensi pers tentang kebijakan fiskal dan perkembangan ekonomi di tanggal 12 Oktober 2024 (Sabtu besok) jam 10 pagi waktu Beijing atau 0200 GMT (sekitar 09.00 WIB). Investor langsung merespon sehingga nampak aksi buy on dip di 2 hari terakhir sejak kabar tersebut.

Kabar terbaru menyebut bahwa akan ada konferensi pers lanjutan di hari Senin dari Kementerian Infrastruktur China, Kementerian Industri dan Teknologi Informasi, dan Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar di jam 10 pagi waktu Beijing (09.00 WIB). 

Jika hal ini terkait regulasi pasar yang longgar, maka seharusnya akan menjadi kabar baik tambahan yang akan terjadi dalam 2 hari ke depan, dan prospek positif bagi ekonomi China dan juga global. Tapi akan menjadi negatif jika aturan yang diumumkan adalah pengetatan.

China nampaknya mencoba menunjukkan keseriusan mereka untuk mendukung pemulihan ekonominya untuk memicu aktivitas ekonomi dan permintaan domestik.

Fed speakers

Raphael Bostic dan John Williams memberikan pandangannya tadi malam. Bostic disorot karena sikapnya yang sedikit bergeser dari dovish menjadi kurang dovish saat mengatakan dirinya terbuka untuk penundaan penurunan suku bunga November sehingga hanya memperkirakan 1 kali penurunan suku bunga di akhir tahun 2024, jika data ekonomi mendukung. Bostic mengacu pada data NFP minggu lalu yang sempat mengejutkan dengan lonjakan 254K. 

Sementara Williams mengatakan hal sebaliknya dengan menyebut bahwa dirinya berharap data ekonomi mendukung untuk penurunan suku bunga Fed lebih lanjut. Saat ini Williams melihat bahwa pasar sudah menyerap peralihan kebijakan dengan cukup baik. Dan Goolsbee menilai inflasi yang berada di sekitar ekspektasi target Fed dikarenakan adanya perbaikan dari inflasi sektor perumahan.

Fokus hari ini

Investor akan mencermati data PPI yang dirilis di jam 19.30 WIB. Meski jarang sekali menjadi market mover, tapi saat ini pasar akan mencoba mencari petunjuk tambahan untuk data PCE yang dirilis akhir bulan dengan mencermati data PPI tersebut. Data diperkirakan turun dari 0.2% menjadi 0.1% m/m. 

Sementara di malam hari jam 21.00 WIB, Michigan consumer sentiment diperkirakan naik dari 70.1 menjadi 70.9.

Data ekonomi yang lebih lemah tentunya akan mendukung untuk kenaikan emas, dan sebaliknya akan negatif jika dirilis lebih kuat dari ekspektasi.

Jika dianggap geopolitik tetap panas dengan potensi serangan Israel ke Iran di akhir pekan, dikombinasikan dengan pengumuman detail stimulus fiskal China di hari Sabtu dan Senin depan, maka emas kemungkinan mendapat dorongan sebagai safe haven dari 2 fokus tersebut.
Sebaliknya, jika pun geopolitik tidak terbukti memanas di akhir pekan, maka emas berpotensi turun karena safe haven berkurang dari ancaman geopolitik, tapi penurunan akan menjadi kesempatan Buy on Dip kembali mengingat ekspektasi pengumuman detail stimulus fiskal China di hari Sabtu dan Senin.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick ditutup bullish dengan real body putih yang panjangnya menutupi candle bearish sehari sebelumnya. Bahkan harga ditutup di 2629.95, lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya 2607.60. Level terendah sempat sentuh 2599.50 sebelum akhirnya naik hingga 2631.28.

Resistance FR 23.6% Daily 2635.07 menjadi zona menantang berikutnya. Jika berhasil tembus, maka 2652.93 (high 8 Okt 2024) akan menjadi potensi resistance berikutnya sebelum 2665. Support terdekat saat ini berada di 2624.21 (high 9 Okt 2024) dan FR 38.2% Daily 2603.87 bersama 2599.50 (low 10 Okt 2024) sebagai support psikologis.

slide20

Di H4, meski sempat terjadi penurunan cepat saat data CPI, tapi level terendah 2599.50 tertahan di zona FR 61.8% 2599.74 dan berbalik naik dengan cepat di atas 2620. Bahkan sesuai estimasi zona BUY kami kemarin, dan juga sekaligus menunjukkan uptrend yang masih relatif kuat meski sempat terjadi penurunan di 4 hari terakhir.

Tidak hanya itu, penurunan juga tidak mampu tembus 2589, area yang dicurigai sebagai high dari wave 1, sehingga penurunan secara keseluruhan masih memenuhi syarat dari wave 4 Elliott wave. Tapi kenaikan akan lebih kuat jika kenaikan berhasil lewati resistance FR 38.2% 2632.49, atau tetap bertahan di atas zona orange kisaran 2625-2632. Falling wedge yang terdapat pada pola pergerakan wave 4 resmi tembus resistance sehingga secara umum memperkuat pola kenaikan kembali dalam alur wave 5 yang diharapkan naik secara bertahap.

Aturan dasar Elliott Wave, yaitu “Wave 4 tidak boleh lebih rendah dari high wave 1 (2589)” dan “penurunan terdekat dari wave 4 adalah 38.2%-50% dari panjang wave 3”. Dengan demikian jalur wave 5 diperkirakan akan kembali berjalan. Sebaliknya, bearish reversal akan konfirm jika harga tembus FR 61.8% H4 2599, yang berarti juga mengancam wave 4! Jika berhasil tembus FR 61.8%, maka secara teori sudah membuka peluang untuk reversal bearish sehingga asumsinya target terdekat berada di 2589, dan penembusan di bawah zona tersebut berarti juga Elliott Wave gagal total. Jika syarat ini terpenuhi (diawali dengan konfirmasi penembusan FR 61.8%), maka sebaiknya ubah strategi menjadi SELL dengan potensi target terdekat 2589 dan terjauh 2570-2572.

slide21

Per jam 09.20 WIB, harga berada di 2635.50, dengan high di 2637.94 dan low 2628.09. Resistance trendline berhasil ditembus sehingga saat ini berperan sebagai support baru yang terdekat, di zona 2625-2629. Idealnya buy dilakukan saat terjadi pullback atau retest area support trendline, dengan Stop Loss di pasang beberapa poin di bawah support trendline (3-5 poin dari support, atau sesuaikan trading plan masing-masing). 

Jika sesuai ekspektasi, maka koreksi terbatas, dilanjutkan dengan kenaikan lebih lanjut mendekati resistance 2640.31 (resistance dari long black candle terdekat 8 Okt 2024). Jika berhasil tembus, maka resistance berikutnya 2652.93 dan area 2655-2659 (arsir abu-abu) yang dicurigai sebagai resistance kuat untuk sementara waktu (potensi supply area).

Skenario turun bisa terjadi jika support trendline 2625-2629 kembali ditembus, atau area arsir abu-abu 2655-2659 gagal ditembus. 

Market juga mengantisipasi pengumuman China di hari Sabtu besok, maka jika pun tidak terjadi ketegangan geopolitik yang signifikan di malam hari atau akhir pekan besok, maka emas akan mendapat dorongan naik dari berita China tersebut.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY on Dip
Entry: 2626.00 – 2628.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2640.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2640.30,
Target terdekat 2647, terjauh 2655, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2620.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2620.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2614.00 – 2615.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2602.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2621.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2620)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down