Data PMI manufacture dirilis mix. Versi S&P Global menunjukkan angka lebih baik dari ekspektasi, 47.3 vs 47.0, sementara versi ISM justru menunjukan lebih rendah 47.2 vs 47.6. Namun keduanya tetap menunjukkan kondisi manufaktur AS yang berada di zona kontraksi untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Sementara laporan JOLTS menunjukkan angka yang lebih baik dari perkiraan sehingga mengindikasikan Fed tidak perlu memangkas suku bunga 50 bps di bulan November. Dolar bergerak terbatas pada data ekonomi tersebut karena pasar masih memiliki beberapa data utama yang perlu diperhatikan minggu ini, termasuk non farm payroll di hari Jumat yang cukup kritis untuk pertimbangan Fed ke depan.
Namun emas hanya sempat turun terbatas, kemudian bergerak naik setelah data dirilis. Hal ini juga didukung oleh bocoran intelijen AS/Israel yang menyebutkan bahwa Iran akan menyerang Israel. Gangguan keamanan dan ketidakpastian yang ditimbulkan dari geopolitik membuat emas dilirik sebagai safe haven bersama dolar dan yen Jepang.
Peringatan Iran dan Kecemasan Aksi Balasan
Iran mengatakan bahwa tanggapannya terhadap serangan Israel ke Lebanon sudah dilakukan. Rudal diluncurkan dari Iran ke arah Israel dan memasuki wilayah udara Tel Aviv dan menargetkan markas besar Mossad dan 3 pangkalan udara, mengutip kabar dari ABC News.
Misi Iran untuk PBB memposting sebuah pernyataan yang dicurigai mirip denga napa yang diposting setelah serangan April, dan mungkin ditujukan untuk de-eskalasi. Dalam pernyataannya tertulis bahwa tanggapan yang dilakukan Iran adalah legal, rasional dan sah terhadap tindakan rezim zionis yang melibatkan penargetan warga negara dan kepentingan Iran, sertia melanggar kedaulatan nasional Iran. Dalam pesan tersebut Iran mengingatkan jika Israel berani merespon atau melakukan tindakan kejahatan lebih lanjut, maka akan ada respon yang lebih dahsyat lagi.
Di sisi lain, juru bicara IDF mengakan bahwa Israel akan merespon serangan rudal Iran pada waktu dan tempat yang tepat. Tampaknya belum ada ancaman tambahan saat ini. Beberapa rudal berhasil diatasi dan ada beberapa serangan lainnya. Serangan tersebut cukup serius dan akan menimbulkan konsekuensi. IDF mengatakan tidak mengetahui ada tidaknya korban jiwa. Tapi menegaskan bahwa mereka memiliki rencana dan akan bertindak pada waktu dan tempat yang dipilih.
Pasar kemungkinan harus menunggu dan melihat dalam 24-48 jam ke depan. Jika tidak terjadi aksi balasan apapun, maka ketegangan cenderung mereda, dan investor global kembali ke topik utama dengan data ekonomi AS ke depan yang sangat berpengaruh.

UBS memperbarui pandangannya tentang harga emas seiring meningkatnya risiko konflik di Timur Tengah. Perkiraan untuk akhir tahun 2024 menjadi $2750/oz, sementara di Q4 2025 menjadi $2900/oz.
UBS mengutip beberapa alasa. Pasar global kemungkinan akan menghadapi gangguan sesekali dari geopolitik, tapi tidak memperkirakan konflik skala penuh antara Israel dan Iran. UBS juga memperkirakan aliran energi dari Timur Tengah akan terus berlanjut tanpa ada gangguan yang terlalu berarti. Sementara gangguan di pasar ekuitas harus didukung oleh pendaratan lunak (soft landing economy) di AS, disertai dengan penurunan suku bunga Federal Reserve, pendapatan Perusahaan yang kuat dan optimism komersialisasi teknologi AI.
UBS menambahkan emas tetap menarik sebagai lindung nilai terhadap risiko geopolitik dan kemungkinan pergeseran kebijakan AS terkait pemilu yang akan datang. Selain itu, emas juga akan diuntungkan dari penurunan suku bunga Fed lebih lanjut, permintaan bank sentral yang kuat dan meningkatnya minat investor melalui dana yang diperdagangkan di bursa.
Investor kembali mencermati data pekerjaan AS, dan kali ini ADP menjadi fokus utama di jam 19.15 WIB. Data diperkirakan naik dari 99K sebelumnya menjadi 124K. Meskipun tidak ditemukan bukti kuat bahwa ADP akan pengaruhi NFP atau bergerak searah, tapi data ini memiliki reaksi yang hampir sama dengan NFP, meski tidak sesensitif NFP.
Data ekonomi yang kuat akan menjadi pemicu penurunan atau koreksi turun dari emas. Dan sebaliknya data yang lemah akan menjadi alasan bagi emas lanjutkan kenaikannya.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick ditutup bullish dengan real body putih yang menutupi semua penurunan di hari sebelumnya, dan harga ditutup kembali di atas 2657.89 (FE 100% Daily), sesuai ekspektasi yang sempat dibahas kemarin di youtube @AgrodanaFuturesOfficial. Secara teknis ini menunjukkan penurunan sebelumnya terhenti hanya 2 poin di atas low 24 September 2024 @2622.60 (low tercatat di 2624.58). Dan itu berarti bahwa penurunan sebelumnya dikategorikan penurunan yang masih wajar.
Selain teknikal, kondisi fundamental yang kuat juga mempertahankan emas dari penurunan yang terlalu ekstrim. Sementara efek geopolitik yang memanas di pertengahan malam turut membantu dorongan naik, meskipun hanya menjadi faktor penggerak sementara dan terbatas. Berikutnya bullish akan berhadapan dengan resistance 2674 dan 2685 sebelum akhirnya melirik zona 2700-an. Sebaliknya, support berhadapan dengan 2645 dan 2622 jika kenaikan gagal berlanjut.

Di H4, masih menggunakan FR yang ditarik dari bottom 2546.73 (FR 100%) sampai puncak 2685.50 (FR 0%) dan sejauh ini penurunan hingga sesi perdagangan hari Selasa tertahan di area orange yang berada di antara FR 38.2% H4 2632.49 dan FR 50% H4 2616.11 di mana low tercatat di 2624.58 di hari Senin dan 2632.05 di hari Selasa.Berarti area orange sejauh ini cukup efektif sebagai support psikologis.
Penurunan juga sepertinya tetap memenuhi syarat sebagai wave 4 dari Elliott Wave naik dan saat ini harga mulai mendekati area resistance FR 0% yang juga high dari wave 3 di 2685.50. Jika mengikuti Elliott Wave, maka saat ini sedang proses pembentukan Wave 5 dan itu berarti ada peluang untuk tembus FR 0% 2685.50.
Adapun wave 5 biasanya akan sama panjang dengan wave 1 atau sedikit lebih panjang tapi tidak lebih panjang dari wave 3. Ini berarti high dari wave 5 akan lebih tinggi dari high wave 3 dan target yang memungkinkan berada di kisaran 2700-2714 (jika panjang wave 5 sama dengan wave 1, maka potensial target wave 5 akan berada di kisaran 1714/1716). Dan jika data ekonomi malam nanti mendukung (data yang lemah), maka bisa saja kenaikan berlanjut dan semakin terbuka untuk tembus 2685.
Sebaliknya, penurunan bisa kembali mengancam jika harga turun di bawah 2624/2626, dan Elliott Wave bisa benar-benar gagal jika harga lanjutkan tekanan turun di bawah 2600-2605 (wave 4 tidak boleh lebih rendah dari wave 1 2589). Jika ini yang terjadi, maka disarankan switch strategi menjadi sell dengan target terdekat 2580-2583, dan terjauh 2545-2550.

Per jam 9.25 WIB, harga berada di 2660.25, dengan high di 2662.82 dan low 2656.23. FR ditarik dari bottom 2624.58 ke puncak 2673.00 (FR 0%). Harga saat ini terkoreksi di kisaran FR 23.6% 2661.57 dan FR 38.2% 2654.50.
Jika mengacu pada FR, maka koreksi turun diharapkan tertahan di kisaran FR 38.2% 2654.50- 50%2648.79 sehingga zona ini akan menjadi salah satu opsi zona buy. Sementara penurunan di bawah FR 61.8% 2643.08 akan memicu reversal bearish jangka pendek. Switch strategi menjadi SELL jika tembus FR 61.8%!
Jika mengacu pada trend channel sebelumnya, maka pergerakan sudah sesuai ekspektasi saat sentuh zona kuning dan harga kembali masuk di zona trend channel tersebut. Kenaikan juga mengkonfirmasi reversal bullish saat berhasil tembus resistance trend channel 2654. Ini berarti pullback ke zona orange yang juga secara kebetulan berada di zona orange dan FR 50% H1 2648.79 adalah penurunan normal sebagai pullback pasca penembusan area tersebut dan emas berpotensi lanjutkan kenaikannya. Artinya area 2648-2654 cukup ideal sebagai area buy hari ini.
Dan penembusan di atas FR 0% 2673 akan memberi indikasi berlanjutnya tren naik yang lebih kuat. Bisa pertahankan buy jika konfirm tembus FR 0% 2673.00.
Sebaliknya, penurunan tetap perlu diperhitungkan. Jika support FR 61.8% 2643 ditembus, bisa switch strategi menjadi SELL, dan target penurunan ke kisaran 2622-2624 (area low 24 dan 30 September 2024). Zona ini akan menjadi support psikologis yang menentukan. Jika tekanan cukup kuat, maka zona 2622-2624 berpotensi ditembus, dan Anda bisa pertahankan SELL untuk peluang ke kisaran 2599-2600.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:Â
Opsi BUY dekat support
Entry: 2654.00 – 2656.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :Â 2668.00 ($12 - $14)Â
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2673.00,
Target terdekat 2680, terjauh 2700, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2648.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2646.00)
Risk Reward: 1: 2Â
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 2636.00 – 2638.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2624.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2644.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2644)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.10800 – 1.11000
Target : 1) 1.10200 2) 1.09600
SL : 1.11600
Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.10400
Switch to BUY jika tembus 1.12000
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.33000 – 1.33200
Target : 1) 1.32400 2) 1.31800
SL : 1.33800
Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.32300
Switch to BUY jika tembus 1.34000
Suggest : SELL on Rally
Area : 143.800 – 144.000
Target : 1) 143.200 2) 142.600
SL : 144.600
Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 144.700
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 142.700
Suggest : BUY on Dip
Area : 2654.00 – 2656.00
Target : 1) 2662.00 2) 2668.00
SL : 2648.00 (ideal 3-5 points di bawah 2646.00)
Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2673.00
Switch to SELL jika tembus 2640.00
Data ekonomi hanya berkisar pada indeks manufaktur Dallas Fed yang ternyata dirilis sedikit naik dibanding sebelumnya, -9.0 vs -9.7. Angka tersebut menunjukkan angka yang netral secara keseluruhan di mana ada beberapa indikasi positif pada prospek ekonomi dan inflasi, tapi beberapa mengindikasikan adanya hambatan dari output dan pesanan baru. Cukup mengejutkan mengingat harga minyak yang sedang turun.
Beberapa pidato dari pejabat Fed muncul dimulai dengan pernyataan Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic dan juga Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee. Keduanya muncul sebelum pernyataan Powell di pertengahan malam.
Fed Speakers
Bostic menyatakan terbuka untuk penurunan 50 bps di bulan November ika pasar tenaga kerja terus menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Ekspektasinya adalah proses pelonggaran yang teratur seiring melambatnya inflasi dan pasar tenaga kerja yang tetap stabil. Meski demikian Bostic tetap mewaspadai inflasi inti karena data PCE di hari Jumat menunjukkan angka core PCE masih di 2.7%.
Bostic menekankan urgensi untuk memantau pertumbuhan lapangan kerja. Dia mencatat jika pertumbuhan lapangan kerja melambat di bawah 100K, maka akan menimbulkan kekhawatiran tentang potensi masalah-masalah yang mendasari di pasar tenaga kerja. Meski demikian, laporan dari kontak bisnisnya mengatakan tidak ada PHK.
Di sisi lain Bostic memperkirakan pelonggaran Fed bertahap selama 15 bulan ke depan, dengan target suku bunga kebijakan 3.00%-3.25% di akhir 2025. Dot Plot Fed menunjukkan akhir 2025 suku bunga di kisaran 3.40%. Bostic juga mendukung total 50 bps di akhir tahun ini, dan penurunan suku bunga tambahan 25 bps tergantung pada inflasi dan pasar tenaga kerja yang akan dirilis.
Sedangkan Goolsbee mengungkap keprihatinannya tentang potensi lanjutan dari penutupan Pelabuhan. Dia mencatat bahwa penurunan suku bunga merupakan respon terhadap normalisasi ekonomi. Meski melihat pasar tenaga kerja tetap stabil, tapi ada beberapa indikator peringatan. Bostic memprediksi akan ada banyak penurunan suku bunga di masa mendatang, dan menekankan bahwa pertimbangan penurunan suku bunga sudah jelas dan tidak terkait dengan pertimbangan politik.Â

Terlepas dari reaksi dolar yang sempat menguat saat Powell memberikan pernyataan dan sesi tanya jawab di acara National Association of Business Economists (NABE), pernyataannya cenderung tidak banyak perubahan yang signifikan dari pernyataan sebelumnya di pertemuan FOMC 18 September yang lalu.
Powell mencatat bahwa pendinginan lebih lanjut dari pasar tenaga kerja tidak diperlukan untuk mencapai target Fed karena ekonomi dan pasar tenaga kerja yang tetap dalam kondisi solid. Powell juga meyakinkan bahwa inflasi berada di jalur yang benar, berkelanjutan menuju 2% dan memperkirakan inflasi jasa perumahan akan terus turun selama pertumbuhan sewa untuk penyewa baru tetap rendah. Itu sebabnya Fed memutuskan memangkas 50 bps di pertemuan September.
Powell juga kembali menegaskan bahwa proses penurunan suku bunga akan dilakukan secara bertahap, tergantung data ekonomi, dengan peluang 2 kali pemangkasan lagi di tahun 2024.
Sedangkan data GDP menurut Powell menunjukkan pertumbuhan yang lebih kuat dibanding laporan sebelumnya di mana GDP tumbuh 3.4% di kuartal terakhir. Angka revisi menunjukkan konsumen kemungkinan memiliki lebih banyak daya beli sehingga membantu mempertahankan kekuatan ekonomi.
Hal ini yang sempat membuat USD rebound diiringi imbal hasil karena pasar mengurangi ekspektasinya terhadap pemangkasan 50 bps lainnya di bulan November. CME Fed Watch tools menunjukkan ekspektasi 50 bps turun dari 53.3% sebelumnya menjadi 36.7%, dan ekspektasi 25 bps naik dari 46.7% menjadi 63.3%.
Investor akan mencermati data ISM manufacture di jam 21.00 WIB. Tapi 15 menit sebelumnya akan ada data PMI manufacture yang dirilis versi S&P Global. Versi S&P Global memperkirakan terjadi penurunan dari 47.9 menjadi 47.0. Sementara versi ISM menunjukkan ekspektasi naik dari 47.2 menjadi 47.6. Namun keduanya diperkirakan tetap di zona kontraksi (di bawah angka indeks 50), yang berarti menunjukkan perlambatan di sektor manufaktur.
Sementara data ekonomi yang kuat akan menjadi pemicu penurunan atau koreksi turun dari emas. Dan sebaliknya data yang lemah akan menjadi alasan bagi emas kembali ke jalur kenaikannya.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick ditutup bearish dengan real body hitam dan harga ditutup lebih rendah dibanding hari sebelumnya sehingga memberi indikasi koreksi lanjutan di akhir bulan yang juga sekaligus akhir kuartal 3. Level terendah sentuh 2624.58, sementara tertinggi tertahan di 2665.94. Cermati candle putih panjang di tanggal 24 September 2024! Low berada di 2622.60 sehingga penurunan tadi malam berada sedikit di atas low 24 September tersebut.
Secara keseluruhan koreksi turun yang ditunggu-tunggu sejak 1 minggu terakhir baru muncul dan secara teori seharusnya masih bisa mengalami penurunan kembali. Tapi jika mengacu pada long white candle 24 September 2024 tersebut, maka penurunan bisa dianggap cukup normal dan belum berhasil tembus low 2622.60 tersebut. Ini berarti ada peluang untuk kembali rebound, namun di sisi lain rebound diperlukan penutupan kembali di atas 2640 untuk membuat kenaikan yang cukup kuat. Sebaliknya akan cenderung turun jika tembus 2622.60, dengan target potensial FE 61.8% Daily di 2615.40.

Di H4, FR ditarik dari bottom 2546.73 (FR 100%) sampai puncak 2685.50 (FR 0%) dan sejauh ini penurunan hingga tadi malam tertahan di area antara orange yang berada di kisaran FR 38.2% H4 2632.49 dan FR 50% H4 2616.11. Low tercatat di 2624.58. Ini berarti area orange sejauh ini masih cukup efektif sebagai support psikologis.
Berikutnya perhatikan pola pergerakan yang ada sejak terjadinya kenaikan di tanggal 11-16 September 2024. Jika melihat polanya, ada kecenderungan harga bergerak mengikuti pola Elliott Wave, dengan penurunan tadi malam dianggap sebagai wave 4 dan sejauh ini memenuhi syarat Elliott Wave di mana wave 4 biasanya koreksi sekitar 38.2%-50% dari panjang wave 3. Dengan demikian langkah berikutnya diperkirakan mulai rebound/naik sebagai wave 5.
Wave 5 biasanya akan sama panjang dengan wave 1 atau sedikit lebih panjang tapi tidak lebih panjang dari wave 3. Tapi secara target, high dari wave 5 akan lebih tinggi dari high wave 3 sehingga peluang berikutnya adalah mencari pemicu untuk mendorong harga secara bertahap melewati FR 0% 2685.50. Jika data ekonomi malam nanti mendukung, maka bisa saja kenaikan bisa didapatkan dalam 1-2 hari ke depan.
Sebaliknya, penurunan juga tetap mengancam dan Elliott Wave bisa benar-benar gagal jika harga ternyata lanjut turun di bawah 2610-2615, terutama jika tembus di bawah 2600. Jika ini yang terjadi, maka disarankan switch strategi menjadi sell dengan target terdekat 2580-2583, dan terjauh 2545-2550.

Per jam 9.56 WIB, harga berada di 2636.66, dengan high di 2639.84 dan low 2632.05. FR ditarik dari bottom 2623.30 ke puncak 2685.50 (FR 0%). Harga bergerak turun di bawah zona orange di grafik H1, dan tertahan di atas FR 100% 2623.30, namun dengan cepat kembali naik dan masuk di dalam zona trend channel.
Jika melihat pergerakannya, maka kami melihat pergerakan cenderung cukup optimal saat penurunan tersebut tertahan di zona support dari trend channel. Dan jika perhitungannya tepat, maka seharusnya mulai naik secara bertahap.
Kenaikan diperkirakan tidak mudah karena efek profit taking yang masih bisa terjadi ke depan. Namun ketidakpastian geopolitik dan pernyataan para pejabat Fed tentang potensi penurunan suku bunga berikutnya di 2 pertemuan terakhir 2024 bisa menjadi pondasi sehingga penurunan diharapkan tidak berlanjut lebih dalam.
Kenaikan diperkirakan bertahap bisa kembali menguji zona 2645-2650, dan jika data ekonomi nanti malam lemah, maka akan mendukung untuk kenaikan hingga kisaran resistance trend channel 2652-2654.
Sebaliknya, penurunan juga turut mengancam. Jika support 2624-2625 kembali diuji, maka waspada penurunan tembus di bawah 2623 adalah isyarat bahwa koreksi turun masih bisa berlanjut ke kisaran support berikutnya 2610-2615, atau terjauh 2595-2600. Ini bisa terjadi jika data ekonomi nanti malam dirilis mengejutkan naik lebih kuat.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:Â
Opsi BUY dekat support
Entry: 2630.00 – 2632.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :Â 2644.00 ($12 - $14)Â
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2656.50,
Target terdekat 2665, terjauh 2675, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2624.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2625.00)
Risk Reward: 1: 2Â
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 2623.00 – 2625.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2611.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2631.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2634)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!
Dolar rebound terhadap semua mata uang lainnya setelah pidato dari Ketua Fed - Jerome Powell tetap optimis terhadap kondisi ekonomi di AS saat ini dan tidak terlalu khawatir akan data-data ekonomi yang menurun. Dalam pidatonya Powell mengatakan revisi data pertumbuhan ekonomi, jumlah tabungan dan tingkat pendapatan personal menghilangkan resiko penurunan yang menjadi perhatian Fed selama ini. Namun ekspektasi akan pemangkasan suku bunga jumbo sepertinya tidak akan terjadi karena menurut Powell 2 kali lagi pemangkasan suku bunga dengan total 50 bps di tahun ini akan menjadi patokan jika ekonomi berjalan seperti yang diharapkan maka perlu beberapa tahun lagi untuk mencapai kondisi normal yang diinginkan Fed. Powell menambahkan ekonomi tetap solid tapi Fed perlu melangkah lebih maju dan mencegah sektor tenaga kerja melemah. Powell menyebutkan langkah pemangkasan jumbo Fed bulan lalu sebagai rekalibrasi terhadap turunnya inflasi yang cukup tajam sejak tahun lalu. Paska pidato Powell tersebut spekulasi akan pemangkasan suku bunga jumbo pada pertemuan moneter berikutnya merosot tajam dari 53% sebelumnya menjadi hanya 35% menurut CME Group's FedWatch Tool. Pejabat Fed lainnya - Michelle Bowman semalam juga masih mengungkapkan hal yang sama seperti yang diucapkan sebelumnya yaitu seputar kekhawatiran akan terlalu agresifnya Fed memangkas suku bunga acuan sementara resiko inflasi masih ada. Data ekonomi yang dirilis semalam juga positif dengan PMI di negara bagian Chicago mengalami peningkatan menjadi 46.6 yang lebih baik dari perkiraan stabil sama seperti periode sebelumnya 46.1. Hari ini akan dirilis data penting yaitu data dari sektor tenaga kerja berupa data lowongan kerja baru dari JOLTS dan data PMI di sektor manufaktur. Pejabat Fed juga akan memberikan pidato diantaranya Gubernur - Lisa Cook dan Gubernur Fed Atlanta - Raphael Bostic.
Yen ikut terkoreksi seiring dengan mata uang dolar yang rebound setelah sebelumnya menguat menyambut terpilihnya mantan Menteri Pertahanan - Shigeru Ishiba sebagai Perdana Menteri baru yang akan dilantik hari ini. Dengan terpilihnya Ishiba maka langkah moneter Bank Sentral Jepang (BOJ) akan semakin mudah untuk kembali menaikkan suku bunga acuan sesuai dengan kebijakannya saat ini. Karena Ishiba terkenal kritis terhadap stimulus moneter yang lalu dan pendukung kebijakan moneter kenaikan suku bunga acuan saat ini. Data ekonomi berupa Retail Sales mengalami peningkatan dari 2.7% menjadi 2.8% yang jauh lebih baik dari perkiraan turun 2.6%. Hal ini menunjukkan masih kuatnya daya beli masyarakat Jepang yang berpotensi mengangkat inflasi lebih tinggi. Sehingga memberi peluang bagi Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk kembali menaikkan suku bunga acuannya sesuai dengan perkiraan pasar. Data di sektor industri mengalami peningkatan dengan data indeks manufaktur Tankan stabil 13 sama seperti periode sebelumnya yang lebih baik dari perkiraan  turun 12. Sedangkan di sektor non-manufaktur mengalami peningkatan dari 33 menjadi 34 yang lebih baik dari perkiraan turun 32. Sedangkan tingkat pengangguran mengalami penurunan dari 2.7% menjadi hanya 2.5% yang lebih baik dari perkiraan turun 2.6%. Sementara data PMI sektor manufaktur masih dalam zona kontraksi meski naik menjadi 49.7 dari perkiraan stagnan sama seperti periode sebelumnya 49.6.
Euro juga mengalami koreksi selain karena penguatan mata uang dolar namun juga karena data inflasi yang mixed. Data inflasi CPI di Jerman naik dari -0.1% menjadi 0.0% yang lebih rendah dari perkiraan naik +0.1%. Sedangkan di Italia inflasi CPI turun dari +0.2% menjadi -0.2% sesuai perkiraan. Hari ini masih akan dirilis data estimasi inflasi CPI untuk Uni Eropa secara keseluruhan dengan perkiraan turun dari 2.2% menjadi 1.8% dan dan data Core CPI juga turun dari 2.8% menjadi 2.7%. Jika dirilis sesuai atau lebih rendah dari perkiraan akan semakin memperbesar peluang bagi Bank Sentral Eropa (ECB) untuk kembali memangkas suku bunga acuannya pada pertemuan moneter pada pertengahan bulan ini. Selain itu juga akan dirilis data PMI di sektor manufaktur.
Poundsterling tertahan melawan penguatan mata uang dolar seiring dengan masih akan dipertahankannya suku bunga acuan sehingga perbedaan tingkat suku bunga dibanding negara lain membuat permintaan mata uang GBP terus meningkat. Sedangkan data ekonomi tidak terlalu mengembirakan dengan data pertumbuhan ekonomi GDP mengalami penurunan menjadi 0.5% lebih rendah dari perkiraan stabil sama seperti periode sebelumnya 0.6%. Pejabat Bank Sentral Inggris (BOE) - Megan Greene dalam pidato kemarin masih mengkhawatirkan akan adanya potensi inflasi kembali naik seiring dengan meningkatnya permintaan konsumen. Hari ini akan dirilis data PMI di sektor manufaktur dan jasa serta konstruksi. Malam ini Ketua Ahli Ekonomi BOE - Huw Pill dijadwalkan akan memberikan pidato.
Cek info lain di
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.11500 – 1.11700
Target : 1) 1.10900 2) 1.10300
SL : 1.12300
Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.11000
Switch to BUY jika tembus 1.12400
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.33800 – 1.34000
Target : 1) 1.33200 2) 1.32600
SL : 1.34600
Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.33000
Switch to BUY jika tembus 1.34600
Suggest : BUY on Dip
Area : 143.000 – 143.200
Target : 1) 143.800 2) 144.200
SL : 142.400
Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 142.400 atau jika gagal tembus 144.800
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 144.000
Suggest : BUY on Dip
Area : 2630.00 – 2632.00
Target : 1) 2638.00 2) 2644.00
SL : 2624.00 (ideal 3-5 points di bawah 2625.00)
Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2656.50
Switch to SELL jika tembus 2625.00
Data PCE AS menunjukkan inflasi mendingin. Core PCE dirilis 0.1% vs ekspektasi 0.2%. Inflasi utama 2.2% y/y vs ekspektasi 2.3%, dan turun dibanding bulan sebelumnya 2.5%. Sementara itu pengeluaran konsumen juga menunjukkan penurunan dari 0.5% menjadi 0.2% m/m. Pendapatan pribadi juga relatif rendah di 0.2% vs ekspektasi 0.4%, cenderung stabil dibanding bulan sebelumnya 0.2%.
Angka-angka tersebut menunjukkan pendapatan dan pengeluaran yang sedikit melunak, dan seharusnya memberi keyakinan bahwa ekonomi sedang mendingin. Dolar AS sentuh level terendah di sesi tersebut, tapi pergerakan relatif moderat.
Aksi jual dolar juga didukung sebagian besar oleh kabar tentang pemangkasan suku bunga China. Beberapa kekhawatiran terhadap risiko geopolitik juga membayangi di akhir pekan setelah beberapa media mengabarkan tewasnya pemimpin Hizbullah karena serangan udara Israel ke Lebanon Jumat malam.
Sementara penguatan sempat terjadi pada USD disebabkan data sentimen konsumen dari Michigan tadi malam dirilis 70.1, lebih baik dari perkiraan 69.3, dan cenderung naik dibanding bulan sebelumnya 67.9. Sebagian besar dari perubahan ini adalah karena survei Michigan dipengaruhi oleh keberpihakan yang sangat besar.
Pejabat Fed Tegaskan Dukungan Pemangkasan Suku Bunga
Di sisi lain, dalam interview dengan Financial Times (FT), Presiden Fed St Louis, Alberto Musalem mengatakan bahwa pemangkasan suku bunga di masa depan harus dilakukan secara bertahap. Tapi jika terjadi pelemahan lebih lanjut, maka Musalem mendukung langkah yang lebih cepat dari Fed (langkah lebih cepat = pemangkasan agresif). Hal ini tidak jauh berbeda dengan apa yang disampaikan Powell.Â

Dengan inflasi yang mendingin, maka pasar kembali fokuskan diri ke data tenaga kerja yang memang membuat para pejabat berjuang untuk menghindari data tersebut semakin lemah. Itu sebabnya Fed memutuskan untuk menurunkan suku bunga pertamanya di bulan September dengan pemangkasan yang lebih agresif 50 bps.
Data akan diawali dengan ISM manufacture dan JOLTS Job Openings di hari Selasa,yang diperkirakan menguat tipis. Dilanjutkan dengan ADP di hari Rabu yang diperkirakan mengalami rebound dibanding bulan sebelumnya yang sempat turun di bawah 100K. ISM services akan menjadi data berikutnya yang perlu dicermati bersama initial jobless claims di hari Kamis. Kedua data juga diperkirakan sedikit rebound. Dan pusat perhatian utama akhirnya akan tertuju pada non farm payrolls dan unemployment rate di hari Jumat. Ekonom memperkirakan terjadi rebound pada data NFP tipis dari 142K menjadi 144K, sementara tingkat pengangguran diperkirakan stabil di 4.2%.
Data-data tersebut akan menjadi pemicu pergerakan berikutnya di luar risiko geopolitik yang kemungkinan hanya bersifat gangguan sementara. Selama tidak ada tanda-tanda serangan balasan dari Hizbullah, maka peluang kenaikan emas karena risiko geopolitik cenderung minim. Sementara data ekonomi yang kuat akan menjadi pemicu penurunan atau koreksi turun dari emas. Dan sebaliknya data yang lemah akan menjadi alasan bagi emas kembali ke jalur kenaikannya.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick ditutup bearish dengan real body hitam dan harga ditutup lebih rendah dibanding sehari sebelumnya. Secara teknis 2 candle terakhir bisa dianggap bearish engulfing sehingga peluang pergerakan cenderung turun hari ini secara teori. Tapi pembukaan pagi ini yang gap up di 2662.61 dibanding penutupan kemarin 2652.13 cenderung membuka peluang untuk kenaikan kembali. Ini akan valid jika harga mampu kembali naik dan tembus di atas 2674.15 (high 27 Sep 2024), atau minimal ditutup dengan candle hammer di atas 2657 kembali.
Proyeksi penurunan sejauh ini masih sejalan dengan potensi profit taking yang dinantikan mengingat kenaikan sudah berjalan 6 hari berturut-turut sehingga Jumat menjadi inisiator untuk potensi koreksi tersebut. Namun jika mengacu pada long white candle 24 September 2024, maka penurunan sejauh ini berada sedikit di atas 50% real body candle 24 September tersebut. Penurunan akan lebih tajam jika mampu tembus low 24 September 2024 di 2622.60. Selama tidak terjadi penembusan kedua support, maka penurunan hanya sebatas koreksi wajar seperti profit taking.

Di H4, FR ditarik dari bottom 2546.73 (FR 100%) sampai puncak 2685.50 (FR 0%) dan sejauh ini penurunan hingga Jumat malam cenderung tertahan di area antara FR 38.2% H4 2632.49 dan FR 23.6% H4 2652.75. Low Jumat tercatat di 2643.01. Itu sebabnya area tersebut dianggap cukup efektif sebagai support sejauh ini.
Dengan pembukaan gap up pagi ini di 2662.61 (compare dengan penutupan Jumat 2652.13), maka peluang kenaikan kembali terbuka. Penutupan gap sudah terjadi pagi ini dengan penurunan sentuh level 2647.32 di sesi Asia saat artikel ditulis. Jika area tersebut terus bertahan sebagai low untuk sisa hari ini, maka bisa dikatakan bahwa gap tertutup langsung dengan sempurna, dan pola kenaikan bisa berlanjut.
Di sisi lain, kenaikan perlu validasi dari penembusan FR 0% 2685.50. Dan itu berarti butuh trigger atau pemicu yang cukup besar. Sejauh ini tidak ada respon ataupun reaksi berlebihan terkait geopolitik yang memanas di akhir pekan kemarin saat Israel mengatakan serangannya ke Lebanon berhasil menewaskan pemimpin Hizbullah dan pihak Hizbullah mengkonfirmasi hal tersebut.
Namun jika eskalasi kembali meningkat, maka emas berpotensi naik karena diincar sebagai safe haven. Sebaliknya, jika tidak ada tanda-tanda peningkatan, maka koreksi turun masih berpeluang terjadi, dengan area FR 38.2% 2632.49 dan FR 50% 2616.11 menjadi area potensial penurunan berikutnya. Dan kedua zona tersebut bisa menjadi opsi area buy selain zona 2640-2642 yang kami sarankan hari ini (berdasarkan area low hari Jumat). Downtrend jangka pendek akan lebih kuat jika harga mampu tembus FR 61.8% H4 yang ada di 2599. Ini berarti Anda bisa switch menjadi SELL jika resmi ditembus. Sebaliknya, jika Anda melihat harga tertahan di kisaran FR 38.2% dan 50%, maka sebaiknya strategi buy tetap dipertahankan.Alasan utama adalah fundamental ekonomi yang masih mendukung validasi sikap dovish para pejabat Fed. Data PCE di hari Jumat yang turun memperjelas kenapa dolar tetap lemah, dan menguntungkan bagi emas.

Per jam 9.43 WIB, harga berada di 2655.00, dengan high di 2665.94 dan low 2647.32. FR ditarik dari bottom 2623.30 ke puncak 2685.50 (FR 0%). Fokus area pergerakan terakhir di mana penurunan hari Jumat tertahan sedikit di bawah FR 61.8% H1 2647.06. Meski sempat turun hingga level 2643.01, dekat dengan zona orange, tapi candle berikutnya tetap ditutup di atas area tersebut sehingga bullish kembali terbuka.
Gap yang terjadi pagi ini langsung ditutup dengan cepat dan masih di sesi Asia. Secara teori, karena gap sudah berhasil ditutup, maka peluang kenaikan akan lebih dominan. Namun kenaikan harus mampu naik di atas area FR 38.2% 2661.74, atau sebaiknya di atas resistance trend channel 2668/2670. Jika ini konfirm, maka pertahankan buy untuk incar target terdekat 2675 dan 2685.
Sebaliknya, jika harga turun dan tembus di bawah zona orange (2635-2637), maka Anda bisa switch strategi menjadi SELL, dengan peluang target terdekat 2623-2625, terjauh 2610-2615.
Waspadai pergerakan di malam hari yang bisa saja lebih luas! Market kemungkinan akan mencermati pidato Powell di malam hari yang hadir di acara konferensi National Association for Business Economics di jam 13.00 waktu Amerika atau 1700 GMT (sekitar 24.00 WIB).
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:Â
Opsi BUY dekat support
Entry: 2640.00 – 2642.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :Â 2654.00 ($12 - $14)Â
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2656.50,
Target terdekat 2665, terjauh 2680, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2634.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2635.00)
Risk Reward: 1: 2Â
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 2625.00 – 2627.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2613.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2633.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2635)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!



